Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN SETTING SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PEMAHAMAN KONSEP KIMIA SISWA NI LUH EKA NINGSIH .; DR. RER. NAT I WAYAN KARYASA, S.Pd.,M.Sc .; DRS. I NYOMAN SUARDANA, M.Si. .
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.475 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran kimia dengan setting sains teknologi masyarakat (STM) yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan pemahaman konsep kimia siswa. Pengembangan dilaksanakan dengan mengacu pada model Dick & Carey, meliputi: (1) penetapan materi pembelajaran dan kompetensi dasar, (2) analisis kebutuhan, (3) pengembangan perangkat pembelajaran, dan (4) uji coba perangkat pembelajaran. Subjek dari penelitian ini adalah ahli, guru, dan siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 2 Bangli tahun pelajaran 2014/2015. Metode penelitian dilakukan dengan analisis deskriptif tentang validitas, kepraktisan, dan efektivitas perangat pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh: (1) validitas perangkat pembelajaran yang terdiri dari nilai validitas silabus dengan rata-rata 3,67; RPP 3,70; LKS 3,63; Buku Pegangan Siswa 3,66; Buku Pegangan Guru 3,66. Sehingga secara keseluruhan perangkat pembelajaran ini berada pada kategori sangat valid. (2) kepraktisan perangkat pembelajaranyang terdiri dari rata-rata nilai keterlaksanaan perangkat pembelajaran 3,51, rata-rata respon guru 3,69 dan respon siswa 3,62. Secara keseluruhan perangkat pembelajaran ini sangat praktis. (3) rata-rata keterampilan proses sains siswa meningkat setelah perangkat pembelajaran yang dikembangkan,penerapan pertama= 55,3; penerapan kedua= 70,2; penerapan ketiga= 80,9 dan penerapan keempat = 91,2. (4) terdapat perbedaan yang signifikan dalam pemahaman konsep kimia sebelum dan setelah perangkat pembelajaran diterapkan. Kata Kunci : perangkat pembelajaran STM, keterampilan proses sains, pemahaman konsep This aims at developing valid, practical, and effective chemistry instruction with society technology science setting to improve students’ science process skill and students’ chemistry understanding. The development is done by using Dick & Carey model consisting of four steps, namely: (1) establishing the learning material and basic competency, (2) need analysis, (3) developing instruction tool, and (4) trying out learning tool. The subjects of this research are experts, teachers, and students of XI IPA 2 SMAN 2 Bangli in the academic year 2014/2015. The analysis method done by using descriptive analysis about validity, practicality, and effectiveness of learning tool. This research discovers: (1) the validity learning tool consisting of syllabus validity with average of 3,67; lesson plan of 3,70; worksheet of 3,63; students’ main book of 3,66, teachers’ book of 3,66. So that, all instruction is in very valid. (2) the practicality of the instruction tool consisting of the average score of learning tool application of 3,51, the average of teachers’ response of 3,69 and students’ response of 3,62. So that, all the learning tool is categorized into very practical. (3) the average score of students’ science process skill improve after the implementation of the developed instruction tool from implementation I = 55,3; Implementation II = 70,2; Implementation III = 80,9 and Implementation IV = 91,2. (4) there is a significant difference on students’ chemistry concept understanding before and after the instruction tool is implemented. keyword : science technology society instruction, scientific science skill, concept understanding
PEMANFAATAN POTENSI LINGKUNGAN LOKAL DALAM MEMBUAT PROSEDUR PRAKTIKUM KONTEKSTUAL Ni Made Wiratini, I Nyoman Suardana, I Ketut Lasia
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 44 No 1 (2011): April 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.45 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v44i1.139

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa dengan memanfaatkan potensi lingkungan lokal dalam membuat prosedur praktikum kontekstual (PPK). Subjek penelitian adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia angkatan 2007/2008. Objek penelitian adalah kreativitas mahasiswa, pemahaman konsep-konsep kimia, permasalahan mahasiswa dalam membuat PPK, dan pendapat mahasiswa terhadap proses pembelajaran. Instrumen penelitian ini berupa lembar observasi, angket kesulitan mahasiswa, angket pendapat mahasiswa, dan tes. Data kreativitas mahasiswa yang diperoleh dari lembar observasi dan hasil tes penguasaan konsep-konsep kimia dianalisis dengan menggunakan pedoman konversi PAP Undiksha. Data permasalahan mahasiswa dianalisis secara deskriptif, sedangkan data pendapat mahasiswa dianalisis dengan membandingkan jumlah persentase yang setuju dengan tidak setuju. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terjadi peningkatan kreativitas mahasiswa dengan memanfaatkan potensi lingkungan lokal dalam membuat prosedur praktikum kontekstual Kimia Dasar II; (2) terjadi peningkatan dalam pemahaman konsep-konsep kimia mahasiswa melalui pembuatan prosedur praktikum kontekstual; (3) sebagian besar mahasiswa menyatakan bermasalah dalam mencari ide pembuatan prosedur praktikum kontekstual; dan (4) respon mahasiswa sangat baik terhadap proses pembelajaran yang memanfaatkan potensi lingkungan lokal.Kata-kata Kunci: kreativitas, praktikum kontekstual, potensi lingkungan
Model Demonstrasi Interaktif Berbantuan Multimedia dan Hasil Belajar IPA Aspek Kimia Siswa SMP I Komang Wisnu Budi Wijaya; I Made Kirna; I Nyoman Suardana
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 45 No 1 (2012): April, 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.17 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v45i1.1788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pengaruh penggunaan model demonstrasi interaktif terhadap hasil belajar siswa dan (2) mendeskripsikan profil pemahaman konsep kimia siswa. Jenis penelitian ini termasuk penelitian semu (Quasi Experiment). Penelitian ini didesain dengan nonequivalent control group design. Subjek penelitian adalah siswa SMP kelas VII SMP N 2 Singaraja tahun ajaran 2011/2012. Objek penelitian adalah hasil belajar siswa dan profil pemahaman konsep kimia. Siswa kelompok eksperimen dibelajarkan dengan model pembelajaran demonstrasi interaktif berbantuan multimedia sedangkan siswa kelompok kontrol dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. Data hasil belajar siswa dianalisis dengan teknik analisis ANAKOVA satu jalur dan data profil pemahaman konsep siswa dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan Model Demonstrasi Interaktif berbantuan multimedia lebih baik daripada siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Langsung dan (2) profil pemahaman konsep kimia untuk aspek submikroskopis dan simbolik pada siswa kelompok eksperimen lebih baik daripada siswa di kelompok kontrol. Kata-kata Kunci: demonstrasi interaktif, multimedia, hasil belajar kimia siswa pemula
PENGEMBANGAN E-MODUL PEMBELAJARAN IPA SMP KELAS VII BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN LEVELS OF INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA N. P. Anggi Putri Mijaya; A. A. I. Agung Rai Sudiatmika; I Nyoman Suardana
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 12, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v12i2.11258

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan e-modul pembelajaran IPA berbasis model pembelajaran Levels of Inquiry yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan literasi sains siswa SMP kelas VII. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE oleh Dick dan Carey, meliputi 1) analisis, 2) perancangan, 3) pengembangan, 4) implementasi dan 5) evaluasi.  Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan teknik pemberian angket dan tes literasi sains. Adapun rancangan penelitian untuk uji keefektivitasan menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Data hasil penelitian di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) e-modul sangat valid dari segi materi (KVG=0,89), media (x ̅=96,75), dan bahasa (x ̅=97,45) (2) e-modul sangat praktis dari praktisi guru (x ̅=91,83) dan praktisi siswa (x ̅=91,53), (3) e-modul efektif meningkatkan literasi sains siswa dengan kualifikasi sedang (<g>=0,52). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa produk e-modul pembelajaran IPA SMP kelas VII berbasis model pembelajaran Levels of Inquiry untuk meningkatkan literasi sains siswa memperoleh penilaian yang valid, praktis dan efektif.
PENGEMBANGAN E-MODUL IPA SMP KELAS VII DENGAN MODEL PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING BERBASIS ISU-ISU SOSIAL SAINS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Komang Edi Suastrawan; I Nyoman Suardana; A. A. I. Agung Rai Sudiatmika
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 12, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v12i2.11228

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk e-modul IPA SMP kelas VII dengan model process oriented guided inquiry learning (pogil) berbasis isu-isu sosial sains yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan mengakomodasi model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate). Data pada penelitian ini berupa data kualitatif dan kuantitatif yang dikumpulkan menggunakan angket validitas, kepraktisan, dan tes keterampilan berpikir kritis. Uji efektivitas e-modul menggunakan penelitian pre-experimental dengan one-group pretest-posttest design. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1) e-modul disusun dengan model process oriented guided inquiry learning berbasis isu-isu sosial sains kontroversial yang dilengkapi video, audio, dan kuis interaktif. (2) e-modul IPA dinyatakan sangat valid dari segi materi dengan Koefisien Validasi Gregory 1,0, valid dari segi bahasa dengan nilai rata-rata 96,36, dan valid dari segi media dengan nilai rata-rata 96,13. (3) e-modul dinyatakan sangat praktis oleh guru dengan nilai rata-rata 97,56 dan dinyatakan sangat praktis oleh siswa dengan nilai rata-rata sebesar 96,36. (4) e-modul dinyatakan efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dengan nilai rata-rata posttest sebesar 74,86 kategori baik, serta gain score rata-rata keterampilan berpikir kritis siswa secara keseluruhan yaitu 0,55 dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa e-modul IPA berbasis isu-isu sosial sains telah dinyatakan valid, praktis, dan efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
PENGARUH PRAKTIKUM KIMIA HIJAU PADA SIKAP SISWA TERHADAP KIMIA I Wayan Redhana; I Nyoman Suardana; I Nyoman Selamat; Luh Maharani Merta
EDUSAINS Vol 12, No 2 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i2.13156

Abstract

THE EFFECT OF GREEN CHEMISTRY LAB EXPERIMENTS ON STUDENTS' ATTITUDES TOWARDS CHEMISTRYAbstractThis study aimed to investigate the effect of green chemistry lab experiments and the traditional chemistry lab experiments on students’ attitudes towards chemistry. This type of study was a quasi-experiment with a non-equivalent pretest-posttest control group design. The population of this study was all the Class XI of Natural Sciences in SMA Negeri 4 Singaraja, totaling five classes. Samples were selected by a purposive sampling technique. Sciences of 2 and 5 was the control group taught by traditional chemistry lab experiments, while Class XI of Natural Sciences of 3 and 4 was the experimental group taught by green chemistry lab experiments. Students’ attitudes towards chemistry were measured by a questionnaire given to students before and after the chemistry lab experiments. The results of this study indicated that students’ attitudes toward chemistry were better in the green chemistry lab experiments with a mean score of 4.34 than in the traditional chemistry lab experiments with a mean score of 4.15. AbstrakPenelitian ini bertujuan menyelidiki pengaruh praktikum kimia hijau dan praktikum kimia tradisional pada sikap siswa terhadap kimia. Jenis penelitian adalah eksperimen kuasi dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest control group. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas XI IPA di SMA Negeri 4 Singaraja yang berjumlah lima kelas. Sampel dipilih dengan teknik purpossive sampling. Kelas XI IPA 2 dan 5 sebagai kelompok kontrol yang diajar dengan praktikum kimia tradisional, sedangkan Kelas XI IPA 3 dan 4 sebagai kelompok eksperimen yang diajar dengan praktikum kimia hijau. Sikap siswa terhadap kimia diukur dengan inventori yang diberikan kepada siswa sebelum dan setelah kegiatan praktikum kimia. Hasil penelitian ini menunjukkan sikap siswa terhadap kimia lebih baik pada praktikum kimia hijau dengan skor rata-rata 4,34 dibandingkan dengan praktikum kimia tradisional skor rata-rata 4,15. 
THE IDENTIFICATION OF LEARNING INTEREST IN CHEMISTRY OF SENIOR HIGH SCHOOL STUDENT AT SMA N 2 SINGARAJA Irene Jarut .; Drs. I Nyoman Suardana,M.Si .; Dr. Ida Bagus Nyoman Sudria,M.Sc .
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v1i2.3970

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) mengidentifikasi minat belajar siswa kelas X and XI SMA Negeri 2 Singaraja terhadap pelajaran kimia dan 2) mendeskripsikani faktor-faktor dominan yang mempengaruhi minat belajar siswa kelas X dan XI terhadap pelajaran kimia. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Sampel penelitian terdiri atas 50 siswa kelas X dan 50 siswa kelas XI yang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Tehnik pengumpulan data menggunakan inventori dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum minat belajar siswa kelas X and XI SMA N 2 Singaraja secara berurutan tergolong tinggi and cukup. Pada aspek maintain-value ketertarikan siswa kelas X dan XI terhadap pelajaran kimia tergolong sangat tinggi yang dominan dipengaruhi oleh faktor internal yakni tingginya kesadaran siswa akan pentingnya peranan ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari. Pada aspek maintain-feeling ketertarikan siswa kelas X dan XI terhadap pelajaran kimia secara berurutan tergolong tinggi dan cukup. Hal ini dominan dipengaruhi oleh faktor eksternal yakni bahan pelajaran dan faktor internal yakni motivasi dan kemampuan matematis siswa. Pada aspek triggered-SI ketertarikan siswa terhadap pelajaran kimia tergolong rendah. Hal ini dominan dipengaruhi oleh faktor eksternal yakni guru dan bahan pelajaran yang meliputi aspek mikroskopis dan simbolik. Kata Kunci : minat, faktor eksternal, faktor internal The aims of this research were 1) to identify the learning interest in chemistry of student for grade X and XI and 2) to describe the dominant factors which influence the learning interest in chemistry of students at grade X and XI. This research was descriptive research. The sample was consisting of 50 students at grade X and 50 students at grade XI who were chosen by using random sampling method. The data of this research was collected by using inventory and interview with the data analysis used descriptive analysis. The result of this research showed that generally the learning interest in chemistry of students at grade X and XI respectively were high and enough. On maintain-value aspect, the learning interest in chemistry of students at grade X and XI were very high because was dominant caused by internal factor namely the awareness of the important of chemistry in daily life. In maintain-feeling, the learning interest in chemistry of students at grade X and XI respectively were high and enough because in dominant caused of both external dan internal factors. The external factor namely the content of subject while internal factor namely motivation and mathematical abilty. On triggered-SI aspect, the learning interest in chemistry of student at grade X and XI were low because in dominant came from external factor namely teacher and the content of subject. keyword : Interest, internal factor, and external factor.
THE IDENTIFICATION OF LEARNING INTEREST IN CHEMISTRY OF SENIOR HIGH SCHOOL STUDENT AT SMA N 2 SINGARAJA Irene Jarut .; Drs. I Nyoman Suardana,M.Si .; Dr. Ida Bagus Nyoman Sudria,M.Sc .
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v1i2.3971

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) mengidentifikasi minat belajar siswa kelas X and XI SMA Negeri 2 Singaraja terhadap pelajaran kimia dan 2) mendeskripsikani faktor-faktor dominan yang mempengaruhi minat belajar siswa kelas X dan XI terhadap pelajaran kimia. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Sampel penelitian terdiri atas 50 siswa kelas X dan 50 siswa kelas XI yang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Tehnik pengumpulan data menggunakan inventori dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum minat belajar siswa kelas X and XI SMA N 2 Singaraja secara berurutan tergolong tinggi and cukup. Pada aspek maintain-value ketertarikan siswa kelas X dan XI terhadap pelajaran kimia tergolong sangat tinggi yang dominan dipengaruhi oleh faktor internal yakni tingginya kesadaran siswa akan pentingnya peranan ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari. Pada aspek maintain-feeling ketertarikan siswa kelas X dan XI terhadap pelajaran kimia secara berurutan tergolong tinggi dan cukup. Hal ini dominan dipengaruhi oleh faktor eksternal yakni bahan pelajaran dan faktor internal yakni motivasi dan kemampuan matematis siswa. Pada aspek triggered-SI ketertarikan siswa terhadap pelajaran kimia tergolong rendah. Hal ini dominan dipengaruhi oleh faktor eksternal yakni guru dan bahan pelajaran yang meliputi aspek mikroskopis dan simbolik. Kata Kunci : minat, faktor eksternal, faktor internal The aims of this research were 1) to identify the learning interest in chemistry of student for grade X and XI and 2) to describe the dominant factors which influence the learning interest in chemistry of students at grade X and XI. This research was descriptive research. The sample was consisting of 50 students at grade X and 50 students at grade XI who were chosen by using random sampling method. The data of this research was collected by using inventory and interview with the data analysis used descriptive analysis. The result of this research showed that generally the learning interest in chemistry of students at grade X and XI respectively were high and enough. On maintain-value aspect, the learning interest in chemistry of students at grade X and XI were very high because was dominant caused by internal factor namely the awareness of the important of chemistry in daily life. In maintain-feeling, the learning interest in chemistry of students at grade X and XI respectively were high and enough because in dominant caused of both external dan internal factors. The external factor namely the content of subject while internal factor namely motivation and mathematical abilty. On triggered-SI aspect, the learning interest in chemistry of student at grade X and XI were low because in dominant came from external factor namely teacher and the content of subject. keyword : Interest, internal factor, and external factor.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA SMA PADA PEMBELAJARAN KIMIA UNTUK MATERI LARUTAN PENYANGGA Luh Mentari .; Drs. I Nyoman Suardana,M.Si .; Prof. Drs. I Wayan Subagia,M.App.Sc,Ph .
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v1i1.3975

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan (1) mendeskripsikan dan menjelaskan miskonsepsi yang dialami siswa, (2) mendeskripsikan distribusi miskonsepsi siswa, dan (3) mendeskripsikan dan menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan siswa mengalami miskonsepsi pada materi larutan penyangga. Subjek penelitian ini adalah dua orang guru kimia, 34 orang siswa dari kelas XI IA1 dan XI IA2 SMA Negeri 1 Sukasada, buku teks, dan LKS. Objek penelitian ini adalah miskonsepsi siswa dan faktor-faktor penyebabnya. Data dikumpulkan melalui tes diagnostik, observasi, dan wawancara mendalam. Data yang diperoleh dianalisis dengan cara deskriptif interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi yang dialami siswa terjadi pada semua konsep pada materi larutan penyangga. Miskonsepsi siswa terjadi pada pengertian dan sifat larutan penyangga, komponen larutan penyangga, pembentukan larutan penyangga, reaksi (cara kerja) larutan penyangga, pembuatan larutan penyangga, dan perhitungan pH larutan penyangga. Faktor-faktor penyebab miskonsepsi pada siswa bersumber dari siswa, guru, dan sumber belajar (LKS). Berdasarkan temuan tersebut disarankan kepada guru untuk melakukan perbaikan proses pembelajaran yang berlangsung di SMA Negeri 1 Sukasada, memberikan penekanan pada konsep-konsep penting pada materi yang diberikan, dan melakukan pengkajian miskonsepsi terhadap buku atau LKS yang akan digunakan sebagai sumber belajar.Kata Kunci : miskonsepsi, konsep, larutan penyangga This research was a descriptive study aimed (1) to describe and explain misconceptions experienced by students, (2) to describe the distribution of students misconceptions, and (3) to describe and explain factors that cause students have misconceptions on the material of buffer solution. The subjects were two chemistry teachers, 34 students of class XI IA1 and XI IA 2 SMA Negeri 1 Sukasada, textbooks, and worksheets. The objects of research were student misconceptions and the factors that cause its misconceptions. The data were collected through a diagnostic test, observations, and clinical interviews. The descriptive interpretative technique way used to analyze it data. The results showed that students experienced misconceptions in all concept material of buffer solution. The students’s misconceptions occured the definition and the properties of buffer solution, the components of buffer solution, the formation of a buffer solution, the reaction of the buffer solution, the preparation of buffer solution, and how calculation of buffer solution pH. The factors avecting student misconceptions come from students, teachers and learning resources (worksheet). Based on these findings, suggested to the teacher to improve his or her learning process, to emphasize the important concepts material, and to evaluated the chemistry books and worksheets used as a learning resources.keyword : misconceptions, concepts, buffer solution
ANALYSIS OF LEARNING DIFFICULTIES OF SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN LEARNING ATOMIC STRUCTURE Bernabas Bio .; Drs. I Nyoman Suardana,M.Si .; Dr. I Made Kirna,M.Si .
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v1i1.4012

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar siswa Kelas X di SMA Katolik Santo Paulus Singaraja pada topik struktur atom dan faktor-faktor penyebabanya. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan pedoman wawancara. Data dianalisis secara deskriptif dengan memberi skor pada setiap jawaban angket kemudian menghitung persentase terhadap jawaban sangat setuju dan setuju. Hasil penelitian menunjukkan: (1) beberapa kesulitan belajar siswa dalam mempelajari materi struktur atom, yaitu menentukan kelemahan dan kelebihan masing-masing model atom (88,7%), menganalisis percobaan Rutherford (86,7%), menuliskan lambang nuklida sebuah unsur (83,3%), percobaan sinar katoda (80%), membedakan antara model atom yang satu dengan yang lainnya (70%), menjelaskan masing-masing model atom (63,3%), mengelompokkan unsur-unsur ke dalam kelompok isotop, isobar, dan isoton (63,3%), menuliskan konfigurasi elektron dari ion (60%), menuliskan konfigurasi elektron unsur netral (56,7%) dan menjelaskan isotop, isobar, dan isoton (53,3%); (2) beberapa faktor penyebab kesulitan belajar siswa, yaitu karakteristik konsep yang bersifat abstrak (77,8%), kebiasaan siswa mengabaikan gambar (76,7%), kebiasaan belajar siswa untuk menghafal (73,3%), kurangnya media pembelajaran (66,7%), dan sumber belajar (53,3%)Kata Kunci : Kesulitan Belajar, Kesulitan Belajar Kimia, Struktur Atom This research was a descriptive research that aimed to analyze learning difficulties of students at grade X at SMA Katolik Santo Paulus Singaraja and its factors in learning atomic structure. The data were collected by using questionnaire and interview guide. The data were analyzed descriptively by giving scoring to each respond of students and calculating the percentage of students’ answers which were consisted of strongly agree and agree. The results of research showed: (1) several students’ difficulties, namely in explaining the weakness and strangeness of each atomic model (88.7%), analyzing Rutherford’s experiment (86.7%), writing nuclide symbols (83.3%), analyzing cathode ray tube experiment (80%), distinguishing among atomic models (70%), classifying elements into group of isotopes, isobars, and isotones (63.3%), explaining atomic models (63.3%), writing electron configuration of ionic (60%), writing electron configuration of neutral element (56.7%) and explaining isotopes, isobars, and isotones (53.3%); (2) several factors affecting learning difficulties of students, namely abstract concept (77.8%), learning habits for ignoring the picture (76.7%), learning habits for memorizing (73.3%), lack of learning media (66.7), and lack of learning resources (53.3%)keyword : Learning Difficulties, Chemistry Learning Difficulties, Atomic Structure
Co-Authors ., Ade Sintia Wulandari ., Dewa Ayu Dewi Purnamayanti ., Iluh Via Vanellia Darma ., Kompyang Selamet, S.Pd., M.Pd. ., Ni Kadek Dewi Septiari ., Ni Komang Mawar ., Ni Luh Eka Sumiantari ., Ni Putu Sintya Dewi ., Ni Putu Wahyu Dewi Arningsih A. A. Istri Agung Rai Sudiatmika A.A.Istri Agung Rai Sudiatmika Aa Kt. Wisnu A.k . AAIA Rai Sudiatmika A’yuningsih, Dewi Qurrota Ade Sintia Wulandari Agustina Dewi agustina dewi Amaliyah, Marisa Amilenita Islam Nuriza Febyanti Anak Agung Inten Paraniti Anil Yusuf Ariyani, Septi Arningsih, N. P. Wahyu Dewi Arningsih, N. P. Wahyu Dewi Ayu Ketut Artatik, I Gusti Bernabas Bio . Cornelia Wening Manggalagita Devi, N. L. Pande Latria Devi, N. L. Pande Latria Dewa Ayu Dewi Purnamayanti Dewi Qurrota A’yuningsih Dewi, I G A Gita Permata Dewi, Kadek Dian Mulya Dewi, Ni Putu Sintya Dharma, I Luh Via Vanellia Diah Artini Dian Ristiani Sabat Dian Ristiani Sabat, Dian Ristiani Dr. I Made Kirna,M.Si . Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Dr. Ida Bagus Nyoman Sudria,M.Sc . Dr. Ni Made Pujani,M.Si . DWI AGUSTINI . Elisa Magdalena Br Gultom Fitriani, Herdiyana Hajiriah, Titi Laily Hidayat, Rizqi I DEWA AYU TRISNA HANDAYANI . I DEWA AYU TRISNA HANDAYANI ., I DEWA AYU TRISNA HANDAYANI I DEWA GEDE AGUNG I Dewa Ketut Sastrawidana I G A Gita Permata Dewi I Gusti Ayu Agung Mas Purohita I Kadek Irvan Adistha Putra I Ketut Suma I Ketut Suma I Ketut Suma I Komang Wisnu Budi Wijaya I Luh Via Vanellia Dharma I Made Arya Putra Wibisana I Made Kirna I Made Kirna I Made Suwenten I Nyoman Bagiarata I NYOMAN BAGIARTA . I NYOMAN BAGIARTA ., I NYOMAN BAGIARTA I Wayan Karyasa I Wayan Redhana I Wayan Suastra I Wayan Subagia I.D.K. Sastrawidana I.N. Suardana Ida Ayu Komang Puspawati Ida Bagus Putu Mardana Iqlima Wulandari Irene Jarut . Kadek Dian Mulya Dewi Kamaluddin Ketut Suma Ketut Suma Khaeruman Komang Edi Suastrawan Komang Sriponi Kompyang Selamet Kompyang Selamet KUSMIANTI . Kusuma, Putu Nita Liani, Kadek Delita Luh Maharani Merta Luh Mentari . Luh Mitha Priyanka Luh Mitha Priyanka Made Suwenten Made Wiratini Marheni, Ni Putu Marisa Amaliyah Martha, I Wayan Mawar, Ni Komang Muhammad Wahyu Setiyadi N L. Eka Sumiantari N. L. Pande Latria Devi N. P. Anggi Putri Mijaya N. P. Wahyu Dewi Arningsih N.L.P.M . Widiyanti NI KADEK AYU KRISTIANDAYANTI . Ni Kadek Dewi Septiari NI KADEK SRI MULYANI . NI KADEK SRI MULYANI ., NI KADEK SRI MULYANI Ni Kadek Sri Widyantari Ni Kadek Sri Widyantari, Ni Kadek Sri NI KETUT PRATI DAIWATA NINGSIH . Ni Ketut Rapi Ni Komang Mawar NI LUH EKA NINGSIH . NI LUH EKA NINGSIH ., NI LUH EKA NINGSIH Ni Luh Made Ayunita Ni Luh Pande Latria Devi Ni Luh Putu Pradnya Paramita Dewi Ni Luh Yanti Onikarini Ni Made Susanti Ni Made Susanti Ni Made Wiratini NI NYOMAN RUSMINIATI . NI NYOMAN RUSMINIATI ., NI NYOMAN RUSMINIATI NI NYOMAN WIDIYANINGSIH . Ni Putu Dina Yanti Ni Putu Marheni NI PUTU MERRY YUNITHASARI . Ni Putu Radi Widayanti Ni Putu Sintya Dewi Nikmatur Rohmaya Nonci Melinda Uki Nyoman Retug Onikarini, Ni Luh Yanti Pratiwi, Putu Anandia priyanka, luh mitha PROF. I WAYAN SUBAGIA, M.App.Sc.,Ph.D . Purnamayanti, Dewa Ayu Dewi Purnamayanti, Dewa Ayu Dewi Purohita, I Gusti Ayu Agung Mas Putra, I Kadek Irvan Adistha Putra, I Made Tri Pramana Putri Sarini Putu Agus Putra Dwipayana Putu Agus Putra Dwipayana Putu Anandia Pratiwi Putu Prima Juniartina Putu Widiarini Rista Ayuni, Ni Luh Putu Oktiyana Rizqi Hidayat Sariati, Ni Kadek Selamet, Kompyang Septi Ariyani Septian Cahya Azhari Septiari, Ni Kadek Dewi Setiawan, I Putu Krisna Divayana siti rabiatul fajri, siti rabiatul Sitohang, Elsa Octavia Sriponi, Komang Sudiatmika, AAIA Rai Sukayasa, I Made Sukiastini, I Gusti Ayu Ngurah Kade Sumiantari, N L. Eka Sumiantari, N L. Eka Sutoyo, Suyatno Suwenten, I Made Suwenten, Made Titi Laily Hajiriah Uki, Nonci Melinda Wahono Widodo Widayanti, Ni Putu Radi Wulandari, Ade Sintia Wulandari, Ade Sintia Yusuf, Anil