Claim Missing Document
Check
Articles

Service Quality Evaluation and Farmer Satisfaction in Agribusiness Entrepreneurship Training Programs Zumi Saidah; Eliana Wulandari; Hepi Hapsari
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 13 No. 5 (2025): JIMKES Edisi September 2025
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v13i5.4391

Abstract

This study evaluates service quality and farmer satisfaction in agribusiness-oriented entrepreneurship training programs for corn farmers. The research focuses on identifying gaps between farmers’ expectations and perceptions of training services across five SERVQUAL dimensions: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. A survey was conducted with 100 corn farmers who had participated in entrepreneurship training programs in Majalengka Regency, Indonesia. Data were analyzed using a modified SERVQUAL instrument integrated with Importance–Performance Analysis (IPA) and the Customer Satisfaction Index (CSI) to assess service performance and determine priority areas for improvement. The results indicate that, overall, farmers report a high level of satisfaction with the training programs, as reflected by a CSI value of 85.99 percent. However, the IPA results reveal that responsiveness of trainers and the adequacy of physical facilities remain key areas requiring improvement, as these dimensions exhibit relatively lower performance compared to their perceived importance. In contrast, assurance and empathy demonstrate strong performance and should be maintained to support training effectiveness. This study contributes to agribusiness management literature by providing an evaluative framework for assessing entrepreneurship training quality and participant satisfaction in smallholder farming contexts. Practically, the findings offer managerial and policy insights for training providers and agricultural extension agencies in designing more responsive, well-supported, and sustainable entrepreneurship training programs for corn farmers.   Keywords: service quality, farmer satisfaction, entrepreneurship training, agribusiness management, corn farmers
ANALYSIS OF CONSUMER BEHAVIOR IN CHOOSING ATTRIBUTES OF LARGE RED CHILI WITH A CONJOINT ANALYSIS APPROACH Idham Parhanudin; Zumi Saidah
SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 22, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sepa.v22i2.96132

Abstract

Large red chili is a high value horticultural commodity that plays a vital role in meeting Indonesia's food demands, both for domestic consumption and industrial purposes. The high production rate of red chili corresponds with increasing consumer needs, influenced by diverse preferences that shape purchasing behavior, perceptions, and decisions. This study aims to identify the attributes most considered by consumers and analyze the combinations of large red chili attributes based on consumer preferences in Bandung City. A quantitative descriptive method was employed using questionnaires, with perceptual mapping applied to evaluate consumer perceptions and conjoint analysis used to determine consumer preferences. The findings reveal that consumer perceptions of price and freshness attributes tend to be neutral, with average scores of 3 on a Likert scale. Meanwhile, shelf life, taste, and color are perceived positively, with average scores of 4. Regarding preferences, consumers prioritize a combination of affordable prices (<Rp20,000.00/kg), high shelf life (5–6 days), very fresh conditions, mildly spicy taste, and bright red color. Among all attributes, freshness is identified as the most critical factor based on its relative importance in shaping consumer preferences.
EKONOMI SIRKULAR DAN KETAHANAN PANGAN: PERAN STRATEGIS PEKARANGAN DALAM PERENCANAAN PERDESAAN PARTISIPATIF Eka Purna Yudha; Zumi Saidah; Ernah Ernah; Resa Ana Dina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18463

Abstract

Perencanaan perdesaan partisipatif merupakan pendekatan yang mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengoptimalkan sumber daya lokal, termasuk pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan dan ekonomi sirkular. Penelitian ini dilakukan di Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor, yang menghadapi berbagai permasalahan, seperti pemanfaatan pekarangan yang belum optimal, rendahnya pengetahuan masyarakat dalam mengelola lahan, serta meningkatnya volume sampah tanpa sistem pengelolaan yang efektif. Melalui metode Problem Based Learning (PBL), penelitian ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi serta menawarkan solusi berbasis partisipasi masyarakat, termasuk edukasi, penyuluhan, serta pendampingan dalam budidaya tanaman pangan dan pengolahan sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis partisipatif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan sekaligus mengurangi limbah melalui pendekatan ekonomi sirkular. Model ini tidak hanya meningkatkan kemandirian pangan desa tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan melalui sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Diharapkan, pendekatan ini dapat menjadi model dalam pengembangan desa berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek ketahanan pangan dan pengelolaan limbah.Kata kunci: perencanaan partisipatif, ketahanan pangan, pekarangan produktif, ekonomi sirkular
Karakteristik dan Tingkat Kepuasan Konsumen Rumah Tangga terhadap Pembelian Tomat Sayur di Pasar Tradisional dan Pasar Modern Rini Rismawati; Zumi Saidah
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.24812

Abstract

Tomat sayur merupakan komoditas hortikultura yang banyak dikonsumsi oleh rumah tangga sebagai bahan masakan sehari-hari. Sifatnya yang mudah rusak menjadikan kualitas fisik tomat sangat bergantung pada sistem penanganan selama distribusi, yang dapat berbeda antara pasar tradisional dan pasar modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen rumah tangga yang membeli tomat sayur di pasar tradisional dan pasar modern, serta mengukur tingkat kepuasan mereka terhadap atribut tomat sayur di kedua jenis pasar tersebut. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, pada salah satu pasar tradisional dan pasar modern yang ada di kecamatan tersebut. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik purposive sampling terhadap 100 responden, masing-masing 50 responden di setiap pasar. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif untuk karakteristik konsumen dan Customer Satisfaction Index (CSI) untuk mengukur tingkat kepuasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen pasar tradisional didominasi oleh ibu rumah tangga berusia lebih tua, berpendidikan SMA, dan berpendapatan rendah, sedangkan konsumen pasar modern cenderung berusia lebih muda, berpendidikan perguruan tinggi, dan berpendapatan lebih tinggi. Tingkat kepuasan konsumen di kedua pasar berada pada kategori puas, dengan nilai CSI yang tidak berbeda jauh. Pasar modern secara konsisten mencatatkan nilai kepuasan lebih tinggi pada seluruh atribut, mengindikasikan bahwa sistem penanganan produk yang lebih baik berkontribusi pada kepuasan konsumen yang lebih baik.
Perubahan Pola Konsumsi dan Faktor Penentu Adaptasi Rumah Tangga terhadap Fluktuasi Harga Cabai Merah Kheren Sheila Priztiayanto; Zumi Saidah
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.25088

Abstract

Cabai merah merupakan komoditas hortikultura dengan tingkat konsumsi tinggi yang rentan terhadap fluktuasi harga, sehingga rumah tangga konsumen perlu menyesuaikan perilaku konsumsinya. Kajian ini bertujuan menganalisis perubahan pola konsumsi cabai merah ketika terjadi fluktuasi harga serta mengidentifikasi variabel-variabel yang menentukan pilihan bentuk adaptasi konsumsi rumah tangga konsumen. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung terhadap 100 responden rumah tangga konsumen yang dipilih melalui purposive sampling. Metode analisis yang diterapkan meliputi tabulasi silang (cross-tabulation) dengan uji chi-square dan regresi logistik multinomial. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa kenaikan harga cabai merah secara signifikan berkaitan dengan penurunan jumlah pembelian dan pengurangan intensitas pembelian, sementara pengeluaran mingguan untuk cabai merah tidak mengalami perubahan yang berarti. Faktor-faktor yang secara simultan memengaruhi pilihan adaptasi konsumsi meliputi tingkat pendidikan, ukuran rumah tangga, jumlah anggota keluarga yang menyukai pedas, kuantitas pembelian cabai, intensitas pembelian, tingkat harga, besaran pengeluaran untuk cabai, serta keterlibatan dengan jenis cabai lain. Secara parsial, variabel yang berpengaruh bervariasi antara model cabai merah besar dan cabai merah keriting.
Analisis Kebutuhan Konsumen terhadap Tomat Sayur dengan Pendekatan Regresi Logistik Biner Najwa Faizah; Zumi Saidah
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.24600

Abstract

Tomat sayur merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dikonsumsi rumah tangga karena digunakan dalam berbagai jenis olahan makanan. Namun, tomat termasuk produk yang mudah mengalami kerusakan sehingga konsumen cenderung mempertimbangkan atribut kualitas produk dalam keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan konsumen terhadap tomat sayur serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kebutuhan konsumen menggunakan pendekatan regresi logistik biner. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung yang melibatkan 100 responden rumah tangga yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya simpan tomat menjadi atribut yang paling dipertimbangkan konsumen dengan nilai rata-rata sebesar 4,61 dan termasuk kategori sangat penting. Selain itu, tekstur tomat juga menjadi atribut yang dinilai sangat penting oleh konsumen. Hasil regresi logistik biner menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, pendapatan, dan jumlah anggota keluarga berpengaruh signifikan terhadap kebutuhan konsumen terhadap tomat sayur, sedangkan usia dan frekuensi pembelian tidak berpengaruh signifikan.
Analisis Pendapatan Usahatani Jagung Pipilan di Desa Sukamulya, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut Dinda Kurnia Dewi Suherman; Eliana Wulandari; Zumi Saidah; Erna Rachmawati
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.25010

Abstract

Keberhasilan suatu usahatani dapat dinilai melalui tingkat pendapatan yang dihasilkan. Pada usahatani jagung pipilan, pendapatan dipengaruhi oleh hasil produksi dan penggunaan faktor-faktor produksi. Desa Sukamulya, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut merupakan salah satu wilayah yang mengembangkan budidaya jagung pipilan, namun pendapatan usahatani yang diperoleh masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendapatan usahatani jagung pipilan serta faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pendapatan usahatani. Sebanyak 43 petani jagung pipilan dijadikan responden dalam penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui teknik sensus penduduk. Analisis data dilakukan melalui perhitungan analisis pendapatan usahatani, evaluasi kelayakan melalui Revenue Cost Ratio (RC ratio) serta regresi linier berganda. Rata-rata penerimaan usahatani tercatat sebesar Rp9.123.562 dengan biaya produksi Rp3.651.591, sehingga diperoleh pendapatan sebesar Rp5.471.971 untuk setiap hektar lahan usahatani dalam satu kali musim tanam. Usahatani jagung pipilan masih memberikan keuntungan secara ekonomi yang tercermin dari nilai RC ratio sebesar 2,52. Analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa variasi pendapatan usahatani dipengaruhi oleh produktivitas, luas lahan, tenaga kerja, dan pendidikan. Sebaliknya, penggunaan pestisida, pengalaman dalam mengelola usahatani, dan akses pembiayaan tidak berpengaruh signifikan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan produktivitas serta pengelolaan faktor produksi yang tepat dapat mendukung peningkatan pendapatan usahatani jagung pipilan.
Co-Authors Abhyasa Hardhiawan Adi Prasetya Muammar Adrian, Samuel Agriani Hermita Sadeli Alharitsza, Elshafira Almas Dwi Nurshadrina Anggi Sahru Romdon Annisa Fitri Arumdewi, Melfa Annisa Asri Widyasanti Aviola, Zulaika Bajrah, Muhammad Rian Damanik, Marisa Didik, Editya Nugraha Dika Supyandi Dinda Kurnia Dewi Suherman Dini Rochdiani Ditanisa Amira Silitonga Drajat, Luthfi Zakaria Eddy Renaldy Eka Purna Yudha Elfa, Muhammad Okiba Jauhari Eliana Wulandari Elly Rasmikayati Elwinda, Derifa Shafa Endah Djuwendah Erna Rachmawati Ernah Ernah Eti Suminartika Harianto Harianto Hartoyo Hartoyo Haya, Faiza Nasywa Hepi Hapsari Hesty Nurul Utami I Putu Sindhu Respati Widhiguna Idham Parhanudin Irfan Ghani, Mohammad Istiqomah, Nabilla Jihan Marha Karimah, Bella Esla Kartika, Nadhifa Kheren Sheila Priztiayanto Komalawati Kuswarini Kusno Latifa, Nadya Hasna Lestari, Ayuningtyas Puji Lies Sulistyowati Lies Sulistyowati Lucyana Trimo Lucyana Trimo, Lucyana Medah, Fenycia Utari Firstianti Nabila Ananda Putri Najwa Faizah Novianda Fawaz Khairunnisa Novianda Fawaz Khairunnisa Nur Syamsiah Nur Syamsiyah Nurrahman, Iqbal O Hasbiansyah Pandi Pardian Pebriyanti, Viyana Pratiwi, Pharaz Gemilang Putri, Safira Aulia Rahmah, Ulya Rahman, Naufal Ramadhani, Nadhifa Zahra Ramahani, Cinta Rani Andriani Budi Kusumo Ratna Winandi Asmarantaka Reina Ayu Cecilia Resa Ana Dina Rini Rismawati Rizky Amalia Ronnie S Natawidjaja Ronnie S. Natawidjaja Samuel Lantip Wicaksono Sara Ratna Qanti SETIAWAN, IWAN Setiyaningrum, Kayla Amina Siahaan, Emil Morris Gumanti Siregar, Rini Natalia Subikha, Ikha Sucipto, Ossy Alfiani Sulistyodewi Nur Wiyono SUPYANDI, DIKA Syakirotin, Muthiah Syifa Herliani Trimo, Lucyana Trisna Insan Noor Tuti Karyani Vina Rachmadina Widia Kintan Sabila Firdaus Yosini Deliana Zein, Nufika Shilhan