Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Journal of Education Research

Model Bimbingan Kelompok dengan Menggunakan Metode Diskusi untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar Peserta Didik Nursilviani, Nursilviani; Kasih, Fitria; Kardo, Rici
Journal of Education Research Vol. 2 No. 4 (2021): December 2021
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.765 KB) | DOI: 10.37985/jer.v2i4.62

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kejenuhan belajar peserta didik dan masih adanya guru Bimbingan Konseling yang belum menggunakan metode yang bervariasi dalam melaksanakan bimbingan kelompok. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan: 1). Profil kejenuhan belajar peserta didik, 2). Pelaksanaan bimbingan kelompok oleh guru BK mengunakan metode diskusi, 3). Model rancangan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode diskusi untuk mengurangi kejenuhan belajar peserta didik.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mixed method. Teknik pengambilan sample menggunakan purposive sampling dengan 33 partisipan. Sedangkan penelitian kualitatif, informan kunci penelitian yaitu 1 Guru Bimbingan Konseling  kelas XI IPS 1 dan 2 orang informan tambahan . Instrumen yang di gunakan yaitu angket dan pedoman wawancara. Teknik analisis yang digunakan dalam pengolahan data menggunakan presentase. Untuk analisis data kualitatif  melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil  penelitian tentang kejenuhan belajar peserta didik kelas XI IPS 1 di SMAN 1 VII Koto Sungai Sarik dilihat dari: 1) Secara umum profil kejenuhan belajar peserta didik pada kategori rendah. 2) Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi kejenuhan belajar peserta didik yang dilakukan guru bimbingan dan konseling belum memberikan hasil yang maksimal  karena belum menggunakan metode-metode yang bervariasi. 3) Model  ditemukan bahwa masih adanya peserta didik yang mengalami kejenuhan belajar dan pelaksanaan bimbingan kelompok masih belum bervariasi.  Model rancangan layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi kejenuhan belajar peserta didik. Dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: kejenuhan belajar peserta didik berada kategori rendah dan belum berada pada kategori sangat tinggi.
Model Bimbingan Kelompok dalam Menggunakan Metode Role Playing untuk Mengurangi Kecemasan Berkomunikasi pada Peserta Didik Anggrawati, Dina; Kasih, Fitria
Journal of Education Research Vol. 2 No. 4 (2021): December 2021
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.951 KB) | DOI: 10.37985/jer.v2i4.64

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kecemasan berkomunikasi peserta didik yang belum tercapai dan ada Guru Bimbingan Koseling belum menggunakan metode bervariasi dalam melaksanakan bimbingan kelompok. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan: a).Profil tingkat kecemasan berkomunikasi peserta didik, b).Pelaksanaan bimbingan kelompok oleh guru BK mengunakan metode role playing. c).Model rancangan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode role playing dalam membantu mengurangi tingkat kecemasan berkomunikasi peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mixed method.Populasi penelitian saya 30 peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling dengan 30 partisipan instrumen yang digunakan yaitu angket dan wawancara  sedangkan untuk analisis data menggunakan presentase dan reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian tentang Kecemasan Berkomunikasi peserta didik XI MIPA  SMA PGRI 2 Padang dilihat dari: 1)Secara umum profil  keterampilan komunikasi  peserta didik pada kategori cukup tinggi 2) Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dalam mengurangi kecemasan berkomunikasi peserta didik yang dilakukan guru BK belum memberikan hasil yang maksimal karena selama ini guru Bk kurang memberikan metode-metode yang bervariasi.3)Model rancangan layanan bimbingan kelompok dalam membantu mengurangi kecemasan berkomunikasi. dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: kecemasan berkomunikasi peserta didik berada pada kategori cukup tinggi dan belum berada pada kategori sangat rendah.
Model Bimbingan Kelompok dengan Menggunakan Metode Diskusi untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar Peserta Didik Nursilviani, Nursilviani; Kasih, Fitria; Kardo, Rici
Journal of Education Research Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v2i4.62

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kejenuhan belajar peserta didik dan masih adanya guru Bimbingan Konseling yang belum menggunakan metode yang bervariasi dalam melaksanakan bimbingan kelompok. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan: Profil kejenuhan belajar peserta didik,  Pelaksanaan bimbingan kelompok oleh guru BK mengunakan metode diskusi, Model rancangan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode diskusi untuk mengurangi kejenuhan belajar peserta didik.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mixed method. Teknik pengambilan sample menggunakan purposive sampling dengan tiga puluh tiga partisipan. Sedangkan penelitian kualitatif, informan kunci penelitian yaitu satu Guru Bimbingan Konseling  kelas XI IPS satu dan dua orang informan tambahan . Instrumen yang di gunakan yaitu angket dan pedoman wawancara. Teknik analisis yang digunakan dalam pengolahan data menggunakan presentase. Untuk analisis data kualitatif  melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil  penelitian tentang kejenuhan belajar peserta didik kelas XI IPS satu di SMAN satu VII Koto Sungai Sarik dilihat dari: Secara umum profil kejenuhan belajar peserta didik pada kategori rendah. Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi kejenuhan belajar peserta didik yang dilakukan guru bimbingan dan konseling belum memberikan hasil yang maksimal karena belum menggunakan metode-metode yang bervariasi.  Model  ditemukan bahwa masih adanya peserta didik yang mengalami kejenuhan belajar dan pelaksanaan bimbingan kelompok masih belum bervariasi. Model rancangan layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi kejenuhan belajar peserta didik. Dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: kejenuhan belajar peserta didik berada kategori rendah dan belum berada pada kategori sangat tinggi.
Model Bimbingan Kelompok dalam Menggunakan Metode Role Playing untuk Mengurangi Kecemasan Berkomunikasi pada Peserta Didik Anggrawati, Dina; Kasih, Fitria
Journal of Education Research Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v2i4.64

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kecemasan berkomunikasi peserta didik yang belum tercapai dan ada Guru Bimbingan Koseling belum menggunakan metode bervariasi dalam melaksanakan bimbingan kelompok. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan: Profil tingkat kecemasan berkomunikasi peserta didik, Pelaksanaan bimbingan kelompok oleh guru BK mengunakan metode role playing. Model rancangan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode role playing dalam membantu mengurangi tingkat kecemasan berkomunikasi peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mixed method.Populasi penelitian saya tiga puluh peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling dengantiga puluh partisipan instrumen yang digunakan yaitu angket dan wawancara  sedangkan untuk analisis data menggunakan presentase dan reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian tentang Kecemasan Berkomunikasi peserta didik XI MIPA  SMA PGRI 2 Padang dilihat dari:  Secara umum profil  keterampilan komunikasi peserta didik pada kategori cukup tinggi, Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dalam mengurangi kecemasan berkomunikasi peserta didik yang dilakukan guru BK belum memberikan hasil yang maksimal karena selama ini guru Bk kurang memberikan metode-metode yang bervariasi. Model rancangan layanan bimbingan kelompok dalam membantu mengurangi kecemasan berkomunikasi. dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: kecemasan berkomunikasi peserta didik berada pada kategori cukup tinggi dan belum berada pada kategori sangat rendah.
Model Bimbingan Kelompok dengan Menggunakan Metode Diskusi untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar Peserta Didik Nursilviani, Nursilviani; Kasih, Fitria; Kardo, Rici
Journal of Education Research Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v2i4.62

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kejenuhan belajar peserta didik dan masih adanya guru Bimbingan Konseling yang belum menggunakan metode yang bervariasi dalam melaksanakan bimbingan kelompok. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan: Profil kejenuhan belajar peserta didik,  Pelaksanaan bimbingan kelompok oleh guru BK mengunakan metode diskusi, Model rancangan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode diskusi untuk mengurangi kejenuhan belajar peserta didik.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mixed method. Teknik pengambilan sample menggunakan purposive sampling dengan tiga puluh tiga partisipan. Sedangkan penelitian kualitatif, informan kunci penelitian yaitu satu Guru Bimbingan Konseling  kelas XI IPS satu dan dua orang informan tambahan . Instrumen yang di gunakan yaitu angket dan pedoman wawancara. Teknik analisis yang digunakan dalam pengolahan data menggunakan presentase. Untuk analisis data kualitatif  melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil  penelitian tentang kejenuhan belajar peserta didik kelas XI IPS satu di SMAN satu VII Koto Sungai Sarik dilihat dari: Secara umum profil kejenuhan belajar peserta didik pada kategori rendah. Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi kejenuhan belajar peserta didik yang dilakukan guru bimbingan dan konseling belum memberikan hasil yang maksimal karena belum menggunakan metode-metode yang bervariasi.  Model  ditemukan bahwa masih adanya peserta didik yang mengalami kejenuhan belajar dan pelaksanaan bimbingan kelompok masih belum bervariasi. Model rancangan layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi kejenuhan belajar peserta didik. Dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: kejenuhan belajar peserta didik berada kategori rendah dan belum berada pada kategori sangat tinggi.
Model Bimbingan Kelompok dalam Menggunakan Metode Role Playing untuk Mengurangi Kecemasan Berkomunikasi pada Peserta Didik Anggrawati, Dina; Kasih, Fitria
Journal of Education Research Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v2i4.64

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kecemasan berkomunikasi peserta didik yang belum tercapai dan ada Guru Bimbingan Koseling belum menggunakan metode bervariasi dalam melaksanakan bimbingan kelompok. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan: Profil tingkat kecemasan berkomunikasi peserta didik, Pelaksanaan bimbingan kelompok oleh guru BK mengunakan metode role playing. Model rancangan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan metode role playing dalam membantu mengurangi tingkat kecemasan berkomunikasi peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan mixed method.Populasi penelitian saya tiga puluh peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling dengantiga puluh partisipan instrumen yang digunakan yaitu angket dan wawancara  sedangkan untuk analisis data menggunakan presentase dan reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian tentang Kecemasan Berkomunikasi peserta didik XI MIPA  SMA PGRI 2 Padang dilihat dari:  Secara umum profil  keterampilan komunikasi peserta didik pada kategori cukup tinggi, Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dalam mengurangi kecemasan berkomunikasi peserta didik yang dilakukan guru BK belum memberikan hasil yang maksimal karena selama ini guru Bk kurang memberikan metode-metode yang bervariasi. Model rancangan layanan bimbingan kelompok dalam membantu mengurangi kecemasan berkomunikasi. dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: kecemasan berkomunikasi peserta didik berada pada kategori cukup tinggi dan belum berada pada kategori sangat rendah.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abda Abda Afrizal Sano Ahmad Yazid Ahmad Zaini Alfaiz Alfaiz Anggrawati, Dina Anisa Syaputri Ari Wibowo Asmaneli Asmaneli Aughnini Aughnini Bayu Marsha. Ds Charnova, Gevina DAFIT SATRIA Dapit Pernalis Dedi Efendi Dedi Miswar Dedi Pinalusa Delza Anggilia Alista Deni Okto Nengsi Deni Yuliandri Desi Arpa Desri Afriani DEWI RAHMAWATI Diana Diana Dina Anggrawati Dola, Nofia Don Toni Suardi Dwi Putri, Besti Nora EFATRICIA NIATI Effendi, Cut Riska Eka Puspita Sari Eka Sefputri Elia Desnita Elmayyeti Elmayyeti Elvi Susanti Endang Susanti Erlina Wilda Ezhiana Faika Hazwary Fadil Eka Putra Fara Dilla Sandi Fauzan . Febrina Widya Pramuti Fidha Riyani Fifi Yasmi Firsal Firsal Fitri Yumilda Gusneli Gusneli Gustia Manasari Hamida Hamida Handoko Handoko Hariyati Anggraini, Wahyu Helga Riantika Sari Helma Helma Hendri Fadrizal Hengki Yandri Ida Ayu Putu Sri Widnyani Idrawati Idrawati Ika Ramayani Indra Priono Iponofita Yani Ira Maisyara. S Jarudin Jarudin jarudin, Jarudin Jefri Sardika Putra KIKI WULANDARI Laeli Susanti Lasma Farida Lina Karlina Lina Nofriani Lusi Trisnawati Luzi Ratnasari Maifitra Maifitra Marisa Nanda May Syarah Ratuloli Mayang, Sri Mela Yunita Melda Fauziah Meta Wahyuni Meylani Rena Agustin Miya Lhofita Sari Mona Elya Musda Rukmana Melka Nadia Pratiwi Natalia Fahmaidani Naufil Haumi Nefri Yanra Nelfayanti Nelfayanti Nilil Khairiyah Nofridawati Nofridawati Nofrita Nofrita Nola Karmila Sari Novia Susana Novia Vandini Novita Ratna Sari Novita Sari Nursilviani, Nursilviani Nurul Rahmahdani Oknilia Ervin Oktavia, Anisa Oseli, Lora Panji Jeras Pirjayanti, Vizia Pirman Hamidi Priska Mariana Simamora Putra, Fuaddillah Putri Ningsih, Ranti Putri, Irma Firnanda Rafiqal Sadli Rahma Wira Nita Rahmi Syafrianis Randi Oktaviano Ratih Susanti Resci Nova Linda Reski Puspita Sari Ria Witri Astuti Rici Kardo, Rici Rina Alfiani Rini Oktarina Rini Septiani Yunas Rintan Dwina Putri Rismailia Sari Rita Novita Safitri Safitri Safitri, Wellya Salsabilla, Aulia Nur Sani, Hannysa Okta Fiyah Santa Maria Sefriani Sefriani Septya Suarja, Septya Sri Mulyanti Sri Rati Afdiwahyuni Sriwahyuni Deswita Suryadi, Suryadi Syavira Trilis Tiyaningsih Triyono Triyono Triyono, Triyono Usman, Citra Imelda Utami, Sandia Velia Nesis Chia Wae, Rahmawati Wahyuni Tiara Musfi Wati, Rifda Kurnia Weni Yulastri Wilda Yanita Winda Rahayu Winnie, Cantika Meria Yelni Susri Yelvi Monasari Yetrina Dewi Yopirizal Yopirizal Yulia Musnika Yulinar Yulinar Yusnetti Yusnetti Zulbaida Zulbaida Zulkfli Zulkfli