This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Disease Prevention and Public Health Journal SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal Keperawatan Silampari BULETIN AL-RIBAATH Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Journal of Telenursing (JOTING) Journal of Nursing and Public Health (JNPH) Jurnal Abdidas Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Budapest International Research in Exact Sciences (BirEx Journal) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Mitra Raflesia (Journal of Health Science) JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT CAHAYA MANDALIKA (ABDIMANDALIKA) ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Excellent Midwifery Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Prosiding Seminar Nasional Unimus Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Defisiensi Zat Besi dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Mardliyataini Haji Sulaiman; Rostika Flora; Mohammad Zulkarnain; Indah Yuliana; Risnawati Tanjung
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 4 No 1 (2022): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v4i1.3254

Abstract

This study aims to analyze iron deficiency on the incidence of anemia in pregnant women in the Kepahiang district in 2021. The method used is descriptive-analytic with a cross-sectional design. The research sample was 100 pregnant women in the second and third trimesters who were taken randomly from 14 working areas of the Public Health Center in Kepahiang Regency. The data obtained were analyzed using the chi-square test. The results showed that the number of pregnant women with abnormal iron deficiency experienced anemia as much as 97.8% and pregnant women with normal iron deficiency experienced anemia as much as 77.8%. The statistical test results obtained a p-value of 0.008 and a PR of 12.857. In conclusion, there is a significant relationship between iron deficiency and the incidence of anemia in pregnant women in Kepahiang Regency in 2021. Keywords: Anemia, Iron Deficiency, Pregnant Women
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DESA PON KABUPATEN SERDANG BEDAGAI TAHUN 2017 Edy Marjuang Purba; Risnawati Tanjung
Excellent Midwifery Journal Vol 1, No 1 (2018): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.597 KB) | DOI: 10.55541/emj.v1i1.32

Abstract

Anemia dalam kehamilan merupakan kondisi ibu dengan kadar hemoglobin di bawah 11 gr/dl pada trimester I sampai dengan  trimester  III. Anemia selama kehamilan berdampak  buruk pada kesehatan ibu dan janin terutama saat kehamilan, persalinan dan nifas. Pengaruh anemia saat kehamilan dapat berupa abortus, persalinan kurang bulan, dan  ketuban pecah dini (KPD). Pengaruh anemia saat persalinan dapat berupah partus lama, gangguan his kekuantan mengedan serta kala uri memanjang sehingga dapat terjadi retensio plasenta. Pengaruh anemia saat nifas salah satunya perdarahan post partum, infeksi nifas dan penyembuhan luka perineum lama. Meningkatnya proporsi  ibu hamil yang mengalami anemia di wilayah kerja Puskesmas Desa Pon (tahun 2015= 48,7% dan tahun 2016=63,2%) sehingga perlu diketahui faktor risko penyebab meningkatnya kejadian anemia tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional yaitu dengan melihat faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Desa Pon tahun 2017. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Data yang dikumpulkan adlah data primer dan sekunder dan dianalisis  menggunakan uji Chi-Square.  Hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara pendidikan, pendapatan, konsumsi tablet Fe, dan pola makan dengan kejadian anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Desa Pon dengan tingkat kemaknaan <0,05. Disarankan kepada ibu hamil untuk lebih sering mengontrol dan memeriksakan kehamilannya. Responden dianjurkan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan sehat serta beraneka ragam dan menghindari konsumsi makanan instant dan yang banyak mengandung penyedap. Pada ibu hamil diharapkan untuk disiplin dan patuh dalam meminum tablet besi sesuai yang diberikan oleh petugas kesehatan. Diharapkan kepada  Puskesmas Desa Pon  supaya aktif  memantau konsumsi  tablet Fe yang diberikan kepada ibu hamil.
Hubungan Kadar Fe ASI Dengan Kadar Hemoglobin (Hb) pada Bayi di Kecamatan Mestong tahun 2022 Elda Yanti; M Zulkarnain; Rostika Flora; Risnawati Tanjung; Sri Martini; Indah Yuliana
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 22, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v22i2.2398

Abstract

Iron has an important role in the process of neurotransmitter synthesis and myelination of neurons. Lack of iron consumption in the daily diet can cause anemia which is characterized by a decrease in blood hemoglobin levels. Low levels of hemoglobin cause slower growth in infants, which can lead to stunting. One of the main sources of Fe intake in infants is Fe which comes from breast milk given by the mother. This study aims to determine the relationship between Fe levels in breast milk and Hemoglobin levels in infants in Mestong District in 2022. This research is quantitative analytic with a cross sectional approach. The study was conducted in Mestong District (Tempino Public Health Center and Pondok Table Health Center) in March-April 2022. The population in this study were all breastfeeding mothers and their infants and children aged 0-23 months as many as 3,231 people. The sample in this study was 61 people who were taken using a proportional consecutive sampling technique. The examination of Fe levels in breast milk was carried out by Spectrophotometry, while the hemoglobin levels of infants were checked using a Digital Hb analyzer whose results were calibrated/standardized with the results of blood chemistry Hb. The results showed that statistically there was no relationship between Fe levels in breast milk and hemoglobin levels in infants. However, from 8 mothers whose milk Fe levels were normal, 100% of the hemoglobin levels of their babies and children were in the normal category. Meanwhile, from 53 mothers with low Fe levels in breast milk, as many as 30.2% of their infants and children had low hemoglobin levels.
Analisis Faktor Kecelakaan Kerja pada Pekerja Usaha Bengkel Las Risnawati Tanjung; Deli Syaputri; Mustar Rusli; Jernita Sinaga; Samuel Marganda Manalu; TH. Teddy Bambang; Alya Zaniroh Lubis
Formosa Journal of Science and Technology Vol. 1 No. 5 (2022): September 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjst.v1i5.1229

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan permasalahan yang sering terjadi pada pekerja baik pada sektor informal maupun sektor formal termasuk pada pekerja las. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor kecelakaan kerja dilihat dari umur, tingkat pendidikan, masa kerja, pengetahuan, sikap kerja, penggunaan APD, lingkungan kerja. Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan sampel 55 pekerja yang merupakan total populasi. Lokasi penelitian yaitu bengkel las listrik yang berada di Desa Bandar Klippa  Kecamatan Percut Sei Tuan. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan 54,5% pekerja mengalami kecelakaan kerja pada saat pengelasan. Berdasarkan hasil analisis bivariat di dapatkan bahwa semua variabel berhubungan dengan kecelakaan kerja yaitu umur (p value = 0,.020), pendidikan (p value = 0,015), masa kerja (p value = 0,029), pengetahuan (p value = 0,001), sikap kerja (p value = 0,024), penggunaan APD (p value = 0,004) dan lingkungan kerja (p value = 0,046). Pemilik industri bengkel las sebaiknya mengadakan pelatihan tentang upaya pencegahan kecelakaan kerja dan membatasi waktu kerja tidak lebih dari 40 jam dalam 1 minggu, agar mengurangi risiko kecelakaan kerja.
HUBUNGAN ASUPAN FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA DEFISIENSI BESI PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN SELUMA ANI MELIYANI; RICO JANUAR SITORUS; ROSTIKA FLORA; HAMZAH HASYIM; MOHAMMAD ZULKARNAIN; RISNAWATI TANJUNG; NESHY SULUNG; IKHSAN IKHSAN; NURMALIA ERMI
Journal of Nursing and Public Health Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Pada saat kehamilan terjadi hemodelusi yang mengakibatkan penurunan kadar Hb. Oleh karena itu, konsumsi makanan tinggi zat besi sangat diperlukan pada saat kehamilan. Asupan zat besi yang kurang akan berdampak terhadap defisiensi zat besi dan mengganggu pertumbuhan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan zat besi dengan kejadian anemia defisiensi besi pada ibu hamil di Kabupaten Seluma. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dengan sampel sebanyak 136 orang ibu hamil dari 4 Puskesmas di Kabupaten Seluma. Pengukuran asupan zat besi menggunakan food recall 3x24 jam, sedangkan penentuan anemia defisiensi besi berdasarkan pengukuran kadar Hb, Fe serum dan TIBC. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan software SPSS. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan uji analisis bivariat didapatkan bahwa ada hubungan antara asupan Fe dan kejadian anemia defisiensi besi dengan p-value=0.003 (PR=0.225; 95% CI: 0.078-0.647). Tidak hanya pada responden dengan asupan Fe yang kurang tetapi mayoritas asupan Fe dengan kategori cukup. Kesimpulan: Pada penelitian selanjutnyadapat ditambahkkan variabel yang mempengaruhi asupan Fe sehingga hal yang mempengaruhi antara penyerapan dan kejadian ADB dapat menjadi lebih jelas.
Peluang Usaha Kreatif Dari Sampah di Kota Kabanjahe Kabupaten Karo Restu Auliani; Jernita Sinaga; Erba Kalto Manik; Haesti Sembiring; Desy Ari Apsari; Susanti Br Perangin-angin; Risnawati Tanjung; Deli Syaputri; Kristina Br Tarigan; Julietta Br Girsang; Novarah Rilestety
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 5 No. 2 (2022): Nopember: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/abdimas.v5i2.3110

Abstract

Peningkatan jumlah sampah menimbulkan permasalahan dimasyarakat yang tidak kunjung terselesaikan. Berbagai upaya terus dikembangkan pemerintah dalam pengelolaan sampah. Salah satu upaya pengelolaan sampah agar tidak sampai ke TPA adalah dengan mengubah sampah menjadi benda bermanfaat. Pelatihan ini ditujukan kepada mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan dengan harapan mahasiswa mampu mengambangkan kegiatan pemanfaatan sampah menjadi usaha kreatif yang bisa dijadikan sumber ekonomi. Sampah plastik minuman kemasan seperti kemasan nutrisari dapat diubah menjadi tempat tissu atau dompet dengan cara dianyam. Tempat tisu tersebut bisa dijual dan dipasarkan ke masyarakat. Selain itu pelatihan ini juga mengajarkan mahasiswa untuk membuat potbunga dari sampah kardus. Ditambah sentuhan seni dan kratifitas yang tak terbatas oleh mahasiswa peserta pelatihan dapat menghasilkan benda yang bernilai guna dan memiliki nilai jual dipasar. Melalui kegiatan pelatihan ini, pengetahuan mahasiswa mengenai pemanfaatan sampah pelatihan meningkat menjadi 92%. Selain itu keterampilan mahasiswa dalam membuat tempat tisu dan kardus juga mengalami peningkatan menjadi 77%. Kegiatan pelatihan serupa dapat dikembangkan pada masyarakat, agar tercipta peluang usaha ditengan masyarakat dengan memanfaatkan sampah agar menjadi benda yang bernilai jual.
PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP HIGIENE SANITASI PEDAGANG/PENJAMAH MAKANAN JAJANAN Kristina Br Tarigan; Deli Syaputri; Risnawati Tanjung; Samuel Marganda Halomoan Manalu; Jessica Natalia Br Ginting
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 17 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September- Desember 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.083 KB)

Abstract

Food is the most basic necessity of life and has the potential to be contaminated with pathogenic bacteria. Factors that affect the quality of food is the behavior of food handlers in the application of food hygiene and sanitation. Personal Hygiene is important because it can stop the spread of bacteria from traders and handlers who process food until the food is ready to be served. This study aims to determine the relationship between knowledge and the relationship between attitudes and hygiene and sanitation actions of traders/food handlers in Stabat Square 2022. This research uses an analytic type of research with a Cross Sectional design, which is a study in which variables including risk factors and variables including effects are observed. The sample taken from this research using Total Sampling is a sampling technique where if the total population is below 100 then it can be used as a sample. The total sample size is all 33 street food vendors/handlers. The results of the study show the value of knowledge with sanitation hygiene measures p value 0.02, attitudes with hygiene measures p value 0.02. The main conclusion of the study is that there is a relationship between knowledge and action and there is a relationship between attitudes and actions.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Sarana Sanitasi Rumah Tangga dalam Pengendalian Penyakit Diare di Desa Singa Kecamatan Tiga Panah Kabupaten Karo Risnawati Tanjung; Jernita Sinaga; Helfi Nolia; Erba Kalto Manik
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 2 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i2.4712

Abstract

Kondisi lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap derajat kesehatan diantaranya adalah penyediaan air bersih, jamban keluarga, kondisi rumah dan kondisi lingkungan pemukiman. Sanitasi yang tidak memadai merupakan penyebab utama timbulnya penyakit. Upaya pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan sarana sanitasi rumah tangga memiliki dampak yang sangat positif pada kesehatan di lingkungan rumah tangga dan masyarakat. Pengabdian ini adalah kegiatan yang terdiri dari penyuluhan tentang jamban yang sehat di desa Singa Kecamatan Tiga Panah Kabupaten Karo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya sanitasi di dalam rumah tangga. Pengabdian ini menggunakan metode ceramah penyuluhan, evaluasi kegiatan dilakukan dengan penilaian pengetahuan peserta dengan memberikan pre-post test. Dan diharapkan nantinya dari pengabdian ini masyarakat mampu mengidentifikasi dan memilih sarana sanitasi rumah tangga yang tepat untuk digunakan. Masyarakat diharapkan mampu mengidentifikasi ciri-ciri sanitasi yang tidak sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan bagian upaya untuk meningkatkan cakupan sarana sanitasi rumah tangga yang sehat. Berdasarkan hasil faktor lingkungan, perilaku dan kebersihan lingkungan tempat tinggal serta sanitasi dasar tempat tinggal terlihat 43% yang pengetahuan kurang, 40% sedang dan hanya 17% yang baik. Sesudah diberikan edukasi terlihat peningkatan menjadi 90% kategori baik sedangkan hanya 10% yang kategorinya sedang sementara tidak ditemukan lagi pengetahuan yang kurang. Sanitasi dasar tempat tinggal terlihat 67% baik sedangkan 33% sikapnya sedang. Sesudah diberikan edukasi terdapat peningkatan yaitu untuk sikap yang baik sebesar 88% sedangkan yang sedang sebesar 12%. Untuk Keterampilan sebelum diberikan demontrasi terlihat 70% yang kurang dan hanya 30% yang baik sedangkan setelah diberikan demonstrasi terlihat peningkatan menjadi 87% yang baik sedangkan yang kurang hanya 13%. Ketercapaian target materi yang telah direncanakan dapat dikatakan baik bila mencapai lebih dari 75%, sedangkan yang didapatkan adalah 90%. Untuk mengetahui keterampilan peserta dalam pemeriksaan air dikatakan berhasil bila 80% sedangkan hasil yang didapatkan adalah 87%.
Serum Calcium Levels in Stunting Toddlers Ages 24-59 Months Bayu Anggriani; Rico Januar Sitorus; Rostika Flora; Risnawati Tanjung
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal
Publisher : Publikasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jki.v11i2.19227

Abstract

Abstract. Stunting is a condition of failure to thrive in children under five due to chronic malnutrition, especially in the First 1,000 Days of Life (DoL). Malnutrition that occurs early in life can lead to failure to thrive, resulting in a shorter than normal child. Good quality food intake is an important component in children's growth, because it contains sources of macro (energy, carbohydrates, protein, fat) and micro (vitamins and minerals) nutrients. Micronutrients that have been proven to be very important to prevent stunting are zinc, iron, vitamin A and iodine. However, several other micronutrients such as vitamin D, calcium and phosphorus also play an important role in children's linear growth. the special function of vitamin D in this case is to help harden bones by regulating so that calcium and phosphorus are available in the blood to be deposited in the process of bone hardening. During growth, the process of bone mineralization often occurs, calcium deficiency will affect linear growth if the calcium content in the bone is less than 50% of the normal content. Lack of calcium in the bones in infants can cause rickets, whereas in children, lack of deposits can cause stunted growth. This research is an observational analytic study with a cross sectional design conducted in Mestong District, Muaro Jambi Regency in March 2022. The research sample was normal and stunted toddlers aged 24- 59 months as many as 41 people taken using proportional consecutive sampling technique. Examination of serum calcium levels was carried out on toddlers using the Calcium (Ca) Colorimetric Assay Kit method. The results showed that there was no difference in serum calcium levels in normal and stunted children
IDENTIFIKASI POTENSI BAHAYA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PEMULUNG DI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) TERJUN Deli Syaputri; Samuel Marganda Halomoan Manalu; Theodorus Teddy Bambang Soedjadi; Risnawati Tanjung
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode januari -April 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.53 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v17i1.1261

Abstract

Potential hazards of Occupational Health and Safety at the Final Disposal Site have a hazard risk to the safety and health aspects of workers. This research is a qualitative research that aims to explore a problem with detailed boundaries, as wel as in-depth data collection. The number of informants in this study were 6 people. Data collection was carried out using direct observations conducted on workers and in-depth interviews with research respondents equipped with a voice recorder which was conducted to 6 informants. The results of the research conducted there are potential hazards that still need to be considered and controlled. There are several potential hazards that result in accidents and occupational diseases, namely: 1. Physical hazard factors, such as being pierced by sharp objects (thorns, nails, glass shards, waste baskets, gancu), slipping due to slippery roads and piles of garbage, falling, and noise. 2. Chemical hazard factors, such as toxic materials. 3. Ergonomic hazard factors, such as Musculoskeletal Disorder (MSDs), deformity. 4. Psychological hazard factors, such as pressure between scavengers. 5. Biological hazard factors, such as those caused by vectors and animals that disturb flies, rats, mosquitoes, cockroaches and fungi. 6. Environmental hazard factors, such as damaging the environment, air pollution, and soil pollution. 7. Behavioral hazard factors, such as not using masks and gloves, causing unsafe conditions and unsafe actions. Suggestions that can be given are to increase supervision of workers so that workers do not do things that can harm themselves or others, provide sanctions for workers who violate the rules, and equip workers with Personal Protective Equipment in accordance with their work.
Co-Authors : Samwilson Slamet, : Samwilson Abu Qasim, Muhammad Yusuf, Fathullah Munadi Achmad Fickry Faisa Adisyah Putra Damanik Aguscik Aguscik Aguscik, Aguscik Aini, Putri Citra Qurrothu Alya Zaniroh Lubis Andrianti, Septi ANI MELIYANI Appulembang, Yeni Anna Apsari, Desy Ari Atik Wulandari Bayu Anggriani Dea Hutagalung Deasi Novia DELI SYAPUTRI Deli Syaputri Deli Syaputri Deli Syaputri Deli Syaputri Desri Maulina Sari Desy Ari Apsar Devi Rosana Devyana Sembiring Dian Pratiwi Digna Renny Dini Lestrina Efendi S Nainggolan Eka Lestari Mahyuni Eka Lestari Mahyuni Elda Yanti Erba Kalo Manik Erba Kalto Manik Erba Kalto Manik Faisa, Achmad Fickry Fatmalina Febri Febri, Fatmalina Flora, Rostika Flora, Rostika - Haesti Sembiring Hamzah Hasyim Hamzah Hasyim Helfi Nolia Helfi Nolia R Helfi Nolia Tambunan Ikhsan - Ikhsan Ikhsan Ikhsan Ikhsan Ikhsan Ikhsan, Ikhsan - Indah Yuliana Indah Yuliana Indah Yuliana Jernita S Jernita Sinaga Jernita Sinaga Jernita Sinaga Jernita Sinaga Jernita Sinaga Jessica Natalia Br Ginting Julietta Br Girsang Julietta G. Kristina Br Tarigan Kristina Br Tarigan Kristina Tarigan Lubis, Dita Anggriani M Zulkarnain M. Zulkarnain Mardliyataini Haji Sulaiman Marganda Halomoan Manalu Misnaniarti Misnaniarti Mohammad - Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Mustar Rusli Mustar Rusli Nelson Tanjung Neshy Sulung NESHY SULUNG Novarah Rilestety Novrinda, Hilza Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nurlaili - Nurlaili Nurlaili Nurlaili Nurlaili Nurlaili Nurlaili, Nurlaili - Nurmalia Ermi NURMALIA ERMI Ocktariana, Ocktariana Peranginangin, Susanti Br Purba, Edy Marjuang Raflizar Raflizar Restu Aulia Restu Auliani Restu Auliani Restu Auliani Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rostika - Flora Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora ROSTIKA FLORA Rostika Flora Rostika Flora Samuel M Samuel Marganda Halomoan Manalu Samuel Marganda Halomoan Manalu Samuel Marganda Halomoan Manalu Samwilson, Samwilson Sinaga, Jernita Situmorang, Agnes Aldani Sri Martini Sri Martini Sri Martini Sri Martini Susanti br Perangin-angin Susanti Perangin-angin Tambunan, Helfi Nolia Tanjung, Nelson TH. Teddy Bambang Th. Teddy Bambang S Theodorus Teddy Bambang Soedjadi Theodorus Teddy Bambang Soedjadi Theodorus Teddy Bambang Soedjadi Yetti Purnama Yuliarti Yuliarti Yusro Paridah Yustina Siregar Siagian Zulkarnain, HM Zulkarnain, Mohammad Zulkarnain, Mohammad -