Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Jurnal Fisika Unand

Pola Sebaran Konvektif Berdasarkan Indeks Konvektif dan Konvergensi Di Sulawesi Selatan Dofiali Dwi Trisnakusumawati; Eko Hadi Sujiono; Pariabti Palloan
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.28 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.4.515-522.2022

Abstract

La Nina merupakan kejadian anomali atmosfer secara global, saat terjadi la nina yang bersamaan dengan musim hujan memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas konvektif dan konvergensi. Sulawesi Selatan mempunyai pesisir, dataran tinggi dan terdapat teluk Bone, mempunyai aktivitas konvektif dan konvergensi yang juga berbeda. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola aktifitas konvektif berdasarkan indeks konvektif dan nilai konvergensi secara temporal dan spasial pada saat periode La Nina dan normal. Data indeks konvektif dari data satelit dan konvergensi angin permukaan, dilakukan pengolahan berdasarkan musiman DJF, MAM, JJA, dan SON serta harian pagi, siang, malam, dan dini hari. Hasil penelitian menunjukkan nilai konvekstif dan konvergensi saat periode la Nina dan normal musim serta harian mempunyai pola yang sama, yang mebedakan adalah nilai Ic. Aktifitas konvektif kuat terjadi di musim MAM dengan Ic > 30 K, selain itu daratan bagian utara terjadi pola aktivitas konvektif dan konvergensi sepanjang musim, diakibatkan dari topografi pegunungan dan terdapat teluk. Pola sebaran konvektif dan konvergensi di perairan terjadi di pagi dan dini hari (pukul 08.00 dan 02.00 WITA), di darat terjadi di siang hari dan malam hari (pukul 14.00 dan 20.00 WITA), hal ini diakibatkan kuatnya aktifitas angin darat dan angin laut yang menyebabkan perbedaan sebaran konvektif dan konvergensi.
Uji Akurasi Ambang Batas Indeks Stabilitas Atmosfer Terhadap Pembentukan Thunderstorm dan Awan Cumulonimbus di Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Hasanuddin Amernurfitra Andi Rusdin; Pariabti Palloan; Subaer Subaer; Adi Prasetiyo
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.355 KB) | DOI: 10.25077/jfu.12.2.268-274.2023

Abstract

Indeks stabilitas memiliki nilai ambang batas dan akurasi nilai ambang batas yang beragam terhadap prakiraan terjadinya awan Cb dan thunderstorm di tiap wilayah, sehingga dengan kondisi tersebut indeks stabilitas sangat menarik untuk dikaji tak terkecuali di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Indeks stabilitas sangat beragam jenisnya, namun yang umum digunakan dalam memprakirakan terjadinya awan Cb dan thunderstorm adalah SI, LI, TTI, SWEAT, KI, dan CAPE. Pada penelitian ini, ambang batas indeks stabilitas terhadap kejadian awan Cb dan thunderstorm hampir identik satu sama lain dengan bulan Desember merupakan bulan dengan ambang batas terendah dan tertinggi bagi tiap-tiap indeks stabilitas terhadap kejadian awan Cb dan thunderstorm. Akurasi ambang batas indeks stabilitas terhadap kejadian awan Cb lebih baik dibandingkan akurasi ambang batas indeks stabilitas terhadap kejadian thunderstorm yang disebabkan oleh awan Cb yang muncul di suatu wilayah belum tentu menghasilkan thunderstorm namun ketika thunderstorm terjadi di suatu wilayah maka thunderstorm tersebut disebabkan oleh adanya awan Cb.
Analisis Hubungan Suhu, Kelembapan Dan Curah Hujan Di Tana Toraja Dengan Fenomena Perubahan Iklim Santonius Sandi Pabontongan; Pariabti Palloan; Agus Susanto
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.4.557-563.2024

Abstract

The impact of climate change has emerged as a strategic issue threatening the national interests and environment, particularly in the context of Tana Toraja in the tropical region of Indonesia. The process of climate change, influenced by both natural factors and human activities, has led to a global increase in temperatures and climate anomalies. The risks of natural disasters, especially those related to rainfall such as floods, landslides, and the spread of diseases, are on the rise. The Indonesian government needs to design region development strategies with low greenhouse gas emissions and control deforestation. This study employs a qualitative descriptive method and utilizes data from the Pongtiku Toraja Meteorological Station from 2000 to 2019 to analyze the patterns of climate change and the impact of the El-Nino Southern Oscillation (ENSO) in Tana Toraja. The research findings indicate a decrease in the annual average air temperature, an increase in air humidity, and a shift in rainfall patterns towards an equatorial climate type. The impact of ENSO on air temperature, humidity, and rainfall is variable. Predictions suggest a decrease in rainfall, but combined analyses show an average increase of 4.5% per year until 2029. This conclusion provides a holistic overview of climate dynamics in Tana Toraja, crucial for understanding and planning adaptation for the future.
Pemetaan Zona Rawan Banjir di Kabupaten Luwu Utara Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) yang Terintegrasi dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) Tiardo Simangunsong; Subaer Subaer; Pariabti Palloan
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.4.525-534.2024

Abstract

Research has been conducted to map flood-prone zones in North Luwu Regency by considering rainfall parameters, soil type, slope, land use, geology, drainage density, road density distance and elevation. The method used in this research is the Analytical Hierarchy Process (AHP) method integrated with Geographic Information Systems (GIS). The purpose of this research is to determine how much each parameter contributes to flood risk and visualize the results in the form of flood-prone maps. The results in this study show that rainfall has the biggest cause of flood risk at 0.30, followed by slope 0.20, land use 0.13, elevation at 0.12, drainage density 0.09, geology 0.07, soil type 0.05, and distance between roads at 0.04. All parameters that have been analyzed, then weighted overlay into a flood-prone map. The mapping results show that North Luwu Regency has a moderate level of flood risk, with an area coverage of 3.813 km2 or 50,78% of the total area. As for the vulnerable level category, it covers an area of 17,48 km2 or 23,28%, and for the moderately vulnerable zone level category it covers an area of 1.939 km2 or 25,82% of the total area. 
Karakteristik Sistem Awan Konvektif Cumulonimbus Berbasis Radar Cuaca C-Band di Sekitar Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar Nabilla Akhirta; Eko Hadi Sujiono; Pariabti Palloan
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.4.568-576.2023

Abstract

Sistem konvektif Cumulonimbus merupakan kumpulan awan yang terdiri dari awan Cumulonimbus dan awan awan lain yang membentuk sebuah sistem, yang dapat menimbulkan cuaca signifikan. Karakteristik fisis dan dinamis Cumulonimbus diperoleh menggunakan radar cuaca C-Band pada musim peralihan dan musim hujan September hingga Februari 2016 – 2022, berpusat pada radius 150 km di sekitar Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Sembilan tipe morfologi sistem konvektif meso-β ditemukan dengan panjang awan 20-220 km dan panjang rata-rata awan 65 km. Sistem konvektif dominan membentuk sistem linier. Morfologi yang paling banyak terbentuk adalah sistem linier Trailing Stratiform, dan sistem seluler Cluster of Cells. Pada musim peralihan, inisiasi Cumulonimbus dominan di dataran tinggi dan pada musim hujan inisiasi dominan di laut pesisir. Secara umum Cumulonimbus matang di laut pesisir pada siang hari. Cluster of Cells dan Bow Echo adalah sistem yang paling aktif di darat, dengan windshear yang relatif lebih kuat dari semua sistem konvektif. Sistem sebagian besar berpropagasi dengan lambat. Vertical wind shear paling besar terjadi pada lapisan 0,3 – 2 km. Verifikasi dari media massa dan laporan pilot menunjukkan bahwa Cumulonimbus dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi dan mengganggu penerbangan.
Pola Sebaran Konvektif Berdasarkan Indeks Konvektif dan Konvergensi Di Sulawesi Selatan Trisnakusumawati, Dofiali Dwi; Sujiono, Eko Hadi; Palloan, Pariabti
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 4 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.4.515-522.2022

Abstract

La Nina merupakan kejadian anomali atmosfer secara global, saat terjadi la nina yang bersamaan dengan musim hujan memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas konvektif dan konvergensi. Sulawesi Selatan mempunyai pesisir, dataran tinggi dan terdapat teluk Bone, mempunyai aktivitas konvektif dan konvergensi yang juga berbeda. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola aktifitas konvektif berdasarkan indeks konvektif dan nilai konvergensi secara temporal dan spasial pada saat periode La Nina dan normal. Data indeks konvektif dari data satelit dan konvergensi angin permukaan, dilakukan pengolahan berdasarkan musiman DJF, MAM, JJA, dan SON serta harian pagi, siang, malam, dan dini hari. Hasil penelitian menunjukkan nilai konvekstif dan konvergensi saat periode la Nina dan normal musim serta harian mempunyai pola yang sama, yang mebedakan adalah nilai Ic. Aktifitas konvektif kuat terjadi di musim MAM dengan Ic > 30 K, selain itu daratan bagian utara terjadi pola aktivitas konvektif dan konvergensi sepanjang musim, diakibatkan dari topografi pegunungan dan terdapat teluk. Pola sebaran konvektif dan konvergensi di perairan terjadi di pagi dan dini hari (pukul 08.00 dan 02.00 WITA), di darat terjadi di siang hari dan malam hari (pukul 14.00 dan 20.00 WITA), hal ini diakibatkan kuatnya aktifitas angin darat dan angin laut yang menyebabkan perbedaan sebaran konvektif dan konvergensi.
Uji Akurasi Ambang Batas Indeks Stabilitas Atmosfer Terhadap Pembentukan Thunderstorm dan Awan Cumulonimbus di Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Hasanuddin Rusdin, Amernurfitra Andi; Palloan, Pariabti; Subaer, Subaer; Prasetiyo, Adi
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.2.268-274.2023

Abstract

Indeks stabilitas memiliki nilai ambang batas dan akurasi nilai ambang batas yang beragam terhadap prakiraan terjadinya awan Cb dan thunderstorm di tiap wilayah, sehingga dengan kondisi tersebut indeks stabilitas sangat menarik untuk dikaji tak terkecuali di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Indeks stabilitas sangat beragam jenisnya, namun yang umum digunakan dalam memprakirakan terjadinya awan Cb dan thunderstorm adalah SI, LI, TTI, SWEAT, KI, dan CAPE. Pada penelitian ini, ambang batas indeks stabilitas terhadap kejadian awan Cb dan thunderstorm hampir identik satu sama lain dengan bulan Desember merupakan bulan dengan ambang batas terendah dan tertinggi bagi tiap-tiap indeks stabilitas terhadap kejadian awan Cb dan thunderstorm. Akurasi ambang batas indeks stabilitas terhadap kejadian awan Cb lebih baik dibandingkan akurasi ambang batas indeks stabilitas terhadap kejadian thunderstorm yang disebabkan oleh awan Cb yang muncul di suatu wilayah belum tentu menghasilkan thunderstorm namun ketika thunderstorm terjadi di suatu wilayah maka thunderstorm tersebut disebabkan oleh adanya awan Cb.
Karakteristik Sistem Awan Konvektif Cumulonimbus Berbasis Radar Cuaca C-Band di Sekitar Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar Akhirta, Nabilla; Sujiono, Eko Hadi; Palloan, Pariabti
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.4.568-576.2023

Abstract

Sistem konvektif Cumulonimbus merupakan kumpulan awan yang terdiri dari awan Cumulonimbus dan awan awan lain yang membentuk sebuah sistem, yang dapat menimbulkan cuaca signifikan. Karakteristik fisis dan dinamis Cumulonimbus diperoleh menggunakan radar cuaca C-Band pada musim peralihan dan musim hujan September hingga Februari 2016 – 2022, berpusat pada radius 150 km di sekitar Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Sembilan tipe morfologi sistem konvektif meso-β ditemukan dengan panjang awan 20-220 km dan panjang rata-rata awan 65 km. Sistem konvektif dominan membentuk sistem linier. Morfologi yang paling banyak terbentuk adalah sistem linier Trailing Stratiform, dan sistem seluler Cluster of Cells. Pada musim peralihan, inisiasi Cumulonimbus dominan di dataran tinggi dan pada musim hujan inisiasi dominan di laut pesisir. Secara umum Cumulonimbus matang di laut pesisir pada siang hari. Cluster of Cells dan Bow Echo adalah sistem yang paling aktif di darat, dengan windshear yang relatif lebih kuat dari semua sistem konvektif. Sistem sebagian besar berpropagasi dengan lambat. Vertical wind shear paling besar terjadi pada lapisan 0,3 – 2 km. Verifikasi dari media massa dan laporan pilot menunjukkan bahwa Cumulonimbus dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi dan mengganggu penerbangan.
Analisis Hubungan Suhu, Kelembapan Dan Curah Hujan Di Tana Toraja Dengan Fenomena Perubahan Iklim Pabontongan, Santonius Sandi; Palloan, Pariabti; Susanto, Agus
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.4.557-563.2024

Abstract

The impact of climate change has emerged as a strategic issue threatening the national interests and environment, particularly in the context of Tana Toraja in the tropical region of Indonesia. The process of climate change, influenced by both natural factors and human activities, has led to a global increase in temperatures and climate anomalies. The risks of natural disasters, especially those related to rainfall such as floods, landslides, and the spread of diseases, are on the rise. The Indonesian government needs to design region development strategies with low greenhouse gas emissions and control deforestation. This study employs a qualitative descriptive method and utilizes data from the Pongtiku Toraja Meteorological Station from 2000 to 2019 to analyze the patterns of climate change and the impact of the El-Nino Southern Oscillation (ENSO) in Tana Toraja. The research findings indicate a decrease in the annual average air temperature, an increase in air humidity, and a shift in rainfall patterns towards an equatorial climate type. The impact of ENSO on air temperature, humidity, and rainfall is variable. Predictions suggest a decrease in rainfall, but combined analyses show an average increase of 4.5% per year until 2029. This conclusion provides a holistic overview of climate dynamics in Tana Toraja, crucial for understanding and planning adaptation for the future.
Pemetaan Zona Rawan Banjir di Kabupaten Luwu Utara Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) yang Terintegrasi dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) Simangunsong, Tiardo; Subaer, Subaer; Palloan, Pariabti
Jurnal Fisika Unand Vol 13 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.13.4.525-534.2024

Abstract

Research has been conducted to map flood-prone zones in North Luwu Regency by considering rainfall parameters, soil type, slope, land use, geology, drainage density, road density distance and elevation. The method used in this research is the Analytical Hierarchy Process (AHP) method integrated with Geographic Information Systems (GIS). The purpose of this research is to determine how much each parameter contributes to flood risk and visualize the results in the form of flood-prone maps. The results in this study show that rainfall has the biggest cause of flood risk at 0.30, followed by slope 0.20, land use 0.13, elevation at 0.12, drainage density 0.09, geology 0.07, soil type 0.05, and distance between roads at 0.04. All parameters that have been analyzed, then weighted overlay into a flood-prone map. The mapping results show that North Luwu Regency has a moderate level of flood risk, with an area coverage of 3.813 km2 or 50,78% of the total area. As for the vulnerable level category, it covers an area of 17,48 km2 or 23,28%, and for the moderately vulnerable zone level category it covers an area of 1.939 km2 or 25,82% of the total area. 
Co-Authors A. Hakim, A. A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Haris Abdul Haris Achmad Noerkhaerin Putra Adi Prasetiyo Adi Prasetiyo, Adi Afridha Nurfadhyla Agus Susanto Agus Susanto Agustinus Jarak Patandean Ahmad Dahlan Ahmad Swandi Ahmad Yani Aisyah Azis Akhirta, Nabilla Aldena Aenun R Sakona Ali, M. Sidin Amernurfitra Andi Rusdin Andhi Ahmad Setiawan Andi Bida Purnamasari Andi Musniar Anggi Ayu Ustari Arie Arma Arsyad Arsyi, Nurul Ayu Safitri Basri, Muh. Bahly Cahya Swastika Populasi Cynthia Cynthia Deni Aldian Destalina, Destalina Dian Mukarramah Dofiali Dwi Trisnakusumawati Eko Hadi Sujiono Eko Hadi Sujiono Eko Hadi Sujiono Eko Hadi Sujiono Farida Farida Fatmawati Fatmawati Fatmawati, Fatmawati Fauziah Rasyid H, Hasnawati Halim, Anis Diyana Haris , Abdul Hasan Hasan Hasyi, Mutahharah Herlina Bunga' Karongi Herlina Herlina Husain Husain Ida Ayu Putu Sri Widnyani Iftitah, Nur Imanuela Indah Pertiwi Irfandy, Jeszy Wan Irna Yosa Jainuddin Jainuddin Jasruddin Daud Malago Jaya, Nur Azizah Jeszy Wan Irfandy Kaharuddin Kaharuddin Arafah Kaharuddin Arafah Khaeruddin Khaeruddin Khaeruddin Khaeruddin, Khaeruddin M. A Martawijaya M. A. Martawijaya M. Yogi Riyantama Isjoni Mahagnyana Mahir Mahir, Mahir Malino, Chaterina Restu Mardawiah Mardianti Rukmana Mawarni, Erna Meytij Jeanne Rampe Miftafari Zakaria Minarty Pareken, Minarty Mirna Muh Arham Muhamad Arsyad Muhammad Arsyad Muhammad Arsyad Muhammad Sidin Ali Muhammad Sidin Ali Muhammad Sidin Ali Musgamy, Hijrah K. Mutahharah Hasyi Mutahharah Hasyim, Mutahharah Nabilla Akhirta Nasmur MT Kohar Nasrul Ihsan Nasrul Ihsan Nasrul Ihsan Nayla Alvina Rahma Ningrum, Agustin Wahyu Trisna Nisa, Ainin Zahratun Nur Aminuddin Ansar Nur Fadhilah Nur Ika Akbar Nurazizah Sarip Nurhasmi Nurhasmi Nursarita Nursarita Nursarita, Nursarita Nurul Arsyi Nurul Ulfiah Nurwati Nurwati Pabontongan, Santonius Sandi R, Nur Hijrah Muthmainnah Rahmadhanningsih, Sri Rajab Rajab Ramadhana M, Sitti Magfirah Ridwansyah Ridwansyah Rihan Muhammad Alghifari Rismanto Effendi Rizkika, Fitrah Rosmiati S Rusdin, Amernurfitra Andi S A Suharman S, Sulfianty Said, Sukmawati Santonius Sandi Pabontongan Sanusi, Dirga Kaso Saputra, M Reski Sembiring, Rinawati Siew Wei, Tho Simangunsong, Tiardo Sparisoma Viridi Subaer - Subaer Subaer Subaer Subaer Suharlan, Lisa Sutami Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sulfianty S sulis, sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty Sulistiawaty, Sulistiawaty Syahbani, Yulia Syahruni, Risda Tabita, Novelita Tiardo Simangunsong Tri Hastiti Fiskawarn Triatmoko, Danu Trisnakusumawati, Dofiali Dwi Trisno Setiawan Trisno Setiawan, Trisno Ulfiana, Amhar ulpiana, ulpiana Usman Usman Usman Usman Usman, U. Vicran Zharvan Vistarani Arini Tiwow Wahyu Nugraha Wiwik Handayani Yersi Yusuf, Nurfadillah Zulfaniar Zulfikar Zulfikar