Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PEMANFAATAN CHATGPT SEBAGAI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PEMBELAJARAN LITERASI DI SEKOLAH DASAR: STUDI KASUS DI SD N POPONTOLEN Mayske R. Liando Liando; Norma N. Monigir; Widdy H.F Rorimpandey; Ridwain S. Buniah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4617

Abstract

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran literasi di sekolah dasar menjadi penting dalam mendukung pembelajaran yang lebih adaptif dan inovatif di era digital. Namun, kajian empiris mengenai pemanfaatan ChatGPT sebagai Artificial Intelligence dalam pembelajaran literasi pada jenjang sekolah dasar, khususnya dalam praktik pembelajaran nyata, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan ChatGPT sebagai Artificial Intelligence dalam pembelajaran literasi di SD N Popontolen, meliputi bentuk pemanfaatan, manfaat, serta faktor pendukung dan penghambat penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 1 guru kelas V, 17 siswa kelas V, dan 1 kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT dimanfaatkan sebagai alat bantu pedagogis dalam menyusun bahan bacaan, membuat pertanyaan pemahaman, dan membantu menjelaskan materi pembelajaran literasi. Pemanfaatan ChatGPT membantu meningkatkan efisiensi guru dalam menyediakan bahan ajar serta meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Faktor pendukung meliputi tersedianya perangkat teknologi, akses internet, dan dukungan sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan akses internet dan pemanfaatan yang masih terbatas pada guru. Dengan demikian, ChatGPT memiliki potensi sebagai alat bantu pembelajaran yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran literasi di sekolah dasar.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas V SD Negeri 2 Tomohon Sumirna Ginoga; Mayske Rinny Liando; Steven Mandey
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.494

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SD Negeri 2 Tomohon dengan menerapkan model Project Based Learning. Metode penelitian yang dipergunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas 2 siklus, setiap siklus terdiri atas empat tahapan yakni perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek kajian ini ialah seluruh peserta didik kelas V SD Negeri 2 Tomohon dengan jumlah 28 peserta didik yang terdiri atas 13 peserta didik laki-laki dan 15 peserta didik perempuan. Teknik pengumpulan data ini menggunakan lembar observasi nontes berupa kinerja penugasan tersebut. Teknik analisa data yang dipergunakan ialah teknik analisa ketuntasan belajar yang didapat melalui perhitungan presentase dan nilai rata-rata. Unsur-unsur yang dinilai meliputi (1) diksi, (4) imajinasi, (3) kejelasan isi, (4) rima/irama, (5) majas, (6) amanat. Hasil penelitian membuktikan jika kemampuan peserta didik kelas V SD Negeri 2 Tomohon pada siklus I senilai 58,85% dan siklus II senilai 89,05%. Dengan demikian, penggunaan model pembelajaran project based learning pada pengajaran menulis puisi bisa dipergunakan dalam proses belajar-mengajar.
The Effect Of The Project Based Learning Model On Creativity And Indonesian Language Learning Outcomes Of Grade V Elementary School Students In Poigar District Atalya Cherin Dwi Hamber; Mersty E. Rindengan; Mayske R. Liando
Riset : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Volume 1, Nomor 4 Juni 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of the project-based learning model on creativity and Indonesian language learning outcomes, especially in fiction and non-fiction stories of fifth-grade elementary school students in Poigar District. This study is based on the low creativity and learning outcomes of students caused by learning that is still centered on elementary school teachers and the lack of use of innovative learning models. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental method (equation experiment) and a non-equivalent group design. The study population was 40 fifth-grade students consisting of two schools, namely SDN 1 Poigar and SDN 1 Nanasi. The research sample was taken using a purposive sampling technique with 20 students as the experimental class and 20 students as the control class. Data collection techniques used tests, questionnaires, and observations. The research instrument has been tested for validity and reliability with the results of all items declared valid and reliable. Data analysis was carried out through normality tests, homogeneity tests, and hypothesis testing using independent sample t-tests. The results showed that there was a significant influence of the use of the project-based learning model on student creativity and learning outcomes. This is evidenced by a significance value (2-tailed) of 0.001 < 0.05. In addition, the implementation of the PjBL model can increase students' active involvement, creative thinking skills, and learning outcomes in writing fiction and non-fiction stories. Based on the research results, it can be concluded that the project-based learning model is effective in improving creativity and Indonesian language learning outcomes of fifth-grade elementary school students. Therefore, this model is recommended to be implemented as an alternative innovative learning to improve the quality of learning. Keywords: Project Based Learning, Creativity, Learning Outcomes, Indonesian
Mythology as a Catalyst for Creative Economy and Environmental Conservation: A Critical Comparison of the Manguni and Bali Starling Narratives Mayske Rinny Liando; Ni Wayan Sumitri; Salmah Jan Noor Muhammad; Fince Leny Sambeka; Gerry Kadamehang
Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies) Vol. 16 No. 2 (2026): Bali Overtourism
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JKB.2026.v16.i02.p07

Abstract

This study is motivated by the importance of revitalizing local values through the construction of myths that can bridge spirituality, education, and the creative economy within the context of conservation and sustainable tourism. The research focuses on how the myths of the Manguni bird and the Bali Starling are constructed and transformed as media for education, conservation, and the creative economy, including challenges encountered.  Critical discourse analysis, social construction and eco-biology theory are employed to interpret these phenomena. Data were collected through observation, interviews, and document analysis. The findings reveal that bird mythology in Bali and Minahasa communities both is constructed within local narratives and transformed into a medium for ecological ethics education, creative innovation, and ecotourism development. These findings emphasize the importance of policies that integrate such strategies into the management of ecotourism, and encourage the adoption of a development paradigm rooted in cultural authenticity.
Udayana School of Kajian Budaya compared to the Spell of British Cultural Studies: Critical Discourses in Debate A A Ngurah Anom Kumbara; Mayske Rinny Liando; Ida Bagus Gde Putra; Nanang Sutrisno
Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies) Vol. 14 No. 2 (2024): Reclaiming Cultural Heritage
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JKB.2024.v14.i02.p13

Abstract

This article attempts to look deeper into the Udayana School of Kajian Budaya compared to the spell of British Cultural Studies to understand both modes and critical discourses in debate. It hopes to widen the horizon on the plurality of cultural studies versions existing beyond Britain, the United States and Europe; specifically the Udayana School of Kajian Budaya in Bali and broadly in Indonesia. Hence, the authors conducted a literature search to compile relevant publications, interviewed Kajian Budaya lecturers and alumni, and employed critical interpretive analysis to the data. The study indicates formation of the British and the Udayana School variants were influenced by critical theory of the Frankfurt School and postmodernism ideas of French and American thinkers, which critiqued institutions of modernity, capitalist society, positivism in scientific inquiry, ‘classical’ enlightenment thought, and the culture industry. However, the Udayana School of Kajian Budaya exhibits distinctiveness in its study areas, approach and paradigm.
Pemberdayaan Struktur dan Agen dalam Penanggulangan Kemiskinan Kultural di Desa Tianyar Barat Kabupaten Karangasem Bali A A Ngurah Anom Kumbara; Mayske Rinny Liando; Nanang Sutrisno
Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies) Vol. 13 No. 2 (2023): Volume 13 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JKB.2023.v13.i02.p11

Abstract

In the last five years, Karangasem Regency has always occupied the top position in the number of poor people in Bali Province. One of the pockets of poverty in Karangasem Regency is West Tianyar Village, Kubu District. In addition to natural and structural factors, cultural factors are the causes of poverty in the village. The purpose of this study is to uncover the determinants of the formation of cultural poverty and find the method of empowerment of the role of structures and agents in poverty reduction in this region. Data was collected through observation, interview, and document analysis techniques. Data is analyzed by structuration theory (agency-structure) as the basis for interpretation. This study found that poverty always involves the circularity of the relationship between natural, structural, and cultural poverty so that it is difficult for people to overcome the conditions of poverty faced. By empowering the role of structures and agents, efforts to solve the problem of cultural poverty in West Tianyar Village can gradually be eliminated.
Co-Authors A A Ngurah Anom Kumbara A A Ngurah Anom Kumbara A A Ngurah Anom Kumbara Agtasyia Mayore Agtasyia Mayore Alwina Suasa Ampow, Hana Kezia Anak Agung Ngurah Anom Kumbara Anak Agung Sagung Kartika Dewi Andri C. Nusi Anjel A. Komalig Atalya Cherin Dwi Hamber Azizah Verdianti Chabelita Kaat Chika Dwi Putri Ansik Christianus Pyoh Pyoh Deddy F. Kumolontang Dini C. Tambayong Donal M. Rattu Donal Mateos Ratu Elfin Lahiang Fethrin Enggelina Lapulalang Fethrin Enggelina Lapulalang Fientje Malinggas Fince L. Sambeka Fisia Malonda Fisia Malonda Fitria E. W. Tumewang Fitria E. W. Tumewang Gerry Kadamehang Gerry Kadamehang Grace Engelin Kuron Grace Engelin Kuron Grace Jenny Soputan Grace Shirley Luntungan Hadirman, Hadirman Hardianti Bahansubu Ida Bagus Gde Putra Ida Bagus Gde Putra Iin Anis Lestari Intama Jemy Polii Jeanne M. Mangangantung Karinda, Jenitha Alkiani Kiki Roewaida Krolina T. Lalang Laoh, Diva Az Zahra Nafiza Liando, Maxie Albert Jacob Lisna I. Sani Lumapow, Harol R Madeleyda A. R. B. Manangka Malinggas, Fientje Margareta Oktavia Sumilat Masinambow, Danny A. Maya Lidya Maria Rotty Mersty Rindengan Mokoginta, Widya Adelia Muhlis M. Latulagi Nanang Sutrisno Nanang Sutrisno Nanang Sutrisno NI MADE WIASTI Ni Wayan Sumitri Nihriir Ayu Rizky Liliyani Non Norma Monigir Putri Yeni Lestari Richard Daniel Herdy Pangkey Ridwain S. Buniah Rifka Meluwu RISAL M. MERENTEK Rivilia Manderes Roos M. S. Tuerah Rotty, Viktory Nicodemus Joufree Salmah Jan Noor Muhammad Santje Iroth Serlita Oktafia Mokoginta steven mandey Sumirna Ginoga Susanti B. Damopoli Tinneke Evie Meggy Sumual Tirsa Vira Rondonuwu Vivi Y. Rori Rori Widdy Rorimpandey Wulan Mercy Wulur Wurangian, Sartika Jefanty Yunita Tambingon Tambingon