Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Zuriat

Identifikasi Plasma Nutfah Pisang Nangka (Musa acuminata) secara In-situ sebagai Sumber Aksesi Unggul di Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut, Jawa Barat Anggraeni, Tiffani Dias; Ismail, Ade; Karuniawan, Agung
Zuriat Vol 33, No 1 (2022): Mei, 2022
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v33i1.52970

Abstract

Pisang nangka (Musa acuminata) dapat dijadikan sebagai sumber energi yang baik karena mengandung kalori yang cepat diserap oleh tubuh. Selain itu, pisang nangka mengandung enam komponen utama yang diperlukan oleh tubuh manusia yaitu air, gula, protein, lemak, vitamin dan mineral, serta asam folat yang cukup tinggi dan dapat juga dikatakan sebagai sebagai pangan fungsional karena memiliki pati resisten. Saat ini pisang yang lebih dikembangkan yaitu Cavendish, sedangkan Jawa Barat memiliki varietas lokal yaitu pisang nangka yang dapat dimanfaatkan. Karakterisasi merupakan salah satu prosedur awal program pemuliaan tanaman untuk mendapatkan plasma nutfah dan kultivar unggul baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui informasi mengenai keragaman genetik pisang nangka di Kecamatan Cibalong. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey purposive sampling dan eksplorasi in-situ yang dilakukan di beberapa desa yaitu Desa Karyasari, Mekarsari, Karyamukti, dan Sagara di Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut, Jawa Barat dari bulan Januari 2016 sampai dengan Maret 2016. Analisis data dilakukan untuk mendapatkan nilai variasi genetik dan varians fenotipik. Hubungan kekerabatan dan analisis PCA menggunakan program XL-STAT 2016. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat keragaman yang luas pada pisang nangka berdasarkan hasil karakterisasi dari karakter vegetatif dan generatif menurut deskriptor pisang di Kecamatan Cibalong dan terdapat sumber plasma nutfah pisang nangka di Kecamatan Cibalong. Jenis pisang nangka  memiliki nilai INP yang lebih besar dibandingkan jenis pisang lain yaitu 88.56%. Hasil dendogram dari analisis cluster memperlihatkan bahwa variasi yang terdapat pada jenis pisang nangka adalah tinggi.
Karakterisasi Varietas Pisang Lokal (Musa spp.) Di Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat Hasibuan, John Hendra Parlindungan; Qosim, Warid Ali; Rostini, Neni; Kusumah, Fajar Maulana Wijaya; Ismail, Ade
Zuriat Vol 35, No 1 (2024): Mei, 2024
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v35i1.54925

Abstract

Pisang yang terdapat di Jawa Barat memiliki varietas lokal yang bervariasi. Pisang lokal (Musa spp.) yang terdapat di Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat belum dieksplorasi sebagai sumber data awal untuk program pemuliaan tanaman pisang. Analisis vegetasi dan keragaman pisang salah satu prosedur awal dengan melakukan karakterisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengumpulkan data dan informasi tentang keragaman pisang lokal (Musa spp.). Penelitian ini dilakukan di tiga desa di Kecamatan Cipatujah (Desa Sindangkerta, Desa Cikawung Ading, dan Desa Kertasari) Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat dari bulan Mei sampai Juni 2016. Metode yang digunakan pada penelitian ini dengan metode survei dan eksplorasi. Hasil dari penelitian ini adalah Tanaman tahunan dengan nilai indeks keragaman 1,59 dengan kriteria sedang diposisi pertama, dan tanaman pisang dengan nilai indeks keragaman 1,47 kriteria sedang diposisi kedua dan tanaman semusim dengan nilai indeks keragaman 0,54 dengan kriteria rendah posisi ketiga. Nilai indeks keragaman tanaman tahunan tidak berbeda jauh dibanding tanaman pisang tetapi berbeda jauh dengan tanaman semusim. Jenis pisang yang mendominasi di Wilayah Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya adalah Pisang Raja Siem posisi pertama yaitu 43,51%, Pisang Kapas posisi kedua yaitu 43,43%, Pisang Bangka Wulu posisi ketiga yaitu 31,31% dan Pisang Ambon Jepang posisi keempat yaitu 31,14% berdasarkan perhitungan INP (Indeks Nilai Penting) serta ditemukan 14 jenis Pisang pada 11 titik lokasi pengamatan ditemukan
Keragaman Jenis Pisang Sub-Grup Banana pada Dataran Rendah di Kabupaten Bandung Barat, Sukabumi, dan Sumedang Nugraha, Shandy; Rostini, Neni; Kusumah, Fajar Maulana Wijaya; Ismail, Ade
Zuriat Vol 35, No 1 (2024): Mei, 2024
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v35i1.54986

Abstract

Pisang merupakan komoditas hortikultura yang mendapat prioritas untuk diteliti dan dikembangkan karena sangat potensial dalam rangka memenuhi kebutuhan dalam negeri ataupun ekspor. Karakterisasi merupakan salah satu prosedur awal program pemuliaan tanaman untuk mendapatkan kultivar unggul baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh data tingkat keragaman dan kekerabatan jenis pisang sub-grup banana pada dataran rendah di tiga Kabupaten di Jawa Barat berdasarkan karakter morfologi dan agronomi. Penelitian dengan metode survey dan eksplorasi yang dilakukan di beberapa daerah di Jawa Barat (Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Sukabumi) dari bulan Juli sampai dengan Agustus 2014. Penentuan lokasi sampel dilakukan secara purposive sampling. Hasil dari penelitian ini adalah tingkat keragaman jenis pisang sub-grup banana serta tingkat keragaman hayati agroekosistem pada dataran rendah di tiga Kabupaten di Jawa Barat adalah tinggi. Keragaman genetik dari jenis pisang sub-grup banana pada dataran rendah di tiga Kabupaten di Jawa Barat adalah tinggi. Variasi dipengaruhi oleh seluruh karakter morfologi dan agronomi yang digunakan kecuali karakter bentuk daun dan warna marjin petiolus. Hasil dendogram setiap jenis memperlihatkan variasi yang terdapat pada jenis pisang lokal sub-grup banana adalah luas.
Aplikasi Berbagai Perbanyakan Vegetatif pada Plasma Nutfah Jengkol (Pithecellobium jiringa (Jack) Prain.) Asal Sumedang Maxiselly, Yudithia; Shabrina, Rahmaini Afifah; Maulana, Haris; Ismail, Ade; Anjarsari, Intan Ratna Dewi
Zuriat Vol 35, No 1 (2024): Mei, 2024
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v35i1.54563

Abstract

Jengkol (Pithecellobium jiringa (Jack) Prain.) merupakan tanaman hortikultura yang banyak ditanam dengan sistem home garden di Indonesia. Pengembangan tanaman ini kebanyakan masih menggunakan perbanyakan generative yaitu dengan biji. Kendala perbanyakan dengan biji adalah waktu reproduktif yang lama dan variasi hasil panen. Pemanfaatan plasma nutfah yang telah di identifikasi dengan melakukan perbanyakan vegetatif menggunakan setek daun dan pencangkokan bertujuan untuk mempersingkat umur tanaman dan menyeragamankan hasil panen dibandingkan dengan perbanyakan biji. Penelitian ini dilakukan di wilayah Sumedang Jawa Barat dengan mencangkok secara insitu pada tanaman induk jengkol yang telah dikarakterisasi sebelumnya, selain itu membawa preparat untuk diperbanyak melalaui setek daun. Hasil dari penelitian ini memperoleh perbanyakan vegetatif menggunakan setek daun mati total dan 19 cangkokan yang hidup dari 34 total cangkokan. Hal ini menunjukkan perbanyakan vegetatif melalui system pencangkokan lebih kompatibel pada tanaman jengkol di bandingkan dengan setek daun.
Identifikasi ex-situ Jenis-Jenis Pisang (Musa paradisiaca) Varietas Ambon Asal Jawa Barat yang Berpotensi sebagai Sumber Bahan Baku Serat di Jatinangor Fitri, Aida; Ismail, Ade; Rostini, Neni
Zuriat Vol 33, No 1 (2022): Mei, 2022
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v33i1.52972

Abstract

Pisang ambon biasa digunakan sebagai bahan baku industri sale. Tingginya permintaan pisang sebanding dengan luasnya penanaman pisang ambon. Panen pisang ambon menghasilkan sampah batang pisang yang sangat banyak dan tidak dipergunakan. Padahal batang pisang mengandung serat yang cukup tinggi. Laboratorium Pemulian Tanaman Universitas Padjadjaran memiliki 15 aksesi tanaman pisang (Musa paradisiaca) varietas ambon asal Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mencari jenis pisang ambon yang paling berpotensi sebagai bahan baku serat di Jawa Barat sekaligus  mendapatkan informasi mengenai keragaman genetik dan hubungan kekerabatan ke-15 aksesi berdasarkan karakter morfologi. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2016 hingga Maret 2016 di Kebun Percobaan Ciparanje, Unpad Jatinangor. Lima belas aksesi pisang ini berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 15 aksesi sebagai perlakuan dan diulang dua kali. Data dianalisis dilakukan untuk mendapatkan nilai varians genetik dan varians fenotipik. Hubungan kekerabatan dan analisis PCA menggunakan program XL STAT 2016. Hasil penelitian menunjukkan keragaman genetik ke-15 aksesi pisang berdasarkan karakter vegetatif mempunyai keragaman genetik yang rendah. Keragaman genetik pada karakter generatif yang tinggi terlihat pada karakter bobot tandan dan panjang rachis. Nilai heritabilitas pada semua karakter yang diamati adalah dominan rendah. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan berpengaruh besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman pisang, sedangkan pengaruh genetiknya kecil. Aksesi AB13, pisang (Musa paradisiaca) varietas ambon jenis lumut yang berasal dari Ciamis, Jawa Barat memiliki hubungan kekerabatan yang jauh dengan aksesi lain dan merupakan jenis ambon yang berpotensi untuk dijadikan bahan baku serat.
Identifikasi dan Karakterisasi 23 Genotip Sub-Group Banana Berdasarkan Karakter Morpho-Agronomy di Desa Mekarasih Kecamatan Jatigede Fadhilah, Rifat; Rudianto, Safira Damayanti; Ismail, Ade; Ruswandi, Dedi; Bakti, Citra; Sudirja, Rija
Zuriat Vol 35, No 2 (2024): September, 2024
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v35i2.58422

Abstract

Pisang merupakan salah satu komoditas pertanian yang banyak dibudidayakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat di berbagai kalangan. Pisang menjadi tanaman buah dengan tingkat konsumsi yang tinggi, mencapai 7,2 kg/kap/tahun di Indonesia. Perakitan varietas unggul tidak terlepas dari kegiatan karakterisasi morfologi tanaman itu sendiri dalam hal ini adalah tanaman pisang. Dalam kegiatan pemuliaan tanaman, sumber daya genetik merupakan salah satu dari sekian banyak hal yang harus diperhatikan. Pelestarian sumber daya genetik harus berjalan lurus dengan pelestarian pohon induk unggul untuk mendapatkan bibit unggul juga yang nantinya dapat dimanfaatkan bagi pemulia untuk merakit varietas unggul. Seleksi pohon unggul ini merupakan langkah awal bagi para pemulia tanaman untuk membantu ketahanan pangan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pohon induk unggul dari tanaman pisang sub-group banana di Kecamatan Jatigede. Pengamatan pada karakter berdasarkan deskriptor tanaman yang dilaksanakan pada bulan September 2023 – Maret 2024. Penelitian akan dilakukan di Desa Mekarasih, Kecamatan Jatigede. Penelitian ini merupakan penelitian tanpa tata ruang dengan sistem penanaman one row-plot untuk menentukan pohon unggul pisang sub-group banana yang ada di lokasi penelitian dengan menggunakan deskriptor Banana sebagai acuan untuk karakterisasi. Data yang akan digunakan berasal dari hasil sampling di lokasi penelitian untuk diamati dan disesuaikan dengan deskriptor. Karakter morfologi yang berkontribusi besar terhadap keanekaragaman dan kekerabatan genetik pisang sub-group banana di Desa Mekarasih Kecamatan Jatigede diantaranya Batang semu: tapering/Pseudostem: tapering, Warna selubung basal (pseudostem), dan Tanaman: tipe pertumbuhan/Plant: growth habit. Genotip AB.1, dan AB.8, dan C.1 merupakan genotip-genotip terbaik berdasarkan karakter morpho-agronomy.
Eksplorasi, Karakterisasi dan Seleksi In-Situ Pisang Sub-Group Plantain Berdasarkan Karakter Morpho-Agronomy di Kabupaten Bandung Barat, Sukabumi, dan Sumedang Indrajati, Septian; Rudianto, Safira Damayanti; Ismail, Ade; Damayanti, Farida; Siswanto, Shantosa Yudha; Wahyudin, Agus; Bakti, Citra
Zuriat Vol 35, No 2 (2024): September, 2024
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v35i2.58558

Abstract

Pisang merupakan sumber pangan yang tersedia sepanjang tahun karena mudah tumbuh dan memiliki berbagai manfaat, menjadikannya komoditas hortikultura yang berpotensi untuk dikembangkan guna memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional. Salah satu langkah penting dalam program pemuliaan tanaman untuk menghasilkan kultivar unggul adalah melakukan karakterisasi tanaman tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai tingkat keragaman genetik dan kekerabatan pisang sub-grup plantain di tiga kabupaten di Jawa Barat, berdasarkan karakteristik morfologi dan agronomi. Lokasi penelitian meliputi Kabupaten Bandung, Sumedang, dan Sukabumi, dan berlangsung dari bulan Juli hingga September 2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dan eksplorasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keragaman genetik pisang sub-grup plantain di tiga kabupaten tersebut relatif rendah, begitu juga dengan keragaman hayati agroekosistemnya. Secara keseluruhan, variasi yang diamati pada pisang sub-grup plantain di ketiga wilayah ini kurang bervariasi, dengan tingkat keragaman total sebesar 0.83, yang mengindikasikan variasi genetik yang terbatas di antara populasi pisang yang diteliti.
Co-Authors A. Hidayat Abdulrahman, Yuli Yanti Aep Wawan Irwan Agung Karuniawan Agus Wahyudin Amelia, Rosalita An-nisa, Miftakhul Ariefta Anggraeni, Tiffani Dias ANNE NURAINI ANNE NURBAITY Anwar Ismail, Anwar Arlina Nurhapsari Badrun, Fitriana Bari, Ichsan Nurul Bella Dian Ratnasari., Bella Dian Citra Bakti, Citra D Ustari, D D. Arief, D. D. Ruswandi, D. D. Veronika, D. Debby Ustari Dedi Ruswandi Dimas Wahyu Wibowo Elok Nur Hamdana Erizon, Meisyela Salsabila Erni Suminar F. Kasim, F. Fadhilah, Rifat Farid Angga Pribadi Farida Damayanti Firmansyah Firmansyah Fitri, Aida Furqon, Agung Hesya Hasibuan, John Hendra Parlindungan Hendrawan, M Afif I. N. Hafhittry, I. N. Ika Yuliasari Indra Dharma Wijaya, Indra Dharma Indrajati, Septian Intan Ratna Dewi Anjarsari Irsyad Arif Mashudi Jaya, Parwati Khalisha, Ana Kusumah, Fajar Maulana Wijaya Laela, Ela M. Rachmadi, M. Maulana , Haris Maulana, Haris Meddy Rachmadi Murgayanti Murgayanti N. Wicaksana, N. Neni Rostini Noladhi Wicaksana Noor Arief, Sofyan Novanda Sari, Dwi Nugraha, Shandy Nurramadhona, Rr. Denti Odim, Cecep Pangestika, Kintan Widya Pramudhita, Agung Nugroho Pratiwi, Vika Faraditha Ratnawati, Irma Dewi Rija Sudirja Rosa Pratiwi, Rosa Rudianto, Damayanti Rudianto, Safira Damayanti Santi Rosniawaty Santika Sari Saprudin, Alviera Zulfiana Shabrina, Rahmaini Afifah Sintanawati, Yuli Siswanto, Shantosa Yudha Sitanawati, Yuli Sukmayadi, K. SYARIFUL MUBAROK Syihab, Fakhri Nasharul T. K. Putri, T. K. Vipkas Al Hadid Firdaus WARID ALI QOSIM Wawan Sutari WICAKSONO, ARIF AFFAN Widya Andini, Amelia Wijaya Kusumah, Fajar Maulana Yamin, Desiratnawati Yani Maharani, Yani Yetty Yetty Yudithia Maxiselly, Yudithia Yuyun Yuwariah Z. Daulati, Z.