Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA RESILIENSI DENGAN MOTIVASI BELAJAR REMAJA PANTI ASUHAN Sri " Wahyunita; Arneliwati " "; Ganis " Indriati
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan Vol 3, No 2 (2016): WISUDA OKTOBER 2016
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Youth education is one indicator to see the success of a nation. Factors that affecting student motivation to learn was the codition itself, which are related to physical and psychological condition. Resilience is one of the psychological conditions that need to be noticed in adolescent’s living in orphanages. The purpose of this research is to determine the relationship between resilience with motivation to  learn adolescents in orphanage. The method used descriptive correlation with cross sectional approach. This research was conducted in 4 orphanages in Pekanbaru, which Putra Muhamadiyah orphanage, Ar-Rahim orphanage, Putri Aisyiah orphanage, and Babussalam orphanage, with number of sample 105 respondens that taken by using cluster sampling. This research used reciliency questionnaire and learn motivation questionnaire as measuring instrument which has tested the validity and reliability, and Chi-Square test used to analyzing the data. The result of this research shows that adolescents who higher reciliency has a high motivation to learn, that is 65,5 %, while adolescents who have low resilience has a low learning motivation, that is 57.4%. The conclusion based on the result of this research that there was relationship between resilience with motivation to learn adolescents in orphanage (p value 0,031 < 0,05), it is suggested manager of orphanage to facilitate adolescents in improving the ability of adolescents grow stronger facing problems experienced or also called reciliency so that high motivation to learn can be achived. Keyword: Learn motivation, orphane’s adolescents, reciliency
Hubungan Tingkat Pengetahuan Orangtua Tentang Internet Gaming Disorder Dengan Peran Orangtua Dalam Mencegah Internet Gaming Disorder Pada Anak Usia Sekolah Septhian Pherry Lumban Tobing; Arneliwati Arneliwati; Nopriadi Nopriadi
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 1 No 1 (2022): JUKEJ
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55784/jkj.Vol1.Iss1.127

Abstract

Peran orang tua menjadi penting karena Internet Gaming Disorder (IGD) merupakan masalah yang dihadapi oleh anak usia sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperjelas hubungan antara pengetahuan orang tua tentang Internet Gaming Disorder dan peran mereka dalam pencegahan Internet Gaming Disorder pada anak usia sekolah. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross sectional. Survei dilakukan di SD Negeri 26 Pekanbaru dengan sampel sebanyak 87 responden dengan menggunakan sampel bertingkat. Kuesioner yang menegaskan validitas dan reliabilitas berfungsi sebagai alat ukur. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil: survei ini mayoritas responden adalah 79 perempuan (89,7%). Mayoritas responden berada pada masa dewasa awal,44 (50,6%) pada masa dewasa akhir, mayoritas responden berpendidikan tinggi,49 (56,3%), dan mayoritas responden adalah ibu rumah tangga,56 (64,4%) 18 (30 %) mayoritas responden adalah etnis. Hasil survei ini menunjukkan bahwa responden memiliki tingkat pengetahuan baik 51 (58,6%) dan peran cukup 28. Kesimpulan: hal ini menunjukkan tingkat pengetahuan sangat baik (32,2% responden memiliki tingkat pengetahuan cukup dan peran cukup). sebesar 8 (9,2%) sehingga diperoleh nilai p=0,001<(0,05), yaitu tingkat pengetahuan orang tua tentang gangguan judi internet dan peran orang tua dalam pencegahan gangguan judi internet pada anak usia sekolah.
GAMBARAN KARAKTERISTIK DAN DERAJAT KEPARAHAN OSTEOARTHRITIS PADA WANITA HURIYAH ISTY; ARNELIWATI ARNELIWATI; SRI WAHYUNI
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.12320

Abstract

Wanita lebih banyak menderita OA daripada pria dikarenakan berbagai faktor hormonal. Derajat keparahan OA pada wanita disebabkan berbagai faktor seperti usia, menopause, pekerjaan, indeks massa tubuh (IMT), gaya hidup, dan penyakit penyerta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik dan derajat keparahan osteoarthritis pada wanita. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian ini adalah wanita yang didiagnosis OA di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari, Kota Pekanbaru dengan jumlah 102 orang yang seluruhnya dijadikan sampel dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebar langsung. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa mayoritas wanita berada pada kelompok usia 41-59 tahun (dewasa madya) (77,5%), belum menopause (55,9%), dan masih mampu bekerja (65,7%). Sebagian besar wanita memiliki indeks masa tubuh yang normal (49,0%), dari gambaran gaya hidup, memiliki aktivitas fisik yang aktif (57,8%), pola makan yang baik (54,9%), serta bukan seorang perokok (83,3%) dan tidak memiliki penyakit penyerta (63,7%). Derajat keparahan OA pada wanita dapat disimpulkan bahwa mayoritas wanita memiliki derajat keparahan OA pada kriteria sedang (46,1%), kemudian diikuti dengan derajat ringan (36,2%). Disarankan kepada wanita penderita OA agar lebih memperhatikan gaya hidup serta olahraga dengan baik agar dapat mencegah maupun mengurangi dampak atas OA yang diderita.
GAMBARAN KUALITAS HIDUP LANSIA DENGAN PENYAKIT OSTEOARTHRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANGEAN KABUPATEN KUANTAN SINGINGI HILDA PRATIWI; ARNELIWATI ARNELIWATI; NOPRIADI NOPRIADI
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.12324

Abstract

Semakin bertambah usia seseorang semakin tinggi kemungkinannya terkena OA,  lansia dengan OA diketahui memiliki keterbatasan dalam gerakan sebanyak 80% dan sulit untuk melakukan kegiatan sehari-hari sebanyak 25% sehingga hal ini berpotensi semakin menurunkan kualitas hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup lansia pada penyakit Osteoarthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Pangean Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian ini adalah pasien lansia yang mengalami OA yang berjumlah jumlah 87 orang yang seluruhnya dijadikan sampel dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebar langsung. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dengan menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa mayoritas lansia yang menjadi responden penelitian berada pada kelompok umur 60-65 tahun (40,2%), yang berjenis kelamin perempuan (86,2%), dan menamatkan pendidikan Sekolah Dasar (39,1%). Sebagian besar lansia memiliki pekerjaan (57,5%), sudah menikah (74,7%), telah menderita OA 1 - 5 tahun (46%) serta memiliki indeks masa tubuh yang normal (65,5%). Secara umum kualitas hidup lansia masih berada pada kualitas hidup yang baik (72,41%). Kualitas hidup lansia pada domain kesehatan fisik, sebagian besar memiliki kualitas hidup yang buruk, domain psikologis sebagian besar lansia memiliki kualitas hidup yang juga buruk, domain hubungan sosial, sebagian besar lansia mengalami kualitas hidup yang baik, begitu juga pada domain lingkungan, juga memiliki kualitas hidup yang baik. Disarankan kepada lansia agar lebih memperhatikan kualitas hidup nya terutama pada kesehatan fisik dan psikologisnya
The Relationship between Perceptions and Family Behavior in Preventing Dengue Hemorrhagic Fever Adhani, Nida Rahmatul; Arneliwati, Arneliwati; Tampubolon, Masrina Munawarah
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 2, No 2 (2023): December 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v2i2.1333

Abstract

Introduction: Dengue hemorrhagic fever (DHF) is an infectious disease that is experienced by many tropical countries, including Indonesia. Prevention of dengue fever relies heavily on the active role of the community, especially families, in controlling the population of the Aedes aegypti mosquito as the vector of the disease. This study aims to examine the relationship between perceptions and family behavior in efforts to prevent dengue fever. Method: The method in this research uses a descriptive correlation design with a sample size of 98 respondents using the Purpose Sampling technique. The measuring instrument used is a questionnaire and the analysis used is bivariate analysis using the chi square test. Results: The majority of respondents were in late adulthood (36-45 years) (35.7%), the majority worked as entrepreneurs (50%), the majority had graduated from high school/vocational school (68.7%) and the majority owned private homes (72.4% ). The picture of family perception is negative perception with a total of 58.2%. The description of family behavior was adequate as much as 57.1%. The results of the chi-square statistical test obtained p-value=0.016 (p0.05). Conclusion: There is a relationship between perceptions and family behavior in preventing dengue hemorrhagic fever (DHF).
Description of Information Needs in Cervical Cancer Patients Ayuni, Putri; Deli, Hellena; Arneliwati, Arneliwati
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 1 (2024): March 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i1.1811

Abstract

The large number of cancer cases has led to the development of the science of cancer treatment, thereby increasing the need for information about the disease to prepare for the future. The aim of the research was to determine the information needs of cervical cancer patients at Arifin Achmad Regional Hospital. This research is quantitative research with descriptive methods. The sample for this study was 66 cervical cancer patients who were selected using a purposive sampling teachniques. Researchers used an information needs questionnaire that had been modified and tasted for validity. Data analysis in this study used univariate analysis. The research results showed that there were three types of information that were needed a lot by cervical cencer patients, namely information about prognosis 63 respondents (95.5%), prevention of spread 60 respondents (90.9%) and treatment 60 respondents (90.9%), and information that the majority did not need was information about alternative medicine 51 respondents (77.3%) and information about medical payments 43 respondnts (65.2%). Patients newly diagnosed with cervical cancer require extensive information about their disease, so it is recommended that health workers provide information according to the patient’s needs.
Hubungan Fungsi Kognitif Terhadap Tingkat Depresi Pada Lansia Penderita Hipertensi Khasanah, Wahyu Nur; Arneliwati, Arneliwati; Sari, Tesha Hestyana
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 1, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v1i2.1439

Abstract

Pendahuluan: Gangguan fungsi kognitif merupakan salah satu masalah yang diakibatkan oleh hipertensi. Gangguan fungsi kognitif pada lansia penderita hipertensi ini menjadi masalah yang cukup serius karena dapat menyebabkan dampak psikologis seperti depresi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan fungsi kognitif terhadap tingkat depresi pada lansia penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Pekanbaru. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah 94 responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis uji chi-square. Hasil: Analisis univariat didapatkan 52,1% responden mengalami gangguan fungsi kognitif ringan dan 44,7% mengalami depresi ringan. Analisis uji chi-square menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara fungsi kognitif terhadap tingkat depresi pada lansia penderita hipertensi dengan p-value (0,00) alpha (0,1). Kesimpulan: Fungsi kognitif memiliki hubungan yang bermakna terhadap tingkat depresi pada lansia penderita hipertensi.
Gambaran Depresi pada Lansia yang Kehilangan Pasangan Santri, Widya; Arneliwati, Arneliwati; Woferst, Rismadefi
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i1.1861

Abstract

Pendahuluan: Depresi adalah suatu kondisi emosional yang ditandai oleh perasaan tertekan, ketidakbahagiaan, kesedihan, rasa tidak berharga, kehilangan semangat, merasa tidak berarti, dan sikap pesimis terhadap kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana depresi memengaruhi lansia yang mengalami kehilangan pasangan di wilayah kerja Payung Sekaki. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Teknik sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Geriatric Depression Scale. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan gambaran depresi pada lansia yang kehilangan pasangan dari 97 responden yaitu depresi sedang (59,8%). Kesimpulan: Secara umum, dapat disimpulkan bahwa depresi pada lansia yang kehilangan pasangan cenderung bersifat sedang. Semakin lanjut usia seseorang, peluang mengalami depresi pada lansia meningkat, baik disebabkan oleh penyakit penyerta, kehilangan pekerjaan, penurunan pendapatan, dan faktor-faktor lainnya. Ini merupakan penyebab umum terjadinya depresi pada lansia.
Hubungan Stres Kerja Dengan Produktifitas Kerja Perawat Puskesmas Di Kota Pekanbaru Selama Masa Pandemi Covid-19 Olivia Indarti; Arneliwati Arneliwati; Wan Nishfa Dewi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v3i1.1212

Abstract

Pendahuluan: Stres merupakan fenomena umum di tempat kerja saat ini. Banyak survei dan studi membuktikan bahwa tekanan akibat pekerjaan adalah sumber utama terjadinya stres. Stres kerja dapat menimbulkan dampak, dampak stres kerja seperti banyaknya ketidakhadiran, produktivitas kerja yang berkurang. Produktivitas kerja bukan semata-mata ditujukan untuk mendapatkan hasil kerja sebanyak-banyaknya, melainkan kualitas kinerja yang perlu diperhatikan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis hubungan stres kerja dengan produktifitas kerja perawat puskesmas di kota Pekanbaru selama masa pandemi COVID-19. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian korelasi dan pendekatan Retrospektif dengan sampel peneltian sebanyak 45 orang dengan menggunakan total sampling. Alat ukur yang digunakan kuesioner stres kerja dan produktifitas kerja . analisis menggunakan univariat dan bivariat menggunakan Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat puskesmas mengalami stres sedang (46,7%), dan produktifitas kerja kurang baik (64,4%). Hasil uji Chi Square menunjukkan adanya hubungan antara stres kerja dengan prossuktifitas kerja perawat puskesmas di kota pekanbaru selama masa pandemi COVID-19 dengan p value (0,005) < alpha (0,04). Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stres kerja yang dirasakan perawat puskesmas selama masa pandemi COVID-19 mempengaruhi produktifitas kerjanya. Saran: Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan kepada kepala puskesmas untuk tetap memantau perawat agar tidak mengalami stres kerja yang berpengaruh untuk produktifitas kerjanya.
HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA DZAKIA, MASITA AQLA; AZIZ, ARI RAHMAT; ARNELIWATI, ARNELIWATI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5171

Abstract

Pendahuluan: Remaja berada pada periode ingin tahu dan ingin mencoba sehingga remaja rentan terlibat pada perilaku seksual berisiko. Perilaku seksual yang sering terjadi pada remaja terdiri dari perilaku seksual tidak berisiko dan perilaku seksual berisiko. Peranan orang tua diperlukan untuk memberikan pendidikan seksual yang bagik bagi remaja dan menjalin komunikasi terbuka pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan perilaku seksual berisiko pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deksripsi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 252 siswa di salah satu sekolah yang ada di pekanbaru, sampel diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil dan Pembahasan: Mayoritas usia responden pada penelitian ini yaitu 17 tahun, jenis kelamin paling banyak ialah perempuan, mayoritas remaja memperoleh pola asuh demokratis dan sebagian besar remaja memiliki perilaku seksual berisiko rendah. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan pola asuh dengan perilaku seksual berisiko pada remaja dengan nilai p value=0,017 atau < alpha 0,05. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pola asuh dengan perilaku seksual berisiko pada remaja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan pengetahuan baru dalam memberikan asuhan keperawatan yang berfokus pada pola asuh untuk menjadi salah satu alternatif dalam menangani perilaku seksual berisiko pada remaja.
Co-Authors ', Desfanita ' ', Fachrunnisa ' ', Misrawati ' AA Sudharmawan, AA Abd. Rasyid Syamsuri Adesyahpuri, Diva Adhani, Nida Rahmatul Agnes Putri S Marbun Agrina Agrina . Agrina ., Agrina Agrina, Agrina Agrina, Agrina Alhisyam, Adany Sulthan Amelia Azzahra Aminatul Fitri Amir, Yufitriana Ance Nopentri Pratama Ani Constantia Annisa Fatma Zafasia Apriliano, Yos Bayu Ari Pristiana Dewi Arini, Intan Aulia Sadeva Ayu Lestari Ayuni, Putri Ayuturrahmi, Amalia Azat Aprianto aziz, ari rahmat bakkara, queen Widiyasnara Bayhakki &#039; &#039; Bayhakki Bayhakki Bayhakki Bayhakki, Bayhakki Biisnilla, Ella Caroline, Sarah Cici Fitria Ulandari Darwin " Karim Dasna &#039; &#039; Derry Mertianda Desfanita &#039; &#039; Desi " Wahyuni DESI NURUL HASTRIALI Dewani, Grace Sri Dewi Kurnia Putri Dewi Kurnia Putri Dewi Liesnoor Setyowati Dianti, Puteri Didi Kurniawan Dilla Aulia Dwi Oktiviani DZAKIA, MASITA AQLA Egi Yunia Rahmi Elmi Wahyuni Erika Erika Erika Erika Erni &#039; Kartika Erwin - - Erwin Erwin Fadhillah, Fadhillah Fadhlia, Husna Faizah Faizah Fajri Disfa Madhani Fathra Annis Nauli Fatkhul Muhlisin Febri Nazwarul Fauzan Febriana - Sabrian Febriana Sabrian Febryani Zuvita Fitri Rabika Zariyati Putri Fitriani, Dora Freona, Gesi Fuji Mazelda Gamya Tri Utami Ganis " Indriati Gina Febiola Manalu H. Erwin &#039; &#039; Handika, Yefma Feby Hanifa, Ummu Hellena Deli Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina HILDA PRATIWI Hunafa, Zahra HURIYAH ISTY Hutri Engla Resti Ilma, Hikmawati Imam N, Dimas Indriati, Ganis Julita, Warni Jumaini &#039; &#039; Jumaini, Jumaini Karmila, Fitri Khairatul Husnia Khasanah, Wahyu Nur Khoirul Amin Subhakti Larasati Inayah Lia &#039; Rahmawati Liana &#039; Asnita M. Ilham Maisantri, Vivi Maria - Septiyanti Mentari, Gilang Sri Metaria Nengsih Meutia - Rhadia Mira Anggraini Misrawati &#039; &#039; Misrawati - - Misrawati Misrawati Muhammad " Hariyansyah Muhammad Syarif Buang Muslim " " Nabawiyah, Nabawiyah Nadila, Roja Nakhlah, Fidela Nesha Nurdilla Nopriadi Novia Ervadanti Novlin Claudi Nurhayati Nurhidayah Nurjannah - Tul&#039;aini Nurul Rahmawati Nur’aina Nur’aina Olivia Indarti Olivia Indarti Olivia, Archel Padillah Ramadhan Pratiwi Afriani Hamid Pujiati &#039; &#039; Purwanti, Sri Agustin Putri, Shindi Rahmedani Rahayu Efendi Rahimulyani, Ranny Rahmalia - Ningsih Ramadhan, Padillah Ratih Delimaniar Siregar Reni Zulfitri Rezky Rizalti Riasti, Rini Ridho Kurniawan Rima &#039; Sari Riri " Novayelinda Riri Novayelinda Riri Novayelinda Rismadefi - Woferst Rustam, Musfardi Safri Safri Salawaty Salawaty Santri, Widya Saraswati, Riska Ardhya Sarifah, Khofifah Dwi Septhian Pherry Lumban Tobing Shisi Gusnita Siagian, Lina Maria Siti &#039; Rahmalia Siti Hafizhah Rahmah Siti Rahmalia Hairani Damanik Siti Rahmalia HD Sofiana " Nurchayati Sri " Rahayu Sri " Utami Sri " Wahyunita Sri &#039; Utami SRI UTAMI Sri Utami Sri Utami Sri Wahyuni Sri Wahyuni Stephanie Dwi Guna Sukma, Melati Sumarni " " Suryawan, Putri Ayu Sussiati " " Suyanto . Suyanto . Syilvi Novita Darman Tabroni, Irman Tampubolon, Masrina Munawarah Tanisa Mega Silvia Tesa, Auliana Tesha Hestyana Sari Tilla, Marda Tio Rita Tambunan Tirta Mulyana Tsuraya, Mona Ulfa, Ruvida Veny Elita Wan Khairul Nizam Wan Nishfa Dewi Wan Shurna Alaihimi Wasisto Utomo Weni - Utari Widia - Lestari Widia Lestari Yersi Ahzani Yersi Ahzani Yesi - Hasneli Yesi Hasneli Yesi Hasneli N Yoga Mukhlana Yos Bayu Apriliano Yulia Irvani Dewi Yuliyanti " " Yunia - Mariantari1 Yusdina Rizki Banurea Zukhra, Ririn Muthia Zulkhairi Zulkhairi