Claim Missing Document
Check
Articles

UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN CIPLUKAN (Physalis angulata L.) TERHADAP Candida albicans Salsabila Khairunnisa; Endang Setyowati; Muhammad Nurul Fadel; Arif Fahrudin
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 6, No 2 (2021): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v6i2.1745

Abstract

Background : Infectious diseases are one of the problems that often occur in Indonesia. One of the most common infections is an infection caused by the fungus  Candida albicans. The incidence of antifungal resistance has become a problem so that new innovations are needed. One of them is the development of medicinal plants that have been studied to have antifungal properties. One of them is the Ciplukan plant (Physalis angulata L.). Ciplukan leaves contain active compounds in the form of alkaloids, saponins, tannins, and flavonoids which are biologically active compounds as antimicrobials. Objective: To determine the antifungal activity of the ethanol extract of Ciplukan leaf (Physalis angulata L.) cream against the fungus Candida albicans. Methods: This study used disc diffusion with concentrations of 5%, 10%, and 15% placed on SDA media that had been overgrown with Candida albicans which would then be incubated and the diameter of the inhibition zone was measured. Results: At a concentration of 5% on day 1 and day 21, the diameter of the inhibition zone was 15 mm and 14 mm, 10% concentration got results on day 1 18 mm and day 21 was 15 mm, then 15% concentration on day 1 1st and 21st got a result of 20 mm, and the positive control got a result of 34 mm on day 1 and on day 21 got 33 mm. Conclusion: Based on the data above, it can be concluded that the cream of ethanol extract of Ciplukan leaves (Physalis angulata L.) can inhibit the fungus Candida albicans. Keywords: Ciplukan Leaf, Candida albicans, Antifungal Activity
ANALISA LAMANYA WAKTU PELAYANAN RESEP RACIKAN DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT ISLAM KENDAL Endang Setyowati; Ria Etikasari; aji tetuko
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 2, No 1 (2017): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v2i1.416

Abstract

AbstractHealth is basic necessity for society. This makes providers health services such as Kendal Islamic Hospital to improve quality service better. One aspect needs be improved is service aspect in pharmacy. Key factors need to be considered in patient service include: fast, precise and friendly service with guaranteed drug availability. Measurement of time something that must be done every period because it concerns excellent service and minimum service standards must be met. Analysis length of prescription time service in outpatient pharmacy installation at Kendal Islamic Hospital, adjusted minimum service standard by Kepmenkes RI No: 129 / Menkes / SK / II / 2008 on Minimum Hospital Service Standards.Research takes object of prescription concoction in outpatient pharmacy installation of Kendal Islamic Hospital. Variable is length of prescription time service required by pharmacist. Analyze data by taking 100 sheets prescription concoction, recording time from receiving prescription until it received by patient. Then average waiting time calculated, and averages calculated in percent.Results this study indicate average waiting time prescription concoction service is 23.22 minutes. Minimum waiting time at 7 minutes, maximum waiting time at 58 minutes. This study based on 100 pieces prescription concoction taken from Monday to Friday at rush hour between 14:00 to 20:00 WIB period January 2015.Keywords: Waiting time, prescription concoction, pharmacy installation AbstrakKesehatan merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Hal ini menjadikan penyedia jasa pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit Islam Kendal untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang lebih baik. Salah satu aspek yang perlu ditingkatkan adalah aspek pelayanan di bidang farmasi. Faktor kunci yang perlu diperhatikan dalam pelayanan pada pasien meliputi : pelayanan yang cepat, tepat dan ramah disertai jaminan tersedianya obat. Pengukuran waktu merupakan hal yang harus dilakukan setiap periode karena menyangkut pelayanan prima dan standar pelayanan minimal yang harus terpenuhi. Analisa lamanya waktu pelayanan resep di instalasi farmasi rawat jalan di Rumah Sakit Islam Kendal, disesuaikan dengan standar pelayanan minimal yang ditetapkan oleh Kepmenkes RI No : 129/ Menkes/ SK/ II/ 2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit, khususnya waktu tunggu resep racikan.Penelitian ini mengambil obyek resep racikan di instalasi farmasi rawat jalan Rumah Sakit Islam Kendal. Variabel dari penelitian ini adalah lamanya waktu pelayanan resep racikan yang diperlukan seorang petugas farmasi. Analisa data dengan cara mengambil 100 lembar resep racikan dengan mencatat waktu dari menerima resep sampai dengan diterima oleh pasien. Kemudian dihitung lamanya waktu tunggu rata-rata, dari rata-rata tersebut dihitung  dalam presentasi.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata waktu tunggu resep racikan 23,22 menit. Waktu tunggu minimal 7 menit, waktu tunggu maksimal 58 menit. Penelitian ini berdasarkan 100 lembar resep racikan yang diambil dari Senin sampai Jum’at pada jam sibuk antara 14.00 – 20.00 WIB periode Januari 2015.Kata Kunci: Waktu tunggu, resep racikan, instalasi farmasi
SKRINING AKTIVITAS ANTIBAKTERI TANAMAN FAMILI MYRTACEAE TERHADAP PSEUDOMONAS AERUGINOSA Endang Setyowati; Eko Retnowati; Vivin Rosita; Leily Hardianti Rosiana
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 4, No 1 (2019): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v4i1.798

Abstract

Pseudomonas aeruginosa menyebabkan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Kejadian infeksi P.  aeruginosa pada pasien dengan PPOK berkisar dari 4% hingga 15%. P. aeruginosa resisten terhadap antibiotik seftriakson, sefiksim, eritromisin, sulfametroksazol, dan ampisilin, namun masih sensitif terhadap antibiotik kloramfenikol dan siprofloksazin. Tujuan penelitian ini mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol 70% daun tanaman famili Myrtaceae yaitu Kayu Putih dan Salam terhadap P. aeruginosa, serta mengetahui golongan senyawa aktif dalam ekstrak daun tanaman yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap P. aeruginosa. Daun tanaman diekstraksi menggunakan penyari etanol 70% dengan metode maserasi, selanjutnya diuji aktivitas antibakteri terhadap P. aeruginosa menggunakan metode difusi disk. Tahap selanjutnya identifikasi kromatografi lapis tipis (KLT) untuk mengetahui golongan senyawa yang terkandung pada ekstrak daun tanaman, sedangkan golongan senyawa yang mempunyai aktivitas antibakteri dideteksi menggunakan uji bioautografi. Hasil uji t probabilitas 0,004 0,05 menunjukkan bahwa ekstrak daun tanaman memiliki perbedaan yang tidak signifikan dengan kontrol positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa daun salam dan daun kayu putih memiliki aktivitas antibakteri. Daun kayu putih (Melaleuca leucadendra) memiliki aktivitas antibakteri tertinggi dengan diameter zona hambat sebesar 23,17 ± 1,53 mm dan kontrol positif 26.67 ± 3.06 mm. Golongan senyawa yang diduga mempunyai aktivitas antibakteri terhadap P. aeruginosa yaitu polifenol dan tanin.
Aspek Hukum Terhadap Regulasi Wanprestasi Perjanjian Dengan Jaminan Hak Tanggungan Endang Setyowati
Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum Vol. 1 No. 4 (2023): Desember : Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/deposisi.v1i4.2170

Abstract

Cooperation between economic actors such as financial institutions is an embodiment of the concept of the rule of law in economic development. Financial institutions such as banks provide credit to the public but there are also credit risks. So Bank Indonesia issued Guidelines for Preparing Credit Policies (PPKPB) for Commercial Banks, on March 31 1995, through Bank Indonesia Directors' Decree No.27/162/KEP/DIR which contains credit agreements in standard form. The existence of standard clauses in bank credit agreements containing the debtor's obligations, which aim to protect the creditor's interests, is unfair to the debtor. For this reason, it is necessary to study the weaknesses in the regulation of default on agreements with guarantees of mortgage rights. This research is based on John Rawls's Theory of Justice and Lawrence M. Friedman's Legal System Theory. The research specifications are analytical descriptive, with a sociological juridical research type. Regulations on default on agreements with guaranteed mortgage rights have weaknesses in the legal structure aspect, namely the lack of synergy between law enforcement officials. Apart from that, there are weaknesses in the legal substance aspect, namely related to the provisions contained in Article 15 UUHT, as well as weaknesses in the legal culture aspect which can be seen from the public's lack of knowledge about credit agreements and the lack of socialization regarding legal regulations related to the basic principles of agreement law.
Perlindungan Hukum Hak Merek Bagi Pengembangan Pelaku Usaha Bidang Makanan Di Kota Semarang Endang Setyowati; Ana Kadarningsih
Jurnal Relasi Publik Vol. 1 No. 4 (2023): November : Jurnal Relasi Publik
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jrp-widyakarya.v1i4.1806

Abstract

MSMEs are one of the strengths in economic development in Semarang City, especially in the food sector. However, food MSMEs are the first rank that have not registered a brand. The current rise in imitation and counterfeiting of brands has made legal protection of brands an important requirement in business development. The problem in this research is how to legally protect brand rights for food MSMEs in Semarang City. This research aims to provide knowledge to food MSMEs about legal protection of brand rights so that food MSME businesses can develop with legal certainty. This research uses an empirical normative juridical approach and is descriptive analysis. The results of the research were that the Department of Cooperatives and Micro Enterprises of Semarang City provided free brand registration facilities for MSMEs that were only supported, and many problems were found related to the legal protection of brand rights in the City of Semarang..
PENYULUHAN PENCEGAHAN BAHAYA BULLYING UNTUK MEMBANGUN LINGKUNGAN SEKOLAH YANG AMAN TERHADAP SISWA DI SMP ISLAM KARANGPLOSO Yosua Rivaldi; Ika Muliyani; Mar'atu Shalihah; Endang Setyowati
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i10.4107

Abstract

Tujuan utama Pengabdian Masyarakat Berbasis Potensi (PMBP) adalah mengembangkan kepribadian mahasiswa Personality Development, adapun salah satu unsur penunjang mewujudkan dengan adanya program penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa terkait dengan perilaku perundungan atau bullying. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan dalam bentuk sosialisasi informasi bagi siswa di sekolah. Melalui kegiatan ini diharapkan siswa dapat menerima informasi terkait bahaya yang terjadi di sekolah. Adapun peserta di dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berjumlah 70 orang siswa yang terdiri dari semua kelas 7,8,9 di SMP Islam karangploso. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan partisipasi aktif dari siswa, di mana sebanyak 3 orang siswa mengajukan pertanyaan terkait dengan materi bullying. bagaimana ketakutan bila di ancam ingin melaporkan tindak bullying erhadap teman nya. Dari pertanyaan yang diajukan tersebut terjadi interaksi aktif selama penyuluhan
Peningkatan Pemahaman Masyarakat Trimulyo Genuk Semarang Mengenai Aspek Hukum Perjanjian Pinjaman Online Endang Setyowati; Muhammad Iftar Aryaputra; Ani Triwati
MENGABDI : Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2023): Desember : MENGABDI : Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/mengabdi.v1i6.313

Abstract

One of the technological developments in the economic sector that has had a big influence is Fintech, which is an innovation in the field of technology in terms of transactions for giving and receiving loans, without having to meet face to face, or what is better known as online loans. The legal provisions governing conventional agreements are the same as the legal provisions governing online agreements. Due to the negative impact of illegal online loans, it is necessary for the Community Service Team (PkM) of the Faculty of Law, University of Semarang (USM) to hold outreach and counseling with the theme "Increasing Understanding of the Trimulyo Genuk Semarang Community Regarding the Legal Aspects of Online Loan Agreements". This activity uses 5 (five) methods, namely, pre-test, counseling, question and answer, post-test and evaluation methods. The results of this activity showed an increase in public understanding by 69.2%.
PELATIHAN PENGEMBANGAN SENI BERBICARA DI DEPAN UMUM MELALUI KEGIATAN PIDATO UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Endang Setyowati; Ari Nugrahani; Harry Surahman; Kingkin Puput Kinanti
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i6.7173

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah pelatihan pengembangan seni berbicara di depan umum melalui kegiatan pidato di SDN Tasikmadu 2 Malang. Pelatihan ini adalah merupakan usaha untuk membuat siswa berani berbicara di depan umum tanpa rasa malu dan gugup. Keterampilan ini sangat penting untuk menghadapi tantangan di masa depan, khususnya dalam berkomunikasi dengan orang lain atau masyarakat. Materi yang diberikan selama pelatihan didesain sesuai dengan anak usia 10-11 tahun, atau setingkat dengan anak kelas 4 SD. Metode pelatihan melilibatkan teknik public speaking, seperti pengaturan intonasi dan volume suara, gerakan tubuh, pemilihan kata yang baik dan sopan, membangun kepercayaan diri, dan penyampaian kalimat dengan jelas. Bentuk evaluasi yang diberikan pada siswa dalam pelatihan ini adalah penyemangat dan saran yang membangun. Harapan dari pelatihan ini siswa memperoleh keterampilan berbicara, dan juga meningkatkan rasa percaya diri sekaligus mendapatkan ilmu pengetahuan dan wawasan tentang cara berkomunikasi yang baik dan benar. Siswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, sehingga anak akan terbiasa berbicara di depan umum dengan penuh percaya diri.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENANAMAN TOGA MENGGUNAKAN TOGA CARD SEBAGAI MEDIA EDUKASI TOGA DI SEKOLAH Ari Nugrahani; Endang Setyowati; Hari Surahman; Kingkin Puput Kinanti
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 11: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i11.8996

Abstract

TOGA merupakan tanaman yang memiliki berbagai khasiat, salah satunya sebagai obat herbal yang ekonomis untuk mengatasi masalah kesehatan secara tradisional. Pemanfaatan TOGA tidak hanya oleh kalangan dewasa, tetapi juga bagi orang tua dan anak-anak. Dewasa ini, sebagian besar anak-anak generasi Z (dalam hal ini usia sekolah) seringkali tidak mengetahui jenis-jenis tanaman obat yang ada di sekitar. Oleh karena itu, pengenalan TOGA sangat diperlukan untuk menumbuhkan kecintaan dan minat siswa akan tanaman obat yang berkhasiat bagi kesehatan. Dari Program Sosilaisasi dan Pendampingan Penanaman TOGA Menggunakan TOGA Card sebagai Media ini menjadi salah satu wahana pembelajaran yang tepat untuk memperkenalkan berbagai macam mengenai TOGA kepada siswa. Dari program edukatif dan berbasis eksperimen ini diharapkan dapat mendorong sekolah-sekolah yang minim pekarangan agar tetap dapat memiliki banyak tanaman kaya khasiat, sehingga dapat dijadikan wahana pembelajaran bagi para siswa. Program sosialisasi ini dilaksanakan di SMKS Brawijaya Batu. Materi mengenai pengertian TOGA, jenis-jenis TOGA, mencocokkan TOGA Card dengan tanaman TOGA yang sesuai, menanam TOGA di pot sebagai salah satu solusi penanaman lahan terbatas, serta dilakukan pembinaan dan pengawasan setelah dilakukan sosialisasi. Dari 30 tanaman TOGA merupakan jenis tanaman TOGA hias, sayur, buah, dan obat. Adapun untuk perawatan disesuaikan dengan media tanam dan kebutuhan sinar matahari sehingga dapat tumbuh dan dimanfaatkan oleh warga sekolah.
Pengaruh Tipe Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Pemberian Stimulus Kerja terhadap Kinerja Guru pada Smk Wira Buana Bekasi Chandra S. Haratua; Arie Budiyanti; Endang Setyowati; Fadli Novrianda; Meti Milawati
Attractive : Innovative Education Journal Vol. 6 No. 3 (2024): Attractive : Innovative Education Journal
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/aj.v6i3.1367

Abstract

Leadership style and the ability to motivate teachers are two aspects of school human resource management that are closely connected. Because of its impact on educator effectiveness, this merits consideration in plans for the future of education. Educators, in their role as creators of a conducive learning environment, have a responsibility to support their students' intellectual growth by challenging them to think critically and imaginatively. A good leadership style is context dependent; this is especially true for school principals, who are required to cultivate a dynamic leadership style. At the Wira Buana Bekasi Vocational School, the research was conducted. Finding out how principal leadership style and offering work motivation affect teachers' performance is the main goal of this research. Thirty instructors from Wira Buana Bekasi Vocational School participated in the survey that formed the basis of this study. Leadership style, offering job incentive, and instructor performance are the three facets of the data gathering approach that utilize primary data and are collected through interviews, observations, and surveys. The outcomes indicate that the administration style of the principal and the availability of work incentive significantly impact teacher performance in a good way. Results from data analysis employing partial and multiple correlation approaches, multiple regression, and followed by hypothesis testing provide support for this, as does the Y a decrease equation = 14.400 + 0.498 X1 + 0.232 X2. The r2 coefficient is 68%.