Claim Missing Document
Check
Articles

PERUBAHAN KONSEPTUAL FISIKA DENGAN AUTHENTIC PROBLEM MELALUI INTEGRATIVE LEARNING PADA TOPIK GERAK LURUS PADA SMA SURYABUANA MALANG Muhammad Nur Hudha; Lia Yuliati; Sutopo Sutopo
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.279 KB) | DOI: 10.21067/jip.v6i1.1078

Abstract

Tujuan pembelajaran Fisika pada tingkat SMA diarahkan untuk menguasai konsep dan melatihkan kerja ilmiah atau scientific approach siswa  yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata. Penelitian  ini  bertujuan untuk menganalisis  perubahan  konseptual  siswa  setelah  melalui  pembelajaran authentic  problem melalui integrative learning. Penelitian  ini  menggunakan jenis  penelitian mixed method. Desain penelitian  yang  digunakan  pada penelitian  ini  adalah embedded  experimental design.  Data  kualitatif  yang  berupa  pelaksanaan  pembelajaran diambil melalui observasi langsung dan disajikan secara deskriptif. Data kuantitatif yang berupa nilai perubahan konseptual siswa diambil melalui tes penguasaan konsep dan dianalisis melalui uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa : 1) Terdapat perubahan konseptual pada siswa setelah dilakukan pembelajaran Authentic problem melalui Integrative  Learning.  2)  Pembelajaran authentic  problem melalui integrative  learning yang diterapkan  pada  penelitian  ini  memiliki  ciri  :  “  siswa  memecahkan  masalah  otentik  melalui  diskusi  dan praktikum; evaluasi yang dilakukan meliputi evaluasi diri sendiri, evaluasi teman dan evaluasi guru“.  Kata Kunci: Perubahan Konseptual, Integrative Learning, Authentic Problem
Scientific literacy materi fluida statis siswa SMA: studi kasus Lestari Widodo; Lia Yuliati; Parno Parno
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.455 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v5i1.9379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan scientific literacy siswa sebelum dan setelah pembelajaran STEM berbasis masalah pada materi fluida statis. Metode penelitian ini adalah metode dekriptif pada salah satu kelas di SMAN 8 Muaro Jambi. Subjek penelitian ini terdiri atas 27 siswa yang meliputi 19 perempuan dan 8 laki-laki. Scientific literacy siswa diukur menggunakan 5 butir soal essai. Soal tersebut telah valid dan memiliki reliabilitas yang tinggi. Hasil analisis N-gain menunjukkan bahwa terdapat peningkatan. N-gain rata-rata masing-masing soal menunjukkan n-gain soal nomor 1 sebesar 0,23 (rendah), soal nomor 2 sebesar 0,46 (sedang), soal nomor 3 sebesar 0,25 (rendah), soal nomor 4 sebesar 0,156 (rendah), dan soal nomor 5 sebesar 0,625 (tinggi). Berdasarkan jawaban post-test siswa diperoleh kriteria scientific literacy siswa . Kriteria tersebut berdasarkan kriteria PISA 2015. The purpose of this study was to describe the students' scientific literacy before and after STEM based on problem learning on static fluid. The method of this study was the descriptive method in one of class in SMAN 8 Muaro Jambi. The subjects were 27 students who consisted of 19 females and 8 males. The students' scientific literacy was measured by 5 essay questions. The instrument was valid and had the high reliability. The analyzed results of n-gain show that there is an improvement. The average of n-gain for each question shows that the n-gain of the numbers show 0,23 (low) in number 1, 0.46 (medium) in number 2, 0,25 (low) in number 3, 0,156 (low) in number 4 and 0,625 (medium) in number 5. Based on the students' post-test it gains the students' scientific literacy criteria. It's based on PISA 2015. Kata kunci: STEM, Scientific Literacy, Fluida Statis
Kemampuan Pemecahan Masalah Materi Listrik Dinamis pada Pembelajaran Guided Inquiry Berbantuan PhET pada Mahasiswa S1 Pendidikan Fisika Cicyn Riantoni; Lia Yuliati; Nandang Mufti
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.113 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v4i1.6468

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah mahasiswa setelah dibelajarkan dengan pembelajaran guided inquiry berbantuan PhET. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan desain embeded eksperimental model. Subjek penelitian terdiri dari 35 mahasiswa pendidikan fisika Universitas Negeri Jambi yang sedang menempuh mata kuliah Fisika Dasar II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan skor kemampuan pemecahan masalah mahasiswa setelah dibelajarkan dengan pembelajaran guided inquiry berbantuan PhET dengan N-gain dalam kategori sedang dan effect size dalam kategori kuat. Jika dilihat dari daya beda pretest dan posttest didapatkan nilai t sebesar 12,48 dengan signifikansi 0,000. Hasil ini menunjukkan kemampuan pemecahan masalah sebelum diajarkan dan setelah diajarkan guided inquiry berbantuan PhET berbeda secara signifikan dengan nilai posttest lebih baik dari pretest. The aim of this study is to know the ability of student's problem solving after studied with guided inquiry and PhET simulations. This study used mixed method with a design of the embedded experimental model to get result of research. The subjects are 35 students of physics education in Jambi University who learning basic physics. The result shows that scores of students problem-solving ability increase after learned with guided inquiry assisted PhET with N-Gain in the medium category and the effect size in the high category. If viewed from different pretest and posttest show t values 12,48 and 0,000 significance. These results indicate that skill of problem-solving before and after learned with collaborate guided inquiry and PhET significantly different with the value of posttest is better than the pretest.
KESULITAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA PADA SISWA SMA Rismatul Azizah; Lia Yuliati; Eny Latifah
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 5 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v5n2.p44-50

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi kesulitan pemecahan masalah fisika pada siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan menyebarkan angket. Responden terdiri dari 120 siswa yang berasal dari 3 sekolah yaitu, SMA Negeri 1 Bangil, SMA Negeri 8 Malang, dan SMA YADIKA Bangil. Dilakukan pula wawancara pada beberapa guru dan siswa. Berdasarkan hasil penyebaran angket, diperoleh 26% siswa mengalami kesulitan pada materi Suhu dan Kalor, 25% Optik, 21% Fluida Statik, 17% Elastisitas dan Hukum Hooke, dan 11% Kinematika. Kesulitan tersebut salah satunya disebabkan pembelajaran bagi siswa yang kurang maksimal dalam bentuk hands on activity. Sebanyak 88% siswa mengatakan bahwa pembelajaran fisika yang sering dialami adalah dengan metode ceramah. Siswa mengalami kesulitan belajar fisika dalam menyelesaikan permasalahan pada soal sebesar 32%, kesulitan memahami konsep dan rumus 26%, kesulitan menggunakan persamaan atau rumus dalam soal 18%, kesulitan menganalisis grafik dan gambar 17%, dan kesulitan menyimpulkan materi yang telah dipelajari 7%. Kesulitan tersebut terlihat ketika siswa memecahkan permasalahan pada soal kinematika serta suhu dan kalor. Diperoleh dari hasil angket, bahwa 76% siswa mengalami kesulitan dalam memecahkan permasalahan pada soal dengan alasan lupa atau tidak paham, sebesar 19% siswa kurang memahami solusi pemecahan masalah pada soal, dan hanya sebesar 5% siswa mampu memecahkan permasalahan pada soal.
An Exploration of Scientific Literacy on Physics Subjects within Phenomenon-based Experiential Learning Prima Warta Santhalia; Lia Yuliati
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v11n1.p72-82

Abstract

Abstract Scientific literacy is the ability to involve yourself in problems related to science. This research explores students' scientific literacy skills in experiential learning based on phenomena on the concept of expansion. This research was conducted with a mix-method approach with an embedded experimental model design. The data were collected through scientific literacy tests (r = 0.53), and open-ended questions interviews with the students, then analyzed using the Mann-Whitney U-Test quantitatively, and using the Bybee (1997) assessment rubric qualitatively. Based on the results, it was found that the majority of students experienced an increase in their scientific literacy from the SI (Scientific Illiteracy) category (96.88%) into CSL (Conceptual Scientific Literacy) (46.88%). We concluded that phenomenon-based experiential learning was effective in improving students' scientific literacy. So, we need more effort to improve and increase students' scientific literacy skills by integrating scientific literacy competencies while implementing science learning in schools.
Effectiveness of Mobile Learning: moPhyDict to Improve High School Students’ Physics Conceptual Understanding Betti Ses Eka Polonia; Lia Yuliati
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2019): JUNI 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v7i2.6345

Abstract

In learning physics, the problem that arises is a lack of physics conceptual understanding in contextual learning. These problems are due to the absence of innovative and creative learning resources that can be used to learn by the students. One of the learning resources that can be used is a dictionary. moPhyDict (mobile physics dictionary) is a dictionary containing explanations of concepts and illustrations (images, videos, animations) in a language that is easily understood by students. This study specifically aims to test the effectiveness of Mobile Learning: moPhyDict to improve student’s physics conceptual understanding. The method employed in this study was a quasi-experiment design. The experimental design used a pretest-posttest control group design. The sample of the study was 60 students from senior High School, which divided into control group and experiment group. The instrument test in this study used conceptual multiple choice question. Based on the t-test on the control class and the experimental class, it can be inferred that there is a significance score of 0.031. These results are supported by data: (1) the average score of the ability to understand the concept of the control class who did not use moPhyDict increased from 37.4 to 55.46, and (2) the average score of the conceptual understanding of the experimental class who used moPhyDict increased from 40.87 to 74.33. It was concluded that moPhyDict is effective to improve physics conceptual understanding of High School Students.
Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui Pembelajaran Interactive Demonstration Siswa Kelas X SMA pada Materi Kalor Rismatul Azizah; Lia Yuliati; Eny Latifa
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) Vol 2 No 2 (2016): April
Publisher : Department of Physics Education, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.741 KB) | DOI: 10.29303/jpft.v2i2.289

Abstract

The application of teacher centered learning in classroom is causing the underdevelopment of students problem solving ability and students activity in learning. Interactive demonstration is an active learning model developed by Wenning. Through interactive demonstrations, students can use the basic intellectual process skills that includes predicting, explaining, estimating, acquiring and processing data, formulating and revising scientific explanations using logic and evidence, and recognizing and analyzing alterative xplanations and models. The purpose of this research is to determine the effect of interactive learning demonstration toward students' problem solving ability. This research was mixed method research with embedded design. The sample is selected by purposive sampling method, that was the grade X MIA 1 students of SMAN 1 Bangil. The results of this study indicate that there is the effect of interactive demonstration learning and that learning can enhance students' problem-solving abilities.
Penguasaan Konsep Suhu dan Kalor dengan Experiential Learning melalui Pembelajaran Destilasi Air Laut Riskawati Riskawati; Lia Yuliati; Eny Latifah
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2020): Mei
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v5i1p58-64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penguasaan siswa menggunakan strategi experiential learning melalui pembelajaran destilasi air laut pada topik suhu dan kalor. Karakteristik experiential learning yang diterapkan dalam penelitian ini mengikuti empat fase belajar, antara lain concrete experience (pengalaman), reflective observation (merefleksikan), abstract konseptualitation (generalisasi) dan active experimentation. Metode dalam penelitian ini adalah mixed method dengan desain model embedded experimental dengan subjek penelitian 30 siswa pada kelas XI SMA N 9 Jeneponto pada 2017/2018. Pengumpulan data yang dilakukan dengan mencakup daya kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif dikumpulkan menggunakan lembar kerja, queationnaires, panduan wawancara dan lembar observasi, sedangkan data kuantitatif dikumpulkan menggunakan tes (pre/post). Hasil penelitian menunjukkan penguasaan siswa telah meningkat. Hasil ini menjelaskan bahwa penggunaan strategi experiential learning dapat meningkatkan penguasaan siswa pada topik suhu dan kalor dengan nilai N-Gain 0,46 dan efek ukuran 3,24.
Kemampuan Argumentasi dan Penguasaan Konsep Dinamika Rotasi dengan Pembelajaran Inkuiri untuk Pendidikan STEM pada Siswa Kelas XI SMAN 2 Malang Fransiska Florensia Meo Roja; Lia Yuliati; Agus Suyudi
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v5i2p129-133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan argumentasi dan penguasaan konsep siswa dalam materi dinamika rotasi dengan menggunakan pembelajaran untuk pendidikan STEM. Rancangan penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan desain explanatory. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, disimpulkan bahwa dengan pembelajaran inkuiri untuk pendidikan STEM dapat mengetahui kemampuan argumentasi dan penguasaan konsep siswa.
Identifikasi Kemampuan Penalaran Ilmiah Materi Elastisitas dan Hukum Hooke pada Siswa SMA Errina Amatul Firdausi; Agus Suyudi; Lia Yuliati
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v5i2p69-75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola penalaran ilmiah siswa yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan pada materi elastisitas dan hukum Hooke. Penelitian ini menggunakan metode penelitian mixed method jenis explanatory sequential. Subjek yang digunakan sebanyak 29 siswa. Instrumen yang digunakan berupa 8 butir soal pilihan ganda beralasan dengan reliabilitas 0,646. Analisis kuantitatif penalaran ilmiah sesuai dengan rubrik pola penalaran ilmiah correlational reasoning, proportional reasoning, dan probabilistic reasoning. Analisis kualitatif menggunakan wawancara untuk mendukung hasil analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran ilmiah siswa pada pola correlational reasoning paling banyak pada kategori one cell. Pada pola proportional reasoning paling banyak pada kategori ratio. Pada pola probabilistic reasoning paling banyak pada kategori approximate. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan penalaran ilmiah siswa tergolong rendah karena siswa hanya mampu mencapai level tertinggi pada pola proportional reasoning.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adetya Dewi Wardani Adetya Rahman Agung Wahyu Nurcahyo Agus Budiyono Agus Suyudi Agus Widayoko Ahfidatul Husniyah Ahmad Fauzi Hendratmoko Ahmad Suryadi, Ahmad Ahmad Taufiq Akmal Gazali Alfiyah Nur Jannah Alimah Nuryanti Alvinita Lutvia Amrizaldi Amrizaldi An Nuril Maulida Fauziah An Nuril Maulida Fauziah Anik Astari Anissa Rakhma Putri Ari Hindriyani ARIF HIDAYAT Arif Hidayat Boby Yasman Purnama Cikita Bella Nurbaya Debby Kusuma Wardhani Devis Yusofa Dhedhie Armawan Dheka Januarifin Dibyaratna Syarqiy Dice Kantarinata Dimas Abdi Haidar Dinda Indrianingrum Dionisius Bukifan Dios Sarkity Dyne Rizki Puspitasari Edi Supriana Endang Purwaningsih Enik Setiyawati Eny Latifa Eny Latifah, Eny Errina Amatul Firdausi Ery Tri Djatmika RWW Faizatun Nisa’ Fasih Bintang Ilhami Fauzan Sulman Fildzah Purvita Dewi Firdausi Firdausi Fitroh Fuadah Fransiska Florensia Meo Roja Fridolin Vrosansen Borolla Gepi Sartianis Hadi Suwono Haidar, D. A. Handayanto, S. K. Hanurawan, Fattah Hari Wisodo, Hari Helmi Pakas Rivai Herawati Susilo Hermanto, F. M. Hidayat Pradananta I Made Suardana Ibrohim Ida Dwi Lestari Ida Purnamasari Idawati Idawati Ika Khoirun Nisa Imanuel Hitipeuw Infa Damayanti Irma, Z. U. Kesuma, R. F. Khorid Agustin Khusaini Latifah Hanim Lestari Widodo Lestari Widodo Lestari Widodo Lilia Halim Lis Suswati Luis Varela M. Ali Maksem Niksoni Late Mar ’atus Sholihah Maria Yosefina Pranita Markus Diantoro Markus Diantoro Marlina Mohammad Zaky Tatsar Muhamad Arif Mahdiannur Muhammad Nur Hudha Muhardjito Muhardjito Muspratiwi Pertiwi MR N. Mufti Nadya Dewi Arofah Mochsif Nandang Mufti Nasikh Nataria Wahyuning Subayani Nehru Nora Susiana Norma Gupita Novi Arianti Nur Azizah Nurhayati Nurhayati Nuril Munfaridah, Nuril Nurul Atqiya Parno Phurkonni Saleah Polonia, Betti Ses Eka Prima Warta Santhalia Qohar, Abd. Qurrotul Ainiyah Rahmah Kumullah Ratika Sekar Ajeng Ananingtyas Rela Rahmah Reni Periyanti Reyza Arief Taqwa, Muhammad Riantoni, Cicyn Ridha Afriani Fitri Rifqiyatun Nuriyah Riska Pristiani Riskawati Riskawati Rismatul Azizah Rismatul Azizah Rizki Ananda Rizky Ayu Maharani S. Kusairi Sapti Puspitarini SATRIYAS ILYAS Sayyidah Assadillah Almujaddid Sentot Kusairi Shinta Dewi Susanti Silviana Nur Faizah Sugeng Utaya Sulton Sulton Sumarjono Sumarjono Sunaryono Supriana, Edi Supriyono Koes Handayanto Susriyati Mahanal Sutopo Sutopo Syamsul Hadi Tatas H.P. Brotosudarmo Tuti Resri Yanti TUTUT NURITA Tutut Nurita Wanda Indriana Puspita Wartono Wartono Widodo, Lestari Winarto Winarto Yeni Hariningsih Zahrotul Ula Irma