Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Persediaan Bahan Pangan pada sebuah Rumah Sakit di Kota Depok Ramadhani, Nadhifa Zahra; Saidah, Zumi; Natawidjaja, Ronnie Susman; Sadeli, Agriani Hermita
Agrikultura Vol 33, No 1 (2022): April, 2022
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v33i1.38034

Abstract

RS X Depok merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri dan membutuhkan bahan pangan beras, telur ayam, wortel, buncis, labu siam, melon, pepaya, semangka untuk keberhasilan produksi pengolahan makanan rumah sakit. Selama ini manajemen persediaan bahan pangan di RS X Depok dilakukan berdasarkan estimasi pemesanan sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kuantitas pemesanan persediaan dan frekuensi pemesanan yang dibutuhkan RS X Depok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dan teknik penelitian studi kasus dengan memaparkan pengendalian persediaan bahan pangan yang diterapkan perusahaan kemudian data dianalisis menggunakan metode EOQ. Hasil penelitian menunjukkan pengendalian persediaan bahan pangan di RS X Depok belum optimal karena besarnya frekuensi pemesanan dan jumlah pemesanan dilakukan sedikit demi sedikit. Solusi bagi RS X Depok adalah menggunakan perhitungan metode EOQ. Di RS X Depok tidak terjadi kehabisan persediaan dalam memenuhi kebutuhan produksi karena persediaan masih tersedia saat dibutuhkan. Perhitungan menggunakan metode EOQ memperlihatkan hasil bahwa pada masing-masing bahan pangan yang diteliti terjadi kenaikan jumlah pemesanan dalam satu kali pesan dan penurunan jumlah frekuensi pemesanan dalam satu tahun.
Kajian Preferensi Petani dalam Penggunaan Benih Cabai Merah (Capsicum annuum L.) Bersertifikat di Kabupaten Bandung Arumdewi, Melfa Annisa; Saidah, Zumi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.13231

Abstract

Cabai merah tercatat sebagai satu dari lima komoditas hortikultura terpenting menurut BPS. Cabai merah juga memegang peran sebagai penyumbang inflasi yang berdampak baik bagi konsumen maupun produsen. Namun, fluktuasi produksi cabai merah tercatat dalam beberapa tahun terakhir. Ketidaktepatan penggunaan benih dapat menjadi salah satu penyebab fluktuasi produksi karena produktivitas benih bersertifikat lebih tinggi dan minimnya risiko kegagalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi preferensi melalui karakteristik responden. Responden penelitian berjumlah 100 orang petani cabai merah Kecamatan Pangalengan dan Cimaung. Analisis yang digunakan ialah analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini ialah petani cenderung mempetimbangkan benih bersertifikat dibanding dengan benih yang tidak bersertifikat diperoleh berdasarkan hasil dimana setiap variabel didominasi oleh penggunaan benih bersertifikat.Kata kunci: benih, cabai merah, benih bersertifikat, prefrensi, petani
MENINGKATKAN KAPASITAS PENGELOLA DESA WISATA DALAM MENDUKUNG PARIWISATA YANG BERKELANJUTAN DI DESA GUNUNG MASIGIT Saidah, *Zumi; Djuwendah, Endah; Wulandari, Eliana
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i3.48923

Abstract

Kekayaan sumber daya alam, seni budaya, dan kuliner yang dimiliki oleh Desa Wisata Gunung Masigit sebenarnya merupakan potensi besar yang menjadi peluang Masyarakat dalam mencari nafkah melalui pengembangan sektor pariwisata. Namun sayangnya pengelolaan pariwisata yang ada di Desa Gunung Masigit masih rendah yang mana hal ini ditunjukkan masih belum berjalannya dengan baik Pokdarwis yang telah terbentuk. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola Desa Wisata melalui beberapa kegiatan yang dapat mendukung meningkatnya kapasitas pengelola pariwisata. Metode yang digunakan dalam Pengabdian Masyarakat ini adalah metode Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan menempatkan masyarakat sebagai objek dalam proses pembangunan pedesaan melalui pengelolaan pariwisata. Pengembangan potensi desa wisata tentunya tidak terlepas dari peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang berperan sebagai pengelola Desa Wiasata. Desa Gunung Masigit telah memiliki Pokdarwis namun Pokdarwis tersebut belum terkelola dengan baik yang mana hal ini terbukti dengan masih minimnya keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan pariwisata dan masih berdiri sendiri tanpa melibatkan masyarakat desa. Desa Wisata yang berbasis pada komunitas atau masyarakat menjadi penting mengingat Pokdarwis sebagai pengelola desa wisata memiliki tugas penting dalam mewujudkan keberhasilan desa wisata. Oleh karena itu, maka program pengabdian pada masyarakat ini diarahkan pada kegiatan meningkatkan kapasitas pengelola desa wisata sebagai bentuk dalam mendukung pariwisata yang berkelanjutan.  The wealth of natural resources, arts and culture, and culinary delights owned by the Gunung Masigit Tourism Village actually represents great potential which is an opportunity for the community to earn a living through developing the tourism sector. However, unfortunately tourism management in Gunung Masigit Village is still low, which shows that the Pokdarwis that have been formed are still not running well. This Community Service aims to increase the capacity of Tourism Village managers through several activities that can support the increase in tourism managers. The method used in community service is the Participatory Rural Appraisal (PRA) method by placing the community as an object in the rural development process through tourism management. The development of the potential of a tourist village cannot be separated from the role of the Tourism Awareness Group (Pokdarwis) which acts as the manager of the Wiasata Village. Gunung Masigit Village already has 3 Pokdarwis but these three Pokdarwis are not well managed, which is proven by the lack of community involvement in tourism management and they still stand alone without involving the village community. Community or community-based tourism villages are important considering that Pokdarwis as tourism village managers have an important task in realizing the success of tourist villages. Therefore, this community service program is directed at increasing the capacity of tourist village managers as a form of supporting sustainable tourism.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PAKET WISATA GUNA MENDUKUNG AGROEDUWISATA KAMPUNG PASIR ANGLING Djuwendah, Endah; Karyani, Tuti; Saidah, Zumi; Hasbiansyah, O
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i2.45617

Abstract

PasirAngling merupakan perkampungan yang berada di kaki Gunung Bukit Tunggul, Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Potensi sumberdaya alam, sumberdaya manusia dan sosial budaya mendukung  upaya pertumbuhan ekonomi  Kampung Pasir Angling  melalui integrasi aktivitas pertanian, peternakan, perkebunan dan pariwisata dengn  konsep agrowisata pendidikan. Pengembangan agrowisata kampung psir Angling belum berjalan secra optimal.  Tujuan pengabdian masyarakat ini   adalah untuk memberdayakan potensi wisata  kampung Pasir Angling Desa Suntenjaya berbasis agroeduwisata melalui pembuatan paket wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat menggunakan  pendekatan  Participatory Action Research (PAR) melalui observasi, FGD serta pendampingan yang berorientasi pada  pemberdayaan masyarakat. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatnya kesadaran masyarakat atas potensi wisata dan meningkatkan keterampilan  masyarakat dalam  membuat paket wisata  yang kreatif berdasarkan potensi yang dimiliki. Selanjutnya diperlukan pendampingan yang konsisten dari pemerintah daerah  dan  Dinas  Kebudayaan dan pariwisata agar dapat meningkatkan promosi  paket agroeduwisata tersebut secara gencar menggunakan  media sosial internet dan   kerjasama dengan biro perjalanan wisata.   
Analisis Sikap dan Persepsi Petani untuk Meningkatkan Produksi Cabai Merah Melalui Penggunaan Benih Unggul Saidah, Zumi; Wulandari, Eliana; Hapsari, Hepi
Agrikultura Vol 35, No 2 (2024): Agustus, 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v35i2.53975

Abstract

Komoditas cabai merah menjadi salah satu komoditi yang disukai oleh petani karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi serta menjadi komoditi yang paling sering mendapat perhatian pemerintah. Pemerintah berupaya meningkatkan produksi cabai merah melalui berbagai cara salah satunya melalui menggunakan benih unggul di kalangan petani. Namun hingga saat ini masih terus terjadi fluktuasi produksi cabai merah. Penelitian ini ingin memetakan permasalahan yang membuat fluktuasi produksi cabai merah serta melihat sikap dan persepsi petani dalam pemilihan dan penggunaan cabai merah. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan diagram tulang ikan (fishbone diagram) untuk memetakan permasalahan fluktuasi produksi, model sikap dianalisis dengan model sikap Multiatribut Fishbein, sedangkan persepsi petani terhadap benih cabai merah dianalisis dengan perceptual mapping. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa serangan hama dan penyakit serta kondisi cuaca menjadi faktor utama terjadinya fluktuasi produksi cabai merah. Berdasarkan sikap dan persepsi petani ditemukan bahwa petani lebih senang menggunakan cabai merah varietas TM 999 karena tahan terhadap penyakit antraknosa, layu fusarium dan layu bakteri serta produktivitas per tanaman cukup tinggi.
Transaction Cost Analysis on Revenues and Profits of Red Chili Farming Saidah, Zumi; Harianto, Harianto; Hartoyo, Sri; Asmarantaka, Ratna Winandi
Jurnal Manajemen dan Agribisnis Vol. 16 No. 1 (2019): JMA Vol. 16 No. 1, March 2019
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.513 KB) | DOI: 10.17358/jma.16.1.66

Abstract

This research aimed to analyze the transaction cost structure and the effect of transaction costs on the revenue and profit of red chili farming. The analytical methods used were Transaction Cost Economic (TCE) analysis and multiple regression analysis. This research was conducted in Garut Regency, West Java, on 145 farm households. The research results showed that the highest percentage of transaction cost components was at implementation costs of 25.1 percent, followed by information search costs of 23.1 percent and negotiation costs of 22.3 percent. The number of transaction costs formed in red chili farming was IDR 3,990 727.74 per year. The ratio of transaction costs to total costs was 0.0285. This indicated that farmers had to issue 2.85 percent of the total costs for transaction costs. In addition, the percentages of transaction costs for revenue and profit of red chili farming were 4.65 and 5.27 percent respectively. The results also showed that five variables had significant effects on the benefits of red chili farming. The five variables included the price of chili seeds, manure, insecticides, labor wages, and transaction costs.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN SITE PLAN AGROEDUWISATA SMP BINA HARAPAN JATIGEDE SUMEDANG Djuwendah, Endah; Yudha, Eka Purna; Karyani, Tuti; Wulandari, Eliana; Saidah, Zumi; Rasmikayati, Elly; Syamsiyah, Nur
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.58994

Abstract

Mekarasih is one of the pioneering tourist villages in the Jatigede Reservoir Area of Sumedang Regency which has the potential to be managed as an agrotourism village because of its strategic location on the edge of the reservoir and the potential of its natural resources. The problem in this area is the conversion of rice fields into reservoir waters, thereby reducing agricultural activities as a source of livelihood for the population. Therefore, the solution offered is to develop agro-edutourism that combines agricultural and tourism activities. The Binaraja Millenial Smart Farming (BMSF) Community and the management of SMP Bina Harapan Jatigede are an important part of the development of agro-edutourism in Mekarasih village. This community service (PKM) aims to empower communities based on local resources. Community service is carried out through three stages of activity, namely preparation, implementation, monitoring and evaluation. Community service uses lecture methods, FGD, simulations and practice in making a site plan for an agro-edutourism garden located in the SMP Bina Harapan Jatigede area. The results of the activity show that the PKM target partners are able to understand the concept of agro-edutourism, can prepare agro-edutourism planning according to the characteristics of local resource potential and create agro-edutourism site plan designs. It is hoped that the site plan will be used as a basis for planning to build various tourism support facilities based on the concept of sustainable community-based agro-edutourism.Mekarasih merupakan salah satu desa wisata rintisan di Kawasan Waduk Jatigede Kabupaten Sumedang yang potensial dikelola menjadi desa agrowisata karena letaknya yang strategis di pinggir waduk dan potensi sumber daya alam yang dimilikinya. Permasalahan yang ada di wilayah ini adalah terjadinya alih fungsi lahan sawah menjadi wilayah perairan waduk sehingga berkurangnya aktivitas pertanian sebagai sumber mata pencaharian penduduk. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan adalah mengembangkan agroeduwisata yang memadukan aktivitas pertanian dan pariwisata. Komunitas Binaraja Millenial Smart Farming (BMSF) dan pengelola SMP Bina Harapan Jatigede merupakan bagian penting dalam pengembangan agroeduwisata di Desa Mekarasih. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya lokal. Pengabdian dilakukan melalui tiga tahapan kegiatan yaitu persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Pengabdian menggunakan metode ceramah, FGD, simulasi serta praktik membuat site plan  kebun  agroeduwisata yang berada di kawasan SMP Bina Harapan Jatigede. Hasil kegiatan menunjukkan mitra sasaran PKM mampu memahami konsep agroeduwisata, dapat menyusun perencanaan agroeduwisata sesuai dengan karakteristik potensi sumber daya lokal  dan membuat  rancangan  site plan agroeduwisata. Diharapkan nantinya site plan dijadikan sebagai dasar perencanaan membangun berbagai fasilitas penunjang wisata berdasarkan konsep agroeduwisata berbasis  masyarakat yang berkelanjutan.
ANALISIS PENDAPATAN PETANI DAN KEUNTUNGAN USAHATANI CABAI MERAH KERITING DI DESA SINDULANG, KECAMATAN CIMANGGUNG, KABUPATEN SUMEDANG Amalia, Rizky; Qanti, Sara Ratna; Suminartika, Eti; Saidah, Zumi
Jurnal Agristan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v6i2.12167

Abstract

The price of chilies in West Java has still fluctuated over the last 12 months. Penyangga Aneka Cabai program is considered to be a solution for farmers to increase their income so that farmers have enough capital to carry out chili production and can play a role in maintaining price stability and chili supply. One of the villages used as an area for Penyangga Aneka Cabai is Sindulang Village in Cimanggung District, Sumedang Regency with the main commodity being red chilies. This research aims to analyze the comparison of farmers' income and profits from red chili farming that participate in Penyangga Aneka Cabai program with those that do not participate in Penyangga Aneka Cabai program. This research uses a quantitative approach design, survey method and has a sample size of 67 red chili farmers with appropriate criteria. Data analysis techniques are carried out using descriptive analysis, farming analysis, R/C Ratio analysis, and Kruskal-Wallis and Mann-Whitney statistical test. The research results show that the average income of program farmers is IDR 35,330,175/ha/planting season which is greater than the income of non-program farmers of IDR 30,564,982/ha/planting season. Average R/C value Ratio program farmers is 2.64 which is also greater than non-program farmers, namely 2.03. This research proves that farming carried out by farmers who take part in Penyangga Aneka Cabai Program is more profitable. However, farming carried out by program and non-program farmers is feasible and efficient to operate because both have an R/C value of more than 1. Keywords: Red Chilies, Penyangga Aneka Cabai, Planting Patterns, Intercropping
PERSEPSI MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN TERHADAP PEKERJAAN DI SEKTOR PERTANIAN (PERCEPTION OF JOBS IN AGRICULTURAL SECTOR BY STUDENTS IN FACULTY OF AGRICULTURE AT PADJADJARAN UNIVERSITY) Pratiwi, Pharaz Gemilang; Saidah, Zumi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.14576

Abstract

Provinsi Jawa Barat mengalami fenomena minimnya jumlah tenaga kerja di sektor pertanian yang berumur 15-24 tahun atau generasi Z dengan tingkat pendidikan tinggi. Minimnya jumlah tenaga kerja di sektor pertanian dari generasi Z sebagai mahasiswa dapat disebabkan oleh persepsi pekerjaan di sektor pertanian yang kurang bergengsi; identik dengan kegiatan kotor; melelahkan; berpendapatan rendah; dan kesesuaian pekerjaan tersebut dengan kehidupan seseorang. Alhasil, perlu dilakukan penelitian mengenai persepsi mahasiswa terhadap pekerjaan di sektor pertanian dengan penyesuaian pernyataan sesuai dengan kondisi mahasiswa sebagai mahasiswa fakultas pertanian. Desain penelitian pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif melalui metode survei menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 100 mahasiswa aktif Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Metode analisis data yang digunakan ialah analisis pemetaan menggunakan grafik sarang laba-laba. Hasil penelitian yang didapatkan ialah mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran memiliki persepsi positif mengenai uang saku per bulan yang dimiliki. Adapun persepsi mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran yang tergolong cukup positif, yaitu cukup bergengsi, cukup jauh dari kegiatan kotor, dan cukup sesuai  dengan kehidupan mahasiswa. Sementara, persepsi yang tergolong negatif ialah persepsi melelahkan, baik secara fisik maupun psikis.
ANALISIS DAYA SAING USAHA KOMODITAS PAKCOY INDONESIA PADA PASAR INTERNASIONAL NEGARA TUJUAN EKSPOR Yudha, Eka Purna; Supyandi, Dika; Saidah, Zumi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16158

Abstract

Pakcoy merupakan tanaman sayuran dan termasuk famili sawi (brassicaceae). Pakcoy memiliki peluang pasar yang cukup tinggi karena permintaan masyarakat terhadap sayuran kian meningkat seiring berjalannya waktu dan dengan pertumbuhan penduduk yang semakin bertambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keunggulan komparatif dan kompetitif dari usahatani komoditas pakcoy di Ciparanje, dampak kebijakan yang diterapkan pemerintah terhadap komoditas pakcoy dan menganalisis Policy Analysis Matrix (PAM) terhadap komoditas pakcoy di Ciparanje. Metode yang digunakan yaitu teknik analisis menggunakan PAM. Hasil analisis menunjukan bahwa usahatani pakcoy yang dibudidayakan di Ciparanje memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif. Hal ini terlihat dari nilai PCR dan DCR yang memiliki nilai < 1 serta secara keseluruhan dampak kebijakan pemerintah terhadap input-output pada pengusahaan sawi pakcoy pada lahan Ciparanje Jatinangor, Sumedang Jawa Barat sudah berjalan secara efektif.
Co-Authors Abhyasa Hardhiawan Adi Prasetya Muammar Adrian, Samuel Agriani Hermita Sadeli Alharitsza, Elshafira Almas Dwi Nurshadrina Anggi Sahru Romdon Annisa Fitri Arumdewi, Melfa Annisa Asri Widyasanti Aviola, Zulaika Bajrah, Muhammad Rian Damanik, Marisa Didik, Editya Nugraha Dika Supyandi Dini Rochdiani Drajat, Luthfi Zakaria Eddy Renaldy Eka Purna Yudha Elfa, Muhammad Okiba Jauhari Eliana Wulandari Elly Rasmikayati Elwinda, Derifa Shafa Endah Djuwendah Erna Rachmawati Ernah, Ernah Eti Suminartika Harianto Harianto Hartoyo Hartoyo Haya, Faiza Nasywa Hepi Hapsari Hesty Nurul Utami I Putu Sindhu Respati Widhiguna Idham Parhanudin Irfan Ghani, Mohammad Istiqomah, Nabilla Jihan Marha Karimah, Bella Esla Kartika, Nadhifa Komalawati Kuswarini Kusno Latifa, Nadya Hasna Lestari, Ayuningtyas Puji Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lucyana Trimo Lucyana Trimo, Lucyana Medah, Fenycia Utari Firstianti Nabila Ananda Putri Novianda Fawaz Khairunnisa Novianda Fawaz Khairunnisa Nur Syamsiah Nur Syamsiyah Nurrahman, Iqbal O Hasbiansyah Pandi Pardian Pebriyanti, Viyana Pratiwi, Pharaz Gemilang Putri, Safira Aulia Rahmah, Ulya Rahman, Naufal Ramadhani, Nadhifa Zahra Ramahani, Cinta Rani Andriani Budi Kusumo Ratna Winandi Asmarantaka Reina Ayu Cecilia Resa Ana Dina Rizky Amalia Ronnie S Natawidjaja Ronnie S. Natawidjaja Samuel Lantip Wicaksono Sara Ratna Qanti SETIAWAN, IWAN Setiyaningrum, Kayla Amina Siahaan, Emil Morris Gumanti Siregar, Rini Natalia Subikha, Ikha Sucipto, Ossy Alfiani Sulistyodewi Nur Wiyono SUPYANDI, DIKA Syakirotin, Muthiah Syifa Herliani Trimo, Lucyana Trisna Insan Noor Tuti Karyani Vina Rachmadina Widia Kintan Sabila Firdaus Yosini Deliana Zein, Nufika Shilhan