Claim Missing Document
Check
Articles

Optimization And Business Risk Analysis On Independent Oil Palm Farming In Muara Tembesi District, Batanghari Regency Alamsyah, Zulkilfi; Suandi; Damayanti, Yusma; Oktari Ulma, Riri; Effran, Endy
Journal of Agri Socio Economics and Business Vol. 5 No. 02 (2023)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jaseb.5.2.49-64

Abstract

This study aims to analyze the optimal use of production factors and business risks in independent palm oil farming. This research was conducted in Jebak, Ampelu, and Ampetu Mudo, Muara Tembesi District villages. The analytical method used is descriptive and quantitative analysis. Descriptive method to see the description of farming. A quantitative method to analyze input usage by using the cobb-Douglas function. The sample villages were determined purposively based on the consideration that the three villages had the largest area of productive plantations (TM). Determination of the number of samples used the census method with a total of 116 respondents. The results showed that (1) palm oil production produced from oil palm farming activities in the study area averaged 15,025.18 kg/ha/year with an average selling price of Rp. 2.208/kg. Farmers operate oil palm farming with a land area of 2.55 ha/farmer, plant age of 10.87 years, fertilizer 243.92 kg/ha/year, herbicides 2.29 liters/ha/year, and labor 88.60 HOK /ha/year. (2). Partially, the variables of land area, plant age, and use of fertilizers have a positive and significant effect on independent oil palm production in Muara Tembesi District, Batanghari Regency, while the variables use of herbicides and use of labor do not have a significant effect on oil palm production. The optimal use of production factors for a land area of 3.82 ha and fertilizer use is 1,053.55 kg/ha/year. (3). Independent oil palm farming is consistently profitable, with a CV value <0.5, the L value > 0, and the R/C value obtained is R/C = 4.45 per farmer and R/C = 4.48 per hectare.
Analisis Upaya Peningkatan Produksi Padi Sawah Di Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batang Hari Sophia, Sophia; Ulma, Riri Oktari
Baselang Vol 4, No 1: APRIL 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v4i1.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat produksi padi sawah dan faktor produksi apa yang paling berpengaruh terhadap produksi padi sawah dan penelitian ini dilaksanakan di desa Malapari Kecamatan Muara Bulian Kabupeten Batang Hari. Dengan menggunakan data primer dan data skunder. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode accidental sampling dengan 40 petani sabagai responden. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah luas lahan, benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa luas lahan, benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja secara signifikan berpengaruh terhadap produksi padi sawah dengan nilai f-hitung f-Tabel (f-hitung 460,821 f-tabel 2,49).dan luas lahan merupakan faktor  yang paling berpengaruh terhadap produksi padi sawah dengan nilai t hitung 2,536 t tabel 2,03.
Pendampingan Pembuatan E-Commerce untuk Memfasilitasi Produk Komoditi Pertanian di Desa Setiris Riri Oktari Ulma; Yusma Damayanti; Dewi Sri Nurchaini; Yanuar Fitri; Yulismi Yulismi
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 4 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v4i4.5515

Abstract

This community service project focuses on developing an e-commerce platform called Setiris Farmers Market Place, aimed at enhancing the marketing of agricultural products in Setiris Village, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. The initiative involved concept socialization, training in website usage and digital marketing for farmers, and providing ongoing support to optimize the use of technology. Through this project, farmers experienced improved digital literacy and began adopting online marketing strategies more widely. The platform expanded market reach, leading to increased sales and income for local farmers. Moreover, this initiative contributed to local economic development by introducing accessible and relevant technology to support traditional agricultural practices. The success of this project provided valuable insights into how technology can be integrated into the agricultural sector, opening up new opportunities for farmers in the village to access broader markets and improve their livelihoods. Keywords: e-commerce, agricultural marketing, digital literacy, community development, Setiris Village.
EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR–FAKTOR PRODUKSI PADA USAHA TANI JAGUNG Ulma, Riri Oktari
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.86 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v1i1.3733

Abstract

Tujuan penulisan adalah mendeskripsikan konsep produksi, usahatani, efisiensi dan penggunaan faktor produksi pada usahatani. Efisiensi merupakan kombinasi antara input (faktor produksi) yang digunakan dalam kegiatan produksi sehingga menghasilkan output yang optimal. Efisien dalam penggunaan faktor produksi pada usahatani akan berpengaruh pada tingkat produksi dan penerimaan petani yang berujung pada perolehan kesejahteraan petani.
ANALISIS DETERMINAN CURAHAN TENAGA KERJA WANITA PADA USAHATANI PADI SAWAH TADAH HUJAN DI DESA SETIRIS KECAMATAN MARO SEBO Ulma, Riri Oktari; Damayanti, Yusma; Elwamendri, Elwamendri; Yulismi, Yulismi; Fitri, Yanuar
Jurnal Agristan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v6i2.12894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi curahan tenaga kerja wanita pada usahatani padi sawah tadah hujan di Desa Setiris Kecamatan Maro Sebo. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi curahan tenaga kerja wanita menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda. Pengambilan responden yang dilakukan dalam penelitian ini dengan metode sensus dengan 25 wanita tani sebagai responden. Variabel yang diukur dalam penelitian ini yaitu curahan tenaga kerja wanita, jumlah tanggungan keluarga, luas lahan, pengalaman berusahatani, pekerjaan sampingan dan balita wanita tani dengan Determinasi (R2) sebesar 76.7%. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan variabel jumlah tanggungan keluarga, luas lahan, pengalaman berusahatani, pekerjaan sampingan dan balita wanita tani berpengaruh terhadap curahan tenaga kerja wanita. Sedangkan secara parsial hanya variabel jumlah tanggungan keluarga, luas lahan, dan pengalaman berusahatani berpengaruh terhadap curahan tenaga kerja wanita pada usahatani padi sawah di Desa Setiris Kecamatan Maro Sebo.
Inisiasi Aplikasi E-Commerce Produk Olahan Kunyit Di Desa Ibru Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi Zakky Fathoni; Dompak MT Napitupulu; Yanuar Fitri; Emy Kernalis; Riri Oktari Ulma; Tesa Septiani
ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Vol. 2 No. 3 (2024): ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurnaladm.v2i3.870

Abstract

Desa Ibru, yang terletak di Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, memiliki potensi besar dalam agribisnis, terutama dalam produk olahan kunyit. Namun, pemasaran produk masih terbatas pada pasar lokal, yang menghambat peningkatan pendapatan masyarakat. Untuk mengatasi masalah ini, program inisiasi e-commerce berbasis website dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemasaran produk lokal secara lebih luas dan efisien. Melalui penyuluhan dan pelatihan, masyarakat dilatih untuk mengelola toko online, mengunggah produk, serta melakukan transaksi secara mandiri. Hasilnya, masyarakat Desa Ibru kini mampu memanfaatkan platform e-commerce untuk menjual produk mereka, seperti hasil perkebunan dan kerajinan lokal, baik di pasar lokal maupun luar daerah. Website yang dikembangkan akan diserahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk dikelola secara berkelanjutan. Program ini terbukti efektif dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan potensi ekonomi desa. Di masa depan, e-commerce ini diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Desa Ibru.
IbM Terong Virus di Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci, Jambi Edison, Edison; Ulma, Riri Oktari
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.165 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v2i1.5431

Abstract

Melalui pengembangan agroindustri jus terong virus mulai dari skala kecil sampai skala menengah dipedesaan diharapkan akan dapat menciptakan mata rantai agribisnis jus terong virus yang kuat dengan memberikan dampak mempercepat pengembangan perekonomian pedesaan seperti teknologi pascapanen terong virus untuk meningkatkan pendapatan petani terong virus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan agar : (a) petani terong virus memiliki pengetahuan tentang teknologi pascapanen, (b) menguasai teknik pembuatan jus terong virus, (c) terampil membuat jus terong virus. Juga dengan kegiatan ini diharapkan akan diperoleh manfaat sebagai berikut : (a) sebagai upaya peningkatan teknologi pascapanen terong virus untuk memperoleh bahan baku yang baik, (b) memiliki profesi dibidang agroindustri khususnya jus terong virus sehingga memberikan peluang tambahan penghasilan, dan (c) penyebarluasan IPTEKS sebagai produk yang perlu diketahui dan dimanfaatkan. Dalam melaksanakan kegiatan ini, dibagi menjadi 4 bagian yaitu penyuluhan, kunjungan lapangan, praktek dan konsultasi lapang. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sako Duo Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci Jambi mulai Maret 2017 sampai dengan Nopember 2017. Khalayak sasaran kegiatan pengabdian ini adalah petani terong virus, ibu-ibu PKK yang merupakan anggota Kelompok Tani Arimbi dan Rahma Putri Desa Sako Duo Kebun Baru, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi. Mengingat keterbatasan ruang dan waktu yang tersedia, jumlah peserta yang ikut dalam kegiatan ini sebanyak 65 orang. Dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat disimpulkan sebagai berikut (a). Upaya peningkatan pendapatan petani terong virus dapat dilakukan dengan penerapan teknologi agroindustri jus terong virus dengan mengolah terong virus menjadi jus terong virus. (b). Memotivasi peserta kegiatan untuk mengetahui budidaya terong virus dan teknologi pascapanen terong virus ini cukup baik, yang ditandai dengan peningkatan evaluasi akhir dari evaluasi akhir dengan tingkat perbedaan yang nyata.
PODES: Sebuah Paket Pemograman Potensi Desa di Indonesia Mubarak, Fadhlul; Nurniswah, Nurniswah; Sundara, Vinny Yuliani; Ulma, Riri Oktari; Prasaja, Ahmad Syukron
DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Demography, Etnography and Social Transformation
Publisher : Pusat Kajian Demografi, Etnografi dan Transformasi Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/demos.v4i2.2786

Abstract

The study aims to introduce Village Potential Statistics (PODES) in the form of a computer programming package. PODES collects various information about potential (economy, security, health, employment, communication and information, sports, entertainment, development, community empowerment, education, socio-culture, transportation) and challenges (natural disasters, public health, environmental pollution, social problems, and security disturbances) faced by villages in Indonesia, especially Jambi Province.
LEGAL SOCIOLOGY OF LAND CONFLICT VS ORANG RIMBA’S LAND CONFLICT IN JAMBI PROVINCE Ulma, Riri Oktari; Rahmi, Elita; Fitria, Fitria; Pratiwi, Cholillah Suci
Communale Journal Vol 1 No 2 (2023): July
Publisher : Pusat Unggulan Ipteks-PUI Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/communale.v1i2.28796

Abstract

The sociology of Orang Rimba Law, which portrays the issue of land conflict versus land conflict, is a crucial legal issue, even though so far, the Orang Rimba (Suku Anak Dalam) has been part of a beneficial symbiosis between Natural Resources and Human Resources (HR), because between the factors of mutual care between humans and nature, but in legal reality, land and land tenure in Indonesia,  The existence of the Orang Rimba institution as the original entity of the Malay tribe is a problem, because its living entity has been displaced by the laws of outsiders, namely the state and government, especially since the rolling of the issue of forest utilization through Forest Tenure Rights (HPH) and the use of forest products through legal entities whose ownership is by forest outsiders, plus natural disasters (forest fires) outsiders as people whom people have long feared as eating creatures human. The purpose of the study is to know the law in reality, especially society. Conclusion The Orang Rimba, as an indigenous entity in Jambi Province, must be brought to the attention of the local government. The right to life and other social rights, namely distinctive economic and cultural rights, must be fostered continuously so that their customary rights are protected from land grabs under the guise of plantations and forestry based on state approval of forests and non-forests and ignore the history of the Orang Rimba struggle which always maintains the forest ecosystem and its distinctive land and culture such as ritual rituals between man and nature to dispel nature's various kinds of anger against humans in the form of disasters, wrath, and even climate change, cultural mantras and dialects were developed by them, but have not been seen by Indonesian law as genuine and distinctive legal institutions.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK JADAM (IMPLEMENTASI TEKNOLOGI LEISA) PADA KELOMPOK TANI PADI SAWAH DI DESA SETIRIS KECAMATAN MARO SEBO KABUPATEN MUARO JAMBI Elwamendri; Yusma Damayanti; Riri Oktari Ulma; Zakky Fathoni; Sophia
Bersama : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Bersama: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Pertania Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsm.v2i1.30

Abstract

Program pengabdian di Desa Setiris, Kabupaten Muaro Jambi, menggunakanteknologi LEISA (Low External Input Sustainable Agriculture) untuk mengatasimasalah pertanian, terutama penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Melaluipelatihan pembuatan pupuk JADAM, petani padi sawah memperoleh pengetahuandan keterampilan baru yang meningkatkan kesuburan tanah serta kualitas tanaman.Ini menunjukkan efektivitas implementasi teknologi LEISA dalam meningkatkanproduksi pertanian secara berkelanjutan di wilayah tersebut