p-Index From 2021 - 2026
5.816
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN) Jurnal Al-Tadzkiyyah El-Mashlahah PALITA: Journal of Social - Religion Research Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Islamic Counseling : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal An-Nahdhah Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Al-Hayat: Journal of Islamic Education Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan Anterior Jurnal Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Borneo International Journal of Islamic Studies The Journal of Society and Media Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) JURNAL ILMU PENDIDIKAN AHLUSSUNNAH STEAM Engineering : Journal of Science, Technology, Education And Mechanical Engineering Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Journal On Teacher Education (Jote) Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Jurnal Kewarganegaraan Jurnal PTI (Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi) Jurnal Pendidikan Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Pengabdian Kampus: Jurnal Informasi Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat Indonesian Community Journal Borneo International Journal of Islamic Studies Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Jurnal Sosiologi JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Sinergi International Journal of Islamic Studies Jurnal Manajemen Pendidikan Islam International Journal of Integrated Science and Technology FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Ri'ayatu Al-Qur'an: Jurnal Pendidikan Islam Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Merawat Kerukunan Dalam Keberagaman Masyarakat di Desa Pantai Harapan Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur Eva Isdayanti; Eddy Lion; Ahmad Saefulloh
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 12, Nomor 1, Juni, Ta
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jpips.v12i1.1055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Merawat Kerukunan Dalam Keberagaman Masyarakat di Desa Pantai Harapan Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur. Strategi merawat kerukunan dalam keberagaman masyarakat di Desa Pantai Harapan Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur saling menjaga dan saling menghormati dalam berbagai hal apa saja termasuk dalam upacara keagaman dan upacara adat kita saling membantu misalnya ketika agama Hindu Kaharingan Tiwah masyarakat agama lain juga ikut membantu, dan ketika hari besar keagaman juga demikian misal Hari Raya Nyepi, umat Islam atau Kristen berkunjung ke rumah pada saat hari perayaan tersebut sehingga dalam hal ini terjalin suasana kekeluargaan yang baik. Solusi yang harus kita lakukan adalah mengurangi sikap egois itu sendiri serta mengurangi rasa fanatik terhadap agama kita sebab agama adalah urusan kita masing – masing antara kita dan tuhan sehingga di dunia ini yang paling utama adalah keharmonisan dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.
DAMPAK PENGGUNAAN HANDPHONE DALAM PEMBELAJARAN PKn PADA MASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP SISWA KELAS XI di SMAN 3 PALANGKA RAYA Deby Deby; Offeny offeny; Ahmad Saefulloh
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 4 No 1 (2021): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Dampak Penggunaan Handphone Dalam Pembelajaran PKn Pada Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Siswa Kelas XI di SMAN 3 Palangka Raya. Dampak penggunaan handphone dalam pembelajaran PKn ini meliputi penggunaan handphone pada peserta didik SMAN 3 Palangka Raya, dampak positif penggunaan handphone di sekolah, dampak negatif penggunaan handphone di sekolah, kendala siswa dalam menggunakan handphone secara positif, dan penggunan handphone dalam meningkatkan pembelajaran PKn. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Didasarkan atas kenyataan yang sedang berlangsung sekarang. Berdasarkan hasil penelitian dapat di jelaskan pelaksanaan penggunaan handphone terdapat hal positif dan negatif yang dapat mempengaruhi pembelajaran PKn dimasa pandemi Covid-19, Penggunaan handphone sebagai media pembelajaran memiliki peran yang signifikan dalam menunjang kegiatan pembelajaran penggunanya. Berbagai fasilitas, kelebihan dan kemampuan yang terdapat pada handphone memberikan kemudahan dan keuntungan bagi seseorang untuk mencari materi melalui berbagai aplikasi, namun tidak terlepas juga dari dampak negatifnya yang mempengaruhi siswa. dan adapun kendala siswa dalam menggunakan handphone secara positif iya lah iklan-iklan konten dewasa yang kerap muncul pada website saat siswa sedang mencari bahan materi untuk belajar yang menyebabkan siswa kehilangan fokus, dan upaya mengatasi hal tersebut iyalah dengan mendownload aplikasi AdGuard.
Bentuk Pelaksanaan Ice Breaking Jenis Storytelling Yang Dilakukan Oleh Guru Dalam Pembelajaran Ppkn Siswa Kelas Viii Di Smp Kristen Palangka Raya Adetya Adetya; Sakman Sakman; Ahmad Saefulloh
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 7, No 2 (2021): May 2021
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.7.2.577-588.2021

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh motivasi belajar siswa yang menjadi kendaladalam usaha guru dalam melaksanakan proses pembelajaran khusus dalam matapelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kelas VIII di SMPKristen Palangka Raya. Oleh karena itu, untuk menumbuhkan motivasi yangbesar untuk belajar mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraankelas VIII di SMP Kristen Palangka Raya masih perlu untuk disempurnakanlagi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Bentuk Pelaksanaan IceBreaking Jenis Storytelling Yang Dilakukan Oleh Guru Dalam PembelajaranPPKn Siswa Kelas VIII di SMP Kristen Palangka Raya yang dilakukan sesudahmasa pandemi covid-19.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dimanasampel dalam penelitian ini terd iri dari guru mata pelajaran PPKn dan siswasebanyak 9 orang yang ditetapkan dengan teknik purposive sampling dan datapenelitian diperoleh dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilpenelitian ini adalah: 1) Pelaksanaan ice breaking yang dilakukan dalampembelajaran PPKn siswa kelas VIII SMP Kristen Palangka Raya meliputi duaaspek yaitu pelaksanaan dan mengevaluasi faktor penghambat dan solusinyadengan cara menerapkan bentuk ice breaking jenis storytelling ke dalampembelajaran PPKn. 2) Faktor penghambat penerapan ice breaking jenisstorytelling adalah yang pertama, fasilitas pendukung berlangsungnya penerapanice breaking jenis storytelling yang dilakukan secara daring melalui aplikasizoom dikarenakan peserta didik melakukan pembelajaran secara daring dimasapandemi ini maka tidak semua peserta didik mengunakan fasilitas sepertihandphone maupun laptop untuk mengikuti zoom. Sedangkan faktorpendukungnya adalah adanya peserta didik yang bisa di ajak kerja sama, sertaguru yang mampu mengarahkan peserta didiknya agar mau melaksanakanpenerapan ice breaking jenis storytelling; 3) Solusi yang dilakukan dalampelaksanaan ice breaking jenis storytelling dalam pembelajaran PPKn siswakelas VIII yaitu Guru terus berusaha memberikan semangat, motivasi,bimbingan kepada siswa, mengarahkan dan mengajak peserta didik agar mau melaksanakan ice breaking jenis storytelling bersama dalam pembelajaran PPKn.
RELIGION, EDUCATION, AND SPORTS: INTERNALIZATION OF ISLAMIC EDUCATION VALUES IN MAHATMA SPORTS Ahmad Saefulloh; Razali Razali; Sari Famularsih
Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Vol 24 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.461 KB)

Abstract

This article analyzes the need to internalize the values of Islamic education in sports. One of the sports that promotes Islamic values is Mahatma. Facts on the ground show that sports that develop in the midst of society today do not prioritize spiritual health only prioritizing physical health alone, while spiritual health also needs attention. So that this discussion is well directed, the authors focus the problem of discussion on how to internalize the values of Islamic education in Mahatma sports. The study was conducted at the Ministry of Religion in Padang, located at Jl. Duku No.5 Ujung Gurun, Padang Barat District Padang West Sumatra. The purpose of this study is to look at the efforts of sports participants in internalizing the value of Islamic education in every sports movement, it is necessary to have a detailed assessment of the stages of inculcation. This research is a descriptive qualitative research that is describing and interpreting objects as they are and analyzing them using scientific methods. Data collection by observation, direct interviews and documentation. The technique used in data analysis is data display, data reduction and conclusions carried out with snowballsampling techniques. The data validity technique uses source triangulation. The results showed that the internalization of Islamic education values for Mahatma sports members was through the establishment of rules of dress, ablution, reciting Istighfar, Al-Fatiah, praying, breathing, remembrance, blessing, friendly smile and the emergence of mutual forgiveness. Through internalization, the impact resulting from Mahatma's sport on health is not only physical health, it also increases gratitude, sincerity, serenity, and draws closer to Allah SWT. Constraints on the field were found that this sport does not yet have its own place as a sports center so that the implementation of the sport still hitched a ride in another agency, namely the Ministry of Religion and MTsN Model Padang City Keywords: nternalization, Islamic Education, and Mahatma Sports
UPACARA ADAT MAMAPAS LEWU (STUDI KASUS DI KOTA KASONGAN KALIMANTAN TENGAH) Erik Chilwanto; Safna Safna; Mutiara Mutiara; Gusmadi Rahmad; Offeny Offeny; Ahmad Saefulloh
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.6 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1673

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tata cara upacara mamapas lewu, fungsi serta maknanya bagi kehidupan masyarakat di Kota Kasongan Kalimantan Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data menggunakan pengumpulan data (data collection), reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Mamapas lewu adalah salah satu implementasi ajaran Hindu kaharingan dalam mewujudkan rasa hormat, dan terima kasih kepada Tuhan (Ranying Hatalla Langit) karena telah menjaga alam dan kampung dari marabahaya. Mamapas Lewu dilakukan karena adanya suatu peristiwa atau kejadian yang berhubungan dengan pembunuhan, ancaman keselamatan, atau kejadian di timpa musibah penyakit yang menimpa seluruh penduduk atau kota. Upacara ini bertujuan untuk membersihkan alam dan lingkungan hidup (petak danum) beserta segala isinya dari berbagai bahaya dan celaka agar diberikan keberuntungan, keselamatan, umur yang panjang, rejeki yang melimpah serta ketentraman lahir batin kepada seluruh penduduk kampung atau kota.Kata Kunci: Upacara Adat Dayak; Mamapas Lewu; Kota Kasongan Abstract:This study aims to find out how the mamapas lewu ceremony is performed, its function and meaning for human life in Kasongan City, Central Kalimantan.The research method used is descriptive qualitative. Data sources are primary data and secondary data. Data collection techniques use interviews, observation, and documentation, while data analysis techniques use data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Mamapas lewu is one of the implementations of Hindu kaharingan teachings in realizing respect, and thanks to God (Ranying Hatalla Langit) for protecting nature and the village from harm. Mamapas Lewu is carried out because of an incident or incidents related to murder, a threat to safety, or an incident that occurs when a disaster strikes the entire population or the city. This activity aims to clean nature and the environment (Petak Danum) and all its contents from various dangers and misfortunes in order to be given luck, safety, long life, abundant fortune and inner and outer peace to all residents of the village or city.Keywords: Dayak Tradisional Ceremony; Mamapas Lewu; Kasongan city
PERAN KEPALA KELUARGA DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS REMAJA DI DESA LAMPUYANG KABUPATEN KOTA WARINGIN TIMUR Khairul Akbar; Eddy Lion; Ahmad Saefulloh
Jurnal Kewarganegaraan Vol 5 No 2 (2021): 1 Juli - 31 Desember 2021
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.628 KB) | DOI: 10.31316/jk.v5i2.1866

Abstract

AbstrakPenelitin ini bertujun untuk mengetahui peran kepala keluarga dalam membentuk karakter religius remja serta mengetahui faktor pengehambat dan pendukung kepala keluarga dalam membentuk karakter religius remaja di desa Lampuyang Kabupaten Kota Waringin Timur. Penelitian ini menggunakan penelitin deskritif pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah kepala keluarga terdiri dari 10 informan, terdiri dari 5 kepala keluarga beragama Kristen, dan 5 kepala keluarga beragama Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Peran kepala keluarga dalam membentuk karakter religius di desa Lampuyang Kabupaten Kota Waringin Timur yaitu dengan memperkenalkan tentang pengetahuan agama, mengajarkan kebiasan baik, mengajakbuntuk membiasakan hal-hal baik, sampai dengan mengingatkan apabila ada kesalahan ataupun kekurangan dalam sistem penerapannya ; 2) faktor penghambat dan dukung kepala keluarga dalam membentuk karakter religius remaja di desa Lampuyang Kabupaten Kota Waringin  Timur yaitu factor penghambatnya adalah konsistensi, sikap remaja yang masih labil, pengaruh zaman dan kemajuan teknologi, sedangkan faktor pendukungnya adalah adanya  dukungan dari orang tua, lingkungan, dan adanya guru. Adapun cara kepala keluarga dalam menangani faktor penghambat dalam membentuk karakter religious remaja yaitu melalui komunikasi yang baik terhadap remaja sertavmempunyai rasavkonsisten terhadap apa yang ingin dilaksanakan, sehingga dapat melakukan filtrasi terhadap perkembangan zaman dan menumbuhkan keinginan remaja untuk belajar lebih baik sehingga remaja-remaja mempunyai karakter yang lebih baik dan berguna bagi bangsa dan negara. Kata Kunci: Peran Kepala Keluarga dan Karakter Religius AbstractThis study aims to determine the role of the head of the family in shaping the religious character of adolescents and to determine the inhibiting and supporting factors the head of the family in the formation of the religious character of adolescents in Lampuyang Village, East Waringin City Regency.This study uses adescritive qualitative aaproach with data collection techniques using observation methods, interview methods, and documentation methods. The informants in this study were heads of families consisting of 10 informants, consisting of 5 hads of families who were Cristian, and 5 heads of families whobwere Muslim. The result showed that: 1) the role of the head of the family in shaping religious character in Lampuyang Village, Kota Waringin Timur District, namely by introducing religious knowledge, teaching good habits, inviting people to get used to good things, to remind them if there are erros of deficiencies in the implementation of system; 2). The inhibiting and supporting factors of the head of the family in shaping the religious character of adolescent in Lampuyang village, East Waringin City Regency, namely this inhibinting factors are technological progress, while the supporting factors are support from parents, the environment, and teacher. The way the head of family overcomes the inhibiting factors in shaping the religious character of adolenscents in through good communication with adolendcents and having a consistens sense of wht they want to do, so thar they can filter the development of the times and foster that desire. Teenagers to learn better so that teenagers have good character. Better and beneficial for the nation and state.Keywords: Role of Family Head and Religious Character
Impact of Covid-19 on Routine Activities at the Sholahuddin Mosque University of Palangka Raya, Indonesia Syamhudian Noor; Ahmad Saefulloh
The Journal of Society and Media Vol. 6 No. 2 (2022): Relationship between The Usage of Social Media and Society
Publisher : Department of Social Science, Faculty of Social Science &Law, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jsm.v6n2.p309-324

Abstract

The impact of COVID-19 pandemic been felt Muslims, especially mosque administrators who manage places of worship. PSBB in the city Palangka Raya has restricted many activities, one which is Friday prayers in congregation at the mosque. The result of an agreement said that Friday prayers in congregation were replaced with noon prayers at home. This condition makes the financial income the mosque to be reduced and experience financial depletion. The purpose study was to see the impact of covid-19 on the decline in financial income of the mosque at the Sholahuddin campus, as well as how the management efforts to overcome the operational costs of the mosque. The research method is descriptive analysis phenomenological approach. Data collection done by interviewing. The data collection technique used purposive sampling. The results obtained of eliminating routine mosque program were reduction in decline mosques, reduction takmir mosque, and delay in the physical construction mosque.  
PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH DENGAN SISTEM HIDROPONIK UNTUK KETAHANAN PANGAN DI DESA HANDIWUNG ahmad saefulloh; Indah Purnama; Egading Sumarna; Tiara Sari Milenia; Aulia Adirma; Andrio Melky; Kartinah; Cece Marcelina; Afni Pramita Situmorang; Achlish Ridho Alfitra; Bagus Pratama; Jisrin Hutasoit; Dandang Kristian Antonius; Alfiani; Nafiuddin Ramadhani; Herindo Manik
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpmupr.v9i2.7861

Abstract

Desa Handiwung secara umum memiliki keadaan topografi daerah topris dengan kawasan lahan pasang surut atau rawa – rawa. Kendala yang dihadapi pada lahan rawa yaitu berupa genangan air dan banjir yang datangnya tidak menentu, tingginya tingkat kemasaman dan rendahnya kesuburan tanah menyebabkan sulitnya bercocok tanam sayur – sayuran dilahan tersebut. Potensi yang dimiliki oleh Desa Handiwung sendiri yaitu dibidang pertanian tanaman pangan seperti padi. Perlunya alternatif lain untuk mendukung ketahanan pangan tidak hanya padi saja namun dapat di tanami sayur – sayuran yaitu dengan sistem hidroponik yang dapat digunakan penduduk sekitar untuk bercocok tanam serta dapat memanfaatkan pekarangan sekitar yang tidak memakan banyak tempat.
PENERAPAN NILAI-NILAI TOLERANSI BERAGAMA DALAM PERSEPEKTIF SOSIOLOGI PEMBANGUNAN PADA LEMBAGA DAKWAH KAMPUS: (Studi Di Lembaga Dakwah Kampus Universitas Palangka Raya) Ferry Setiawan; Ahmad Saefulloh
Journal SOSIOLOGI Vol. 5 No. 2 (2022): DINAMIKA MASYARAKAT KONTEMPORER KALIMANTAN TENGAH
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.792 KB) | DOI: 10.59700/jsos.v5i2.8189

Abstract

This paper examines the application of the values of religious tolerance in the perspective of Development Sociology. The purpose of this paper is to see the application of religious tolerance values in the perspective of Development Sociology at the campus da'wah institution. This paper uses descriptive qualitative research methods and uses analysis with an inductive approach, namely the research process and understanding based on methods that investigate a social phenomenon. Techniques in collecting data are observation, interviews and documentation. Based on the data analysis carried out, it was concluded that in the process of applying the values of religious tolerance the Campus Da'wah Institute did not run fully. This 2 depends on the understanding of each member of the LDK, and each member who has a different background and has a different environment so that not all values obtained from the Campus Da'wah Institute can be fully applied. This makes a social construction in it considering the three stages, namely externalization, objectification and internalization take place in it. Meanwhile, in the perspective of development sociology, it can be seen that the application of tolerance values seen from indicators of productivity, efficiency and community participation has been implemented. and each member who has a different background and has a different environment so that not all the values obtained from the Campus Da'wah Institute can be fully implemented. This makes a social construction in it considering the three stages, namely externalization, objectification and internalization take place in it. Meanwhile, in the perspective of development sociology, it can be seen that the application of tolerance values seen from indicators of productivity, efficiency and community participation has been implemented. and each member who has a different.background and has a different environment so that not all the values obtained from the Campus Da'wah Institute can be fully implemented. This makes a social construction in it considering the three stages, namely externalization, objectification and internalization take place in it. Meanwhile, in the perspective of development sociology, it can be seen that the application of tolerance values seen from indicators of productivity, efficiency and community participation has been implemented. 
Pengaruh Haul Abah Guru Sekumpul Serta Keteladanannya Bagi Masyarakat Kalimantan Selatan Triogi Wulandari; Riennana Riennana; Noval Siswanto; Ahmad Saefulloh
JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Vol 1, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jamparing.v1i2.1017

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai pengaruh kegiatan haul abah guru sekumpul serta keteladanannya bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Abah guru sekumpul adalah seorang ulama besar yang dikenal hebat dan karismatik, yang bernama Muhammad Zaini bin Abdul Ghani yang lahir pada tanggal 27 Muharram 1361H/11/2/1942 M di Kampung Keraton, Martapura, Kabupaten Banjar. Selain dikenal sebagai guru sekumpul, masyarakat menyebutnya guru ijai, guru abah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui biografi Abah guru sekumpul, proses pelaksanaan kegiatan haul abah guru sekumpul, pengaruh kegiatan haul guru sekumpul bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan hari pertama dilakukan setelah sholat Isya di kubah atau area tempat Abah Guru Sekumpul dimakamkan. Sementara itu, di hari kedua diselenggarakan acara terpenting di Masjid Ar-Raudhah Sekumpul Martapura. Sejak hari pertama pelaksanaan haul hingga acara puncak, jemaah berduyun-duyun ke tempat yang jaraknya bahkan puluhan kilometer dari pusat kegiatan haul. Puncak acara dimulai dengan pembacaan Maulid Al-Habsy, dilanjutkan dengan upacara peringatan nasyid dan terakhir pembacaan doa. Acara tersebut dipimpin oleh dua putra abah guru Sekumpul, Haji Ahmad Hafi Badali dan Haji Muhammad Amin Badali, yang didampingi para imam dan habib. Setelah itu, seluruh masyarakat kembali ke tempat semula. Berdasarkan hasil penelitian kegiatan haul sekumpul memiliki pengaruh dan makna yang mendalam bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan. Terutama dalam memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan. Masyarakat yang berdatangan dari berbagai daerah yang ada di Kalimantan Selatan untuk mengahadiri acara haul sekumpul, yang tentunya semakin mempererat rasa persatuan masyarakat, dan saling membantu terutama dalam membuat posko di sepanjang Jalan Ahmad Yani. Masyarakat bergotong royong membangun posko dan menyediakan tempat istirahat dan makan gratis. Selain menggerakkan roda perekonomian daerah, kohesi sosial juga meningkat. Nilai persatuan dan kesatuan semakin menguat, gotong royong tumbuh dan berkembang kembali bagi masyarakat Kalimantan Selatan khususnya di Martapura. tentunya, semua ini mempengaruhi stabilitas sosial dan keadaan masyarakat yang lebih damai. Lokasi penelitian ini di lakukan di Martapura, Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan interview (wawancara), observasi, dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti yaitu pada kegiatan haul abah guru sekumpul di martapura, ada dapur yang berjumlah kurang lebih 100 untuk dijadikan dapur umum dalam pelaksanaan kegiatan haul, Makanan dan minuman gratis untuk para jemaah yang datang dalam kegiatan haul, Lahan parkir dan penginapan gratis yang telah disediakan masyarakat yang dikelola oleh koordinator kegiatan, Relawan yang berjumlah ribuan dalam menjalankan tugas masing-masing seperti keamanan, juru masak, petugas sampah dan lain sebagainya, serta transportasi gratis seperti ojek dan taksi online, khususnya bagi penumpang yang akan mengikuti kegiatan haul. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa tidak ada kepanitiaan khusus pada kegiatan ini. Dan tidak ada undangan khusus untuk kegiatan ini, terlebih kegiatan ini bersifat umum dan siapa saja boleh mengikuti kegiatan haul ini. Jemaah dari kegiatan haul abah guru sekumpul ini tidak hanya diketahui dan diikuti oleh masyarakat Kalimantan saja, tetapi ada juga dari luar Kalimantan hingga luar negeri contohnya seperti Amerika, Timur Tengah, Malaysia, Singapura, Brunei darrusallam dan sebagainya.
Co-Authors . Ishomuddin AA Sudharmawan, AA Achlish Ridho Alfitra Adetya Adetya Afni Pramita Situmorang Ahmad Irfan Musthafa Akbar, Khairul Alfiani Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andi Kristanto Andrio Melky Anwar, Muhammad Ghozi Asmina Bualiku Aulia Adirma B, Berkat Bagus Pratama Bhayu Rhama Cece Marcelina Charolyna, Endhah Chilwanto, Erik Cionita, Tezara Cyndi Natalya Hutagalung Dafrizal Dafrizal Dandang Kristian Antonius Deby Deby Dewi Muryati Dotrimensi . Dotrimensi, Dotrimensi Eddy Lion Egading Sumarna Eli Karliani Elsy. C.M Pasaribu Endhah Charolyna Eriawaty, Eriawaty Erik Chilwanto Erwanto, Angga Eva Isdayanti Faridi Faridi Ferry Setiawan Ferry Setiawan Fitriani Fitriani Gabriela Elsandika Gunawan, Vincentius Abdi Gusmadi Rahmad Hadi Nur Rofik Hadiatma H.B Handayani, Evita Hasnah Hasnah Herindo Manik Husadah, Rosa Indah Purnama Irfan Musthafa, Ahmad Jisrin Hutasoit Joko Candra Julius Telaumbanua Kadar Risman Kadar Risman Kartinah Khairi Khairi Khairil Anwar Khairul Akbar Khozin, Khozin Lion, Eddy M. Ghozi Anwar M. Nurul Humaidi M. Nurul Humaidi Maha, Egi Ispreidi Marnatun Marzuki Mellyarti Syarif Miftakhul Khasanah Mimi Suharti Moh Nur Hakim Muchlis Muchlis Muh Irfan Helmy Muhamad Safwan Mulyadi Mulyadi Munawaroh Muryati, Dewi Mutiara Mutiara mutiara mutiara Nafiuddin Ramadhani Ningrum, Fitrianur Widya Nofriza Nofriza NOFRIZA, NOFRIZA Noor, Syamhudian Noval Siswanto Novanto, Riza Awal NUR ARIFAH Nurhidayat, Ahmad Fauzi Nurniati Offeny . Offeny offeny Offeny, Offeny Pangestie, Esty Pan Prataman, Dimas Aldi Putra, Leonardus Sandy Ade Rahmad, Gusmadi Rahman, Ridho Ardi Razali Razali Razali Razali Reni Agustiani Reni Agustiani, Reni Reny Puspita Syari Nasution Ressa Kahayanti Riennana Riennana Romelah Romelah Sa'diah, Halimatus Safna Safna Safna, Safna Sakman Sakman Samsul Arifin Sari Famularsih Sari Famularsih Sari Famularsih, Sari Setiawati, Nani Sitio, Elisabeth Fransisca Saragi Sofyan, Ary Supiani Supiani, Supiani Surawan Surawan Surawan, Surawan Susilawati, Putri Syafrul Nalus Syafrul Nalus Syamsul Arifin Tabang, Valentino Teguh Adimarta Tiara Sari Milenia Tobroni Tobroni Tonich, Tonich Triogi Wulandari Triyani Triyani Triyani Triyani Triyani, Triyani Valentino Tabang Wahyuni Christiany Martono Yakin, Mohammad Yustia Yustia Yuyuk Tardimanto Zakia Zuzanti