Claim Missing Document
Check
Articles

Bimbingan Teknis Pemanfaatan Pekarangan sebagai Lumbung Pangan Keluarga Musdalifah, Nurul; Khairi Barus, Rizki Al; Resubun, Mariana Lusia; Kusumah, Rangga; Adrianus, Adrianus; Anwar, Anwar; Yusuf, Mani; Djaja, Irba; Ekowati, Nurhening Yuni; Sembiring, Jefri
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 4 (2025): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i4.1152

Abstract

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Wasur National Park is an association of civil servant wives who play an important role in women's empowerment, particularly in supporting food security and improving household economies. These efforts are carried out through the utilization of small plots of land and the processing of kitchen waste into liquid organic fertilizer (POC) and plant-based pesticides. Training activities were conducted using lectures, question and answer sessions, practical demonstrations, and direct discussions with participants. From this series of activities, DWP members gained knowledge and skills in processing kitchen waste into useful products. The utilization of kitchen waste into POC and plant-based pesticides is a simple yet highly impactful step, as it not only helps reduce the volume of household waste but also adds value to the environment. Vegetable scraps, fruit peels, and food residues can be transformed into products that support environmentally friendly agriculture. Through this activity, DWP members can become more empowered in managing household waste while producing useful products to support food self-reliance and enhance family economic value.
Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati Dari Daun Beluntas (Pluchea Indica) Dan Daun Komba-Komba (Chromolaena odorata L.) Untuk Mengurangi Ketergantungan Petani Dalam Penggunaan Pestisida Kimia Pada Tanaman Budidaya Di Kampung Kuper Anwar, Anwar; Adrianus, Adrianus; Sembiring, Jefri; Mendes, Johana Anike; Yusuf, Mani; Rupang, Maya Sari; Rizal, Abdul
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 3 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i3.330

Abstract

Kampung kuper merupakan salah satu kampung penghasil padi di Provinsi Papua Selatan karena memiliki luasan budidaya tanaman padi yang cukup luas.  Selain itu terdapat beberapa jenis tanaman hortikultura yang dibudidayakan oleh petani setempat yang cukup menjanjikan produksinya. Beluntas dan komba-komba merupakan tumbuhan liar yang banyak dijumpai disekitaran lahan budidaya petani kampung kuper. Tumbuhan tersebut sangat potensial digunakan sebagai pestisida nabati karena hasil ekstraknya dapat mengeluarkan aroma menyengat sehingga kurang disukai oleh beberapa serangga. Dari hasil diskusi dan survei awal yang dilakukan dengan mitra didapatkan beberapa permasalahan seperti minimnya pengetahuan petani setempat terkait cara pembuatan pestisida nabati dari tumbuhan liar beluntas dan komba-komba dan sebagian besar petani masih terobsebsi dengan penggunaan pestisida kimia dalam mengendalikan tanaman budidaya. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan penyuluhan dan bimbingan teknis tentang manfaat tumbuhan liar yang dapat digunakan sebagai pestisida nabati serta melakukan pendampingan pembuatan pestisida nabati dari beluntas dan komba-komba. Hasil kegiatan demonstrasi yang dilakukan sangat membantu petani dalam memanfaatkan tumbuhan liar yang ada disekitaran lahan-lahan pertanian khususnya tumbuhan beluntas dan komba-komba. Hasil monitoring dan evaluasi program menunjukkan bahwa Sebagian besar petani sudah dapat membuat pestisida nabati dari daun beluntas dan daun komba-komba secara mandiri serta sampai ketahap pengaplikasian pestisida nabati ke tanaman budidaya. Kata Kunci : Pestisida Nabati, Beluntas, Komba-komba, pelatihan
Pelatihan Perbanyakan Mikroorganisme Sebagai Inokulum Pembuatan Pupuk Organik Bagi Petani Di Kampung Isano Mbias Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke Sarijan, Abdullah; Ekowati, Nurhening Yuni; Widijastuti, Rosmala; Mani Yusuf; Anwar, Anwar; Djaja, Irba; Sembiring, Jefri; Kusumah, Rangga; Limbongan, Amelia Agustina
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 4 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i4.456

Abstract

Kampung Isano Mbias merupakan salah satu kampung yang terdapat di Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan. Masyarakat Kampung Isano Mbias mayoritas berprofesi sebagai petani. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh petani adalah pupuk. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap manfaat pupuk organic serta cara perbanyakan inoculum mikroorganisme yang diperlukan dalam pembuatan pupuk organic. Metode kegiatan dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan. Sosialisasi diberikan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat untuk memanfaatkan pupuk organic dalam memelihara kesuburan tanah dan meningkatkan pertumbuhan tanaman. Selanjutnya dilakukan pelatihan perbanyakan inoculum mikroorganisme decomposer yang digunakan dalam proses pembuatan pupuk organic misalnya kompos. Inokulum mikroorganisme berperan sebagai decomposer dalam pembuatan kompos maupun pupuk organic lain yang melibatkan proses fermentasi. Kegiatan ini mendapatkan antusiasme dan respon positif dari masyarakat serta dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap pengertian dan manfaat pupuk organic, peranan mikroorganisme dalam menjaga kesuburan tanah, fungsi inoculum mikrooganisme decomposer dalam pembuatan pupuk organic, serta cara perbanyakannya. Dengan adanya kegiatan ini dapat mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan pengelolaan lahan pertaniannya secara ramah lingkungan. Kata Kunci: Pupuk organic, decomposer, mikroorganisme, inoculum, fermentasi
Aplikasi Bakteri Bacillus Thuringiensis Dan Petrogenol Pada Tanaman Buah Di Kampung Sukamaju Distrik Malind Kabupaten Merauke Papua Selatan sembiring, jefri; Pongkendek, Jesi Jecsen; Kusumah, Rangga; Mendes, Johana; Anwar, Anwar; Yusuf, Mani; Sarijan, Abdullah
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1515

Abstract

Integrated Pest Management (IPM) is a pest population control system that uses all control methods to reduce and maintain populations below the level of economic damage. Pest and disease attacks on fruit plants become obstacles, making production unstable. In addition, the increasing pest population is followed by increasing production costs, which impact decreasing farmer income. Fruit farmers who have just started cultivating fruit plants have complex problems facing pest and disease attacks, especially Fruit Flies and Spodoptera sp. The purpose of this service is to provide information on IPM technology in controlling pests and diseases in fruit plants, especially the use of Bacillus thuringiensis Microorganisms and petrogenol in the Sukamaju Village farmer group, Malind District, Merauke Regency to control pests and diseases. The community service approach involves stages of introduction/socialization, training, and technology implementation, which involves active participation from group members. The results of this service are expected to increase farmers' knowledge, attitudes, and actions regarding the use of insecticides against plant pests. The evaluation results show that knowledge about natural enemies and using biological insecticides and traps as a reference for integrated pest control (IPM) has started to improve. In addition, the community can already use environmentally friendly technology, namely Bacillus thuringiensis and petrogenol. It is hoped that increased knowledge will be followed by an increase in the attitudes and actions of farmers in controlling pests and plant diseases, including the use of pesticides that are wiser and more environmentally friendly Keywords: Bacillus thuringiensis, Fruit Fly, Merauke, Petrogenol, Spodoptera sp
POLA PENYEBARAN DAN INTENSITAS SERANGAN HAMA PENGGEREK BATANG (Scirpophaga sp) DI DISTRIK TANAH MIRING Sarawan, Devida; Sembiring, Jefri; Mendes, Johana Anike; Susanti, Diana Sri; Resubun, Mariana; Anwar, Anwar; Yusuf, Mani
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggerek batang padi adalah salah satu hama utama yang menyebabkan kerusakan dan kerugian hasil padi di Indonesia dan beberapa negara Asia. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisa padat populasi, intensitas serangan dan pola penyebaran hama penggerek batang Scirpophaga sp pada tanaman padi (Oryza sativa L) di Distrik Tanah Miring. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-Juni 2022, di Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan dan Laboratorium  Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Musamus. Pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Sampling berdasarkan wilayah yang akan diamati yaitu 5 kampung dari 15 kampung di Distrik Tanah Miring. Dari setiap kampung yang diamati, maka ditetapkan pengamatan  varietas padi yang bebeda  pada 3 petakan sampel dengan ukuran petakan minimal  1/4 (2.500 m2), dimana setiap petakan terdiri dari 5 petakan sampel pengamatan dengan ukuran 2 x 2 meter. Berdasarkan hasil penelitian, padat populasi larva penggerek batang padi, tertinggi pada varietas MR kampung Yasa Mulya (SP 2) yaitu 15 individu/petakan. Perhitungan padat populasi menentukan pola sebaran imago maupun larva hama penggerek batang padi dengan indeks morisita lebih besar dari satu (id > 1) dan id lebih kecil dari nilai MC (id < MC) dengan standar derajat morisita berdasarkan rumus 0,5 menghasilkan perhitungan pola sebaran ip < 0 atau ip lebih kecil di bawah 0, sehingga model pola sebaran imago maupun larva sama yaitu seragam atau merata (uniform). Dari pola sebaran merata maka persentase kerusakan yang di sebabkan oleh larva penggerek batang padi hanya mencapai 1,08 % yang termasuk dalam kategori serangan ringan.
Ketahanan Varietas Padi terhadap Hama Penggerek Batang (Scirpophaga sp.) di Kampung Telaga Sari Kabupaten Merauke Sembiring, Jefri; Wandikbo, Roni; Kusuma, Rangga; Mendes, Johana
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 1 (2024): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i1.11089

Abstract

The rice stem borer (Scirpophaga sp.) is a significant pest of rice plants, causing substantial yield losses. This study aimed to assess the growth response of seven rice varieties to stem borer (Scirpophaga sp.) infestation. The research was conducted in Kampung Telaga Sari, Kurik District, Merauke Regency, from October 2022 to January 2023. The experiment followed a Randomized Complete Block Design (RCBD) with seven varieties and three replications per trial. The varieties tested were Inpari 32, Inpari 42, Cakrabuana, Siam-siam, CL 220, Sertani, and Mekongga. Each treatment was replicated three times, resulting in 21 experimental plots, each measuring 3 x 3 m² with a planting distance of 20 x 20 cm, comprising 50 plants per plot. The research findings indicated significant differences in stem borer damage intensity at the 0.01 level of significance. The highest average attack intensity was observed in the Inpari 32 variety (5.44%), while the lowest average attack intensity was found in the Cakrabuana variety (2%).
UJI PATOGENISITAS CENDAWAN Metharizium anisopliae DAN Beauveria bassiana TERHADAP LARVA Spodoptera litura (Lepidoptera:Noctuidae) DI LABORATORIUM Mendes, Johana Anike; Sembiring, Jefri; Yusuf, Mani; Anwar, Anwar; Rupang, Maya Sari; Endrawati, Tri
Agrika Vol. 19 No. 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ja.v18i2.6660

Abstract

Cendawan entomopatogen Metarhizium anisopliae dan Beauveria bassiana memiliki potensi tinggi sebagai agen hayati untuk mengendalikan populasi hama. Spodoptera litura merupakan hama utama pada beberapa komoditi pertanian. Pengendalian yang umum dilakukan petani untuk menekan populasi hama ini adalah penggunaan insektisida sintetik. Penggunaan insektisida sintetik yang tidak bijaksana dapat menimbulkan dampak negatif seperti kerusakan lingkungan, kematian organisme non target, residu pada produk tanaman serta resistensi hama. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian yang ramah lingkungan, salah satunya dengan pengendalian hayati. Penelitian ini bertujuan menguji patogenisitas isolat M. anisopliae dan B. bassiana terhadap larva S. litura di laboratorium. Prosedur penelitian mencakup perbanyakan isolat menggunakan media beras, pemeliharaan serangga S. litura, serta pengujian patogenisitas dengan metode pencelupan daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan M. anisopliae menyebabkan mortalitas larva tertinggi pada perlakuan M2, M4, dan M5 sebesar 8%. Kegagalan terbentuknya pupa tertinggi tercatat pada perlakuan M5 sebesar 92% dan kegagalan terendah pada perlakuan M1 sebesar 0%. Perlakuan B. bassiana menunjukkan mortalitas larva tertinggi pada perlakuan B3, B4 dan B5 sebesar 4% sedangkan mortalitas terendah pada perlakuan B1 dan B2 sebesar 0%. Kegagalan pupa sebesar 100% pada perlakuan B1 dan B2 sedangkan perlakuan B3, B4 dan B5 mengalami kegagalan pupa sebesar 96%.   Kata kunci: Spodoptera, Metharizium, Beauvaria, patogenitas, laboratorium
Level Attacks of Slender Rice Bug (Leptocorisa oratorius) in Tanah Miring District, Merauke Regency Papua Sembiring, Jefri; Sarijan, Abdullah; Katmok, Bonefasius; Mendes, Johanna
CROPSAVER Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cropsaver.v5i2.42454

Abstract

The slender rice bug (Leptocorisa oratorius) is an important pest in Merauke Regency because it can cause a decrease in rice production. Rice plants that are attacked by this pest will produce rice with poor quality, because the color becomes black spots and can calcify. This study aims to determine the level of attack and population density of L. oratorius in the Tanah Miring Merauke District, Papua Province. The method used in this research was purposive sampling. Determination of sampling locations by selecting a paddy field with a minimum size of 1250 m2 on one rice field per variety, then determining 9 sampling points. Sampling of the slender rice bug used an insect net with a diameter of 40 cm which was carried out in 1 double swing at each point measuring 1 x 1 m. The results showed that the average intensity of damage caused by stink bugs in Tanah Miring District was 13.78%. The highest average population density was in Waninggap Miraf village with 46.6 individuals, Yasamulya village, Isanombias village with 44.33 individuals, Yabamaru village with 38.66 individuals, Bersehati village with 38.33 and the lowest was Amunkay village with 30 individuals. While the population average in each observation was highest in the second observation or 55 HST of 46.4 individuals followed by the first observation or 45 HST of 37.4 individuals and the last observation or 65 HST of  29.8 individuals. The most preferred type of variety by the stink bug was Impari 32 (19.76%). Monitoring the development of the slender rice bug population is necessary to prevent the possibility of a population explosion so that it can be controlled earlier.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN PEKARANGAN RUMAH DAN PEMBUATAN TEPUNG KOLAM DI KAMPUNG KOLAM DISTRIK MUTING KABUPATEN MERAUKE PAPUA Diana Sri Susanti; Sembiring, Jefri; Fachrizal, Rizal; Kusumah, Rangga; Resubun, Mariana Lusia; Mendes, Johana A
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 02 (2024): APRIL 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat kesejahteraan yang relatif rendah pada masyarakat di Indonesia saat ini menjadi salah satu fokus yang perlu diselesaikan. Hal ini, menjadi pertimbangan bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam proses peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan beberapa upaya oleh berbagai pihak seperti menyelenggarakan program-program unggulan sampai pembentukan Lembaga Swadaya Masyarakat melalui usaha yang dilakukan masyarakat dengan tujuan untuk mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Metode  kegiatan  yang  akan  dilakukan  untuk  tercapainya  tujuan  pengabdian  kepada  masyarakat  ini  adalah  metode  ceramah,  diskusi  dan demonstrasi  praktik  langsung  di  lapangan (berupa pengolahan tanah pekarangan, penanaman, perawatan tanaman, panen dan pasca panen serta pengolahan hasil pertanian),  yang  didasari  oleh evaluasi  awal  sebagai  landasan untuk menentukan posisi pengetahuan kelompok sasaran mengenai pemanfaatan lahan pekarangan melalui penerapan konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi masyarakat mau menerima dan memanfaatkan teknologi atau alat penepung yang ditawarkan tim BRGM dan Unmus untuk mengelola hasil tanaman ubi kayu, ubi jalar dan pisang menjadi tepung kolam selanjutnya menjadi aneka kue. Selain itu masyarakat juga dapat melaksanakan budidaya pertanian dengan menanam tanaman sayuran dan umbi-umbian.
Pemberdayaan Kelompok Tani Wanita Kharisma Sejati melalui Penyiraman Berbasis IoT pada Tanaman Hortikultura Anwar, Anwar; Nugraha, Syaiful; Malesi, Wa Ode Asriyanti Wida; Sembiring, Jefri; Yusuf, Mani; Rizal, Abdul; Kusumah, Rangga; Pramudya, Febri Nur
JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatimas.v5i2.6957

Abstract

The Kharisma Sejati Women's Farmers Group in Sumber Mulya Village, Kurik District, Merauke Regency, faces challenges in manually watering horticultural crops using dippers, buckets, and hoses. This method was time-consuming, labor-intensive, and wasteful, while water sources rely solely on reservoirs and rainwater ponds. To address these issues, a community service program was conducted in the form of training and implementation of an Internet of Things (IoT)-based irrigation system controlled by a smartphone application. This community service program aims to introduce and train the Kharisma Sejati Women's Farmers Group in the use of an IoT-based irrigation system, and to implement it on horticultural land to improve water efficiency and reduce work time. The implementation method included five stages: outreach, technical training, plot demonstrations, mentoring and evaluation, and program sustainability planning. The results showed that the IoT-based irrigation system can save up to 40% of water time and reduce water use by around 30% compared to manual methods. In addition, the application of this technology makes chili plant growth more uniform and improves the digital skills and confidence of women's farmer group members in managing modern agriculture. The program's main advantages are its practicality, water efficiency, consistency, and ability to increase horticultural productivity. Its limitations include its dependence on electricity, network connectivity, and initial adaptation to the application. Going forward, the program has the potential to be developed through more precise technology integration, implementation with other farmer groups, infrastructure support, and the use of digital markets, making it a model for sustainable agricultural innovation in the Merauke region. Kelompok Tani Wanita Kharisma Sejati di Kampung Sumber Mulya, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke menghadapi kendala penyiraman tanaman hortikultura yang masih dilakukan secara manual menggunakan gayung, ember, dan selang. Cara ini membutuhkan waktu lama, tenaga besar, serta boros air, sementara sumber air hanya bergantung pada waduk dan kolam tadah hujan. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan program pengabdian berupa pelatihan dan penerapan sistem penyiraman berbasis Internet of Things (IoT) yang dikendalikan melalui aplikasi smartphone. Pengabdian ini bertujuan mengenalkan dan melatih Kelompok Tani Wanita Kharisma Sejati dalam penggunaan sistem penyiraman berbasis IoT, serta mengimplementasikannya pada lahan hortikultura guna meningkatkan efisiensi air dan waktu kerja. Metode pelaksanaan meliputi lima tahap: sosialisasi, pelatihan teknis, demonstrasi plot, pendampingan dan evaluasi, serta perencanaan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem penyiraman berbasis IoT mampu menghemat waktu penyiraman hingga ±40% dan penggunaan air sekitar ±30% dibandingkan metode manual. Selain itu, penerapan teknologi ini membuat pertumbuhan tanaman cabai lebih seragam serta meningkatkan keterampilan digital dan kepercayaan diri anggota kelompok tani wanita dalam mengelola pertanian modern. Kelebihan utama program ini adalah praktis, hemat air, konsisten, dan mampu meningkatkan produktivitas hortikultura, sedangkan keterbatasannya adalah ketergantungan pada listrik, jaringan, dan adaptasi awal penggunaan aplikasi. Ke depan, program ini berpotensi dikembangkan melalui integrasi teknologi yang lebih presisi, penerapan pada kelompok tani lain. Dukungan infrastruktur, serta pemanfaatan pasar digital, sehingga dapat menjadi model inovasi pertanian berkelanjutan di wilayah Merauke.
Co-Authors A Anwar A Prasetia Abdul Rizal Abdul Rizal, Abdul Abdullah Sarijan Ade Kurniawan Ade Kurniawan Ade Kurniawan Adrianus Adrianus Adrianus Adrianus Amad Arifin Amelia A Limbongan Amelia Agustina Limbongan Amelia Agustina Limbongan, Amelia Agustina Amelia Limbongan Andre Prasetya Andri Prasetia Andri Prasetia Andri Prasetia Andri Prasetia Anwar Anwar Apri Irianto Barus, Rizki Al Khairi Beatus Tambaip Bodem, Martha Estofia Caecilia Henny Setya Wati Dandi Saleky Dantje Tarore David Oscar Simatupang Desmina Kristiani Hutabarat Diana S Susanti Diana Sri Susanti Diana Susanti Djaja, Ling Irba Doga, Ikius EDY H.P. MELMAMBESSY Ekowati, N. Yuni Ekowati, Nurhening Yuni Ekowati, Nurhening Yuni Endrawati, Tri Fachrizal, Rizal Facrizal, Riza Febri Nur Pramudya, Febri Nur Frans Hengki Fredy Fredy Ginting, Nina Maksimiliana Gora Guratmana Hariani Fitrianti Hasianna Darmawati Samosir Heru Nugroho Homo, Benediktus Imam Suntoro Irba Djaja Irba Djaja, Irba Iriana, Putri J Panga, Nurhaya joana mendes Johana Anike Mendes Johana Anike Mendes Johana Anike Mendes, Johana Anike Johana Mendes Johanna Mendes Jusuf Manueke Katmok, Bonefasius Korey, Yuliana Kusuma, Rangga Kusumah, Rangga La Malesi Ling Irba Djaja Lulu Febriani Bapaimu Malesi, Wa Ode Asriyanti Wida Mani Yusuf Maria Rizki Rismayanti Maria Tenlima Mariana L Resubun Mariana Lusia Mariana Lusia Resubun Mariana Resubun Mariana Resubun Maya S Rupang Maya Sari Rupang Mega Ayu Yusuf Mendes, J. Anike Mendes, Joanna Anike Mendes, Johana Mendes, Johana A Mendes, Johanna Merly, Sendy Lely Musdalifah, Nurul N Y Ekowati Nina Maksimiliana Ginting Nina Maksimiliana Ginting Nongtit, Nikodemus Nurcholis Nurcholis Nurhaya J Panga Nurhaya J Panga Nurhaya Panga Nurhening Yuni Ekowati Nurul Musdalifah NY Ekowati Ofre, Oktovianus oktovina gebze oktovina gebze Otovina Gebze Pangaribuan, Rosa Delima Paskalis ighom Passali, Daud A Pongkendek, Jesi Jecsen Prasetia, Andri Prisca Rosumbre Prisca Rosumbre Pulung Riyanto Purwanto, Aldi Putri Iriana R Kusumah R Kusumah Rachmawati Hasid Rangga Kusuma Rangga Kusumah Rangga Kusumah Rante, Novianti Resubun, Mariana Resubun, Mariana Lusia Riez Kifli Kolewora Rismayanti, Maria Rizki Riza Facrizal Rizki Al Khairi Barus Rizki Al Khairi Barus Roni Wandikbo rosa delima pangaribuan Rosa Pangaribuan Rosmala Widijastuti Rosmala Widijastuti, Rosmala Rupang, Maya Sari Saleky, Dandi Sarawan, Devida Sarijan, Abdullah - Sulle, V. Yanti Suriani, Wa Ode Susanti, Diana S. Syaiful Nugraha Timba, Yohanes Onaltus TRESJIA CORINA RAKIAN Untari Untari Wandikbo, Roni Yolanda Gebse Yopi Tamelan Yosehi Mekiuw