Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA DAYA DUKUNG TIANG PANCANG BERDASARKAN HASIL DATA KALENDERING PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN BWS KUBU RAYA Siregar, Yustika Handayani; Priadi, Eka; Aprianto, Aprianto
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.53762

Abstract

Setiap fondasi harus mampu mendukung beban sampai batas keamanan yang telah ditentukan, termasuk mendukung beban maksimum yang mungkin terjadi. Sehingga, fondasi pada struktur bangunan harus diperhitungkan daya dukung agar dapat menjamin kestabilan bangunan dalam menahan beban yang diterima dan memperhitungkan penurunan yang terjadi dan tidak melebihi batas yang sudah ditetapkan. Fondasi yang digunakan pada penelitian ini adalah tiang pancang spun pile. Perhitungan daya dukung aksial berdasarkan data kalendering, SPT, menggunakan bantuan Program Plaxis v.8.6, dan penurunan segera dan konsolidasi tiang kelompok pada Proyek Pembangunan Rumah Susun BWS Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kapasitas daya dukung aksial dan penurunan segera maupun konsolidasi yang terjadi akibat perubahan perencanaan. Berdasarkan hasil perhitungan data kalendering menggunakan metode Hiley, Modified ENR, dan Eyitelwein. Berdasarkan hasil perhitungan data SPT menggunakan metode API dan Meyerhof. Dari analisa perhitungan daya dukung yang memiliki nilai terendah yaitu Modified ENR, sehingga penambahan tiang pada tiang tunggal dan perubahan konfigurasi tiang pancang kelompok disesuaikan dengan metode ini.Kata kunci: daya dukung, fondasi, kalendering, penurunan, tiang   pancang
Analisis Stabilitas Lereng Studi Kasus Longsor pada Ruas Jalan Nasional Batas Kota Pontianak – Simpang Ampar Tayan Karo-Karo, Ilham; Priadi, Eka; Rustamaji, R M
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v12i3.102207

Abstract

Terjadinya keruntuhan tanah atau longsor sebagaimana disebutkan di atas, mengindikasikan bahwa stabilitas tanah terganggu. Dengan kata lain, gaya-gaya yang bekerja pada tanah, baik gaya luar maupun gaya gravitasi akibat berat tanah itu sendiri, tidak lagi mampu mempertahankan stabilitas tanah, sehingga mengakibatkan keruntuhan lereng. Ampar Tayan sendiri merupakan jalan yang dibangun di daerah rawa/gambut, di samping dataran tinggi dan perbukitan. Oleh karena itu, kemungkinan terjadinya keruntuhan lereng dapat terjadi sewaktu-waktu. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan analisis stabilitas lereng untuk mendapatkan faktor keamanan dan solusi yang tepat untuk mengatasi keruntuhan lereng. Salah satu tantangannya adalah metode yang digunakan untuk analisis stabilitas lereng berbeda-beda, sehingga menghasilkan nilai faktor keamanan yang bervariasi, yang mungkin tidak selalu konsisten. Pengaruh intensitas curah hujan pada lereng ruas jalan Bts. Kota Pontianak - Sp. Ampar Tayan STA 92+500 terhadap faktor keamanan yang diperoleh tidak terlalu terasa. Namun, secara umum, curah hujan yang tinggi dapat meningkatkan tekanan air tanah, membuat lereng menjadi lebih tidak stabil, dan infiltrasi air hujan dapat meningkatkan kepadatan tanah sekaligus mengurangi kekuatan gesernya. Jika kekuatan geser tidak mampu menahan tekanan air yang tinggi, hal ini dapat menyebabkan potensi keruntuhan lereng. Kata kunci: stabilitas lereng; air tanah; kekuatan geser
PENGARUH PENAMBAHAN DIFA SOIL STABILIZER PADA LAPISAN FONDASI JALAN YANG DISTABILISASI MENGGUNAKAN SEMEN (SOIL – CEMENT STABILIZATION) (TINJAUAN TERHADAP NILAI BATAS-BATAS ATTERBERG TANAH) Alyani, Alifa Innasa; Bachtiar, Vivi; Priadi, Eka
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 10 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stabilisasi tanah menggunakan semen merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki daya dukung suatu struktur lapisan perkerasan yang berdiri di atasnya. Namun, efektivitas stabilisasi sering dipengaruhi oleh suatu karakteristik plastisitas tanah, sehingga diperlukannya bahan tambahan yang mampu memperbaiki sifat indeks plastisitas tanah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh penambahan DIFA Soil Stabilizer sebesar 2%, 6%, dan 12% terhadap perubahan nilai Batas-batas Atterberg pada tanah yang distabilisasi menggunakan semen 7% dengan waktu pemeraman (curing time) 0, 7, dan 14 hari. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kombinasi semen dan DIFA Soil Stabilizer menurunkan nilai batas cair (LL) menjadi 40,753%, nilai batas plastis meningkat menjadi 33,418%, nilai batas susut menurun menjadi 18,429%, serta nilai indeks plastisitas turun menjadi 7,335%, sehingga tanah memenuhi persyaratan sebagai material subgrade kelas B. Kata kunci: Stabilisasi tanah, DIFA Soil Stabilizer, Batas-batas Atterberg, Semen. Abstract Soil stabilization using cement is one way to improve the bearing capacity of a pavement structure. However, the effectiveness of stabilization is often influenced by the soil's plasticity characteristics, necessitating additional materials that can improve the soil's plasticity index. The purpose of this study was to analyze the effect of adding 2%, 6%, and 12% DIFA Soil Stabilizer on changes in the Atterberg Limits of soil stabilized using 7% cement with curing times of 0, 7, and 14 days. The results showed that the combination of cement and DIFA Soil Stabilizer reduced the liquid limit (LL) to 40.753%, the plastic limit increased to 33.418%, the shrinkage limit decreased to 18.429%, and the plasticity index decreased to 7.335%. Therefore, the soil met the requirements for class B subgrade material. Keywords: Soil stabilization, DIFA Soil Stabilizer, Atterberg Limits, Cement.
ANALISIS BRONJONG AKIBAT GEMPA DENGAN METODE MONONOBE - OKABE Pungkas, Kwenz Narashida; Bachtiar, Vivi; Priadi, Eka
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v13i1.104892

Abstract

Ruas Jalan Simpang Tanjung-Aruk di Kabupaten Sambas Kalimantan Barat merupakan jalan nasional yang memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas wilayah. Pada segmen ini terjadi kelongsoran lereng yang telah mencapai badan jalan sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu kelancaran lalu lintas. Oleh sebab itu diperlukan perkuatan, adapun perkuatan dalam kasus longsor lereng adalah salah satunya perkuatan dinding penahan tanah. Dinding Penahan Tanah merupakan struktur yang berfungsi menahan beban dan massa tanah pada permukaan yang berbeda elevasi dengan tujuan mendapatkan kestabilan secara global. Bronjong merupakan salah satu jenis dinding penahan tanah yang mengandalkan bobot sendirinya sebagai stabilitas. Adapun gaya-gaya yang bekerja pada kondisi statis merupakan tekanan tanah aktif dan pasif. Beban gempa merupakan beban dinamis dimana beban bergerak/bergetar dengan nilai yang meningkat atau tidak tetap. Merancang dinding penahan tanah tipe bronjong perlu di kontrol stabilitas eksternalnya. Adapun stabilitas eksternal dinding penahan tanah tipe bronjong yaitu kontrol terhadap guling, geser, daya dukung dan stabilitas global. Kontrol stabilitas global dapat dianalisa menggunakan program plaxis 2023.2
EVALUASI DAYA DUKUNG AKSIAL DAN LATERAL PADA FONDASI SPUN PILE Sari, Indah Wulan; Bachtiar, Vivi; Priadi, Eka
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v13i1.104816

Abstract

Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar merupakan suatu langkah strategis dalam pengembangan infrastruktur transportasi untuk mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja fondasi spun pile dalam menahan beban aksial dan lateral, dengan studi kasus pada proyek jembatan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa fondasi yang digunakan memenuhi persyaratan daya dukung dan deformasi berdasarkan standar SNI 8460:2017. Pada penelitian ini digunakan data sekunder seperti hasil uji Standard Penetration Test (SPT), uji laboratorium, Pile Driving Analyzer (PDA), Laterally Load Test (LLT), dan gambar kerja. Analisis dilakukan dengan metode statis, dinamis, dan aplikasi berupa APILE dan LPILE. Daya dukung aksial paling kecil pada tiang P2-B3 menggunakan Metode Mayerhof (1976) dengan diameter 1 m dan panjang 31,5 m sebesar 178,130 ton. Daya dukung lateral terkecil pada tiang P2-B5 menggunakan Metode Evans & Duncan (1982) dengan diameter 1 m dan panjang 21 m sebesar 4,141 ton (freehead) dan 9,466 ton (fixedhead). Penurunan total pada P2 sebesar 0,039 meter dan defleksi yang terjadi sebesar 7,381 mm (freehead) dan 2,910 mm (fixedhead). Fondasi spun pile pada proyek ini memenuhi persyaratan berdasarkan SNI 8460:2017. Hasil analisis dengan menggunakan program APILE dan LPILE menunjukkan konsistensi dengan metode empiris dan uji lapangan.
Pemodelan Deformasi Tanah Dasar Pada Struktur Jalan di Tanah Lunak (Studi Kasus: Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas) Fadhlurrohman, Kaloka Pambayun; Rustamaji, Rustamaji; Priadi, Eka
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol. 13 No. 3 (2026): JeLAST Edisi Agustus 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infrastruktur jalan yang dibangun di atas tanah lunak sering mengalami kerusakan berat berupa longsor dan penurunan akibat kapasitas daya dukung yang rendah dan tingkat kompresibilitas yang tinggi. Penelitian ini mengkaji kasus longsor yang memakan badan jalan pada ruas Jalan Serindang–Pelanjau di STA 0+437,40–0+487,00, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemodelan deformasi vertikal dan horizontal tanah dasar menggunakan bantuan perangkat lunak berbasis metode elemen hingga guna menganalisis perilaku keruntuhan akibat pembebanan jalan serta memodelkan stabilitas rencana perbaikannya. Analisis dilakukan menggunakan program Plaxis 2D 2024.2 pada tiga titik tinjauan, yaitu STA 0+450, STA 0+475, dan STA 0+500, dengan memodelkan empat kondisi muka air tanah, yaitu surut, pasang, pasang tiba-tiba surut (rapid drawdown), dan banjir. Hasil pemodelan kondisi eksisting menunjukkan bahwa kondisi paling rawan dan kritis terjadi pada skenario pasang tiba-tiba surut, dengan Faktor Keamanan (FK) menurun tajam hingga mencapai nilai terendah pada rentang 1,182–1,314, disertai deformasi vertikal dan horizontal yang paling ekstrem. Penerapan perbaikan menggunakan perkuatan cerucuk terbukti sangat efektif dalam mengamankan lereng karena mampu meningkatkan nilai FK secara drastis hingga di atas 1,5 pada kondisi kritis serta menahan badan jalan agar tidak amblas. Namun demikian, kekakuan sistem perkuatan cerucuk ini memicu timbulnya efek perasan (lateral squeezing effect) yang mendesak tanah lunak ke arah samping sehingga deformasi pergeseran horizontal justru semakin besar.
PENGARUH LIMBAH RED MUD SEBAGAI BAHAN TAMBAH TANAH TIMBUNAN DISTABILISASI DENGAN SEMEN Afzan, Afzan; Priadi, Eka; Rustamaji, Rustamaji
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol. 13 No. 3 (2026): JeLAST Edisi Agustus 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengolahan bauksit menjadi alumina di Kalimantan Barat menghasilkan limbah padat berupa lumpur merah (red mud) dalam jumlah besar yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dimanfaatkan secara optimal. Di sisi lain, kebutuhan material tanah timbunan untuk pembangunan infrastruktur jalan terus meningkat, sementara ketersediaan material alam semakin terbatas. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan limbah lumpur merah (red mud) sebagai bahan tambahan pada tanah timbunan yang distabilisasi dengan semen terhadap sifat fisis tanah. Adapun variasi campuran yang digunakan adalah kadar Portland Composite Cement atau Semen Portland 3%, serta variasi red mud sebesar 25% dan 50% dari berat kering tanah, baik tanpa maupun dengan penambahan semen dan variasi masa pemeraman 0, 7, dan 14 hari. Hasil penelitian menunjukan penambahan Red Mud dan Semen menurunkan nilai kadar air namun bertambahnya Red Mud kadar air mengalami peningkatan,untuk berat jenis penambahan Red Mud Meningkatkan nilai Berat Jenis untuk nilai batas cair (LL) menurun dan untuk batas plastis meningkat sehingga indeks plastisitas menurun yang awalnya 14,897% menurun menjadi 4,612% sehingga memenuhi dalam perancanngan struktur fondasi bawah kelas B dan S. Serta dari Pengujian Hidrometer dan Analisa Saringan butiran tanah menjadi lebih besar dibandingkan dengan butiran tanah asli.
Pengaruh Penambahan Semen Pada Campuran Tanah dan Lumpur Merah (Red Mud) terhadap Nilai CBR Laboratorium Fratama, Idham Andi; Rustamaji, Rustamaji; Priadi, Eka
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol. 13 No. 3 (2026): JeLAST Edisi Agustus 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lumpur merah (red mud) merupakan limbah padat hasil pengolahan bauksit menjadi alumina melalui metode bayer yang bersifat alkalis tinggi dan dihasilkan dalam jumlah besar, sehingga berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dimanfaatkan kembali. Salah satu upaya pemanfaatannya adalah sebagai material tambahan pada lapis fondasi jalan, namun perbedaan karakteristik mekanis antara lumpur merah dan tanah dapat memengaruhi daya dukung campuran yang dievaluasi melalui nilai CBR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pencampuran tanah dan lumpur merah, serta pengaruh penambahan semen 3% dengan variasi masa pemeraman yang berbeda terhadap nilai CBR campuran. Pengujian meliputi pemadatan standar untuk mendapatkan parameter kepadatan kering maksimum (MDD) dan parameter kadar air optimum (OMC), serta pengujian CBR pada kondisi kering (unsoaked) dan rendaman (soaked). Hasil penelitian menunjukkan pencampuran tanah dengan lumpur merah menyebabkan nilai MDD dan CBR menurun, sedangkan OMC meningkat. Penambahan semen 3% secara umum meningkatkan nilai CBR unsoaked dan soaked, dengan CBR unsoaked terus meningkat seiring bertambahnya masa pemeraman, meskipun MDD campuran menurun dan OMC meningkat, terutama pada campuran berpersentase lumpur merah besar. Namun, keberadaan lumpur merah dalam persentase besar menurunkan efektivitas semen, sehingga nilai CBR campuran yang distabilisasi semen tetap tidak melebihi nilai CBR tanah yang distabilisasi semen tanpa lumpur merah. Kata Kunci: CBR, kepadatan, lumpur merah, stabilisasi semen, subgrade.
Co-Authors - Aprianto - Bashori - Firmansyah - Herwin - Mislan - Sutrisno -, Sopian A’an, Andreas Abu Bakar Alwi Abubakar Alwi Ade Iwan Kurniawan, Ade Iwan Afzan, Afzan Ahmad Faisal Ahmad Faisal Ahmad Sadri Ahmad, Faisal Al Anshori, Rifki Alfiansyah, Indra Alkautsar Saputra Alyani, Alifa Innasa Andi, Uray Ferry Andria, Tya Andrianus Saputra Apriani, Fastiwi Aprianto - Aprianto . Aprianto, - Aprianto, . Apriyanto ., Apriyanto Apriyanto, - Ardhana, Praditya Ardi, Rosihan Ashari, Fahmi Nur Asriyardi, Ibnu Aswandi . Aswandi, - Atikah, Dewi Ayu Aprillia Azami, Fikri Irfanil Budhi Purwoko, Budhi Chairul Huda, Chairul Chakim, Abdul Chari Asroy Hasibuan Dennery ., Dennery Desi Alfianti Eduard Asna Padagi, Eduard Asna Edy Edy Efan Hidayat Elvira Elvira Elvira, - Fadhlurrohman, Kaloka Pambayun Fajar Andhika Fauzi, Harfian Fendy Oktavianto Firmalisa Maulina, Firmalisa Fitri Imansyah Fitria, Lia Fratama, Idham Andi frengky, frengky Grossbia, Danny Gunarto, Danang Gusti Aisamuddin Gusti Zulkifli Mulki Harbin Simbolon Harsusani, - Heni Pujiastuti Herwani . Irfiansyah . Ishak Hasan Iskandar, Victor Otto Ivan Sujana Ivan sujana Jaka, - Jhon Ulik Siahaan Junaidi, Lalu Muhamad Juniardi, Fitri Kahfi, Muhammad Ashhabul Kameistu, Ponsianus Karo-Karo, Ilham Kharisma Dewi Khrisna Catur Wibawa Komala Erwan Kurniadi, Gabriel Roy Leonova, Leonova Mansyur M, Mansyur Maryono, Ady Meliyani, Winda Melza Hirsafitri Muhammad Nur Ilham Muharram, Dian Murad, Murad Murwanto, Yohanes Naim, . Natal Gloria Leo Rencus Purba Noveicalistus H Djanggu Novita, Arisia Nurhayati Nurhayati P. S, Albert Allowenda Pamungkas, Arie Perdana, Aryadika Putra Prastiya, Chandra Puji Febry Mindartin Pungkas, Kwenz Narashida R M Rustamaji R. M. Rustamaji R. M. Rustamaji, R. M. R.M. Rustamaji Rahmahwati, Ratih Raihan, Nabila Nur Ratna Herawatiningsih Ridho, Abdul Haris Rifaldi, Muhammad Arif Rivaldy, Arya Robie Asta Rosihan Anwar, Rosihan Rosita Hermiyati Rustamadji . RUSTAMAJI RUSTAMAJI Rustamaji, - Rustamaji, R.M Rustamaji, R.M. Rustamaji, Raden Mas Rustamaji2, R. M. Sahabung, Elvinanda Putra Sandan, Michael Abong Saputra, Nanda Zulna Sari, Indah Wulan Septianto, Septianto Sherly Kurnia Silvia Uslianti Simorangkir, August Patria Sinambela, David Michael Siregar, Yustika Handayani Sitompul, Irwan Tridayanto Slamet Widodo Suhendi, Redi Sujana, Ivan - Sukaryanto . Supianto, Agus Sutria Hartiwi Sutrisna, Dedy Tri Wahyudi Utomo, Kiki Prio Utomo, Marsudi Vivi Bachtiar Wahyu Adi Tama A Wulan Hidayah Zanjabil, Ananda Anggiat Zulkipli ., Zulkipli