Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Mutu Pelayanan Rawat Jalan Terhadap Kepuasan Pasien dan Minat Kunjungan Kembali di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah Dara, Wilhems; Littik, Serlie K. A.; Salesaman, Frans; Werawan, Pius; Jutomo, Lewi
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2009

Abstract

Pelayanan kesehatan yang bermutu berperan penting dalam meningkatkan kepuasan pasien dan mendorong minat kunjungan ulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh mutu pelayanan rawat jalan terhadap kepuasan pasien dan minat kunjungan kembali di RSUD Prof. Dr. W. Z Johannes Kupang. Penelitian menggunakan desain cross sectional dan analisis jalur dengan 100 responden yang dipilih melalui accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil menunjukkan bahwa mutu pelayanan berada dalam kategori baik (65%), kepuasan pasien sangat puas (84,4%), dan minat kunjungan kembali tinggi (97%). Uji parsial menunjukkan bahwa hanya dimensi bukti fisik yang berpengaruh signifikan terhadap minat kunjungan kembali (p=0,005). Kepuasan pasien juga berpengaruh signifikan terhadap minat kunjungan kembali (p=0,000), namun tidak memediasi hubungan antara dimensi mutu pelayanan dan minat kunjungan. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan aspek fisik pelayanan dan penguatan kepuasan sebagai strategi meningkatkan loyalitas pasien.
Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Rawat Jalan Skizofrenia Paranoid di RSKD Jiwa Naimata Fitri, Ajra; Roga, Anderias Umbu; Manurung, Imelda Februati Ester; Ratu, Jacob Matheos; Jutomo, Lewi
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2027

Abstract

Kepatuhan minum obat merupakan faktor kunci dalam pengelolaan skizofrenia paranoid untuk mencegah kekambuhan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien rawat jalan skizofrenia paranoid di RSKD Jiwa Naimata Kupang. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross-sectional. Sampel sebanyak 94 responden diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara sikap keluarga (p = 0,001; OR = 0,189; IK95%: 0,065–0,553), akses layanan kesehatan (p = 0,008; OR = 2,982; IK95%: 1,052–8,463), dan dukungan keluarga (p = 0,001; OR = 6,054; IK95%: 1,765–20,776) terhadap kepatuhan minum obat. Sikap baik justru berasosiasi negatif terhadap kepatuhan, sementara akses mudah dan dukungan keluarga yang baik meningkatkan peluang kepatuhan secara signifikan. Sebaliknya, status ekonomi (p = 0,102; OR = 1,876; IK95%: 0,669–5,259) dan dukungan tenaga medis (p = 0,158; OR = 0,651; IK95%: 0,175–2,419) tidak berpengaruh signifikan. Dukungan keluarga menjadi faktor paling dominan dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan.
DAMPAK PELATIHAN IBU/PENGASUH TERHADAP PRESISI DAN AKURASI PENGUKURAN LINGKAR LENGAN ATAS (LILA) PADA BAYI DAN BALITA UNTUK KLASIFIKASI STATUS GIZI DI KELURAHAN OESAPA KOTA KUPANG Helni, Antonius Bin; Nur , Marselinus Laga; Rahayu, Tanti; Jutomo, Lewi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.45618

Abstract

Gizi buruk pada balita merupakan fenomena gunung es yang disebabkan oleh kurangnya deteksi dini dan rendahnya kesadaran orang tua terhadap status gizi anak. Pengukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) merupakan metode skrining sederhana, cepat, dan valid untuk mendeteksi wasting pada anak usia 6–59 bulan, namun presisi dan akurasinya sangat bergantung pada keterampilan pengukur. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelatihan terhadap presisi dan akurasi ibu/pengasuh dalam mengukur LiLA serta kemampuan mereka mengklasifikasikan status gizi anak. Penelitian menggunakan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest pada 40 ibu/pengasuh yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, pita LiLA, dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Wilcoxon (α=0,05). Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara keterampilan mengukur LiLA dengan kemampuan mengklasifikasikan status gizi berdasarkan warna pita LiLA (p=0,017). Disimpulkan bahwa pelatihan meningkatkan presisi dan akurasi pengukuran LiLA, sekaligus meningkatkan kemampuan ibu/pengasuh dalam mengklasifikasikan status gizi balita secara mandiri.
Asupan Natrium dan Status Obesitas sebagai Faktor Risiko Kejadian Hipertensi pada Remaja di Kota Kupang Ully, Novini Handayani; Oematan, Grouse T.; Liufeto, Mega O. L.; Jutomo, Lewi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48985

Abstract

Hipertensi sering dikaitkan dengan penyakit pada orang dewasa dan orang tua, tetapi tren hipertensi diusia muda juga tidak bisa diremehkan. Tekanan darah sistolik tinggi (SBP) yang dimulai pada masa remaja menjadi faktor risiko PTM utama pada remaja dan dewasa. Riskesdas (2018) menyatakan sebanyak 34,11% penduduk di indonesia tercatat memiliki tekanan darah tinggi, sedangkan menurut data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan prevalensi hipertensi pada remaja usia 15-24 tahun sebanyak 9,3 % sementara di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) prevalensi hipertensi pada 15 tahun keatas sebanyak 24,5%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis asupan natrium dan status obesitas sebagai faktor risiko kejadian hipertensi pada remaja di Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain penelitian Case Control. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di Kota Kupang.Teknik pengambilan sampel menggunakan Proportional sampling dan didapatkan 65 kasus dan 65 kontrol. Pengambilan data dilakukan dengan observasi dan wawancara menggunakan kuesioner, Analisis data menggunakan uji statistik Chi Square dan dihitung kekuatan hubungan faktor risiko dengan menggunakan nilai Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan bermakna antara asupan natrium dengan kejadian hipertensi pada remaja di Kota Kupang (p= 0,001; OR =7,12), serta obesitas dengan kejadian hipertensi pada remaja di Kota Kupang (p= 0,001; ATAU = 12.285). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara asupan natrium dan obesitas dengan hipertensi pada remaja di Kota Kupang.
Relationship Between Energy Protein Consumption Level and Illness History Towards Nutritional Status of Toddlers in The Working Area of Camplong Public Health Center, Kupang Regency Bait, Chrisna Lodyana Nike; Jutomo, Lewi; Marni, Marni
Timorese Journal of Public Health Vol 7 No 1 (2025): Timorese Journal of Public Health
Publisher : Faculty of Public Health, Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/tjph.v7i1.22806

Abstract

Nutritional problems are generally caused by energy and protein adequacy rates, lack of public knowledge about nutrition, balanced menus, and the existence of areas with poor nutrition. Factors causing malnutrition in Indonesia can be seen from direct and indirect causes. The direct cause of malnutrition is unbalanced food intake, which has an impact on children's eating patterns and nutritional adequacy. The purpose of this study was to see the relationship between energy protein consumption levels and illness history to nutritional status of toddlers in the working area of ​​Camplong Public Health Center, Kupang Regency. This study is an Observational Analytical study with a cross-sectional design. The population in this study were 145 toddlers in the Camplong Health Center working area, Kupang Regency and the sample used in this study was 58 toddlers in the Camplong Health Center working area, Kupang Regency. The sampling technique used was simple random sampling. The results of this study indicate that there is a relationship between food diversity (p-value = 0.031), Energy intake (p-value = 0.045), Protein intake (p-value = 0.045, and History of magic (p-value = 0.009). While for the variable Frequency of eating (p-value = 0.634) showed no relationship. Suggestions for Health Center Officers so that health workers, especially at the Camplong Health Center, increase counseling to parents of toddlers regarding the importance of diverse food consumption, energy intake, and sufficient protein to support optimal nutritional status in toddlers. Education can be done periodically through Posyandu or home visits. For Parents, pay more attention to the quality of toddler food intake, not only in terms of quantity but also diversity and nutritional content, especially protein and energy. Providing balanced nutritious food and preventing disease can help maintain the nutritional status of toddlers
Risk Factors for Stunting Incidence in Children Under Three in the Working Area of the Korbafo Community Health Center, Pantai Baru Sub-District, East Nusa Tenggara Kekado, Aprianjen Yehentina; Jutomo, Lewi; Riwu, Rut Rosina
Journal of Health Promotion and Behavior Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/thejhpb.2024.09.02.01

Abstract

Background: The incidence of stunting in children under three can be generated by several factors, namely family income, maternal education, maternal knowledge concerning nutrition, energy intake, and protein intake. This study aimed to discover the risk factors for stunting in children under three in Korbafo Community Health Center working area, Pantai Baru Sub-District in 2022. Subjects and Method: The analytical survey study with a case-control study design was conducted in Korbafo Community Health Center working area, Pantai Baru Sub-District, East Nusa Tenggara. A total of 96 children under three divided into 2 groups, 48 children in case group and the other 48 in control group, were selected using purposive sampling. The dependent variable was the incidence of stunting. The independent variables consisted of family income, maternal education, maternal knowledge concerning nutrition, energy intake, and protein intake. The data were analyzed using a simple logistic regression test. Results: The incidence of stunting in children under three increased with low family income (b = 1.29; 95% CI= 1.46 to 9.20; p= 0.006), low maternal education (b= 1.69; 95% CI= 2.26 to 13.20; p< 0.001), insufficient maternal knowledge concerning nutrition (b = 2.19; 95% CI= 3.57 to 22.67; p< 0.001), inadequate energy intake (b= 1.86; 95% CI= 2.48 to 16.61; p< 0.001),  and inadequate protein intake (b= 1.79; 95% CI= 2.47 to 14.56; p< 0.001), and they were statistically significant. Conclusion: The incidence of stunting in children under three years increases with low family income, low maternal education, insufficient maternal knowledge concerning nutrition, inadequate energy intake, and inadequate protein intake.
Determinants Of Height Coverage Of Children Just Entering Elementary School (Sd) In Puskesmas Wolojita And Puskesmas Onekore Ende District Widianti, Anggra; Jutomo, Lewi; Picauly, Intje; Syamruth, Yendris K; Lada, Christina Olly
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i4.1328

Abstract

Stunting is a condition of failure to grow in children due to chronic malnutrition in the first 1000 days of life (HPK). The incidence of stunting in children can be caused by several factors, namely family income, history of infectious diseases, history of nutritional status, mother's education, parenting patterns, mother's knowledge, and food consumption patterns. The aim of this research is to determine the factors that determine the height coverage of children entering elementary school in Ende Regency. This type of research is quantitative with cross sectional research. A sample of 61 first grade elementary school students was selected using probability sampling. The research was conducted in August 2023-April 2024. Univariate and bivariate data analysis using the chi-square test. The test results showed the disease history factor (p-value : 0.027; ρ maternal knowledge about nutrition (p-value : 0.009; ρ x,y: 0.212; OR : 1.128; 95%CI : 0.003-3.131); consumption patterns (p-value : 0.002; ρ and nutritional status (p-value : 1 ; ρ of elementary school children in Ende Regency.
EFFECT OF OMEGA-3 FATTY ACID SUPPLEMENTATION ON DIFFERENCES SICK EXPOSURE, ENERGY CONSUMPTION AND ANTHROPOMETRY OF STUNTING CHILDREN AGED 12-36 MONTHS (Case Study in Sikumana Health Center Work Area Kupang City) Bulu, Apliana; Jutomo, Lewi; Riwu, Rut Rosina
Cendana Medical Journal Vol 10 No 2 (2022): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i2.8491

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang tidak adekuat dalam waktu lama akibat makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen (eksperimental) yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang pada bulan Desember-Januari 2021. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 68 orang, sampel dalam penelitian adalah 22 orang yang terdiri dari sampel perlakuan 11 orang dan kontrol sampel sebanyak 11 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. . Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan imunitas yang terlihat dari berkurangnya frekuensi penyakit balita stunting yang diberikan asam lemak omega-3. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh suplementasi asam lemak omega-3 terhadap peningkatan konsumsi energi dengan nilai signifikan (P=0,046), peningkatan lingkar lengan atas dengan nilai signifikan (P=0,048). Disimpulkan bahwa anak balita stunting yang diberikan suplementasi asam lemak omega-3 dapat meningkat imunitas anak yang diperlihatkan dengan berkurangnya paparan sakit, adanya perubahan konsumsi energi, lingkar lengan atas secara signifikan.
Hubungan Antara Anemia Dan Konsumsi Energi Dengan Kesegaran Jasmani Remaja Putri Di Sma Negeri I Kupang Pay, M E; Aspatria, Utma; Jutomo, Lewi
Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2009): Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/ejpazih.v1i2.33

Abstract

Anemia is a condition where iron that brought oxygen, proteins, and hemoglobin in red blood cells that used to burn oxygen to produce energy was decreased. Women adolescents that familiar with anemia possibly will decrease her physical fitness. The objectives of the study were to analyze the relation between anemia, energy intake, and physical fitness among adolescent women. The study was an analytical descriptive study using a cross-sectional study, which is located in SMA Negeri I Kupang. The population was 866 respondents, and samples that taken were 51 persons, using simple random sampling method. The data was collected by using a questionnaire using Sahli method for anemia, Recall data for energy intake, and Harvard step-up test for physical fitness. The result showed that most of the respondents (70,6%) non-anemia, 54,9% of respondents were in well-nourished, and 39,2% had high physical fitness condition. There was a significant relation between anemia (p=0,002) and energy intake (p=0,044) with physical fitness. Suggestions toward (1) health care workers, to be more active in communications, information, and educations, particularly in giving information about anemia and its consequences, (2) adolescent women to maintain their health by consuming healthy and nutrition foods and do exercises continuously.
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN SIKAP ANAK SEKOLAH DENGAN PERILAKU MEMILIH MAKANAN JAJANAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI 2 KOTA KUPANG Yohakim Dawi; Picauly, Intje; Lewi Jutomo
Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2013): Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/ejpazih.v5i1.86

Abstract

The research is of analytical survey of cross sectional study design. 90 people-school children in SMP Negeri 2 Kota Kupang in this respect, have been randomly sampled. They consist of 39 7th-grade schoolchildren 26 8th- grade school children, and 25 9th-grade school children. Questionnaire has been used to collect data, by all means the respondents themselves fill in questionnare. Each variable under research is tested according to chi square test. The test is used to find out relation between the knowledge of nutrition and the attiiude of school children with the habit of choosing makanan jajanan. The research shows no relations between the knowledge of nutrition and the attiiude of school children with the habit of choosing makanan jajanan; the value of p 0,930 (>0,05) is revealed in this case. Similarly, school children attitude on the habit of choosing makanan jajanan has no relation either. This can be seen in it’s value of p 0,788 (>0,05). It can be conculded then that there is no relation between the knowledge of nutrition and the attitude of school children with the habit of choosing makanan jajanan.
Co-Authors - Sri Prilmayanti Awaluddin, - Abel, Yurike Adrianus Wio Adu, Apris A. Agun, Archangela Rom Ose Ali Warsito Anastasia T Astuti Anderias Umbu Roga Anita Bili Anjelina, Fordiana Anna Henny Talahatu Anna Henny Talahatu Aspatria, Utma Bait, Chrisna Lodyana Nike Benu, Yumi Noviyanti Bili, Octaviana E. Bulu, Apliana Christina Olly Lada Christine Natalia PS Lehot Dalung, Godeliva Daniela Boeky Daniela L.A Boeky Daniela L.Adelin Boeky Dara, Wilhems Dethan, Maya E. Deviarbi Sakke Tira Dewi, Ratna C. Dian Fitriyani Mosa Basa Djati, Hyronymus Edon, Caro David Hadel Emerensiana Dhiu Febronia Melania Woi Fitri, Ajra Gabriella Dhyang Dyah Puspitaningtyas Haning, Yeny Sunaria Helni, Antonius Bin Herianus J.D. Lalel Hironnymus Jati Hironnymus Jati Idawati Tresno Indriati A. Tedju Hinga Ismail, Eddy H. Jacob Matheos Ratu Jefrianus Toy Sanan Jeniati Bulu Johannis, Amanda Katarina Melania lelaona Kekado, Aprianjen Yehentina Lada, Christina O. Larasati, Galuh Wiedani Kusuma Dyah Liberty Putri Dwi Nggeong Liswaty Ga, Jefty Littik, Serlie K.A Liufeto, Mega O. L. Liufeto, Mega O.L Lodong, Fabiola Densi Ludji, Emmy Tertaliana Magaringu, Eny M. Manurung, Imelda Februati Ester Maria Elsa Wea Maria Lidvina Maria Yuniarsi Veranda Marni Marni, Marni Matris Awardi Tamelab Mayners, Marline Meki Jefry Beti Mila Yana J. Kefi Milawati Ramli, Ramlah Mira Mangngi, Mariana Muddzalifah, Dewi Muhammad A. Mahmuddin Muntasir, Muntasir Murtin A. M. Anone Nalle, Merci Natalia Kristin Ndoen, Honey Ivon Nelson Keba Rangga Suba Nenabu, Michelle Revival Noorce Christiani Berek Nunung Hardiyanti Enggoe Nur , Marselinus Laga Nur Dewi Kartikasari, M. Nur, Marselinus Laga Oematan, Grouse Patricio Lourenco Andre Mendonca Pay, M E Picauly, Intje Prabu Aji, Sulistyani Rahayu, Tanti Riwu, Rut Rosina Rut Rosina Riwu Salesaman, Frans Sarci Magdalena Toy Sarci Magdalena Toy Sarniyati Wini Wanno SATRIYAS ILYAS Serlie K.A. Littik Siwe, Grace N Sunarto, Angelina R SYAMRUTH, YENDRIS K Talahatu, Anna H. Talahatu, Anna Henny Talahatu, Anna Heny Tarsisius Tas'au Titik Sri Harini Ully, Novini Handayani Utma Aspatria Weraman, Pius Werawan, Pius Widianti, Anggra Wulansari Wulansari Yohakim Dawi Yuliana Tandi Rubak Zainal Abidin