p-Index From 2021 - 2026
8.747
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Entropi Sainstek Jurnal Pelita Pendidikan Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Pro-Life Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Biodjati Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Biologi Tropis Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Jambura Edu Biosfer Journal Jambura Journal of Chemistry Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Jurnal Biogenerasi Jurnal Abdi Insani Journal of Tropical Ethnobiology Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal Promotif Preventif Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Journal of Research in Instructional BIOMA : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya BIOVALENTIA: Biological Research Journal Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian JURNAL BIOLOGI PAPUA Jurnal Abdimas Terapan Jambura Medical and Health Science Journal Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Jurnal Biologi Al-Hayat: Natural Sciences, Health & Environment Journal Biodik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Hidroponik: Jurnal Ilmu Pertanian dan Teknologi dalam Ilmu Tanaman Tumbuhan : Publikasi Ilmu Sosiologi Pertanian dan Ilmu Kehutanan Science: Indonesian Journal of Science Jurnal Pendidikan Kimia, Fisika dan Biologi Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi Inventa: Journal of Science, Technology, and Innovation
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN GURU DALAM PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN PERALATAN LAB IPA DI SMP KOTA GORONTALO Ahmad, Jusna; Usman, Nurul Fajryani
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i12.2445

Abstract

Laboratorium merupakan salah satu sarana dan prasarana sekolah yang dapat menunjang kesuksesan kegiatan pembelajaran peserta didik. Laboratorium merupakan tempat dilakukannya berbagai kegiatan, seperti observasi, pengamatan, percobaan, latihan, dan pengujian terhadap suatu konsep pengetahuan ilmiah. Namun pada faktanya, pemanfaatan laboratorium sekolah masih sangat rendah. Rendahnya tingkat pemanfaatan fasilitas laboratorium yang ada di sekolah salah satu faktornya disebabkan oleh kurangnya kegiatan pelatihan terkait pengelolaan dan penggunaan alat-alat laboratorium yang sering digunakan disekolah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan guru agar lebih terampil dan inovatif dalam memanfaatkan peralatan laboratorium IPA guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari beberapa tahapan utama, yaitu koordinasi awal dengan dinas pendidikan untuk menentukan lokasi dan kebutuhan kegiatan, tahap pelaksanaan berupa kegiatan ceramah dan praktik, dan tahap akhir. Fokus kegiatan pengabdian ini adalah dengan kegiatan praktik langsung dan simulasi penggunaan alat-alat laboratorium. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya pemahaman guru dalam mengelola dan memanfaatkan peralatan laboratorium IPA serta inovasi dalam merancang percobaan. Kegiatan ini berhasil memberikan pemahaman guru terhadap fungsi dan pemeliharaan peralatan laboratorium IPA. Guru-guru menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti pelatihan dan praktik langsung. Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya kemampuan dalam merancang dan melaksanakan praktikum sederhana. Selain itu, peserta memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan, dengan menyatakan bahwa materi yang disampaikan sangat bermanfaat untuk diterapkan di sekolah masing-masing. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran IPA di SMP Kota Gorontalo. Untuk keberlanjutan, disarankan adanya pelatihan lanjutan serta pengadaan alat laboratorium yang lebih lengkap sesuai kebutuhan.
Faktor Determinan Kejadian TB Paru Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Kota Gorontalo Amu, Verawaty; Ischak, Netty Ino; Ahmad, Jusna
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2410

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit menular yang memiliki hubungan erat dengan Diabetes Mellitus (DM), di mana penderita DM memiliki risiko lebih tinggi mengalami TB akibat penurunan fungsi imunitas. Kota Gorontalo menunjukkan peningkatan kasus komorbid TB-DM dari tahun ke tahun, sehingga diperlukan analisis ilmiah untuk mengidentifikasi faktor determinan yang berkontribusi terhadap kejadian TB pada penderita DM tipe II. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor determinan kejadian TB paru pada penderita DM tipe II di Kota Gorontalo. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik, jumlah sampel 90 responden dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi, serta pemeriksaan kadar gula darah, kemudian dianalisis menggunakan uji Odds Ratio (OR) dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat variabel yang terbukti berpengaruh signifikan, yaitu usia (p=0,003; Exp(B)=6,644), jenis kelamin (p=0,045; Exp(B)=0,008), pendidikan (p=0,006; Exp(B)=0,034), dan pekerjaan (p=0,013; Exp(B)=61,210) sebagai determinan paling dominan terhadap kejadian TB paru pada penderita DM tipe II. Pekerjaan, usia, jenis kelamin, dan pendidikan terbukti berpengaruh signifikan terhadap kejadian TB paru pada penderita diabetes mellitus tipe II di Kota Gorontalo, dengan pekerjaan dan usia muncul sebagai determinan paling dominan. Temuan ini menegaskan bahwa karakteristik sosiodemografis memiliki peran penting dalam meningkatkan risiko TB pada populasi dengan DM tipe II.
Antagonisme Trichoderma sp. terhadap Colletotrichum capsici: Uji In Vitro sebagai Strategi Pengendalian Hayati Penyakit Antraknosa pada Cabai Rawit Triska Wahyuni Dawit; Ani M. Hasan; Jusna Ahmad; Yuliana Retnowati; Febriyanti, Febriyanti
Journal of Science, Technology, and Innovation Vol 1 No 2 (2025): December: Inventa: Journal of Science, Technology, and Innovation
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/dvr6m616

Abstract

Anthracnose disease is a plant disease caused by the fungus Colletotrichum capsici, the disease is one of the problems in the cultivation of cayenne pepper (Capsicum frutescens). This study aims to test the antagonistic ability of Trichoderma sp. against the fungus Colletotrichum capsici and observe the morphological changes in Colletotrichum capsici colonies exposed to Trichoderma sp in vitro on cayenne pepper plants Capsicum frutescens. The test method was carried out using the dual culture method to determine the percentage of inhibition by studying the interaction between Trichoderma sp. and Colletotrichum capsici colonies on Potato Dextrose Agar culture media. The results showed that Trichoderma sp. fungi can compete for space and resources against Colletotrichum capsici fungi macroscopically by controlling space and resources, and microscopically by producing antibiotics (antimicrobials) that can inhibit the growth of Colletotrichum capsici. The urgency of this research is the need for safe and environmentally friendly disease control efforts. One method that has been widely developed is by utilizing biological agents, such as Trichoderma sp. which is able to inhibit the growth of the pathogen Colletotrichum capsici.
Induksi Kalus dari Antera Pisang Goroho (Musa acuminata L.) dengan Menggunakan 2,4-D dan BAP Risna A. Onu; Jusna Ahmad; Febriyanti, Febriyanti; Novri Youla Kandowangko; Devi Bunga Pagalla; Indriati Husain
Journal of Science, Technology, and Innovation Vol 1 No 2 (2025): December: Inventa: Journal of Science, Technology, and Innovation
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/8t6ph238

Abstract

Callus induction is a critical stage in anther culture for supporting the propagation and genetic improvement of local banana cultivars. This study evaluated the effect of different combinations of 2,4-dichlorophenoxyacetic acid (2,4-D) and 6-benzylaminopurine (BAP) on callus induction from goroho banana (Musa acuminata L.) anthers. Observations were conducted for 30 days after induction, focusing on callus emergence time and morphological characteristics, including color and texture. The results demonstrated distinct responses among treatments. The combination of 1.5 ml 2,4-D and 1.5 ml BAP produced the fastest callus initiation with an average of 13.17 days after induction and generated friable callus with a pale yellow coloration, indicating high cellular activity. Lower growth regulator concentrations delayed callus formation, while higher concentrations promoted color changes associated with early tissue differentiation. No callus formation was observed in the absence of exogenous growth regulators. These findings highlight the importance of balanced auxin and cytokinin concentrations in regulating anther-derived callus induction and provide a physiological basis for further development of goroho banana anther culture systems.
Induksi Kalus pada Tangkai Daun dan Batang Muda Tepurang (Momordica Cochinchinensis) dengan Kombinasi Bap dan Iaa Secara In Vitro Fadlia Dunggio; Devi Bunga Pagalla; Jusna Ahmad; Novri Youla Kandowangko; Febriyanti Febriyanti
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.246

Abstract

Tepurang (Momordica cochinchinensis) memiliki potensi besar dalam bidang farmasi dan pangan, namun keterbatasan bibit dan rendahnya tingkat perkecambahan biji menghambat perbanyakannya. Kultur jaringan menjadi alternatif dalam pelestarian dan perbanyakan tanaman ini, terutama melalui induksi kalus. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kombinasi Benzylaminopurine (BAP) dan Indole Acetic Acid (IAA) terhadap induksi kalus dari batang muda M. cochinchinensis secara in vitro. Eksplan berupa batang muda ditanam pada media Murashige & Skoog (MS) dengan kombinasi BAP dan IAA dalam berbagai konsentrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan kombinasi ZPT mampu menginduksi pembentukan kalus dengan warna putih dan tekstur friable setelah 2 minggu subkultur. Temuan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan metode perbanyakan M. cochinchinensis secara in vitro untuk mendukung konservasi dan pemanfaatannya dalam bidang bioteknologi.
A Review: Research Trends on Local Wisdom-Based Empathy Values in Science Learning Muhamad Iksan; Ishak Isa; Jusna Ahmad; Masra Latjompoh; Frida Maryati Yusuf; Abubakar Sidik Kaili
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 2 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i2.14255

Abstract

The integration of empathy values into science education has gained increasing scholarly attention as part of character education and holistic learning paradigms. In multicultural contexts such as Indonesia, local wisdom offers culturally grounded moral frameworks that can strengthen students' socio-emotional competencies, particularly empathy, within science learning. This study aims to synthesize and map global and national research trends on empathy-based local wisdom in science education through a hybrid review approach, combining a Systematic Literature Review (SLR) and bibliometric analysis. A systematic search was conducted across Scopus-indexed journals and SINTA-accredited Indonesian journals published between 2019 and 2025. Following PRISMA guidelines, 21 articles met the inclusion criteria and were analyzed qualitatively to identify conceptual frameworks, instructional models, learning outcomes, and assessment strategies related to empathy development in science education. The results indicate that embedding local wisdom—such as indigenous environmental ethics, communal values, and cultural narratives—into inquiry-based and project-based science learning significantly enhances students' empathy, environmental awareness, and ethical reasoning. However, empirical studies measuring empathy using validated psychometric instruments remain limited, particularly in experimental and longitudinal designs. Furthermore, international publications predominantly emphasize socio-scientific issues, while Indonesian studies focus more on contextual cultural integration. The findings suggest that future research should strengthen interdisciplinary designs, develop standardized empathy assessment tools, and expand cross-cultural comparative studies to advance globally relevant yet locally rooted science education practices.
Efektivitas Pupuk Organik Cair Daun Dumbaya (Momordica cochinchinensis) Terhadap Hasil Panen Kedelai Edamame Restiyani Widia Putri; Jusna Ahmad; Devi Bunga Pagalla; Chairunnisah J. Lamangantjo; Hayati Ningsih Gubali
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i1.276

Abstract

Dumbaya (Momordica cochinchinensis) merupakan tanaman herbal lokal gorontalo yang berpotensi sebagai bahan baku pupuk organik cair (POC). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas POC daun Dumbaya terhadap hasil panen kedelai edamame (Glycine max (L.) Merr.). Penelitian menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi jumlah buah buah, berat buah, dan jumlah polong per tanaman. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan R4 (POC 45%) menghasilkan rata-rata jumlah buah 20,92 per pohon, mendekati perlakuan R5 (NPK 2 gr/tanaman) yaitu 22,42 buah. Berat buah tertinggi diperoleh pada R5 (46,7 gr), diikuti R4 (45 gr). Jumlah polong tertinggi juga ditemukan pada R5 (44,41), disusul R4 (41,08). Meskipun hasil menunjukkan tren positif pada POC 45%, uji ANOVA menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antar perlakuan (p>0,05). Secara deskriptif, POC daun Dumbaya menunjukkan potensi sebagai alternatif pupuk ramah lingkungan.
Pengaruh POC Daun Dumbaya (Momordica Cochinchinensis) dan Daun Bunga Terompet Ungu (Thunbergia Erecta) terhadap Pertumbuhan Vegetatif dan Generatif Tanaman Terung Ungu Sintia S. Ahmad; Jusna Ahmad; Devi Bunga Pagalla; Chairunnisah J. Lamangantjo; Hayatiningsih Gubali
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i3.357

Abstract

Dumbaya (Momordica cochinchinensis) merupakan tanaman merambat khas Gorontalo yang bernilai gizi tinggi serta berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku pembuatan Pupuk Organik Cair. Sementara itu, bunga Terompet ungu (Thunbergia erecta) adalah tanaman perdu dari famili Acanthaceae yang banyak dibudidayakan di daerah tropis dan mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, tanin, dan asam fenolat yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dan konsentrasi POC daun dumbaya dan daun bunga terompet ungu yang paling efektif terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman terung ungu varietas Mustang F1. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non-faktorial terdiri dari 6 perlakuan dan 3 ulangan yaitu kontrol (-) air, 4 taraf POC (20%, 30%, 40%, dan 50%), serta NPK Phonska 15:15:15 (2gr/tanaman). Parameter yang diamati yaitu meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, & luas daun. Hasil dari analisis ANOVA dan uji lanjut duncan multiple range test (DMRT) taraf 5% menunjukkan POC daun dumbaya dan daun bunga terompet ungu berpengaruh terhadap jumlah daun, dengan POC konsentrasi 50% memberikan hasil tertinggi mendekati perlakuan SA5 (NPK). Namun, tidak berpengaruh nyata pada tinggi tanaman dan luas daun. Penelitian ini membuktikan bahwa POC daun dumbaya dan bunga terompet ungu berpotensi sebagai pupuk organik alternatif ramah lingkungan dalam budidaya terung ungu.
Respon Eksplan Tangkai Daun Dan Batang Muda Mangrove (Bruguiera gymnorrhiza L.) pada Media dengan Penambahan IAA dan Kinetin Moha, Tri Vinesa; Kandowango, Novri Youla; Ahmad, Jusna; Febriyanti, Febriyanti; Pagalla, Devi Bunga; Husain, Indriati
Jambura Edu Biosfer Journal Vol 7, No 1 (2025): Jambura Edu Biosfer Journal
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jebj.v7i1.27840

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas lingkungan pesisir, namun keberadaannya terus mengalami tekanan akibat aktivitas manusia. Salah satu spesies mangrove yang penting untuk dikembangkan dalam upaya rehabilitasi kawasan pesisir adalah Bruguiera gymnorrhiza L. Ketersediaan bibit secara konvensional masih menjadi kendala karena membutuhkan waktu relatif lama dan sangat bergantung pada ketersediaan bahan tanam di alam. Oleh karena itu, kultur jaringan in vitro menjadi salah satu alternatif potensial untuk mendukung perbanyakan tanaman mangrove secara lebih cepat dan terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi IAA dan kinetin terhadap induksi kalus pada eksplan tangkai daun dan batang muda mangrove Bruguiera gymnorrhiza L. secara in vitro. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang digunakan terdiri atas P1, yaitu 0,25 ppm IAA + 0,25 ppm kinetin; P2, yaitu 0,5 ppm IAA + 0,5 ppm kinetin; P3, yaitu 0,75 ppm IAA + 0,75 ppm kinetin; P4, yaitu 1 ppm IAA + 1 ppm kinetin; dan P5 sebagai kontrol tanpa penambahan IAA dan kinetin. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi waktu muncul kalus, morfologi kalus, dan warna kalus. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 memberikan respons terbaik terhadap induksi kalus dengan waktu muncul kalus tercepat, yaitu pada 19 hari setelah tanam (HST). Kalus yang terbentuk pada perlakuan tersebut memiliki karakteristik berwarna kuning. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi IAA dan kinetin pada konsentrasi rendah berpotensi mendukung induksi kalus pada eksplan tangkai daun dan batang muda Bruguiera gymnorrhiza L. secara in vitro.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline 3 untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan di SMA Negeri 1 Kabila Frida Maryati Yusuf; Jusna Ahmad; Lilan Dama; Herinda Mardin; Febriyanti Febriyanti; Irhamna Inaku
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 9 (2023): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i9.3360

Abstract

The purpose of this research is to know the impact of the use of interactive learning media Articulate Storyline 3 on the learning results of students on the material of plant network systems in High School 1 Kabila. This type of research uses the form of true experimental design as a pretest-posttest control group design. The instrument used is a question of double choice to measure learning outcomes, implementation sheets and leaflets of students' activities as well as responses to the use of media articulate storyline 3. The study results were analyzed using an independent sample t-test based on the N-Gain acquisition. The results of the study showed that there was an increase in the student’s learning outcomes seen from the N-gain result obtained on average for the experimental class of 0.78 and the control class is 0.50. The performance of the expression class has an average of good categories with the largest number with the highest score of 89%, and the activity of the students in the exhibition class acquires a very active category with the greatest number of nials of 88%. Based on the results of the test of the hypothesis in the experimental class and control class obtained a Sign (2 tailed) value of 0.001 with a signification level (α) 0.05, so that the Sign value (2 tailing) is smaller than the signation level (a) 0.05, thus it can be concluded that there is an influence of the use of Articulate Storyline 3 media on the study results of participants on the structure and function of tissue materials in plants.
Co-Authors Abubakar S. Katili Abubakar Sidik Kaili Abubakar Sidik Katili Abubakar Sidik Katili Adam Suduri Adilah Nidaulhasanah Adju, Fitria Y.Hs. Ahaya, Cindi Ahmad, Aisyah Akbar, Muh Nur Al-Hamid, Nurjihan Nissa Amir, Fadila Amir Amu, Verawaty Andi Pratiwi Angry Pratama Solihin Ani M. Hasan Ani M. Hasan Anis Safitri Anita Sabara Aryati Abdul Bano, Nurhayati S. Budy Santoso Butungale, Said Chairunnisa J Lamangantjo Chairunnisah J Lamangantjo Chairunnsah J. Lamangantjo Dahniar Dahniar Devi Bunga Pagalla Devi Bunga Pagalla Devi Bunga Pagalla Dewi Wahyuni K. Baderan Djafar, Fitri Yani Djafar, Nazwa H. Djuna Lamondo Elya Nusantari Evita Moni Damayanti Eyato, Rika Fadlia Dunggio Fatmariani Abdul Wahab Febriyanti Febriyanti Febriyanti Febriyanti Febriyanti febriyanti febriyanti Febriyanti, Febriyanti Fitria H.Ys. Adju Frida Maryati Yusuf Gogou, Elsi Gonibala, Alfikry H. Husain , Ilyas Hayati Ningsih Gubali Hayatiningsih Gubali Herinda Mardin Herlina Jusuf Hilimi, Delvita Septianingsi Husain, Ilyas H. Ibrahim, Nurain Ibrahim, Rawiyanti Ilyas Husain Ilyas Husain Indriati Husain Intan Permatasari Irhamna Inaku Ishak Isa Ishak, Sri Layla Putri Isima , Lindawaty Kadita P. Latif Kandowangko, Novri Youla Kandowango, Novri Youla Kirsten Caroline Donsi ladoma, wafiq aziza m. Lamangantjo, Chairunnisa J. Lamante, Nazwa S. Lilan Dama Lindawaty Isima M, Maesarah Magfirahtul Jannah Mahluk, Linda K. Mamu , Hartono D Mantali, Magfirah F. Margaretha Solang Marini Susanti Hamidun Masra Latjompoh Masrid Pikoli Mega Anastasya Diska Mokoginta Mega Rosalita Ekaputri Koni Menanti, Menanti Mestin Abdullah Miftahul F. Adudu Miftahul Fikriyah Adudu Moh G. H. Sahada Moh. Gifari Hi Sahada Moha, Tri Vinesa Mohamad Ikbal Riski Danial Muhamad Iksan Mustamin Ibrahim Mustaqimah, Nur Najmah, Najmah Netty Ino Ischak Nina Tanjung Api Novi Safitri Lamangida Novri Youla Kandowangko Nurain Ain Djafar Nurain Djafar Nurdin, St. Surya Indah Nurma Rosalia Nurul Fajryani Usman Pagala, Devi Bunga Pakaya, Melisa Patta Sija Podungge, Sandra Ramlah Ramlah Restiyani Widia Putri Risna A. Onu Rulan U. Mustapa Salihun, Agil Saliko, Abdul Mazid Sari, Wahyuningsih Ratna Sela Restia Tangahu Septia Yusuf Sidik Katili , Abubakar Sija, Patta Sintia S. Ahmad Sri Anggriyanti Putri Bohoka Sri Manovita Pateda Sukrin Ismail Syam S. Kumaji Tanaiyo, Sri Nuning B. Tandililing, Indayani Thalib, Moh. Randy Putra Pratama Tri Nugroho, Bagus Triska Wahyuni Dawit Uno, Wirnangsi Din. Vivien Novarina Kasim Walangadi, Farhana Rahmatia Widya Rahmawaty Saman Winda Minarti Jusuf Winda Minarti Jusuf Wirnangsi D. Uno Wirnangsi D. Uno Wirnangsih D. Uno Yasin, Indri Afriyani Yuliana Retnowati Zuliyanto Zakaria