p-Index From 2021 - 2026
7.474
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Jurnal Medika Udayana VISIKES Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Biometrika dan Kependudukan (Journal of Biometrics and Population) JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Public Health of Indonesia Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Abadimas Adi Buana Journal of Epidemiology and Public Health Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Kreativitas PKM Review of Primary Care Practice and Education (Kajian Praktik dan Pendidikan Layanan Primer) Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Jurnal Ners Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat jurnal syntax admiration Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara International Journal of Advanced Health Science and Technology Scientific Journal Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Asian Journal of Health Research Jurnal Pengabdian Mandiri Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan CoMPHI Journal : Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal Prominentia Medical Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Abdimas Kesehatan Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

PROMOTING MENTAL HEALTH BEHAVIOR IN WOMEN OF REPRODUCTIVE AGE THROUGH ANALYSIS OF ITS INFLUENCING FACTORS IN PENIWEN VILLAGE, MALANG REGENCY Silitonga, Hanna Tabita Hasianna; Wartiningsih, Minarni; Juliasih, Ni Njoman; Tari Kupula, Tiara; Justine Thiotansen , Keith; Cahyono, Agung; Alya Rachmanita, Fathiya; Dyah Saputri, Arini; Fathoni Syahda , Almer; Yuniati, Evi
Jurnal Biometrika dan Kependudukan Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL BIOMETRIKA DAN KEPENDUDUKAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbk.v14i2.2025.218-232

Abstract

The aims of this research is to evaluate the mental health status of women of reproductive age in Peniwen Village, Malang Regency, and to analyze factors that influence stress, anxiety, and depression, with the goal of promoting positive mental health behaviors. This research employed a quantitative, cross-sectional approac. There were 47 respondents involved in this research that accidentaly attended the local posyandu (integrated health post). Data were collected through structured questionnaires contains socio-demographic characteristics, the Depression, Anxiety, and Stress Scale (DASS-21), and perceived social support. The bivariate analysis was using chi-square and linear regression tests, while multivariate analysis was using multiple linear regression. Findings revealed that the prevalence of stress among the respondents was 10.6%, anxiety was 2.1%, and depression  was 6.4%. From bivariate analysis, it was found that occcupation was significantly associated with anxiety (p=0.012), marital status also had significant relationships with both stress (p=0.002) and depression (p=0.000). Social support demonstrated a negative and significant influence on depression (t = -1.744; p= 0.088). Multivariate analysis showed that occupation, marital status, and social support were significant predictors of depression; age and social support were significant predictors of anxiety; and marital status significantly influenced stress levels. These results showed that occupational conditions, marital status, age, and social support had critical role in shaping mental health outcomes among women of reproductive age. Enhancing mental well-being and foster healthier behaviors in this population could be done by addressing these factors through targeted community-based interventions.
Keuntungan Ekonomi, Munculnya Problem Lingkungan, dan Kesehatan Pada Kawasan Pesisir Penghasil Rumput Laut di Pulau Tarakan : Studi Kasus Tri Astuti Sugiyatmi; Sulidah Sulidah; Minarni Wartiningsih
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41694

Abstract

Pendahuluan: Rumput laut adalah komoditas  khas yang bernilai ekonomi tinggi  di wilayah pesisir dan  memberikan berbagai dampak  terhadap kesejahteraan dan kesehatan untuk  para pekerjanya.  Botol plastik, sebagai bahan produksi rumput laut menghiasi  lingkungan pemukiman petani rumput laut baik yang masih dipakai maupun yang sudah menjadi sampah. Berbagai problem kesehatan  akan muncul mengiringi  menumpuknya  sampah,  buruknya sanitasi  serta adanya berbagai vektor penyakit menular. Penelitian ini bertujuan untuk  mengeksplorasi tentang kasus budidaya rumput laut beserta dampak positif dari sisi ekonomi serta potensi  munculnya permasalahan lingkungan dan kesehatan.  Metode: Jenis penelitian ini adalah studi kasus eksploratif dengan rancangan desain kasus tunggal. Unit analisis adalah kawasan pemukiman penghasil rumput laut. Subyek penelitian adalah  data-data kesehatan puskesmas yang membawahi kawasan pemukiman tempat budidaya rumput laut.  Data kualitatif diperoleh dari wawancara. Informan terbagi menjadi para petani rumput laut beserta pemangku kebijakan terkait yaitu dari pihak kelurahan dan puskesmas. Hasil Penelitian: Banyak temuan penyakit menular di wilayah pemukiman pesisir. Ada kecenderungan petani rumput laut terserang beberapa  jenis penyakit seperti dermatitis, diare, dan demam berdarah. Kualitas kesehatan  lingkungan pemukiman petani rumput laut cukup memprihatinkan, kotor dan cenderung kumuh.  Kualitas kehidupan petani rumput laut membutuhkan perhatian yang lebih baik. Kesimpulan: Budidaya rumput laut menimbulkan dampak positif yang perlu dikelola  dan dampak negatif yang perlu dimitigasi dengan baik. Saran, disarankan agar dilakukan kajian yang lebih luas dengan memperhatikan faktor-faktor lain, seperti dukungan stakeholder khususnya terkait regulasi guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif terhadap pembudidaya rumput laut.
HUBUNGAN MUTU PELAYANANA DAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS SIMOMULYO Wartiningsih, Minarni; Attliantika W, Firzhoneinsky Arsyahera; Yuwono, Natalia; Handayani, Lidya
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.54253

Abstract

Mutu pelayanan yang baik mencerminkan kemampuan fasilitas kesehatan dalam memberikan layanan yang aman, efektif, responsif, serta sesuai dengan kebutuhan pasien. Mutu pelayanan kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan tingkat kepuasan pasien, karena kepuasan pasien mencerminkan penilaian pasien terhadap kesesuaian antara harapan dan pelayanan yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara mutu pelayanan dan kepuasan pasien di Puskesmas Simomulyo Surabaya.Penelitian menggunakan pendekatan analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 100 responden, diperoleh melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner mutu pelayanan dan kepuasan pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher-Exact TestMutu pelayanan dikategorikan baik dengan 70 responden (70%) dengan dimensi keterjangkauan akses, kenyamanan, dan informasi memiliki nilai baik oleh 65 responden (65%). Kepuasan dinilai baik dengan presentase 61 responden (61%). Mayoritas responden sebanyak 60 orang (85,7%) menilai mutu pelayanan berada pada kategori cukup dengan tingkat kepuasan tinggi, sementara hanya sebagian kecil responden sebanyak 1 orang (3,3%) yang menunjukkan mutu pelayanan dalam kategori cukup dan tingkat kepuasan rendah. Uji bivariat menunjukkan p-value sebesar <0,001 (p value <0,05). Dapat disimpulkan bahwa mutu dan kepuasan dinilai baik serta terdapat hubungan antara mutu pelayanan dan kepuasan pasien di Puskesmas Simomulyo Surabaya.
Penggunaan Tabir Surya Berbagai SPF dalam Mencegah Lentigo Solaris pada Kulit yang Terpapar Sinar Matahari Nur Faiza, Monica Ambarwati; Nurhadi, Stefani; Pramita, Desy Hinda; Mellyanawati; Wartiningsih, Minarni; Wirya, Stephen Akihiro; Suryadarma, Antonius Yansen
Scientific Journal Vol. 5 No. 1 (2026): SCIENA Volume V No 1, January 2026
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v5i1.306

Abstract

Pendahuluan: Sinar UV dapat mengaktivasi melanosit sehingga meningkatkan produksi melanin dan memicu terbentuknya hiperpigmentasi pada kulit. Lentigo solaris adalah salah satu hiperpigmentasi kulit yang terjadi akibat paparan sinar ultraviolet (UV) jangka panjang. Lentigo solaris tidak menimbulkan masalah kesehatan serius tetapi dapat mengganggu estetika kulit. Tujuan penelitian: Untuk mengevaluasi hubungan penggunaan tabir surya berbagai SPF terhadap pembentukan lentigo solaris pada individu yang terpapar sinar matahari. Metode: Penelitian ini menggunakan desain case control dengan total 85 responden, terdiri dari 17 responden dengan lentigo solaris dan 68 responden tanpa lentigo solaris. Pengukuran lentigo solaris dilakukan menggunakan skin analyzer berdasarkan parameter UV Spots, sedangkan penggunaan tabir surya dinilai melalui kuesioner terstandarisasi. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan bermakna antara penggunaan tabir surya dan kejadian lentigo solaris (p = 0,007). Responden yang tidak menggunakan tabir surya memiliki risiko 5,093 kali lebih besar mengalami lentigo solaris dibandingkan responden yang menggunakan tabir surya (95% CI: 1,643–15,785). Beberapa responden yang tidak menggunakan tabir surya tetapi tidak mengalami lentigo solaris, menunjukkan bahwa faktor lain seperti fototipe kulit dan intensitas paparan UV juga berperan. Kesimpulan: Penggunaan tabir surya merupakan faktor protektif penting dalam mencegah pembentukan lentigo solaris.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA TERKAIT VAKSIN HPV PADA ANAK PEREMPUAN USIA SEKOLAH DASAR KELAS 4 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ASEMBAGUS Louisa, Zabrina Abigail; Silitonga, Hanna Tabita Hasianna; Mellyanawati, Mellyanawati; Wartiningsih, Minarni
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.56153

Abstract

Infeksi Human papilloma virus (HPV) merupakan masalah kesehatan yang dapat menyerang kulit dan mukosa serta berpotensi menyebabkan lesi pra-kanker hingga kanker serviks. Pencegahan primer yang paling efektif dilakukan melalui pemberian vaksin HPV pada anak perempuan usia sekolah sebelum terpapar aktivitas seksual. Namun, pelaksanaan program vaksinasi HPV masih menghadapi kendala berupa rendahnya penerimaan orang tua, yang berkaitan dengan pengetahuan dan sikap terhadap vaksin tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan dan sikap orang tua terkait vaksin HPV pada anak perempuan kelas IV sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Asembagus. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan potong lintang. Populasi penelitian adalah seluruh orang tua dari anak perempuan kelas IV sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Asembagus. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Variabel penelitian meliputi pengetahuan dan sikap orang tua terhadap vaksin HPV. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus hingga September 2025 menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai vaksin HPV sebesar 62%, sedangkan 38% responden memiliki pengetahuan kurang. Namun, mayoritas responden menunjukkan sikap negatif terhadap pemberian vaksin HPV, yaitu sebesar 89%, dan hanya 11% yang memiliki sikap positif. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa meskipun sebagian besar orang tua memiliki pengetahuan yang baik tentang vaksin HPV, sikap terhadap vaksinasi HPV masih cenderung negatif, sehingga diperlukan upaya edukasi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan penerimaan vaksin HPV.
Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien BPJS di Poli Umum Puskesmas Simomulyo Surabaya Rachel Theresia Stephanie S; Minarni Wartiningsih; Hendera Henderi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Juli: Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v6i2.10304

Abstract

Service quality is an important factor in health service delivery because it affects patient satisfaction. BPJS patient satisfaction is an indicator of the success of Puskesmas services and reflects service quality, particularly in terms of structure and process. In general, this study aims to analyze the effect of service quality on BPJS patient satisfaction at the Simomulyo Surabaya Puskesmas General Clinic. More specifically, this study aims to identify service quality based on the dimensions of structure and process, measure the level of BPJS patient satisfaction, and analyze the influence of each dimension of service quality on patient satisfaction. This study used a quantitative observational design with a cross-sectional approach. The population consists of all BPJS patients at the Simomulyo Surabaya Community Health Center General Clinic in 2025, totaling 4,412 patients. The sample consisted of 98 respondents calculated using the Slovin formula with simple random sampling technique. Data were collected using a service quality and patient satisfaction questionnaire based on Donabedian's theory, and data analysis was performed using simple linear regression tests. Service quality was rated as good, with an average score of 3.49 for both the structure and process dimensions. BPJS patient satisfaction was also rated as good, with an average score of 3.42. There is a significant influence between the structure dimension and patient satisfaction (p-value 0.000 < 0.05) and the process dimension and patient satisfaction (p-value 0.000 < 0.05). Service quality has a significant effect on BPJS patient satisfaction at the Simomulyo Surabaya Community Health Center General Clinic. Further research is recommended to examine other dimensions of service quality, and the Community Health Center is expected to improve service quality to increase BPJS patient satisfaction.
Relation between Body Mass Index and Knee Osteoarthritis in Pre-Elderly to Elderly at Orthopedic Poly of Dr. Mohamad Soewandhie Regional Public Hospital Surabaya Yoga Prana Putra Santosa; Minarni Wartiningsih; Bimo Sasono
International Journal of Advanced Health Science and Technology Vol. 4 No. 1 (2024): February
Publisher : Forum Ilmiah Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FORITIKES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/ijahst.v4i1.315

Abstract

Osteoarthritis is a degenerative joint disease characterized by painful joints, particularly prevalent in older individuals, attributed to mild inflammation resulting from bone-end friction. A study conducted in Surakarta revealed a 4.9-fold increase in osteoarthritis risk among individuals with a BMI >25 compared to those with a BMI of 18.5-25.0. This research aims to investigate the association between knee osteoarthritis and BMI among elderly patients at the orthopedic outpatient clinic of Sesyapdhio Hospital, Surabaya. Using cross-sectional observational analysis, osteoarthritis patients were identified. The findings indicate a correlation between higher BMI and increased severity of osteoarthritis, contrasting with milder cases observed in individuals with normal BMI. Spearman's rank correlation review revealed a strong positive correlation (r=0.554) between BMI and osteoarthritis severity at Sexygandhio Hospital Surabaya. This study's unique contribution lies in its focused exploration of the relationship between BMI and osteoarthritis severity in elderly patients, offering insights into potential interventions tailored to BMI-specific risk profiles.
Peningkatan Kompetensi dan Kapabilitas Industri Kecil Menengah (IKM) David Sukardi Kodrat; Minarni Wartiningsih; J.E. Sutanto; Hermeindito Hermeindito; Metta Padmalia; Melinda Alfiani Rosida Dewi
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/leecom.v8i1.5801

Abstract

Industri Kecil Menengah (IKM) yang terletak di Desa Gadung memiliki sejumlah permasalah, antara lain belum memiliki legalitas, belum secara rutin menghasilkan produk, menggunakan kapasitas peralatan yang masih terbatas, dan belum banyak dikenal. Program ini bertujuan untuk memberikan peningkatan kompetensi dan kapabilitas industri. Metode pelaksanaan program ini dilakukan dengan menerapkan hasil penelitian Modified Design Thinking oleh tim pelaksana kegiatan. Hasil pelaksanaan program ini menghasilkan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diterbitkan serta peningkatan kompetensi yang diikuti oleh 30 UMKM. Materi yang diberikan mendorong perkembangan UMKM, meningkatkan hasil penjualan, mengenal karakter konsumen, cara memasarkan produk, dan inovasi produk sehingga menghasilkan pelaku usaha yang berani maju dan berkompetisi dengan baik. Program ini juga membantu UMKM dalam membangun brand awareness sehingga menarik perhatian konsumen.
Peningkatan pengetahuan dan kadar hemoglobin wanita usia subur melalui edukasi kesehatan dan suplementasi tablet Fe Minarni Wartiningsih; Lilik Djuari; Hanna Silitonga; Joseph Laning; Tiara Shalzabila; Jasmine Prayoga; Vincent Gonaldy; Sebastyan Kurniawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39686

Abstract

Abstrak Anemia pada wanita usia subur (WUS), terutama pada kelompok usia awal, tetap menjadi isu yang cukup penting dalam permasalahan kesehatan masyarakat yang berisiko pada penurunan produktivitas dan kualitas kesehatan reproduksi di masa depan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada WUS yang ada di Desa Wonosari, Kecamatan Tutur (Nongkojajar), Kabupaten Pasuruan, yang membutuhkan penguatan pengetahuan tentang anemia dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Pemilihan lokasi didasarkan pada relevansi masalah anemia dengan upaya pencegahan stunting, karena anemia pada perempuan sebelum dan selama kehamilan berkaitan dengan risiko stunting pada anak, sementara percepatan penurunan stunting masih menjadi prioritas kesehatan di Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kadar hemoglobin WUS melalui adanya edukasi kesehatan, suplementasi tablet tambah darah, dan pendampingan berkala. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan 30 wanita usia subur. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan kader, pendataan peserta, pemeriksaan kadar hemoglobin awal, pre-test, edukasi kesehatan tentang anemia, pemberian tablet tambah darah, post-test, monitoring kadar hemoglobin tiga bulan setelah intervensi, dan pendampingan konsumsi tablet tambah darah hingga bulan keenam. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 55 menjadi 87, atau meningkat sejauh 32 poin. Rata-rata kadar hemoglobin meningkat dari 10,8 g/dL sebelum intervensi menjadi 12,5 g/dL setelah tiga bulan intervensi, atau meningkat 1,7 g/dL. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan, suplementasi tablet tambah darah, dan pendampingan berkala dapat mendukung peningkatan pengetahuan serta perbaikan kadar hemoglobin pada wanita usia subur. Kata kunci: anemia; edukasi kesehatan; hemoglobin; tablet tambah darah; wanita usia subur. AbstractAnemia among women of reproductive age, particularly in the early reproductive age group, remains an important public health issue because it may reduce productivity and affect future reproductive health. This community service activity was conducted among women of reproductive age in Wonosari Village, Tutur District (Nongkojajar), Pasuruan Regency. The location was selected because anemia prevention is relevant to stunting prevention, while stunting reduction remains a health priority in Pasuruan Regency. This activity aimed to improve knowledge and hemoglobin levels through health education, iron tablet supplementation, and periodic assistance. A total of 30 women of reproductive age participated in this activity. The implementation included coordination with health cadres, participant registration, baseline hemoglobin examination, pre-test, anemia health education, iron tablet distribution, post-test, hemoglobin monitoring three months after the intervention, and assistance in iron tablet consumption until the sixth month. The results showed that the mean knowledge score increased from 55 to 87, with an improvement of 32 points. The mean hemoglobin level also increased from 10.8 g/dL before the intervention to 12.5 g/dL after three months, with an improvement of 1.7 g/dL. These findings indicate that health education, iron tablet supplementation, and periodic assistance can support knowledge improvement and hemoglobin improvement among women of reproductive age. Keywords: anemia; health education; hemoglobin; iron tablets; women of reproductive age.
Contraceptive-use Behavior Among Women of Reproductive Age in Rural Indonesia: Rethinking Contraceptive-use Promotion Hanna Silitonga; Nimas Pristiwanto Dwi Safitri; Bachtiar Rizki Nadiansyah; Tan Emanuella Veilen Madelline Willy; Novia Yolanda; Azyvati Karesna Putera; Minarni Wartiningsih; Ni Njoman Juliasih; Etha Rambung; Pieter David Adriaan Ferdinandus
CoMPHI Journal: Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal Vol. 6 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Perhimpunan Dokter Kedokteran Komunitas dan Kesehatan Masyarakat Indonesia (PDK3MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/comphijournal.v6i3.318

Abstract

The use of contraception not only contributes to the reduction of maternal and child mortality rates but also serves as a strategic effort to control population growth. Long-term contraceptive methods (LCMs) are recognized as more effective and efficient when compared to non-LCMs. Nevertheless, data from the 2020 Indonesian Health Profile indicate that the majority of contraceptive acceptors continue to favor non-LCMs. Peniwen Village, characterized by a high population density of 462 individuals per square kilometer, represents a pertinent setting for examining contraceptive behavior. This study aimed to analyze the contraceptive behavior of women of reproductive age in Peniwen Village, along with their sociodemographic characteristics, and to determine the association between contraceptive method and variables such as age, education level, occupation, parity, knowledge of family planning, and family life cycle. This research employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. The study involved 37 women of reproductive age who were family planning acceptors selected through total sampling. Data were collected using structured questionnaires encompassing demographic information, family planning knowledge, family stage, and contraceptive use. Descriptive statistics were applied to summarize the data, while the Chi-square test was used to assess associations between independent variables and contraceptive method. The findings revealed that 48.65% of respondents utilized LCMs, while 51.35% used non-LCMs. Bivariate analysis showed no statistically significant association between contraceptive method and age (p=0.249), education (p=0.695), occupation (p=0.392), parity (p=0.340), family planning knowledge (p=0.122), or family stage (p=0.500). These results underscore the necessity of adopting a more holistic approach that incorporates socio-cultural and religious dimensions to enhance family planning education among women of reproductive age in Peniwen village.
Co-Authors Abigail Elsha Tiara Susanto Adam Hilman Wibisono Ade Lia Ramadani Adellita Ilmas Bintang Mohamad Adhitya Ginting Agung Cahyono Aldy Dion Alvionita Muntholib Alvionita Muntholib Alya Rachmanita, Fathiya Ananda Nabilla Setyani Angeline, Priscilla Annisa Nurida Antonius Yansen Suryadarma Antonius Yansen Suryadarma Aren Lestyani Aria Ganna Henryanto Ariesta Andriani, Nathania Disa Aristya, Tania Atmadjaja, Agnes Attliantika W, Firzhoneinsky Arsyahera Azyvati Karesna Putera Bachtiar Rizki Nadiansyah Bambang Wirjatmadi Bella Ayu Adinda Billy Daniel Mesaakh Billy Daniel Messakh Billy Daniel Messakh Bimo Rafi Prayogo Bimo Sasono Casey Clarissa Gondo Cempaka Harsa Sekarputri Cempaka Harsa Sekarputri Charles Siahaan Charles Siahaan Chindy Claudya Angriyanto Chindy Claudya Angriyanto David Sukardi Kodrat Desy Hinda Pramita Dewi Mayasari Dewi, Dewa Ayu Liona Dominikus Raditya Atmaka Donny Arintha Putra Gabriella Dyah Saputri, Arini Edwin Hadinata Erfince Wanimboe Eric Dino Tandoyo Etha Rambung Evelyn Danielle Wijaya Evelyn Danielle Wijaya Fasyicha Lisana Nur Ilmiyah Fathoni Syahda , Almer Febri Endra Budi Setyawan Firda Aulia Wiraputri Glenn Gilang Manyering Gonaldy, Vincent Aurelius Gusto Benyamin Messakh Hanna Silitonga Hanna Tabita Hasianna Silitonga Harum Nida&#039;ul Husna Hebert Adrianto Hendera Henderi Hermeindito Hermeindito Himawan, Asavita Rhena Hudi Winarso Imelda Ritunga Indira Xena Salvita Isnaini Isnaini Ivana Velda J.E. Sutanto Jasin, Jessica Lingga Jasmine Prayoga Jemima Lewi Santoso Jonathan Loody Lukas Joseph Laning Justine Thiotansen , Keith Kaka, Wilhelmus Alvin Karimah, Azimatul Kevin Cerwyn Dedwydd Lidya Handayani Lilik Djuari Lisa Rahmawati Louisa, Zabrina Abigail Lukman Handoko Maelo, Clara Angraini Mahulette, Aisyah Nurulhisa Marilyn Firmantho May Fanny Tanzilia Maya Syahria Saleh Melinda Alfiani Rosida Dewi Mellyanawati Mellyanawati Metta Padmalia Muhammad Amin Rais Nadia Refina Tiurlan Barasa Nanik Setijowati Natalia Yuwono Nathania Disa Ariesta Andriani Nathania Disa Ariesta Andriani Ni Djoman Juliasih Ni Njoman Juliasih Ni Njoman Juliasih Nimas Pristiwanto Dwi Safitri Novia Yolanda Noviani, Doris Nur Faiza, Monica Ambarwati Pardosi, Delima Silvani Paskadita, Nafiri Eldya Pieter David Adriaan Ferdinandus Pieter David Adriaan Ferdinandus Prajitno, Subur Prameswari, Gita Prayitno, Subur Prayogo, Michelle Christina Purwakaning Purnomo Agung Putri Maharani Salsa Bilatussalama Putu Gede Julian Yuan Pratama Putu Gede Julian Yuan Pratama Rachel Theresia Stephanie S Rachmawati, Fathin Aulia Rifka Irhamna Rifka Irhamna Risa Mauludia Rosida Dewi, Melinda Alfiani Santoso, Gianina Angelia Sebastyan Kurniawan Shalzabila, Tiara Cahya Novia Sincihu, Yudhiakuari Siusanto Hadi Soesanto, Danoe Soetedja, Venny Sofyan Kurniawan, Widya Arif Soplantila, Chelsy Gravia Stefani Nurhadi Sugiyatmi, Tri Astuti Tail, Melthina Angelia Tan Emanuella Veilen Madelline Willy Tanzilia, May Fanny Tari Kupula, Tiara Tatas H.P. Brotosudarmo Tatas Hardo Panintingjati Brotosudarmo Thomy Aljabbari Zaman Tiara Shalzabila Timothy Tobias Tri Astuti Sugiyatmi Ully, Sulidah Valeria Rosalind Angkawidjaja Victor Setiawan Tandean Viena, Windi Clara Vincent Aurelius Gonaldy Vincent Aurelius Gonaldy Vincent Aurelius Gonaldy Vincent Gonaldy Wanimbo, Erfince Wardani, Karmila Ayu Widiya Hari Kurnia Wienta Diarsvitri Wijaya, Evelyn Danielle Wilmida, Anggun Diah Windi Clara Viena Wirya, Stephen Akihiro Xela Adilla Pramesthi Xela Adilla Pramesthi Yoga Prana Putra Santosa Yuman Arya Nasrullah Yuniati, Evi Zhakia, Jelita Zhufatul