Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Impelementasi model discovery learning berbasis media educandy terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV sekolah dasar Tri Septiana Sari; Fadhilah Khairani; Deviyanti Pangestu; Frida Destini
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 5 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i5.105920

Abstract

The problem in this study is the low learning outcomes of students in IPAS subjects in grade 4 of SD Negeri 1 Nunggalrejo. This happens because of the use of learning models and media that are less innovative. The purpose of this study was to determine the effect of discovery learning model based on educandy media on learning outcomes. The research design used is a non-equivalent control group design that uses experimental classes and control classes with a population and a sample of 40 students. Data collection techniques using tests and nontests. Data were analyzed through simple regression tests. The results of the simple regression test show that the results of Fcount> Ftable are 77,353 > 4.41 with a significance of 0.000 <0.05, which means that there is a significant effect on the implementation of the discovery learning model based on educandy media on the learning outcomes of IPAS class IV elementary school students.
NING MODEL BASED ON POP-UP BOOK ON CONCEPTUAL UNDERSTANDING OF FIFTH-GRADE ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Widia Nata Saputri; Deviyanti Pangestu; Yoga Fernando Rizqi; Fadhilah Khairani
Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Pendidikan Dasar - Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpd.v17i1.68388

Abstract

Pemahaman konsep merupakan kemampuan penting yang membantu peserta didik dalam memahami, menghubungkan, serta menerapkan pengetahuan secara bermakna dalam berbagai situasi pembelajaran. Namun, kemampuan pemahaman konsep peserta didik kelas V sekolah dasar, khususnya pada mata pelajaran IPAS, masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan model Discovery Learning berbasis Pop-Up Book terhadap pemahaman konsep peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental design melalui desain non-equivalent control group. Populasi penelitian berjumlah 42 peserta didik, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh peserta didik kelas V dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan non-tes berupa lembar observasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Discovery Learning berbasis Pop-Up Book efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPAS peserta didik kelas V sekolah dasar.
Pengaruh Model Project Based Learning Berbasis Wordwall terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif IPAS Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Rellys Pratiwi; Deviyanti Pangestu; Yoga Fernando Rizqi; Frida Destini
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8647

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah perlunya meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik sekolah dasar melalui penerapan model Project Based Learning berbasis Wordwall yang inovatif dan sesuai dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21 Keterampilan berpikir kreatif memiliki peran penting yang harus dimiliki oleh peserta didikĀ  guna menghadapi beragam tantangan yang muncul, baik selama proses pembelajaran maupun dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. Meninjau permasalahan tersebut, penelitian ini berfokus pada kurang terukurnya pemahaman berpikir kreatif peserta didik di SD Negeri 1 Natar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning berbasis wordwall terhadap kemampuan berpikir kreatif IPAS peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment nonequivalent control group design. Populasi berjumlah 88 dan sampel yang digunakan yaitu 28 peserta didik kelas VC dan 30 peserta didik kelas VB, sampel ditentukan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa soal uraian dan non tes berupa observasi. Data dianalisisĀ  menggunakan uji N-Gain dan uji hipotesis menggunakan uji regresi linier sederhana serta uji T dengan hasil nilai signifikansi uji regresi linier sederhana sebesar 0,000 < 0,05, dan hasil nilai uji T sebesar 0,31 < 0,05 sehingga Ha diterima. Rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,4420 lebih tinggi dibanding kelas kontrol sebesar 0,3928 meskipun keduannya berada pada kategori sedang. Hasil penelitian ini adalah model Project Based Learning berbasis wordwall berpengaruh signifikan dan lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif IPAS peserta didik kelas V SD Negeri 1 Natar tahun ajaran 2025/2026.
Penggunaan E-LKPD berbasis problem based learning terhadap pemahaman konsep IPAS peserta didik kelas IV sekolah dasar Ricca Tri Fadillah; Deviyanti Pangestu; Siti Nurjanah
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 1 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i1.114803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan lembar kerja siswa elektronik (E-LKPD) berbasis Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) terhadap pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Partisipan penelitian adalah siswa kelas empat SD 4 Kedondong, terdiri dari 18 siswa di kelas eksperimen dan 17 siswa di kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi. Instrumen yang digunakan adalah tes esai yang dirancang berdasarkan indikator pemahaman konsep. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar menggunakan E-LKPD berbasis PBL mengalami peningkatan pemahaman konsep yang signifikan lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar menggunakan lembar kerja konvensional. Temuan ini menunjukkan bahwa E-LKPD berbasis PBL mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman konsep siswa terhadap IPAS.
Penggunaan Pendekatan Computational Thinking Pada Mata Pelajaran Matematika Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Arcilia Intan Permadani; Deviyanti Pangestu; Miranda Abung; Frida Destini
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 1 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i1.115551

Abstract

Rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran menjadi permasalahan yang perlu diperhatikan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan pendekatan Computational Thinking terhadap keterampilan berpikir peserta didik serta perbedaan keterampilan berpikir kritis peserta didik anatara yang menggunakan pendekatan Computational Thinking dan pendekatan saintifik. Penelitian ini menggunakan quasi experimental design dengan pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari 42 peserta didik kelas IV yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan 21 anak kelas IVA sebagai kelas eksperimen dan 21 anak kelas IVB sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes dan non-tes yang telah divalidasi. Analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa pendekatan Computational Thinking memberikan kontribusi sebesar 52,4% terhadap keterampilan berpikir kritis. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan keterampilan berpikir kritis antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pendekatan Computational Thinking dapat digunakan sebagai alternatif pendekatan pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik.
Flashcard: Berpengaruh Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas IV di Sekolah Dasar Evangeline Yuana Elvida; Deviyanti Pangestu; Roy Kembar Habibi; Ari Sofia
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5174

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media flashcard terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dengan desain nonequivalent control group design melalui pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 43 peserta didik, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran pada kelas eksperimen mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik secara lebih optimal dengan rata-rata skor N-Gain sebesar 0,62, jauh melampaui kelas kontrol yang hanya mencapai 0,31. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Independent Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan media flashcard terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas IV pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai signifikansi yang menunjukkan bahwa hipotesis diterima.