Claim Missing Document
Check
Articles

MANAJEMEN PENGASUHAN ANAK BERBASIS SOFT SKILL (Studi Kasus Di Panti Darul Hadlonah Demak) Sri Utaminingsih; Richma Hidayati
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 9, No 2 (2016): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v9i2.1812

Abstract

AbstrakTujuan penelitian yaitu 1).  untuk  mendiskripsikan pengasuhan  anak pada Panti Asuhan Darul Hadlonah Demak; 2) mendiskripsikan soft skill yang dikembangkan  di Panti Asuhan  Darul Hadlonah Demak. Pendekatan Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara dengan peneliti sebagai instrumen utama. Keabsahan data melalui triangulasi  metode dan sumber. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, mulai dari display, reduksi. dan pengambilan kesimpulan.  Sumber data sebagai informan dipilih terdiri dari: pengurus yayasana, pimpinan panti, pengasuh, serta anak-anak panti berjumlah 42  anak. Hasil penelitian  menunjukan bahwa  dalam pengelolaan panti mempunyai  struktur organisasi yang jelas,  visi, misi, program kerja dan  koordinasi dan evaluasi setip bulan dan akhir tahun. Pola  pengasuhan anak menggunakan sistim grup dan pola kakak adik, dalam kegiatan sehari –hari anak senoir diberi tanggungjawab pada anak yunior, sedangkan pola asuh pendidikan, anak diwajibkan menempuh pendidikan  formal berbasis  tanggungjawab  yaitu anak diberi kebebasan memilih pendidikan  SD sampai perguruan tinggi. Dalam pengasuhan dikembangkan  soft skill yaitu kemampuan bersikap amanah, tanggung jawab, kerjasama, komunikasi yang memperkokoh nilai jujur dan mandiri berdasarkan  nilai-nilai relegius.  Kata Kunci:  manajemen, pengasuhan, anak, soft skill
Analisis komparatif self confidence siswa kelas khusus dan kelas reguler Santoso Santoso; Richma Hidayati
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 9, No 1 (2021): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/158200

Abstract

The purpose of this study was to compare the self-confidence of students in special classes and regular classes and to know class differences. This study uses a quantitative approach with a comparative design. The research sample consisted of 80 students with 35 regular class students and 45 special class students who were determined using the Proportional Random Sampling Technique. The instrument was adapted from the confidence of the instrument and data analysis used comparational analysis using the Difference Test with the SPSS program. The conclusion of this study is that there are differences in the confidence of students in special classes and regular classes. A total of 30 students in a special class have high self-confidence and 5 students have a sufficient level of self-confidence, while students in regular class, as many as 20 students have sufficient self-confidence and 25 students have less self-confidence. And shows that the difference between special classes and regular classes greatly affects the level of student confidence.
Pendampingan Pembuatan Kreasi Eceng Gondok pada Anggota Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK) Richma Hidayati; Nailatul Izzah; Nazulla Niftyra Nindya; Dewi Syafitri; Muhammad Ikhwan Hidayat
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 1 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v11i1.2466

Abstract

Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK) merupakan suatu komunitas resmi penyandang disabilitas di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah yang sudah diakui pemerintah dan berdiri sejak Bulan November 2014. Selama ini masyarakat penyandang disabilitas di Kabupaten Kudus masih terdeskriminasi. Mereka kesulitan untuk mencari kerja karena banyak perusahaan di Kabupaten Kudus yang menolak mereka dan tidak menyediakan kuota bagi penyandang disabilitas. Untuk itu sangat diperlukan keterampilan-keterampilan untuk membuka usaha sehingga mereka dapat menambah pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Disamping itu keberadaan eceng gondok di Kabupaten Kudus, terutama di Kecamatan Undaan, sangat melimpah. Eceng gondok dianggap tanaman liar yang sangat mengganggu yaitu menimbulkan masalah pada lingkungan dan memperkeruh kualitas air sungai. Dibalik kelemahannya itu, eceng gondok dapat diberdayakan dan diolah menjadi suatu produk kreasi khususnya anyaman yang berdaya guna dan bernilai seni tinggi. Tujuan program pengabdian ini yaitu mengetahui cara mendampingi anggota FKDK untuk meningkatkan produktivitas disabilitas mandiri, mengetahui cara memanfaatkan dan menambah nilai guna eceng gondok dan mengetahui cara mendampingi anggota FKDK dalam memasarkan produk kreasi eceng gondok. Program GENDIS IRENG meliputi survei lokasi dan sosialisasi, pengambilan eceng gondok, pengeringan dan pemipihan eceng gondok, pembuatan sampel, pembuatan buku panduan, pendampingan, keberlanjutan program, monitoring serta evaluasi. Jadi kerajinan eceng gondok membuka peluang usaha bagi masyarakat, mulai dari penyediaan bahan baku, mengolah bahan mentah menjadi setengah jadi, serta memproduksi produk kerajinan eceng gondok.
PELATIHAN PENGEMBANGAN TEMA KREATIVITAS BAGI GURU PAUD GERBANG HARAPAN KECAMATAN BAE KUDUS sucipto sucipto; Richma Hidayati
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 3, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjlm.v3i1.4906

Abstract

Penentuan tema sangat terbuka artinya satuan PAUD dapat menentukan tema yang akan digunakan dalam pembelajaran sesuai denga minat anak, situasi dan kondisi lingkungan, serta kesiapan guru mengelola kegiatan. Penentuan tema tidak sekedar mudah diterapkan tetapi perlu memperhatikan beberapa prinsip agar pembelajaran yang dilaksanakan lebih menarik dan mendalam. Keluasan tema tergantung dari kemampuan guru dalam menguasai tema tersebut. Hal penting yang harus diperhatikan guru dalam mengembangkan tema adalah kebermaknaan tema dalam membangun pengalaman belajar yang bermutu bagi anak usia dini. Karenanya dalam menentukan tema menjadi penting bila diawali dengan identifikasi tema dan sekaligus ketertarikan anak terhadap topik tertentu. Pembelajaran anak usia dini dapat dikembangkan dengan menggunakan tema. Melalui tema pembelajaran, peserta didik akan lebih mudah mengenal suatu konsep pengetahuan dan dapat mempelajari sesuatu yang bersifat konkrit. Dengan demikian, indikator perkembangan anak dapat tercapai secara optimal.
PELATIHAN PEMBUATAN PROGRAM POP BIMBINGAN DAN KONSELING BAGI GURU MI NU BANAT KUDUS RICHMA HIDAYATI; Sucipto Sucipto
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol 3, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.648 KB) | DOI: 10.24176/mjlm.v3i1.4907

Abstract

Abstract Tidak seperti di SMP dan SMA sederajat yang kinerja guru BK di sekolah telah tersusun sangat rapid an sistematis, terdapat panduan khusus yang masuk dalan kurikulum dengan jam masuk kelas yang jelas, serta didukung dengan adanya Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) tingakt SMP dan SMA yang memudahkan pelaksanaan layanan di SMP dan SMA bisa berjalan dengan efisien. BK di MI maupun di SD belum terbentuk jelas di Kurikulum, pelaksanaan BK di MI Nu banat Kudus belum berjalan dengan optimal. Bahkan banyak guru maple yang beranggapan bahwa guru BK hanya menangani anak-anak yang bermasalah saja tanpa ada perencanaan program yang matang di setiap tahun dan sietiap jenjang kelasnya. Guru BK di sana, belum pernah membuat program BK khuus yang digunakan sebagai patokan dalam pelaksanaan Layanan BK. Program POP BK yang menjadi dasar dalam pembuatan program Bk sesuai dengan Kurikulum K13 mulai dari program tahunan, program semester, dan program bulanan belum pernah dibuat, sehingga menyulitkan para guru ketika akan memberikan layanan yang tepat. Antara guru Mapel dan guru Bk juga sering terjadi selisih paham karena belum adanya sinkronisasi layanan BK dengan Mapel di dalam kelas. Oleh karena permasalahan tersebut, maka program pengabdian kepada masyarakat ini akan melakukan pelatihan bagi guru BK dan Guru Mapel dalam pembuatan program POP BK di sekolah yang bisa membantu perkembangan peserta didik secara optimal dan bisa terintegrasi dengan mata pelajaran dan tema dalam kurikulum K13.
CHILD COUNSELING WITH JAVANESE LANGUAGE ROLE PLAY METHOD TO BUILD EARLY CHILDREN CHARACTERS Richma Hidayati; Dewi Syafitri; Nazulla Niftira Nindya; Nailatul Izzah
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jkg.v3i1.1111

Abstract

Character of the nation today is quite alarming so as to make the government a loss and several times changed the curriculum to be able to shape the character of the nation in accordance with Indonesian culture. So should the stress is learning in cultural values, not just focusing on modernization by requiring students to master a foreign language, English for example. By studying the local language does not mean students will be retarded or even not able to follow the development of the era. Precisely with the generation of the nation early on if it was taught the habit of using the local language then the child will be proud to be able to introduce the local language to the outside world through the modernization of the moment. Additionally, when children understand very well about the local wisdom then the child will have a character in accordance with Indonesian culture. Role playing is a way of mastery learning materials through the development of imagination and appreciation of students. Development of imagination and appreciation of the students is done with playing the character of living or inanimate. Counseling children with role-play techniques in this program focuses using the Java language manners. Java language is divided into three levels, namely language ngoko (rough), madya (regular) and krama (smooth). In this language levels, its use varies according to who they are talking to an opponent. Everyday, ngoko used to talk with peers or younger, madya used to talk to the person who is quite formal, and krama used to talk with people who are respected or older. Therefore, the Java language has ethical good language to use and reflect the characteristics of the indigenous culture of Indonesia as a nation east. Keyword : Child Counseling, Javenese Role Play, Character Early Childhood
Efektifitas Cognitive Behaviour Therapy di Sekolah: Meta Analisis Review Richma Hidayati; Nur Hidayah; M. Ramli; Imam Hambali; Triyono Triyono
Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan Vol 3, No 1 (2020): Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.503 KB) | DOI: 10.30596/bibliocouns.v3i1.4668

Abstract

Cognitive behavioral therapy (CBT) is a popular therapy that is applied to various problems. The purpose of this study is to provide a survey approved by a meta-analysis supported by CBT. This study reviews 10 meta-analytic studies and discusses CBT in students in schools for the following problems, namely: Anxiety, Emotion, Self-Confidence, Self-Efficacy, and CBT Based on Local Wisdom. Additional analytical meta review to address CBT problems for various problems in school children. The strongest support for CBT is from monitoring and transition. CBT showed a higher response rate and was widely considered in these 7 reviews and only three reviews reported that CBT had a lower response rate in care. In general, the CBT evidence base is very strong. However, additional research is needed to study the efficacy of CBT for randomized controlled studies. In addition, using CBT in schools depends on the level of education and age of children.
Bimbingan Kelompok Teknik Role playing Untuk Mengatasi Dampak Negative Bulliying Terhadap Emosi Siswa Lia Anggun Ristiyana; Arista Kiswantoro; Richma Hidayati
Jurnal Prakarsa Paedagogia Vol 3, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v3i1.5150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untukmendeskripsikan tindakan penelitian dalam pemberian layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk mengatasi dampak dari perilaku bullying. 2)Untuk mengetahui peran pelaksanaan layanan bimbingan kelompok teknik role playing untuk mengatasi dampak negative bullying terhadap emosi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling. Dengan kata lain penerapan penelitian tindakan di dalam kelas diharapkan mampu mendorong guru untuk mempunyai kesadaran diri melakukan refleksi diri atau kritik diri terhadap aktivitas pembelajaran yang diselenggarakan. Berdasarkan hasil penelitian ketrampilan peneliti dalam layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing Pada siklus I pertemuan I mendapat skor 52 dalam kategori cukup. Siklus I pertemuan II mendapat skor 61 dalam kategori cukup. Siklus I pertemuan III mendapatkan skor 70 dalam kategori baik. Pada siklus II pertemuan I mendapatkan skor 79 dalam kategori baik. Siklus II pertemuan II mendapatkanskor 83 dalamkategoribaik.Siklus II pertemuan III mendapatkan skor 93 dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian mengatasi dampak bullying melalui bimbingan kelompok dengan teknik role playing menunjukkan hasil pada pra siklus memperoleh rata – rata skor 17,75 dengan kategori sangat kurang, siklus I siswa 26,25dalam kategori cukup, yang artinya siswa dalam mengikuti bimbingan kelompok sudah cukup baik. Pada siklus II siswa memperoleh skor 38,2 dalam kategori baik, yang artinya siswa sudah mampu mengikuti bimbingan kelompok dengan baik.
Peningkatan Kepekaan Sosial Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Home Room Pada Siswa Novi Putri Pertiwi; Sumarwiyah Sumarwiyah; Richma Hidayati
Jurnal Prakarsa Paedagogia Vol 2, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i2.4503

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mendeskripsikan Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Home Room untuk Meningkatkan Kepekaan Sosial Siswa Kelas XI IPS 2 SMA N 2 Kudus, 2. Kepekaan sosial dapat ditingkatkan melalui layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Home Room Pada Siswa  Kelas XI IPS 2 SMA N 2 Kudus. Jenis penelitian yang digunakan adalah PTBK dengan tahap: 1. Perencanaan, 2. Pelaksanaan, 3. Pengamatan, 4. Refleksi yang dilakukan dalam dua siklus penelitian, setiap siklus dilakukan tiga kali pertemuan. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas XI IPS 2 SMA N 2 Kudus, sebanyak 10 siswa yang mempunyai kekurangan dalam sikap kepekaan sosial. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian peneliti menguraikan pada pra siklus anggota kelompok mendapatkan skor 185 dengan rata-rata 18,5 (37%) kategori rendah. Pada siklus I pertemuan ketiga mendapat skor 276 dengan rata-rata 27,6 (55,0%) dalam kategori cukup. Pada siklus II pertemuan ketiga mendapatkan skor 394 dengan rata-rata 39,4 (78,8%) kategori tinggi.
Layanan Informasi Melalui Media Animasi Untuk Meningkatkan Kematangan Karir Peserta Didik Nazulla Niftyra Nindya; Arista Kiswantoro; Richma Hidayati
Jurnal Prakarsa Paedagogia Vol 2, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i2.4504

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mendeskripsikan pelaksanaan layanan informasi media animasi untuk meningkatkan kematangan karir peserta didik kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 1 Karanganyar Demak Tahun Pelajaran 2018/2019, 2. Mendeskripsikan kematangan karir peserta didik kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 1 Karanganyar Demak Tahun Pelajaran 2018/2019 setelah diberikan layanan informasi melalui media animasi. Mengetahui efektifitas Layanan Informasi Melalui Media Animasi Untuk Meningkatkan Kematangan Karir Peserta Didik kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 1 Karanganyar Demak Tahun Pelajaran 2018/2019. Hasil penelitian kematangan karir peserta didik pada pra siklus memperoleh persentase 45,5% dalam kategori tidak sesuai. Pada siklus I menjadi rata-rata persentase 60%. Dengan kategori ragu-ragu dan mengalami peningkatan siklus II memperoleh rata-rata persentase 90% dalam kategori sesuai. Dengan demikian layanan informasi media animasi meningkatkan kematangan karir peserta didik. Simpulan hasil penelitian ini adalah Terjadi Peningkatan pada Kematangan Karir setelah diberi Layanan Informasi Melalui Media Animasi Untuk Meningkatkan Kematangan Karir Peserta didik Kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 1 karanganyar Demak dapat diterim, hal ini terbukti kematangan karir siswa mengalami peningkatan sebesar 30% dari siklus I ke siklus II.
Co-Authors - Sucipto - Sumarwiyah, - Agung Slamet Kusmanto Ahyani, Devyta Alyana, Adinda Ayu Amalia, Khusnu Arista Kiswantoro, Arista Aryanti Sagita Aulia Wasi A Cikal, Richie Annisa Dewi Syafitri Diah Kurniati Diana Ermawati Dini Rakhmawati Edris Zamroni Elina Septi Rahayu Ellen Anggi F Fadhurosi, Adnan Fadkhurosi, Adnan Fahmi, Firdaus Yulian Fitrianingsih, Fera Gudnanto, Gudnanto Gumulyo, Anggun Dewi Gumulyo, Anggun Dewi IM. Hambali Indah Lestari Indah Lestari Indah Lestari, Indah Ita Nur Octaviana Izzah, Nailatul Juliastanti, Rheni Jumanto, Ahmad Kurniawan, Filla Febri Kusmanto, Agung Slamat Kusumaningtyas, Yuniar Mima Lia Anggun Ristiyana Lovika Ardana Riswari M. Ramli M. Ramli Ma'rufah, Durrotun Martinaloka, Jesi Masturi Masturi Mawadati, Khusnia Mohamed Nor Azhari bin Azman Muhammad Agus Muljanto Muhammad Ikhwan Hidayat Muhammad Sholikhan Nada, Via Qotrun Nailatul Izzah Nanda Gita Pratiwi Nazulla Niftira Nindya Nazulla Niftyra Nindya Nindya, Nazulla Niftira Novi Putri Pertiwi Nugraheni, Luthfa Nur Hidayah Nur Hidayah Nuraeningsih Oktafia, Rulyana Mutiara Padmi Dhyah Yulianti Pratiwi , Ika Ari Rusiana Salsabila, Putri Santoso Santoso SANTOSO SANTOSO Santoso Santoso Sari, Siwi Villa Intan Sekar Dwi Ardianti Siswanto, Edy Siswanto, Nafisa Alva Slamet, Agung Sofyan Aji, Muhamad Ali Sri Utaminingsih Sri Utaminingsih Sumarwiyah Sumarwiyah, Sumarwiyah Susilo Rahardjo Syafitri, Dewi Syariful Anam Titis Sulistyowati Tri Suyati Triyono Triyono Veninda Herinawati Virera, Dinda Rossa Aldyan WISNU PRABOWO