Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN KEPATUHAN KONSUMSI DAN PERUBAHAN BERAT BADAN BALITA WASTING SASARAN INTERVENSI READY TO USE THERAPEUTIC FOOD DI KOTA KUPANG TAHUN 2022 Wadu, Angriyanti Orpa Christanti; Aspatria, Utma; Nur, Marselinus Laga
Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/ejpazih.v13i1.278

Abstract

Wasting menjadi masalah gizi pada balita yang angka kasusnya cukup tinggi di Indonesia. Salah satu bentuk penanganan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia lewat kerja sama dengan UNICEF yaitu Penanganan Gizi Buruk Terintegrasi (PGBT) dengan pemberian formula RUTF dan Pita LILA. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas formula RUTF yang diberikan dengan melihat gambaran kepatuhan konsumsi dan capaian perubahan berat badan balita sasaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif yang dilakukan di sejumlah puskesmas dalam wilayah Kota Kupang. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh balita yang mendapat formula RUTF sepanjang tahun 2022. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari arsip puskesmas dan data primer dari pengisian kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 sampel balita, 12 orang (41.4%) diantaranya memiliki tingkat kepatuhan konsumsi yang tinggi sedangkan 17 orang (58.6%) diantaranya memiliki tingkat kepatuhan kosumsi rendah. Meskipun demikian, seluruh balita sampel tetap mengalami kenaikan berat badan. Saran penelitian ini yaitu perlu ditingkatkan kerjasama berbagai pihak baik tenaga kesehatan maupun masyarakat melalui tugas dan perannya masing-masing untuk memastikan terwujudnya tingkat kepatuhan konsumsi tinggi pada balita.
SOSIAL DAN BUDAYA YANG MEMPENGARUHI KEMATIAN IBU DAN ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MADEMANG Marni, Marni; Laga Nur, Marselinus
Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/ejpazih.v13i1.294

Abstract

Sistem sosial budaya (culture) merupakan konsep untuk menelaah asumsi-asumsi dasar dalam kehidupan masyarakat. Berdasarkan evaluasi cakupan pelayanan KIA Kabupaten Alor tahun 2021 AKI sebanyak 10 kasus atau 0.0001 per 100.000 KH, dan AKB 17 kasus atau 0,017per 1.000 KH, dan didapatkan juga semua puskesmas. Berdasarkan hasil survei kepada 7 informan bahwa masyarakat mempunyai tradisi sosial budaya praktek yang kurang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sosial budaya terhadap kematian ibu dan anak di wilayah kerja Puskesmas Mademang, Kabupaten Alor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap beberapa informan. Populasi dalam penelitian adalah berjumlah 7 orang yang masing-masing dibagi menjadi 4 informan utama dan 3 informan triangulasi yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian yang dilakukan pada 7 informan di Puskemas Mademang Kabupaten Alor terdapat adat istidat untuk ibu hamil mulai dari tradisi hingga pantangan makan untuk ibu hamil yang diwarisi secara turun temurun, rendahnya pengetahuan dan pelayanan kesehatan yang berpengaruh terhadap kematian ibu dan anak. Saran dan masukan untuk petugas promosi kesehatan di dinas kesehatan dan puskesmas agar mengoptimalkan penyuluhan kesehatan terkait faktor sosial budaya yang mempengaruhi kesehatan kepada masyarakat.
PENGUATAN KADER POSYANDU DALAM RANGKA MENCEGAH KEJADIAN STUNTING Nur, Marselinus Laga; Talahatu, Anna; Maku, Grace
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 Nomor 1 Edisi April 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i1.381

Abstract

Kader posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah dan mengatasi stunting. Pengetahuan tentang MP ASI yang lengkap memberi kemampuan kader dalam melakukan konseling dan penyuluhan gizi kepada ibu Baduta dan Balita. Dibutuhkan upaya  percepatan  penanganan  stunting  salah  satunya  melalui  optimalisai  peran  kader  posyandu. Kader juga dilibatkan dalam memasak menu makanan untuk balita stunting dan ibu hamil. Secara umum kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan Kader posyandu untuk : berpartisipasi aktif dalam melakukan tindakan preventif terhadap peluang munculnya masalah kekurangan gizi, meningkatkan pengetahuan, pemahaman tentang asupan gizi, menu PMT dan pencegahan stunting, Mendukung program pemerintah daerah dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pelaksanaan pengumpulan data dalam pengabdian ini menggunakan jenis Eksplorasi dengan kombinasi rancangan Observasi dan Cross sectional Study. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2023 dengan lokasi kegiatan Kantor Desa Likwatang, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor. Adapun target pelaksanaan kegiatan adalah Kader Posyandu di desa tersebut sebanyak 15 orang. Kegiatan ini berlangsung lancar dengan dukungan pemerintah Kabupaten melalui puskesmas Mebung dan pemerintah Desa. Terdapat peningkatan pemahaman tentang materi yang tercermin melalui test dan evaluasi partisipasi peserta.
The Effect of Fruit, Vegetable, Fast Food Consumption, and Physical Activity on Waist Circumference in Adolescent Boys Muddzalifah, Dewi; Laga Nur, Marselinus; Oematan, Grouse; Jutomo, Lewi
Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/ejpazih.v14i2.469

Abstract

Background: Central obesity in adolescents is a growing health problem that has the potential to cause various non-communicable diseases in the future. Objectives: This study aims to analyze the influence of fruit and vegetable consumption, fast food consumption, and physical activity on waist circumference among male adolescents in Kupang City. Methods: The study design used was quantitative with a cross-sectional approach and utilized secondary data from the Indonesian Health Survey (SKI) in Kupang City for the year 2023. The sample size consisted of 115 male adolescents aged 10–18 years selected from 66 census blocks. Data were analyzed using univariate and bivariate methods with the chi-square test. Results: The results showed that there was no significant effect of fruit consumption (p-value=0.771 < 0.05), vegetables (p-value=1.000 < 0.05), fast food (p-value=0.487 < 0.05), as well as moderate and vigorous physical activity (p-value=0.950 < 0.005) and (p-value=0.397 < 0.05) on waist circumference. Conclusions: The conclusion of this study is that, in addition to fruit, vegetable, fast food consumption, and physical activity, other factors such as genetics and lifestyle also play an important role in controlling waist circumference in adolescent males, thus requiring healthy lifestyle interventions from an early age.
FAKTOR PENENTU KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS OESAPA KOTA KUPANG Mila Yana J. Kefi; Anna Henny Talahatu; Marselinus Laga Nur; Lewi Jutomo
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 7 No 03 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v7i03.340

Abstract

ABSTRAK Berat badan lahir rendah (BBLR) menjadi salah satu pemicu tingginya angka kematian bayi (AKB) dan memiliki dampak lebih besar untuk mengalami gangguan perkembangan dan pertumbuhan pada masa kanak-kanak dan bahkan mengalami stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisi faktor penentu kejadian berat badan lahir rendah di Puskesmas Oesapa tahun 2022-2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi case control. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Oesapa dengan sampel sebanyak 114 ibu di antaranya 57 ibu dengan kasus BBLR dan 57 ibu dengan BBLN. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariabel, bivariabel, dan mulivariat dengan uji statistik chi square dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap kejadian BBLR adalah umur melahirkan, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, jarak kelahiran, tingkat pendapatan, pemanfaatan pemeriksaan ANC, dan kebiasaan makan selama hamil sedangkan faktor yang tidak berpengaruh adalah paritas (p= 0,061). Faktor kebiasaan makan selama hamil (ρ= 0,000), pemanfaatan ANC (ρ= 0,002) dan tingkat pendidikan (p= 0,001) merupakan faktor penentu kejadian BBLR. Puskesmas diharapkan dapat memanfaatkan berbagai media promosi kesehatan agar dapat meningkatkan pengetahuan ibu akan pentingnya pola konsumsi yang baik serta pentingnya pemeriksaan kehamilan selama ibu hamil. ABSTRACT Low birth weight (LBW) is one of the triggers for the high infant mortality rate (IMR) and has a greater impact on experiencing developmental and growth disorders in childhood and even stunting. This study aims to analyze the determinants of the incidence of low birth weight at the Oesapa Health Center in 2022-2023. This type of research is a quantitative research with a case control study approach. The study was conducted in the working area of the Oesapa Health Center with a sample of 114 mothers, including 57 mothers with LBW cases and 57 mothers with normal birth weight. The data analysis used was univariable, bivariable, and multivariate analysis with chi square statistical tests and multiple logistic regression. The results showed that the factors that affected the incidence of LBWwere age of delivery, level of education, level of knowledge, birth distance, income level, while the factors that did not affect were parity (p= 0.061). Factors such as eating habits during pregnancy (ρ= 0.000), utilization of ANC (ρ= 0.002) and education level (p= 0.001)) were determinants of the incidence of LBW. Puskesmas are expected to utilize various health promotion media in order to increase mothers' knowledge of the importance of good consumption patterns and the importance of pregnancy checks during pregnancy.
STUDI ASUPAN GIZI ENERGI DAN PROTEIN SERTA RIWAYAT SAKIT TERHADAP STATUS GIZI ANAK BATITA PADA MASYARAKAT LAMALERA Katarina Melania lelaona; Lewi Jutomo; Marselinus Laga Nur; Intje Picauly
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 7 No 03 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v7i03.353

Abstract

ABSTRAK Status gizi anak batita merupakan indikator penting dalam menentukan kualitas kesehatan dan perkembangan anak dimasa awal kehidupan. Di Desa Lamalera, keterbatasan akses terhadap pangan nabati serta tingginya konsumsi pangan hewani dari hasil laut, seperti daging ikan dan ikan paus, menjadi ciri khas pola makan masyarakat. Tingginya kejadian penyakit infeksi ringan seperti demam dan flu juga turut menurunkan asupan serta penyerapan gizi anak. Kondisi ini mendorong pentingnya kajian terhadap asupan energi, protein dan riwayat sakit dalam hubungannya dengan status gizi anak batita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan studi asupan energi dan protein serta riwayat sakit terhadap status gizi anak batita pada masyarakat Lamalera. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Besar sampel penelitian sebanyak 60 anak batita dan di pilih secara cluster random sampling. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi dengan analisis data menggunakan uji chi-square. Asupan energi dan protein yang tidak mencukupi serta riwayat sakit dalam sebulan terakhir terbukti berpengaruh terhadap status gizi anak batita di Desa Lamalera. Anak dengan asupan energi dan protein yang kurang serta riwayat sakit memiliki risiko lebih tinggi mengalami status gizi kurang. Hasil ini menekan pentingnya intervensi gizi serta pengendalian penyakit infeksi pada anak usia dini untuk mencegah masalah gizi diwilayah pesisir dengan keterbatasan akses pangan. ABSTRACT The nutritional status of toddlers is an important indicator in determining the quality of their health and development in early life. In Lamalera Village, limited access to plant-based foods and high consumption of seafood, such as fish and whale meat, characterize the community's dietary patterns. The high incidence of mild infectious diseases such as fever and flu also reduces children's nutrient intake and absorption. This condition emphasizes the importance of studying energy and protein intake, and medical history in relation to the nutritional status of toddlers. This study aims to determine the relationship between energy and protein intake and medical history and the nutritional status of toddlers in the Lamalera community. This study was quantitative with a cross-sectional design. The sample size of 60 toddlers was selected using cluster random sampling. Data processing was carried out computerized with data analysis using the chi-square test. Insufficient energy and protein intake and a history of illness in the past month have been shown to influence the nutritional status of toddlers in Lamalera Village. Children with insufficient energy and protein intake and a history of illness are at higher risk of malnutrition. These results emphasize the importance of nutritional interventions and control of infectious diseases in early childhood to prevent nutritional problems in coastal areas with limited access to food.
The Influence of Religious Figures' Support and Mother's Parenting Patterns on the Incidence of Stunting in the Dry Land Area of the Islands of East Nusa Tenggara Province Picauly, Intje; Laga Nur, Marselinus; Oematan, Grouse; Marni, Marni; Pellokila, Marthen Robinson; Exposto , Levi Anatolia S.M.; Pacheco , Cipriano do Rosario
Public Health of Indonesia Vol. 11 No. 4 (2025): October - December
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v11i4.1255

Abstract

Background : The regional government of Nusa Tenggara Timur (NTT) province has made many efforts to accelerate the reduction of stunting prevalence. However, until now, NTT Province still contributes to a high prevalence of stunting. Objective : The study aims to determine the effect of religious figure support and parenting patterns on stunting incidents in the NTT Islands Dry Land Region. Methods : The research was conducted in May - August 2024 in Batakte Village, West Kupang District, Kupang Regency with a sample of 60 mothers of toddlers and 10 informants who were religious leaders. This type of research is quantitative descriptive using case control study design. The collected data were analyzed univariately and bivariately using che square analysis. Results : The results of the study showed that 96.67% of mothers of toddlers were directly involved in the religious figure innovation program and 91.67% of mothers of toddlers had good food and nutrition parenting patterns. The results of the analysis show that support from religious figures and maternal parenting patterns have an influence (pValue = 0.000 < 0.005) on the incidence of stunting. Further analysis showed that toddlers would be at 36 times greater risk (OR = 36; 95%CL = 8.108-59.894) of experiencing stunting if they did not receive support from religious figures and poor maternal parenting factors gave toddlers a 23 times greater risk (OR = 23; 95%CL = 8.108-39.850) of experiencing stunting. Conclusion: support from religious figures and maternal parenting patterns related to food consumption are important factors in preventing stunting. Suggestion: religious figures together with local governments can carry out nutritional advocacy activities, nutritional counseling and improving nutritional institutional governance to support accelerated steps to overcome stunting problems in dry land and island areas of NTT
PELATIHAN PMBA KADER POSYANDU DAN IBU BADUTA POSYANDU CEMPAKA I KANITI KABUPATEN KUPANG: PERANAN B2SA DALAM MENCUKUPI KEBUTUHAN ASUPAN GIZI BALITA DI WILAYAH LAHAN KERING KEPULAUAN DAN PARIWISATA Talahatu, Anna; Laga Nur, Marselinus; Aspatria, Utma
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Nomor 2 Edisi Oktober 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i2.515

Abstract

Wilayah Kabupaten Kupang, khususnya Posyandu Cempaka I Kaniti, menghadapi tantangan serius dalam pemenuhan gizi balita akibat kondisi geografis berupa lahan kering kepulauan dan dominasi sektor pariwisata. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Aplikasi (PKM PMBA) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu serta ibu baduta dalam menerapkan prinsip pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) sebagai strategi pemenuhan kebutuhan gizi balita. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, kegiatan ini meliputi pelatihan penyusunan menu B2SA berbasis potensi lokal, demonstrasi pengolahan makanan sehat, serta pendampingan intensif dalam pemantauan status gizi anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman gizi, kemampuan menyusun menu B2SA, dan praktik pemberian makan balita yang lebih tepat. Program ini diharapkan menjadi model intervensi gizi yang adaptif terhadap karakteristik wilayah kepulauan dan mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan produktif.
Hubungan Antara Pengetahuan, Pendidikan Ibu, Pola Asuh dan Penyakit Infeksi dengan Kejadian Wasting pada Balita di Puskesmas Melolo Irma Ivalda Kale; Marselinus Laga Nur; Talahatu, Anna Henny; Jutomo, Lewi
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v5i1.7004

Abstract

Wasting is one of the forms of acute malnutrition in toddlers that can increase the risk of morbidity and mortality. Various factors such as maternal education, knowledge, parenting style, and infectious diseases contribute to the occurrence of wasting. This study aims to analyze the relationship between maternal education, knowledge, parenting style, and infectious diseases with the incidence of wasting in toddlers within the working area of Puskesmas Melolo.  The research employs a quantitative approach with a case-control design. The sample consists of 72 toddlers, including 36 cases (wasting) and 36 controls (non-wasting). The case samples were determined using the Lemeshow formula and selected through simple random sampling based on nutritional status. Data were collected via interviews using questionnaires and then analyzed using bivariate analysis with Chi-square tests and odds ratio (OR) calculation at a 95% confidence interval. The results indicate that variables significantly associated with wasting are maternal knowledge (p=0.001; OR=5,200), feeding parenting style (p=0,001; OR=5,179), hygiene parenting style (p=0,000; OR=5,900), and infectious diseases (p=0,000; OR=6.000). Meanwhile, maternal education (p=0,326) and psychosocial parenting style (p=0,458) did not show significant associations. This study concludes that maternal behaviors, such as nutrition knowledge and proper parenting practices, have a stronger influence on a child's nutritional status than formal education. It is recommended that community and health workers enhance nutrition education and promote good parenting practices through Posyandu activities and health counseling to reduce the incidence of wasting in the Puskesmas Melolo area.
Description Of Packaged Food Consumption Behavior Of Nusa Cendana University Public Health Students, Class Of 2020 Tiran, Marvel; Laga Nur, Marselinus; Liufeto, Mega
Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/ejpazih.v15i1.366

Abstract

Background: High-sugar diets contribute to prolonged increases in blood sugar, insulin resistance, and leptin resistance, all linked to weight gain and excess body fat. The World Health Organization reports that more than 124 million children and adolescents (6% of girls and 8% of boys) were obese in 2016, and half of them lived in Asia. There has been an increasing trend in the proportion of obesity in adults in Indonesia since 2007, which is as follows: 10.5% (Riskesdas, 2007), 14.8%, and 21.8% (Riskesdas, 2013 and 2018). Objectives: This study aims to describe the consumption behavior of packaged food among public health students in Nusa Cendana University's 2020 class. Methods: The type of research used in this study is descriptive research, using qualitative descriptive methods to determine the description of the variables studied. The sample size in this study was 67 students selected by purposive sampling technique. Results: Based on the results of in-depth interviews as well as the results of surveys and observations, researchers found that excessive consumption of packaged food. Conclusions: Students' lack of knowledge of packaged food which is reflected in the habit of reading labels and understanding of poorly packaged food labels so that students are wary of limiting consumption of packaged food.
Co-Authors Abel, Yurike Adu, Apris A. Agustina Salsa Badhe Bata Akmardan Rupawani Yewang Alfin Savitra Umar Amindro Umbu Rato Baru Anggarini, Inggit Meliana Aspatria, Utma Ata, Hilda Rambu Bangi Aurelia Noa Boby Yitran Udju Tade Boeky, Daniela L. A Boeky, Daniela L. A. Bora, Sarniati Christine Rohani Tadjo Tallo Dadi, Gingngu Rambu Kuba Daniela Boeky Daniela L. A. Boeky Deviarbi Sakke Tira Dian Fitriyani Mosa Basa Diana Aipipidely Dodo, Dominirsep Ovidius Erfina Intania Jaha Ermelinda T. W. Mango Erny Erawati Pua Upa Exposto , Levi Anatolia S.M. Fallo, Maria Virgina Far Far, Gracia Ch. G Febby Magda Sulima Febronia Pricilia Woi Ganis, Hendrika Yuniartin Hendrawan Litijawa Ira Yunita Nuhalawang Irma Ivalda Kale Jegili, Yohanes Dwi Putra Julian Massardi Mira Mangngi Katarina Melania lelaona Kii, Yuliana Ina Kono, Maria Emelinda Olga Lawa Djo, Victor Imanuel Lay, Soleman Ayub Ledo, Juliatri Lewi Jutomo Litik, Serlie K. A. Liufeto, Mega Lussy, Heldi Mira Bella Magdalena Octavianus Maku, Grace Margrita Salang Marni Marni, Marni Marthen Robinson Pellokila Masrida Sinaga Mega Liufeto Mega O. Liufeto Mersiana Meilani Paput Messakh, Devita Madelret Mila Yana J. Kefi Milenia F.A.V. Lahade Muda, Wehelmince Sisilia Cantika Dasi Muddzalifah, Dewi Muhammad Rifqy Rifandy Muntasir, Muntasir Nalle, Merci Nawa, Lusianus Ndoen, Enjelita Ndoen, Honey Ivon Nele, Maria M. R. Nelson Keba Rangga Suba Nenabu, Michelle Revival Nomate, Erni Susana Noorce Christiani Berek Oematan, Grouse Pacheco , Cipriano do Rosario Picauly, Intje Purnawan, Sigit Putri Ayuningthias Logo Putri Kencana Jafrizal Rahayu, Tanti Ridwan, Nadia Riwu, Rut Rosina Romeo, Petrus Rut Rosina Riwu S.S, Nurul Azizah Sagi, Elviani Stevani Sahdan, Mustakim Salwa Shalimar Sarci Magdalena Toy Sarci Magdalena Toy Sarci Magdalena Toy Sisilia L. Damian Soleman Landi Susan Gita Permata Kalla Takaeb, Afrona E.L Talahatu, Anna Talahatu, Anna Henny Talahatu, Anna Heny Tamar, Maria Magdalena Dembi Tanti Rahayu Theresia Fransiska Perada Dechantal Niron Tiran, Marvel Toy, Sarci M. Utma Aspatria Veronika Bili Bili Wadu, Angriyanti Orpa Christanti Welresna Rupiasa Wijaya, R. Pasifikus Christa Willem Lukas Selan Wini, Thereza Aprilianti Du'a Yendris K. Syamruth Yohanes Handri Tadeus Rina Yoseph Kenjam Yuliana Timu