p-Index From 2021 - 2026
8.432
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Mimbar Sekolah Dasar al-Afkar, Journal For Islamic Studies Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Attractive : Innovative Education Journal Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Ta'lim al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Bulletin of Science Education Bulletin of Community Engagement JURNAL LENTERA KARYA EDUKASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sivitas : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Didaktis: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar Indonesian Journal of Community Services in Engineering & Education (IJOCSEE) Progressive of Cognitive and Ability Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Jurnal Basicedu Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of Innovative and Creativity Journal of Indonesian Primary School Education Curiosity Jurnal Ragam Pengabdian Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Jurnal Abmas
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kemampuan Literasi Dasar Membaca Peserta Didik dengan Metode ADaBta melalui Pendekatan TaRL di Kelas II Sekolah Dasar Saufha Mulyani; Neneng Sri Wulan; Ida Sumiati
Jurnal Pacu Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : PGSD UNU NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22021/pacu.v3i1.390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dasar membaca pada peserta didik kelas 2 dengan menggunakan metode ADaBta (Amati, Dengarkan, Baca dan certakan) melalui pendekatan pembelajaran TaRL (Teaching at The Right Level) sesuai dengan capaian masing-masing peserta didik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Tindakan kelas (PTK) yang menggunakan model Kemmis dan Taggart. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan pada siswa kelas 2B SDN 195 Isola menggunakan metode dan pendekatan tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi dasar membaca peserta didik mengalami peningkatan yang ditunjukkan dengan adanya kenaikan persentase level cerita dari semula 24% menjadi 33%, kemudian level kata dan paragraf mengalami penurunan dari 52% menjadi 43%, karena peserta didik mengalami kenaikan level dari level membaca kata dan paragraf ke level membaca cerita. Sedangkan level pemula dan huruf belum mengalami peningkatan yaitu sebesar 24%. Dari hasil penelitian ini maka direkomendasikan bahwa guru harus melakukan identifikasi menyeluruh terhadap peserta didik dan menerapkan pembelajaran yang berpihak pada kebutuhan peserta didik sebagaimana filosofi pendidikan yang diutarakan Ki Hajar Dewantara bahwasanya pendidikan harus sesuai dengan kodrat dan zaman peserta didik,salah satunya dengan menerapkan pembelajaran melalui pendekatan TaRL.
Seminar dan pelatihan computational thinking skills di lingkungan sekolah dasar Kabupaten Purwakarta Neneng Sri Wulan; D Wahyudin; Mamad Kasmad; Jennyta Caturiasari; Dwi Anisa Haftani; Hanifah Auliah; Neng Wida Qudrotillah; Pelangi Sasih Oktobar; Wulandari Wulandari; Syarif Hendriana; Zaenudin Zaenudin
Jurnal Abmas Vol. 22 No. 1 (2022): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v22i1.47588

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk membentuk computational thinking skills siswa melalui pelatihan dan memberikan wawasan kepada guru dalam hal pengembangan pembelajaran berbasis computational thinking di sekolah melalui seminar. Kegiatan pengabdian dilakukan secara tatap muka terbatas yang diikuti oleh 24 siswa dan 19 guru. Pengabdian dilaksanakan pada 24-25 Maret 2022 di SDN 1 Nagri Kidul, Kabupaten Purwakarta. Adapun beberapa kegiatan utama yang dilaksanakan dalam pelatihan dan seminar computational thinking ini adalah: 1) penyampaian konsep berpikir komputasi kepada guru dan siswa; 2) pelatihan yang membangun kemampuan computational thinking melalui permainan-permainan kepada siswa; dan 3) demonstrasi aplikasi dan soal-soal computational thinking kepada guru. Dari pelatihan ini terlihat kemampuan computational thinking 14 dari 24 siswa mengalami peningkatan setelah diberikan materi dan misi. Secara umum guru merasa puas atas pembahasan-pembahasan yang ada di dalam seminar. Dengan demikian pengabdian ini dapat dikatakan berhasil dan memberikan pengaruh baik terhadap peningkatan computational thinking skills di lingkungan sekolah dasar.
Seminar dan pelatihan computational thinking skills di lingkungan sekolah dasar Kabupaten Purwakarta Neneng Sri Wulan; D Wahyudin; Mamad Kasmad; Jennyta Caturiasari; Dwi Anisa Haftani; Hanifah Auliah; Neng Wida Qudrotilah; Pelangi Sasih Oktobar; Wulandari Wulandari; Syarif Hendriana; Zaenudin Zaenudin
Jurnal Abmas Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i1.45742

Abstract

This community service aims to develop students' computational thinking skills through training and provide insight to teachers about computing-based learning in schools through seminars. The service was held on March 24-25, 2022, at SDN 1 Nagri Kidul, Purwakarta. Some activities of computational thinking training and seminars are: 1) explaining computational thinking concepts to teachers and students; 2) playing games to build teachers' and students’ computational thinking skills; and 3) demonstrating computational thinking games and question-and-answer sessions for teachers. The training shows that the computational thinking ability of 14 out of 24 students has improved after being given materials and missions. In general, teachers are satisfied with the discussions in the seminar. So, the community service is successful and has a good effect on improving computational thinking skills in the elementary school environment.   Abstrak Pengabdian ini bertujuan untuk membentuk computational thinking skills siswa melalui pelatihan dan memberikan wawasan kepada guru dalam hal pengembangan pembelajaran berbasis computational thinking di sekolah melalui seminar. Kegiatan pengabdian dilakukan secara tatap muka terbatas yang diikuti oleh 24 siswa dan 19 guru. Pengabdian dilaksanakan pada 24-25 Maret 2022 di SDN 1 Nagri Kidul, Kabupaten Purwakarta. Adapun beberapa kegiatan utama yang dilaksakan dalam pelatihan dan seminar computational thinking ini adalah: 1) penyampaian konsep berpikir komputasi kepada guru dan siswa; 2) pelatihan yang membangun kemampuan computational thinking melalui permainan-pemainan kepada siswa; dan 3) demonstrasi aplikasi dan soal-soal computational thinking kepada guru. Dari pelatihan ini terlihat kemampuan computational thinking 14 dari 24 siswa mengalami peningkatan setelah diberikan materi dan misi. Secara umum guru merasa puas atas pembahasan-pembahasan yang ada di dalam seminar. Dengan demikian pengabdian ini dapat dikatakan berhasil dan memberikan pengaruh baik terhadap peningkatan computational thinking skills di lingkungan sekolah dasar. Kata Kunci: guru sekolah dasar; pemikiran komputasi; peserta didik sekolah dasar
The Effect of Digital Storytelling on Elementary School Students' Reading Literacy: An Experimental Research Arni Rizkiah; Iik Nurulpaik; Neneng Sri Wulan
Journal of Indonesian Primary School Vol. 3 No. 2 (2026): JUNE 2026
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/jips.v3i2.861

Abstract

In the digital era, cultivating early reading literacy requires innovative pedagogical approaches that move beyond traditional print-based methods. While digital storytelling has emerged as a promising tool, empirical evidence regarding its specific efficacy in primary school settings remains limited. This study aims to examine the effect of digital storytelling on the reading literacy of elementary school students. Utilizing a quantitative approach with a quasi-experimental design, this research involved 36 students from SD Negeri Kalibuntu, who were divided into an experimental group and a control group. Data on students' reading literacy were systematically gathered using structured observation techniques. The collected data were analyzed using descriptive statistics evaluating individual acquisition scores and classical averages based on a categorization table and inferential parametric statistics via independent and paired-sample t-tests.The findings demonstrated that digital storytelling exerts a highly positive and statistically significant effect on elementary school students' reading literacy. This is evidenced by a substantial increase in the experimental group's average literacy score from a pre-test baseline of 60.17 (low category) to a post-test peak of 92.34 (very high category). Furthermore, the experimental group's post-test literacy score (M = 92.34) significantly outperformed the control group (M = 65.61, low category), with inferential analysis confirming a high statistical significance (p < 0.000). These results indicate that integrating multimedia narratives enhances cognitive engagement and textual comprehension in young learners. Consequently, this study underscores that digital storytelling serves as a potent pedagogical alternative to mitigate low reading literacy, offering critical insights for primary school educators.
Exploring Reading Comprehension Profiles of First-Year Pre-Service Elementary Teachers: A Descriptive Survey Analysis Based on Barrett’s Taxonomy Neneng Sri Wulan; Indah Nurmahanani; Nadia Tiara Antik Sari; Nenden Permas Hikmatunisa; Tiara Yogiarni; Tazqiyah Rimba Mazid Nugraha
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v6i2.2676

Abstract

Reading comprehension is a critical yet frequently underexamined competency among pre-service elementary teachers, whose future role requires them to model and scaffold literacy development for young learners. Despite its importance, comprehensive profiling of reading comprehension across all levels of Barrett’s Taxonomy among first-year students in Indonesian teacher education programs remains limited. This study aimed to analyse the reading comprehension profiles of 158 first-semester students in the Elementary School Teacher Education (PGSD) program using a descriptive survey design. Data were collected through a validated reading comprehension test grounded in Barrett’s Taxonomy, comprising five indicators: literal, reorganisation, inferential, evaluation, and appreciation, supplemented by semi-structured interviews with 12 purposively selected students. Descriptive statistical analysis revealed a mean score of 68.58 with a standard deviation of 20.92, placing overall performance in the moderate category. A coefficient of variation of 30.5 per cent indicated considerable within-cohort heterogeneity. Indicator-level analysis showed that literal comprehension was highest (77.85 per cent) and inferential comprehension was lowest (60.60 per cent). These findings reveal a persistent surface-to-depth gradient in reading ability, with students demonstrating competence in basic text retrieval but significant difficulty in higher-order inferential and evaluative thinking. For pre-service teachers, this gap is not merely academic. It directly limits their capacity to foster critical literacy in future classrooms. The study contributes an empirically grounded, indicator-level literacy profile to the limited body of Indonesian PGSD research and calls for targeted, first-year instructional interventions to strengthen higher-order reading comprehension.
STEM in ecological issues (STEMCology): Block-based programming for computational thinking in pre-service elementary teachers Hikmatunisa, Nenden Permas; Nurussama, Alfiana; Rahayu, Teten Ginanjar; Nuraeni, Fitri; Wulan, Neneng Sri; Yogiarni, Tiara; Ravy, Hun
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol. 11 No. 01 (2026): May
Publisher : Biology Education Department, Universitas Insan Budi Utomo, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ebio.v11i01.2581

Abstract

Pre-service elementary teachers face persistent challenges in developing computational thinking (CT) alongside ecological literacy, an area underexplored at the elementary teacher-education level and lacking a validated, population-specific instrument. This study designed and evaluated STEMCology, a design-based research (DBR) framework integrating STEM principles, biological ecological content, and Tynker block programming, to develop pre-service elementary teachers' CT competencies. A one-group pretest-posttest design was used with 74 participants from two classes at one university. The framework comprised four phases: analysis and exploration, identifying eight ecological anchor topics and contextualizing a 29-item, five-dimension CT scale; design and construction, where students built flowchart-guided, ecology-themed Tynker games; evaluation and reflection, in which MSI-converted CT scores showed statistically significant improvements across all five dimensions (p < 0.05), with creativity showing the largest gain (N-Gain = 0.401, medium category) and the remaining dimensions showing low-category gains (0.089 – 0.199); and redesign and refinement, where students revised their games based on evaluation findings to enhance ecological accuracy, logical structure, and playability. These findings suggest that ecologically grounded, block programming-based interventions can be meaningfully integrated into teacher education curricula to cultivate CT competencies in future elementary school teachers.
Implementation of the Visual, Auditory, and Kinesthetic (VAK) Learning Model Assisted by E-Flashcard Media to Improve Elementary School Students' Beginning Reading Skills Firra Dwi Nur’Ani; Neneng Sri Wulan; Wulan, Hisny Fajrusalam
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i1.1988

Abstract

This research is motivated by the low initial reading ability of second-grade students at SDN 1 Nagrikidul. One of the solutions to address this issue is by using the Visual, Auditory, and Kinesthetic (VAK) learning model aided by e-flashcard media. This study aims to improve the beginning reading skills of students in the second grade at SDN 1 Nagrikidul, which consists of 25 students, with 15 girls and 10 boys. The research method used is classroom action research (CAR) conducted in two cycles. Each cycle consists of 1 meeting and four stages of learning, namely: planning, implementation, observation, and reflection. The research was conducted in December 2024. The data collection techniques included documentation and observation. Data analysis involves qualitative data analysis techniques. The assessment instruments consist of observation sheets for learning activities and student activity sheets. Based on the results of data analysis, the initial reading ability of second-grade students at SDN 1 Nagrikidul in the pre-cycle was obtained with an average of 41%. In Cycle I, the average score increased by 88%. In cycle II, there was a significant increase of 100% with 25 students achieving mastery. It can be concluded that the application of the visual, auditory, and kinesthetic (VAK) learning model assisted by e-flashcard media can improve the initial reading skills of second-grade students at SDN 1 Nagrikidul.
Menulis Buku Harian Literasi untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca dan Menulis Peserta didik Sekolah Dasar Retti Yuwidha; Kinkin Mustika Dewi; Rina Heryani; Neneng Sri Wulan
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.96981

Abstract

Literasi bahasa siswa sekolah dasar menjadi masalah besar bagi sistem pendidikan di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi seberapa efektif program peningkatan literasi siswa GELISMA (Gerakan Literasi Siswa Menulis dan Membaca) dan BULISKA (Buku Literasi Siswa di Kelas) dalam meningkatkan literasi mereka. Penelitian menggunakan metode campuran (Mixed Method) dengan desain Explanatory Sequential. Ini dimulai dengan survei dan tes literasi untuk data kuantitatif, dan kemudian data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Hasil menunjukkan bahwa kebiasaan membaca, penggunaan jurnal literasi, dan penggunaan perpustakaan digital semuanya meningkat secara signifikan. Guru juga mengatakan bahwa siswa lebih termotivasi dan terlibat dalam aktivitas literasi. Berdasarkan hasil penelitian jurnal buku literasi dan perpustakaan digital telah terbukti efektif dalam meningkatkan literasi bahasa siswa dan layak diterapkan dalam jumlah yang lebih besar.
The Effectiveness of the Cooperative Integrated Reading and Composition Model Assisted by Scratch Media in Improving the Reading Comprehension Ability of Grade V Students Anggita Okthaviani; Neneng Sri Wulan; Hisny Fajrussalam
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 10, No. 3, July - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i3.6098

Abstract

The background of the research is based on the urgency of improving national literacy scores, where data from PIRLS and PISA consistently show serious challenges to students' ability to understand texts inferentially and evaluatively, demanding innovation of learning methods. The purpose of this study was to evaluate how effective the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) model assisted by Scratch media was in improving students' reading and composition skills in grade V compared to the Canva-assisted cooperative learning. A research method with a quasi-experimental design, which used a sample of 60 students, was used in this quantitative study. Once the data is collected through the pretest and posttest, the N-Gain and Independent-Sample t-tests are used. The results showed that, with p = 0.002, there was a significant difference in improvement between the two groups; the experimental class had an average N-Gain of 0.58, and the control class had an average N-Gain of 0.39. These results show that the CIRC Model is very helpful for Scratch in improving students' reading comprehension, especially with the Appreciation indicator. This is an advantage because Scratch is a knowledge construction tool that encourages more complex data processing. However, the Inferential indicator shows the lowest gains. According to this study, the Scratch-assisted CIRC model is a creative approach to improving literacy in elementary schools.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Let’s Read terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Dhya Ariz Azizah; Neneng Sri Wulan; Teten Ginanjar Rahayu
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/th2hya18

Abstract

Reading comprehension is crucial for elementary students to access broader academic knowledge, yet Indonesian students' reading literacy remains low based on national and international assessments. This study investigates the effect of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Let's Read digital media on fifth-grade students' reading comprehension skills. Using a quantitative approach with a quasi-experimental non-equivalent control group design, this study involved 46 students divided into an experimental group (Class V C, n=23) using PBL with Let's Read media and a control group (Class V A, n=23) using the STAD model. Data were collected through essay tests (pretest and posttest) and analyzed using descriptive statistics and independent sample t-tests via SPSS. The results showed a significant increase in the experimental group's mean score from 63.85 to 85.59. The independent sample t-test on posttest scores yielded p < 0.001, indicating a statistically significant difference between the two groups. The N-Gain score test showed that the PBL model with Let's Read media was quite effective (60.8%), while the STAD model was ineffective (22.9%). The coefficient of determination (R²) confirmed that the treatment contributed 26.1% to reading comprehension improvement. In conclusion, the integration of the PBL model and Let's Read digital media significantly enhances reading comprehension skills in primary education.
Co-Authors Acep Ruswan Ahmad Rizal Jalaludin Alifah, Azizah Nur Alindra, Afridha Laily Althamiranda, Alfira Anggita Okthaviani Anggraeni Wishnu Ramadhianty Ani Utami Anita Rahmawati Annisa Nafira Arni Rizkiah Aulia, Fariza Nur Ayang Ranisa Rahma Ayuni, Farihah Azeera Caturiasari, Jennyta D Wahyudin D Wahyudin D Wahyudin Dhea Resti Fauziah Dhya Ariz Azizah Dian Aidilafitri Dian Aidilafitri Dwi Anisa Haftani Dwi Anisa Haftani Dwi Anisa Haftani Dwiyanti, Intan Ela Azizah Ela Azizah Elli Suharti Erna Suwangsih Erna Suwangsih Erna Suwangsih Erna Suwangsih, Erna Fanny Rahmasari Farah Firdausa Muchtar Fauziyah, Nisa Nur Febrina Nur Giyantika Febrina Nur Giyantika Firra Dwi Nur’Ani Fitri Nuraeni Friseza Nayla Aribah Zahra Hafiziani Eka Putri, Hafiziani Eka Hamidah Mujaddidah Hanifah Auliah Hanifah Auliah Herlina, Pani Hikmatunisa, Nenden Permas Hisny Fajrussalam Ida Sumiati Ida Sumiati Iik Nurulpaik Imtinan, Siti Nadhifa Indah Nurmahanani Indra Nugrahayu Taufik Indradewa, Rhian Ismail, Zawawi Bin Jati, Andina Aisyah Eka Jubaedah Fitri Anjani Jubaedah Fitri Anjani Kamilah, Zahidah Nurul Kasmad, Mamad Kinkin Mustika Dewi Malasari Mamad Kasmad Mega Rosafina Muchtar, Farah Firdausa Muhammad Agni Imanulloh Muhammad Agni Imanulloh Nadia Tiara Antik Sari Nadia Tiara Antik Sari Najayanti Najayanti Nenden Permas Hikmatunisa Neng Wida Qudrotilah Neng Wida Qudrotilah Neng Wida Qudrotillah Nova Indah Permatasari Nova Mira Rizky Wulandari Novi Wulansari Nurhikmah, Juliana Nurrohmat, Titin Nursela Dian Nursela Dian Patimah3 Nurul Fitri Handini Nurul Ilmi Nurussama, Alfiana Pelangi Sasih Oktobar Pelangi Sasih Oktobar Permas Hikmatunisa, Nenden Primanita Sholihah Rosmana Prisscillia Magdalena Putri Puji Rahayu Puji Rahayu Purnamasari, Mita Putri, Azzahra Elisa Rafiqoh Nurul Ardiana Rahayu, Teten Ginanjar Rahel Sonia Ambarita Rahmasari, Fanny Rahmawati, Hanny Ramdani, Maulana Ravy, Hun Retti Yuwidha Rina Heryani Riska Trisnawati Ruswan, Acep Sani, Rifa sanusi, Anwar Sari, Nadia Tiara Antik Sarizaen, Fiksi Kirana Saufha Mulyani Shanty Sulistyaningrum Silvania Nur Jannatin Aliyah Sintia Ulhaq Siti Nadhifa Imtinan Sivania Nur Jannatin Slamet Yani Budhiyati Srie Mulyani Srie Mulyani Srie Mulyani, Srie Suharti, Elli Sukmawati, Vika Andria Sutardi, Salsa Luthfianti Syarif Hendriana Syarif Hendriana Syarif Hendriana Tazqiyah Rimba Mazid Nugraha Teten Ginanjar Rahayu Thifana, Agitya Ratu Tiara Yogiarni Tiurlina Tiurlina Wahyudin, D Wina Mustikaati Wulan, Hisny Fajrusalam Wulandari Wulandari Wulandari Wulandari Wulandari Wulandari Yayan M.A Nurbayan Yogiarni, Tiara Yupi Yuliawati Yuwan Fijar Anugrah Zaenudin Zaenudin Zaenudin Zaenudin Zaenudin Zaenudin Zahidah Nurul Kamilah