Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN PUZZLE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MATA PELAJARAN IPAS KELAS V DI SDN 2 GERIMAK INDAH Mawaddah, Niswatun; Ramdhani Sucilestari; Hamzan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47913

Abstract

This study was motivated by the low critical thinking skills of fifth grade students at SDN 2 Gerimak Indah. This was evident from the interview results, where students tended to provide very short answers to essay questions and were not yet able to explain their answers well. This condition was caused by the lack of innovation in the learning process carried out by teachers, resulting in students’ critical thinking skills not being developed optimally. To overcome this problem, the Problem Based Learning model assisted by puzzle media was applied in the IPAS subject. This study aimed to determine the effect of the Problem Based Learning model assisted by puzzles on students’ critical thinking skills in the fifth grade IPAS subject at SDN 2 Gerimak Indah. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental design, specifically the nonequivalent control group design. The subjects of this study were students of class VA as the experimental class and class VB as the control class. The research data were collected through pretests and posttests using validated essay test instruments, and were supported by observation and documentation techniques. The data analysis techniques used included normality tests, homogeneity tests, and t-tests to test the research hypothesis. he results of the study showed that the Problem Based Learning model assisted by puzzles had a significant effect on students’ critical thinking skills. This was proven by the Mann–Whitney U test results (p = 0.007 and 0.008 < 0.05), indicating that was accepted, meaning that there was a difference between the experimental class and the control class. Therefore, the use of the Problem Based Learning model assisted by puzzles significantly affected students’ critical thinking skills in the fifth-grade IPAS subject at SDN 2 Gerimak Indah Keywords: Problem Based Learning and Critical Thinking Skills
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI MELALUI PENDEKATAN EKOLITERASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN Baiq Salsabila Tulmaqwan; Ramdhani Sucilestari; Muhammad Anwar Sani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48959

Abstract

This study was motivated by the low critical thinking skills of fifth-grade students at MI Nurul Islam Ganti, especially on environmental pollution material. The problem was caused by the use of conventional teaching methods, particularly the lecture method, which made students passive during the learning process. This study aimed to improve students’ critical thinking skills through the implementation of the inquiry learning model with an ecoliteracy approach. The research employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. The subjects of the study were 20 fifth-grade students of MI Nurul Islam Ganti. Data were collected through observations of teacher activities, observations of student activities, and essay tests measuring students’ critical thinking skills. The results showed that the implementation of the inquiry learning model through the ecoliteracy approach effectively improved students’ critical thinking skills on environmental pollution material. In the first cycle, 7 students were categorized as highly critical, 6 students as critical, and 7 students as moderately critical. In the second cycle, 19 students achieved the highly critical category and 1 student was categorized as moderately critical. Teacher activity increased from 85.29% in the first cycle to 94.11% in the second cycle, while student activity increased from 62.5% to 70.5%. These findings indicate that the inquiry learning model with an ecoliteracy approach is effective in improving students’ critical thinking skills.
Pengembangan Modul IPA Berbasis Proyek Terintegrasi Nilai-Nilai Islam untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Baiq Mutiara Alika Nirmala; Ramdhani Sucilestari; Hamzan Hamzan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4697

Abstract

Kurikulum Merdeka menuntut pendidik untuk mengembangkan perangkat ajar yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan siswa guna meningkatkan keterampilan abad ke-21. Namun, di SDIT Darul Qur’an Lombok, bahan ajar yang tersedia belum optimal dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan belum mampu merangsang kreativitas siswa secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul IPA berbasis proyek yang terintegrasi nilai-nilai Islam pada materi sifat-sifat cahaya yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa kelas V. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian meliputi ahli materi, media, bahasa, serta 17 siswa kelas V SDIT Darul Qur’an Lombok. Data dikumpulkan melalui angket validasi, angket respon (kepraktisan), dan tes kreativitas (pre-test dan post-test). Hasil validasi ahli media (92%), ahli bahasa (92%), dan ahli materi (87,5%) menunjukkan kategori sangat layak. Tingkat kepraktisan berdasarkan respon guru mencapai 96% dan respon siswa 89,44% (sangat praktis). Keefektifan modul dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata dari 44 (pre-test) menjadi 91 (post-test) dengan perolehan rata-rata N-Gain sebesar 0,78 (kategori tinggi) dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Pengembangan modul IPA berbasis proyek terintegrasi nilai-nilai Islam terbukti sangat layak, praktis, dan efektif secara signifikan dalam meningkatkan kreativitas siswa kelas V SDIT Darul Qur’an Lombok.
Pengembangan Media Rolling Ball Energy Game untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Komunikasi Siswa Aulial Aspia; Muammar Muammar; Ramdhani Sucilestari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4698

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan penggunaan media pembelajaran yang berdampak pada rendahnya pemahaman konsep dan keterampilan komunikasi. Sehingga, diperlukan upaya perbaikan melalui pengembangan media pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan media pembelajaran rolling ball energy game untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan komunikasi siswa di Kelas IV SDN 1 Gelogor. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Metode pengumpulan data berupa tes, angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari angket validasi ahli media dan ahli materi, angket respon siswa dan respon guru, tes pemahaman konsep, serta angket keterampilan komunikasi siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media rolling ball energy game dinyatakan valid berdasarkan hasil validasi ahli media 95% dan ahli materi 80%. Media dinyatakan praktis berdasarkan hasil kepraktisan dari guru 97,5% dan respon siswa 89%. Media dinyatakan cukup efektif berdasarkan hasil perhitungan N-Gain sebesar 0,60 pada pemahaman konsep dan 0,57 pada keterampilan komunikasi yang berada pada kategori sedang. Oleh karena itu, media rolling ball energy game dapat disimpulkan layak, praktis, dan cukup efektif digunakan dalam pembelajaran.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Prosedur melalui Model Think Talk Write Berbantuan Media Gambar Seri pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IV SDN 41 Mataram Silvia Astiana; Muammar Muammar; Ramdhani Sucilestari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4862

Abstract

Salah satu capaian pembelajaran pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV sekolah dasar adalah siswa mampu menulis teks prosedur. Namun, kenyataannya siswa belum mampu menyusun isi teks, mengorganisasikan struktur teks secara runtut, menerapkan kaidah kebahasaan teks prosedur yang sesuai serta menggunakan ejaan dan tanda baca dengan tepat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur melalui Model Think Talk Write berbantuan Media Gambar Seri pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IV SDN 41 Mataram Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas IV A yang berjumlah 25 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar observasi aktivitas guru dan siswa, tes menulis teks prosedur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Model Think Talk Write berbantuan Media Gambar Seri dapat meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur siswa. Pada siklus I, nilai rata-rata kelas sebesar 73 dengan ketuntasan klasikal sebesar 60%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 79,75 dengan ketuntasan klasikal 88%. Selain itu, aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari 71,43% (cukup baik) pada siklus I menjadi 89,28% (sangat baik) pada siklus II serta aktivitas siswa meningkat dari 72,22% (cukup aktif) pada siklus I menjadi 83,33% (aktif) pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi Model Think Talk Write berbantuan Media Gambar Seri dapat meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SDN 41 Mataram.
The Development of an Integrated Modified Free Inquiry (MFI) Biology Textbook: Preliminary Study Masiah Masiah; Siti Rabiatul Fajri; Ramdhani Sucilestari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.5124

Abstract

This research is preliminary research from development research. The aim of this research is to gather information from teachers and students regarding biology learning, which includes the extent to which the inquiry model or more specifically modified free inquiry is implemented. The research method is a survey through questionnaires and interviews. The respondents involved were 711 students and 20 teachers from 14 public high schools in 3 (three) Lombok districts. Data was collected through questionnaires and interview guides and then analyzed descriptively. The results of the research showed that 2.1% of students stated that they had studied using modified free inquiry. Textbooks with attractive presentations, simple and easy-to-understand language, and detailed practical guidelines were needed. These findings will become a reference for researchers to conduct further research.
A Bibliometric Analysis and Systematic Literature Review of Inquiry-Based Learning: Trends, Contributions, and Future Directions Kurniawan Arizona; Joni Rokhmat; Agus Ramdani; Gunawan Gunawan; Aa Sukarso; Ramdhani Sucilestari
Jurnal Pendidikan Sains Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 14, No 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.14.1.2026.88-102

Abstract

Inquiry-based learning (IBL) has become a widely recognized pedagogical approach that enhances student engagement through critical thinking, problem-solving, and hands-on exploration. This study conducted a bibliometric analysis and systematic literature review (SLR) of IBL research, using data from the Scopus database, covering articles published from 2001 to 2025. The analysis identified a significant increase in IBL publications starting in 2008, with a peak in 2020, reflecting growing global interest. The findings revealed that the United States and Indonesia were the top contributors, with substantial participation from countries like the United Kingdom, Germany, and China. Key institutions and authors played an important role in advancing IBL research, and interdisciplinary applications of IBL were observed beyond the social sciences. The study concluded by recommending further research to address the challenges in IBL implementation, enhance teacher training, and promote global collaboration, thus ensuring its continued development and impact in educational systems worldwide.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Game Tournament (TGT) Berbantuan Media Wordwall Terhadap Pemahaman Konsep Tera Kurnia Asrianti; Ramdhani Sucilestari; Hamzan Hamzan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17951

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPAS serta kurang optimalnya keterampilan kolaborasi menjadi tantangan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) berbantuan media Wordwall terhadap pemahaman konsep siswa kelas V di SDN 4 Gereneng. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol yang ditentukan melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes uraian, angket kolaborasi, dan lembar observasi, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif serta uji nonparametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model TGT berbantuan Wordwall memperoleh pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok terbukti signifikan setelah perlakuan diberikan. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT yang dipadukan dengan media Wordwall efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran IPAS serta mendorong keterlibatan aktif dalam proses belajar.
Implementasi LKPD PKn Berorientasi Keberagaman Budaya dalam Membentuk Sikap Toleransi Peserta Didik Kelas V di SDN 43 Cakranegara Ananda Nabila; Ramdhani Sucilestari; Syudirman
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 2 (2026): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i2.2015

Abstract

This study aims to describe the implementation of Civic Education (PKn) student worksheets (LKPD) oriented toward cultural diversity in shaping students’ tolerance attitudes at SDN 43 Cakranegara. This research uses a qualitative descriptive approach. The subjects consisted of fifth-grade teachers, fifth-grade students, and the school principal as supporting informants. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that the culturally diversity-oriented LKPD integrated learning materials related to ethnic groups, regional languages, traditional houses, traditional dances, and the values of unity in diversity. During the learning process, students became more actively involved in discussions, participated in group activities, and showed respect for their classmates’ opinions. The implementation of LKPD also encouraged collaborative learning and created opportunities for students to interact with peers from different backgrounds. Nevertheless, several challenges were identified, such as unequal student participation and limited interaction among certain groups during classroom activities. In conclusion, the implementation of culturally diversity-oriented PKn LKPD contributed positively to creating a more inclusive and interactive learning environment in elementary school classrooms. The integration of cultural diversity themes in LKPD helped students experience learning activities that were contextual and relevant to their daily social lives. Therefore, teachers are encouraged to design more innovative and interactive LKPD to support active student engagement and strengthen character education values in the learning process.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS LITERASI NUMERASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Maesarah; Ramdhani Sucilestari; Djuita Hidayati
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis literasi numerasi yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V pada pembelajaran matematika. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek pada penelitian ini adalah 17 siswa. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi ahli, angket respons guru dan siswa, serta pre-test dan post-test. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji Wilcoxon, dan N-Gain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis literasi numerasi yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat layak, sangat praktis, dan cukup efektif. LKPD berbasis literasi numerasi efektif digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar