Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Gelang Manik-Manik Untuk Meningkatkan Kreatifitas Peserta Didik di PKBM Alam Medan Sejahtera Sani Susanti; Anugrah Anugrah; Marisa Almarind; Desi Damaiyana; Nurlailly Syahputri; Devi Ariani
Journal of Community Empowerment Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v3i1.23730

Abstract

ABSTRAK                                                                            Pengangguran dan tenaga kerja ialah suatu permasalahan yang dihadapi berbagai negara, terutama negara yang perkembangannya lambat. Pengurangan jumlah pengangguran dapat dikurangi dengan menggunakan metode alternatif seperti minat berkewirausahaan. Kewirausahaan merupakan suatu proses yang sangat inovatif dan kreatif dengan risiko tinggi dalam menciptakan nilai tambah produk maupun jasa terhadap pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kreatif, jiwa kewirausahaan, dan rasa percaya diri terhadap peserta didik PKBM Alam Medan Sejahtera. PKBM Alam Medan Sejahtera adalah salah satu yayasan swasta yang berdiri pada tahun 2019 dan beroperasi pada tahun 2020. PKBM Alam Medan Sejahtera menyediakan pembelajaran berbasis life skill serta kejar paket A, B, dan C. Diharapkan dengan melakukan bimbingan belajar tatap muka bersama siswa didik, kreativitasnya dalam berwirausaha akan meningkat. Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa observasi dan survey. Instrumen analisis data dalam penelitian ini adalah kualititatif deskriptif, dengan demonstrasi pembuatan manik - manik tangan secara perlahan dan metodis. Subyek penelitiannya adalah siswa PKBM Alam Medan Sejahtera. Berdasarkan hasil observasi, masih sedikit anak-anak PKBM Alam Medan Sejahtera yang mengetahui cara membuat gelang dari manik - manik. Melalui latihan ini siswa dapat mempelajari dan berlatih membuat gelanng manik-manik. Agar anak - anak mampu membuat manik - manik khususnya gelang. Hasil dari pelatihan ini adalah peserta pelatihan dapat berwirausaha dengan menciptakan kerajinan tangan. Selain itu juga dapat diperoleh hasil dari proses pembuatan gelang yang dilakukan oleh peserta didik tanpa penundaan. Kata kunci: pelatihan wirausaha; gelang manik-manik; kreatif ABSTRACTThe aim of this research is to improve the creative abilities, entrepreneurial spirit and self-confidence of PKBM Alam Medan Sejahtera students. It is hoped that by conducting face-to-face tutoring with students, their creativity in entrepreneurship will increase. The method used is a slow and methodical demonstration of making hand beads. The research subjects were PKBM Alam Medan Sejahtera students. Based on observations, there are still very few PKBM Alam Medan Sejahtera children who know how to make bracelets from beads. Through this exercise students can learn and practice making beaded bracelets. So that children can make beads, especially bracelets. The output of this training is that training participants can create handicrafts according to their goals. Apart from that, students can also obtain results from the bracelet making process carried out without delay.  Keywords: entrepreneurship training; beaded bracelets; creative
Strategi Manajemen Waktu Pada Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah Sani Susanti; Mafaza Aulyani Hadi; Syarafina Yusrina; Arief Sholeiman; Triya Ayu Anggreni
Imamah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jmpi.v2i1.525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi manajemen waktu yang diterapkan di pesantren, mengoptimalkan penggunaan waktu santri, dan mengatasi hambatan yang ada. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan wawancara terhadap pengajar dan santri. Hasil menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan meliputi penetapan tujuan, identifikasi prioritas, pembuatan jadwal teratur, dan minimisasi gangguan. Ustadz Abdul Rahman dan Ustadzah Aisyah menekankan pentingnya keseimbangan antara belajar, ibadah, dan istirahat, serta memberikan dukungan melalui teknik manajemen stres dan bimbingan rutin. Tantangan utama adalah menjaga efisiensi jadwal tanpa menyebabkan kelelahan pada santri, yang diatasi melalui evaluasi rutin dan komunikasi yang baik. Rekomendasi praktis diberikan untuk meningkatkan kemampuan manajemen waktu santri sehingga dapat mencapai keseimbangan optimal antara tugas akademis dan kegiatan keagamaan.
Dampak Negatif Metode Pengajaran Monoton Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sani Susanti; Fitrah Aminah; Intan Mumtazah Assa'idah; Mey Wati Aulia; Tania Angelika
Pedagogik Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/pedagogik.v2i2.529

Abstract

Pengajaran monoton dalam konteks pendidikan merupakan praktik pengajaran yang terbatas pada penggunaan satu metode atau pendekatan yang sama secara berulang tanpa variasi yang signifikan. Masalah penelitian ini terletak pada dampak negatif dari pengajaran monoton terhadap motivasi belajar siswa, yang dapat mengakibatkan kejenuhan, kebosanan, dan penurunan minat belajar. Kurangnya variasi dalam metode pengajaran juga menghambat perkembangan keterampilan sosial, kreativitas, dan pemecahan masalah siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengajaran monoton dan dampak negatifnya terhadap motivasi belajar siswa, serta untuk mengembangkan strategi pencegahan yang efektif guna meningkatkan motivasi belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan analisis literatur terkait. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat studi pustaka (library research) yang menggunkan buku-buku dan literatur-literatur lainnya sebagai objek yang utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pengajaran monoton meliputi kurangnya pelatihan guru, penggunaan teknologi, evaluasi, motivasi dan karakteristik siswa, media belajar yang kurang kreatif, materi yang monoton, suasana kelas yang tidak nyaman, dan kenyamanan siswa yang terganggu.
Analisis Dampak Aktivitas Prostitusi bagi Kehidupan Masyarakat di Kawasan Flamboyan Raya, Tanjung Selamat Kecamatan Medan Tuntungan Sani Susanti; Hayunda Aura Sifa; Dinda Putri Ainiyah; Maysa Putri Utami; Novia Riani Pitri
Journal of Civic and Character Education Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcce.v2i1.7614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak aktivitas prostitusi terhadap kehidupan masyarakat di Kawasan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan. Fenomena prostitusi di kawasan tersebut menimbulkan berbagai keresahan sosial, termasuk gangguan ketenteraman, meningkatnya mobilitas pengunjung pada malam hari, serta potensi terjadinya tindakan kriminal yang mempengaruhi rasa aman masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi Kepala Lingkungan, tokoh agama, dan masyarakat sekitar yang mengetahui kondisi lapangan secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas prostitusi telah berlangsung cukup lama dan memberikan dampak signifikan, terutama berupa gangguan kenyamanan, penurunan kualitas moral lingkungan, serta meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan anak-anak dan remaja. Upaya penertiban telah dilakukan oleh pihak lingkungan dan aparat berwenang, namun masih menghadapi kendala berupa kurangnya bukti, penolakan dari pelaku, serta lemahnya pengawasan. Temuan ini menunjukkan perlunya kerja sama antara masyarakat, tokoh agama, aparat lingkungan, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyimpangan sosial. Penanganan komprehensif melalui pendekatan hukum, sosial, dan edukatif diperlukan agar permasalahan prostitusi dapat diminimalisir secara berkelanjutan.
ANALISIS KOMPETENSI ANDRAGOGI PEKERJA SOSIAL MASYARAKAT DI PANTI SOSIAL Sani Susanti; Silvia Mariah Handayani; Vidya Dwi Amalia Zati
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/fd10y135

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi andragogi pekerja sosial masyarakat serta menganalisis pengaruhnya terhadap efektivitas program di Panti Sosial Pamardi Putra Insyaf Medan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian regresi linear sederhana. Populasi penelitian berjumlah 25 pekerja sosial yang sekaligus dijadikan sampel penelitian (sampling jenuh). Instrumen penelitian berupa angket yang disusun berdasarkan indikator kompetensi andragogi dan efektivitas program, kemudian dianalisis melalui uji normalitas, linearitas, regresi sederhana, uji t, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi andragogi pekerja sosial mayoritas berada pada kategori “cukup” (48%), diikuti kategori “baik” (24%), “kurang” (20%), “sangat baik” (4%), dan “sangat kurang” (4%). Sementara itu, efektivitas program panti sosial juga berada pada kategori “cukup” (52%), diikuti “baik” (12%), “sangat baik” (12%), “kurang” (16%), dan “sangat kurang” (8%). Analisis regresi sederhana menghasilkan persamaan Ŷ = 5,419 + 0,877X dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,770. Artinya, 77,7% variasi efektivitas program panti sosial dipengaruhi oleh kompetensi andragogi pekerja sosial, sedangkan 22,3% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan t hitung 8,770 > t tabel 2,064, yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kompetensi andragogi pekerja sosial terhadap efektivitas program. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa semakin tinggi kompetensi andragogi pekerja sosial, semakin besar pula efektivitas program panti sosial yang dijalankan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pekerja sosial melalui pelatihan, supervisi, dan dukungan kelembagaan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan sosial. Kata Kunci: Kompetensi Andragogi, Pekerja Sosial, Efektivitas Program, Panti Sosial
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB BURNOUT AKADEMIK PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Sani Susanti; Michael Yudha Pratama; Cika Mufida Siregar; Putri Dia Sakina; Dinatul Zukriyah; Fransiska Margaretha Tambunan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14817

Abstract

Burnout akademik merupakan kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang dialami mahasiswa akibat tekanan akademik yang berlangsung secara terus-menerus. Fenomena burnout akademik menjadi salah satu permasalahan yang sering ditemukan pada mahasiswa karena tingginya tuntutan perkuliahan yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab burnout akademik pada mahasiswa Universitas Negeri Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap seorang mahasiswa Universitas Negeri Medan yang mengalami gejala burnout akademik. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa burnout akademik pada mahasiswa dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu stres akademik akibat banyaknya tugas dan tekanan perkuliahan, tuntutan internal dan eksternal yang menimbulkan tekanan psikologis, serta kurangnya kemampuan manajemen waktu yang menyebabkan penumpukan tugas. Faktor-faktor tersebut menyebabkan mahasiswa mengalami kelelahan mental, menurunnya motivasi belajar, kesulitan berkonsentrasi, serta munculnya perasaan jenuh terhadap aktivitas akademik. Penelitian ini menunjukkan bahwa burnout akademik merupakan hasil dari kombinasi berbagai tekanan akademik dan psikologis yang dialami mahasiswa selama menjalani proses pendidikan di perguruan tinggi.
ANALISIS DAMPAK STIGMA SOSIAL TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI DAN KEBERFUNGSIAN SOSIAL MANTAN PEKERJA SEKS KOMERSIAL DI RAMBUNG DALAM, KOTA BINJAI, SUMATERA UTARA Dinda Putri Ainiyah; Claudia Morawina Sihombing; Laura Aulia Silalahi; Novia Riani Pitri; Maysa Putri Utami; Sani Susanti; Michael Yudha Pratama
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14838

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh stigma sosial yang terus-menerus dialami oleh mantan pekerja seks komersial (PSK) meskipun mereka telah berupaya meninggalkan profesi tersebut dan membangun kembali kehidupan mereka. Stigma sosial berupa pelabelan negatif, pengucilan sosial, dan diskriminasi berpotensi memengaruhi kepercayaan diri dan fungsi sosial mantan PSK dalam kehidupan sehari-hari mereka. Penelitian ini dilakukan untuk memahami dampak stigma sosial terhadap kehidupan mantan pekerja seks komersial di Rambung Dalam, Kota Binjai, Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk stigma yang dialami oleh mantan PSK, dampaknya terhadap kepercayaan diri dan fungsi sosial mereka, serta upaya yang mereka lakukan untuk mendapatkan kembali penerimaan sosial. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, karena memungkinkan eksplorasi mendalam terhadap pengalaman dan kondisi sosial para partisipan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan tiga mantan pekerja seks komersial yang dipilih menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma sosial tetap ada dalam bentuk persepsi negatif, gosip, penolakan sosial, dan pengucilan dari masyarakat. Kondisi-kondisi ini berkontribusi pada penurunan kepercayaan diri, perasaan rendah diri, ketakutan berinteraksi sosial, dan kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan dan membangun hubungan sosial. Meskipun demikian, para peserta menunjukkan upaya aktif untuk beradaptasi dengan terlibat dalam kegiatan sosial dan meningkatkan hubungan mereka dengan komunitas sekitar. Studi ini menyimpulkan bahwa stigma sosial memiliki dampak signifikan terhadap kepercayaan diri dan fungsi sosial mantan pekerja seks komersial. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan jumlah peserta yang lebih besar dan lingkungan penelitian yang lebih luas untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang masalah ini.
ANALISIS PERILAKU MEROKOK PADA PEREMPUAN MUDA SEBAGAI BENTUK COPING STRES Anisya; Sherina Betharia Silaban; Nova Novita Siregar; Citra Nanda Purba; Sani Susanti; Michael Yudha Pratama
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15350

Abstract

Smoking behavior among young women is a social phenomenon influenced by psychological and social factors. This study aims to analyze smoking behavior among young women as a form of stress coping based on a case study of an informant with the initial “AM”. The research uses a qualitative descriptive approach through in-depth interviews. The findings show that smoking behavior is influenced by family conditions, economic burden, psychological state, and social environment. In addition, the behavior emerges as an individual response to daily life pressures. In conclusion, smoking behavior is used as a temporary coping mechanism in dealing with life stress
PENERAPAN METODE PEKERJAAN SOSIAL KELOMPOK DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENANGANI PERILAKU BOLOS SEKOLAH PADA REMAJA DI KAWASAN JALAN TADUAN KOTA MEDAN Sani Susanti; Michael Yudha Pratama; Yahya Rambe; Fredy Adrian Saragih; Herman Jaya Waruwu; Sabila Alvina; Hayunda Aura Sifa
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.16509

Abstract

School truancy is one of the forms of juvenile delinquency that can negatively affect academic achievement, discipline, and adolescents' social development. This study aims to describe truancy behavior among adolescents, identify the factors contributing to such behavior, and analyze the implementation of the social group work method through group guidance in addressing truancy. The study employed a descriptive qualitative approach with data collected through observation, interviews, documentation, and the implementation of group guidance activities. The research was conducted in the Jalan Tanduan area, Medan City, involving adolescents aged 12–18 years who had a tendency to engage in truancy. The findings revealed that truancy behavior was influenced by several factors, including peer influence, low learning motivation, lack of parental supervision, and a social environment that was less supportive of education. The implementation of the social group work method through group guidance was carried out through the stages of formation, transition, activity, and termination. The intervention produced positive outcomes, including increased awareness among adolescents regarding the negative consequences of truancy, the importance of education, and the need for greater discipline in attending school. Therefore, the social group work method through group guidance can serve as an effective social intervention strategy for addressing truancy behavior among adolescents.
Tantangan Etika Penggunaan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Perspektif Politik Pendidikan Islam di Era Transformasi Digital Dores Helen Siboro; Sani Susanti; Darni Br Nduru; Roulina Destini Purba; Eva Debora Hutagalung
Journal Innovation In Education Vol. 4 No. 2 (2026): Juni: Journal Innovation in Education (INOVED)
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/inoved.v4i2.3746

Abstract

The advancement of artificial intelligence (AI) in education has significantly transformed the educational process, particularly in Islamic Religious Education (PAI). While AI facilitates the acquisition of information and the creation of educational materials, it also presents ethical issues such as dependence on technology, the spread of religious misinformation, and the possibility of academic plagiarism. The purpose of this scientific study is to investigate the political perspectives of Islamic education in the era of digital change as well as the ethical issues surrounding the use of AI in teaching Islamic Religious Education (PAI). This study employed a literature review strategy along with a qualitative approach. Information on the application of AI in Islamic education was gathered from various scientific publications, journal articles, and papers. According to the research findings, artificial intelligence (AI) has the potential to improve the teaching of Islamic Religious Education (PAI), but to remain in line with Islamic moral and spiritual principles, AI must be regulated and supervised. Thus, it is crucial to improve digital literacy and educational strategies that combine technology with student character development in the digital age.
Co-Authors Adam Elvano Tambunan Adinda Syafira Amalia Paska Sitorus Angel Kristina Panggabean Anifah Anifah Anisya Anugrah Anugrah Arief Sholeiman Ayu Mora Simarmata Chintia Mentari Christiana Junita Panjaitan Cika Mufida Siregar Cindy Febryana Munthe Cindy Nadya Citra Nanda Purba Claudia Morawina Sihombing Darni br Nduru Dedek Fadila Tri Julianta Tarigan Denisa Anggia Siagian Desi Damaiyana Destri Natalia Telaumbanua Devi Ariani Dilli Salsa Fira Dinatul Zukriyah Dinda Putri Ainiyah Dores Helen Siboro Ebygahel Joito Nababan Elisabeth Manurung Elizon Nainggolan Estefanie Lamtiur Gultom Ester Piani Telaumbanua Eva Debora Hutagalung Evika Kartika Sari Lawolo Ewi Darman Ndraha Fadillah Azizah Fadlin Pulungan Fanny Putri Febry Yanti Br Ginting S Fitrah Aminah Fransiska Margaretha Tambunan Fredy Adrian Saragih Grace Zippora Sembiring Handayani, Silvia Mariah Happy Satjaniarti Sihotang Hayunda Aura Sifa Herman Jaya Waruwu Icha Angel Purba Imely Patrica K Banjarnahor Indi Paska Simamora Intan Mumtazah Assa'idah Juraida Lubis Kasihati Buulolo Lara Sungam Br Ginting Laura Aulia Silalahi Leri L Sembiring Lidya Natasya Liza Azzahrah Mafaza Aulyani Hadi Maharani Cheche Kiranti Marcella Pebrina Br Tarigan Mardiyah Balqis Ritonga Marisa Almarind Marlon Pamungkas Purba Mas Iren Niat Anjelina Zebua May Sartika Maysa Putri Utami Melly Br Bangun Mey Wati Aulia Michael Yudha Pratama Mila Sari Butar Butar Muhammad Alwan Rezki Mutiara Seven Manalu Natalia Dela Br Simamora Nazwa Alya Fasya Nova Novita Siregar Novia Riani Pitri Nurlaila Nurlaila Nurlailly Syahputri Nursita Win Tambah Nusavel I Tampubolon Pritti sinta sihte Putri Dia Sakina Reka Hutasoit Rhasya Adhira Putri Hasbianda Riang Tri Putri Buulolo Ricky Alan Grey Lumban Gaol Rinci Dian Putriwan Gea Rista Triwani Roulina Destini Purba Ruhama Girsang Sabila Alvina Samuel E Hutajulu Sanni Sirait Sherina Betharia Silaban Sherina Silaban Sondang Dioranta Syarafina Yusrina Tania Angelika Triya Ayu Anggreni Vidya Dwi Amalia Zati, Vidya Dwi Amalia Viola R Malau Yahya Rambe Yandira Arizki Fatiha Yarina Seprianti Simamora Yarty Maharanintana Br Ginting Yarty Yohana I C Siahaan Youlia Opita Sibuea