Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Camellia

Profil Kesegaran Ikan Laut Dengan Pengawet Cuka Kulit Nanas (Ananas Comosus) Sebagai Pengganti Formalin Mardiyah, Siti; Kusmawati, Syafadila Eriana; Kartikarini, Nastiti
Camellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community Journal Vol 2 No 2 (2023): Camellia (Clinical, Pharmaceutical, Analytical, and Pharmacy Community Journal)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cam.v2i2.20948

Abstract

Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi oleh Masyarakat. Ikan memiliki potensi cukup tinggi serta mempunyai kandungan gizi yang lengkap dengan nilai protein mencapai 26%. Namun dengan hal ini ikan mudah mengalami kerusakan. Oleh karena itu sebagian besar nelayan menggunakan formalin sebagai bahan pengawet hasil tangkapan ikan. Formalin tidak diperbolehkan ada dalam bahan makanan karena berbahaya bagi kesehatan Oleh karena itu penggunaan pengawet alami menjadi pilihan alternatif untuk mengawetkan ikan segar. Cuka kulit nanas merupakan salah satu bahan pengawet alami yang dapat digunakan karena memilik kandungan asam asetat yang berfungsi sebagai antimikroba yang mencegah pertumbuhan bakteri pada ikan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kesegaran ikan pada kelompok tanpa pengawetan, cuka kulit nanas dan formalin. Jenis penelitian ini adalah deskriptif untuk mengetahui profil kesegaran ikan yang inkubasi selama 12 jam pada 3 kelompok pengawetan. Kesegaran ikan dinilai secara organolpetik oleh 10 panelis. Kemudian profil kesegaran ikan dikategorikan menajdi segar, sedang dan busuk. Analisis data menggunakan uji statistitk desktriptif dengan menghitung prosesntase kategori kesegaran ikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa daya simpan ikan segar pada kelompok tanpa pengawet di peroleh ikan busuk 90%, ikan sedang 10%,ikan segar 0%. Dengan nilai rerata 4,7 terkategori busuk. Sedangkan pada kelompok cuka kulit nanas di perolehikan busuk 0%,ikan sedang 76%,ikan segar 23%, denagan rerata keswgaran ikan 6,8 termasuk kategori sedang (masih bisa dikonsumsi). Sedangkan pada kelompok formlalin diperoleh ikan busuk 0%,ikan sedang 38%,ikan segar 62%, dengan rerata nilai kesegaran ikan 7,0 termasuk kategori segar. Dengan demikian cuka kulit naans dapat dipertimbangkan sebagai pengawet alami yang aman pengganti formalin.
Profil Kesegaran Ikan Laut Dengan Pengawet Cuka Kulit Nanas (Ananas Comosus) Sebagai Pengganti Formalin Mardiyah, Siti; Kusmawati, Syafadila Eriana; Kartikarini, Nastiti
Camellia : Clinical, Pharmaceutical, Analytical and Pharmacy Community Journal Vol 2 No 2 (2023): Camellia (Clinical, Pharmaceutical, Analytical, and Pharmacy Community Journal)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cam.v2i2.20948

Abstract

Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi oleh Masyarakat. Ikan memiliki potensi cukup tinggi serta mempunyai kandungan gizi yang lengkap dengan nilai protein mencapai 26%. Namun dengan hal ini ikan mudah mengalami kerusakan. Oleh karena itu sebagian besar nelayan menggunakan formalin sebagai bahan pengawet hasil tangkapan ikan. Formalin tidak diperbolehkan ada dalam bahan makanan karena berbahaya bagi kesehatan Oleh karena itu penggunaan pengawet alami menjadi pilihan alternatif untuk mengawetkan ikan segar. Cuka kulit nanas merupakan salah satu bahan pengawet alami yang dapat digunakan karena memilik kandungan asam asetat yang berfungsi sebagai antimikroba yang mencegah pertumbuhan bakteri pada ikan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kesegaran ikan pada kelompok tanpa pengawetan, cuka kulit nanas dan formalin. Jenis penelitian ini adalah deskriptif untuk mengetahui profil kesegaran ikan yang inkubasi selama 12 jam pada 3 kelompok pengawetan. Kesegaran ikan dinilai secara organolpetik oleh 10 panelis. Kemudian profil kesegaran ikan dikategorikan menajdi segar, sedang dan busuk. Analisis data menggunakan uji statistitk desktriptif dengan menghitung prosesntase kategori kesegaran ikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa daya simpan ikan segar pada kelompok tanpa pengawet di peroleh ikan busuk 90%, ikan sedang 10%,ikan segar 0%. Dengan nilai rerata 4,7 terkategori busuk. Sedangkan pada kelompok cuka kulit nanas di perolehikan busuk 0%,ikan sedang 76%,ikan segar 23%, denagan rerata keswgaran ikan 6,8 termasuk kategori sedang (masih bisa dikonsumsi). Sedangkan pada kelompok formlalin diperoleh ikan busuk 0%,ikan sedang 38%,ikan segar 62%, dengan rerata nilai kesegaran ikan 7,0 termasuk kategori segar. Dengan demikian cuka kulit naans dapat dipertimbangkan sebagai pengawet alami yang aman pengganti formalin.
Co-Authors Achyana, Muchammad Arfan Agnes Sri Harti Aji Haqqi, Abdurrahman Raden Aldora Pratama Ali, Noor Azeera Mohd Amalia Agustin Andrian, Budi Wahyu Anggraeni, Aura Kharisma Anggun Anirawilda Purba Arditiar, Adrian Arianti, Vira Hasna Aris Prastyonhngsih Astri, Anisa Muktidena Mutiara Baterun Kunsah Batubara, Intan Budiman, Amin Aji Budiman, Waras Devi, Nurul Diah Ariana Dias Aziz Pramudita Dwi Salmarini, Desilestia Elfia Ellynawati Ellynawati Eni Sumarliyah, Eni Erdah Litriani Erlina Windyastuti Estuningsih, E Eti Hadiati Faris Windiarti Febrianti, Icha Firman Firman Firman Prastiwi Fitrotin Azizah, Fitrotin Hamda Sulfinadia Heni Nur Kusumawati Hidayati , Dania Rofi' Atul I Ketut Antara Ira Purnamasari Jannah, Faiqotul Juriyanto Gambir Kartikarini, Nastiti Kusmawati, Syafadila Eriana Laurensia Yunita, Laurensia Listiyanawati, Mutiara Dewi Maftusolikhah, Maftusolikhah Marshanda, Angela Rike Martini Listrikawati Maydida, Tiara Dzaky Mulya Fitrah Juniawan Nastiti Kartikorini, Nastiti Noor Fitriyani Norratri, Erika Dewi Noval Nur Rakhmawati, Nur Nurul Devi Ardiani Nurul Devi Ardiani, Nurul Devi Owa, Maria Goreti Purba, Anirawilda Qomariyah, Annisa Nurul Raden Aryo Febrian Rahma Widyastuti Ramadhani, Farah Salsabila Ratna Sari Dewi Rendy Permana Rinza Rahmawati Samsudin Rohana Rufaida Nur Fitriana Sawirman Setiyaningsih, Hana Shelly Festilia Agusanty Siti Aisyah Sri Delasmi Subandi Subandi Supatmi Supatmi Surya Aditya Thorik Rizky, Muhamad Ulumiya, Nova Uswatun Hasanah Welly Mahardhika Welly Mahardhika Widiatmoko, Julian Anindito Widyastuti, Dominica Arni Wiwi Wikanta Wulandari, Sania Yanthy, Putu Sucita