p-Index From 2021 - 2026
5.412
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts) Jurnal Theologia Al-Ulum Nurani: Jurnal Kajian Syariah dan Masyarakat English Review: Journal of English Education JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo) JICSA Isamic Communication Journal Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Langkawi: Journal of The Association for Arabic and English Al-Albab SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Aqlam: Journal of Islam and Plurality Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Shirkah: Journal of Economics and Business Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis DHARMASMRTI: Jurnal Pascasarjana UNHI ACITYA Journal of Teaching & Education Jurnal Hawa : Studi Pengarus Utamaan Gender dan Anak IJOLTL (Indonesian Journal of Language Teaching and Linguistics) DIALEKTIKA Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam International Journal of Business, Humanities, Education and Social Sciences (IJBHES) Mazahibuna: Jurnal Perbandingan Mazhab Educandum Jurnal Ilmiah Pendidikan Journal of Social and Policy Issues Al-Buhuts (e-journal) Indonesian Journal of Teaching and Teacher Education ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Millah: Journal of Religious Studies Alsinatuna Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Proceeding of the International Conference on Global Education and Learning Jurnal Tarbiyatuna Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : DIALEKTIKA

Dialektika Islam dan Budaya Lokal: Strategi Bertahan Komunitas Bawakaraeng di Sulawesi Selatan Mustaqim Pabbajah
DIALEKTIKA Vol 13, No 1 (2020): DIALEKTIKA : Jurnal Pemikiran Islam dan Ilmu Sosial
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/dj.v13i1.1392

Abstract

Agama dan Budaya telah menjadi satu kesatuan dalam berbagai praktik sosial keagamaan di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk memotret kembali hubungan dialektis antara Islam dan budaya lokal orang Bugis-Makassar di Sulawesi Selatan. Pengumpulan data dalam studi melalui observasi partisipatif dan studi literatur terkait objek kajian studi ini, kemudian dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Studi ini menunjukkan tiga potret dialektika Islam dan budaya lokal dalam praktik ritual komunitas Bawakaraeeng. Pertama, bahwa kebiasaan orang Bugis-Makassar untuk melaksanakan serangkaian ritual di puncak Gunung Bawakaraeng merupakan budaya lokal masyarakat yang terus berproses dialektis dengan ajaran Islam, sehingga dikenal dengan stilah Haji Bawakaraeng. Kedua, potret budaya masyarakat di Sulawesi Selatan, baik sebelum datangnya Islam maupun pasca kedatangan Islam memperlihatkan hubungan dialektis yang dinamis. Ketiga, dalam proses dialektika dengan ajaran Islam sebagai upaya strategis dalam mempertahankan keberlangsungan praktik ritual komunitas Bawakaraeng. Studi ini sebagai pelengkap studi yang ada, sehingga disarankan studi lanjutan dengan pendekatan yang lebih kontekstual dan komprehensif dalam rangka pemetaan budaya lokal di era Indonesia komporer.
Beragama Di Ruang Digital: Pergeseran Orientasi Dari Pemahaman Agama Ke Spirit Beragama Mustaqim Pabbajah; Hannani Hannani; Taufiq Hidayat Pabbajah; Deraman Deraman
DIALEKTIKA Vol 15, No 2 (2022): Pemikiran Islam dan Ilmu Sosial
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/da.v15i2.4028

Abstract

Digitalisasi agama telah mengakibatkan pergeseran beragama di tengah masyarakat. Hal itu tidak dapat terhindarkan akibat literasi agama dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat secara terbuka. Tulisan ini hendak menjelaskan pergeseran dari orientasi pemahaman agama ke spirit beragama masyarakat. Tulisan ini didasakan pada hasil pengamatan dengan pendekatan netnografi di media online dengan metode penelitian deskriptif qualitatif. Tulisan ini memperlihatkan bahwa pergeseran beragama masyarakat terjadi akibat tiga hal yaitu; literasi agama dapat dengan mudah diakses secara online, keinginan kuat masyarakt mempelejarai agama, dan merebaknya platform-platform yang berbasis agama. Dengan kondisi tersebut, pemahaman agama yang sejatinya menjadi orientasi utama dalam ajaran agama bergeser dalam wujud semangat beragama masyarakat. Studi ini menyarankan perlunya perhatian seksama agar semangat beragama dapat seiring sejalan dengan pemahaman agama yang esensial.
Injustice Management of Adat Land: Learn from Maranfenfen in Aru Selvone Christin Pattiserlihun; Mustaqim Pabbajah; Ratri Nurina Widyanti
DIALEKTIKA Vol 16, No 1 (2023): (Edisi Juni) Kajian Masyarakat Adat dan Moderasi Beragama
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/da.v16i1.5397

Abstract

The issue of Adat (customary) land management carried out by the government as a ruler of indigenous peoples in the world is not a new thing to be discussed. Many phenomena of Adat land management deviate from human rights. This problem occurs because indigenous peoples still lack knowledge about laws and rights to Adat land. The State has strong control to regulate and take rights over all forms of natural wealth in Indonesia, including land because it is stated in the UUD NKRI 1945, Article 33 point 3 "earth and water and the natural resources contained therein are controlled by the state and used for the greatest prosperity of the people." This paper aims to discuss injustice in Adat land management as the rights of the indigenous peoples in Marafenfen, Aru Islands, Maluku province, which the government seized through one of the government agencies in the field of national defense (TNI-AL). This issue proves that the rights of indigenous peoples to Adat lands are still unfair, especially in Indonesia.
Co-Authors Abdul Khobir Adliyah, Nurul Al-Ghozali, Mohammad Faizal Andi Miswar, Andi Andiko, Benny Angga Muhammad Zacky Ari Prasetyoaji Ashufah, Abdul Hayyaqdhan Asma Subur Darwis, Muh Dedek Darvina Deraman Deraman Deraman, Deraman Dian Yudhawati Dzinnun, Yusriah Eitriya, Zehratul Faizal Amin Fatmawati Setia Utami Fatmawati, Erma Fernando, Henky Fitria, Ai Zakiah Fitriani Fitriani Fiya Ainur Rohmatika Hafida Jauhari Rahmah Hakim, Putri Rahmah Nur Halimah Basri Hamka Hasan, Hamka Hannani Harun, Dato' Sudin Hasse J. Hendri Hermawan Adinugraha Ichwan, Moh. Nor intan permata sari Jamhari Jamhari Joko Sutopo Jubba, Hasse Juhansar Andi Latief Khalik, Subehan Larasati, Yuniar Galuh Latif, Syahrul Akmal M. Taufiq Hidayat Pabbajah M.Taufiq Hidayat Pabbajah Mahardika, Nia Arba Mega Hidayati, Mega Misbah Zulfa Elizabeth Mohammad Faizal Al Ghozali Muh. Darwis Muhammad Faizal A. Ghani Murtiningsih Murtiningsih Nanang Hasan Susanto Nararya Budiyono Nichella Ayu Clarita Novarizal, Riky Novi Faulia Sari Nur Fatoni, Nur Nur Khasanah Nur Quma Laila Nurwijayanti Pabbajah, M. Taufiq Hidayat Pramesti, Erisa Nur’Adhani Rabiatul Adawiah Ratri Nurina Widyanti Ratri Nurina Widyanti Ratri Nurina Widyanti Rico Fitra Pratama Rizqulloh Brilliant 'Ainur Rofiq Saepudin Saepudin Saka, Putri Ananda Selvone Christin Pattiserlihun Siti Aisyah Sungkilang Sunardi Sunardi Sunardi Suparto Iribaram Sutopo, Joko Suwarno Wisetrotomo Taufiq Hidayat Pabbajah Tawakkal Baharuddin Terachai Ponnui Widyatmoko, Widi Fajar Zaenuddin Hudi Prasojo Zainal Abidin Zainudin Hassan Zuly Qodir