p-Index From 2021 - 2026
6.303
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Informatika dan Komputasi STMIK Indonesia Jakarta INFERENSI Jurnal Teknologi Jurnal Diskursus Islam AL-Fikr PALITA: Journal of Social - Religion Research PEDAGOGIK : JURNAL PENDIDIKAN Al Ibrah Journal of Arabic Language Education Kelola: Journal of Islamic Education Management Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Jurnal Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Lensa : Jurnal Kependidikan Fisika Mumtaz: Jurnal Studi Al-Quran dan Keislaman Journal of Telenursing (JOTING) JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) International Journal of Asian Education Asyahid Journal of Islamic and Quranic Studies (AJIQS) International Journal of Educational Administration, Management, and Leadership JPPHK (Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan) MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Nusantara (JPPNu) Indo-MathEdu Intellectuals Journal IBLAM Law Review Journal of Academia Perspectives Jurnal Literasi Perpustakaan dan Informasi UHO: Jurnal Penelitian Kajian Perpustakaan dan Informasi Indonesian Journal of Research and Educational Review (IJRER) Jurnal Konsepsi Journal of Indonesian Islamic Studies Borneo International Journal of Islamic Studies El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Andragogi Pedagogi dan Pemberdayaan Masyarakat Pustabiblia: Journal of Library and Information Science Educational Journal of Learning Technology Jurnal Pendidikan Refleksi Proceedings of Jogjakarta Communication Conference (JCC)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Diskursus Islam

TEOLOGI ASWAJA NAHDHATUL ULAMA DI ERA MODERN : Studi atas Pemikiran Kyai Hasyim Asy’ari Muhaemin, Muhaemin
Jurnal Diskursus Islam Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v1i2.6634

Abstract

Artikel ini mengelaborasi teologi ahlu sunnah wal jamaah yang kemudian disingkat menjadi aswaja dalam konteks kemodernan yang sekaligus merupakan karakter dari organisasi NU dan khususnya di bawah kepemimpinan Kyai Hasyim Asy’ari. Tulisan ini menggunakan metode deskriptif-analisis dengan menggambarkan obyek penelitian yang sebenarnya dan menganalisis fakta-fakta yang ditemukan. Pergumulan Kyai Hasyim dalam menawarkan pemikiran-pemikiran segar tampak dalam upaya mendialogkan pemikiran teologi Islam dalam kehidupan modern terutama dalam menghadapi imperialisme. Perbedaan pandangannya dengan kelompok modernis yang tergambar dalam upayanya untuk membersihkan tradisi umat Islam pada waktu itu yang dianggap sudah melenceng dari koridor ajaran Islam. Inilah salah satu alasan kemunculan NU sebagai organisasi yang mewadahi kepentingan kelompok tradisional. NU di bawah kepemimpinan Kyai Hasyim mengalami kemajuan yang sangat pesat dalam berbagai hal. Misalnya dalam upaya memodernisasi pengelolaan lembaga pendidikan Islam, ekonomi, dan dalam aspek politik, NU menerapkan teori menolak sambil menerima terhadap imperialisme. Menolak dalam arti tidak secara prontal, tetapi menerima tidak dengan apa adanya.ABSTRACTThis article elaborates theological insights of ahlu sunnah wal jamaah, further shortened as aswaja, in the context of modernity as the character of Nahdhatul Ulama (NU) organization under the leadership of Kyai Hasyim Asy’ari. This article will apply descriptive-analysis method by describing the actual research object and by analyzing the findings. The activities of Kyai Hasyim in delivering his fresh thoughts were apparently seen in his efforts to share his Islamic theological insights in this modern world against imperialism. The difference of his thought from the other modernist movement during his life time might be seen from the latter’s perspective towards Muslim tradition at that time, which the latter considered such tradition as having deviated from the true teachings of Islam. NU was then established in order to defend these sorts of practices and to fulfill the needs of traditional organizations. NU under the leadership of Kyai Hasyim had shown a significant progress and impact within Muslim community at that time. In its efforts to modernize the management of its educational, economic and political institutions, NU applied the theory of refusing but receiving imperialism. This means that NU softly refused to fully deal with imperialism, while at same time, it partly received the idea with criticism. 
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdul Hafid Abdul Majid Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah Ah. Zakki Fuad Akbar, Mulya Amdan, Nana Sutisna Arifuddin Arifuddin Asmaul Husna Asnur, Herawaty Atmasudirja, Ivan Priyana Baso Hasyim Bintang Bintang Bustanul Iman RN, Bustanul Da Costa, Mohammad Anwar Dewi, Ni Made Aryani Saraswati Dian Wardiana Sjuchro Djoko Kisworo Ehlisa, Ehlisa Fatmawati Fatmawati Fauzia, Rizkinur Fauziah Zainuddin, Fauziah Firzhal Arzhi Jiwantara Gina, Fina Alimatul Hamdany, Muhammad Zuljalal Al Hasanah , Siti Hasanah, Sri Nur Hasriadi, Hasriadi Hilal Mahmud, Hilal Humaero, Siti Ilham, Dodi Imran, Risdayani Ino Sulistiani, Ino Irma Yanti Islami, Aprilia Nur Ismail, La Ode Jayawarsa, A.A. Ketut Karim, Abdul Rahim Kartini Kartini khusnul khotimah Kusnandar, Efendi M. Pakatuwo, Laessach M. Yunus Abu Bakar Mahmud, Subhan Nur Majid, Latifah Abdul Makmur, Baitul Masruddin Maulana, Ardian Maulida, Nurhidayatul Muh. Yamin, Muh. Muhammad Guntur, Muhammad Muhammad Ihsan Muhammad Irfan Hasanuddin, Muhammad Irfan Muhammad Taufiqurrohman, Muhammad N, Abd Muid Naksabandi, Roydatul Robbi Nur Ali Nur Rahmah Nurfadilla, Nurfadilla Nurhikmah Nurhikmah Nurmita, Nurmita Nursamsi, Nursamsi Nurul Hikma Nurwisah, Nurwisah Pamessangi, Andi Arif Priambodo, Ayu Prawesti Rahayu, Putri Rahma, Nelli Dwi Ramadhan, Aditya Rani, Hadijah Rante Rapa, Agus Riawarda, Andi Ridwan, Ridwan Risnianingsih, Nina Rudi Amir, Rudi Rusding, St. Nurmala Binti Rustamaji, Tras Sagirah, Sitti Sahraini Sahraini, Sahraini Salmilah Salmilah, Salmilah Santaria, Rustan Saparingga Dasti Putri Sembiring, Rinawati Sirozi, M. Sugianto, Hendi Sumardi . Susanti, Vera Tambunan, Natalia Tawakal, Gazali Ummu Kalsum Umrah Umrah Wahyuni, Anggreni Sri Winara, Winara Yahya, Nursanti Yanny Trisyani Yusanto, Yoki