Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Pengetahuan Gizi dan Perilaku Jajan dengan Status Gizi Siswa Sekolah Dasar Putri Ayuningthias Logo; Laga Nur, Marselinus; Rahayu, Tanti
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i2.4879

Abstract

School children are an age group that is in the phase of growth and development so that the fulfillment of nutrition in school children is very important. The level of knowledge affects the behavior of choosing snacks and nutritional status. This study aims to determine the relationship between nutritional knowledge, snacking behavior and nutritional status of students at SD GMIT Kuanino 3 and SD Negeri Kuanino Kupang City. This type of research is analytic observational with Cross-Sectional research design. Respondents consisted of 74 fourth and fifth grade students who were selected using purposive sampling technique. Data were collected using interview, observation and documentation techniques. The relationship analysis used Chi Square statistical test. The results showed that there was a relationship between nutritional knowledge and students' snacking behavior (p-value = 0.005). The results also showed that there was no relationship between nutritional knowledge and nutritional status (p-value = 0.766). This study is expected to be a reference for schools, parents, and related agencies to increase education about healthy snacks selection, and strengthen supervision of food safety in the school environment.
Gambaran Pola Asuh Dan Status Gizi Balita Dari Ibu Yang Bekerja Di Wilayah Kerja Puskesmas Oepoi Kota Kupang Nalle, Merci; Nur, Marselinus Laga; Aspatria, Utma; Jutomo, Lewi
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2025): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v10i2.500

Abstract

Pola asuh merupakan interaksi antara orang tua dan anak yang melakukan hal pengasuhan seperti praktik pemberian makan, praktik kebersihan diri dan praktik perawatan kesehatan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran pola asuh dan status gizi dari ibu yang bekerja di wilayah kerja puskesmas Oepoi Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah survey dengan desain eksploratif melalui wawancara mendalam. Informan dipilih secara purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi dengan 10 informan utama (ibu yang bekerja) dan 4 informan pendukung (pengasuh, bapak dan nenek dari balita tersebut). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu bekerja selama 8 jam atau lebih per hari, sehingga pola asuh anak balita dilakukan dengan bantuan anggota keluarga atau pengasuh. Praktik pemberian makan, kebersihan diri dan lingkungan, serta perawatan kesehatan balita bervariasi tergantung pada pemahaman dan dukungan lingkungan sekitar. Meskipun para ibu bekerja tetap berupaya memberikan asupan gizi yang cukup melalui makanan bergizi, keterbatasan waktu sering menjadi kendala dalam memantau langsung pertumbuhan dan perkembangan anak. Beberapa balita menunjukkan status gizi kurang, yang mengindikasikan adanya pengaruh dari pola asuh yang diterapkan. Diharapkan bagi kader agar dapat memberikan beberapa penyuluhan terkait peran kedua orang tua dalam mengasuh anak, variasi menu makanan bergizi yang murah, penggunaan media sosial sebagai informasi tentang stunting, bahaya tidak mencuci tangan sebelum memberi makan anak. Kata Kunci: pola asuh, status gizi, ibu bekerja, balita.
Perspective And Support Of Religious Leaders In The Acceleration Of The Decline Of Stunting In East Nusa Tenggara Province Picauly, Intje; Nur, Marselinus Laga; Oematan, Grouse; Ridwan, Nadia; Jegili, Yohanes Dwi Putra; Nenabu, Michelle Revival; Aipipidely, Diana
Journal of Government and Civil Society Vol 9, No 1 (2025): Journal of Government and Civil Society (April)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jgcs.v9i1.12683

Abstract

This study aims to determine the role of religious leaders in supporting the acceleration of stunting reduction in East Nusa Tenggara. The study was conducted using a qualitative descriptive approach with informants: 10 religious leaders who were determined by Purposive Sampling using one of the inclusion criteria, namely from religious groups with the largest number of people in Indonesia and NTT Province, namely Islam, Protestantism, and Catholicism and 10 mothers of stunted toddlers and are receiving intervention programs from the Kupang Regency government. Data were collected by means of in-depth interviews, then comments or statements from informants were recorded by the prepared tool. Furthermore, the data were analyzed in four stages, namely data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study showed that in general the perspective of religious leaders was very good that stunting was a problem of chronic malnutrition that had an impact on the quality of human resources. The form of support from religious leaders was to involve the government in efforts to change the pattern of nutrition and public health through nutrition advocacy activities, public health nutrition governance, and ensuring the involvement of the religious sector in health. Conclusion: religious leaders can be partners with the government in accelerating stunting reduction in NTT Province. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran tokoh agama dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Nusa Tenggara Timur. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif bersama informan : 10 orang tokoh agama yang ditentukan secara Purposive Sampling menggunakan salah satu kriteria inkusi yaitu berasal dari kelompok agama dengan jumlah jiwa terbanyak di Indonesia dan Propinsi NTT yaitu islam, protestan, dan katholik dan 10 orang ibu balita stunting dan sedang mendapat program intervensi dari pemerintah Kabupaten Kupang. Data dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam atau  Indepth interview, kemudian komentar atau pernyataan dari informan direkam oleh alat yang disiapkan. Selanjutnya data dianalisis dengan empat tahap, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum prespektif tokoh agama sangat baik bahwa stunting merupakan masalah kekurangan gizi kronik yang berdampak pada kualitas sumberdaya manusia. Bentuk dukungan tokoh agama adalah melibatkan pemerintah dalam upaya perubahan pola asuh gizi dan kesehatan masyarakat melalui kegiatan advokasi gizi, tata kelola gizi kesehatan masyarakat, dan menjamin keterlibatan sektor agama dalam kesehatan. Kesimpulan : tokoh agama dapat menjadi mitra pemerintah dalam percepatan penurunan stunting di Propinsi NTT. 
Description of Maternal Parenting Patterns for Stunted Toddlers in Bello Sub-District, Maulafa District, Kupang City Ledo, Juliatri; Litik, Serlie K. A.; Laga Nur, Marselinus; Berek, Noorce Ch
Timorese Journal of Public Health Vol 7 No 1 (2025): Timorese Journal of Public Health
Publisher : Faculty of Public Health, Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/tjph.v7i1.22982

Abstract

Stunting is a condition of impaired growth and development in children under five years of age due to chronic malnutrition and recurrent infections, especially during the first 1,000 days of life, from conception until the child is 23 months old. A child is classified as experiencing growth faltering when their height is below minus two standard deviations from the median height of children of the same age. This condition usually becomes apparent at around two years of age, and its impacts are irreversible. This research uses a descriptive study design with a survey method. The population includes all mothers in Bello Sub-District who have undernourished toddlers aged 2 to 5 years (more than 24 months up to 59 months). Samples were taken using an accidental sampling method. The findings indicate that maternal parenting patterns for undernourished toddlers are generally good. However, improvements are still needed in certain areas such as feeding practices ensuring balanced meal composition and avoiding coercive feeding and in environmental sanitation, particularly the condition of open wastewater drainage systems.
Gambaran Pola Konsumsi Pangan, Aktivitas Fisik dan Status Gizi Anak Sekolah Dasar di SDN Oebafok Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Ndao Messakh, Devita Madelret; Nur, Marselinus Laga; Rahayu, Tanti; Aspatria, Utma
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 3 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i3.6245

Abstract

Food consumption of elementary school children needs to be considered because of their rapid growth, resulting in increased growth and activity. This study aims to determine the description of food consumption patterns, physical activity, and nutritional status of elementary school children at SDN Oebafok, Southwest Rote District, Rote Ndao Regency. This type of research is descriptive research using the total sampling technique method. The population in this study were grade IV, V, and VI students totaling 42 students. Data collection was conducted through interviews using research questionnaires namely 2x24 Hour Food Recall, Physical Activity Questioner for Children (PAQ-C), and Anthropometric Data. Data analysis used univariate analysis. The results showed that the food consumption of students at SDN Oebafok based on the type of food was mostly diverse (76.2%) and not diverse (23.8%). Based on the amount of energy intake, 52.4% of students had insufficient intake and 47.6% had good intake. Based on meal frequency, 64.3% of students had a low meal frequency and 35.7% had a good meal frequency. The majority of physical activity was moderate (54.8%), low (4.8%), and high (40.4%). The nutritional status of students was dominated by poor nutrition (38.1%) and obesity (2.4%). The need for nutrition education to students and education to teachers related to nutrition for school-age children, and monitoring of nutritional status to improve eating habits and nutritional status.
Penerapan Pola Konsumsi B2SA dalam Mengantisipasi Covid-19 Lingkup Anak Sekolah Minggu Nur, Marselinus Laga; Dodo, Dominirsep O
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 15 No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v15i2.6049

Abstract

Abstrak Penganekaragaman pangan menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan ketahanan pangan menuju kemandirian dan kedaulatan pangan. Kenyataannya sampai saat ini, pola konsumsi pangan masyarakat masih menunjukan kecenderungan kurang beragam dari jenis pangan dan keseimbangan gizinya. Secara umum, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengarahkan anak-anak sekolah minggu dan pemuda untuk :Berpartisipasi aktif dalam melakukan tindakan preventif terhadap peluang munculnya masalah kekurangan gizi, dan menghindari dampak kejadian covid-19. Meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan perilaku anak-anak dan pemuda tentang B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman). Mendukung program pemerintah daerah dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pelaksanaan pengumpulan data dalam pengabdian ini menggunakan jenis Eksplorasi dengan kombinasi rancangan Observasi dan Cross cectional Study. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 26 Mei 2021 dengan lokasi kegiatan Jemaat Marturia Oesapa Selatan, Kota Kupang. Adapun target pelaksanaan kegiatan adalah kelompok Anak-anak sekolah minggu dan Pemuda di Jemaat Marturia Oesapa Selatan, Kota Kupang yang berdasarkan data survei sebanyak 100 orang. Peserta dapat memahami materi yang disampaikan. Ditandai dengan keaktifan dalam diskusi dan pencarian topik-topik baru yang berkaitan dengan Covid-19. Abstract Food diversity is a main base in perform food security to independent and sovereignty. Actually, community food pattern still in not diverse in kind and balancing nutrition. This community service activity is aim to direct child and teenager in Sunday school to participate actively in prevent malnutrition problem and avoid covid19 impact. Increase knowledge and behaviour about Diverse, Nutrition, Balancing and Secure (DNBS). Support governmental program to keep and increase community health level. Tha data was collected exploratively with observation and cross sectional combination. This service was held in May 26th 2021, located in Marturia church Oesapa Selatan, Kota Kupang. Objected children and teenager of this church about 100 persons. They can get the content was given. It was known by their activity in discussion and looking for other topics was relevant with Covid-19. Keywords: Food diversity, nutrition, quality, health , safety
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS OEPOI KOTA KUPANG TAHUN 2012 Nawa, Lusianus; Picauly, Intje; Nur, Marselinus Laga
Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2013): Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/ejpazih.v5i1.85

Abstract

Pregnant women is one the groups vulnerable to malnutrition because of the intake of food containing low iron in pregnant women. This is caused by ignorance about the importance of consuming food containing iron and iron tablets for the sake of pregnancy. Apart from this, family income and frequency of antenatal care (ANC) may have indirectly caused the incidence of iron-nutrition anemia on pregnant women. This research is aimed at finding out factors related to incidence of anemia deficiency of iron in pregnant women in the work areas of Puskesmas Oepoi. The research is of an analytic-survey one with a design of cross-sectional study. All pregnant women in the work areas of Puskesmas Oepoi have been used of which 91 of the population have been sampled by cluster sampling technique. Statistic analysis uses Chi Square test. Statistic test shows the following result: there is a relation between the knowledge of nutrition and the pregnant women (p=0,008, p<0,05), family income (p=0,000, p<0,05), food consumption pattern or diet in this respect (p=0,000, p<0,05), and frequency and quality of ANC (p=0,000, p<0,05) on anemia deficiency of iron in pregnant women.
GAMBARAN KEPATUHAN KONSUMSI DAN PERUBAHAN BERAT BADAN BALITA WASTING SASARAN INTERVENSI READY TO USE THERAPEUTIC FOOD DI KOTA KUPANG TAHUN 2022 Wadu, Angriyanti Orpa Christanti; Aspatria, Utma; Nur, Marselinus Laga
Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/ejpazih.v13i1.278

Abstract

Wasting menjadi masalah gizi pada balita yang angka kasusnya cukup tinggi di Indonesia. Salah satu bentuk penanganan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia lewat kerja sama dengan UNICEF yaitu Penanganan Gizi Buruk Terintegrasi (PGBT) dengan pemberian formula RUTF dan Pita LILA. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas formula RUTF yang diberikan dengan melihat gambaran kepatuhan konsumsi dan capaian perubahan berat badan balita sasaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif yang dilakukan di sejumlah puskesmas dalam wilayah Kota Kupang. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh balita yang mendapat formula RUTF sepanjang tahun 2022. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari arsip puskesmas dan data primer dari pengisian kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 sampel balita, 12 orang (41.4%) diantaranya memiliki tingkat kepatuhan konsumsi yang tinggi sedangkan 17 orang (58.6%) diantaranya memiliki tingkat kepatuhan kosumsi rendah. Meskipun demikian, seluruh balita sampel tetap mengalami kenaikan berat badan. Saran penelitian ini yaitu perlu ditingkatkan kerjasama berbagai pihak baik tenaga kesehatan maupun masyarakat melalui tugas dan perannya masing-masing untuk memastikan terwujudnya tingkat kepatuhan konsumsi tinggi pada balita.
SOSIAL DAN BUDAYA YANG MEMPENGARUHI KEMATIAN IBU DAN ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MADEMANG Marni, Marni; Laga Nur, Marselinus
Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/ejpazih.v13i1.294

Abstract

Sistem sosial budaya (culture) merupakan konsep untuk menelaah asumsi-asumsi dasar dalam kehidupan masyarakat. Berdasarkan evaluasi cakupan pelayanan KIA Kabupaten Alor tahun 2021 AKI sebanyak 10 kasus atau 0.0001 per 100.000 KH, dan AKB 17 kasus atau 0,017per 1.000 KH, dan didapatkan juga semua puskesmas. Berdasarkan hasil survei kepada 7 informan bahwa masyarakat mempunyai tradisi sosial budaya praktek yang kurang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sosial budaya terhadap kematian ibu dan anak di wilayah kerja Puskesmas Mademang, Kabupaten Alor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap beberapa informan. Populasi dalam penelitian adalah berjumlah 7 orang yang masing-masing dibagi menjadi 4 informan utama dan 3 informan triangulasi yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian yang dilakukan pada 7 informan di Puskemas Mademang Kabupaten Alor terdapat adat istidat untuk ibu hamil mulai dari tradisi hingga pantangan makan untuk ibu hamil yang diwarisi secara turun temurun, rendahnya pengetahuan dan pelayanan kesehatan yang berpengaruh terhadap kematian ibu dan anak. Saran dan masukan untuk petugas promosi kesehatan di dinas kesehatan dan puskesmas agar mengoptimalkan penyuluhan kesehatan terkait faktor sosial budaya yang mempengaruhi kesehatan kepada masyarakat.
PENGUATAN KADER POSYANDU DALAM RANGKA MENCEGAH KEJADIAN STUNTING Nur, Marselinus Laga; Talahatu, Anna; Maku, Grace
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 Nomor 1 Edisi April 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i1.381

Abstract

Kader posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah dan mengatasi stunting. Pengetahuan tentang MP ASI yang lengkap memberi kemampuan kader dalam melakukan konseling dan penyuluhan gizi kepada ibu Baduta dan Balita. Dibutuhkan upaya  percepatan  penanganan  stunting  salah  satunya  melalui  optimalisai  peran  kader  posyandu. Kader juga dilibatkan dalam memasak menu makanan untuk balita stunting dan ibu hamil. Secara umum kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan Kader posyandu untuk : berpartisipasi aktif dalam melakukan tindakan preventif terhadap peluang munculnya masalah kekurangan gizi, meningkatkan pengetahuan, pemahaman tentang asupan gizi, menu PMT dan pencegahan stunting, Mendukung program pemerintah daerah dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pelaksanaan pengumpulan data dalam pengabdian ini menggunakan jenis Eksplorasi dengan kombinasi rancangan Observasi dan Cross sectional Study. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2023 dengan lokasi kegiatan Kantor Desa Likwatang, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor. Adapun target pelaksanaan kegiatan adalah Kader Posyandu di desa tersebut sebanyak 15 orang. Kegiatan ini berlangsung lancar dengan dukungan pemerintah Kabupaten melalui puskesmas Mebung dan pemerintah Desa. Terdapat peningkatan pemahaman tentang materi yang tercermin melalui test dan evaluasi partisipasi peserta.
Co-Authors Abel, Yurike Adu, Apris A. Agustina Salsa Badhe Bata Akmardan Rupawani Yewang Alfin Savitra Umar Amindro Umbu Rato Baru Aspatria, Utma Ata, Hilda Rambu Bangi Aurelia Noa Boby Yitran Udju Tade Boeky, Daniela L. A Boeky, Daniela L. A. Bora, Sarniati Christine Rohani Tadjo Tallo Dadi, Gingngu Rambu Kuba Daniela Boeky Daniela L. A. Boeky Deviarbi Sakke Tira Dian Fitriyani Mosa Basa Diana Aipipidely Dodo, Dominirsep Ovidius Erfina Intania Jaha Ermelinda T. W. Mango Erny Erawati Pua Upa Exposto , Levi Anatolia S.M. Fallo, Maria Virgina Far Far, Gracia Ch. G Febby Magda Sulima Febronia Pricilia Woi Ganis, Hendrika Yuniartin Hendrawan Litijawa Ira Yunita Nuhalawang Irma Ivalda Kale Jegili, Yohanes Dwi Putra Julian Massardi Mira Mangngi Katarina Melania lelaona Kii, Yuliana Ina Kono, Maria Emelinda Olga Lawa Djo, Victor Imanuel Lay, Soleman Ayub Ledo, Juliatri Lewi Jutomo Litik, Serlie K. A. Liufeto, Mega Lussy, Heldi Mira Bella Magdalena Octavianus Maku, Grace Margrita Salang Marni Marni, Marni Marthen Robinson Pellokila Masrida Sinaga Mersiana Meilani Paput Messakh, Devita Madelret Mila Yana J. Kefi Milenia F.A.V. Lahade Muda, Wehelmince Sisilia Cantika Dasi Muddzalifah, Dewi Muhammad Rifqy Rifandy Muntasir, Muntasir Nalle, Merci Nawa, Lusianus Ndoen, Enjelita Ndoen, Honey Ivon Nele, Maria M. R. Nelson Keba Rangga Suba Nenabu, Michelle Revival Nomate, Erni Susana Noorce Christiani Berek Oematan, Grouse Pacheco , Cipriano do Rosario Picauly, Intje Purnawan, Sigit Putri Ayuningthias Logo Putri Kencana Jafrizal Rahayu, Tanti Ridwan, Nadia Riwu, Rut Rosina Romeo, Petrus Rut Rosina Riwu S.S, Nurul Azizah Sagi, Elviani Stevani Sahdan, Mustakim Salwa Shalimar Sarci Magdalena Toy Sarci Magdalena Toy Sarci Magdalena Toy Sisilia L. Damian Soleman Landi Susan Gita Permata Kalla Takaeb, Afrona E.L Talahatu, Anna Talahatu, Anna Henny Talahatu, Anna Heny Tamar, Maria Magdalena Dembi Tanti Rahayu Theresia Fransiska Perada Dechantal Niron Tiran, Marvel Toy, Sarci M. Utma Aspatria Veronika Bili Bili Wadu, Angriyanti Orpa Christanti Welresna Rupiasa Wijaya, R. Pasifikus Christa Willem Lukas Selan Wini, Thereza Aprilianti Du'a YENDRIS K SYAMRUTH Yohanes Handri Tadeus Rina Yoseph Kenjam Yuliana Timu