Claim Missing Document
Check
Articles

PERENCANAAN RUANG PUBLIK TERPADU DI SAWANGAN, DEPOK, JAWA BARAT Anisa Anisa; Ashadi Ashadi; Ari Widyati Purwantiasning; Finta Lissimia; Taufik Hidayat
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.2.1.35-38

Abstract

Perencanaan ruang publik terpadu di Sawangan Depok merupakan program pengabdian masyarakat prodi Arsitektur yang bertujuan untuk memberi ruang bermain dan bersosialisasi yang aman dan edukatif bagi warga. Permasalahan yang ditemui adalah dalam lingkup 1 RT belum terdapat ruang yang dapat digunakan untuk bermain anak-anak secara aman. Metode yang dilakukan adalah observasi lapangan ke lokasi untuk mengetahui kondisi eksisting yang dilengkapi dengan wawancara ke pengurus RT. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah perencanaan ruang publik terpadu pada lokasi dan desain yang sudah dibicarakan antara tim pengmas dengan warga. Perencanaan ini kemudian menjadi bagian proposal pengajuan ruang publik terpadu untuk direalisasikan.
DISAIN PENGEMBANGAN MASJID AT-MUTTAQIN YAYASAN YASPIA CIGANJUR, JAGAKARSA, JAKARTA SELATAN Ari Widyati Purwantiasning; Saeful Bahri; Ashadi Ashadi; Anisa Anisa; Ahmad Yusuf
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.3.1.1-6

Abstract

Disain pengembangan Masjid At-Muttaqin Yayasan Yaspia Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan merupakan salah satu bentuk kepedulian Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta yang dilaksanakan dalam rangka kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi disain dalam perencanaan pengembangan bangunan musholla yang berada dalam satu lahan dengan sekolah SMK YASPIA. Musholla yang ada dianggap sudah tidak layak dalam mengakomodasi kebutuhan siswa maupun masyarakat sekitarnya, untuk itu Yayasan YASPIA membuat perencanaan untuk mengembangkan musholla yang ada menjadi masjid dua lantai. Dengan pengembangan musholla menjadi masjid, maka diharapkan dapat memenuhi kebutuhan para siswa-guru dan masyarakat sekitarnya.
PENDAMPINGAN VERIFIKASI PERENCANAAN UNIT SEKOLAH BARU UNTUK PENGADAAN SEKOLAH LUAR BIASA DI MUKOMUKO BENGKULU Dedi Hantono; Ari Widyati Purwantiasning; Lutfi Prayogi; Yeptadian Sari
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v5i2.20357

Abstract

Education as the primary means of improving human intellectuality and the progress of a nation should be accessible to anyone, including children with physical and mental limitations. In certain areas in Indonesia, many areas still have difficulty accessing educational facilities for children with special needs. In general, they have large enough land but have a limited budget to build school buildings. This appalling condition has prompted the Ministry of Education and Culture to provide assistance for the construction of school buildings with special requirements in areas with limited budgets. The assistance is expected to be right on target, so the Ministry of Education and Culture requires verification before assisting. Because many regions have submitted proposals, the Ministry of Education and Culture requires a companion team from universities as a team of verifiers to assess the eligibility they receive from several regions in Indonesia. The Department of Architecture, University of Muhammadiyah Jakarta, was appointed as a team of verifiers on proposals from Tanjung Mulya Village, Mukomuko Regency, Bengkulu Province. This village has provided a plot of land for the planned construction of a school building for special needs. The community needs that. In conducting the verification, the verifier team used a survey method to see the physical and non-physical conditions of the site and the village environment to conform to the standards and regulations for the construction of schools with special needs owned by the Ministry of Education and Culture. In the final stage of verification, a conclusion and recommendation were made that Tanjung Mulya Village, located in Mukomuko Regency, was eligible to receive assistance for the construction of the New School Unit for Special Schools (USB-SLB. ABSTRAK: Pendidikan sebagai sarana utama dalam peningkatan intelektualitas manusia dan kemajuan suatu bangsa sudah seharusnya bisa diakses oleh siapa saja termasuk anak yang memiliki keterbatasan fisik dan mental. Pada beberapa daerah tertentu di Indonesia masih banyak ditemui daerah yang mengalami kesulitan dalam mengakses sarana pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus tersebut. Pada umumnya mereka memiliki lahan yang cukup luas namun memiliki keterbatasan anggaran untuk membangun gedung sekolah. Kondisi yang cukup memprihatinkan tersebut memberi dorongan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk memberikan bantuan pembangunan gedung sekolah dengan persyaratan khusus pada daerah yang memiliki keterbatasan anggaran. Bantuan tersebut diharapkan tepat sasaran sehingga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memerlukan verifikasi terlebih dahulu sebelum memberikan bantuan. Oleh karena cukup banyak daerah yang mengajukan usulan maka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memerlukan tim pendamping yang berasal dari perguruan tinggi sebagai tim verifikator untuk menilai kelayakan yang mereka terima dari beberapa daerah di Indonesia. Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Jakarta ditunjuk sebagai tim verifikator terhadap usulan yang berasal dari Desa Tanjung Mulya, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Desa ini sudah menyediakan sebidang tanah untuk rencana pembangunan gedung sekolah berkebutuhan khusus yang diperlukan oleh masyarakatnya. Dalam melakukan verifikasi, tim verifikator menggunakan metode survei untuk melihat kondisi fisik dan non fisik tapak maupun lingkungan desanya untuk menyesuaikan dengan standar dan peraturan pembangunan sekolah berkebutuhan khusus yang dimiliki Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pada tahap akhir verifikasi dihasilkan suatu kesimpulan dan rekomendasi bahwa Desa Tanjung Mulya yang berada di Kabupaten Mukomuko ini layak untuk mendapat bantuan pembangunan Unit Sekolah Baru Sekolah Luar Biasa (USB-SLB).
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR BIOKLIMATIK PADA BANGUNAN HUNIAN VERTIKAL (STUDI KASUS KAMPUNG ADMIRALTY SINGAPURA) Yudi Kurnia; Ari Widyati Purwantiasning
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk mengalami peningkatan terutama di kota-kota besar. Singapura merupakan negara yang maju dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Pertumbuhan penduduk selain dikarenakan oleh penduduk asli setempat juga disebabkan oleh imigran yang datang ke kota tersebut. Metode yang digunakan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Yang mana metode ini merupakan salah satu jenis metode yang mempunyai tujuan untuk menyajikan gambaran-gambaran secara lengkap dan mendetail mengenai tingkah laku atau perilaku sosial.  Tujuannya untuk memahami dan mendeskripsikan konsep arsitektur bioklimatik  serta penerapan konsep arsitektur bioklimatik pada bangunan hunian vertikal. Hasil penelitian yang didapat berupa penjelasan kesesuaian bangunan Kampung Admiralty dengan konsep arsitektur bioklimatik.
Telaah Kawasan Kampus Universitas Indonesia Depok Berdasarkan Teori Linkage Alief Muzakkii Saliim Pertama; Cahyo Abdi Rasid; Hilman Fadhillah; Ari Widyati Purwantiasning
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol 3 No 1 (2022): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v3i1.6312

Abstract

Universitas Indonesia Depok adalah salah satu perguruan tinggi negeri terbesar di Indonesia yang dibangun di atas lahan seluas 320 Hektar. Di dalam sebuah Kawasan yang, aksesibilitas sangat penting untuk diperhatikan agar dapat membuat batasan dari segi waktu dan jarak tempuh dari titik ke titik menjadi lebih efisien. Agar tercapainya efisiensi tersebut dapat digunakan teori kawasan yaitu Teori Linkage. Teori Keterkaitan itu sendiri adalah sebuah teori yang mengatur hubungan yang terjadi di beberapa kawasan kota seperti hubungan tempat lain dalam sebuah kota. Pada penelitian ini bertujuan memahami penerapan dan pengaruh teori keterkaitan terhadap kemudahan pengguna di kampus UI Depok. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan deskriptif.
Kajian Tipologi Pola Ruang Hunian Vertikal Untuk Mahasiswa Di Margonda Depok, Studi Kasus: Apartemen Taman Melati Margonda 2 Depok EVI PUSPITASARI PUSPITASARI; Astriani Putri Wulandari; Ari Widyati Purwantiasning
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol 3 No 1 (2022): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v3i1.6307

Abstract

Untuk masalah tempat tinggal mahasiswa di Margonda Depok membutuhkan suatu hunian yang nyaman, teratur, bersih, aman dan juga memiliki akses yang mudah dan cepat menuju kampus.Sejauh ini masalah hunian bagi mahasiswa hanya diselesaikan dengan adanya kamar-kamar sewa (kost), tetapi dikarenakan banyaknya kost-kostan yang berdiri maka kawasan sekitar kampus itu menjadi kurang tertata. Dengan adanya hunian vertical mahasiswa menjadi lebih mudah dalam mencari tempat tinggal, banyak hunian vertical yang ada di sekitar kampus Universitas Indonesia ataupun Universitas Gunadarma, dengan adanya hal tersebut juga disekitar apartement banyak sekali tempat-tempat makan, tempat nongkrong, dan toko-toko alat tulis, klinik Kesehatan, klinik dokter gigi, dan lain sebagainya untuk kebutuhan mahasiswa itu sendiri. Metode yang digunakan pada penelitian kali ini yaitu dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Yang mana metode ini merupakan salah satu jenis metode yang mempunyai tujuan untuk menyajikan gambar-gambaran secara lengkap dan mendetail mengenai tingkah laku atau prilaku sosial atau bisa juga disebut sebagai salah satu upaya untuk mengeksplorasi dan mengklarifikasi mengenai suatu fenomena atau peristiwa yang terjadi secara nyataan pada lingkup sosial. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan cara atau metode pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus yaitu sebuah kegiatan penelitian yang menggali akan informasi-informasi terkait studi kasus secara lengkap, teliti dan mendalam dengan menggunakan tahapan-tahapan kerja yaitu antara lain, pengumpulan data selama satu periode tertentu yang sudah ditentukan.
TELAAH HERITAGE TRAIL SEBAGAI SARANA EDUKASI STUDI PRESEDEN: HONG KONG HERITAGE TRAIL Ari Widyati Purwantiasning; saeful bahri
NALARs Vol 22, No 1 (2023): NALARs Volume 22 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/nalars.22.1.49-62

Abstract

ABSTRAK.  Paparan ini merupakan bagian dari studi literatur dan kajian mengenai apa itu heritage trail dan bagaimana heritage trail memiliki andil besar dalam upaya pelestarian Kawasan bersejarah. Beberapa teori tentang heritage trail akan dipaparkan dalam tulisan ini dan sebuah studi preseden akan dikaji mendalam sebagai sebuah contoh penerapan kegiatan atau konsep heritage trail yang dianggap berhasil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah bagaimana sebuah konsep heritage trail dapat diterapkan sebagai sarana edukasi terutama yang berkaitan dengan Kawasan bersejarah, pelestarian cagar budaya, peninggalan bangunan-bangunan cagar budaya dan tentunya sejarah dari masing-masing bangunan cagar budaya tersebut. Tinjauan yang dilakukan terhadap sebuah studi preseden yaitu Hong Kong Heritage Trail yang diangkat dalam tulisan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif naratif, dimana Saya mencoba memaparkan studi preseden tersebut dengan mengulasnya melalui pendekatan eksplorasi, observasi langsung dan melakukan pengamatan dan pengalaman ruang arsitektur secara langsung. Tulisan ini diharapkan dapat memberikan wacana lebih luas bagi semua kalangan sehingga dapat lebih memahami bahwa kegiatan heritage trail tidak hanya berkaitan dengan bidang ilmu sejarah atau budaya saja, namun juga dapat bersinggungan dengan bidang arsitektur terutama yang berkaitan dengan pengalaman ruang arsitektur. Kata Kunci: Kawasan bersejarah, heritage trail, Hong Kong, arsitektur, cagar budaya
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR INDUSTRIAL PADA BANGUNAN APARTEMEN, STUDI KASUS : KUBIKAHOMY APARTEMEN, INDONESIA Ilham Pane; Ari Widyati Purwantiasning
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 7, No 1 (2023): Purwarupa Vol 7 No 1 Maret 2023
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/purwarupa.7.1.15-20

Abstract

ABSTRAK. Arsitektur industrial adalah suatu konsep arsitektur yang dapat diterapkan pada bangunan dengan tujuan menampilkan gaya yang khas dengan tema industrial. Pada tulisan ini berisi tentang konsep arsitektur industrial pada bangunan apartemen dengan studi kasus kubikahomy apartemen yang berlokasi di BSD Tangerang, Indonesia. Bagaimana konsep arsitektur industrial yang diterapkan pada baguanan kubikahomy menjadi permasalahan pada tulisan ini, dengan tujuan mengidentifikasi konsep arsitektur industrial dengan bangunan kubikahomy. Pada tulisa ini analisis dilakukan dengan mengkaji prinsip arsitektur industrial dengan ciri-ciri diantaranya penggunaan material, warna, ekspos dan finishing. Penggunaan warna yang diterapkan pada bangunan berkonsep arsitektur industrial adalah warna monokrom dengan material yang mentah menjadi aspek penting pada arsitektur industrial. Bangunan dengan konsep arsitektur industrial banyak memaksimalkan ekspos pada bangunan dengan memainkan sedikit finishing atau disebut semi-finishing bahkan ada juga yang meng-unfinishing seluruh bangunannya. Prinsip arsitektur industrial tersebut akan dikaji satu per satu pada bangunan kubikahomy apartemen sehingga mendapatkan hasil yang realistis bagaimanakah konsep arsitektur industrial pada bangunan apartemen dengan studi kasus kubikahomy apartemen. Kata Kunci:  Arsitektur Industrial, Material, Warna, Ekspos, Apartemen. ABSTRACT. Industrial architecture is an architectural concept that can be applied to buildings with the aim of displaying a distinctive style with an industrial theme. This paper contains the concept of industrial architecture in apartment buildings with a case study of kubikahomy apartments located in BSD Tangerang, Indonesia. How the concept of industrial architecture is applied to kubikahomy buildings is the problem in this paper, with the aim of finding compatibility between industrial architectural concepts and kubikahomy buildings. In this paper the analysis is carried out by examining the principles of industrial architecture with characteristics including the use of materials, colors, exposure and finishing. The use of color applied to buildings with industrial architecture concepts is monochrome color with raw materials which is an important aspect of industrial architecture. Buildings with an industrial architectural concept maximize the exposure of the building by playing a little bit of finishing or it is called semi-finishing and some even finishing the entire building. The principles of industrial architecture will be studied one by one in kubikahomy apartment buildings so that realistic results can be obtained about the concept of industrial architecture in apartment buildings with case studies of kubikahomy apartments. Keywords: Industrial Architecture, Material, Color, Expose, Apartment.
KAJIAN ELEMEN CITRA KOTA DALAM KAWASAN KOTA DEPOK (TEORI KEVIN LYNCH) kartika dwi cahyanti; Annisa Shafa Kamila; Izzat Fadhlur Rahman; Ari Widyati Purwantiasning
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol 3 No 2 (2022): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v3i2.6306

Abstract

Kawasan adalah sebuah tempat yang mempunyai bagian-bagian penting yang berperan menampung kegiatan manusia berdasarkan kebutuhannya masing-masing. Semakin baiknya penataan pada sebuah kawasan, tidak terlepas dari peranan elemen pembentuk citra kota pada Kawasan tersebut. Elemen pembentuk citra kota menurut teori Kevin Lynch terdiri atas path, edge, district, node, dan landmark. Kota Depok adalah sebuah kota yang berada di Provinsi Jawa Barat, Indonesia, yang berdekatan dengan Kota Jakarta dan Bogor. Penelitian ini memiliki tujuan untuk dapat mengetahui dan memahami penerapan-penerapan 5 elemen pembentuk citra kota apa saja yang terdapat di Kawasan kota Depok dengan menggunakan teori Kevin Lynch. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif – kualitatif, yang diperoleh dengan cara melakukan Studi literatur, Observasi dan Analisis data. Berdasarkan teori Kevin Lynch yang dijadikan acuan, didapatkan hasil akhir berupa penerapan 5 elemen pembentuk citra kota yang ada di Depok. Diketahui bahwa kota Depok telah memiliki dan memenuhi keseleuruhan kriteria elemen pemebntuk citra kota yang terdapat dalam teori Kevin Lynch, yaitu elemen path, elemen edge, elemen district, elemen node, dan elemen landmark.
KAJIAN TIPOLOGI RUMAH ETNIS CHINA DI PECINAN PARAKAN Ahmad Azis Mulyantoro; Faiz Al Farisi; Andiani Imantaka; Ari Widyati Purwantiasning
Journal of Architectural Design and Development (JAD) Vol 4 No 1 (2023): JAD
Publisher : Program Sarjana Arsitektur Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jad.v4i1.7377

Abstract

Parakan adalah salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Temanggung dan berada di Provinsi Jawa Tengah. Di Parakan terdapat kawasan pecinan, dimana pada kawasan ini terdapat beberapa jenis rumah dengan gaya arsitektur China dan tipologi rumah etnis China yang berbeda satu dengan yang lain. Berdasarkan teori yang didapat, beberapa rumah etnis China di Pecinan Parakan ini juga berbeda dengan teori yang ada, contohnya adalah ada salah satu rumah etnis China yang tidak memiliki courtyard. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tipologi rumah etnis China di Pecinan Parakan, lalu penelitian ini akan membahas lebih lengkap tentang tipologi rumah etnis China di Pecinan Parakan, menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Co-Authors Aditya Wicaksono Agam Didik Ramadhan AGAM DIDIK Ramadhan Ahmad Azis Mulyantoro Ahmad Mubarak Djuha Ahmad Mubarak Djuha Ahmad Mubarak Djuha Ahmad Yusuf Aisy, Karlina Rohadatul Al-Amin, Roby Alief Muzakkii Saliim Pertama Alreiga Referendiza Wiraprama Alreiga Referendiza Wiraprama, Alreiga Referendiza Andiani Imantaka Andik Krisdianto Andrea Gina Karima Angel Palastri Anggana Fitri Satwikasari Anggana Fitri Satwikasari Anggana Fitri Satwikasari Anggoro Cipto Ismoyo anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Annisa Shafa Kamila ari Hadi weepee ari Hadi weepee, ari Hadi Asa Aulia Asep Septian Ashadi Astriani Putri Wulandari Aulia Widya Chandra Aulia widya Chandra Bella Mareta Thania Buana, Muhammad Cakra Cahyo Abdi Rasid Cahyo Agung Nugroho Dedi Hantono Dedi Hantono Dedi Hantono Dedi Hantono Dedi hantono, Dedi Dimas Bayu Bintoro Dinda Wahyuning Hati Dwi Andika Agusliyanto Erlangga, Agus EVI PUSPITASARI PUSPITASARI Fadwah Maghfurah Faiz Al Farisi Fajar, Putra Fajar, Putra Fajar Faridzal Faridzal Farrel Ghifari Fauzi Firdaus Ferdianto Yanu Suprihatin Finta Lissimia Finta Lissimia Finta Lissimia, Finta Firdaus, Lutpi Alfian Ghifari, Farrel Ghiffari Goldra Putra N Ghulam Akhmad Al Faqi Giriana, Dewinta Firda Halim Saputra Halimah, Hana Handri Saputra HANIFIANTO, RIFQI Hermawan, Adi Hibatullah, Helmi Bariq Hilman Fadhillah Himawan, Muchamad Taufiqur IBRAHIM, SHAFA ARMELIA Ilfaya Ilham Burhanudin Ilham Pane Ivan Junanda Izzat Fadhlur Rahman Junaedi Junaedi kartika dwi cahyanti Kintan Gumanti Artha Kurnia, Yudi kus yusron hanif Lily Mauliani Lily Mauliani Lily Mauliani Luqmanul Hakim Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi, Lutfi Meisanti, Meisanti Mohammad Baskoro Muhammad Akbar Rafsyanjani Muhammad Alwan Rosyadi Muhammad Alwan Rosyadi Muhammad Cakra Buana Muhammad Faiz Akmal Muhammad Ibnu Fachry Muhammad Rizky Saputra Muhammad Syafrizal Faqih Muhammad, Nurhuda Ali Musthapha, Zainal Mustofa Sakhid Nasir Ali Ridho Nurhidayah Komala Nurhidayah Nurhidayah Komala Nurhidayah, Nurhidayah Komala Nursandi, Izwan Ariq Nusyawal, Muhammad Fikri Pane, Ilham paramita rusadi Pratama, Anggi Putra Priambudi Dwi Prasetyo Priambudi Dwi Prasetyo Purnama, Dinar Agung Putra Fajar PUTRI, ALIFVIA MALINDA Putri, Shely Pratiwi Sanjaya Rafsyanjani, Muhammad Akbar Ramadhan, Agam Didik Ratna Dewi Nur'aini Retdia Sofiana Rudy Thalib Rustama Fasda Bimaktumaru Saeful Bahri Saputra, Muhammad Rizky Sari Hibatunnisa Fadhilah Satrio Aji Nugroho Prasetya Satrio Wibowo Sejati Pertiwi, Dewi Milenia Zhasmin Septiawan, Wawan Setiawan, Sandy Shely Pratiwi Sanjaya Putri Sidabutar, Yuanita F D Sri Indriani Solehah Suranta Ginting Syah, Ervin Taufik Hidayat Thania, Bella Mareta Tiara Amelia Tiara, Naria Vidalia Tri Kusumawati Ully Irma Maulina Hanafiah Vivaldi Rizqi Hisyam Vivaldi Rizqi Hisyam Wafirul Aqli Wardany, Mutia Setya Wawan Gunawan Yandri, Sepli Yeptadian Sari Yeptadian Sari Yoyok - Agustina Yudi Kurnia Zelly Rinaldi