Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN LIFTING INDEX PADA KULI ANGKUT TERHADAP KELUHAN LOW BACK PAIN MIOGENIK DI PASAR TRADISIONAL DENPASAR Komang Trisna Bayu Suta; Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati; I Putu Adiartha Griadhi; I Made Niko Winaya
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 9 No 3 (2021): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2021.v09.i03.p11

Abstract

Pekerjaan sebagai kuli angkut sangat berisiko dilihat dari lifting index kuli angkut itu sendiri, seperti pada saat kuli angkut mengambil barang dari bawah dengan posisi membungkuk kemudian berdiri sekaligus memindahkan barang ke atas kepala, begitu juga pada saat kuli angkut menurunkan barang dengan posisi membungkuk maka beban yang di angkat akan semakin besar. Hal ini dapat menyebabkan otot dan ligamen tertarik lebih keras sehingga timbul gejala gangguan muskuloskeletal. Salah satu gangguan muskulosketal yang banyak dikeluhkan oleh pekerja sebagai kuli angkut adalah low back pain miogenik. Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lifting index pada kuli angkut terhadap keluhan low back pain miogenik di pasar tradisional Denpasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang atau yang biasa disebut dengan cross – sectional yang dilakukan pada Bulan November – Desember 2020. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 89 orang. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah low back pain miogenik yang diperoleh dengan melakukan proses anamnesis dan pemeriksaan fisik. Variabel independen yang diukur adalah lifting index yang diukur dengan menggunakan NIOSH lifting equation. Hasil fisher exact test menunjukkan bahwa adanya hubungan antara lifting index pada kuli angkut terhadap keluhan low back pain miogenik dengan nilai p sebesar 0,006 yang menunjukan nilai p < 0,05. Sampel dengan lifting index “berisiko” (LI > 3) dominan mengeluhkan nyeri LBP miogenik dan sampel dengan lifting index “kemungkinan berisiko” (1< LI < 3) dominan tidak mengeluhkan nyeri. Kata kunci: lifting index, NIOSH lifting equation, low back pain miogenik, kuli angkut
HUBUNGAN PARTISIPASI LATIHAN HATHA YOGA TERHADAP RENDAHNYA TINGKAT KECEMASAN WANITA PREMENOPAUSE DI LAPANGAN NITI MANDALA RENON Putu Rina Indahsari; I Made Niko Winaya; I Putu Adiartha Griadhi; Putu Ayu Sita Saraswati
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 1 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.307 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2020.v08.i01.p06

Abstract

Penuaan merupakan suatu proses alami yang dialami setiap manusia. Wanita akan memasuki masa klimakterium sebelum masa tua. Klimakterium terbagi menjadi masa premenopause, menopause dan pasca menopause. Premenopause biasanya dimulai pada usia 40-49 tahun yang akan menimbulkan beberapa gejala yang mengakibatkan timbulnya kecemasan bagi wanita. Kecemasan adalah reaksi yang timbul karena adanya suatu masalah yang menekan seseorang. Kecemasan dipengaruhi oleh faktor internal yaitu keadaan fisik dan tipe kepribadian serta faktor eksternal yaitu tingkat pendidikan, dukungan suami, serta status sosial ekonomi. Hatha yoga merupakan aktivitas fisik yang dapat meredakan kecemasan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana hubungan antara partisipasi latihan hatha yoga dengan tingkat kecemasan wanita premenopause. Jenis penelitian ini yaitu cross sectional analitik dengan teknik consecutive sampling yang dilakukan pada bulan Maret 2019 di Lapangan Niti Mandala Renon Bali. 82 orang wanita usia 40–49 tahun berpartisipasi dalam penelitian ini dan mengisi serangkaian kuisioner seperti kuisioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A) untuk mengukur tingkat kecemasan, form assessment fisioterapi untuk mengetahui keadaan fisik, kuisioner Eysenck Personality Inventory (EPI) untuk mengukur tipe kepribadian serta kuisioner dukungan suami. Uji analisis menggunakan uji Spearman Correlation. Hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan p=0,000<p=0,05 dengan hubungan korelasi kuat serta memiliki nilai yang negatif ( Correlation coefficient -0,687). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa, wanita yang mengikuti latihan hatha yoga mengalami tingkat kecemasan yang rendah dibandingkan dengan yang tidak mengikuti latihan hatha yoga. Kata Kunci : Hatha yoga, Tingkat Kecemasan, Tipe Kepribadian, Tingkat Pendidikan, Tingkat Status Sosial Ekonomi, Tingkat Dukungan Suami, Keadaan Fisik
INTERVENSI POSITIONAL RELEASE TECHNIQUE DAN INFRARED SAMA BAIK DENGAN INTERVENSI CONTRACT RELAX STRETCHING DAN INFRARED DALAM MENURUNKAN NYERI KEPALA AKIBAT KETEGANGAN OTOT UPPER TRAPEZIUS PADA PEGAWAI KANTORAN Made Kristira Yanti; Ni Luh Nopi Andayani; I Putu Adiartha Griadhi
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 2 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.166 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2018.v06.i02.p07

Abstract

ABSTRACTHeadache can be caused by increased tension in upper trapezius muscle. This headache is characterized bytrigger point and upper trapezius muscle tautband. The purpose of this study was to compare the positional releasetechnique and infrared interventions with contract relax stretching and infrared on the reduction of headache due toupper trapezius muscle tension. This study was experimental with pre and post-test group design designs of 24 peopledivided into two groups. Group 1 received positional release technique and infrared, while Group 2 received contractrelax stretching and infrared. The result of data analysis with paired sample t-test in Group 1 showed the average 2,242± 0,329 and p = 0,001, while Group 2 showed the average 2,225 ± 0,201 and p = 0,001. From the results of the analysisshowed in each group there is a significant reduction of pain. Based on independent samples test t-test between groups1 and 2 obtained p value = 0.882 (p> 0.05). It can be concluded that the positional release technique and infraredintervention has no significant difference as contract relax stretching and infrared to decreased headache due to uppertrapezius muscle tension.Keywords: Headache, upper trapezius muscle, positional release technique, contract relax stretching, infrared, VAS
PERBEDAAN PENAMBAHAN KOMBINASI BACK MASSAGE PADA INTERVENSI SENAM HAMIL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR IBU HAMIL TRIMESTER III Mezzi Wulandari Arenza; Ni Wayan Tianing; I Putu Adiartha Griadhi
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 2 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.204 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2018.v06.i02.p03

Abstract

ABSTRACTSleep disturbance in the third trimester pregnant women is caused by discomfort, an increasingly largeabdominal condition, back pain, frequent urination, fetal movement, heartburn, cramps in the legs, tiredness, difficultygetting started, and physiological changes. Sleep disorders result in decreased quality of sleep. Pregnant women whohave poor sleep quality are at risk of longer labor, cesarean delivery, premature birth, and even infant mortality. The aimof this research is to know the difference of pregnant exercise combination and back massage in improving the sleepquality of third trimester pregnant women. This research use experiment method with quasi experiment approach andresearch design is pre and post test with control design. Sample are 18 people, divided into 2 groups, 9 people intreatment groups given pregnancy exercise and back massage and 9 people in control group is given only pregnantexercise. Intervention is given 8 times. Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire used for measured of sleepquality. The result of different test of unpaired group, in the treatment group got difference of average 4,556 and controlgroup got difference mean 2,333 with p=0,004 (p<0,05). These results showed that there was a significant differencebetween the treatment group and the control group in improving the sleep quality of the third trimester pregnant women.In conclusion, there are differences in the addition of back massage combination in pregnancy exercise intervention inimproving sleep quality of third trimester pregnant women.Keyword : Pregnancy Exercise, Back Massage, Sleep Quality, Third Trimester.
THE HUBUNGAN ANTARA LAMA DUDUK DENGAN SINDROMA PIRIFORMIS PADA PEMAIN GAME ONLINE DI GAME CENTER GO-KOOL DENPASAR I Gd Mediastama; Dedi Silakarma; Adiarta Griadhi
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 3 No 2 (2015): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.058 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2015.v03.i02.p03

Abstract

This research aims to know the relationship long sitting with piriformis syndrome on online game players at game center Go-Kool Denpasar. Design research is a cross-sectional study conducted in May and June 2014, with a population of online game players in game center Go-Kool Denpasar that meet the criteria for inclusion and exclusion. From a number of online game players selected by simple random sampling, and obtained the 50 samples. The results showed that out of the 50 players online gaming brings 36 people respondents who sat with duration more than 4 hours (66,7%) of 24 people were experiencing symptoms of piriformis syndrome and 12 people (33,3%) were the other do not experience symptoms of piriformis syndrome, while the 14 respondents who play games online with a duration of less than 4 hours sitting 4 people (28,6%) of whom had symptoms of piriformis syndrome and 10 people (71,4%) did not experience symptoms of piriformis syndrome. Based on chi-square test p value = 0.015 (p<0.05), which means there is a significant association between long sitting with piriformis syndrome.
PEMBERIAN WILLIAM’S FLEXION EXERCISE (WFE) LEBIH BAIK DARI PADA BACK STRENGTHENING EXERCISE (BSE) DENGAN KOMBINASI INTERVENSI INFRA RED DAN MASSAGE TERHADAP PENURUNAN NYERI FUNGSIONAL PADA PEKERJA BURUH BANGUNAN PENDERITA LBP MIOGENIK DI BANJAR DAKDAKAN D Made Aditya Yogi Guntara; I Made Niko Winaya; I Putu Adhiarta Griadhi; I Made Muliarta
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 1 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.028 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2017.v05.i01.p05

Abstract

ABSTRACT Miogenic low back pain is lower back pain caused by disorders of the elements tendomusculer which is not accompanied by neurological disorders between the thoracic vertebra 12 and the lower pelvic and anal. This study is an experimental research design with Pre and Post Test Control Group Design. The sampling technique is purposive sampling. The samples are 18 people of building workers at Dakdakan region with lower back pain were selected based on the scores Modified Oswestry Low Back Pain Disability Questionnaire with values> 20%. The average difference in reduction in pain scores Low Back Pain Miogenik functional groups Back Strengthening Exercise and William's Flexion Exercise groups were tested by Independent t-test.The analysis result for functional pain scores of non-specific lower back showed that the average difference in pain reduction functional non-specific lower back that is meaningful to the group Back Strengthening Exercise and the group of William's Flexion Exercise (14.55 and 22.88) with a value of p = 0.000 ( p <0.05). This indicates that the intervention of William's Flexion Exercise resulted in a decrease in pain scores of functional lower back miogenic significantly greater than the intervention of Back Strengthening Exercise Keywords: Back Strengthening Exercise, William’s Flexion Exercise, Miogenic low back pain
KOMBINASI INTEGRATED NEUROMUSCULAR INHIBITION TECHNIQUE DENGAN ULTRASOUND LEBIH EFEKTIF DALAM MENURUNKAN RASA NYERI DIBANDINGKAN KOMBINASI STRAIN COUNTERSTRAIN DENGAN ULTRASOUND PADA PENDERITA PIRIFORMIS SYNDROME I Nyoman Baktiyasa; Ari Wibawa; I Putu Adiartha Griadhi
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 3 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.376 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2017.v05.i03.p01

Abstract

ABSTRACTPiriformis Syndrome is a collection of symptoms such as pain, tingling or numbness from the buttocks down to thefoot. In this condition, patients can be given intervention with Integrated Neuromuscular Inhibition Technique, StrainCounterstrain and Ultrasound. With Paired Sample t-test on Group 1 that got the value of p =0.000 with mean differences2.940±0.96,while at Group 2 that got the value of p=0.000 with mean differences 1.910±0.60. In test of differencebetween Group 1 and Group 2 using Independent Sample t-test showed p=0,010 (p<0,05). These researchshowed that combination of Integrated Neuromuscular Inhibition Technique with Ultrasound is more effective in relievingpain than combination of Counterstrain Strain with Ultrasound in Piriformis Syndrome.Keyword: Integrated Neuromuscular Inhibition Technique, Strain Counterstrain, Ultrasound, Piriformis Syndrome
KOMBINASI PELATIHAN ABDOMINAL STRETCHING EXERCISE DAN CORE STRENGTHENING EXERCISE DAPAT MENURUNKAN NYERI DISMENORE PRIMER PADA MAHASISWI FISIOTERAPI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA Kadek Nindia Dwi Pratiwi Putri; Ni Luh Nopi Andayani; I Putu Adiartha Griadhi; Luh Made Indah Sri Handari Adiputra
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 10 No 1 (2022): Majalah Ilimiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MIFI.2022.v10.i01.p09

Abstract

Pendahuluan: Dismenore primer merupakan nyeri ketika menstruasi yang terjadi tanpa adanya gangguan patologis. Secara non farmakologis, latihan fisik adalah salah satu cara dalam mengurangi nyeri dismenore. Latihan fisik berupa kombinasi abdominal stretching exercise dan core strengthening exercise yang diberikan selama 12 minggu dinyatakan efektif dalam menurunkan nyeri dismenore primer. Namun belum di ketahui pengaruh kombinasi kedua latihan ini dalam jangka waktu yang lebih singkat yaitu antara siklus menstruasi awal ke menstruasi berikutnya. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kombinasi pelatihan abdominal stretching exercise dan core strengthening exercise yang diberikan selama 3 minggu terhadap penurunan nyeri dismenore primer pada mahasiswi Fisioterapi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.Metode: Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain One Group Pre Test-Post Test Design. Subjek berjumlah 12 orang yang dipilih melalui cara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran intensitas nyeri dismenore primer dengan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan setelah diberikan latihan.Hasil: Berdasarkan uji analisis non parametrik Wilcoxon Signed Ranks Test didapatkan nilai p=0,002 (p<0,05).Simpulan: Kombinasi pelatihan abdominal stretching exercise dan core strengthening exercise dapat menurunkan nyeri dismenore primer pada mahasiswi Fisioterapi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kata Kunci: nyeri, dismenore primer, abdominal stretching exercise, core strengthening exercise, mahasiswi
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DAN LINGKAR PERUT TERHADAP FOOT HYPERPRONATION PADA PEREMPUAN DEWASADI DESA BATUAN, SUKAWATI, GIANYAR Ni Kadek Utari Warmadewi; I Putu Gde Surya Adhitya; I Putu Adiartha Griadhi
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 7 No 3 (2019): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.144 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2019.v07.i03.p10

Abstract

Penyesuaian berat badan secara terus menerus merupakan salah satu faktor yang dicurigai dapat menyebabkan foot hyperpronation. Penyesuaian tersebut dikaitkan dengan indeks massa tubuh (IMT) yang tinggi dan lingkar perut yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IMT dan lingkar perut terhadap foot hyperpronation pada perempuan dewasa di Desa Batuan, Sukawati, Gianyar. Rancangan penelitian yang digunakan adalah analitik potong lintang dengan teknik purposive sampling pada 135 perempuan dewasa yang dilakukan pada bulan Maret 2018. Variabel IMT diklasifikasikan menurut WHO Asia Pacific, lingkar perut diukur dengan midline dan foot hyperpronation diukur dengan goniometer. Hasil analisis chi square dan spearman’s rho mengenai hubungan kedua variabel menunjukkan nilai p>0,05, sehingga dapat diartikan tidak ada hubungan yang bermakna antara IMT dan lingkar perut terhadap foot hyperpronation. Namun hasil lain menunjukkan pengaruh aktivitas fisik pada overweight dan obese berhubungan signifikan terhadap foot hyperpronation dengan nilai p<0,05. Kata kunci: IMT, lingkar perut, foot hyperpronation
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DI DESA SUMERTA KELOD Agung Istri Dewi; Nila Wahyuni; Ni Luh Nopi Andayani; I Putu Adiartha Griadhi
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 8 No 1 (2020): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.728 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2020.v08.i01.p12

Abstract

Gangguan tidur merupakan masalah yang sering dialami oIeh usia lanjut yang berdampak terhadap kualitas tidur. Faktor yang dapat mempengaruhi kualitas tidur adaIah aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang rutin dilakukan dapat meningkatkan kualitas tidur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada usia lanjut di Desa Sumerta KeIod. Rancangan penelitian yang digunakan adalah analitik cross sectional dengan teknik consecutive sampling. Jumlah sampel sebanyak 56 usia lanjut (23 laki-laki dan 23 perempuan) berusia 60-74 tahun. Variabel bebas yang diukur adalah aktivitas fisik dengan menggunakan kuesioner Baecke Index dan variabel terikat adaIah kualitas tidur dengan menggunakan kuesioner PSQI. Uji hipotesis yang digunakan adaIah Chi-Square Test dengan hasiI niIai p=0,006 (p<0,05). Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada usia lanjut di Desa Sumerta Kelod. Diharapkan pada penelitian selanjutnya untuk mengontrol jenis kelamin pada sampel yang dapat mempengaruhi hasil penelitian. Kata Kunci: aktivitas fisik, kualitas tidur, usia lanjut
Co-Authors A A I Ayesa Febrinia Adyasputri A. A. Parama Swari Khrisna Adela Nathania Adiputra, LMIS. Handari Agung Istri Dewi Agus Frandes Sariaman Ainul Ghurri Andy Sirada Ari Wibawa Ari Wibawa Arisandy Achmad Aryaning Dwi Antyesti Bagus Komang Satriyasa Bambang Widayanto Bertha Melyana Catherina . Celine Setiawan Cindy Anastasia Okhotan Clarin Hayes Clorinda Chandra D A inten Damha Al Banna Dedi Silakarma Dewa Agung Gina Andrini Dewa Nyoman Wirawan Dewa Nyoman Wirawan, Dewa Nyoman Dewi, Anak Ayu Nyoman Trisna Narta Dharshinee Suresh Kumar Dionisius Wora Ditha Subagiantara Djuliana, Salsabila Fernanda Dr. Luh Made Indah Sri Handari Adiputra, S. Psi. M. Erg Eka Oktafianti Eko Wibowo Ellisa Koeswanto Felicia Holil Fendy Nugroho Frida Angelina Gde Ngurah Idraguna Pinatih Gede Desy Darmawan Gusti Agung Gede Rama Wintara I Dewa Ayu Inten D. P I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti I Dewa Putu Sutjana I Gd Mediastama I Gede Wahyu Adi Raditya I Gede Widyatmika Pratama I Gusti Agung Ayu Narita Savitri I Gusti Ayu Mega Purwani I Gusti Ayu Surya Nirmala I Gusti Putu Adietha Chandra Putra I Ketut Suyasa I Ketut Wedarthana Aditya Prana I Komang Bintang Satria Mahaputra I Made Ady Wirawan I Made Ari Sastrawan I Made Dhita Prianthara I Made Dwi Apri Pramana I Made Dwi Ariyuda I Made Jawi I Made Krisna Dinata I MADE MULIARTA . I Made Niko Winaya I Made, Muliarta I Nengah Sandi I Nyoman Adi Putra I Nyoman Agus Pradnya Wiguna I Nyoman Ari Suryawan I Nyoman Baktiyasa I Nyoman Sutarsa, I Nyoman I P G. Adiatmika I Putu Gde Surya Adhitya I Putu Meika Semara Putra I Putu Prisa Jaya . I Putu Sutha Nurmawan I Wayan Sugiritama I Wayan Weta Ida Ayu Dewi Wiryanthini Ida Bagus Gede Danny Ananta Ida Bagus Ngurah Ida Bagus Ngurah Ida Sri Iswari IKW. Suryawan Imakulata Magi Loda indah adiputra Indira Juhanna Indira Juhanna Indira Vidiari J Indira Vidiari J Indira Vidiari Juhanna Indira Vidiari Juhanna Indra Lesmana Ireene Hillary Artauli Sinurat J. A. Pangkahila James W H Manik Jawi, Made Joanne Ingrid Robot Jonathan David Rajaratnam Peter K Tirtayasa K tirtayasa Kadek Nindia Dwi Pratiwi Putri Ketut Tirtayasa Kevin Kusuman Khaerul Anam Komang Dhyanayuda P. Komang Satrya Wirawan Komang Trisna Bayu Suta Krismawati, Luh Dwi Erna Kristina Puspadewi Kusuma Sri Whisnu Puteri Kusumaningrum, Cornelia Ayu Leandra Erdina Usmany Lia Arista Wijaya Lidia Valentin Lilik Evitamala Liowina Adlin Hokky LMIS. Handari Adiputra Luh Made Indah S.H. Adiputra Luh Made Indah Sri Handari Luh Made Indah Sri Handari Luh Made Indah Sri Handari Adiputra LUH MADE INDAH SRI HANDARI ADIPUTRA Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Made Indah Sri Handari Adiputra Luh Putu Ayu Vitalistyawati Luh Putu Ratna S Luh Putu Ratna Sundari Luh Putu Ratna Sundari M. Ali Imron M. Irfan Made Aditya Yogi Guntara Made Hendra Satria Nugraha Made Krisna Dinata Made Kristira Yanti Made Widnyana Manuela Serrano, Christina Zita Maria Imaculata Date Marta Wangsadinata Wong Md Ayu Puspita Citra Novelia Mezzi Wulandari Arenza Moh. Ali Imron, Moh. Muh Irfan Muh Irfan Muh. Ali Imron Muh. Ali Imron Muh. Irfan Muh. Irfan Muh. Irfan Muhammad Ali Imron Muhammad Ali Imron Muhammad Irfan Muhammad Irfan Muhammad Irfan Munawwarah, Muthiah Muthia Munawaroh Muthiah Munawaroh Mutiah Munawarah N. Adiputra N. Adiputra Ni Kadek Utari Warmadewi Ni Komang Ayu Juni Antari Ni Komang Sri Padmiswari B Ni Luh Nopi Andayani Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati Ni Made Indri Sagita Ni Nyoman Ayu Dewi Ni Putu Ayu Sasmita Sari Ni Wayan Tianing Nila Wahyuni Nilam Sari Nur Basuki Nurpratiwi, Resti Oktovianus Fufu Oktovianus Fufu Olivia Theodora, Olivia Pande Made Indra Premana Putu Astawa Putu Ayu Sita Saraswati Putu Dyah Wulandari Putri Putu Dyah Wulandari Putri Putu Gupta Arya Gumilang Putu Rina Indahsari Putu Satriya Yudha Permadi Putu Seriari Ambarini Rahita, Dewa Ayu Agung Mas Berliana Rahma Cempaka Putri Reza Fatchurahman Risna Dea Pramita Rita Maria S Indra Lesmana S. Indra Lesmana S. Indra Lesmana S. Indra Lesmana S. Indra Lesmana Santi Bery Hastuti Sienny Muliaty Sumali Suadnyana, Ida Ayu Astiti Sugijanto - Sugijanto - Suryawan, IKW. Susanto, Vennesa Vitari Maureen Susy Purnawati Sutjna, Dewa Putu Tirtayasa, Ari Tjokorda Gde Bagus Mahadewa Triyanto Nugroho Ummaiya, Fadilla Vennesa Vitari Maureen Susanto Virgilya S Wahyu Gunarto Wahyuddin, Wahyuddin Wahyuni Novianti, I Gusti Ayu Sri Wirawan, IMA. Yogi haditya Yohanes Seran