Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Kitab Ta’lim Muta’allim dalam Membentuk Kejujuran Santri Kelas X Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (PPTQ) Tarbiyatuna Sragen Tahun Pelajaran 2022/2023 Jumsar, Muhammad; Mujiburrohman, Mujiburrohman; Abdullah, Mu’in
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 6 : Al Qalam (November 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i6.2804

Abstract

Penelitian ini mengkaji lebih mendalam tentang implementasi pembelajaran kitab ta’lim muta’allim di PPTQ Tarbiyatuna Sragen. Fokus penelitian ini yaitu: 1. Untuk mengeimplementasikan pembelajaran kitab ta’lim muta’allim dalam membentuk kejujuran santri kepada Allah SWT, Guru, Ustadz, Ustadzah, dan sesama santri di PPTQ Tarbiyatuna Sragen. Adapun dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kaualitatif deskriptif. Sedangkan metode pengumpulan data dengan menggunakan observasi wawancara, dan  dokumentasi. Subjek yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pimpinan pondok, kesantrian, guru/ustadz pengajar kitab ta’lim muta’allim dan santri. Langkah-langkah dalam menganalisis data yaitu dengan melakukan triangulasi dengan teori yang sudah dipahami. Hasil penelitian ini menunjukan: 1. Implementasi pembelajaran kitab ta’lim muta’allim dalam membentuk kejujuran santri kepada Allah SWT di PPTQ Tarbiyatuna Sragen: Santri tidak meninggalkan sholat lima waktu, bahkan dikerjakan secara berjama’ah dimasjid, sholat dhuha, sholat sunnah qobliyah ba’diyah, sholat tahajjud, membaca asmaulhusna tiap selesai sholat magrib, membaca wirid, membaca al-ma’tsurat (dzikir pagi petang), berdoa ketika hendak belajar, sabar dalam menjalani hidup yang sederhana dan penuh dengan keterbatasan, selalu di awasi dan tidak bebes seperti layaknya anak-anak diluar kawasan pesantren, bersabar ketika jauh dengan orangtua, suka-duka ditanggung bersama dipesantren. Implementasi pembelajaran kitab ta’lim muta’allim dalam membentuk kejujuran santri kepada guru (ustadz) di PPTQ Tarbiyatuna Sragen: Santri  sopan terhadap guru (ustadznya), tidak berjalan didepannya, tidak duduk ditempat duduknya, tidak memulai pembicaraan dengannya kecuali dengan izinnya, rendah hati atau tawaddhu’, ta’at, ta’dzim kepada guru, ada juga yang bersikap kritis tapi tetap sopan. Dalam hubungannya pun mereka dapat membedakan antara guru (ustadz) dan teman. Dan mereka menjiwai serta berusaha untuk mengamalkan pesan-pesan karakter yang ada dalam kitab ta’lim mut’allim.
AD-DAKHIL SUMBER RIWAYAT AHLI KITAB; ISRA’ILIYAT DALAM TAFSIR IBN KATSIR Mujiburrohman, Mujiburrohman; Sa’ad, Suadi; Rosa, Andi; Ahmad Ghufron, Iffan
DESANTA (Indonesian of Interdisciplinary Journal) Vol. 4 No. 2 (2024): Maret 2024
Publisher : Desanta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tafsir merupakan kajian kritis dalam pemahaman Al-Qur’an, dimana pendekatan terhadap Israiliyyat menjadi subjek diskusi penting. Dalam konteks ini, penelitian ini mengeksplorasi pandangin Ad-Dakhil terhadap Israiliyyat dalam tafsir Ibnu Katsir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana Ad-Dakhil mengelola dan menafsirkan narasi Israiliyyat dalam karyanya secara kualitatif, dengan memahami pendekatan dan kebermanaknaan yang diberikannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis teks dan literature, merujuk pada sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan analisis isi tafsir Ibnu Katsir, dengan pendekatan hermeneutik. Untuk memahami konteks dan interpretasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Ad-Dakhil dalam Ibnu Katsir mengadopsi pendekatan kritis terhadap Israiliyyat, memilahnya berdasarkan keakuratan dan kesesuaian dengan ajaran Islam serta memberikan penekanan pada apek-aspek yang mendukung dan menguatkan pesan Al-Qur’an. Penelitian ini juga menghasilkan sebelas riwayat Israiliyyat dalam enam kisah dalam Al-Qur’an yang masyhur, diantaranya: Dua riwayat dalam kisah penciptaan Khalifah dibumi, tiga riwayat dalam kisah Sapi Betina, satu riwayat dalam kisah Harut dan Marut, dua riwayat dalam kisah Bani Israil yang tersesat selama empat puluh tahun, satu riwayat dalam kisah tipu daya saudara-saudara Yusuf as, serta dua riwayat yang terdapat pada kisah Dzul Qarnain.
'APPLICATION OF RESTORATIVE JUSTICE IN THE INVESTIGATION OF NARCOTICS CRIMES ACCORDING TO POSITIVE LAW AND ISLAMIC LAW (STUDY ON THE JURISDICTION OF THE INDONESIAN NATIONAL POLICE SOUTH BORNEO REGION) Siswoyo, Siswoyo; Jamalie, H. Zulfa; Mujiburrohman, Mujiburrohman
Proceeding International Seminar of Islamic Studies INSIS 6 (February 2024)
Publisher : Proceeding International Seminar of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Restorative Justice is a new concept of thinking that develops as a response to the retributive justice system and criminal justice that is considered unsatisfactory to the sense of justice of the community. The problem arises when drug crimes  that are considered victimless crimes cannot be applied restorative justice in them because there are no victims, on the contrary, according to other legal experts, they argue that drug abusers themselves are perpetrators and victims. On the above issues, research has been conducted to find out how South Kalimantan police investigators, especially the Ditresobat, apply restorative justice in investigations Drug crimes, what are the obstacles faced and what is the perspective of Islamic law and positive law in applying ideal restorative justice in drug investigations? This research uses a socio-legal approach combination of document studies and field studies. The source of the data was obtained from interviews with five informants (four from the South Kalimantan Regional Police and 1 informant from the South Kalimantan BNNP). Primary legal materials used by all regulations related to restorative justice  in the investigation process and case studies of investigations (using 6 case studies) of drug crimes in the South Kalimantan regional police area. Based on Pustaka searches and interview results, the application of restorative justice in the investigation of narcotics crimes by Investigators in the jurisdiction of the Indonesian National Police in the South Kalimantan Region has been running in accordance with applicable procedures but still gets obstacles derived from its own legal factors, law enforcement factors, facilities or facilities factors, and community factors. In the perspective of national law, normative references  to restorative justice  in drug crimes have not been comprehensive, so state consistency through law enforcement officials is needed in implementing different treatment between drug users and dealers. Meanwhile, in the perspective of Islamic law, victims of drug abuse who undergo rehabilitation do not deviate from Islamic criminal law because the purpose of jarimah ta'zir in addition to providing a deterrent effect to the person concerned also has a positive impact after the law is implemented, namely the safety of body and soul as the main purpose, vision and mission of the Ditresobat Polda South Kalimantan. Based on the results of the study, the researcher reconstructed 3 steps that must be taken by investigators in the jurisdiction of the Indonesian National Police in South Kalimantan Region in implementing restorative justice for drug convicts, namely by increasing the progress of investigators in law enforcement against drug addicts, synergy of assessment teams towards users and socialization of medical rehabilitation priorities over legal rehabilitation.
Penarapan Nilai Profil Pelajar Pancasila Melalui Program Pesantren Kilat bagi Siswa di Sanggar Bimbingan Jalan Kebun Malaysia Mujiburrohman, Mujiburrohman; Ilham, Ilham; Viviolita Nur Febriani; Indra Ramdhatul Rusfa; Adi Septiawan
Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Vol. 4, No. 1, April 2024
Publisher : Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56972/jikm.v4i1.128

Abstract

Program ini bertujuan untuk menerapkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila melalui program Pesantren Kilat Ramadhan di Sanggar Bimbingan Jalan Kebun. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pendidikan dengan pendampingan siswa, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pelaksanaan program dilakukan mulai tanggal 13 Maret hingga 8 April 2023, melalui tahapan perkenalan, pembentukan panitia, sosialisasi, pelaksanaan program, lomba-lomba, penutupan program, dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia tercermin melalui kegiatan keagamaan seperti salat lima waktu, salat tawawih, witir, tahajud, duha, serta pengajian Islam. Dimensi mandiri terwujud melalui pelaksanaan berpuasa secara mandiri dan tanggung jawab terhadap diri sendiri selama berpuasa. Sementara itu, dimensi bernalar kritis tercermin dalam proses pembelajaran literasi dan numerasi di kelas. Dimensi berkebhinekaan global tercermin dari interaksi antar siswa yang berasal dari berbagai daerah dan budaya yang berbeda, serta dimensi bergotong royong tercermin melalui kegiatan bersih-bersih lingkungan bersama-sama. Terakhir, dimensi kreatif tercermin melalui penyelenggaraan lomba dan pentas kreasi siswa. Simpulan dari pengabdian ini menunjukkan bahwa melalui program Pesantren Kilat Ramadhan, siswa mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari mereka, memperkuat karakter, dan membangun kebersamaan serta toleransi antarbudaya dalam lingkungan pendidikan.
PERMAINAN TRADISIONAL KIDENG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Mujiburrohman, Mujiburrohman; Nurjannah, Nurjannah; Syafi’i, Ahmad Helwani; Sulaiman, Agam; Manses, Ilham; Zakiyyan, Ibnu
Al-Af'idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol 7 No 2 (2023): September
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/al-afidah.v7i2.1975

Abstract

Permainan online memberikan dampak negatif bagi anak-anak, terutama aktivitas belajar sehingga guru perlu memiliki media pembelajaran yang kreatif, salah satunya dengan permainan tradisional kideng. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan media pembelajaran bahasa Arab berbasis permainan tradisional kideng. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis permainan tradisional kideng merupakan model pembelajaran yang mengintegrasikan permainan tradisional kideng ke dalam proses pembelajaran bahasa Arab. Pembelajaran tradisional Arab berbasis permainan Kideng ini terdiri atas tiga tahap yaitu, tahap persiapan yang dilakukan untuk mempersiapkan siswa mengikuti pembelajaran. Tahap inti sebagai kegiatan utama pelaksanaan permainan tradisional kideng yang dimodifikasi sebagai bentuk pembelajaran bahasa Arab. Dan tahap penutup yang digunakan sebagai bahan penilaian serta penentuan tindakan selanjutnya. Sehingga Kideng dapat dijadikan sebagai media pembelajaran bahasa Arab.
Islam Dalam Perspektif Al-Qur’an azzarqa, azzarqa; Mujiburrohman, Mujiburrohman
Az-Zarqa': Jurnal Hukum Bisnis Islam Vol. 5 No. 2 (2013): Az-Zarqa'
Publisher : Sharia and Law Faculty of Sunan Kalijaga Islamic State University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/azzarqa.v5i2.1318

Abstract

Islam is a immeasurable which has assess and target of very fundamtally, because Islam has side of the truth of absolute which term from al-Qur'an. Word Islam is Shown a name of which is mercy by Allah as a Religion which a later time had made a night of it by Allah to Prophet of Muhammad SAW by the instrumentality of the Angel of Jibril. Bearing Islamic Religion with al-Qur'an very hand in glove once and cannot be disjointed one with is other. Its section of al-Qur'an represent the source of from Islam itself teaching. A lot of sentence of al-qur'an mentioning the name of Islam itself like in Surah al-Baqarah:112, and then Surah Ali Imron:19 and others. In Ianguage context, Islam word in al-Qur'an divided to become two kinds of which among others is islam as sign delivery of self to the infinite, and then secondly islam is as name of from an religion which is marcy by Allah brought by Prophet of Muhammad SAW. Thereby, in comprehending Islam in al-Qur'an, at least relate at two sides, first as a Religion which is genuine as of apocalipse text of ilahiyah and secondly is Islam as a meaning of delivery of it’s self totally to Allah. Among reeling of Islam as a Religion or as form delivery of its self to Allah by all of utilize to reach safety in the world and in eternity.
MANAJEMEN PUBLIC RELATIONS STRATEGY PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENGHADAPI TANTANGAN MULTIKULTURALISME DAN GLOBALISASI DI ERA DIGITAL Mujiburrohman, Mujiburrohman; Hefniy, Hefniy
LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024): LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi manajemen hubungan masyarakat yang diterapkan di Pondok Pesantren Baitul Hikmah, Sumba Barat, NTT, dalam menghadapi tantangan multikulturalisme dan globalisasi di era digital. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif jenis studi kasus, penelitian ini mengkaji tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi strategi humas yang dirancang pesantren untuk menjembatani keragaman budaya masyarakat lokal yang mayoritas Kristen sekaligus merespons dinamika global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Baitul Hikmah menerapkan pendekatan berbasis nilai-nilai Islam universal yang inklusif untuk membangun hubungan yang harmonis di lingkungan masyarakat multikultural dan mayoritas Kristen sebesar 90%. Pemanfaatkan media digital sederhana seperti WhatsApp untuk berkomunikasi dengan wali santri dan masyarakat berjalan efektif, meskipun infrastruktur teknologi yang terbatas menjadi tantangan signifikan. Penggunaan platform medsos lainnya, instagram, facebook dan Youtube digunakan sebagai media dakwah dalam menyiarkan nilai-nilai Islam yang toleran, damai dan harmonis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi humas berbasis kearifan lokal yang adaptif terhadap teknologi digital dapat menjadi solusi efektif dalam menjawab tantangan multikulturalisme dan globalisasi. Meskipun tidak menghasilkan peningkatan jumlah santri baru yang signifikan, namun pendekatan yang dijalankan berhasil mencapai tujuan yang lebih penting, yaitu membangun pemahaman yang lebih baik dan harmoni sosial di kalangan masyarakat mayoritas Kristen.
MULTICULTURAL EDUCATION TRANSFORMATION: BUILDING SOLIDARITY, TOLERANCE AND GLOBAL PEACE THROUGH THE GLOBAL CITIZENSHIP EDUCATION (GCED) Mujiburrohman, Mujiburrohman; Faqih, Moh. Mahfudz
PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY Vol 2, No 2 (2024): Third International Conference on Education, Society and Humanity
Publisher : PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation of multicultural education and Global Citizenship Education (GCED) in fostering solidarity, tolerance, and global peace at Pondok Pesantren Nurul Jadid in Paiton, Probolinggo. The pesantren hosts students from diverse cultural, ethnic, religious, and national backgrounds, including Indonesia, Malaysia, and Thailand. The research employs a qualitative approach, with data collection techniques including in-depth interviews, observations, and document studies involving various research subjects, namely the pesantren leadership, teaching staff, guardians, and students. The collected data are analyzed using Miles, Huberman, and Saldana's data analysis techniques, which involve data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the implementation of multicultural education and GCED at Pondok Pesantren Nurul Jadid has successfully created an inclusive environment where students learn to appreciate differences and develop solidarity among themselves. Cultural attribution, the internalization of multicultural values, and behaviors supporting diversity have been applied in the students' daily activities through various programs such as cultural discussions, communal work projects, and social activities. However, challenges such as inter-ethnic conflicts and bullying persist, requiring more effective policies and approaches for resolution. In conclusion, the implementation of multicultural education and GCED at Pondok Pesantren Nurul Jadid has had a positive impact in strengthening solidarity, tolerance, and peace among students. However, for the sustainability and development of this program, continuous evaluation and improvement are necessary, as well as increased collaboration among stakeholders to create a generation that is not only sensitive to diversity but also actively contributes to global peace and well-being
Implementasi Filsafat Pendidikan Islam dalam Pembelajaran Tahfidzul Qur’an di MI An Nuur Jatikuwung Jayyid, Difa’ul Fikri; Mujiburrohman, Mujiburrohman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam implementasi nilai-nilai filsafat pendidikan Islam dalam pembelajaran tahfidzul Qur’an di Madrasah Ibtidaiyah (MI) An Nuur Jatikuwung. Fokus utama kajian ini adalah bagaimana nilai-nilai dasar dalam filsafat pendidikan Islam—yakni ubudiyah (penghambaan kepada Allah), khalifah (kepemimpinan), ahsan (optimalisasi amal), adil (keadilan), dan mas’uliyah (tanggung jawab)—diaktualisasikan dalam strategi pembelajaran, manajemen kurikulum, serta pembentukan karakter peserta didik. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode observasi lapangan pada proses pembelajaran tahfidzul Qur’an dan wawancara mendalam kepada dua guru tahfidz dan kepala madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut tidak hanya menjadi landasan konseptual dalam dokumen kelembagaan, tetapi telah diinternalisasi dalam budaya pembelajaran yang humanis, spiritual, dan berorientasi pada karakter. Model pembelajaran tahfidzul Qur’an di MI An Nuur menjadi bukti bahwa integrasi antara filsafat pendidikan Islam dan praktik pedagogik dapat mewujudkan pendidikan yang komprehensif, kontekstual, dan transformatif.
Manajemen Budaya Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Sirau Kemranjen Banyumas dalam Mengembangkan Kecerdasan Santri Hidayat, Ayi Najmul; Ratnawulan, Teti; Mujiburrohman, Mujiburrohman; Muhtad, Fauzi Al
Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Vol 4 No 02 (2022): JURNAL KRIDATAMA SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.84 KB) | DOI: 10.53863/kst.v4i02.588

Abstract

Islamic boarding schools as the oldest Islamic educational institutions which are considered traditional and which are considered closed to innovation. However, they must be ready to face the challenges of the times and are required to develop the potential of students with the power of knowledge and technology through cultural management at Islamic boarding schools to increase the intelligence of students at Roudlotut Tholibin Sirau Islamic Boarding School, Kemranjen, Banyumas. This study uses a qualitative descriptive method with data collection techniques through documentation, observation, interviews. From this study, the results were obtained that in an effort to improve the three intelligences (intellectual, emotional, and spiritual) which are carried out continuously and consistently through formal education in Islamic boarding schools with good management with a benchmark of success, namely alumni continuing their studies at tertiary institutions both in country or abroad. Keywords: education management, Islamic boarding schools, intelligence