Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PEMEROLEHAN BAHASA PASCA PANDEMI COVID-19 MELALUI KAJIAN: SINTAKSIS PADA ANAK RA MUSLIMAT NU SUROBAYAN Nova, Nova; Anam, Khairul; Anggraeni, Sofie
Al-Athfal Vol 2 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : STIT Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58410/al-athfal.v2i2.414

Abstract

Pemerolehan bahasa atau akuisisi adalah proses yang berlangsung di dalam otak seorang kanak-kanak ketika dia memperoleh bahasa pertamanya atau bahasa ibunya. Pemerolehan bahasa biasanya dibedakan dari pembelajaran bahasa (language learning). Pembelajaran bahasa biasanya berkaitan dengan proses-proses yang terjadi pada waktu seseorang kanak-kanak mempelajari bahasa kedua setelah ia mempelajari bahasa pertamanya. Jadi, pemerolehan bahasa berkenaan dengan bahasa pertama, sedangkan pembelajaran bahasa berkenaan dengan bahasa kedua. Namun, banyak juga yang menggunakan istilah pemerolehan bahasa untuk bahasa kedua. Salah satu pengetahuan yang harus dikuasai guru untuk mempersiapkan kondisi tersebut adalah mengetahui tingkat penguasaan anak tentang bunyibunyi bahasa. Dunia saat ini, khususnya negara Indonesia sedang diguncang oleh pandemik hebat bernama Covid-19 (Corona Virus Disease). Sejak kemunculannya di tahun 2019 akhir sampai sekarang masih menjadi polemik. Pemerintah sudah melakukan berbagai upaya pencegahan dan juga himbauan untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini. Pemerintahmengharuskan masyarakat untuk berdiam diri dan belajar di rumah. Namun pada kenyataanya setelah adanya proses pemerataan vaksin akhirnya beberapa sekolahan di Kab Pekalongan sudah mulai melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan Tatap muka terbatas. Hal inilah yang menjadi daya tarik bagi peneliti untuk menindaklanjuti penelitian ini yaitu pemerolehan bahasa pasca pandemi covid-19 kajian sintaksis di RA Muslimat NU Surobayan Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan.Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan teoritis yang berupa pendekatan psikolinguistik dan juga pendekatan metodologis berjenis kualitatif deskriptif dengan teknik simak sadap dan dilakukan dalam beberapa pengamatan.Dari data yang dikumpulkan dan kemudian dianalisis dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut:Berdasarkan pemerolehan bahasa pasca pandemi covid-19 pada anak yang usia 4-5 tahun di RA Muslimat Surobayan Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan ada sekitar 16 kajian hal ini dikarenakan terbatasnya waktu yang singkat digunakan.Pemerolehan bahasa Pasca Pandemi diantaranya adalah ; Virus Corona, Vaksin, Masker, HP, You tube, online / daring.
Sistem Pemerintahan Masyarakat Hukum Adat Baduy Banten Sopian, Sopian; Agustiana, Dendi M; Heryati, Eti; Nova, Nova; Ruslandi, Ruslandi
Jurnal Citizenship Virtues Vol. 3 No. 2 (2023): Nilai-nilai Budaya Lokal Dan Implementasi Dalam Pembelajaran Modern
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jcv.v3i2.1877

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis sistem pemerintahan Masyarakat Hukum Adat Baduy dalam konteks Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Metode penelitian yang digunakan meliputi pendekatan hukum yuridis normatif dan hukum empiris (pendekatan campuran). Pendekatan hukum yuridis normatif digunakan untuk memahami kerangka hukum yang mengatur sistem pemerintahan Masyarakat Hukum Adat Baduy. Pendekatan hukum empiris melibatkan penelitian lapangan dengan pengamatan langsung pada praktik pemerintahan sehari-hari dalam masyarakat.Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, kuesioner, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif analitis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Banten dan Kabupaten Lebak memiliki peran penting dalam mendukung sistem pemerintahan Masyarakat Hukum Adat Baduy. Masyarakat Baduy menjalankan sistem pemerintahan mereka berdasarkan hukum adat "pikukuh karuhun" dengan tiga pemimpin adat yang berbeda.Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang hubungan antara sistem pemerintahan Masyarakat Hukum Adat Baduy dengan kerangka hukum yang ada, menyoroti pentingnya pranata kelembagaan adat dalam mengatur pemerintahan desa mereka.
THE IDENTIFICATION OF PURCHASE INTENTION AMONG IPHONE CUSTOMERS IN DEPOK VIEWED FROM EWOM, BRAND IMAGE, BRAND TRUST, PERCEIVED VALUE, AND BRAND PREFERENCE Ruslim, Tommy Setiawan; Nova, Nova; Herwindiati, Dyah Erny; Cokki , Cokki
International Journal of Application on Economics and Business Vol. 1 No. 4 (2023): November 2023
Publisher : Graduate Program of Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ijaeb.v1i4.2354-2367

Abstract

Communication has become a kind of activities performed by human beings everyday, either directly or indirectly. Handphone as one among the communication means, was then developed into smartphone. Due to many smartphones released every year, customers are then faced with so many choices. One among the global reputable smartphone brands is Apple. Therefore, Apple sellers must be able to attract the customers’ attention and increase their purchase intention toward iPhone products, so that these products can compete with others and survive in the market. This research aimed to test the effects of EWOM, brand image, brand trust, perceived value, and brand preference on purchase intention among iPhone customers in Depok, West Java, Indonesia. This descriptive research was conducted to depict the characteristics or functions of a population. By using questionnaire distributed online and among 355 respondents filling-out, there were only 349 respondents from which the data can be processed further by using the SmartPLS-SEM software. The result of this research supported that brand image, brand trust, perceived value, and brand preference have positive and significant effects on purchase intention among iPhone customers in Depok, while EWOM does not have significant effect on purchase intention.
Governing students’ self-development for character excellence in an Islamic boarding school: A POAC-based case study Nova, Nova; Permana, Johar; Komariah, Aan; Sururi , Sururi
Indonesian Research Journal in Education |IRJE| Vol. 10 No. 2 (2026): IRJE |Indonesian Research Journal in Education
Publisher : Universitas Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/irje.v10i2.55960

Abstract

This study explores how student self-development for character excellence is governed in an Islamic boarding school through the POAC framework: planning, organising, actuating, and controlling. Using a qualitative single-case design, the research was conducted at Pesantren Terpadu Almuslim, Bireuen, Indonesia, through semi-structured interviews, participatory observation, and document analysis involving leaders, teachers, dormitory supervisors, student mentors, students, parents, and alumni. The findings show that self-development is managed as an integrated system of character formation. Planning translates the pesantren’s vision into programmes, indicators, and annual work plans. Organising distributes roles across staff, students, families, and alumni. Actuating is reflected in religious routines, dormitory life, teacher role modelling, student leadership, extracurricular activities, and social service. Controlling is carried out through supervision, evaluation meetings, development records, and corrective guidance. Character excellence grows through this continuous cycle of daily pesantren life.