Idrus, Irnawaty
Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Makassar, Indonesia

Published : 102 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendekatan Arsitektur Islam pada Perancangan Islamic Education Park di Kota Makassar Reski Vendi Musa; Sahabuddin Latif; Nurhikmah paddiyatu; Aris Sakkar Dollah; Irnawaty Idrus; Siti Fuadillah A Amin
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i1.14322

Abstract

Taman belajar atau taman pendidikan adalah suatu konsep yang menggabungkan pendidikan informal, rekreasi dan kreativitas dalam suatu wadah yang terbuka. Konsep ini memungkinkan masyarakat untuk belajar, dan berinteraksi dengan lingkungan serta mengembangkan kreativitas. Aktivitas yang dilakukan di taman belajar dapat melipuiti berbagai hal seperti, membaca buku, mengaji, diskusi dan berbagai kegiatan interaktif lainnya yang bermanfaat. Taman belajar memberikan peluang bagi Masyarakat untuk bersantai, mengeksplorasi minat mereka, dan belajar sambal bermain. Taman belajar juga berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan interaksi social, Orang dapat berinteraksi dengan sesame pengunjung, berbagi pengetahuan, dan belajar dari pengalaman oranglain. Secara keseluruhan, konsep taman belajar menghubungkan Pendidikan, rekreasi dan kreativitas dalam lingkungan non formal dan santai. Pada rancangan tapak Islamic education Park berada di jalan urip sumohardjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Pada rancangan tapak tersebut terdapat beberapa bagian yaitu bangunan utama, parkiran, food court, taman baca, taman olahraga, ruang terbuka hijau, Gedung serbaguna dan food court. Semua bangunan ini secara keseluruhan berfungsi untuk menfasilitasi kegiatan dan kenyaman pengunjung.
Perancangan Pusat Rehabilitasi Narkoba dengan Pendekatan Green Architecture di Kabupaten Bulukumba Andi Sulfajri; Irnawaty Idrus; Sahabuddin Latif; Rosady Mulyadi; Siti Fuadillah; Muhammad Syarif
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v1i3.8826

Abstract

Dewasa ini, Kasus penyalahgunaan Narkotika, Obat-obatan dan Psikotropika (Narkoba) beberapa tahun terakhir ini menjadi masalah serius dan telah mencapai keadaan yang memprihatinkan di Indonesia oleh karena itu dibutuhkan perancangan Pusat Rehabilitasi Narkoba dengan konsep green architecture di Bulukumba untuk memberikan suatu kesembuhan baik mental atau spiritual bagi para korban NAPZA. Penelitian ini bertujuan untuk Membuat desain bangunan pusat rehabilitasi narkoba di Kabupaten Bulukumba dengan konsep Green Architecture serta Menentukan tata ruang dan fasilitas penunjang gedung pusat rehabilitasi narkoba di Kabupaten Bulukumba dengan konsep Green Architecture. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi dan perancangan. Hasil penelitian ini adalah Perancangan pusat rehabilitasi narkoba dengan konsep green architecture. Pada bangunan dapat terdapat 4 ciri Green Architecture, diantaranya yaitu Penggunaan panel surya, penggunaan bukaan atau jendela yang lebar, Pemanfaatan material dari daerah sekitar dan Pengolahan air hujan dan air buangan yang di gunakan kembali untuk kebutuhan Flushing toilet dan menyiram tanaman.
Muhammadiyah Sport Center dengan Pendekatan Arsitektur Modern Yusriadi Yusriadi; Irnawaty Idrus; Andi Yusri; Sahabuddin Latif; Nurhikmah Paddiyatu; Citra Amalia Amal
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i3.8868

Abstract

Berdasarkantinjauanlapanganbeberapatempat olahraga muhammadiyahsangat terbatas dari segi jumlah dan fasilitas yang kurang memadai. Masyarakat Muhammadiyah membutuhkan wadah yang ideal untuk melakukan olahraga sebagai kegiatan jasmani untuk memelihara kesehatan dan kebugaran tubuh. Oleh karenaituperludilakukanperencanaanMuhammadiyah sport centersebagai pusat kegiatan keolahragaan bagi masyarakat muhammdiyat.Untukmendapatkankonsepyangideal,maka dilakukansurveilokasi danstudiliteraturtentangtempat olahraga dengan tema arsitektur modern ataustudikasusdenganbangunansejenisdi beberapatempat.Hasildesain telahdilaksanakandenganmenghasilkangambardesaindenganluaskuranglebih39 ha, menerapkankonsepmodernyang dapatmenampilkanaplikasi modern dan masa kini pada bangunan. Muhammadiyah Sport Center ini memiliki enam gedung yaitu gedung olahraga diantaranya batminton, futsal, tennis lapangan, basketball, volley dan sepak takraw. Denganadanyabangunanini,maka kebutuhan pegiat olahraga akan terpenuhi.  
Perancangan Museum Kebudayaan Polewali Mandar dengan Pendekatan Arsitektur Etnis Rusli Rusli; Rohana Rohana; Andi Yusri; Irnawaty Idrus; Sahabuddin Latif; Mursyid Mustafa; Rasma Warni; Salmiah Zainuddin
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v2i2.10126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun konsep arsitektur etnis pada museum kebudayaan serta mendesain museum kebudayaan diharapkan mampu mengakomodir nilai kebudayaan dan menjadi pusat studi kebudayaan di Kabupaten Polewali Mandar. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni studi literatur, pegumpulan data, dan analisis data yang sesuai dengan tema penelitian. Bangunan yang dirancang di Kec. Luyo, Kab. Polewali Mandar tepat di Jl. Poros Majene-Mamuju memiliki luas lahan 3,4 H, dengan tema arsitektur etnis ini mengedepankan aspek budaya Polewali Mandar mulai dari penggunaan matetrial, bentuk tampilan, orientasi bangunan, penataan massa, serta penataan ruang. Bangunan didesain dengan 2 lantai menggunakan bahan material kayu dan memiliki besaran ruang 8470 M². Rancangan yang didesain dalam bentuk kawasan dimana bangunan utama dan penunjang dibuat terpisah. Bentuk bangunan yang diadopsi dari bentuk dasar perahu sandeq melambangkan keteguhan masyarakat polewali mandar dalam menjalani kehidupan. Bentuk penataan massa bangunan dan aksesibilitas pada site diadopsi dari bentuk hiasan sayyang pattuqduq.
Tipologi Permukiman Kumuh di Kawasan Pesisir Makalehi Kecamatan Siau Barat Kabupaten Sitaro Amal, Citra Amalia; Idrus, Irnawaty; Amin, Siti Fuadillah Alhumairah; Rumata, Nini Apriani
Journal of Green Complex Engineering Vol. 2 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/greenplexresearch.v2i1.118

Abstract

ABSTRAKKabupaten Sitaro, yang terletak di bagian utara Pulau Sulawesi, menghadapi tantangan dalam pengelolaan kawasan permukiman akibat kondisi topografi curam dan ketersediaan lahan terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tipologi permukiman di Kampung Makalehi dan mengevaluasi tingkat kekumuhannya. Studi ini mengadopsi metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan spasial untuk menganalisis karakteristik fisik permukiman dan indikator kekumuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permukiman di Makalehi memiliki tipologi kombinasi antara pola linier, yang mengikuti jalan dan garis pantai, serta pola cluster yang berkembang karena kebutuhan lahan. Penilaian kekumuhan menggunakan indikator seperti kondisi bangunan, jalan lingkungan, penyediaan air minum, drainase, pengelolaan limbah, pengelolaan sampah, dan proteksi kebakaran. Skor akumulasi 32 mengindikasikan bahwa kawasan ini termasuk dalam kategori kumuh ringan. Beberapa masalah utama yang diidentifikasi meliputi kualitas buruk infrastruktur jalan, ketidaktersediaan akses air bersih untuk 13 keluarga, sistem drainase yang tidak memadai, dan tidak adanya sarana proteksi kebakaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permukiman di Makalehi membutuhkan perbaikan infrastruktur dan pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Intervensi yang terencana dan berbasis data dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendukung pengelolaan kawasan permukiman secara berkelanjutan. ABSTRACTSitaro Regency, located in the northern part of Sulawesi Island, faces challenges in managing residential areas due to steep topography and limited land availability. This study aims to identify the settlement typology in Makalehi Village and evaluate its level of squalor. The study adopts qualitative and quantitative descriptive methods with a spatial approach to analyze the physical characteristics of the settlements and slum indicators. The findings indicate that the settlements in Makalehi exhibit a combination of linear patterns, following roads and coastal lines, and cluster patterns, which develop due to land needs. Slum assessments were conducted using indicators such as building conditions, neighborhood roads, drinking water supply, drainage, waste management, sewage systems, and fire protection. The accumulated score of 32 categorizes the area as a light slum. Key issues identified include poor road infrastructure, lack of access to clean water for 13 families, inadequate drainage systems, and the absence of fire protection facilities. This study concludes that the settlements in Makalehi require significant improvements in infrastructure and environmental management. Well-planned, data-driven interventions can enhance the quality of life for the community and support sustainable settlement management.
Arsitektur Tropis Berkelanjutan untuk Infrastruktur Olahraga: Desain yang Tanggap Iklim untuk Pusat Pelatihan Bulu Tangkis di Polewali Mandar Muh. Ilmiansah; Latif, Sahabuddin; Paddiyatu, NurHikmah; Amal, Citra Amalia; Amin, Siti Fuadillah Alhumairah; Idrus, Irnawaty
Journal of Green Complex Engineering Vol. 2 No. 2 (2025): Februari
Publisher : Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/greenplexresearch.v2i2.146

Abstract

ABSTRAKPengembangan fasilitas olahraga yang berkelanjutan di iklim tropis sangat penting karena tantangan yang ditimbulkan oleh suhu tinggi, kelembapan, dan konsumsi energi yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi arsitektur yang responsif terhadap iklim yang meningkatkan efisiensi energi dan kenyamanan termal sekaligus mengurangi ketergantungan pada pendinginan mekanis. Tujuan utamanya adalah untuk mengintegrasikan teknik pendinginan pasif, seperti ventilasi alami, perangkat peneduh, dan penggunaan bahan hemat energi, untuk menciptakan infrastruktur olahraga yang berkelanjutan secara lingkungan dan ekonomi. Pendekatan metode campuran digunakan, dengan menggabungkan analisis lokasi, dan perbandingan studi kasus untuk mengevaluasi efektivitas intervensi desain yang berbeda. Kriteria penilaian utama termasuk pola konsumsi energi, kualitas udara dalam ruangan, dan efisiensi biaya operasional. Temuan menunjukkan bahwa penerapan strategi pendinginan pasif, seperti ventilasi silang yang dioptimalkan dan mekanisme peneduh, dapat mengurangi kebutuhan energi pendinginan hingga 30%. Penggunaan bahan yang bersumber secara lokal meningkatkan sifat insulasi sekaligus meminimalkan jejak karbon. Selain itu, mengintegrasikan solusi energi terbarukan, seperti panel fotovoltaik semakin mendukung tujuan keberlanjutan. Analisis ini menyoroti bahwa fasilitas olahraga yang dirancang dengan prinsip-prinsip yang tanggap terhadap iklim menunjukkan biaya operasional yang lebih rendah, kualitas lingkungan dalam ruangan yang lebih baik, dan ketahanan yang lebih besar terhadap kondisi iklim. Studi ini menggarisbawahi perlunya kerangka kerja desain holistik yang menggabungkan solusi energi pasif dan aktif. Penelitian di masa depan harus berfokus pada evaluasi kinerja jangka panjang, teknologi bangunan pintar, dan strategi adaptif yang disesuaikan dengan wilayah tropis yang berbeda. Dengan merangkul prinsip-prinsip arsitektur berkelanjutan, infrastruktur olahraga dapat mencapai manfaat ekologi dan ekonomi, yang berkontribusi pada tujuan keberlanjutan global.ABSTRACTThe development of sustainable sports facilities in tropical climates is essential due to the challenges posed by high temperatures, humidity, and excessive energy consumption. This study aims to explore climate-responsive architectural strategies that improve energy efficiency and thermal comfort while reducing reliance on mechanical cooling. The main objective is to integrate passive cooling techniques, such as natural ventilation, shading devices, and the use of energy-efficient materials, to create environmentally and economically sustainable sports infrastructure. A mixed-methods approach was used, combining site analysis, computational modeling, and case study comparisons to evaluate the effectiveness of different design interventions. Key assessment criteria included energy consumption patterns, indoor air quality, and operational cost efficiency. The findings show that the implementation of passive cooling strategies, such as optimized cross-ventilation and shading mechanisms, can reduce cooling energy requirements by up to 30%. The use of locally sourced materials improves insulation properties while minimizing carbon footprint. Additionally, integrating renewable energy solutions, such as photovoltaic panels and rainwater harvesting systems, further supports sustainability goals. This analysis highlights that sports facilities designed with climate-responsive principles exhibit lower operating costs, better indoor environmental quality, and greater resilience to climatic conditions. This study underscores the need for a holistic design framework that combines passive and active energy solutions. Future research should focus on long-term performance evaluation, smart building technologies, and adaptive strategies tailored to different tropical regions. By embracing sustainable architecture principles, sports infrastructure can achieve both ecological and economic benefits, contributing to global sustainability goals.
Konsep Arsitektur Organik pada Perancangan Kawasan Wisata Permandian Air Panas Buatan di Tombolo Pao Muhamad Ilham Pasiori, Ilham; Syarif, Muhammad; Yusri, Andi; Abdullah, Ashari; Idrus, Irnawaty; Amal, Citra Amalia
Journal of Green Complex Engineering Vol. 2 No. 2 (2025): Februari
Publisher : Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/greenplexresearch.v2i2.149

Abstract

ABSTRAK Arsitektur organik adalah pendekatan desain yang berasal dari keterhubungan mendalam dengan kehidupan, menekankan kesatuan, kebebasan, harmoni, keindahan, kegembiraan, dan cinta. Pendekatan ini diterapkan secara parsial atau keseluruhan pada bangunan, berakar pada bentuk dan prinsip alam untuk memastikan integrasi dengan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip arsitektur organik dapat diterapkan dan diadaptasi dalam desain kawasan wisata buatan agar selaras dengan ekosistem sekitarnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui pengumpulan data dan analisis studi kasus pada kawasan wisata pemandian air panas buatan di Tombolo Pao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip arsitektur organik memberikan dampak positif terhadap lingkungan dengan mempertahankan bentuk alami serta menggunakan material yang berkelanjutan. Prinsip utama, seperti building as nature dan of the materials, memastikan bahwa struktur bangunan menyatu dengan lanskap serta memanfaatkan material alami dari sumber lokal. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan berkelanjutan kawasan wisata buatan, memberikan wawasan tentang desain arsitektur yang sejalan dengan pelestarian ekologi. Implikasinya menunjukkan bahwa integrasi prinsip arsitektur organik dapat meningkatkan kualitas estetika, lingkungan, dan fungsional fasilitas wisata, sekaligus mendorong keberlanjutan ekonomi dan ekologi. ABSTRACT Organic architecture is a design approach that originates from a deep connection to life, emphasizing unity, freedom, harmony, beauty, joy, and love. It is applied partially or entirely to buildings, rooted in natural forms and principles, ensuring integration with the environment. This study aims to explore how the principles of organic architecture can be applied and adapted in the design of artificial tourist areas to achieve harmony with the surrounding ecosystem. The research employs a qualitative approach through data collection and case study analysis of the artificial hot spring tourist area in Tombolo Pao. The findings indicate that applying organic architecture principles positively impacts the environment by maintaining natural forms and using sustainable materials. Key principles, such as "building as nature" and "of the materials," ensure that structures blend seamlessly with the landscape and utilize locally sourced natural materials. This study contributes to the sustainable development of artificial tourist destinations, providing insights into architectural designs that align with ecological preservation. The implications suggest that integrating organic architecture principles enhances the aesthetic, environmental, and functional quality of tourism facilities, promoting both economic and ecological sustainability.
Penerapan Konsep Eco-Tech Pada Perancangan Pusat Industri Mebel di Kabupaten Muna Dayat, Sapril Hidayat; Syarif, Muhammad; Yusri, Andi; Idrus, Irnawaty; Syahruddin, Andi Syahriyunita; Amin, Siti Fuadillah Alhumairah; Paddiyatu , Nurhikmah
Journal of Green Complex Engineering Vol. 2 No. 2 (2025): Februari
Publisher : Gio Architect

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59810/greenplexresearch.v2i2.154

Abstract

ABSTRAKIndustri mebel berbahan kayu jati di Kabupaten Muna memiliki potensi besar dalam perekonomian lokal dan nasional. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, efisiensi produksi yang rendah, serta kurangnya penerapan teknologi berkelanjutan masih menjadi kendala dalam meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang Pusat Industri Mebel di Kabupaten Muna dengan pendekatan arsitektur Eco-Tech guna menciptakan kawasan industri yang ramah lingkungan dan efisien secara energi. Metode penelitian yang digunakan mencakup observasi lapangan, studi literatur, dan analisis desain. Analisis dilakukan terhadap aspek iklim, potensi sumber daya, dan kebutuhan industri untuk mengembangkan desain yang adaptif dan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip Eco-Tech, seperti penggunaan energi terbarukan (panel surya), pemanfaatan material lokal, serta sistem pengelolaan limbah yang efisien, dapat meningkatkan efisiensi produksi sekaligus mengurangi dampak lingkungan. Kesimpulannya, desain industri berbasis Eco-Tech mampu menjadi model pengembangan kawasan industri berkelanjutan. Implikasinya, penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan industri hijau di Indonesia serta meningkatkan daya saing produk mebel lokal di pasar internasional. ABSTRACT The teak wood furniture industry in Muna Regency holds significant potential in both local and national economies. However, challenges such as limited infrastructure, low production efficiency, and a lack of sustainable technology implementation continue to hinder the competitiveness of local products in the global market. Therefore, this study aims to design a Furniture Industry Center in Muna Regency using the Eco-Tech architectural approach to create an environmentally friendly and energy-efficient industrial area. The research methodology includes field observations, literature studies, and design analysis. The analysis focuses on climate conditions, resource potential, and industry needs to develop an adaptive and sustainable design. The findings indicate that applying Eco-Tech principles, such as renewable energy utilization (solar panels), the use of local materials, and efficient waste management systems, can enhance production efficiency while minimizing environmental impact. In conclusion, an Eco-Tech-based industrial design can serve as a model for sustainable industrial area development. The study's implications suggest that this approach can be a reference for green industrial development in Indonesia and enhance the competitiveness of local furniture products in the international market.
Konsep Biophilic pada Perancangan Pusat Pelatihan dan Pembinaan Olahraga Bola Basket di Makassar Kurnianto, Ucok; Abdullah, Ashari; Amal, Citra Amalia; Idrus, Irnawaty; Amin, Siti Fuadillah A.; Yusri, Andi
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i2.16025

Abstract

Konsep biophilic dalam arsitektur adalah suatu pendekatan desain yang mengintegrasikan elemen alam ke dalam bangunan. Dalam konteks fasilitas olahraga  penerapan konsep biophilic berpotensi meningkatkan performa atlet, mengurangi stres, meningkatkan kejernihan berfikir dan menambah kreatifitas melalui hubungan antara alam dan aktifitas pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan elemen biophilic pada perancangan pusat pelatihan dan pembinaan olahraga bola basket di Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data dan analisis data kualitatif terhadap penerapan lima elemen arsitektur biophilic yaitu koneksi visual dengan alam, cahaya menyebar dan dinamis, variasi termal dan aliran udara, bentuk pola biomorfik dan prospek (prinsip open plan). Hasil penelitian menunjukan bahwa elemen biophilic yang diterapkan pada bangunan utama dan penunjang pusat pelatihan olahraga bola basket di Makassar dapat memberikan dampak positif bagi atlet. Elemen biophilic seperti koneksi visual dengan alam, pencahayaan yang baik, penghawaan alami dan prinsip open plan (prospek) terbukti efektif dalam meningkatkan performa, mengurangi stres, dan mendorong kreativitas para atlet. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perencana dan peneliti dalam mengintegrasikan konsep arsitektur biophilic pada bangunan fasilitas olahraga bola basket khususnya di kota Makassar.
Konsep Green Building pada Perancangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kreativitas bagi Anak Putus Sekolah di Kota Makassar Irawati, Irawati; Idrus, Irnawaty; Syarif, Muhammad; Abdullah, Ashari; Amin, Siti Fuadillah A.; Rohana, Rohana
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i2.16032

Abstract

Pendidikan di Indonesia menghadapi masalah ketertinggalan dalam hasil belajar dan tingginya tingkat putus sekolah yang disebabkan oleh permasalahan ekonomi. Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Makassar tahun 2023, terdapat sekitar 3.295 anak yang putus sekolah oleh karena itu dilakukan perancangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kreativitas bagi Anak Putus Sekolah di Kota Makassar. Penerapan konsep hijau pada Pusat Pendidikan merupakan Solusi inofatif untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi penerapan elemen green building pada perancangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kreativitas bagi Anak Putus Sekolah. Konsep green building pada penelitian ini berfokus pada efisiensi energi, penggunaan sumber daya yang berkelanjutan, pengelolaan air dan kenyamanan termal yang optimal. Metode penelitian yang di gunakan adalah deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep green building diaplikasikan pada perancangan dengan penerapan konsep green building menciptakan model Pendidikan berkelanjutan yang mendukung pengembangan dan keterampilan anak putus sekolah, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya berkelanjutann di kota makassar.
Co-Authors A. Amin, Siti Fuadillah A. Syahriyunita Syahruddin A.Syahriyunita Syahruddin Aan Kunaifi Abdillah, Muh Abdullah, Ashari Achriyanto Syam, M. Fitrah Ade Mawardi Syamsuddin Ahmad Ahmad Ahmad Fadli Akbar, Muhammad Fauzan Aldhy Renaldi Aldi Setiawan, Aldi Alif Bastian Alif, Nur Alni, Annisa Maulidina Amal, Citra Amalia Amalia, Andi Annisa Amansah, Muh. Sucitra Amelia, Yuyun Amin, Siti Faudillah Alhumairah Andi Annisa Amalia Andi Sulfajri Andi Syahriyunita Syahruddin andi Yusri Andi Yusri Aris Sakkar Dollah Ashari Abdullah Ashari Abdullah Azhar, Alif Azman, Andi Baharuddin Hamzah Basir, Nurmiati Bastian, Alif Dapubeang, Awaludin Dayat, Sapril Hidayat Dewi, Prasasti Ekha Milleyanti Sula Dollah, Aris Sakkar Fahmi, Ridwan Fahrul, Ahmad Fardi Fardi Fardi, Fardi Fath, Raja Ferdi Lamu Fitrawan Umar Hasra, Mila Karmila Hatta, Ramadhan Irawati Irawati Irlan Nurasyid Ismail Ibrahim Juhari, Lutfiah Hafifah Kadir, Sania Ramadhani Khilda Wildana Nur KhildaWildanaNur khilda wildana Kunaifi, Aan Kurnianto, Ucok Kurniawan, Muh. Arif Lamu, Ferdi Muh. Arif Kurniawan Muh. Ilmiansah Muhamad Ilham Pasiori, Ilham Muhammad Abdillah Muhammad Abduh Muhammad Artha Tiranda Muhammad Ilham Muhammad Ilham Muhammad Sofyan Muhammad Sofyan Muhammad Syarif Muhammad Syarif, Muhammad Mursyid Mustafa Musa, Reski Vendi Mustafa, Mursyid Mutiah, Uryun Nana Rohana, Nana nana, Rohana Nini Apriani Rumata Nur Alif Nur Hikmah Paddiyatu Nur Indah Rokhana NUR, KHILDA WILDANA Nurhikma Paddiyatu Nurhikmah Paddiyatu Nurhukmah Paddiyatu Nurmiati Basir Nursafaat, Fadel Nurul Jamala Paddiyatu , Nurhikmah Paddiyatu, Nurhikma Paddiyatu, Nurhikmah Paddiyatu, Nurhukmah Prasasti Ekha Milleyanti Sula Dewi R. Rusli Rahmah, Berkah Fadhila rahmat ramadan Raja Fath Ramadan, Rahmat Ramadhan, Afif Alfatwa Ramli Rahim Rasma Warni Rasmawarni Rasmawarni Rasmawarni, Rasmawarni Renaldi, Aldhy Reski Vendi Musa Ridwan Fahmi Rio Trianto Rio Trianto, Rio Rohana Rohana Abdullah ROHANA ROHANA Rohana Rohana Rokhana, Nur Indah Rosady Mulyadi Rosady Mulyadi Rosady Mulyadi Rusli Rusli Sahabuddin Latif Salmiah Zainuddin Salmiah Zainuddin Sari, Nirma Mawar Sulfajri, Andi Syaharuddin, A. Syahriyunita Syahriyunita Syahruddin Syahruddin, A. Syahriyunita Syahruddin, A.Syahriyunita Syahruddin, Andi Syahriyunita Syahruddin, Syahriyunita Syam, M. Fitrah Syam, M. Fitrah Achriyanto Tiranda, Muhammad Artha Umar, Fitrawan Warni, Rasma wildana, KhildaWildanaNur khilda Wiwi Herawati Wiwik Wahidah Osman Wiwik Wahidah Osman Yusri, Andi Yusriadi Yusriadi Yusriadi Yusriadi Zainuddin, Salmiah