Claim Missing Document
Check
Articles

TINGKAT LITERASI SAINS SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN INQUIRY LESSON BERBANTUAN PETA KONSEP Anik Astari; Lia Yuliati; Hadi Suwono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 12: Desember 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.377 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i12.10325

Abstract

Science Literacy   has an important role in the teaching and learning process of science to apply and link the concepts. The study was conducted to describe the level of students' science literacy as well as to describe the changes after the implementation of  Inquiry Lesson learning aided by concept map. This research used embedded mixed method of experimental design model. The research instrument used was the instrument of intervention and measurement. Intervention Instrument consisted of a set of  learning  Instruction on Inquiry  Lesson aided by concept map while the measurement instruments include items on science literacy and  quiz items. The result of the study showed that the level of science literacy after the implementation of inquiry lesson aided by concept map reached Multidimensional category but mostly it reached Functional category. There is a marked difference in the science literacy of the students before and after the implementation of Inquiry  Lesson aided by concept map.Literasi sains memiliki peranan penting dalam pembelajaran IPA untuk menerapkan dan mengaitkan konsep-konsep. Penelitian dilakukan untuk mendeskripsikan tingkat literasi sains siswa serta perubahannya setelah pembelajaran Inquiry Lesson berbantuan peta konsep. Penelitian ini menggunakan rancangan mixed methods dengan embedded experimental design. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen intervensi dan pengukuran. Instrumen intervensi terdiri dari perangkat pembelajaran Inquiry Lesson berbantuan peta konsep. Instrumen pengukuran mencakup butir soal literasi sains dan butir soal kuis. Hasil tingkat literasi sains setelah pembelajaran Inquiry Lesson berbantuan peta konsep mencapai kategori Multidimensional namun paling banyak mencapai kategori Functional. Ada perbedaan yang nyata literasi sains siswa sebelum dan sesudah pembelajaran Inquiry Lesson berbantuan peta konsep.
Kemampuan Siswa dalam Memecahkan Masalah Momen Gaya melalui Pembelajaran Berbasis Masalah Dios Sarkity; Lia Yuliati; Arif Hidayat
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.202 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i2.10509

Abstract

The research aims to know the effect of problem based learning on students’ skill in solving torque problems. The research method is Mixed Method with embedded experimental design model. Research subjects consist of 32 students of SMA Negeri 1 Pekanbaru. Data were collected through pretest and posttest using test, questionnaire, and interview. The result of N-Gain score shows that the improvement of students’ skill in solving torque problems is in high category and the result of d-cohen effect size is in strong category. This result shows that problem-based learning can improve students' skill in solving torque problems.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan siswa dalam memecahkan masalah momen gaya. Metode penelitian ini adalah Mixed Method dengan model embedded experimental design. Subjek penelitian terdiri atas 32 siswa SMA Negeri 1 Pekanbaru. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest menggunakan tes, kuesioner, dan wawancara. Hasil perhitungan N-Gain score menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam memecahkan momen gaya dalam kategori tinggi dan hasil perhitungan d-cohen effect size dalam kategori kuat. Hasil ini menunjukkan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah momen gaya.
Pengaruh Peta Pemikiran dalam Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Penguasaan Konsep dan Literasi Sains Siswa SMP Latifah Hanim; Herawati Susilo; Lia Yuliati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 2: FEBRUARI 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i2.13164

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effectiveness of PBL with thinking map on the mastery of the concept and students' scientific literacy in digestive system material, additives and addictive substances, and respiratory system in human. This quantitative study involved 94 students consisting of 3 classes, namely 31 students of class VIII C, 31 students of class VIII E and 32 students of class VIII A SMP Negeri 5 Jombang academic year 2018/2019. The results showed PBL assisted thinking map effective on mastering the concept of content dimensions and against scientific literacy in digestive system material, additives and addictive substances, and the respiratory system. The results of statistical tests showed that there were differences in the mastery of concepts and scientific literacy skills before and after using PBL assisted by thinking map on digestive system material, additives and addictive substances, and the respiratory system. The conclusion of this study is that problem-based learning assisted by thinking map has an effect on both mastery of science concepts and science literacy so that students are effectively used in junior high school on digestive system material, additives and addictive substances, and the respiratory system.Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui keefektifan PBM berbantuan thinking map terhadap penguasaan konsep IPA dan literasi sains siswa SMP pada materi sistem pencernaan, zat aditif dan adiktif, dan sistem pernapasan pada manusia. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 94 peserta didik terdiri atas tiga kelas, yaitu 31 peserta didik kelas VIII C, 31 peserta didik kelas VIII E dan 32 peserta didik kelas VIII A SMP Negeri 5 Jombang tahun ajaran 2018/2019. Hasil penelitian menunjukkan PBM berbantuan thinking map efektif terhadap penguasaan konsep dan literasi sains pada materi sistem pencernaan, zat aditif dan adiktif, dan sistem pernapasan. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan penguasaan konsep dan kemampuan literasi sains sebelum dan setelah menggunakan PBM berbantuan thinking map. Kesimpulan penelitian ini adalah pembelajaran berbasis masalah berbantuan thinking map berpengaruh baik pada penguasaan konsep IPA dan literasi sains siswa sehingga efektif digunakan di SMP pada materi sistem pencernaan, zat aditif dan adiktif, dan sistem pernapasan.
Penerapan Sentra Bahan Alam Berbasis Sains untuk Meningkatkan Perkembangan Belajar Anak Usia 5—6 Tahun Norma Gupita; Lia Yuliati; Imanuel Hitipeuw
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.447 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i8.11426

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to find out how the application of science-based natural materials center is able to improve the development of children's learning that includes aspects of language, physical-motor and cognitive children aged 5—6 years. The method used in this research is classroom action research. Subjects in this study were 18 children in the age group of 5—6 years. Based on the results of the application of science-based natural materials center applied to children aged 5—6 years in learning activities in kindergarten, able to improve the development of children's learning that includes aspects of language, physical-motor, and cognitive.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan sentra bahan alam berbasis sains mampu untuk meningkatkan perkembangan belajar anak yang meliputi aspek bahasa, fisik-motorik, dan kognitif anak usia 5—6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini ialah 18 anak pada kelompok usia 5—6 tahun. Berdasarkan hasil penerapan sentra bahan alam berbasis sains yang diterapkan pada anak usia 5—6 tahun dalam kegiatan pembelajaran di taman kanak-kanak, mampu meningkatkan perkembangan belajar anak yang meliputi aspek bahasa, fisik-motorik, dan kognitif.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH HUKUM GERAK NEWTON MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN COOPERATIVE PROBLEM SOLVING Agung Wahyu Nurcahyo; Wartono Wartono; Lia Yuliati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 7: JULI 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.114 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i7.9686

Abstract

The purpose of this study was to describe the increase in problem-solving abilities Newton's laws of motion and students' perceptions of cooperative problem solving (CPS) learning. Analysis of the data is based on the student's written answers to the five problems, the results of questionnaires and interviews. This study concluded that: (1) learning CPS make a strong impact (d-effect size = 1.81) to increase problem-solving ability of students Newton's laws of motion, (2) cooperation in the learning group CPS makes the problem easier to solve and misconceptions can be corrected.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemecahan masalah hukum gerak Newton, kesulitan yang dialami, dan persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran cooperative problem solving (CPS). Analisa data didasarkan pada jawaban tertulis mahasiswa terhadap lima permasalahan, hasil angket dan wawancara. Penelitian ini berkesimpulan bahwa (1) pembelajaran CPS memberikan dampak yang kuat (d-effect size=1,81) terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah hukum gerak Newton mahasiswa dan (2) kerjasama kelompok dalam pembelajaran CPS membuat permasalahan lebih mudah dipecahkan dan miskonsepsi dapat diperbaiki.
Pengaruh Model The 5E Learning Cycle terhadap Penguasaan Konsep dan Penyelesaian Masalah Pecahan Siswa Kelas V Sekolah Dasar Khorid Agustin; Syamsul Hadi; Lia Yuliati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 1: JANUARI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i1.14379

Abstract

Abstract: The study aims to determine the effect of the application of The 5E Learning Cycle model rather than conventional model on mastery of concepts and problem solving fractions of fifth grade elementary school students. The research is using experimental method. The research population is all group learning in class V SDN Tunjungsekar. The sample of study consisted of 2 classes, Va and Vb classes. This study uses essay tests to collect data. The data uses Basic Competencies 3.1 and 4.1 about addition operations of fractions with different denominators. All data were processed and analyzed using statistical techniques. The results showed that there was a significant influence on the application of The 5E Learning Cycle learning model rather than conventional learning on the mastery of concepts and problem solving in the fifth grade students of SDN Tunjungsekar 01 Malang.Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penerapan model The 5E Learning Cycle daripada model konvensional terhadap penguasaan konsep dan penyelesaian masalah pecahan siswa kelas V SD. Metode eksperimen dipergunakan dalam penelitian ini. Populasi penelitian yaitu seluruh rombongan belajar kelas V SDN Tunjungsekar 01. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu siswa kelas Va dan Vb. Penelitian menggunakan tes essay untuk mengumpulkan data. Data yang dikumpulkan berupa skor hasil tes pecahan Kompetensi Dasar 3.1 dan 4.1 tentang operasi penjumlahan pecahan dengan penyebut berbeda. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan mempergunakan teknik statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada penerapan model The 5E Learning Cycle daripada model konvensional terhadap penguasaan konsep dan penyelesaian masalah pecahan siswa kelas V SDN Tunjungsekar 01 Malang.
PENGARUH AUTHENTIC PROBLEM BASED LEARNING (aPBL) TERHADAP PENGUASAAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Marlina Marlina; Sugeng Utaya; Lia Yuliati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 11: November 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.132 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i11.10223

Abstract

This study aims to describe the effect of Authentic Problem Based Learning (aPBL) on the mastery of the concept of science class IV students of primary school. This type of research is an experimental quasi with posttest only control group design. The sample consisted of 63 students divided into experimental class and control class. The sample selection technique used purposive sampling. The data of this research are analyzed quantitatively using t test and effect size. The results of this study indicate that aPBL influence on the mastery of the concept of science class IV students of primary school of 0.807. The average mastery of science concepts of students who studied with aPBL of 70.31 while the mastery of science concepts of students who learn with conventional learning of 60.16. This shows that aPBL affect the mastery of the concept of science IPA class IV students of primary school.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh Authentic Problem Based Learning (aPBL) terhadap penguasaan konsep IPA siswa kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian merupakan penelitian quasi experimental dengan posttest only control group design. Sampel penelitian terdiri atas 63 siswa yang terbagi dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive Sampling. Data penelitian ini dianalisis secara kuantitatif menggunakan uji t dan effect size. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aPBL berpengaruh terhadap penguasaan konsep IPA siswa kelas IV Sekolah Dasar sebesar 0,807. Rata-rata  penguasaan konsep IPA siswa yang belajar dengan aPBL  sebesar 70,31, sedangkan penguasaan konsep IPA siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional sebesar 60,16. Hal ini menunjukkan bahwa aPBL berpengaruh terhadap penguasaan konsep IPA siswa kelas IV Sekolah Dasar.
Aktivitas Belajar Siswa pada Pembelajaran Model Discovery-Inquiry Berbantuan Mind Mapping di SD Alvinita Lutvia; Sulton Sulton; Lia Yuliati
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i9.12694

Abstract

Abstract: This research aims to determine the application of the discovery-inquiry learning model assisted by mind mapping to improve student learning activities in elementary school. The type of research used is Classroom Action Research qualitative descriptive data analysis methods. Students of class IV.2 in SDN 3 Besuki Situbondo consisted of 32 students with 14 males and 18 females who were chosen as research subjects. Data collection using observation techniques. Based on the results, it is concluded that the discovery-inquiry learning model assisted by mind mapping may improve student learning activities. The activities during the learning process with the discovery-inquiry model assisted by mind mapping facilitate students to formulate problems, formulate hypotheses, collect data, test hypotheses, and formulate conclusions by creating material mind mapping independently so that students’ activities are increased and varied.Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan model pembelajaran discovery-inquiry berbantuan mind mapping dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa di sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan metode analisis data deskriptif kualitatif. Siswa kelas IV.2 SDN 3 Besuki Situbondo berjumlah 32 siswa, terdiri dari 18 siswa perempuan dan 14 siswa laki-laki yang dipilih sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data aktivitas belajar siswa menggunakan teknik observasi. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa model pembelajaran discovery-inquiry berbantuan mind mapping dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Kegiatan selama pembelajaran dengan model discovery-inquiry berbantuan mind mapping dapat memfasilitasi siswa merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis, dan merumuskan kesimpulan dengan membuat mind mapping materi secara mandiri sehingga membuat aktivitas siswa semakin meningkat dan bervariasi.
Pengaruh Thinking Maps dalam Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Penguasaan Konsep Siswa Devis Yusofa; Lia Yuliati; Muhardjito Muhardjito
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 1: JANUARI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.453 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i1.11852

Abstract

Abstract: This research was aimed to determine the differences in concept achievement of students who learn using Thinking maps in Problem Based learning with students who learn to use Problem Based learning and conventional learning. This research is quasi experiment researches with posttest only control group design. The research was conducted in SMAN 1 Singosari on class X academic year 2016/2017. Data collection obtained from concept achievement test. Test to determine the difference between the three treatment classes was done by MANOVA test. The result of the research shows that there is influence of Thinking Maps in Problem Based learning on Concept Achievement of Student. These results are reinforced by the data of M.A.PP.E.R which shows that the higher the level of Thinking Maps made the student’s concepts achievemenis getting better.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang belajar menggunakan Thinking maps dalam pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain posttest only control group design. Penelitian dilaksanakan di SMAN 1 Singosari pada siswa kelas X tahun ajaran 2016/2017. Pengumpulan data menggunakan instrumen soal penguasaan konsep. Uji statistik MANOVA digunakan untuk mengetahui perbedaan penguasaan konsep. Hasil penelitian diperoleh terdapat pengaruh Thinking maps dalam pembelajaran berbasis masalah terhadap penguasaan konsep. Hasil ini diperkuat oleh data M.A.PP.E.R yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat hasil Thinking maps penguasaan konsep siswa semakin baik.
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Pemahaman Konsep Usaha dan Energi Luis Varela; Lia Yuliati; Arif Hidayat
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 5: MEI 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i5.12420

Abstract

Abstract: This study aims to look at the effect of problem-based learning of students' conceptual understanding in work and energy. This study used a quasi-experimental design. The sample used consisted of two classes, namely the experimental class and the control class. The sample selected using cluster random sampling technique. The data obtained through pretest and posttest, then were analyzed using three indicators of conceptual understanding consisting of translation, interpretation, and extrapolation. This study found an increase of conceptual understanding in experimental class better than control class. Although there are had increase, but the increase had not significant.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap pemahaman konsep siswa pada materi usaha dan energi. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen. Sampel yang digunakan terdiri dari dua kelas yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Sampel dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data diperoleh melalui pretest dan postest, selanjutnya dianalisis menggunakan tiga indikator pemahaman konsep yang terdiri dari translation, interpretation, dan extrapolation. Penelitian ini menemukan terjadi peningkatan pemaham konsep pada kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Walaupun telah terjadi peningkatan, namun peningakatan yang terjadi belum signifikan.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adetya Dewi Wardani Adetya Rahman Agung Wahyu Nurcahyo Agus Suyudi Agus Widayoko Ahfidatul Husniyah Ahmad Suryadi, Ahmad Ahmad Taufiq Akmal Gazali Alfiyah Nur Jannah Alimah Nuryanti Alvinita Lutvia Anik Astari Anissa Rakhma Putri Ari Hindriyani Arif Hidayat ARIF HIDAYAT Boby Yasman Purnama Brotosudarmo, T. H. P. Cikita Bella Nurbaya Debby Kusuma Wardhani Devis Yusofa Dhedhie Armawan Dheka Januarifin Dice Kantarinata Dimas Abdi Haidar Dinda Indrianingrum Dionisius Bukifan Dios Sarkity Dyne Rizki Puspitasari Endang Purwaningsih Enik Setiyawati Eny Latifa Eny Latifah, Eny Errina Amatul Firdausi Ery Tri Djatmika RWW Faizatun Nisa’ Fauzan Sulman Fildzah Purvita Dewi Firdausi Firdausi Fitroh Fuadah Fransiska Florensia Meo Roja Fridolin Vrosansen Borolla Gepi Sartianis Hadi Suwono Haidar, D. A. Handayanto, S. K. Hanurawan, Fattah Hari Wisodo, Hari Helmi Pakas Rivai Herawati Susilo Hermanto, F. M. I Made Suardana Ibrohim Ida Dwi Lestari Ida Purnamasari Idawati Idawati Ika Khoirun Nisa Imanuel Hitipeuw Irma, Z. U. Kesuma, R. F. Khorid Agustin Latifah Hanim Lestari Widodo Lestari Widodo Lestari Widodo Lis Suswati Luis Varela M. Ali Maksem Niksoni Late Mar ’atus Sholihah Maria Yosefina Pranita Markus Diantoro Marlina Mohammad Zaky Tatsar Muhammad Nur Hudha Muhardjito Muhardjito Muspratiwi Pertiwi MR N. Mufti Nadya Dewi Arofah Mochsif Nandang Mufti Nasikh Nataria Wahyuning Subayani Nehru Nehru Nora Susiana Norma Gupita Novi Arianti Nurhayati Nurhayati Nuril Munfaridah, Nuril Nurul Atqiya Parno Phurkonni Saleah Polonia, Betti Ses Eka Prima Warta Santhalia Qohar, Abd. Qurrotul Ainiyah Rahmah Kumullah Ratika Sekar Ajeng Ananingtyas Rela Rahmah Reni Periyanti Reyza Arief Taqwa, Muhammad Riantoni, Cicyn Ridha Afriani Fitri Rifqiyatun Nuriyah Riskawati Riskawati Rismatul Azizah Rismatul Azizah Rizki Ananda Rizky Ayu Maharani S. Kusairi SATRIYAS ILYAS Sentot Kusairi Shinta Dewi Susanti Sugeng Utaya Sulton Sulton Sumarjono Sumarjono Sunaryono Supriana, Edi Supriyono Koes Handayanto Susriyati Mahanal Sutopo Sutopo Syamsul Hadi Tuti Resri Yanti TUTUT NURITA Wanda Indriana Puspita Wartono Wartono Widodo, Lestari Winarto Winarto Yeni Hariningsih Zahrotul Ula Irma