Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN PERMEABILITAS KAWASAN BERSEJARAH KOTA LAMA SEMARANG Purwantiasning, Ari Widyati; Bahri, Saeful; Giriana, Dewinta Firda; Wardany, Mutia Setya
NALARs Vol. 24 No. 2 (2025): NALARs Vol 24 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/nalars.24.2.145-152

Abstract

Dalam sebuah kota terdapat Kawasan bersejarah yang merupakan salah satu elemen pembentuk kota. Kota adalah daerah dengan penduduk padat yang tinggal dan bergerak di suatu daerah. Sebuah kota dibentuk berdasarkan faktor permeabilitas. Faktor permeabilitas itu sendiri termasuk blok bangunan, lebar jalur, dan koneksi jalur sirkulasi. Kawasan Kota Lama Semarang merupakan kota budaya yang luas, penerapan unsur citra kota perlu dipelajari terkait penerapannya pada kota tua. Objek penelitian berada di Kota Lama Semarang yang merupakan kawasan budaya dengan tujuan untuk dapat mengidentifikasi, memahami, dan menjelaskan penerapan permeabilitas di kota ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian menggunakan pemetaan dan deskriptif. Metode ini digunakan untuk mendapatkan hasil yang maksimal untuk mendapatkan data. Setiap elemen kota saling terkait satu sama lain, setiap elemen kota telah berhasil membuat Kota Lama Semarang memiliki identitas kota yang dapat dilihat oleh para migran. Elemen citra kota ini perlu dipertahankan dengan baik agar tetap terpelihara dengan baik di masa depan. In a city, there is a historical place that is one of the forming elements. A town is an area with a dense population that lives and moves in. A city is formed based on permeability factors. Permeability factors themselves include building blocks, path width, and circulation path connections. The Semarang Old Town area is a vast cultural town, and the application of town image elements needs to be studied regarding its application to the old city. The object of research is in Semarang Old Town, a cultural area, to identify, understand, and explain the application of permeability in this town. This research employs a qualitative descriptive method, utilizing a research approach that involves mapping and description. This method is used to obtain the maximum results for data collection. Every element of the town is interconnected, and each component has contributed to Semarang Old Town's unique identity, which is evident to migrants. This element of the town's image needs to be appropriately maintained to remain well-maintained in the future.
A Morphological Study of Kampung Arab, Singapore in A Century Purwantiasning, Ari Widyati; Bahri, Saeful; Al-Amin, Roby; Setiawan, Sandy
International Journal of Built Environment and Scientific Research Vol. 9 No. 1 (2025): International Journal of Built Environment and Scientific Research
Publisher : Department of Architecture Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/ijbesr.9.1.77-86

Abstract

Singapore is a country with diverse cultures, histories, and traditions that blend in culture in Singapore is the Arab Village, located in the Kampong Glam district. The region is known for its rich Malay and Arabic cultural values, and has been an integral part of Singapore's cultural richness for more than a century. Over the past century, the Arab Village has undergone many transformations, both physically and socially. The area, which was once a traditional settlement, has now developed into a bustling commercial and tourist hub. These changes bring their own challenges in maintaining existing heritage values. This research uses a qualitative method with a historical research approach. The historical research approach is an approach that looks at events that occurred in the past to produce an accurate interpretation and description. The study of the morphology of the Arab Village area aims to reveal the changes that have occurred in the area over the past century. Through a morphological analysis approach, this study will examine various aspects including road networks, building typologies, and allergic use. Keywords: Kampung Arab; Kampung Glam; Morphology; Singapore
Study of Behavioral Architectural Concepts in Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung, East Jakarta Erlangga, Agus; Purwantiasning, Ari Widyati
INERSIA lnformasi dan Ekspose Hasil Riset Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 19 No. 1 (2023): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/inersia.v19i1.57418

Abstract

The development of Vertical Kampungs has begun to be seen being built and inaugurated by the government in Indonesia. Several settlements were originally horizontal Kampungs that have turned into Vertical Kampungs. The existence of this Vertical Kampung development can make it one of the suitable residential solutions for areas that are already densely populated or where land is starting to be limited. The purpose of this research is to identify the behavior of residents and understand the needs of residents in Vertical Kampungs. The method used in this study is descriptive qualitative narrative variables in the form of interviews, direct observation, and analysis of personal documents, which are illustrative, describing things as they are and the data collected is in the form of words or reasoning, pictures, and not those are the numbers. This Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung only meets 3 principles of the four principles of the concept of behavioral architecture according to the theory of Weinstein & David (1987).
Strategi Penataan Rumah Tinggal Berbasis Efisiensi Energi untuk Komunitas Ibu Hebat, Tapos, Depok Purwantiasning, Ari Widyati; Hantono, Dedi; Prayogi, Lutfi; Maghfurah, Fadwah; Halimah, Hana; Aisy, Karlina Rohadatul; Sari, Yeptadian
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 07 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i07.2449

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi komunitas hunian urban dalam mewujudkan efisiensi energi melalui redesain rumah berkelanjutan. Sasaran kegiatan adalah “Komunitas Ibu Hebat” di BCI 2, Tapos, Depok, dengan menerapkan prinsip net zero carbon guna mengatasi tingginya konsumsi energi dan mendorong hunian yang ramah iklim. Pendekatan yang digunakan mencakup audit energi, lokakarya desain partisipatif, serta strategi penataan ulang rumah yang melibatkan ventilasi pasif, optimalisasi pencahayaan alami, dan pemilihan material ramah lingkungan. Hasil kegiatan ini adalah model desain rumah tinggal hemat biaya yang aplikatif serta mendukung misi Indonesia menuju Net Zero Carbon pada tahun 2060. Anggota komunitas menunjukkan peningkatan kesadaran dan mulai menerapkan perbaikan praktis seperti mengganti lampu menjadi LED dan meningkatkan sirkulasi udara dalam rumah.
Pendampingan Masyarakat Dalam Perencanaan Pengembangan Masjid Al-Barkah, Cipedak, Ciganjur, Jakarta Selatan Purwantiasning, Ari Widyati; Bahri, Saeful; Rafsyanjani, Muhammad Akbar; Buana, Muhammad Cakra
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i2.4666

Abstract

Kegiatan pendampingan masyarakat dalam pengembangan perencanaan Masjid Al-Barkah di Cipedak, Ciganjur, Jakarta Selatan ini merupakan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukanoleh Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Jakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Program Studi Arsitektur FT UMJ dalam upaya meningkatkan kualitas dan kemampuan masyarakat baik dalam menentukan keputusan dalam hal ini sebagai pemegang keputusan, maupun kemampuan dalam menerjemahkan sebuah kebutuhan ke dalam skematik disain. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi masyarakat khususnya para pengurus masjid dan pemangku keputusan di dalam msayarakat dalam memberikan solusi disain pada perencanaan pengembangan bangunan masjid yang semula hanya satu lantai menjadi dua lantai. Kegiatan pendampingan ini dilakukan dalam tiga tahapan kegiatan, tahap pertama meliputi observasi lapangan, kegiatan kedua berupa diskusi kelompok antar warga dan pengurus masjid dalam menentukan kebutuhan dan memberikan keputusan-keputusan terkait disain pengembangan dan tahap terakhir adalah eksekusi dari disain pengembangan perencanaan Masjid Al-Barkah yang dibantu oleh para mahasiswa Program Studi Arsitektur FT UMJ. Hasil akhir dari kegiatan pendampingan masyarakat ini diharapkan dapat memberikan pembelajaran bagi masyarakat dalam menentukan keputusan terkait dengan disain sesuai kebutuhan pengguna dalam hal ini tentunya masyarakat sekitar Masjid Al-Barkah.
Evaluasi Konsep Garden City Pada Kawasan Kota Baru City Hill Canberra Ghulam Akhmad Al Faqi; Ari Widyati Purwantiasning
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 12 (2025): NJMS - Juli 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ebenezer Howard telah mencetuskan konsep Garden City sejak bertahun-tahun lamanya. Konsep yang dicetuskan ini merupakan sebuah rancangan kawasan kota yang dapat meningkatkan kualitas hidup. Walaupun penerapan konsep ini masih dapat dilakukan, nyatanya dengan pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali, penerapan dari konsep tersebut saat ini menjadi sangat sulit karena semakin terbatasnya lahan di area perkotaan, termasuk di kota baru, dan menghasilkan stigma terhadap konsep ini yang seringkali membuatnya seakan-akan sudah tidak relevan lagi. Hal utama yang dapat dipelajari dari konsep tersebut adalah adaptasi prinsip-prinsipnya terhadap Kawasan Kota Baru. Penelitian ini membahas konsep Garden City dalam konteks Kawasan Kota Baru City Hill Canberra, dengan fokus pada adaptasi prinsip-prinsip Garden City terhadap kawasan tersebut. Tujuan utama penelitian adalah mengidentifikasi prinsip-prinsip Garden City yang diterapkan di City Hill Canberra serta menganalisis kesesuaiannya dengan kondisi lokal kawasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan data diperoleh melalui observasi langsung, pencarian informasi daring, dan analisis dokumen literatur. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip Garden City mampu beradaptasi dengan kondisi lokal dan tetap relevan dalam konteks kawasan modern seperti City Hill Canberra. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam menjaga kualitas kota yang layak huni serta menjadi pedoman untuk pengembangan Kawasan Kota Baru yang lebih baik.
KAJIAN KONSEP KONSERVASI ARSITEKTUR PADA KAWASAN JALAN BRAGA Tiara, Naria Vidalia; Purwantiasning, Ari Widyati
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 9 No. 01 (2025): Purwarupa Vol 9 No 1 Maret 2025
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Konservasi merujuk pada usaha untuk mencegah kerusakan dan memperpanjang umur bangunan atau kawasan bersejarah. Tujuannya adalah menjaga, memperbaiki, dan mengungkapkan sejarah yang terkait dengan bangunan atau artefak tersebut. Proses konservasi melibatkan langkah-langkah untuk memastikan agar bangunan atau kawasan bersejarah tetap aman, terjaga, dan memiliki masa depan yang terjamin dalam pengelolaannya. Hal ini dilakukan dengan maksud mempertahankan makna budaya sesuai dengan kondisi fisik dan situasi lokal di sekitar kawasan bersejarah tersebut. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami implementasi prinsip-prinsip konsep konservasi arsitektur pada kawasan bersejarah, khususnya di Kawasan Jalan Braga yang telah menerapkan konsep konservasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis prinsip-prinsip konsep konservasi arsitektur di Kawasan Jalan Braga. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman penerapan prinsip-prinsip konservasi arsitektur dalam konteks kawasan bersejarah seperti Kawasan Jalan Braga. Hasil akhir dari penelitian ini mengeksplorasi implementasi prinsip-prinsip konservasi berdasarkan Piagam Burra Charter melalui studi kasus Kawasan Jalan Braga. Melalui analisis studi kasus pada kawasan tersebut yang menerapkan konsep konservasi untuk menghidupkan kembali wilayahnya, penelitian ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam produktivitas kegiatan di kawasan tersebut sebelum dan setelah proses konservasi. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan pemahaman mendalam mengenai implementasi prinsip-prinsip konservasi arsitektur dalam konteks kawasan bersejarah.Kata Kunci: konservasi arsitektur, kawasan, Jalan Braga ABSTRACT. Conservation refers to efforts to prevent damage and extend the life of buildings or historical areas. The goal is to preserve, repair, and reveal the history associated with the building or artifact. The conservation process involves measures to ensure that buildings or historical areas remain safe, secure, and have a secure future in their management. This is done with the intention of maintaining cultural significance in accordance with the physical conditions and local situation around the historical area. This study aims to understand the implementation of the principles of conservation architecture concept in historical areas, especially in the Braga Street Area which has applied the concept of conservation. The research method used is a qualitative descriptive method, which aims to describe and analyze the principles of conservation architecture concepts in the Braga Street Area. It is hoped that the results of this study can contribute to the understanding of the application of conservation architecture principles in the context of historical areas such as the Braga Street Area. The final result of this study explores the implementation of conservation principles based on the Burra Charter through a case study of the Braga Road Area. Through the analysis of case studies in the area that apply the concept of conservation to revive the area, this research shows a significant increase in the productivity of activities in the area before and after the conservation process. Therefore, this study provides an in-depth understanding of the implementation of conservation architecture principles in the context of historical areas. Keywords: architecture conversation, area, Braga Street
KAJIAN PERMEABILITAS PADA KAWASAN WISATA KOTA TUA JAKARTA Hantono, Dedi; Purwantiasning, Ari Widyati; Sari, Yeptadian; Hanafiah, Ully Irma Maulina; Sidabutar, Yuanita F D; Musthapha, Zainal
RUSTIC Vol 4 No 1 (2024): RUSTIC
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/rustic.v4i1.2377

Abstract

Setiap kota memiliki nilai historisnya masing-masing, termasuk aset bangunan tua, dan begitu pula dengan kota Jakarta. Selain untuk dinikmati, bangunan-bangunan tua ini memberikan pengalaman dan pemandangan masa lalu kota Jakarta. Dalam upaya melestarikan kawasan tersebut, Jakarta telah melakukan beberapa kali upaya revitalisasi, terutama dalam aspek aksesibilitas bagi pejalan kaki. Setelah dilakukannya revitalisasi tersebut, penulis melakukan studi mengenai keberhasilan program revitalisasi tersebut. Terlebih lagi, terdapat pelebaran jalur pejalan kaki dengan mengubah jalan raya menjadi jalur khusus untuk pejalan kaki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan pendekatan deskriptif. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa upaya revitalisasi dengan melakukan konversi jalan dinilai cukup berhasil sehingga Kawasan Wisata Kota Tua Jakarta dapat dengan mudah dikenali, khususnya oleh pejalan kaki.
STUDY OF IMAGEABILITY AND PERMEABILITY CONCEPTS IN THE DEVELOPMENT OF KOTA KOWLOON HONG KONG CENTER Fajar, Putra; Purwantiasning, Ari Widyati
Border: Jurnal Arsitektur Vol. 2 No. 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Architecture and Design, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/border.v2i2.63

Abstract

The Kowloon Hong Kong area is an urban area in Hong Kong which consists of the Kowloon and New Kowloon Peninsula. This area is the city center of Hong Kong which has high mobility, and is rich in activity. The kowloon area has a variety of facilities such as offices, commercial, business, public facilities, residential, conservation and recreation. Most of the regional architecture has an international or modern style that makes the infrastructure of good quality and becomes an attraction for visitors. Kowloon is an area that has the most visitors from Hong Kong residents because there are office areas and tourists because of the many hotel facilities in the Tsim Sha Tsui area, especially shopping areas, international culinary delights, and are the most popular spots for tourists. This study aims to examine the concept of imagability and permeability in the development of the Kowloon area using the Kevin Lynch theory. Imageability is a depiction of the physical qualities of an object or area. Permeability is the quality of accessibility and humanmovement activities in an area. The results of the research show that the Kowloon area has excellent image of the city path, node, landmark, district and edge and permeability regarding block accessibility, lane width, and very good line relations so that it can be assessed that the Kowloon area is a legible area
STUDY OF TYPOLOGY OF VERTICAL RESIDENTIAL SPACE PATTERNS IN JAKARTA Gunawan, Wawan; Purwantiasning, Ari Widyati
Border: Jurnal Arsitektur Vol. 3 No. 1 (2021): JUNE 2021
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Architecture and Design, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/border.v3i1.75

Abstract

The population density in Jakarta can be seen from the number of people who are increasing every year and increasing the population density living in Jakarta. High urbanization affects the process of urban development, population development and the need for housing that requires a lot of land in the Jakarta area. The government and the private sector in dealing with these problems provide a decent place to live for the community by building vertical housing. Vertical development in the form of flats for residents is considered capable of increasing efficiency, effectiveness of space utilization and saving land so that land can be used for open space or other public spaces. In this study, the author tries to answer the problems regarding the identification of residential space patterns and the typology of flats in the three case studies. This study uses a qualitative descriptive method in which the author will describe and identify every aspect contained in this study based on the theoretical basis that was appointed as a guide. In this study, it was found that user activity in the flats resulted in groupings called zoning which included private, semi-private / semi-public, public, service areas, and circulation areas. Because the flat is a shared house in one building mass, the public zoning area tends to be larger and the residents gather in public areas that have been facilitated.
Co-Authors Aditya Wicaksono Agam Didik Ramadhan AGAM DIDIK Ramadhan Ahmad Azis Mulyantoro Ahmad Mubarak Djuha Ahmad Mubarak Djuha Ahmad Mubarak Djuha Ahmad Yusuf Aisy, Karlina Rohadatul Al-Amin, Roby Alief Muzakkii Saliim Pertama Alreiga Referendiza Wiraprama Alreiga Referendiza Wiraprama, Alreiga Referendiza Andiani Imantaka Andik Krisdianto Andrea Gina Karima Angel Palastri Anggana Fitri Satwikasari Anggana Fitri Satwikasari Anggana Fitri Satwikasari Anggoro Cipto Ismoyo anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Anisa Annisa Shafa Kamila ari Hadi weepee ari Hadi weepee, ari Hadi Asa Aulia Asep Septian Ashadi Astriani Putri Wulandari Aulia Widya Chandra Aulia widya Chandra Bella Mareta Thania Buana, Muhammad Cakra Cahyo Abdi Rasid Cahyo Agung Nugroho Dedi Hantono Dedi Hantono Dedi Hantono Dedi Hantono Dedi hantono, Dedi Dimas Bayu Bintoro Dinda Wahyuning Hati Dwi Andika Agusliyanto Erlangga, Agus EVI PUSPITASARI PUSPITASARI Fadwah Maghfurah Faiz Al Farisi Fajar, Putra Fajar, Putra Fajar Faridzal Faridzal Farrel Ghifari Fauzi Firdaus Ferdianto Yanu Suprihatin Finta Lissimia Finta Lissimia Finta Lissimia, Finta Firdaus, Lutpi Alfian Ghifari, Farrel Ghiffari Goldra Putra N Ghulam Akhmad Al Faqi Giriana, Dewinta Firda Halim Saputra Halimah, Hana Handri Saputra HANIFIANTO, RIFQI Hermawan, Adi Hibatullah, Helmi Bariq Hilman Fadhillah Himawan, Muchamad Taufiqur IBRAHIM, SHAFA ARMELIA Ilfaya Ilham Burhanudin Ilham Pane Ivan Junanda Izzat Fadhlur Rahman Junaedi Junaedi kartika dwi cahyanti Kintan Gumanti Artha Kurnia, Yudi kus yusron hanif Lily Mauliani Lily Mauliani Lily Mauliani Luqmanul Hakim Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi Lutfi Prayogi, Lutfi Meisanti, Meisanti Mohammad Baskoro Muhammad Akbar Rafsyanjani Muhammad Alwan Rosyadi Muhammad Alwan Rosyadi Muhammad Cakra Buana Muhammad Faiz Akmal Muhammad Ibnu Fachry Muhammad Rizky Saputra Muhammad Syafrizal Faqih Muhammad, Nurhuda Ali Musthapha, Zainal Mustofa Sakhid Nasir Ali Ridho Nurhidayah Komala Nurhidayah Nurhidayah Komala Nurhidayah, Nurhidayah Komala Nursandi, Izwan Ariq Nusyawal, Muhammad Fikri Pane, Ilham paramita rusadi Pratama, Anggi Putra Priambudi Dwi Prasetyo Priambudi Dwi Prasetyo Purnama, Dinar Agung Putra Fajar PUTRI, ALIFVIA MALINDA Putri, Shely Pratiwi Sanjaya Rafsyanjani, Muhammad Akbar Ramadhan, Agam Didik Ratna Dewi Nur'aini Retdia Sofiana Rudy Thalib Rustama Fasda Bimaktumaru Saeful Bahri Saputra, Muhammad Rizky Sari Hibatunnisa Fadhilah Satrio Aji Nugroho Prasetya Satrio Wibowo Sejati Pertiwi, Dewi Milenia Zhasmin Septiawan, Wawan Setiawan, Sandy Shely Pratiwi Sanjaya Putri Sidabutar, Yuanita F D Sri Indriani Solehah Suranta Ginting Syah, Ervin Taufik Hidayat Thania, Bella Mareta Tiara Amelia Tiara, Naria Vidalia Tri Kusumawati Ully Irma Maulina Hanafiah Vivaldi Rizqi Hisyam Vivaldi Rizqi Hisyam Wafirul Aqli Wardany, Mutia Setya Wawan Gunawan Yandri, Sepli Yeptadian Sari Yeptadian Sari Yoyok - Agustina Yudi Kurnia Zelly Rinaldi