Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Sosialisasi Etika, Pengaruh dan Dampak Penggunaan Media Sosial Pada Kelompok Siswa SMK 3 Takalar Aqsha, Ismail; Aqhsa, Ismail; Husnah, Asmaul; Dewi, Shabrina Synta; Sulaiman , Dwi Rezky Anandari; Baso, Fadhlirrahman
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 2 Issue No. 2: January 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v2i2.20260

Abstract

Pengabdian dengan judul sosialisasi etika, pengaruh dan dampak penggunaan penggunaan media sosial pada kelompok siswa SMK 3 Takalar bertujuan (1) pemahaman siswa terhadap etika digital serta  prinsip – prinsip etika dalam berinteraksi di media sosial, (2) memerikan pemahaman tentang kesadaran terhadap dampak negatif media sosial seperti cyberbullying, kecanduan media sosial, penurunan prestasi belajar, serta potensi terpapar konten negatif, (3) Melaksanakan kegiatan pembinaan atau sosial terkait etika digital di sekolah. Metode pelaksanan yang digunakan adalah berbentuk sosialisasi dengan melakukan persentase, tanya jawab dan evaluasi, kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari dengan kehadiran 34 siswa/i. Beradasarkan kegiatan yang dilaksanakan  maka dapat disimpulkan bahwa Tahapan- Tahapan yang telah dilaksanakan mulai dari perencanaan, persiapan, pelatihan hingga tahap evaluasi dari hasil pelatihan terlaksana dengan baik, tidak hanya itu, motivasi dan antusias kehadiran peserta pelatihan diperoleh kehadiran sebsear 100% dari target peserta, peserta sebanyak 34 orang dalam pertemuan fokus menyimak dalam pemberian materi. sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian di SMK 3 Takalar dikategorikan berhasil dan memberikan hasil memuaskan sesuai dengan target capaian pada indikator antara kesesuaian perencanaan, pelaksanaan dan hasil evaluasi. hasil evaluasi pada peserta pelatihan memberikanhasil bahwa peserta pelatihan telah mampu meningkatkan pengetahuan etika, ketrampilan penggunaan sosial media dengan bijak.
Analisis Produktivitas Penjahit dengan Menggunakan Metode Work Sampling Raodah, Raodah; Aqsha, Ismail; Husda, Baso Riadi; Ramdhani, Irin; Erniyani, Erniyani
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 3 (2025): July
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i3.48400

Abstract

Work sampling is a work measurement method to determine the proportion of time spent in various work system activities, either by humans, machines, or processes. This study identifies the proportion of productive and non-productive activities and determines the standard time as a basis for improving work effectiveness, especially in the activities of sewing operators. The work sampling method was used with 69 random observations over eight working hours of one operator. Analysis involved statistical calculation of proportion distribution, rating factor, allowance, as well as cycle, normal, and standard time. The results showed that 81,16% of the activities performed were productive with a standardized time of 179,79 minutes per work cycle. The idle time level was recorded at 18,84%. This finding indicates that the observed work system still leaves potential for improvement in unproductive time. The conclusion of this study emphasizes the importance of implementing work sampling as a method to design data-driven work system improvements, in order to increase overall work productivity and efficiency.
Implementation of Product-Based Learning on Welding and Plate Practices II Course Oriented to Infrastructure Needs of the Department of Mechanical Engineering Education UNM Nur, Hamzah; Aqsha, Ismail; Romadin, Achmad; Ashadi, Ninik Rahayu
Formosa Journal of Sustainable Research Vol. 3 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjsr.v3i11.12188

Abstract

Product-Based Learning (PBL) enables students not only to learn theory, but also to be directly involved in the production process of real goods or projects, so that the practicum skills needed in the industry can be formed more optimally. This research method used is mixmethode. The results showed that the implementation of PBL in the Welding and Plate Practice II course has great potential to develop student skills that are relevant to industry needs and support the department's infrastructure. The results of PBL implementation also reached a score of 4,304 with a percentage of 48.3% in the “Excellent” category, proving the effectiveness of this method in successfully supporting students' technical skills. Nevertheless, some obstacles such as limited laboratory facilities and lack of cross-disciplinary collaboration and industry involvement are still a challenge
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS E-LEARNING PADA GURU DALAM MENINGKATKAN PEMANFAATAN DIGITALISASI DI SMP 1 BONTONOMPO Ninik Rahayu Ashadi; Ismail Aqsha; Suwahyu, irwansyah; Dwi Rezky Anandari Sulaiman
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 02 (2024): Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 01 Nomor 02 (Mei 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v1i02.66

Abstract

The aim of training on the use of E-Learning-based learning media for teachers in increasing the use of digitalization at SMP 1 Bontonompo is to enrich teachers' insight in utilizing various types of media currently available in their teaching process. Teachers who are still monotonous in their learning process are given training so they can take advantage of current technological developments. This will certainly have a good impact on students. The implementation method for this service is through lectures, questions and answers, as well as direct practice in using e-learning based learning media. The results obtained in this training are that subject teachers or training participants are able to utilize E-leaning-based learning media as digital learning media, as well as creating innovative spaces in the learning process by utilizing technology. The implementation of this training also motivates teachers to be more proactive in developing media and learning materials. With additional learning methods applied, it is hoped that student learning outcomes and teacher insight will increase. By facilitating the internet in learning, access to various worlds and fields of knowledge will become wider so that it will increase students' knowledge that is not only obtained in class.
Penerapan Teknologi Sistem Pengairan Tanaman Holtikultura berbasis Tenaga Surya di Desa Gunung Silanu Kabupaten Jeneponto Darmawan, Fitrah; Aqsha, Ismail; Ibrahim, Helda; Suhardi Rahman, Edi; Yasdin, Yasdin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v1i2.598

Abstract

Desa Gunung silanu adalah salah satu desa yang terletak di wilaya Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan dengan luas wilayah 12,50 km2. Desa Gunung Silanu memiliki ikim yang sama dengan desa-desa lain yang ada di wilayah Kabupaten Jeneponto yakni iklim tropis dengan curah hujannya sangat rendah. Petani di desa ini mayoritas membudidayakan tanaman holtikultura dibanding dengan tanaman padi karena tanaman padi membutuhkan banyak air. Beberapa petani menanam tanaman holtikultura jenis sayuran seperti sawi, bayam, terong, kubis, labu, dan kangkung hanya pada musim hujan karena tanaman sayuran ini membutuhkan banyak air dibanding tanaman holtikultura lainnya seperti cabai, tomat, dan bawang. Pada musim kemarau, para petani tetap menanam tanaman holtikultura jenis sayuran dengan mengandalkan air dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Puncara dengan bantuan pompa air jenis mesin diesel berbahan bakar BBM. Melihat kondisi petani yang membutuhkan banyak biaya setiap kali melakukan pengairan ladang perkebunan menggunakan pompa mesin, maka kami bermaksud untuk memberikan sebuah solusi yaitu dengan membuat sistem pengairan lahan pertanian menggunakan jenis pompa yang digerakkan oleh motor listrik dengan sumber daya yang dapat diambil dari tenaga matahari. Pemilihan solusi ini sangat tepat menurut kami, dengan berbagai alasan yang sangat kuat yaitu karena sumber tenaga yang dibutuhkan berupa listrik dari tenaga surya lebih ramah lingkungan, tidak membutuhkan biaya bahan bakar, serta mudah didapatkan oleh petani mengingat di desa ini memiliki intensitas cahaya matahari sangat tinggi.
Model Kepemimpinan Instruksional, Digital dan Transformational untuk Meningkatkan Pengembangan Diri, Kolaborasi dan Kepuasan Guru Nur, Hamzah; Aqsha, Ismail; Amiruddin, Amiruddin; Anwar, Fahri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh model kepemimpinan instruksional, digital, dan transformasional terhadap pengembangan diri, kolaborasi, serta kepuasan kerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Makassar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perubahan paradigma kepemimpinan pendidikan di era Revolusi Industri 5.0 yang menuntut kepala sekolah untuk mampu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan inovasi pembelajaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei terhadap 95 guru sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan analisis jalur untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan instruksional, digital, dan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketiga dimensi kinerja guru. Nilai koefisien determinasi (R²) masing-masing sebesar 0,6738 untuk pengembangan diri, 0,7172 untuk kolaborasi, dan 0,5213 untuk kepuasan kerja guru, menandakan bahwa model kepemimpinan tersebut memiliki daya jelaskan yang kuat terhadap peningkatan kinerja guru. Secara parsial, kepemimpinan instruksional dan digital lebih dominan dalam meningkatkan pengembangan diri dan kolaborasi, sedangkan kepemimpinan transformasional lebih berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara ketiga model kepemimpinan dalam menciptakan budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, serta berorientasi pada peningkatan profesionalisme guru. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengambil kebijakan pendidikan dalam merancang strategi kepemimpinan sekolah yang adaptif dan berkelanjutan.
Implementasi Media Pembelajaran Las Simulator melalui Strategi Cybergogi dalam Pembelajaran Las Berbasis Industri untuk Peningkatan Keterampilan Pengelasan Mahasiswa Aqsha, Ismail; Ashadi, Ninik Rahayu; Anwar, Fahri; Ramdhani, Irin; Romadin, Achmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif (1) bagaimana proses penerapan metode pembelajaran berbasis cybergogi dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa, serta (2) sejauh mana peningkatan keterampilan mahasiswa pada bidang pengelasan dan fabrikasi setelah metode tersebut diterapkan. Pendekatan cybergogi dipilih karena mampu mengintegrasikan teknologi digital, interaktivitas, dan kemandirian belajar mahasiswa melalui pemanfaatan aplikasi serta simulator las yang menyerupai kondisi praktik nyata. Untuk memperoleh data yang akurat, penelitian ini menggunakan instrumen berupa tes pretest dan posttest yang dirancang khusus untuk mengukur kemampuan teknis mahasiswa sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran. Selain itu, dokumentasi kegiatan pembelajaran digunakan untuk menilai aspek proses, keterlibatan mahasiswa, serta konsistensi penerapan metode. Proses pembelajaran dilakukan melalui tahapan sistematis, meliputi orientasi untuk memahami tujuan dan aturan keselamatan, eksplorasi materi melalui panduan digital, elaborasi dengan latihan praktik berbantuan simulator, presentasi hasil kerja, kolaborasi antarmahasiswa, refleksi terhadap proses pembelajaran, serta evaluasi akhir. Rangkaian tahapan tersebut memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna, terarah, dan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor N-gain dari 30 mahasiswa pada mata kuliah fabrikasi mencapai 0,7254, yang termasuk kategori peningkatan “tinggi”. Adapun persentase efektivitas sebesar 72,5% mengindikasikan bahwa metode pembelajaran berbasis cybergogi tergolong “cukup efektif” dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran ini melalui media simulator memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap peningkatan keterampilan mahasiswa dalam bidang pengelasan dan fabrikasi.
Pelatihan Microsoft Office untuk Siswa SMK: Membangun Kompetensi di Era Digital: id Ramdhani, Irin; Andi Muhammad Idkhan; Ismail Aqsha; Djuanda; Muhsin Z
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v2i2.10062

Abstract

Program Kampus Mengajar merupakan salah satu Program dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berupa asistensi mengajar untuk memberdayakan mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran di Sekolah di berbagai Desa/Kota, salah satunya adalah SMKN 9 MAKASSAR Jl. Salodong Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Program Kerja Pelatihan Microsoft office yang dilakukan di SMKN 9 MAKASSAR ini adalah salah satu program kerja dari kegiatan mahasiswa kampus mengajar angkatan 8 untuk memingkatkan adaptasi teknologi bagi siswa di sekolah. Di era digital ini menuntut tenaga kerja yang memiliki kemampuan teknologi informasi, termasuk penguasaan aplikasi perkantoran seperti Microsoft Office. Pelatihan Microsoft Office bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi langkah strategi dalam membangun kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menggunakan Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint sebagai alat produktivitas yang esensial. Metode pelatihan meliputi teori dasar, praktik langsung, dan evaluasi proyek. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami dan menerapkan fungsi dasar ketiga aplikasi tersebut, seperti membuat dokumen formal, mengolah data sederhana, dan menyusun presentasi profesional. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga mempersiapkan siswa untuk bersaing di dunia kerja yang semakin berbasis teknologi. Dari hasil kegiatan ini, dapat disimpulkan bahwa pelatihan Microsoft Office memberikan manfaat signifikan dalam mendukung kesiapan kerja siswa SMK. Program serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna memastikan siswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan teknologi.
Pemberdayaan Kelompok Tani Ati Maci'nong untuk Merevitalisasi Sistem Irigasi Sawah Menggunakan Pompa Tenaga Surya untuk Mendukung Ekonomi Hijau Jayanegara, Sudarmanto; Ramli, Hartini; Fauziah Misbahuddin, Azizah; Aqsha, Ismail; Mochamad Rifqi, Dary
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia/Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v5i2.4161

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Desa Lempangang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, bertujuan untuk mengatasi tingginya biaya operasional pompa berbahan bakar fosil, rendahnya efisiensi irigasi, dan terbatasnya akses pasar bagi petani. Program ini menerapkan sistem irigasi bertenaga surya, memberikan pelatihan pengoperasian dan pemeliharaan teknologi, memperkenalkan platform pemasaran digital, dan melakukan pemantauan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pompa bertenaga surya mengurangi biaya operasional hingga 50% dan meningkatkan efisiensi air hingga 30%. Petani mitra menjadi lebih mandiri dalam mengelola teknologi dan memperluas jangkauan pasar mereka melalui strategi digital. Manfaat sosial-ekonomi meliputi peningkatan produktivitas, pendapatan yang lebih tinggi, dan kesadaran yang lebih besar terhadap praktik pertanian berkelanjutan. Program ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) terkait pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, energi bersih, dan aksi iklim. Luaran meliputi publikasi ilmiah, paparan media, materi audiovisual, dan peningkatan kapasitas petani. Program ini berfungsi sebagai model yang dapat direplikasi untuk pemberdayaan masyarakat berbasis energi terbarukan dan pembangunan berkelanjutan.
Pelatihan Keterampilan Pengelasan GTAW Berbasis Pembelajaran Cybernetic Pada Siswa Teknik Pengelasan SMK 8 Pinrang Aqsha, Ismail; Nur, Hamzah; Rasyid, Ramli; Fadillah, Nur; Hadryanti, Hadryanti
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/teknovokasi.v3i3.10593

Abstract

The GTAW welding skills training based on cybernetic learning at SMK Negeri 8 Pinrang was implemented to enhance the quality of teaching and welding competencies, particularly for students in the light vehicle engineering program. Limited availability of welding machines and equipment at the school has restricted students’ opportunities for practice; therefore, the training was designed using practical and communicative methods to ensure accessibility and comprehension. The implementation stages included observation to identify partner problems, program socialization, cybernetic-based training, application of welding technology media, and mentoring with evaluation of welding products. Students received theoretical knowledge of GTAW welding through digital modules covering machine operation, tools and materials, welding procedures, interpretation of technical drawings, and analysis of welding defects. After mastering the theory, students engaged in welding practice through simulation applications, enabling independent skill development. The cybernetic learning model facilitated the integration of theory and practice by utilizing digital technology, encouraging active participation and structured learning. This training is expected to strengthen students’ GTAW welding competencies at SMK Negeri 8 Pinrang, providing them with essential skills to compete in the workforce and industrial sector.