Claim Missing Document
Check
Articles

Kondisi Terumbu Karang di Perairan Pulau Mapur pada Kawasan Konservasi Perairan di Wilayah Timur Pulau Bintan, Kepulauan Riau Kurniawan, Rika; Thamrin, Thamrin; Nofrizal, Nofrizal; Siregar, Yusni Ikhwan; Apdillah, Doni; Zulfikar, Andi
SIMBIOSA Vol 13, No 1 (2024): SIMBIOSA
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/simbiosa.v13i1.6822

Abstract

Terumbu karang di Bintan tidak hanya menjadi habitat penting bagi berbagai spesies laut, tetapi juga mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir. Namun, ekosistem ini menghadapi tekanan yang semakin besar akibat perubahan iklim, polusi, dan aktivitas manusia, yang mengancam keberlanjutannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi terumbu karang di Kawasan Konservasi Pulau Mapur. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2024 di 5 stasiun pengamatan dengan menggunakan metode Underwater Photo Transect (UPT) untuk memperoleh data persentase tutupan karang hidup. Hasil analisis menggunakan aplikasi Coral Point Count with Excel Extension (CPCe) menunjukkan bahwa persentase tutupan karang keras di kawasan ini bervariasi dari kondisi rusak hingga sangat baik, dengan nilai berkisar antara 7,07% hingga 77,93%. Rata-rata persentase tutupan karang hidup di seluruh stasiun adalah 52,06%, yang dikategorikan sebagai "Baik". Stasiun pengamatan dengan kategori terumbu karang "Baik" dan "Sangat Baik" berjumlah 5 stasiun, sementara tiga stasiun menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan dengan persentase karang hidup yang sangat rendah. Studi ini menegaskan pentingnya perlindungan ekosistem terumbu karang di Kawasan KonservasiPulau Mapur untuk menjaga keseimbangan ekologis dan keberlanjutan sumber daya laut, serta mendukung upaya konservasi dan pengelolaan berkelanjutan di wilayah tersebut.
Heavy Metal Content in Sediment and Hora Shell (Cerithidea obtusa) in Panipahan Waters, Rokan Hilir, Riau Indra Wariski; Yusni Ikhwan Siregar; Bintal Amin
Jurnal Natur Indonesia Vol. 19 No. 2 (2021): October
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

This research was carried out in March 2021 to analyze the heavy metal content of Pb and Cu in the sediment and flesh of the horn shell (Cerithidea obtusa). Sediment samples and horn shells were taken from the coastal waters of Panipahan, Panipahan Village, and Teluk Pulai Village, Rokan Hilir Regency, Riau Province. The method used in this research is a survey method. Sampling was determined by using purposive sampling at three different stations. The results of this study showed that the metal content of Pb and Cu was highest in sediments around residential areas (44.7150 g/g and 104.4200 g/g), while the horn shell was found in areas far from anthropogenic activities (2.4717 g/g and 8.6617 g/g). Differences in the metal content of Pb and Cu in the sediments were found between stations, while for horn shells there was no difference between stations. The metal content of Pb in the sediment did not show a significant effect (F < 0.05) Pb content in horn shells, as well as Cu. The results of the calculation of the PTWI (Provisional Tolerable Weekly Intake) value indicated that the horn shell in the waters is acceptable for consumption.
Analisis Kandungan Unsur Hara (C, N, dan P) pada Sedimen Laut di Hutan Mangrove Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau Sefni Hendris; Dessy Yoswaty; Yusni Ikhwan Siregar; Mubarak Mubarak
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 3 (2024): November
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.12.3.p.348-353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan nutrisi karbon (C), nitrogen (N), dan fosfor (P) pada sedimen laut di Hutan Mangrove Kecamatan Bukit Batu, Bengkalis Riau, dengan memfokuskan pada tiga lokasi yang berbeda: Desa Buruk Bakul, Desa Pangkalan Jambi, dan Desa Pakning Asal. Kandungan nutrisi diukur sebagai persentase berat dari total sampel sedimen yang diambil dari setiap lokasi. Sampel diambil dari setiap lokasi dengan menggunakan grab sampler, kemudian dibawa ke Laboratorium Jurusan Ilmu Kelautan untuk dianalisis lebih lanjut; seperti persentase Karbon, Nitrogen, dan Fosfor. Hasil analisis menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam kandungan nutrisi di antara ketiga lokasi tersebut. Di Desa Buruk Bakul, kandungan karbon (%C) mencapai 48,5323%, nitrogen (%N) sebesar 3,2559%, dan fosfor (%P) sebesar 2,014%. Di Desa Pangkalan Jambi, kandungan karbon (%C) tertinggi yang tercatat adalah 54,5084%, dengan kandungan nitrogen (%N) yang lebih rendah yaitu 1,9381% dan kandungan fosfor (%P) yang sangat rendah yaitu 0,1547%. Sementara itu, di Desa Pakning Asal, kandungan karbon (%C) adalah 4,5084%, nitrogen (%N) adalah 2,4826%, dan fosfor (%P) adalah 0,2317%. Penelitian ini menyoroti pentingnya memahami komposisi nutrisi dalam sedimen laut di dalam ekosistem mangrove, yang memiliki implikasi signifikan terhadap kesehatan ekosistem dan fungsi ekologi. Temuan ini dapat digunakan untuk mendukung strategi pengelolaan hutan mangrove yang berkelanjutan di Bengkalis Riau, terutama dalam konteks konservasi sumber daya alam dan adaptasi terhadap perubahan iklim global.
Analisis Perubahan Garis Pantai di Pulau Pagang, Sumatera Barat Kevin Anandika Dwi Putra; Yusni Ikhwan Siregar; Rifardi Rifardi
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 1 (2025): Maret
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.1.p.96-104

Abstract

Garis pantai bersifat dinamik dan berubah menurut waktu. Penyebabnya merupakan faktor hidro-oseanografi (arus dan gelombang) yang mengakibatkan abrasi dan akresi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan garis pantai di Pulau Pagang, Provinsi Sumatera Barat dengan menggunakan DSAS (Digital Shoreline Analysis System) dan pengamatan parameter oseanografi lainnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei. Pengamatan oseanografi dilakukan di setiap stasiun pada bulan Januari 2024. Hasil analisis perubahan garis pantai pulau Pagang selama 30 tahun; 1993-2023 mengalami abrasi sebesar 57 meter dengan laju perubahan 2,6 m/tahun, dan dipengaruhi arus sedang (0,26 - 084 m/detik) dan tinggi gelombang rendah (0,20-0,61 m).  Abrasi terjadi di stasiun 2 dan 4 dengan kategori sedang, dan tinggi. Sementara itu, Perubahan lainnya yatu akresi pada stasiun 1 dan 3, serta terdapat wilayah yang tidak mengalami perubahan secara signifikan atau dalam kondisi stabil
Toxicity of Cadmium (Cd) on Artemia salina Dyonisius Hutauruk; Yusni Ikhwan Siregar; Irvina Nurrachmi
Tropical Marine Enviromental Sciences Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/tromes.2.2.26-29

Abstract

Cd is a non-essential metal and a widespread micropollutant that has physiological effects on aquatic organisms. Cd heavy metal poisoning can be acutely caused by contamination at high doses, while chronic poisoning is generally caused by low levels of contamination and long exposure time. This research was conducted in June 2022 at the Marine Chemistry Laboratory Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau, which aims to determine the value of LC50 (Lethal Concentration) for 24 hours after being given a toxicant in the form of Cd and to determine the level of Cd toxicity in A. salina. The method used in this research is the experimental method with the experimental unit A. salina. The LC50 of Cd on A. salina revealed 11.7109 mg/L. This concentration is capable of causing the death of 50% of the test animals. Furthermore, the water quality in the acute toxicity test, P0 (control), was classified as good to support the life of A. salina, while at P1 (3.13 mg/L) - P5 (50 mg/L), it was classified as polluted
Heavy Metal Content in Sediment and Hora Shell (Cerithidea obtusa) in Panipahan Waters, Rokan Hilir, Riau Indra Wariski; Yusni Ikhwan Siregar; Bintal Amin
Jurnal Natur Indonesia Vol. 19 No. 2 (2021): October
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jnat.19.2.29-36

Abstract

This research was carried out in March 2021 to analyze the heavy metal content of Pb and Cu in the sediment and flesh of the horn shell (Cerithidea obtusa). Sediment samples and horn shells were taken from the coastal waters of Panipahan, Panipahan Village, and Teluk Pulai Village, Rokan Hilir Regency, Riau Province. The method used in this research is a survey method. Sampling was determined by using purposive sampling at three different stations. The results of this study showed that the metal content of Pb and Cu was highest in sediments around residential areas (44.7150 g/g and 104.4200 g/g), while the horn shell was found in areas far from anthropogenic activities (2.4717 g/g and 8.6617 g/g). Differences in the metal content of Pb and Cu in the sediments were found between stations, while for horn shells there was no difference between stations. The metal content of Pb in the sediment did not show a significant effect (F < 0.05) Pb content in horn shells, as well as Cu. The results of the calculation of the PTWI (Provisional Tolerable Weekly Intake) value indicated that the horn shell in the waters is acceptable for consumption.
Analisis Perubahan Garis Pantai di Pulau Pagang, Sumatera Barat Putra, Kevin Anandika Dwi; Siregar, Yusni Ikhwan; Rifardi, Rifardi
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.1.96-104

Abstract

Garis pantai bersifat dinamik dan berubah menurut waktu. Penyebabnya merupakan faktor hidro-oseanografi (arus dan gelombang) yang mengakibatkan abrasi dan akresi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan garis pantai di Pulau Pagang, Provinsi Sumatera Barat dengan menggunakan DSAS (Digital Shoreline Analysis System) dan pengamatan parameter oseanografi lainnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei. Pengamatan oseanografi dilakukan di setiap stasiun pada bulan Januari 2024. Hasil analisis perubahan garis pantai pulau Pagang selama 30 tahun; 1993-2023 mengalami abrasi sebesar 57 meter dengan laju perubahan 2,6 m/tahun, dan dipengaruhi arus sedang (0,26 - 084 m/detik) dan tinggi gelombang rendah (0,20-0,61 m). Abrasi terjadi di stasiun 2 dan 4 dengan kategori sedang, dan tinggi. Sementara itu, Perubahan lainnya yatu akresi pada stasiun 1 dan 3, serta terdapat wilayah yang tidak mengalami perubahan secara signifikan atau dalam kondisi stabil.
Analisis Kandungan Unsur Hara (C, N, dan P) pada Sedimen Laut di Hutan Mangrove Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau Hendris, Sefni; Yoswaty, Dessy; Siregar, Yusni Ikhwan; Zain, Jonny
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 3 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan nutrisi karbon (C), nitrogen (N), dan fosfor (P) pada sedimen laut di Hutan Mangrove Kecamatan Bukit Batu, Bengkalis Riau, dengan memfokuskan pada tiga lokasi yang berbeda: Desa Buruk Bakul, Desa Pangkalan Jambi, dan Desa Pakning Asal. Kandungan nutrisi diukur sebagai persentase berat dari total sampel sedimen yang diambil dari setiap lokasi. Sampel diambil dari setiap lokasi dengan menggunakan grab sampler, kemudian dibawa ke Laboratorium Jurusan Ilmu Kelautan untuk dianalisis lebih lanjut; seperti persentase Karbon, Nitrogen, dan Fosfor. Hasil analisis menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam kandungan nutrisi di antara ketiga lokasi tersebut. Di Desa Buruk Bakul, kandungan karbon (%C) mencapai 48,5323%, nitrogen (%N) sebesar 3,2559%, dan fosfor (%P) sebesar 2,014%. Di Desa Pangkalan Jambi, kandungan karbon (%C) tertinggi yang tercatat adalah 54,5084%, dengan kandungan nitrogen (%N) yang lebih rendah yaitu 1,9381% dan kandungan fosfor (%P) yang sangat rendah yaitu 0,1547%. Sementara itu, di Desa Pakning Asal, kandungan karbon (%C) adalah 4,5084%, nitrogen (%N) adalah 2,4826%, dan fosfor (%P) adalah 0,2317%. Penelitian ini menyoroti pentingnya memahami komposisi nutrisi dalam sedimen laut di dalam ekosistem mangrove, yang memiliki implikasi signifikan terhadap kesehatan ekosistem dan fungsi ekologi. Temuan ini dapat digunakan untuk mendukung strategi pengelolaan hutan mangrove yang berkelanjutan di Bengkalis Riau, terutama dalam konteks konservasi sumber daya alam dan adaptasi terhadap perubahan iklim global.
Estimasi Stok Karbon Tersimpan pada Hutan Mangrove di Muara Sungai Batang Apar Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman Provinsi Sumatera Barat Amanda, Yossie; Mulyadi, Aras; Siregar, Yusni Ikhwan
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2020 di Muara Sungai Batang Apar Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman Provinsi Sumatera Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya densitas, biomassa, stok karbon dan serapan CO2, serta untuk mengetahui hubungan densitas dengan biomassa, stok karbon dan serapan CO2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan analisis sampel dilakukan di Laboratorium Kimia Kelautan Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau. Jumlah rata-rata kerapatan tegakan mangrove di ketiga stasiun penelitian adalah 1.407,41 ind/ha, jumlah rata-rata biomassa mangrove 666,97 ton/ha, jumlah rata-rata stok karbon mangrove 313,52 ton/ha. Rata-rata jumlah cadangan karbon tanah 2.561,90 ton/ha dan jumlah serapan CO2 rata-rata 1.149,56 ton/ha
Pembinaan Masyarakat dalam Mitigasi Abrasi Pantai Berbasiskan Ekosistem Mangrove di Kelurahan Purnama Kota Dumai Efriyeldi, Efriyeldi; Mulyadi, Aras; Siregar, Yusni Ikhwan; Mubarak, Mubarak; Mandar, Agus; Lubis, Abdillah
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.6.2.112-119

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pembinaan masyarakat dalam mitigasi abrasi pantai berbasiskan ekosistem mangrove di Kelurahan Purnama Kota Dumai dilakukan pada bulan Juni s/d Agustus 2024 di Kelurahan Purnama Kecamatan Dumai Barat Kota Dumai. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mitigasi abrasi pantai berbasiskan ekosistem mangrove melalui pembibitan dan penanaman mangrove di Kelurahan Purnama Kota Dumai, khususnya anggota kelompok konservasi Mastalimadu. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah ceramah, tanya jawab, diskusi tentang pentingnya partisipasi masyarakat, fungsi hutan mangrove, khususnya fungsi fisik sebagai pelindung pantai dari abrasi dan cara pembibitan, penanaman bibit mangrove serta penanaman langsung. Untuk mengetahui pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan dilakukan evaluasi dengan meminta peserta mengisi kuisioner sebelum dan setelah kegiatan dilakukan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta sebelum adanya kegiatan pengabdian 100% sudah mengetahui apa itu mangrove. Namun bagaimana mangrove membantu melindungi pantai dari abrasi melalui perakarannya yang kokoh 69% sebelum kegiatan dan meningkat menjadi 92% setelah kegiatan. Sebelum kegiatan pengetahuan peserta terkait bagaimana mangrove membantu mengurangi risiko dari gelombang laut 69% meningkat setelah kegiatan pengabdian menjadi 84%. Demikian juga halnya pertanyaan terkait bagaimana masyarakat dapat membantu pelestarian mangrove, sebanyak 69% sebelum kegiatan mengetahui melalui kegiatan program penanaman mangrove dan mengedukasi masyarakat, meningkat menjadi 100% setelah kegiatan pengabdian. Pemahaman masyarakat tentang dampak kerusakan hutan mangrove terhadap risiko abrasi pantai, meningkat dari 46% sebelum kegiatan menjadi 76% setelah kegiatan.
Co-Authors ', Arfitrah . Zulfan A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Adel Zamri Adelina, Adelina Adiana Sulistianto Afriza, Dinny Afrizal Tanjung Agnesia Jaiyani br Barus Agnesia, Yohana Agung Dhamar Syakti Agus Mandar, Agus Agus Susanto Ahmad Faisal Daulay Ahmad Kurnain ahmad rizal Alfi Puadi Alimah Alimah Alimah, Alimah Almasdi Syahza Alvin Natali Amalia Prafitra Harman Amanda, Yossie Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Ananta, Dio Alif Andi Yusapri Andrew ST OS Andri, Rinda Juni Anhar Anhar Anisaldi Anisaldi Anita, Sofia Anton Akbar Nugraha Antoni Antoni Antonius &#039; Apdillah, Doni Aras Mulyadi Arief Mubyarso Arief Rachman. B Aristya Ardhitama Aritonang, Simon Hasintongan Autika, Yotta Azhari, Febbi Bahruddin Bahruddin Bahtiar Denny Edison Barnes Silitonga Batubara, Ummi Mardhiah Bayhakki Bayhakki Bayhakki Bayhakki Bayu Oktavian Benny Heltonika Bintal Amin Budi Darmawan Cik Mas Edison Claudya, Sonia Glory Dahlia Dahlia Dameria Dameria Dandi Arianto Pelly Dani Ali, Nurhalim Dariono Dariono Dariono, Dariono Dariyatmo Dariyatmo Debby Febriani Dedi Afandi Defri Yoza Deni Efizon Denny Mulianto Dermawan, Ernanda Putra Desi Ariani DESI PURNAMA SARI Desis Tri Yenti Dessy Yoswaty Dessy Yoswaty Devid Joehari Dharma Eka Putra Dianysah, Gusti Dilla Andini Doni Apdillah Dr. Nofrizal, S.Pi, M.Si Dyonisius Hutauruk Edy T S Sihombing Efendi, Musanif Effino Panji Sudewo Efriyeldi, Efriyeldi Eko Hendi Saputra Eko Sutrisno Eko Sutrisno, Eko Elda Nazriati Elfizar, Elfizar Elizal Elizal Elizal Endang Agus Damanhuri Erfana Romauli Lumbantoruan Ernawaty Ernawaty Fabri Putra Nugraha Fadel Fadel Fadli Aulia Fajar Fajar Fajriani Ananda Fakhrurrozi Fakhrurrozi FAUZIYAH Febriana Zulmi Febrina Hanum Feliatra Fepi Yulianti Fika Yulia Rachmah Fitri Agustriani Fitri, Yuliza Fransiska, Dina Fuad, M Anwar Fuadi, Indra Ginting, Daniel Paskah Hadi Sastranegara Hadinoto Hadinoto Hafidawati, Hafidawati Hairussalam, Hairussalam Hari Handika Sektiawan Harianto Harianto Hasdi Yanti HS Helmi Putra Hendra Taufik Heni Pujiastuti Henni Elyati Henni Syawal Herli, Irwan Herli, Irwan Hidayat Pratamasari Hutomo, Ragil Tribhakti I Gusti Ngurah Antaryama Iesje Lukistyowati Imam Pangestiansyah Putra Imran , Imran Imran Imran Indra Wariski Indra Wariski Irfan Yunus Irvina Nurachmi irvina Nurachmi Irwandy Syofyan Isjoni Isjoni Islami, Muhammad Dinul Isnaini Jhon Edward Jhon Prengky Jimmy Copriady Johanes Hutagaol Joneri, Romi Jonny Zain Juandi Juandi Karnila, Rahman Karnila Kevin Anandika Dwi Putra Khawarizmi, Dannes M. Khotimah, Nadila Nur Kurniawan, Rika Laura Dameshita Silalahi Lee, Seung Hun Lilis Kurnia Lilis Kurnia Lita Febriani Lubis, Abdillah Lysbetti Marpaung, Noveri M. Delpopi M. Imran Sinaga Maliki Maliki Manalu, Govinda Hendra Marpauang, EkoRinaldi Maulana Hardi Melki Meuthia Pangerani Miduk Tampubolon Mirna Ilza Miswadi Miswadi Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Muhammad Arif Fahrurozi Muhammad Fahrul Mulyadi Mulyadi Musrifin Galib Nabila, Amelia Nafril Yuzen Nawari Nawari Nawari Neni Ristiani Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Nofrizal Noprianda, Renza Novi Permata Sari Nugrahani Trie Ryzzky Nurafni, Melia Nurrahmi, Febi Nursyirwani, Nursyirwani Nurul Abdiah Nasution Oktama R, Dhea Oktavia Dewi Oktavia Dewi, Oktavia Olfa Riyana Prastya Bayu Afrian Purnama, Indra Dwi Putra Putra, Kevin Anandika Dwi Putri Kalbina Rahmadi Rahmadi Rahmadi Rahmadi Ramses Ramses Firdaus, Ramses Ramses Ramses Rasoel Hamidy Razai, Tengku Said Redho Yoga Nugroho Ridwan Manda Putra Rifardi Rika Kurniawan Rika Kurniawan Rika Kurniawan Rinaldo, Rinaldo Rinaldo, Rinaldo Riris Aryawati Risna Nofriani Ritonga, Agnesia Rivaldi Ananda Dwi Putra Roito, Martin Romi Joneri Rommie Jhonerie Ronal Yuriza Fithra Rosma, Iswadi Hasyim Rosyidin, Hidayatul Rozirwan . Salsabilla, Dila Azzahra Sania Glory Claudya Sanya Gautami Saputra, Muhammad Nasrul Septian Julifar Silaban, Tulus Gandra Saputra Siti Zahrah Siti Zahrah Situmorang, Nesi Silvia Sofia Anita Sofyan Husein Siregar Sri Indarti Sukendi Sukendi Sukendi Sukendi Sumanti, Susi Suwondo Suwondo Suyanto Suyanto Syafriansyah, Syafriansyah Syafruddin Nasution Syahril Nedi Syahril Syahril Syahril Syahril SYAIFUL BAHRI Syaiful Ramadhan Harahap Syarwandi David T. Edy Sabli Tengku Nurhidayah Thamrin Thamrin &#039; Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Tyas Handayani Uju Doi Sibarani Verid Aria Susammesin, Verid Aria Viktor Amrifo Viktor Amrivo Vivi Indriani Vivin Seygita Vivin Seygita, Vivin Wariski, Indra Wike Ayu Eka Putri Wirawan, Bayu Andrianto Yana, Tesya Desi Yani, Indah Novi Yanti Dasrita Yanti Dasrita, Yanti Yetti Elfina Yossie Amanda Yuhanda, Sabina Dwi Yulindra, Ade Yuwanda Ilham Zahtamal Zahtamal Zulfahmi, Sayid Zulfan Saam Zulfan Saam Zulfan Saam Zulfan Saam Zulfan Saam Zulfikar, Andi Zulhendri Zulhendri Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnaini Zulkarnaini Zulkifli Zulkifli