Claim Missing Document
Check
Articles

Found 238 Documents
Search
Journal : Interaksi Online

Hubungan Terpaan Iklan, Terpaan Publisitas, dan Terpaan Promosi Penjualan KFC dengan Keputusan Pembelian Satryani, Melinda Wita; Pradekso, Tandiyo; Setyabudi, Djoko; Ulfa, Nurrist Surayya
Interaksi Online Vol 2, No 3: Agustus 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.373 KB)

Abstract

Dalam bersaing dengan kompetitor, KFC menggunakan bauran promosi sebagai alat dalam memasarkan dan mengkomunikasikan produknya kepada masyarakat. Sebelumnya KFC telah menggunakan alat promosi berupa iklan dan publisitas sebagai bauran promosinya namun bauran promosi ini belum banyak berpengaruh terhadap peningkatan pembelian produk KFC. Memasuki tahun 2012 KFC menambah bauran promosi dengan alat promosi berupa promosi penjualan yang mana hal ini berdampak positif dalam peningkatan penjualan produk KFC. KFC hingga kini masih konsisten menggunakan ketiga bentuk promosi terseb dan mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara terpaan iklan, terpaan publisitas dan terpaan promosi penjualan KFC dengan keputusan pembelian. Dengan mengacu pada teori Cognitive Respons dan teori behavior learning dalam prinsip Operant Conditioning. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplanatori. Penelitian ini menggunakan teknik non random Sampling dengan cara purposive sampling sebagai teknik untuk menentukan sampel. Terdapat 70 responden yang menjadi sampel. Alat yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah uji statistik korelasi Kendalls.Hasil penelitian pada pengujian hipotesis pertama menunjukkan bahwa ada korelasi yang signifikan antara terpaan iklan dan terpaan publisitas KFC dengan Keputusan Pembelian. Hal ini ditunjukkan dengan angka signifikansi sebesar 0.000 dan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.163. Selanjutnya hasil pengujian hipotesis kedua menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara terpaan promosi penjualan KFC dengan keputusan pembelian. Hipotesis kedua dalam penelitian ini ditunjukkan oleh angka signifikansi sebesar 0,000 di leverl signifikansi1% dengan koefisien korelasi sebesar 0,625Kata kunci : Terpaan Iklan, Terpaan Publisitas, Terpaan Promosi Penjualan, Keputusan Pembelian.
PENGARUH KOMUNIKASI PERSUASIF GURU DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA JAWA DAMAYANTI, ASTRID; Suprihatini, Taufik; Pradekso, Tandiyo
Interaksi Online Vol 2, No 2: April 2013
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTTITLE : THE INFLUENCE OF PERSUASIVE COMMUNICATIONAND STUDENT MOTIVATION TO STUDY JAVANESETOWARD STUDENT ACHIEVEMENT AT THE SUBJECTNAME : ASTRID DAMAYANTINIM : D2C006013Javanese is one of the significant subject that is learned in every junior highschool. However, the students tend to disparage this subject that bring them not tounderstand how the language works. Javanese is considered as traditional and oldfashioned one that make students not interested and feel lazy to study it.This research has been done to found out the influence of persuasivecommunication by teacher and the students motivation to study Javanese toward theirachievement at the subject. Theory that used in this research is about persuasivecommunication by Effendy (1992: 12). The research itself is explanatory one withquantitative approach. The population taken in this research are students from 9th and10th grade of junior high school (SMP) in Semarang Tengah. The sample is taken bystratified proporsional random sampling while the sample itself is 96 persons.Meanwhile, the data is analyzed by regression test of quantitative analysis that usedcalculation from SPSS program (Statistical Product and Service Solution).The result indicates that persuasive communication by teacher (X1) hasinfluenced towards students achievement at Javanese (Y). It can be evidenced bycalculation with statistical test that obtained error probability (sig) 0,000 (<0,05) andR square value is 0.191. It means that persuasive communication by teacher hasinfluenced students achievement 19,1%. Meanwhile, students motivation to study(X2) has also influenced their achievement at Javanese (Y). It can be evidenced byhypothesis test that obtained error probability (sig) 0,000 (<0,05) and R square valueis 14,1%. Regression test indicated that 19,1% and 14,1 % of the study achievementfactors can be explained by persuasive communication by teacher and studentsmotivation to study, while the others 66,8% by other factors that was not be studiedin the research, like intelligence, maturity, and family factor.Keywords : Persuasive, Motivation, AchievementABSTRAKSIJUDUL : PENGARUH KOMUNIKASI PERSUASIF GURU DAN MOTIVASIBELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI SISWA PADA MATAPELAJARAN BAHASA JAWANAMA : ASTRID DAMAYANTINIM : D2C006013Mata pelajaran bahasa Jawa merupakan salah satu pelajaran yang penting dan ada didalam kurikulum setiap sekolah menengah. Akan tetapi, tak banyak siswa yang bisa menguasaipelajaran ini. Hal tersebut disebabkan karena siswa memiliki kecenderungan sikap meremehkanbahasa Jawa, karena bahasa Jawa dipandang sebagai bahasa tradisional yang kuno, danketinggalan jaman. Sehingga membuat siswa menjadi tidak tertarik dan malas untukmempelajarinya.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh komunikasi persuasif guru danmotivasi belajar siswa terhadap prestasi siswa pada mata pelajaran bahasa Jawa. Teori yagdigunakan untuk mendukung penelitian ini adalah konsep komunikasi persuasif dari Effendy(Effendy, 1992: 12). Penelitian ini merupakan penelitian bertipe eksplanatori dengan pendekatankuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri kelas IX dan X yangbersekolah di wilayah kecamatan Semarang Tengah. Teknik sampling yang digunakan dalampengambilan sampel adalah stratified proporsional random sampling dengan jumlah sampelsebanyak 96 orang. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatifdengan uji regresi yang menggunakan perhitungan dengan program SPSS (Statistical Productand Service Solution).Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi persuasif guru (X1) berpengaruhterhadap prestasi siswa pada mata pelajaran bahasa Jawa (Y). Hal ini dibuktikan berdasarkanperhitungan melalui uji statistik dimana diperoleh probabilitas kesalahan (sig) sebesar 0,000(<0,05) dengan nilai R square sebesar 0.191. Artinya, komunikasi persuasif guru mempengaruhiprestasi siswa sebesar 19,1%. Sedangkan untuk variabel motivasi belajar siswa (X2) ternyatajuga berpengaruh terhadap prestasi siswa pada mata pelajaran bahasa Jawa (Y). Hal iniberdasarkan data uji hipotesis, diperoleh probabilitas kesalahan (sig) sebesar 0,000 (<0,05)dengan nilai R square sebesar 0,141. Artinya, bahwa motivasi belajar siswa mempengaruhiprestasi siswa sebesar 14,1%. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa 19,1% dan 14,1 % faktorfaktorprestasi belajar dijelaskan oleh komunikasi persuasif guru dan motivasi belajar siswa,sedangkan sisanya 66,8% dijelaskan oleh faktor- faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitianini, seperti kecerdasan siswa, kematangan individu, dan kondisi keluarga.Key Words : Persuasif, Motivasi, PrestasiPENDAHULUANPeran seorang guru yang mengajar di dalam kelas sangat menentukan prestasi akademikpara siswanya. Guru sebagai komunikator dan siswa sebagai komunikan harus mempunyaikesamaan makna agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan maksimal, atau dengan katalain isi pesan yang disampaikan komunikator dapat tersampaikan oleh komunikan. Komunikasiantara guru dan siswa menunjukkan proses dimana orang-orang yang terlibat didalamnya salingmempengaruhi. Suatu komunikasi bisa dikatakan efektif apabila dapat mencapai tujuan atausasaran sesuai dengan maksud si pembicara.Akan tetapi dalam kenyataannya tidak jarang hubungan guru dan siswa di dalam kelaskurang berjalan sebagaimana mestinya, dimana siswa mengalami kesulitan memahami materipelajaran saat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar. Mata pelajaran bahasa Jawa bukanlahpelajaran yang baru bagi para siswa, karena pelajaran ini mulai diterima oleh siswa semenjakmereka berada di Sekolah Dasar (SD), artinya hingga lulus SD mereka sudah 6 tahunmempelajari bahasa Jawa. Namun kenyataannya, tak banyak siswa yang bisa menguasaipelajaran ini. Hal tersebut disebabkan karena siswa memiliki kecenderungan sikap meremehkanbahasa Jawa, karena bahasa Jawa dipandang sebagai bahasa tradisional yang kuno, danketinggalan jaman.Persoalan ini tidak jarang membuat siswa merasa kesulitan saat berlangsungnya kegiatanbelajar mengajar. Sehingga membuat siswa menjadi tidak tertarik dan malas untukmempelajarinya. Dapat dilihat selama beberapa tahun terakhir di Semarang, nilai rata-rata bahasaInggris di sejumlah sekolah justru lebih tinggi dari nilai mereka dalam bahasa Jawa. Hal tersebutdapat terlihat pada rendahnya nilai siswa pada mata pelajaran bahasa Jawa di sekolah-sekolah.Nilai rata-rata untuk bahasa Inggris adalah 60,73, sedangkan nilai rata-rata untuk bahasa Jawahanya 51,02. (www.jatenginfo.web.id, 1 Okt 2011: 20.41). Di dalam memperoleh prestasiakademik, siswa memerlukan motivasi di dalam dirinya. Motif-motif penyebab timbulnyamotivasi bagi siswa bisa bermacam-macam. Reward yang diberikan bagi siswa apabila siswamencapai tingkat prestasi tertentu adalah salah satu motif didalam berprestasi.Melihat fenomena yang menunjukan rendahnya nilai dan ketertarikan siswa pada matapelajaran bahasa Jawa, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai pengaruhkomunikasi persuasif guru dan motivasi belajar terhadap prestasi akademik siswa pada matapelajaran bahasa Jawa.PEMBAHASANBeberapa teori yang terkait dengan tujuan penelitian diatas, yaitu:Menurut Effendy, komunikasi persuasif adalah penyampaian pesan yang dilakukan olehkomunikator sedemikian rupa dengan tujuan untuk mengubah sikap, pendapat, atau perilakukomunikan (Effendy, 1992: 12). Komunikasi persuasif juga didefinisikan sebagai perubahansikap akibat paparan informasi dari orang lain. Setiap informasi mempunyai potensi besar dalammempengaruhi sistem sikap dan perilaku seseorang. Sikap dan perilaku seseorang dapat berubahdengan adanya tambahan informasi baru(Werner dan James, 2008: 177) Dalam teoripenggabungan informasi, dikatakan bahwa perubahan sikap seseorang dapat terjadi ketika adatambahan informasi-informasi baru. Sama halnya ketika proses belajar mengajar berlangsung,dimana guru mengkomunikasikan informasi berupa materi pelajaran bahasa Jawa, yangkemudian informasi baru tersebut diterima siswa dan dipercayai oleh siswa, sehingga merubahsikap siswa yang menerima informasi tersebut (Littlejohn, 2009: 111-112). Informasi yangdisampaikan komunikator merupakan informasi yang berupa bujukan (persuasi) dengan tujuanagar komunikan mengubah sikap dan perilakunya sesuai dengan keinginan komunikator.Berdasarkan definisi di atas, jadi komunikasi persuasif guru saat mengajar adalahpenyampaian pesan yang dilakukan oleh guru dengan tujuan mengubah sikap, pendapat, atauperilaku siswa. Dalam hal ini guru, tentu menginginkan agar prestasi belajar siswa berupa nilaimata pelajaran menjadi semakin baik. Dimana prestasi itu sendiri diartikan oleh Djamarahsebagai perubahan sikap, pengetahuan dan ketrampilan siswa sebagai hasil dari interaksi denganpara guru di sekolah (Djamarah, 1994: 23), dan prestasi juga diartikan sebagai hasil yang telahdicapai atau diperoleh siswa berupa nilai mata pelajaran (Nurkencana, 1986 : 62). Maka prestasisiswa merupakan perubahan sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa berupa nilai matapelajaran sebagai hasil dari interaksi dengan para guru di sekolah. Berdasarkan pengertian di atasdapat disimpulkan, komunikasi persuasif guru saat mengajar adalah penyampaian pesan yangdilakukan oleh guru dengan tujuan mengubah prestasi siswa.Untuk membangkitkan semangat dan kegairahan para siswa dalam belajar bahasa Jawa,diperlukan adanya motivasi atau dorongan dengan harapan para siswa tertarik dan memilikisemangat yang tinggi dalam belajar bahasa Jawa. Motivasi belajar adalah keinginan ataudorongan untuk belajar. Didalam kegiatan belajar mengajar motivasi sangat diperlukan karenamotivasi dapat mendorong siswa untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu yang berhubungandengan kegiatan belajar mengajar. Siswa dengan motivasi belajar rendah mengerjakan tugassekolah akan menjadi malas bahkan tidak dikerjakan sehingga mencapai prestasi yang rendah,begitu juga sebaliknya (Ghozali, 1984: 40).Secara konseptual dan operasional, ketiga variabel pada penelitan ini memiliki definisidan indikator sebagai berikut:1. Komunikasi persuasif guru adalah penyampaian pesan berupa ilmu pengetahuan daripendidik kepada peserta didik dengan cara tertentuIndikator: Pemilihan BahasaGuru menyampaikan materi menggunakan bahasa yang sederhana dan mudahdimengerti PengulanganGuru mengulang materi yang telah disampaikan sebelumnya InteraktifGuru melibatkan siswa untuk aktif di dalam kelas EvaluasiGuru memberikan evaluasi belajar InovasiGuru menggunakan media dalam menyampaikan materi2. Motivasi belajar diartikan sebagai serangkaian usaha yang dilakukan siswa gunamencapai hasil atau tujuan tertentuIndikator: Frekuensi belajarTingkat keseringan siswa belajar bahasa Jawa Durasi belajarLama waktu belajar bahasa Jawa3. Prestasi adalah hasil belajar yang menunjukan ukuran kecakapan yang dicapai dalambentuk nilaiIndikator: Nilai mata pelajaran bahasa Jawa siswa di sekolahTipe penelitian yang digunakan adalah penelitian eksplanatori, yaitu penelitian yangbertujuan untuk menguji hipotesis mengenai hubungan kausal antar variabel yang diteliti, yaitupengaruh komunikasi persuasif guru (X1) dan motivasi belajar siswa (X2) terhadap prestasi siwapada mata pelajaran bahasa Jawa (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negerikelas IX dan X yang bersekolah di wilayah kecamatan Semarang Tengah, yaitu SMPN 3, SMPN7, SMPN 32, SMPN 36, dan SMPN 38. Teknik sampling yang digunakan dalam pengambilansampel adalah stratified proporsional random sampling suatu sampel yang diambil denganmemilih responden secara proporsional dari populasi sasaran yaitu siswa SMPN kelas IX dan Xdari sekolah-sekolah yang berada di kecamatan Semarang Tengah dengan jumlah sampelsebanyak 96 orang..Digunakan analisis yang bersifat kuantitatif untuk menguji pengaruh dari komunikasipersuasif guru dan motivasi belajar siswa (variabel X) terhadap prestasi siwa pada mata pelajaranbahasa Jawa (variabel Y). Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatifdengan uji statistik yang menggunakan uji regresi dengan menggunakan perhitungan denganprogram SPSS (Statistical Product and Service Solution).Hasil penelitian menunjukan bahwa uji hipotesis untuk pengaruh variabel komunikasipersuasif guru (X1) terhadap prestasi siswa (Y) menunjukkan bahwa regresi signifikan. Haltersebut ditunjukkan dengan nilai p-value sebesar 0,00. Dengan demikian regresi dikatakansignifikan pada taraf 99% karena 0,000 < 0,01. Maka Ho ditolak dan Ha diterima, yakni variabelkomunikasi persuasif guru memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi siswa. Hasil ujiregresi menunjukkan bahwa nilai R Square yang diperoleh sebesar 0,191, yaitu bahwa kontribusipengaruh variabel komunikasi persuasif guru terhadap variabel prestasi siswa adalah sebesar19,1%.Sedangkan, hasil uji hipotesis untuk pengaruh motivasi belajar siswa (X1) terhadapprestasi siswa (Y) menunjukkan bahwa regresi signifikan. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilaip-value sebesar 0,00. Dengan demikian regresi dikatakan signifikan pada taraf 99% karena 0,000< 0,01. Maka Ho ditolak dan Ha diterima, yakni variabel motivasi belajar siswa memilikipengaruh signifikan terhadap prestasi siswa. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa nilai R Squareyang diperoleh sebesar 0,141, yaitu bahwa kontribusi pengaruh variabel motivasi belajar siswaterhadap variabel prestasi siswa adalah sebesar 14,1%.Dalam penelitian ini pengaruh komunikasi persuasif guru terhadap prestasi siswadijelaskan dengan menggunakan pendapat dari Effendy, Djamarah, dan Nurkencana, yangmengatakan bahwa komunikasi persuasif guru adalah penyampaian pesan yang dilakukan olehguru dengan tujuan mengubah prestasi siswa. Adapun pengertian prestasi dalam hal inimerupakan perubahan sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa berupa nilai mata pelajaransebagai hasil dari interaksi dengan para guru di sekolah. Pendapat ini menjelaskan bahwapenyampaian pesan berupa informasi baru yang dilakukan oleh guru dapat mempengaruhi sistemsikap dan perilaku siswa yang kemudian ditunjukkan dalam bentuk nilai dan disebut denganprestasi (lihat bab 1 hal. 13 dan 16).Hal itu sesuai dengan teori perubahan sikap Hovland, yang menjelaskan bahwa sikap itudapat terbentuk dan sikap dapat berubah melalui proses komunikasi. Serupa dengan Hovland,dalam teori penggabungan informasi, dikatakan bahwa perubahan sikap seseorang dapat terjadiketika ada tambahan informasi-informasi baru. Hovland, Janis & Kelly juga beranggapan bahwaproses dari perubahan sikap adalah serupa dengan proses belajar. Persuasi dipandang sebagaisebuah cara belajar. Dalam teori belajar (learning theory) perilaku manusia dipandang sebagaisebuah rangkaian stimulus- respon. Keadaaan manusia secara terus menerus diserang olehstimulus atau rangsangan. Kemudian apa yang dilakukan manusia merupakan hasil daripemrosesan stimulus yang ditanggapi manusia sebagai respon. Teori ini dapat memprediksiperilaku sehingga kemudian dapat mengontrolnya sesuai kehendak komunikator. Dengan katalain komunikator dapat mengarahkan perilaku seseorang ke arah yang dikehendakinya (lihat bab1 hal. 15).Dari penjelasan di atas digambarkan bahwa ketika proses belajar mengajar berlangsung,dimana guru mengkomunikasikan informasi berupa materi pelajaran bahasa Jawa, yangkemudian informasi baru tersebut diterima siswa dan dipercayai oleh siswa. Sehingga dapatmerubah sikap siswa yang menerima informasi tersebut. Informasi yang disampaikan gurumerupakan informasi yang berupa bujukan (persuasi) dengan tujuan agar siswa mengubah sikapdan perilakunya sesuai dengan keinginan guru. Dalam hal ini guru, tentu menginginkan agarprestasi belajar siswa berupa nilai mata pelajaran menjadi semakin baik. Dari hasil pengujianmenunjukkan bahwa komunikasi persuasif guru memiliki pengaruh yang signifikan terhadapprestasi siswa.Hipotesis mengenai motivasi belajar siswa juga dapat dibuktikan dengan memperhatikanhasil penelitian yang disajikan. Hasil penelitian menyebutkan hal yang sesuai dengan hipotesis,yaitu motivasi belajar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi siswa. Lingrenmengatakan bahwa motivasi belajar adalah dorongan yang ada pada seseorang yangberhubungan dengan prestasi. Sama halnya dengan yang disampaikan oleh Ghozali, bahwa siswadengan motivasi belajar rendah mengerjakan tugas sekolah akan menjadi malas bahkan tidakdikerjakan sehingga mencapai prestasi yang rendah, begitu juga sebaliknya. Jadi dapatdisimpulkan bahwa dengan adanya motivasi belajar, setiap siswa ingin mendapatkan tujuan akhiryaitu prestasi yang ditandai dengan nilai. Hal ini mendukung hasil pembuktian hipotesis di atas,bahwa motivasi belajar berpengaruh terhadap prestasi siswa.PENUTUPKESIMPULANPenelitian tentang pengaruh komunikasi persuasif guru dan motivasi belajar siswaterhadap prestasi siswa pada mata pelajaran bahasa Jawa, menghasilkan beberapa kesimpulansebagai berikut.1. Terdapat pengaruh komunikasi persuasif guru saat mengajar terhadap prestasi siswa padamata pelajaran bahasa Jawa. Artinya bahwa penyampaian pesan berupa materi pelajaranyang dilakukan oleh guru dapat mempengaruhi sistem sikap dan perilaku siswa yangditunjukkan dalam bentuk nilai. Hal ini dapat dijelaskan karena materi yang disampaikanoleh guru saat mengajar bersifat persuasif dimana didalamnya terdapat pemilihan bahasayang tepat, guru juga melakukan evaluasi, pengulangan, dan inovasi didalam kelas,sehingga dapat mengarahkan siswa untuk bertindak sesuai dengan yang diinginkan guru.2. Terdapat pengaruh motivasi belajar siswa terhadap prestasi siswa pada mata pelajaranbahasa Jawa. Artinya, ketika motivasi belajar siswa yang ditandai dari lamanya waktubelajar dan seringnya siswa mengulang pelajaran tinggi, prestasi siswa pun ikut tinggi.Hal ini dapat dijelaskan karena motivasi merupakan keseluruhan daya penggerak didalamdiri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan darikegiatan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yangdikehendaki oleh subyek belajar itu dapat tercapai.SARANPenelitian tentang pengaruh komunikasi persuasif guru dan motivasi belajar siswaterhadap prestasi siswa pada mata pelajaran bahasa Jawa, menghasilkan saran sebagaiberikut :1. Didalam proses belajar mengajar guru sebaiknya dapat lebih memacu motivasi siswadalam mempelajari bahasa JawaDAFTAR PUSTAKACangara, Hafied. 2006. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta : PT Raja Grafindo PersadaDe Vito, Joseph. 1997. Komunikasi Antarmanusia. Jakarta : Professional BooksDjamarah, Syaiful Bahri. 1994. Prestasi Belajar Dan Kompetensi Guru. Jakarta: UsahaNasionalEffendy, Onong Uchjana. 2002. Ilmu komunikasi teori dan praktek. Bandung: PT.Remaja rosdakaryaGhozali, Endang. W. 1984. Kesukaran Belajar. Citra Dunia Kedokteran No.35.Surabaya: Fakultas Ilmu Kedokteran Jiwa Universitas AirlanggaHardiyanto dan Esti Sudi Utami. 2001. Kamus Kecik Bahasa Jawa Ngoko-Krama.Semarang: Lembaga Pengembangan Sastra dan BudayaHamzah, Uno. 2008. Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yangKreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi AksaraImaningtyas. 2010. Sistem Koordinasi Manusia. Bogor: PT. Gelora Aksara PratamaKriyantono, Rachmat. 2006. Teknis Praktis Riset Komunikasi. Jakarta : KencanaLittlejohn, Stephen W. 2009. Theories of Human Communication (9th edition). Jakarta:Salemba HumanikaMakmun, Abin Syamsuddin. 2003. Psikologi Pendidikan. PT Rosda Karya Remaja,BandungMarisan, dkk. 2010. Teori Komunikasi Massa. Bogor: PT. Ghalia IndonesiaMuhammad,Arni. 1996. Komunikasi Organisasi, Jakarta : Bumi AksaraMulyana, Deddy. 2002. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung : RemajaRosdakarya OffsetMulyasa, H.E. 2009. Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan: KemandirianGuru dan Kepala Sekolah. Jakarta: Bumi AksaraMunandar. 2003. Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah. Jakarta:GramediaNaim, Ngainun. 2011. Dasar-Dasar Komunikasi Pendidikan. Arr-Ruz Media:YogyakartaNugroho, Adi. 2005. Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Dengan MetodologiBerorientasi Objek. Informatika. BandungNurkencana. 2005. Evaluasi Hasil Belajar Mengajar. Surabaya: Usaha NasionalPoerwadarminta, WJS. 1996. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai PustakaPurwadi, Dr. 2005. Tata Bahasa Jawa. Yogyakarta: Media AbadiPurwanto, M Ngalim. 1999. Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja RosdakaryaRakhmat, Jalaluddin. 2004. Psikologi Komunikasi. Bandung : PT. Remaja RosdakaryaSabri, M.Alisuf. 1996. Psikologi Pendidikan . Jakarta: Pedoman JayaSaputra, Karsono H. 1992. Pengantar Sekar Macapat. Depok: Fakultas SastraUniversitas IndonesiaSardiman. 2007. Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. RemajarosdakaryaSasangka, Sry Satria Tjatur Wisnu. 2004. Unggah-ungguh Bahasa Jawi. Jakarta:Yayasan ParamalinguaSingarimbun, Masri. 1995. Metode Penelitian Survai. Jakarta : LP3ESSoemirat, Soleh, Hidayat Satiri dan Asep Suryana. 2004. Komunikasi Persuasif. Jakarta :Universitas TerbukaSusanto, Astrid. 1993. Komunikasi Dalam Teori dan Praktek, Jilid 2. Bandung: BinaciptaTarigan, Henri. 1993. Strategi Pengajaran dan Pembelajaran Bahasa. Bandung:Angkasa BandungUsman, M Uzer. 2011. Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT. Remaja RosdakaryaWalgito, Bimo. 2010. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: CV. Andi OffsetWerner dan James Tankard Jr. 2008. Teori Komunikasi: Sejarah, Metode, dan Terapandi dalam Komunikasi Massa. Jakarta: Kencana Prenada Media GroupWidjaja, H.A.W. Drs. 2000. Ilmu Komunikasi Pengantar Studi. Jakarta: PT. Rineka CiptaYusuf. Pawit M. 1990. Komunikasi Pendidikan dan Komunikasi instruksional. Bandung:PT. Remaja rosdakaryaSuara Merdeka, Sabtu, 23 Agustus 2008Suara Merdeka, Senin, 30 Mei 2005www.AnneAhira.com, 26 Maret 2011: 15.38www.jatenginfo.web.id, 1 Okt 2011: 20.41www.kompas.com, 12 Feb 2011: 21.57www.solopos.com, 12 Feb 2011: 21.57Data Pokok Pendidikan Wilayah (DAPODIK) Dinas Pendidikan Kota Semarang Th.2011
PRODUKSI PROGRAM KULINER PADA PROGRAM ACARA WISATA JALAN KULINER CAKRA SEMARANG TV (Peran dan Pertanggungjawaban sebagai Produser ) Rosmaningrum, Novi; Santosa, Hedi Pudjo; Winata, I Nyoman; Pradekso, Tandiyo; Widagdo, M Bayu
Interaksi Online Vol 2, No 3: Agustus 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.836 KB)

Abstract

Kuliner adalah segala hal yang berhubungan dengan konsumsi makanan seharihari.Kuliner adalah bagian dari gaya hidup dan untuk itu menarik untuk diangkatmenjadi sebuah tayangan televisi. Wisata Jalan Kuliner adalah salah satu programacara di stasiun TV lokal Cakra Semarang TV yang mengangkat tema ini. Acaraini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai kuliner yang enak dan menarikbaik dari sisi historis maupun cita rasa. Diharapkan acara ini mampu menjadireferensi bagi penonton yang ingin menambah wawasan dan pengalaman dalammenikmati makanan di Semarang. Untuk itu penulis beserta tim membuat newsfeature ini ke dalam acara tersebut. Dengan tujuan yang kurang lebih sama; untukmengemas informasi mengenai bagaimana cara menikmati, menampilkan prosespembuatan secara mendalam, serta nilai historis dari berbagai jajanan diSemarang.Jajanan klenyem, timus, lumpia, tahu isi rebung, wingko babat, gandos, wedangrempah, dan wedang kacang tanah merupakan jajanan di semarang yang masihdiminati oleh sebagian besar masyarakat. News feature ini dibuat dalam empatepisode, yang tayang sekali setiap minggunya selama empat minggu berturut-turutdan dibagi berdasarkan bahan dasar jajanannya. Di tiap episode penulis besertatim mewawancarai narasumber yang berkaitan dengan jajanan yang dibahas.Narasumber tersebut seperti penjual, pembuat jajanan, konsumen, maupunpendapat masyarakat umum.
Hubungan antara Motif Penggunaan Fitur LINE Today dan Interaktivitas Khalayak dengan Kepuasan Khalayak Menggunakan Fitur LINE Today Aprida Mulya, Resti; Pradekso, Tandiyo
Interaksi Online Vol 6, No 4: Oktober 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (934.233 KB)

Abstract

The research was aimed to determine the relationship between motive and audience interactivitywith the gratification obtained from using LINE Today feature. Based on the hypothesis conductedusing data Pearson correlation analysis dan Kendall Tau correlations analysis. The resultsshowed that there was a positive correlation between motive and gratification obtained from usingLINE Today feature starter with significance value 0,000 (<0,01). Furthermore, Kendall Taucorrelation test of audience interactivity and gratification obtained using LINE Today featureshowed a positive relationship with significance value of 0.003 (<0.005) and correlation value of0,347. This means that the more motive and the more audience interactivity then gratificationobtained will be higher.
The Influence of Internet Advertising, Sales Promotion and Peer Group on Interest Buying of Fashion Product in Online Fashion Store Angga Andaru, Yanu; Pradekso, M.Sc, Drs. Tandiyo
Interaksi Online Vol 4, No 3: Agustus 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.806 KB)

Abstract

Businesses operating online fashion stores take advantage of the promotional mix of online advertising and sales promotion in marketing their products. Advertisement and sales promotion perform intensively, causing the liability of their consumers exposed to its online messages advertising and sales promotion. The exposure may have an impact on the emergence of consumer interest to purchase fashion products at online fashion store. There also other factor that can give impacts is the exposure of peer group persuasion. The purpose of this research is to determine the influence of internet advertising, sales promotion and peer group against interest of buying fashion products in online fashion store. The research theory of this thesis used the Advertising Exposure Theory, Behavioral Learning Theory and Darley, Blankson and Luethge's Model. This research using purposive type of non-probability sampling technique with total 50 samples whose minimum age requirement is 18-25 years old living in Semarang City; who can access the internet, seen the advertisement online fashion store, and never purchased fashion products at online fashion store before. The results of simple linear regression analysis showed that internet advertising has a positive and significant influence on the interest of buying fashion products in the online fashion store; it proofed from the significant value in the amount of 0.000 which is smaller than 0.01 and the regression coefficients showed a positive value in the amount of 0.304. Sales promotion also has a positive and significant influence on the interest of buying fashion products in the online fashion store; it proofed from the significant value in the amount of 0.000 which is smaller than 0.01 and the regression coefficients showed a positive value in the amount of 0.633. The last is peer group exposure that also has a positive and significant influence on the interest buyer of fashion products in the online fashion store; it proofed from the significant value in the amount of 0.000 which is smaller than 0.01 and the regression coefficients showed a positive value in the amount of 0.818. Contributions effect of internet advertising and peer group is considerable enough to the interest of buying fashion products in online fashion store, while the contributions of sales promotion had not considerable enough to the interest of buying. With the results of that, the advice that can be given is online fashion businessman preferably have to make the design of sales promotion more varied, interesting and easy to understand; so the information can be absorbed by the consumers; and the online fashion store businesses have also reduce the amount of administration of sales promotion by the form of discount and voucher, this had to be done as an effort to reduce costs in product marketing because less effective and to minimize loss value that will be suffer by online fashion businessman.
Pengaruh Terpaan Iklan Facebook, Terpaan Artikel Advetorial, Terpaan Endorser di Instagram pada Kampanye “#CerahkanDenganDove” terhadap Keputusan Pembelian Dove Ultimate White Deodoran Wahyu Nur R, Efrilia; Pradekso, Tandiyo
Interaksi Online Vol 6, No 3: Juli 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.868 KB)

Abstract

Pasar deodoran di Indonesia diprediksi akan mengalami pertumbuhan yang pesat hingga tahun 2021. Namun di sisi lain, intensitas persaingan antar merek akan meningkat. Salah satu deodoran yang cukup terkenal adalah Dove yang merupakan produk dari PT Unilever Indonesia TBK. Dalam launching variant baru yaitu Dove Ultimate White, Dove menggunakan berbagai strategi untuk menarik target konsumen untuk melakukan keputusan pembelian seperti iklan Facebook, artikel advertorial, dan endorser di Instagram yang dilakukan pada bulan November 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh terpaan iklan Facebook, artikel advertorial, dan endorser di Instagram terhadap keputusan pembelian produk Dove Ultimate White Deodoran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan 60 responden. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan hasil terdapat pengaruh ketiga variabel independen terhadap variabel dependen.
Analisis Faktor-Faktor Pembentuk Keputusan Pembelian Konsumen Pada Merek Kosmetik Lokal (Pixy) di Semarang Khairani, Indah; Pradekso, Tandiyo
Interaksi Online Vol 7, No 4: Oktober 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.211 KB)

Abstract

Doing product innovation and rebanding is one of the ways companies stay in the market. The high increase in the cosmetic industry cosmetic companies lead the company to be creative and keep ahead in the eyes of consumers. Pixy as one of the cosmetic brands rebranding and innovating products with the aim of making consumers more familiar with the Pixy brand. However, the rebranding that Pixy did did not have a good effect on the percentage of Top Brand Index data. On the contrary, Pixy actually experienced a decline in Top Brand Index data. So, the purpose of this research is to find out what factors can influence consumers in buying cosmetic products. Referring to the purpose of these objectives, researchers gathered various kinds of basic concepts about the factors that influence consumers in purchasing decisions and found 20 factors to be analyzed further. This research is a quantitative research with explorative type. This research was conducted on 100 respondents who knew the Pixy cosmetics brand and based in Semarang. The analysis used in this research is factor analysis with the results of data processing using IBM SPSS through several stages of data processing. Of the 20 factors that influence consumer purchasing decisions analyzed, five new factors are formed consisting of product quality factors, external factors, perception factors, material factors, brand ambassador factors, and word of mouth factors. The conclusion of this study is from the silence of new factors that formed, it was found that the product quality factor (component 1) was the most appropriate factor to summarize the 20 existing factors.
The Role of Social Media Coordinator and Reporter In Management of Enjoy Semarang Section In Tribun Jateng Website Ramadhan, Maulana; Pradekso, M.Sc, Drs. Tandiyo
Interaksi Online Vol 5, No 2: April 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253 KB)

Abstract

The development of information technology has encouraged Tribun Jateng newspaper to form the website named jateng.tribunnews.com. There are various sections included in the website; one of them is travel section called Enjoy Semarang. In its management, Enjoy Semarang section does not work very well in attracting its visitors or viewers. Based on the observation, the number of Enjoy Semarang visitors is only about 1392 visitors. Moreover, the content included in the news does not represent the name and the region of where Tribun Jateng comes from. The published news on the website is mostly derived by copying news from the other incorporated media or adapting news from foreign media. Because of that reasons, there is some travel news that contains information from outside Semarang, Central Java or even Indonesia. Besides its content, the distribution of the news through social media has not been optimized yet. Online Tribun Jateng has three social media accounts; they are Facebook, Twitter, and Instagram. With regard to the distribution through social media, Tribun Jateng does not use a specific method so that most of the news is published in the same way. As we can see, tourism as one of the most interesting topics is potential to attract the website visitors. We have incorporated with Tribun Jateng to manage this section. This management is intended to provide new and original news and to share information about tourism world and culinary in Semarang and Central Java through Enjoy Semarang section that can be accessed by the public. Besides, we also have handled the editorial and the social media management to distribute news from Enjoy Semarang section which has now been renamed the Travel section. The total number that can be gotten from Tribun Jateng Travel section is 13,000 per two months. This number is more than the minimal target which is 4,329 visitors. Within a day, the number of the obtained traffic has reached 900 visitors. Tribun Jateng team has also succeeded in making 316 news which is higher than minimum target, 300 news for two months. During the project, Tribun Jateng Travel team has also succeeded in making two social media accounts; Instagram travel specialization and Line. Those two accounts have reached its target within 800 total followers. Travel section like Tribun Jateng Travel has huge potential to get a large number of visitors. The priority is to keep the quality of the news in order not to lose the visitors. The rise of the traffic number will impact on the existence of online media
Hubungan Terpaan Iklan Produk Rokok di Media Massa dan Interaksi Peer Groupdengan Minat Merokok pada Remaja Pramitha, Dara; Herieningsih, Sri Widowati; Santosa, Hedi Pudjo; Pradekso, Tandiyo
Interaksi Online Vol 2, No 4: Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.012 KB)

Abstract

Kenaikan jumlah perokok remaja di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini terjadi karena beberapa faktor, salah satunya ialah semakin maraknya iklan produk rokok di media massa. Selain itu remaja lebih sering menghabiskan waktu bersama teman sebaya (peer group). Faktor – faktor tersebut akan mendorong remaja untuk mencoba merokok, terlebih lagi jika teman – teman sebayanya merupakan perokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara terpaan iklan produk rokok di media massa dan interaksi peer group dengan minat merokok pada remaja. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah Advertising Exposure Process Modeldan Social Learning Theory. Peneliti mewawancarai siswa SMP N 27 Semarang sebanyak 79 orang untuk mengisi kuesioner penelitian. Analisis kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah Koefisien Korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara terpaan iklan produk rokok di media massa dengan minat merokok pada remaja, dimana nilai signifikansinya sebesar 0,000 dan nilai koefisien korelasi Pearson sebesar 0,924. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara terpaan iklan produk rokok di media massa dengan minat merokok pada remaja. Selanjutnya, terdapat hubungan pula antara interaksi peer group dengan minat merokok pada remaja, dimana nilai signifikansinya sebesar 0,000 dan nilai koefisien korelasi Pearson sebesar 0,896. Hal tersebut juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara interaksi peer group dengan minat merokok pada remaja. Key words: terpaan iklan, peer group, minat merokok
Hubungan Terpaan Berita Kekerasan Seksual Pada Anak di Televisi dan Tingkat Kecemasan Orang Tua dengan Intensitas Komunikasi Orang Tua dan Anak Cinantya, Adinda Sekar; Ulfa, Nurist Surayya; Herieningsih, Sri Widowati; Pradekso, Tandiyo
Interaksi Online Vol 3, No 1: Januari 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.695 KB)

Abstract

Angka tindakan pelecehan seksual pada anak semakin meningkat dari tahun ke tahun. Dalam tiap program berita di televisi hampir selalu memberitakan tentang kasus pelecehan seksual yang menimpa anak-anak. Berbagai berita tersebut dapat memberi pengetahuan bagi ora ng tua untuk mengetahui modus kejahatan yang sedang bayak terjadi, namun juga dapat menjadikan orang tua cemas pada keselamatan diri anak-anak mereka. Rasa cemas tersebut dapat mendorong orang tua untuk berbagi informasi kepada anak mengenai kejahatan yangbanyak terjadi, khususnya kekerasan seksual.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara terpaan berita kekerasan seksual pada anak di televisi dan tingkat kecemasan orang tua dengan intensitas komunikasi orang tua dan anak. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Dependensi Efek Media Massa dan Game Theory. Penelitian ini mewawancarai sebanyak 60 orang tua yang memiliki anak usia 8-11 tahun dan pernah mendapat terpaan berita kekerasan seksual dari televisi dalam 4 bulan terakhir. Analisa kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah Koefisien Korelasi Kendall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara terpaan berita kekerasan seksual pada anak di televisi dengan tingkat kecemasan orang tua, dimana nilai signifikannya sebesar 0,000 dan nilai koefisien korelasi Kendall sebesar 0,569. Selanjutnya, terdapat hubungan pula antara tingkat kecemasan orang tua dengan intensitas komunikasi orang tua dan anak, dimana nilai signifikannya 0,001 dan nilai koefisien korelasi Kendall sebesar 0,337.Kata kunci: terpaan berita, kecemasan, komunikasi
Co-Authors Achmad Habibie Taufiqqur Rahman Adi Nugroho Adinda Sekar Cinantya Aditia Nurul Huda Aditya Iman Hamidi Adityo Cahyo Aji Afif Hazly Hasibuan Agraha Dwita Sulistyajati Agus Naryoso Ahda Hanif Fauzi Ahmad Fauzi Ahmad Fikar Harakan Aike Ingget Pratiwi Aisah Putri Sajidah, Aisah Putri Ajeng Rengganis, Sekar Albert Rivai Sinaga Aldi Atwinda Jauhar Aldiansyah, Duvit Aldila Leksana Wati Alexandra Parahita Bening Kesumaputri Alif Ibrahim Alya Anwar, Rizqika Alyssa Jasmine Aurelia Rahmiqatrunnada Amrina Rida Hapsari Ananda Erfan Musthafa Andrea Oktavia, Helga Anggi Pramesthi Kusumarasri Anggia Anggraini Anjar Mukti Yuni Pamungkas, Anjar Mukti Annisa Aulia Mahari Annisa Kusumawardhani Annisya Winarni Putri Aprida Mulya, Resti Ardelia Fitriani, Neysa Ardini Koesfarmasiana, Ardini Arfika Pertiwi Putri Arif Nurochman Arinda Putri Oktaviani Aryatama Wibawa, Michael Asep Virgo Asri Aulia Rachmawati Asri Nugraheningtyas Astrid Damayanti Asty Setiandini Atika Nabila Atina Primaningtyas Aulia Nur Awang Asmoro Ayu Puspitasari, Ramadhiana Ayu Saraswati Ayu Sri Purnama, Ayu Sri Azzahira Putri Zakaria, Grandhis Badri Ilham Ramadhan Bagoes Praswanda, Yusrizal Bagoes Widjanarko Banun Diyah Ardani Bareta Hendy Pamungkas Bayu Widagdo, Muhammad Bella Yunita Binarso Budiono Budiono Bisma Alief Charisma Rahma Dinasih Chintya Dyah Meidyasari Daffa Satriowibowo Daniel Dwi Listantyo Dara Pramitha Darda Putranto, Addakhil Deansa Putri Deni Arifiin Destima Nursylva Anggraningrum Devi Pranasningtias Indriani Dhira Widya Prasya, Dhira Dhiyah Puspita Sari Dhyah Shanti Nur Kartika Dimas Muhammad Distian Jobi Ridwan Diyan Hafdinovianti Ayu Kinasih Djoko Setiabudi Djoko Setyabudi Donik Agus Setiyanto DONNA RADITA MERITSEBA DR Sunarto Dwi Mulya Ningsih Dwi Purbaningrum Eggie Nurmahabbi Eka Ardianto Farasila, Iraisa Farisa Dian Utami Fariz Dewanto Fatma Izzatussayidati Febri Ariyadi Febriana Handayani Febriandani, Anisa Fitriyani, Putri Frida Asih Pratiwi Galuh Perwitasari Ghaliyah Julya Almira Ghana Pratama, Albert Ghela Rakhma Islamey Ghita Kriska Dwi Ananda Gilang Wicaksono Hajar Azizatun Niswah Hamidah, Nadiya Handi Aditia Hapsari Dwiningtyas Hapsari Dwiningtyas Hapsari Dwiningtyas S, Hapsari Dwiningtyas Hapsari Dwiningtyas Sulistyani Hardiyanto, Muhamad Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hendrikus Setya Pradhana Henny Novita Rumono Hilda Maisyarah I Nyoman Winata I Nyoman Winata Ibrahim Muhammad Ramadhan Ichsan Wahyu Pratama Imam Muttaqin Indah Puspawardhani Indra Septia BW Infra Ranisetya Intan Mashitasari Ira Astri Rasika Jaya Pramono Adi Jimmy Fachrurrozy Jody Suryamar Yudha Joyo NS Gono Joyo Nur Suryanto Gono Joyo Nur Suryanto Gono Kanaya Az Zahrah Karunia Yusuf, Kevin Kembang Soca Paranggani Khairani, Indah Khairunnisya Sholikhah Kinanati Bunga Wulansari Krisna Adryanto Lintang Jati Rahina Lintang Ratri Rahmiaji LISTIANTO HINDRA PRAMONO Lizzatul Farhatiningsih Lucia Eka Pravitasari Luh Rani Wijayanti M Bayu Widagdo Maharani Easter Mahendra Zulkifli Manggala Hadi Prawira Marcia Julifar Ardianto Marsha Fildzaishma Marshanda Putri, Tyara Martia Mutiara Tasuki Marwah Gayatri Purnado Maya Lestari Melinda Wita Satryani Meriza Lestari Meta Detiana Putri Mohammad Akbar Rizal Hamidi Much Yulianto Much. Yulianto Muchamad Yulianto Muchammad Bayu widagdo MUHAMMAD ABDUSSHOMAD Muhammad Bayu widagdo Muhammad Bayu Widagdo Muhammad Fadhel Raditya Muhammad Rofiuddin Muhamy Akbar Iedani Muliawati, Ditha N S Ulfa Naafisa Maulida Pratama Nabila Rezki, Anisa Nadia Dwi Agustina Nadia Hutaminingtyas Nanik Sudaryningtyas, Nanik Naura Kamila Prasetyanti Nicho Putera Gustantyo Nidya Aldila Nikita Putri Mahardhika Nikolas Prima Ginting Ninda Nadya Nur Akbar Noni Meisavitri Novi Rosmaningrum NS Gono, Joyo NS Ulfa Nungki Dwi Widyastuti Nur Dyah Kusumawardhani Putri Nur Shafira, Hana Nur Suryanto Gono, Joyo Nurist Surayya Ulfa Nurist Surraya ulfa Nurist Surrayya Nuriyatul Lailiyah Nurrist Suraya Ulfa Nurrist Surayya Ulfa Nurul Avita Sari Nurul Hasfi Otto Fauzie Haloho Pipin F.P. Lestari Prabowo Nurwidagdyo Pranamya Dewati Prescilla Roesalya Primada Qurrota Ayun Pungkas Dwitanto Purwoko, Agus R. Sigit Pandhu Kusumawardana Radika Oktavianti, Dina Raihan Triaffandra Ramadhan, Maulana Ramadhinda, Azzahra Randyani Rarasati Raymond Soelistiono Filemon Raynaldo Faulana Pamungkas Reichan Anantyo, Muhamad Resty Widyanty Revana Meylani Rhola Bachtiar Raharjo Rifki Nur Pratiwi Rifqah Nailah Rijalul Vikry Rizka Amalia Rizka Arsianti Rizky Amalya Hadiningtyas Rizqi Ganis Ashari Rohedy Ayucandra Rohmat Pambudi Roli Harni Purba, Juita Rony Kristanto Setiawan Rosita Kemala Sari Rosyada Setijawan, Amrina Rumi Aulia Rahmanisa S Rouli Manalu Safira Nurin Aghnia Santa Cicilia Sinabariba Septian Aldo Pradita Septiana Hadiwinoto, Jessica Septiana Wulandari Suparyo Setyabudi, Gunawan Shafira Inas Nurina Shahnaz Natasha Anya Sigit Haryadi Sofi Kumala Fatma Sofianisa Rahmawati Sri Budi Lestari Sri Widowati Sri Widowati Herieningsih Sri Widowati Herieningsih Sunarto Sunarto Suryanto Gono, Joyo Nur Tan Faizal Rachman Tasya Nadia Taufik Indra Ramadhan Taufik Reza Ardianto Taufik Suprihatini Taufik Suprihatini Teresia Kinta Wuryandini Theresia Dita Anggraini Thriyani Rahmania Titan Armaya Tiur Agata, Elisa Tjen Jocelyn Ivana Tri Muriati Harahap, Anggi Tri Utami Triangga Ardiyanto Trixie Salawati Triyono Lukmantoro Triyono Lukmantoro Turnomo Rahardjo Uci Andriani Veriska, Veriska Vicho Whisnurangga Vinny Avilla Barus Wahyu Aji Hernawan, Dhimas Wahyu Kuncoro Aji, Danar Wahyu Nur R, Efrilia Wahyu Widiyaningrum Widya Andhika Aji Wina Natasya Saragih Wiwid Noor Rakhmad Yanu Angga Andaru, Yanu Yanuar Luqman Yoga Yuniadi Yohanes Rico Ananda Putra, Yohanes Yuan Stephanie Yuliantika Hapsari Yunita Indriyaswari Yusriana, Amida YUSUF AKBAR, MUHAMMAD Zainul Asngadah Fatmawati Zelda Elsa Khabibah Zulfikar Mufti