Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Berbantuan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Puisi Bagi Siswa Kelas V Sd Gmim Pangolombian Mokoginta, Widya Adelia; Tuerah, Roos M. S.; Liando, Mayske R.
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca puisi melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media audio visual Bagi Siswa Kelas V SD GMIM Pangolombian. Penelitian ini dilatarbelakagi oleh rendahnya keterampilan membaca puisi siswa yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang masih terbatas serta belum didukung oleh media yang bervariasi, sehingga pembelajaran menjadi sangat pasif dan membuat proses pembelajaran kurang menarik. Metode penelitian ini menggunakan penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 28 siswa kelas V SD GMIM Pangolombian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes (penilaian proyek membaca puisi), dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Project Based Learning berbantuan media audio visual secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan membaca puisi. Pada siklus I, pencapaian ketuntasan hasil proyek siswa hanya sebesar 59,78 % Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, ketuntasan klasikal hasil proyek siswa meningkat menjadi 88,82%. Selain itu model ini juga mendorong keterlibatan aktif, pengembangan keterampilan, kreativitas, serta tanggung jawab siswa dalam proses pembelajaran.” Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media audio visual efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan membaca puisi bagi siswa kelas V SD GMIM Pangolombian.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas V di SD Negeri Lahendong Rivilia Manderes; Harol Reflie Lumapow; Mayske R. Liando
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.288

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SD Negeri Lahendong pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 13 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai 71,15% dengan ketuntasan 61,53%, aktivitas siswa 56,25%, dan aktivitas guru 71,87%. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran, aktivitas siswa meningkat menjadi 78,12% dan aktivitas guru mencapai 81,25%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan PBL berbasis kearifan lokal mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna serta meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas V di SD Negeri Lahendong Rivilia Manderes; Harol Reflie Lumapow; Mayske R. Liando
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.288

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SD Negeri Lahendong pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 13 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai 71,15% dengan ketuntasan 61,53%, aktivitas siswa 56,25%, dan aktivitas guru 71,87%. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran, aktivitas siswa meningkat menjadi 78,12% dan aktivitas guru mencapai 81,25%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan PBL berbasis kearifan lokal mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna serta meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
ANALYSIS OF READING LITERACY CULTURE OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS IN WORI DISTRICT Elfin Lahiang; Mayske R Liando; Richard D Pangkey
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 5 No. 7 (2026): JUNE
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the reading literacy culture of students at GMIM Kulu Elementary School, Wori District, North Minahasa Regency. This research is motivated by the low reading habits of students and the suboptimal implementation of literacy programs in schools. Therefore, this study focuses on three main issues: students' reading literacy culture, factors influencing it, and the role of teachers and the school environment in building a reading literacy culture. This research employed a qualitative research method with a phenomenological or case study approach. The research subjects consisted of the principal, teachers, and students of GMIM Kulu Elementary School. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data analysis employed the Miles and Huberman interactive analysis model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was verified through source triangulation, technical triangulation, and member checking. The results of the study indicate that students' reading literacy culture at GMIM Kulu Elementary School still needs improvement. Students' reading habits are still low, and reading activities have not yet become a routine habit. Factors influencing reading literacy culture include internal factors such as students' interest and motivation to read, as well as external factors such as family environment, school environment, and the availability of literacy facilities. Furthermore, teachers play a significant role in literacy activities, particularly in guiding and motivating students to read. However, limited literacy facilities at school remain a barrier to developing students' reading literacy culture. Based on the results of this study, more targeted efforts are needed from schools, teachers, and parents to improve students' reading literacy culture by providing adequate literacy facilities and implementing more structured literacy programs.
Peningkatan kemampuan Menulis Dalam Pembelajaran yang Menggunakan Media Gambar untuk Siswa Tunarungu SLB Finjili di Pulau Lembeh Fisia Malonda; Mayske Liando; Donal M. Rattu
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1685

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan menulis puisi siswa Tunarungu SLB Finjili di Pulau Lembeh dengan menggunakan media gambar. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan November sampai Desember 2021 dan telah mendapatkan hasil yang maksimal sesuai dengan teori dan metode yang digunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research) dengan deskriptif kualitatif. Sebelum melakukan penelitian, peneliti melakukan observasi untuk mendapatkan nilai rata-rata dari seluruh siswa yang ada di kelas Tunarungu. Dari hasil observasi peneliti mendapatkan nilai 57.86% dari jumlah 14 orang siswa dan belum memenuhi standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), dari hasil observasi peneliti telah mendapatkan acuan untuk melakukan penelitian dengan Siklus I. Hasil dari Siklus I telah menunjukan peningkatan dan mendapatkan nilai 60.5% namun hasil tersebut belemu memenuhi standar nilai yang ada. Dilanjutkan dengan Siklus II dan mendapatkan hasil yang telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal dengan nilai 82.29%. Hasil yang telah didapatkan sangat memuaskan sehingga peneliti mengakhiri penelitian tersebut dengan harapan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat mempertahankan metode yang digunakan peneliti, menulis puisi dengan menggunakan media gambar. Peneliti berharap guru dan siswa dapat bekerjasama untuk mempertahnkan atau lebih meningkatkan lagi proses Kegiatan Belajar Mengajar. (KBM).
Meningkatkan Kemampuan Membaca Teks dengan Metode Demonstrasi Pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Bagi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Inpres Maliku Fitria E. W. Tumewang; Donal M. Ratu; Mayske R. Liando
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1719

Abstract

Penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca teks dengan menggunakan metode demonstrasi di Sekolah dasar Inpres Maliku Amurang khususnya pada kelas IV. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) deskriptif kualitatif. Sebelum melakukan penelitian, penelitian melakukan observasi atau melihat keadaan sekolah dan kelas yang ada serta melihat permasalahan yang terjadi [ada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Siklus I dan II, pada tahap Siklus I peneliti belum menemukan nilai yang sesuai dengan standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sehingga peneliti melakukan Siklus yang II untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Siklus I, peneliti mendapatkan hasil presentase 62.5% dan belum memenuhi KKM yang ada di sekolah. Sedangkan KKM yang dituntut dari sekolah 75. Siklus II dilanjutkan dengan mengacu pada langkah-langkah sesuai dengan Siklus I dan peneliti mendapatkan hasil yang signifikan yaitu 80.62%. Setelah mendapatkan hasil yang memuaskan peneliti mengakhiri penelitian ini karena sudah mendapatkan nilai yang melampaui standar nilai sekolah. Hasil sangat memuaskan sehingga peneliti dapat menyelesaikan penelitian dapat menyelesaikan penelitian ini. Peneliti berharap bagi guru kelas khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat melanjutkan metode yang digunakan oleh peneliti agar dapat mempertahankan nilai yang sudah dihasilkan oleh siswa. Nilai yang sudah didapat diharapkan dapat lebih dikembangkan untuk prestasi siswa juga sekolah. Sanagt diharapkan guru dan siswa dapat bekerjasama untuk lebih ditingkatkan lagi proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Pembelajaran Drama Monolog dengan Menggunakan Model Bermain Peran dan Resepsi Siswa SMA Negeri 1 Beo Agtasyia Mayore; Mayske Rinny Liando; Intama Jemmy Polii
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1742

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah pembelajaran drama monolog dengan menggunaka model bermain peran bagi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Beo. Dalam perkembangan pendidikan, drama bukan lagi sekedar alat yang memainkan permain, tetapi alat untuk menyampaikan ilmu yang ada di dalam pendidikan formal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif analitik dengan mendeskripsikan atau gambaran terhadap objek penelitian yang diteliti melalui sampel atau data yang dikumpulkan. Sejalan dengan penelitian ini maka siswa dalam kategori sangat mampu yaitu pada rentang nilai 90-100% sebanyak 3 orang, dengan jumlah nilai masing-masing. S01, S05 dan S08 mendapatkan nilai 90 siswa dikategorikan sangat mampu adalah siswa yang benar-benar memahami penjelasan tentang materi yang diberikan mengenai drama monolog menggunakan model bermain peran dan resepsi siswa. Secara umum hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan dalam berdrama monolog. Hal ini dirunjukan dengan melihat tingkat keberhasilan siswa secara keseluruhan mencapai nilai rata-rata 81.00%. Resepsi siswa terhadap pertunjukan drama monolog Mesin Tik Yang Tak Mati pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Beo menunjukkan langsung diberikan kuesioner untuk dijawab pertanyaan-pertanyaan tentang drama monolog tersebut.
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi dengan Menggunakan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) pada Siswa SMA Katolik Rosa De Lima Tondano Fethrin Enggelina Lapulalang; Santje Iroth; Mayske R. Liando
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i1.1758

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis teks eksplanasi dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada siswa kelas XI SMA Katolik Rosa de Lima Tondano. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research). Sebelum melakukan penelitian, peneliti melakukan tes awal untuk mendapatkan nilai rata-rata dari seluruh peserta didik yang ada di kelas XI. Dari hasil tes awal sebelum ada perlakuan keterampilan menulis teks eksplanasi dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning diperoleh hasil peserta didik masih rendah. Dari hasil tes awal peneliti telah mendapatkan acuan untuk melakukan penelitian dengan Siklus I. Hasil dari Siklus I telah menunjukan peningkatan dan mendapatkan nilai 70.33% namun hasil tersebut belum memenuhi standar nilai yang ada. Dilanjutkan dengan Siklus II dan mendapatkan hasil yang telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal dengan nilai 84.33%. Hasil yang telah didapatkan sangat memuaskan sehingga peneliti mengakhiri penelitian tersebut dengan harapan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat mempertahankan metode yang digunakan peneliti, menulis teks eksplanasi dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Peneliti berharap guru dan peserta didik dapat bekerjasama untuk mempertahankan atau lebih meningkatkan lagi proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Meaning of Love in the Novel "Ziarah" by Iwan Simatupang Mayske Rinny Liando; Intama Jemy Polii; Viktory Nicodemus Joufree Rotty; Maya Lidya Maria Rotty
International Journal on Integrated Education Vol. 5 No. 3 (2022): IJIE
Publisher : Researchparks Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31149/ijie.v5i3.2826

Abstract

Literature is an expression of the problems of life, philosophy and psychology, literature is spiritual wealth. Writers can be said to be experts in psychology and philosophy who express problems in life, psychology and philosophy. not by academic technique but through literary writing. The focus in this research is on the content of the novel, especially about the meaning of love in the Ziarah Novel by Iwan Simatupang according to the study of existential philosophy according to Soren Kierkegaard, namely the aesthetic stage, ethical stage, and religious stage. The problems raised in this study are guided by qualitative descriptive research methods. This method is an assessment that is not designed with statistical procedures. The purpose of this study is to describe what conditions exist in a context. Qualitative method is a research procedure that produces descriptive data in the form of written or spoken words from observable behavior. The results of the study thatThe meaning of love at the Aesthetic stage of Soren Kierkegaard's Existential philosophy in Iwan Simatupang's Ziarah novel is Pleasure and Distress, The meaning of love at the Ethical stage of Soren Kierkegaard's Existential philosophy in Iwan Simatupang's Ziarah novel is Good and Evil and the Meaning of Love at the Religious stage of Soren Kierkegaard's Existential philosophy in I wan Simatupang's pilgrimage novel is Grace, Faith and Sin.
Improving the Ability of Listening to the Content of Folk Stories through Audio Visual Media in Class VI Students of Elementary School in Selatan Minahasa District Wulan Mercy Wulur; Mayske Rinny Liando; Viktory Nicodemus Joufree Rotty
International Journal on Integrated Education Vol. 5 No. 3 (2022): IJIE
Publisher : Researchparks Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31149/ijie.v5i3.2832

Abstract

The purpose of this research is to improve students' listening skills on the content of folklore for elementary schools in South Minahasa Regency. The learning process in the classroom must be supported by existing media so that teachers can improve students' abilities in the learning process. The media used in this research is audio-visual to improve students' ability to listen to the contents of folklore. Furthermore, the method used is Classroom Action Research (CAR) which focuses on improving the process and learning outcomes towards a better direction. Before conducting the research, the researchers conducted a survey on December 8, 2021 in the sixth grade of SD Inpres Pakuure with the folklore of Toar and Lumimuut. The results of the pre-cycle researchers get the result that is 17%, the KKM determined by the school is 75. This means that the sixth grade students of SD Inpres Pakuure have not achieved the expected results. Researchers conducted Cycle I with the hope of increasing the results of students' grades in class, the scores already obtained in Cycle I increased by 25% to 42%. However, the results obtained by students cannot be said to be complete so that the researcher continues this research to Cycle II to get significant results. The results of the research in Cycle II, researchers have obtained very maximum results, even exceeding the Minimum Completeness Criteria. Cycle II increased by 50% from Cycle I to 92%. This study has obtained appropriate results. Researchers have discontinued the research because they have obtained the expected results.
Co-Authors A A Ngurah Anom Kumbara A A Ngurah Anom Kumbara A A Ngurah Anom Kumbara Agtasyia Mayore Agtasyia Mayore Alwina Suasa Ampow, Hana Kezia Anak Agung Ngurah Anom Kumbara Anak Agung Sagung Kartika Dewi Andri C. Nusi Anjel A. Komalig Atalya Cherin Dwi Hamber Azizah Verdianti Chabelita Kaat Chika Dwi Putri Ansik Christianus Pyoh Pyoh Deddy F. Kumolontang Dini C. Tambayong Donal M. Rattu Donal Mateos Ratu Elfin Lahiang Fethrin Enggelina Lapulalang Fethrin Enggelina Lapulalang Fientje Malinggas Fince L. Sambeka Fisia Malonda Fisia Malonda Fitria E. W. Tumewang Fitria E. W. Tumewang Gerry Kadamehang Gerry Kadamehang Grace Engelin Kuron Grace Engelin Kuron Grace Jenny Soputan Grace Shirley Luntungan Hadirman, Hadirman Hardianti Bahansubu Ida Bagus Gde Putra Ida Bagus Gde Putra Iin Anis Lestari Intama Jemy Polii Jeanne M. Mangangantung Karinda, Jenitha Alkiani Kiki Roewaida Krolina T. Lalang Laoh, Diva Az Zahra Nafiza Liando, Maxie Albert Jacob Lisna I. Sani Lumapow, Harol R Madeleyda A. R. B. Manangka Malinggas, Fientje Margareta Oktavia Sumilat Masinambow, Danny A. Maya Lidya Maria Rotty Mersty Rindengan Mokoginta, Widya Adelia Muhlis M. Latulagi Nanang Sutrisno Nanang Sutrisno Nanang Sutrisno NI MADE WIASTI Ni Wayan Sumitri Nihriir Ayu Rizky Liliyani Non Norma Monigir Putri Yeni Lestari Richard Daniel Herdy Pangkey Ridwain S. Buniah Rifka Meluwu RISAL M. MERENTEK Rivilia Manderes Roos M. S. Tuerah Rotty, Viktory Nicodemus Joufree Salmah Jan Noor Muhammad Santje Iroth Serlita Oktafia Mokoginta steven mandey Sumirna Ginoga Susanti B. Damopoli Tinneke Evie Meggy Sumual Tirsa Vira Rondonuwu Vivi Y. Rori Rori Widdy Rorimpandey Wulan Mercy Wulur Wurangian, Sartika Jefanty Yunita Tambingon Tambingon