p-Index From 2021 - 2026
13.663
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Publikasi Pendidikan Journal of Education and Learning (EduLearn) Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Profesi Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan AL ISHLAH Jurnal Pendidikan EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar BERDIKARI : Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Jurnal SOLMA Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Technomedia Journal Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Paedagogia: Jurnal Pendidikan Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) FONDATIA Jurnal Abdimasa Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Educatif: Journal of Education Research Cendekiawan Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Buletin KKN Pendidikan Journal of Research and Educational Research Evaluation Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) Didaktika: Jurnal Kependidikan jurnal dikdas bantara Inovasi Kurikulum Journal of Integrated Elementary Education Journal of Education Research Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Jurnal Basicedu Prosiding University Research Colloquium Jurnal Keilmuan dan Keislaman Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Educatif: Journal of Education Research International Conference on Education for All Jurnal Elementaria Edukasia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Guru dalam Pendidikan Karakter Toleran-si bagi Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi Fayza, Aulia Maulida; Amalia, Nur; Utami, Ratnasari Dyah; Purnomo, Eko; Maulana, Mahesa
Buletin KKN Pendidikan Vol. 6, No. 1, Juni 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v6i1.23653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru di sekolah dalam menanamkan karakter toleransi dalam pembelajaran kepada peserta didik di sekolah inklusi dengan adanya ABK di kelas serta untuk menguraikan dampak dari penguatan karakter toleransi setelah pengimplementasian pendidikan karakter toleransi bagi anak normal. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif induktif. Subjek penelitian yaitu kepala sekolah, guru kelas, guru, guru pendamping kelas serta siswa. Pengumpulan data penelitian menggunakan wawancara kepala sekolah dan guru, observasi siswa dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pengimplementasian penanaman karakter toleransi merujuk pada kurikulum Dinas Pendidikan, Ismuba Sekolah Alam. Penerapan ini diintegrasikan baik di dalam maupun di luar pembelajaran dalam bentuk kebiasaan sehari-hari.  (2) Siswa menunjukkan sikap menyayangi, menghargai, serta menghormati terhadap perbedaan yang artinya telah terjadi keberhasilan dalam implementasi penanaman pendidikan karakter toleransi yang dilakukan guru.
Penguatan Pendidikan Etika dan Karakter Peduli Lingkungan Sosial Budaya di SMP Muhammadiyah 10 Matesih, Karanganyar Ratih, Koesoemo; Utami, Ratnasari Dyah; Fuadi, Djalal; Mulyasih, Sri; Febriani, Dinar; Asmara, Sampdoria Fajar; Aprilianti, Diana Riza; Rianti, Arum Wahyu; Santiana, Dewi; Rahmawati, Heni; Adlina, Livya Mora; Rosyidi, Bastian; Hidayat, Muhammad Taufik
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i1.10770

Abstract

Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menumbuhkan dan memberikan penguatan  kepedulian guru dan siswa di SMP Muhammadiyah 10 Matesih Karanganyar terhadap lingkungan sosial-budaya sekolah dalam pendidikan etika dan karakter di era komunikasi global sekarang ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan guru dan siswa berjumlah 34 siswa yang ada di SMP Muhammadiyah 10 Matesih yang diawali dengan pengamatan terlibat aktif, wawancara mendalam secara langsung dilanjutkan dengan teknik Partisipatory Rural Appraisal kepada guru dan siswa di SMP Muhammadiyah 10 Matesih. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa dengan adanya pendidikan etika dan karakter peduli lingkungan siswa yang ada di SMP Muhammadiyah 10 Matesih lebih menanggapi akan pentingnya lingkungan yang bersih, serta siswa di SMP Muhammadiyah 10 Matesih telah dapat memanfaatkan botol-botol bekas sebagai pot bunga dan lebih bertanggung jawab atas sampah yang ada di lingkungan sekolah dengan membuang sampah pada tempat sampah yang telah di sediakan oleh tim KKN-Dik maka dengan diadakannya pengabdian masyarakt pendidikan ini dapat mengetahui bahwa dengan diadakannya pendidikan etika dan karekter peduli lingkungan ini dapat menumbuhkan etika dan karakter siswa dalam bertanggung jawab terhadap lingkungan yang bersih, rapi, indah, dan nyaman. Oleh sebab itu, guru dan siswa perlu didorong secara berkala dan berkelanjutan dalam pendidikan etika dan karakter yang berbasis pada potensi lingkungan sosial-budaya sekolah.
Pemanfaatan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Daring Materi IPA Siswa SD Kelas Rendah Nurhidayat, Nurhidayat; Katoningsih, Sri; Utami, Ratnasari Diah; Maryana, Windri; Ishartono, Naufal; Sidiq, Yasir; Irfadhila, Dwega; Siswanto, Heri
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 1, Juli 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v3i1.14832

Abstract

Mitra dalam pengabdian ini adalah masyarakat, namun terfokus pada edukasi berupa bimbingan belajar untuk siswa Sekolah Dasar di daerah Karang Anyar RT 05, Karang Anyar, Plupuh, Sragen. Metode pelaksanaan pengabdian ini diawali dengan mengadakan sosialisasi kepada orang tua siswa melalui kelompok kecil. untuk menyampaikan informasi mengenai adanya kegiatan bimbingan belajar. Selalin itu juga kami memberi gambaran mengenai konsep orangtua dalam mendampingi anak ketika pembelajaran daring. Dalam pelaksanaannya bimbingan belajar dilakukan setiap hari mulai jam 09.00-11.00 WIB. Diikuti oleh dua belas siswa, yang terdiri dari tujuh siswa laki-laki dan lima siswa perempuan. Bertepat di Masjid Baiturrahim. Proses belajar sebelum adanya “bimbingan belajar” terkesan monoton dan siswa kurang memahami materi karena tidak adanya tempat bertanya dan praktik. Namun dengan adanya bimbingan belajar yang memanfaatkan media audio visual ini siswa menjadi lebih mudah memahami materi dan kembali aktif bertanya tidak monoton dengan cara belajar sebelum mengikuti bimbingan belajar ini. Hal ini menunjukkan pentingnya pemberian pengalaman pada siswa pada saat proses pembelajaran. Pentingnya pengabdian ini dilaksanakan sebagai upaya membantu orang tua dalam mendampingi proses pembelajaran siswa dan sebagai fasilitator siswa dalam membantu siswa memahami materi.
Peningkatan Pemahaman Pola Asuh melalui Sosialisasi Tumbuh Kembang Anak untuk Menciptakan Generasi Emas Jati, Kurniawan; Intaniasari, Yossinta; Ningrum, Rizky Septiana; Hafida, Siti Hadiyati Nur; Utami, Ratnasari Dyah; Ariyadi, Muhammad Yusuf; Subekti, Toni Ahmad
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 1, Juni 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i1.19177

Abstract

Tumbuh Kembang anak atau pertumbuhan dan perkembangan adalah proses alami yang terjadi di kehidupan manusia. Saat ini tumbuh kem-bang anak haruslah dipantau dan diperhatikan apalagi pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk peningkatan pemahaman pola asuh orang tua melalui sosialisasi yang mendukung ter-wujudnya generasi emas. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan narasumber penduduk Kampung Panggung Rejo yang berusia 30-40 tahun dan berjumlah 2 orang. Data diperoleh mengggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara kepada narasumber. Penelitian ini juga menggunakan studi pustaka un-tuk menambah wawasan dan informasi yang relevan. Subjek dari pengabdian ini adalah masyarakat Kampung Panggung Rejo kemudian objek dari pengabdian ini yaitu pemahaman pola asuh dalam tumbuh kembang anak usia dini. Teknik analisis data menggunakan model Milles and Huberman yang terdiri dari tiga kegiatan yaitu reduksi data, display data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Pelaksanaan so-sialisasi menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Hasil yang diperolehyaitu kegiatan sosialisasi tumbuh kembang anak mendapatkan respon yang baik dari masyarakat terlihat dari antusiasme warga masyarakat cukup tinggi sekitar 70% terhadap kegiatan sosialisasi ini. Acara tersebut dihadiri oleh para kader posyandu menur 23, guru dan kepala sekolah PAUD.
Penguatan Karakter Keindonesiaan Berpendekatan Pembelajaran Holistik Bagi Guru & Fasilitor Sanggar Belajar SIKL Ikaba Imaba 1 Malaysia pada Era Komunikasi Global Prayitno, Harun Joko; Wulandari, Murfiah Dewi; Utami, Ratnasari Diah; Siswanto, Heri; Syaadah, Himatus; Purnomo, Eko; Muhajir, Mochammad; Vitayala, Nikita; Saputri, Pratiwi Yulia; Ulayya, Putri Itsna; Silvia, Misya; Rahayu, Nunik
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 2, Desember 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v5i2.23321

Abstract

ru menjadi salah satu ujung tombak pendidikan dan memiliki peran sentral dalam rekayasa kelas. Kemampuan guru dalam melakukan rekayasa pembelajaraan sesuai dengan kebutuhan abad 21 sangat diperlukan. Hasil observasi yang dilakukan di 4 Sanggar Belajar Indonesia dari sebanyak 23 Sanggar Belajar di bawah koordinasi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur se-Kuala Lumpur Malaysia menunjukan Guru-guru dan atau instrukturnya pada Sanggar Belajar Indonesia di bawah koordinasi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur tersebut masih memiliki kompetensi dalam hal pengembangan pembelajaran yang rendah serta pembelajaran yang dilakukan juga kurang menarik dan kurang inovatif. Kondisi anak didiknya sangat beragam karena dari semua kelas, sejak dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 dijadikan 1 kelas. Observasi tersebut juga menemukan bahwa guru kurang memiliki variasi dalam menggunakan metode pembelajaran serta penguasaan kelas kurang maksimal. Berdasarkan hal tersebut, sangat diperlukan adanya penguataan bagi guru-guru Sanggar Belajar Indonesia di bawah koordinasi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur se-Kuala Lumpur Malaysia dalam hal rekayasa pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan abad 21. Dengan pemberian penguatan tersebut, diharapkan guru-guru dan atau instrukturnya pada Sanggar Belajar Indonesia di bawah koordinasi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur se-Kuala Lumpur Malaysia memiliki kompetensi yang baik dalam mempersiapkan anak didiknya dalam persaingan dalam pembelajaran abad 21, era komunikasi dan komputasi global. Metode pelaksanaan pengabdian melalui enam tahap yaitu, (1) Pemetaan dan pendataan kondisi awal mitra, (2) Sosialisasi dilaksanakan untuk mendiskusikan dengan mitra terkait pelaksanaan pengabdian, (3) Pelatihan pada guru dalam pembelajaran yang holistik, (4) Pendampingan pada guru dalam melaksanakan pembelajaran yang holistic, (5) Monitoring dan evaluasi pembelajaran holistic yang telah dilakukan guru, dan (6) Penyusunan laporan dan publikasi. Hasil kegiatan PkM ini adalah dapat menumbuhkan karakter cinta tanah air yang rendah yang dimiliki oleh para anak imigran dengan berbagai faktor pendukung dan penghambat yang menyertai penyebabnya. Oleh karena itu peran Program PkM kemitraan Internasional Terintegrasi dengan dengan Program KKN Kemitraan Internasional yang dialsanakan oleh mahasiswa dari berbagai PTMA seluruh Indonesia di sejumlah Sanggar Bimbingan Belajar, khususnya IKABA IMABA 1 sangat diperlukan dalam membimbing dan menumbuhkan sikap karakter cinta tanah air (nasionalisme) pada diri anak-anak imigran di Selangor, Malaysia. Antara lain upaya yang dilakukan adalah dengan menyisipkan nilai-nilai kebangsaan atau karakter ke-Indonesianan ini melalui lomba perayaan kemerdekaan HUT RI. Sikap yang diharapkan setelah adanya lomba kegiatan perayaan kemerdekaan ini anak-anak imigran dapat memiliki sikap atau profil pelajar pancasila: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, kebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif.
Pemberdayaan Guru dan Fasilitator dalam Pembelajaran Kelas Rangkap pada Sanggar Belajar Malaysia Berpendekatan Profil Pelajar Pancasila Utami, Ratnasari Diah; Minsih, Minsih; Prayitno, Harun Joko; Pristi, Eka Destriyanto; Lestari, Riska Yulia Ayu; Handayani, Dwi; Tristiana, Vera; Yoviyanti, Rifkah; Afif, Klarissa; Shohenuddin, Shohenuddin
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v5i1.22889

Abstract

Pembelajaran kelas rangkap merupakan suatu model pelaksanaan pembelajaran yang cukup asing di Indonesia. Namun, ada beberapa lembaga pendidikan yang perlu melaksanakan kelas rangkap karena kondisi siswa di dalam satu kelas terdapat berbagai rentang usia, serta adanya keterbatasan sarana prasarana yang dimiliki.  Sanggar Belajar yang ada di Malaysia adalah salah satu penyelenggara pendidikan yang mengalami kondisi seperti itu sehingga  memerlukan opsi pembelajaran kelas rangkap. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pembelajaran kelas rangkap serta implementasi pelaksanaan kelas rangkap untuk guru dan siswa di sejumlah sanggar belajar yang ada di Malaysia yang dipusatkan di Sanggar Belajar Rawang Malaysia. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: 1) Sosialisasi pelaksanakan untuk mendiskusikan dengan mitra terkait pelaksanaan pengabdian, (2) Pelatihan pada guru dalam pembelajaran kelas rangkap berpendekatan profil pelajar Pancasila, (3) Pendampingan pada guru dalam melaksanakan pembelajaran kelas rangkap, (4) Monitoring dan evaluasi pembelajaran kelas rangkap yang telah dilakukan guru Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa: 1) Pengelolaan kelas sebelum diterapkan kelas rangkap masih rendah, namun melalui edukasi dan pelaksanaan kelas rangkap pembelajaran yang berlangsung di sanggar belajar menjadi lebih terorganisir dengan baik 2. Hambatan dalam pelaksanaan kelas rangkap terdapat pada alat pembelajaran yang masih kurang seperti buku siswa dan keterbatasan media pembelajaran.
Pengembangan Dewi Menari sebagai Desa Wisata Tanon Lereng Gunung Telomoyo di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang Fuadi, Djalal; Suharjo, Suharjo; Ratih, Koesoemo; Utami, Ratnasari Diah; Sarbini, Dwi
Buletin KKN Pendidikan Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v2i1.11268

Abstract

Dusun Tanon lereng gunung Telomoyo Kecamatan Getasan, kabupaten Semarang memiliki potensi Desa wisata (Dewi) menari yang dicanangkan  sejak tahun 2012. Dewi yang menjadi salah satu destinasi wisata yang khas dan unik, dengan sajian paket hiburan menari oleh masyarakat dusun Tanon, disamping pagelaran seni, dolanan tradisional, wisata pembelajaran (outbond), wisata psikoterapi dll belum dikelola secara maksimal dan profesional. Seiring dengan perkembangan usaha paket wisata di desa menari Tanon, persoalan penataan lingkungan, pengembangan potensi untuk produksi industri kreatif, dan pengelolaan peternakan yang bersih perlu menjadi perhatian. Kegiatan Ipteks bagi Desa Mitra (IbDM) ini, difokuskan pada dua kegiatan. Pertama, bidang lingkungan dan kedua, kegiatan berbasis pada aspek ekonomi dalam mengangkat potensi tanaman lokal, yaitu pegagan dan sayur-sayuran. Pendampingan penataan lingkungan asri, pengelolaan peternakan bersih dan pengembangan usaha hasil pertanian berbasis potensi lokal, dapat menambah daya tarik dan kenyamanan pengunjung untuk menikmati suasana pedesaan, meningkatkan jumlah pengunjung, meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pembelian produk-produk olahan kreatif dari masyarakat, yang muaranya adalah peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di desa wisata, serta terwujudnya pengelolaan dan pengembangan desa wisata yang lebih menarik dan kreatif, pengelolaan peternakan yang bersih, dikembangkan pertanian produktif serta diversifikasi aneka produk olahan berbasis potensi lokal.
Animasi Dido dan Mimo Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Berbasis Pendekatan Saintifik Siswa Sekolah Dasar Wulansari, Fauziah; Utami, Ratnasari Dyah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1761

Abstract

Pembelajaran secara daring dinilai kurang efektif bagi pendidik dan anak Sekolah Dasar. Hal ini terjadi karena minimnya waktu belajar dan minimnya penggunaan media pembelajaran selama masa pandemi. Dengan demikian, untuk membantu dalam menyelesaikan masalah tersebut perlu dibuat sebuah alternatif media pembelajaran di masa pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Animasi Dido dan Mimo sebagai alternatif media pembelajaran bagi peserta didik kelas 3, mendeskripsikan hasil uji kelayakan media, dan mendeskripsikan hasil uji coba terbatas media. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan lembar validasi. Teknik analisis yang digunakan merupakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini yaitu: 1) produk yang dikembangkan berupa media animasi Dido dan Mimo yang berisi konten materi tematik dengan berbasis pembelajaran saintifik. 2) Hasil uji kelayakan media berdasarkan perhitungan persentase sebesar 80,83% sehingga kriteria media Animasi Dido dan Mimo dapat dikatakan “sangat layak”. Sedangkan hasil uji kelayakan materi berdasarkan perhitungan persentase sebesar 90,47% sehingga kriteria materi tersebut dapat dikatakan “sangat layak”. 3) Hasil penilaian oleh ahli praktisi atau guru pada uji coba terbatas berdasarkan perhitungan persentase sebesar 90,47% sehingga kriteria media tersebut dapat dikatakan “sangat layak”.
Melatih Kemampuan Public Speaking Siswa Sekolah Dasar Melalui Model Quantum Teaching Wati, Silva Nurlaila Qodar; Utami, Ratnasari Dyah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2871

Abstract

Penerapan model quantum teaching dengan metode diskusi guna melatih kemampuan public speaking siswa kelas atas di SD Muhammadiyah 16 Surakarta dilatar belakangi oleh siswa kelas atas yang belum berani berbicara di depan umum. Oleh karena itu, perlu adanya inovasi pembelajaran guna melatih kemampuan berbicara siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan model quantum teachin guna melatih kemampuan public speaking siswa dan bagaimana kendala dan solusi yang dihadapi guru. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi serta validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik. Berdasarkan hasil penelitian di SD Muhammadiyah 16 Surakarta memperoleh hasil bahwa  guru melatih kemampuan public speaking siswa khususnya kelas atas dengan menerapkan model quantum teaching dengan metode diskusi. Penerapan model dan metode tersebut dilakukan satu minggu sekali pada saat proses pembelajaran berlangsung. Proses penerapannya dengan cara guru memberikan penjelasan terlebih dahulu atau dengan memanfaatkan fasilitas belajar berupa LCD guna menayangkan video mengenai materi yang akan di diskusikan. Kemudian guru membebaskan siswa untuk mengutarakan pendapatnya sesuai dengan topik bahasan.
Peran Guru dalam Melaksanakan Bimbingan dan Konseling untuk Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Sekolah Dasar Nazari, Afifah Khonsa; Utami, Ratnasari Dyah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2963

Abstract

Selama masa pandemi tingkat kedisiplinan belajar siswa mengalami penurunan. Hal tersebut terlihat dari ketepatan waktu dalam mengumpulkan tugas, kehadiran siswa serta fokus siswa yang mengalami penurunan. Dalam hal ini peran guru sangat di butuhkan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa untuk bisa membimbing dan memberikan konseling kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai bagaiman peran guru, hambatan yang di alami oleh guru, serta solusi untuk bisa meningkatkan kedisiplinan belajar siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas data yang di gunakan yaitu triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan di SD N 2 Polan, SD Muhammadiyah PK Polanharjo, SDN 1 Delanggu, SD IT Taruna Teladan, SDN 1 Bulurejo, SD Islam Internasinonal Nurul Mustofa, SDN 1 Ngreden, dan SD Alam Aqila di temukan bahwa peran guru sangat penting untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa salah satu peran guru yang dilakukan yaitu menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik dengan orang tua siswa. Hambatan yang di alami oleh guru dalam memberikan bimbingan dan konseling adalah kurangnya motivasi belajar dari dalam diri siswa serta tidak ada waktu tambahan untuk memberikan bimbingan. Solusi yang di ambil oleh dengan terus memberikan bimbingan kepada siswa mengenai pentingnya menerapkan kedisiplinan belajar siswa.
Co-Authors -, Adilya Wahyu Ningtyas AA Sudharmawan, AA Abdullah, Harits Adi Jufriansah Adi Kurniawan Adinda Putri Surya Dewi Adlina, Livya Mora Afif, Klarissa Afifah Khonsa Nazari Aiman, Ummu Al Sanaani, Ali Essam Aldevella, Kamelia Alfalah, Zona Abdul Azis Alfinayanti, Nanda Amalia Farizkya Ananda Aminah Nurhanifah Ananda Munifatul Olifiya Anatri Desstya Andari Sehati Andari Sehati Anggita, Nifa Anisa Fitria Anitasari, Rizka Widya Annisa Aulia Kurniasari Aprilia Dwi Kurnia Utomo Aprilianti, Diana Riza Arafatun, Sasih Karnita Ariani Haffidah Lestari Ariani Haffidah Lestari Armita Ayu S. Arrosyid, Hafid Arum Oktavia Sari Arum Oktavia Sari, Arum Oktavia Arum, Sekar Mustika Asmara, Sampdoria Fajar Astikasari, Melani Augustin, Azzahra Nadia Azzahro Hazima, Atika Cholifah, Muthia Rachmawati Chowdhury, Sabbir Ahmed Deny Merdekawati Destya Dwi M. Djalal Fuadi Dwi Handayani Dwi Sarbini Eka Maining Andriana Eka Wati, Nita Nur Eko Purnomo Eva Yulianti Fadhlan Muchlas Abrori Fajrina, Meinira Dinar Fani, Ria Anisa Farihah, Fadhilah Fitriawati Fatimah Al Adawiyah Fauziah Wulansari Fauziyah, Ana Fatwa Fayza, Aulia Maulida Febriani Vian Astari Febriani, Dinar Febriani, Viviolita Nur Firdaus, Rido Fitri Puji Rahmawati Fitri Rahmawati, Anisa Fitria, Anisa Fitria, Munaya Hadromi - Hafid Arrosyid Handayani, Dwi Ratna Harun Joko Prayitno Hasyda, Suryadin Helzi, Helzi Heri Siswanto Hermawanti, Elita Hidayah, Refiana Hidayati, Cahya Honest Ummi Kaltsum Huda, Maskur Ika Candra Sayekti Imam Mujahid Indah Susilowati Indah Susilowati Intaniasari, Yossinta Irfadhila, Dwega Istiani Indah Novitasari Jati, Kurniawan Khasanah, Felakhah Koesoemo Ratih Kurniasari, Annisa Aulia Kusuma Wardani, Putri Lestari, Naya Dwi Lestari, Riska Yulia Ayu Lestariningsih, Nofita Luthfi Khairunisa Mafaza, Tasyfiyata Maharani, Yosina Maryam Nurlaila, Maryam Maryana, Windri Maulana, Mahesa Maulidah, Nur Laili Minsih Muh. Niam Muhajir, Mochammad Muhamad Taufik Hidayat Muhammad Noor Kholid Muhammad Taufik Hidayat Muhammad Yusuf Ariyadi Muhroji Mulyasih, Sri Murfiah Dewi Wulandari Naufal Ishartono Nazari, Afifah Khonsa Ningrum, Rizky Septiana Nisa, Haniffatun Nugroho, Febriyanto Arif Nur Amalia Nurhanifah, Aminah Nurhidayat Nurhidayat Nurhikmawati, Septi Nurin Ainani Arifah Nuritasari, Lia Nurul Fauziyah Nurul Hikmah Kartini Prasetya, Grasianus Agresspa Aga Precilia, Riska Prima Anggun Wijayanti Pristi, Eka Destriyanto Puji Sri Lestari Purnamasari, Nensi Desiana Putri Kusuma Wardani Putri Marlita Sari Putri Rahmawati, Nadia Putri Utami, Kustyaning Feby Rahayu, Anggun Ika Rahayu, Nunik Rahmadi, Imam Fitri Rahmawati, Heni Raisia, Aliifah Ramadhan, Aldy Tri Ramadhanti, Wahyu Rebianto, Slamet Reysa Azmii Rianti, Arum Wahyu Rizka Widya Anitasari Roby Hermawan Rosyidi, Bastian Rusfa, Indra Ramdhanatul Santiana, Dewi Santosa Pradana Putra Setya Negara Saputri, Pratiwi Yulia Sari Sitepu, Melyani Sariatus Solikhah Septi Yulaehah Shohenuddin, Shohenuddin Silva Nurlaila Qodar Wati Silvia, Misya Siti Hadiyati Nur Hafida Siti Khotimah Siti Khotimah Siti Nur Azizah Siti Nurina Hakim Sofiana, Juni Sofiyudin, Muh Sri Hartati Sri Katoningsih Suharjo Suharjo Syaadah, Himatus Syakir, Akhmad Tadzkiroh, Ummi Taha A, Ali Abdulraoof Tanni, Sanjida Akter Tazkiya Pasa Awaliya Tito Dwiky Priambadha Toni Ahmad Subekti Trisakti Handayani Tristiana, Vera Try Indah Wijayanti Ulayya, Putri Itsna Uslan Usmaningtyas Ayu D. S Ustazah Mutiara As'Zaroh Utami, Istiqomah Bekthi Violita Clorasanas Tyaputri Vitayala, Nikita Wahyu Ramadhanti Wardani, Salsabella Kusuma Wati, Silva Nurlaila Qodar Wijayanti, Prima Anggun Wijayanti, Try Indah Wulansari, Fauziah Yasir Sidiq Yosa Widya Casetama Yosina Maharani Yossinta Intaniasari Yoviyanti, Rifkah Yudha, Fariz Kartika Yudi Yunika Putra, Yudi Yunika Yulia Maftuhah Hidayati