Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI PADA SISWA KELAS VIII SMP N 4 SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Bagus Firmansyah; wahjoedi wahjoedi; Made Kurnia Widiastuti Giri
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v7i3.45138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD terhadap Hasil Belajar Teknik Passing Bola Voli. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimenta) dengan menggunakan rancangan postest only control group design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII A dan VIII B SMP N 4 Sukasada Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan jumlah 54 orang. Data hasil belajar dikumpulkan melalui posttest. Analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Hasil posttest kelompok eksperimen diperoleh rata-rata 77,96 dan kelompok kontrol 86,11. Angka signifikansi yang diperoleh melalui Uji Independet Samples T-test adalah sig 0,000<0,05. Berdasarkan hasil analisis data tes, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar teknik passing bola voli siswa kelas VIII SMP N 4 Sukasada tahun pelajaran 2017/2018. Disarankan untuk proses pembelajaran PJOK teknik passing bola voli di SMP N 4 Sukasada, guru dapat menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI EFEKTIF DUNIA PENDIDIKAN KEDOKTERAN DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC SEBAGAI BAHAN REFLEKSI IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 Made Kurnia Widiastuti Giri
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Perubahan kurikulum bukan merupakan sebab utama penurunan maupun peningkatan mutu pendidikan. Kompleksitas faktor yang berperan dalam pendidikan menyebabkan kurikulum menyumbangkan andil yang besar dalam pelaksanaan pendidikan bersinergi dengan faktor lain. Kurikulum 2013 memberikan warna baru dalam pendidikan dengan menegaskan pentingnya proses belajar yang tidak lagi menetitikberatkan pada hasil belajar kognitif semata. Implementasi dari kurikulum 2013 adalah melalui pendekatan scientific dengan menekankan pada penilaian aspek kognitif, afektif dan psikomotor dari peserta didik. Kemampuan siswa berkomunikasi secara efektif dalam pembelajaran memiliki peran penting dalam metode pembelajaran dengan pebdekatan scientific. Guru sebagai fasilitator juga dituntut memiliki kemampuan berkomunikasi yang efektif sehingga merubah paradigma terdahulu dimana pemaparan guru sebagai ceramah yang meniadakan keaktifan dari siswa untuk menalarkan ilmu dalam fenomena yang akan dihadapi secara nyata. Dunia pendidikan ilmu kedokteran telah menerapkan pendekatan scientific dan sebagai produknya adalah tenaga dokter yang mampu mengeksplorasi kemampuan berpikir kritis mereka dalam menangani masalah kesehatan pasiennya. Ilmu kedokteran dasar dipadukan dengan ilmu kedokteran klinis bersinergi dalam blok dalam kurikulum yang menyajikan kasus dan memberikan kesempatan peserta didik berpikir kritis melalui pendekatan scientific seperti yang dapat diimplementasikan dalam dimensi pedagogik modern dari kurikulum 2013 pada siswa.
PENDIDIKAN SEKS BERBASIS KARAKTER SEBAGAI UPAYA MENEKAN KASUS ABORSI DI KALANGAN PELAJAR Made Kurnia Widiastuti Giri
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Kasus beredarnya video pornografi yang diperankan oleh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada bulan Oktober tahun 2013 seyogyanya menjadi bahan refleksi bagi guru, orang tua, siswa, pemerintah dan kalangan akademis. Perilaku seks bebas merupakan awal dari padatnya masalah kesehatan reproduksi di kalangan remaja, salah satunya adalah maraknya kasus aborsi yang tidak terlaporkan dan tercatat karena tidak memiliki legalitas. Kebijakan pemerintah melarang siswa yang sudah menikah untuk melanjutkan sekolah dan kekukuhan orang tua menilai pendidikan seks adalah hal yang tabu untuk diketahui menjadikan aborsi ilegal merebak sebagai kasus fenomena gunung es di Indonesia.  Mencermati kurikulum 2013 yang ditujukan kepada siswa SMP dan Sekolah Menengah Atas (SMA), pendidikan karakter perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) termasuk pendidikan tentang bahaya seks bebas telah dimuat dalam mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan (penjasorkes). Urgensi upaya menekan angka aborsi terselubung di kalangan remaja dilaksanakan salah satunya dengan pendidikan seks berbasis karakter PHBS di sekolah yang semestinya terangkum dalam rangkaian pendidikan moral yang dimuat dalam agama, pengetahuan kesehatan reproduksi dari ilmu pengetahuan alam, kemampuan berkomunikasi dengan teman sebaya dari bahasa serta pengetahuan PHBS dari penjasorkes misalnya. Pendidikan seks secara holistik dan terpadu tersebut menjadikan pengetahuan seks yang diperoleh siswa dapat tersusun dari berbagai visi keilmuan akan menghantarkan siswa menghindari tindakan aborsi sebagai salah satu resiko dari perilaku seks bebas.
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI I Nengah Subiakta .; Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS .; dr. Made Kurnia Widiastuti Giri, S.Ked .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola voli melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together pada siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Kintamani Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Kintamani berjumlah 35 orang, terdiri dari 19 orang putra dan 16 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar passing bola voli pada observasi awal 5,6 (cukup aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 6,48 (cukup aktif) dan 8,27 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar passing bola voli dari observasi awal sebesar 67,70% (cukup baik), pada siklus I 79,39% (baik) dan 81,42% ( baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together pada siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Kintamani tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : NHT, aktivitas, hasil belajar, passing bola voli. This study aims to improve the activity and learning outcomes volleyball passing through the implementation of cooperative learning model numbered heads together on the first eighth grade students of SMP Negeri 1 Kintamani This research is a class act that is teacher as researcher . Conducted in two cycles consisting of stages of planning , action , observation / evaluation and reflection . Subjects were eighth grade students of SMP Negeri 1 Kintamani I numbered 35 people , consisting of 19 sons and 16 daughters . Data were analyzed using descriptive statistics .Based on the analysis of data for studying the activity of volleyball passing the initial observation 5.6 (quite active), and the first cycle increased to 6.48 (moderately active) and 8.27 (active) in the second cycle . While the percentage passing volleyball learning outcomes of preliminary observations by 67.70 % (good enough), 79.39 % in the first cycle (good) and 81.42 % (excellent) on the second cycle. Based on the analysis of data and discussion is concluded that the activity and learning outcomes passing volleyball improved through the implementation of cooperative learning model numbered heads together on the first eighth grade students of SMP Negeri 1 Kintamani academic year 2013/2014 .keyword : NHT, activities, learning outcomes, passing volleyball.
IMPLEMENTASI KOOPERATIF TPS MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI Putu Erwan Prastyawan .; Prof. Dr. I Wayan Rai, MS .; dr. Made Kurnia Widiastuti Giri, S.Ked .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (bawah dan atas) melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 3 Sukasada tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII C SMP Negeri 3 Sukasada berjumlah 19 orang, terdiri dari 11 siswa putra dan 8 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar teknik dasar passing (bawah dan atas) bola voli pada observasi awal secara klasikal sebesar 6,33% (cukup aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 7,73% ( aktif) dan 8% (sangat aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar teknik dasar passing (bawah dan atas) bola voli pada observasi awal secara klasikal sebesar 31,58% ( kurang aktif), pada siklus I 73,68% (cukup aktif) dan 94,74% (sangat aktif) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing (bawah dan atas ) bola voli siswa meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 3 Sukasada Tahun Pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : Kooperatif TPS, aktivitas, hasil belajar, bola voli The purpose of this study is for increasing the learning activity and the result study of volleyball passing technique (under passing and over passing) trough implementation of cooperative learning named Think Pair Share (TPS) which is applied for the VIII C students of SMP Negeri 3 Sukasada in the academic year of 2013/2014. This study is a classroom action research where the researcher is the teacher himself. This study conducted using 2 cycles consist of planning phase, action phase, observation/evaluation phase, and reflection phase. The subject on this study is the VIII C students of SMP Negeri 3 Sukasada with 19 students in a class (11 of them are male students and 8 are female students). The data analysis used in this study is descriptive statistic. Based on the result of data analysis, the students’ learning activity of passing technique (under passing and over passing) classically is 6.33% (adequate) on the first observation, and on the cycle I the students’ learning activity increases into 7.73% (good) and getting better on the cycle II that is 8% (very good). Meanwhile, the percentage of learning result basic technique of passing (under passing and over passing) on the first observation classically is 31.58% (bad), then on the cycle I it increases into 73.68% (adequate) and become 94.74% (very good) on the cycle II. According to the result and the discussion, it can be concluded that the students’ learning activity and the learning result of passing basic technique (under passing and over passing) increases trough the implementation of cooperative learning model named Think Pair Share (TPS) for 8C students of SMP Negeri 3 Sukasada in the academic year of 2013/2014. It is recommended for the teacher to use this cooperative learning model, because Think Pair Share is very effective in order to increase the students’ learning activity and the students result study. keyword : Cooperative TPS, activities, learning outcomes, volleyball
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TPS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA BASKET Gede Ermawan .; Drs. I Made Danu Budhiarta,M Pd. .; dr. Made Kurnia Widiastuti Giri, S.Ked .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar passing bola basket melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share pada siswa kelas VIII D SMP Negeri 7 Singaraja. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII D SMP Negeri 7 Singaraja berjumlah 21, terdiri dari 10 orang putra dan 11 orang putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar passing bola basket pada observasi awal 5,42 (cukup aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 6,14 (cukup aktif) dan 8,5 (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar passing bola basket dari observasi awal sebesar 62,84 (kurang baik), pada siklus I 77,23% (cukup baik) dan 86,76% ( baik) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar passing bola basket meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share pada siswa kelas VIII D SMP Negeri 7 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : kooperatif, aktivitas, hasil belajar, bolabasket. This research aimed at increasing the activity and students’ ability in basketball passing through Think Pair Share as cooperative method at D class of eight grade at SMP 7 Singaraja. This research was an classroom action based research with teacher as a researcher. This was held in 2 cycles that were consist of planning stage, action stage, observation stage and reflection stage. The subject of this study was students of D class of eight grade at SMPN 7 Singaraja and consisted of 21 students. There were 10 male students and 11 female students. The analysis data used was descriptive statistic. Based on the result of analysis for activity in studying basketball passing, at the beginning observation the result was 5.42 (active enogh) and at the first cycle the result increased, that became 6.14 (active enough) and 8.5 (active) at the second cycle. Whereas, precentage of study result in basketball passing from the beginning observation was 62.84 % (less good), at the first cycle was 77.23% (good enough) and 86.76 % (good) at the second cycle.Based on the data analysis and discussion , it was concluded that activity and result of studying basketball passing increased through the implementation of Think Pair Share as cooperative learning at D class of the eight grade students of SMPN 7 Singaraja in academic year 2012/2014.keyword : cooperative, activity, basketball, study result.
IMPLEMENTASI KOOPERATIF NHT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI I Kadek Putra Wirasantika .; Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS .; dr. Made Kurnia Widiastuti Giri, S.Ked .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik dasar passing bola voli melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII B2 SMP Negeri 6 Singaraja.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu guru sebagai peneliti. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII B2 SMP Negeri 6 Singaraja berjumlah 31, terdiri dari 17 siswa putra dan 14 siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk aktivitas belajar teknik dasar passing bola voli secara klasikal pada observasi awal 4,87% (kurang aktif), dan pada siklus I meningkat menjadi 6,33% (cukup aktif) dan 8,16% (aktif) pada siklus II. Sedangkan persentase hasil belajar teknik dasar passing bola voli dari observasi awal sebesar 35,48% meningkat menjadi 70,97% pada siklus I dan kembali meningkat menjadi 96,78% (Tuntas) pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa teknik dasar passing (passing atas dan passing bawah) bola voli meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII B2 SMP Negeri 6 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes dapat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, karena terbukti efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif , aktivitas, hasil belajar, bola voli This research aimed to improve the activity and learning achievement of volleyball passing basic techniques through the implementation of cooperative learning model of NHT type of students in VII B2 SMP Negeri 6 Singaraja. This research was classroom action research which the teacher as a researcher. It was conducted in two cycles consisting of planning stage, action, observation / evaluation and reflection. Students of class VII B2 SMP Negeri 6 Singaraja was 31 students consisted of 17 male and 14 student was female as a research subjects were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on the data analysis for learning volley ball passing basic techniques in the initial observation had shown was 4,87% (less active) classically. It was increased to 6.33% (sufficiently active) in the first cycle and increased 8.16% (active) in the second cycle. Whereas at the initial of the result learning observation, the percentage of completeness was 35,48%. It was increase about 70,97% in the first cycle and increased about 96.78% in the second cycle. Based on the results of data analysis and the discussion, it was concluded that the activities and learning achievement of the students in learning volley ball passing basic techniques (above passing and below passing) improved through the application of cooperative learning model of NHT type in class VII B2 SMP Negeri 6 Singaraja in academic year 2013/2014. Suggested for physical education teachers (sport) to use cooperative learning model NHT type, because it proved to be effective to enhance the activity and learning achievement of the students.keyword : cooperative learning model, activity, learning achievement, volley ball
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN BELAJAR HEAD STAND DAN SIKAP LILIN SENAM KETANGKASAN Muhamad Fahrizal .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; dr. Made Kurnia Widiastuti Giri, S.Ked .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar head stand dan sikap lilin senam ketangkasan melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD Negeri 3 Kampung Baru tahun pelajaran 2013/2014. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 3 Kampung Baru, yang berjumlah 38 orang terdiri dari 24 orang putra dan 14 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata aktivitas belajar head stand dan sikap lilin senam ketangkasan secara klasikal pada observasi awal 5,28 (cukup aktif), meningkat pada siklus I menjadi 6,24 (cukup aktif), dan meningkat pada siklus II menjadi 8,15 (aktif). Sedangkan hasil belajar secara klasikal pada observasi awal 64,45 (kurang), meningkat pada siklus I menjadi 74,56 (baik), dan meningkat pada siklus II menjadi 80,72 (baik). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar head stand dan sikap lilin senam ketangkasan meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD Negeri 3 Kampung Baru tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru penjasorkes SD Negeri 3 Kampung Baru untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar head stand dan sikap lilin senam ketangkasan siswa.Kata Kunci : STAD, senam ketangkasan This research aims to increase the activities and outcomes of head stand learning and candle position of agility gymnastic through the implementation of STAD cooperative learning model to the students of grade IV of SD Negeri 3 Kampung Baru academic year 2013/2014. The subject of the study are 38 grade IV students consists of 24 male and 14 female. The data were analyzed using descriptive statistic analysis. Based on the result of the study, the mean of head stand and candle position of clasical agility gymnastic learning activities during the initial observation was 5,28 (fairly active), during cycle I was increasing to 6,24 (fairly active), and during cycle II was increasing to 8,15 (active). Meanwhile, the outcomes of clasical learning during the initial observation was 64,45 (poor), during cycle I was increasing to 74,56 (good), and during cycle II was increasing to 80,72 (good). Based on the data analysis and discussion, it can be concluded that the activities and learning outcomes of head stand and candle position of agility gymnastic was increasing by implementing STAD cooperative learning model to the students of grade IV of SD Negeri 3 Kampung Baru academic year 2013/2014. It is suggested for physical education teachers in SD Negeri 3 Kampung Baru to implement the STAD cooperative learning model because it could increase the activities and learning outcomes of head stand and candle position of agility gymnastic of the students.keyword : STAD, agility gymnastic
PENERAPAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH I Nyoman Arsudika .; I Ketut Budaya Astra, S.Pd, M.Or .; dr. Made Kurnia Widiastuti Giri, S.Ked .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2403

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar lompat jauh melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Kubutambahan tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Kubutambahan, berjumlah 32 orang dengan rincian 18 orang siswa putri dan 14 orang siswa putra. Dianalisis data dengan memakai analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa aktivitas belajar lompat jauh pada observasi awal 5,03 (kurang aktif) meningkat sebesar 1,67 dari siklus I menjadi 6,70 (cukup aktif) dan terjadi peningkatan sebesar 1,5 pada siklus II menjadi 8,20 (aktif). Sedangkan ketuntasan hasil belajar lompat jauh pada observasi awal 70,62% (cukup baik) meningkat sebesar 8,71% pada siklus I menjadi 79,33% (baik) dan terjadi peningkatan sebesar 10,67% menjadi 96,87% (sangat baik) pada siklus II. Dari hasil analisis data dan pembahasan menyimpulkan aktivitas dan hasil belajar lompat jauh meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Kubutambahan tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan kepada guru Penjasorkes untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada pembelajaran karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Kata Kunci : kooperatif, STAD, aktivitas, hasil belajar, lompat jauh This research is a class act with the purpose to increase the activity and learning outcomes through the implementation of the long jump STAD cooperative learning model in class XII IPA 1 SMAN 1 Kubutambahan academic year 2013/2014. The experiment was conducted in two cycles. The subjects were students of class XII IPA 1 SMAN 1 Kubutambahan, there are 32 people with the details of 18 students and 14 student daughter's son. Data were analyzed using descriptive statistical analysis. Based on the results of research that studied the activity of the long jump at the initial observation 5.03 (less active) increased by 1.67 from the first cycle to 6.70 (moderately active) and an increase of 1.5 in the second cycle becomes 8.20 (active ). While mastery of learning outcomes in the long jump preliminary observations 70.62% (pretty good) increased by 8.71% in the first cycle to 79.33% (excellent) and an increase of 10.67% to 96.87% (excellent ) in the second cycle. From the analysis of data and discussion conclude the activity and long jump increased learning outcomes through the implementation of STAD cooperative learning model in class XII IPA 1 SMAN 1 Kubutambahan academic year 2013/2014. Penjasorkes recommended to teachers to use STAD cooperative learning model to learning because it can increase activity and learning outcomes.keyword : cooperative, STAD, activities, learning outcomes, long jump
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH Putu Agus Mahendra Nata .; Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS .; dr. Made Kurnia Widiastuti Giri, S.Ked .
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v2i1.2606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dan gaya menggantung melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VIII.10 SMP Negeri 6 Denpasar tahun pelajaran 2013/2014. Dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII.10 SMP Negeri 6 Denpasar tahun pelajaran 2013/2014 berjumlah 49 orang, terdiri dari 36 orang siswa putra dan 13 orang siswa putri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar lompat jauh gaya jongkok dan gaya menggantung secara klasikal sebesar 5,47 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I aktivitas belajar meningkat sebesar 1,79% menjadi 7,26 (aktif) dan meningkat sebesar 1,02% menjadi 8,28 (aktif) pada siklus II. Analisis data hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dan gaya menggantung pada observasi awal secara klasikal sebesar 24,49%, setelah diberi tindakan pada siklus I hasil belajar meningkat sebesar 46,94% menjadi 71,43% dan meningkat sebesar 24,48% menjadi 95,91% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dan gaya menggantung meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe GI pada siswa kelas VIII.10 SMP Negeri 6 Denpasar tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Kooperatif GI, aktivitas, hasil belajar, lompat jauh This research was purposed to increase the activities and learning outcomes of squat long jump and hanging style by implementation of GI cooperative course design to students from SMP Negeri 6 Denpasar, class VIII-10 academic year 2013/2014. It was implemented in two cycles, which are planning stages, acts, observation/evaluation and reflection. Here, the research subjects are the students academic year 2013/2014 class VIII-10 from SMP Negeri 6 Denpasar. This class has 49 persons in total, consisted of 36 boys and 13 girls. The data was analyzed by using descriptive statistical. Classically, the analyzing results preliminary observation of squat long jump and hanging style is 5,4 (moderately active), after they have been given some acts through the first cycle, learning activities get raised up 1,79% become 7,26% (active) and it has also shown an enhancement through the second cycles. It gets raised up 1,02% become 8,28% (active). Classically, the analyzing results of learning squat long jump and hanging style outcomes at the beginning of the observation is 24,49%, after they have been given some acts through the first cycle, the learning outcomes get raised up 46,94% become 71,43% and it has also shown an enhancement through the second cycles. It gets raised up 24,48% become 95,91%. Based on the data results and the discussion, it can be concluded that the activities and learning outcomes of squat long jump and hanging style are increased by implementation of GI cooperative course design that applies to the students from SMP Negeri 6 Denpasar academic year 2013/2014.keyword : Cooperative GI, activities, learning outcomes, long jump
Co-Authors ., Luh Putu Dwi Ariesta ., Ni Kadek Ayu Herlina Santika Putri Adnyana Putra Artanayasa, Wayan Arya Nugraha Aurelia Zeva Koespradhanty Bagaskara, Afrizal Bagus Firmansyah Bagus Firmansyah, Bagus Bintang Leonarda, Rosmaria Dewa Ayu Aryantika Anggraeni Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewa Gede Putra Mahayana Dharmapala, Ekanova Drs. I Made Danu Budhiarta,M Pd. . Febryanti, Made Devina Gede Ermawan . I Gede Angga Wiantara . I Gede Ramadhita Rahajeng Jelantik I Gst Lanang Agung Parwata I Kadek Putra Wirasantika . I Komang Gunawan Landra I Nengah Subiakta . I Nyoman Arsudika . I Nyoman Kanca I Putu Panca Adi I Putu Sucipta . I Putu Wisna Ariawan I Wayan Lasmawan I Wayan Muderawan I Wayan Repiyasa . I Wayan Suja Indra Dwisaputra Indra, Ketut Janendra, Putu Sathiya Adi Jayanti. P, Ni Made Laksmi Devi Julieta, Ni Putu Narithya Kadek Delvia Riska Pratiwi Kadek Edy Sukarma Kadek Indira Maheswari Kadek Intan Arta Sarita Kadek Listia Prasetya Dewi Ketut Indra Purnomo Komang Hendra Setiawan Kumaratungga, I Made Pracheta Luh Putu Dwi Ariesta . M.Or S.Pd I Ketut Budaya Astra . Made Bayu Permasutha Made Bayu Permasutha Made Budiawan Made Kusuma Wijaya Made Suadnyani Pasek Made Suadnyani Pasek Mahayana, Dewa Gede Putra Maheswari, Kadek Indira MS Prof. Dr. I Wayan Rai . Muhamad Fahrizal . Negara, I Komang Aditya Ni Kadek Ayu Herlina Santika Putri . Ni Luh Putu Pranena Sastri Ni Luh Putu Pranena Sastri, Ni Luh Putu Pranena Ni Nyoman Ayu Trisna Anggarini Ni Putu Ayu Daneswari Dewi Ni Putu Dewi Sri Wahyuni Nyoman Ratih Widya Sari Oka Udrayana Pasala, Metamalik Pradnyadewi, Ni Putu Cempaka Pradnyadewi Pramesti, Komang Kirana Ardhia Pratistha, Putu Stithaprajna Prof. Dr. I Wayan Rai, MS . Putra , Adnyana Putri, Komang Della Pramita Putu Agus Mahendra Nata . Putu Erwan Prastyawan . Putu Sathiya Adi Janendra Rahmadewi, Made Ayu Rahayu Agastyane Rahmayani, Irma Rifandi Rifandi Rifandi, Rifandi Sarita, Kadek intan Arta Shivananda Vidyana Puja, I Gede Sukarma, Kadek Edy Tammubua, Jerroll Septian Tresnadinata, I Made Lingga Wahjoedi Wahjoedi Wahjoedi Widnyana, I Komang Tri Yasa Wiguna, Nyoman Intan Permatahati Wijaya, Made Kusuma Wilwadana, I Putu Dimasatya