p-Index From 2021 - 2026
5.917
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IJTIHAD Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan Jurnal Ushuluddin An-Nida' Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam El-Mashlahah Justitia et Pax Jurnal Cahaya Keadilan JOURNAL EQUITABLE Al-Amwal Khatulistiwa: Journal of Islamic Studies BILANCIA Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu Jurnal Pendidikan dan Konseling Borneo Law Review Journal BENING Refleksi: Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam TERAJU : Jurnal Syariah dan Hukum IJELR: International Journal of Education, Language, and Religion Al-Awqaf: Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam Lentera:Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies Journal of Nahdlatul Ulama Studies Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat TASAMUH: Jurnal Studi Islam Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan An-natiq Jurnal Kajian Islam Interdisipliner Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau (JPPM KEPRI) Mabahits JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Jurnal Integrasi Ilmu Syariah (Jisrah) QiST: Journal of Quran and Tafseer Studies Millah: Journal of Religious Studies Jurnal Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau Al Barakat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Pendidikan Islam Indonesia Tahqiqa: Jurnal Pemikiran Hukum Islam At-Ta’awun: Jurnal Mu’amalah dan Hukum Islam Syakhshiyyah Jurnal Hukum Keluarga Islam Al Fuadiy: Jurnal Hukum Keluarga Islam El-Uqud: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah Multicultural Islamic Education Review Al-Qudwah: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis Al-khidmah: Jurnal Pengabdian dan Pendampingan Masyarakat ISLAMITSCH FAMILIERECHT JOURNAL Al-Wasatiyah: Journal of Religious Moderation Bilancia : Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum Indonesian Journal of Law and Syariah (IJLS)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Justitia et Pax

REAKTUALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Saiin, Asrizal
Justitia et Pax Vol 33, No 2 (2017): Justitia et Pax Volume 33 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Penerbit Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.102 KB) | DOI: 10.24002/jep.v33i2.1603

Abstract

The background of this article is to look at the current phenomenon of public understanding, particularly regarding today’s students’ generation who has begun to forget Pancasila values. Moral degradation of current the generation becomes a big problem in this nation, comparable to corruption, robbery, murder, until the problem of repression and violence for the sake of religion. Because of such reason, there is a need to renew and reinvestthe values of Pancasila in school institutions. This research normative legal research, namely research that employs secondary data obtained through the literature study. As stipulated in the Law No. 20 of 2003 about National Education System, particularly in regard to the elaboration of Article 37 paragraph (1) that education is meant to form the students to become a religious human being, kind-hearted and having a good ethic. The author tries to give a new color to the national education system about the valuesof Pancasila that should be actualized in the development of national education. The solution is to re-actualize the values of Pancasila. Indonesia national education should be re-motivated on the basis of Pancasila ideology, both as a state’s ideology and as the personality of the nation.Keywords: Reactualisation, Pancasila Values, National Education System.IntisariLatar belakang artikel ini adalah melihat fenomena sekarang bahwa pemahaman masyarakat umum khususnya generasi pelajar saat ini sudah mulai lupa dengan nilainilai Pancasila. Degradasi moral generasi zaman sekarang menjadi persoalan besar bangsa ini, seperti korupsi, perampokan, pembunuhan, bahkan sampai pada masalah kekerasan dan penindasan atas nama agama. Berawal dari hal demikian, perlu adanya pembaharuan penanaman kembali nilai-nilai Pancasila di instansi sekolah. Penelitianini merupakan penelitian hukum normative, yaitu penelitian terhadap data sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka. Sebagaimana tertuang di dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, terutama penjelasan Pasal 37 ayat (1) bahwa pendidikan dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia beriman, bertakwa dan berbudi pekerti yang baik. Dari sini penulis berusaha untuk memberikan warna baru dalam sistem pendidikan nasional tentang nilainilai Pancasila yang seharusnya diaktualisasikan dalam pengembangan pendidikan nasional. Solusinya adalah mengaktualisasikan kembali nilai-nilai Pancasila. Pendidikan nasional Indonesia hendaknya harus diberi motivasi kembali atas dasar ideologis Pancasila, baik secara ideologi negara maupun kepribadian bangsa.Kata kunci: Reaktualisasi, Nilai-nilai Pancasila, Sistem Pendidikan Nasional.
REAKTUALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Asrizal Saiin
Justitia et Pax Vol. 33 No. 2 (2017): Justitia et Pax Volume 33 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Penerbit Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jep.v33i2.1603

Abstract

The background of this article is to look at the current phenomenon of public understanding, particularly regarding today’s students’ generation who has begun to forget Pancasila values. Moral degradation of current the generation becomes a big problem in this nation, comparable to corruption, robbery, murder, until the problem of repression and violence for the sake of religion. Because of such reason, there is a need to renew and reinvestthe values of Pancasila in school institutions. This research normative legal research, namely research that employs secondary data obtained through the literature study. As stipulated in the Law No. 20 of 2003 about National Education System, particularly in regard to the elaboration of Article 37 paragraph (1) that education is meant to form the students to become a religious human being, kind-hearted and having a good ethic. The author tries to give a new color to the national education system about the valuesof Pancasila that should be actualized in the development of national education. The solution is to re-actualize the values of Pancasila. Indonesia national education should be re-motivated on the basis of Pancasila ideology, both as a state’s ideology and as the personality of the nation.Keywords: Reactualisation, Pancasila Values, National Education System.IntisariLatar belakang artikel ini adalah melihat fenomena sekarang bahwa pemahaman masyarakat umum khususnya generasi pelajar saat ini sudah mulai lupa dengan nilainilai Pancasila. Degradasi moral generasi zaman sekarang menjadi persoalan besar bangsa ini, seperti korupsi, perampokan, pembunuhan, bahkan sampai pada masalah kekerasan dan penindasan atas nama agama. Berawal dari hal demikian, perlu adanya pembaharuan penanaman kembali nilai-nilai Pancasila di instansi sekolah. Penelitianini merupakan penelitian hukum normative, yaitu penelitian terhadap data sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka. Sebagaimana tertuang di dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, terutama penjelasan Pasal 37 ayat (1) bahwa pendidikan dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia beriman, bertakwa dan berbudi pekerti yang baik. Dari sini penulis berusaha untuk memberikan warna baru dalam sistem pendidikan nasional tentang nilainilai Pancasila yang seharusnya diaktualisasikan dalam pengembangan pendidikan nasional. Solusinya adalah mengaktualisasikan kembali nilai-nilai Pancasila. Pendidikan nasional Indonesia hendaknya harus diberi motivasi kembali atas dasar ideologis Pancasila, baik secara ideologi negara maupun kepribadian bangsa.Kata kunci: Reaktualisasi, Nilai-nilai Pancasila, Sistem Pendidikan Nasional.
Co-Authors . Zulfan Afriadi, Putra Afrizal Nur Agustiar Agustiar Ahmad Chuzairi Aidillah Suja Aliem Amsalu Anwar M. Raadiamoda April, Muhammad Ari Hidayat, Muhammad Yayad Aribbilah, Ilhamuddin Armita, Pipin Asla Annisa Soleha, Putri Asrizal Assril aziwantoro, juni Azzahra, Khairunnisa Badarussyamsi, Badarussyamsi Bashori Bashori Candra Wesnedi Darmayanti, Pipit Debana, Muhammad Zaky Dewi Lestari Dina Suci Hasanah Simanungkalit Elviandri, Elviandri Farkhani Farkhani Fauzi Fauzi Fery Adi Alwiyon Firdaus Firdaus Fitrah, Annisa Freska Salsabila Hajazi, Moh. Zaidi Hasbi Umar Hasibuan, Supri Yadin Hermanto Harun Hidayat, Muhammad Yayad Ari Hilda Amelia, Annisa Humaira Ahmad Iffan, Ahmad Ikrom, Dawamil Ilhammuddin Aribbillah Janeri, Roles Karina Talia Putri Lola Abellia Lufiya, Tira Lukmanul Hakim M Azmi M TAUFIQ M. Asrafil M. Indra M. Iqbal Maulana Putra M. Radiamoda, Anwar Maulana Yusuf Maya Duwi Ayunda Moetia Septi Mohamad Karuok Mohd Faizulamri Mohd Saad Muchimah, Muchimah Muh. Rizki Muh. Rizki Muhammad April Muhammad Fadhli Muhammad Gilang Aidil Saputra Muhammad Ridho Nur Muhammad Rizki Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Muharram, Nur Nadi Putra Nugroho, Pebriyan Nurhidayati, Riezka Nyoto Nyoto Nyoto, Nyoto Pipin Armita Pipin Armita Pipin Armita Pipin Armita Putri Aningsih, Anita Radiamoda, Anwar M. Rahma Islamiati Rahman, Muhammad Rahmat Hidayatullah Rahmat syah Rahmawati, Siti Nur Aini Dwi Raihana Raihana Raihana Raihana Raja Hesti Hafriza Rianto, Muhammad Riezka Nurhidayati Rihana Hidayanti Sagala, Khaoirunnisa Azzahra Santoso, Hani Hafizah Putri Saphira, Bella Sefiyani, Dewi Siti Maheran Siti Nurjanah Sudanto supani supani Supriyadin Hasibuan Susandi, Ari Tri Wahyuni Lestari Umar, M. Hasbi Valijon Ghafurjonovich Macsudov Wardan, Enda Zaitun Zaitun Zia Ulfuat Hisam Abdillah Zulfa Hudiyani Zulfan Efendi