Claim Missing Document
Check
Articles

GERAKAN LITERASI SEKOLAH TERHADAP MINAT BACA PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR Shanty Sulistyaningrum; Srie Mulyani; Neneng Sri Wulan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 09 No 01, Maret 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i1.729

Abstract

In order to increase students' interest in reading, especially in elementary schools. It is undeniable that there are supporting factors and inhibiting factors during the implementation of the School Literacy Movement. The purpose of this research is to describe the implementation of the School Literacy Movement at SD Negeri 1 Nagrikidul. This type of research is qualitative with a case study design. The data collection techniques used are observation, interviews, questionnaires and documentation. The results of this study indicate that the implementation at SD Negeri 1 Nagrikidul has reached the learning stage. Supporting factors consist of the active role of all parties in the school, educators supervising literacy learning activities, a reading-friendly environment, all school parties producing written works, and support for the implementation of the School Literacy Movement at SD Negeri 1 Nagrikidul. The inhibiting factors are educators who do not make literacy learning effective, facilities and infrastructure are not comfortable, such as libraries that are not well organized and reading books in the literacy corner are also incomplete, and there is no special day for reading activities. The way to overcome this is that all schools hold a meeting regarding plans for the School Literacy Movement for the future, improve the administration of library management, add or update reading books so that it attracts students' attention to read. Based on the results of research data analysis, students' reading interest is currently in the high category. Therefore, the implementation of the School Literacy Movement in the future will remain consistent and have plans for the School Literacy Movement program so that it runs more conducive
PENERAPAN MEDIA BIG BOOK UNTUK MENGATASI KESULITAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR Rafiqoh Nurul Ardiana; Neneng Sri Wulan; Hisny Fajrussalam
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 1 (2023): Volume 08, Nomor 01, Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v8i1.7093

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengatasi kesulitan membaca permulaan yang masih banyak siswa kelas 1 alami. Kesulitan membaca permulaan diakibatkan oleh berbagai faktor contohnya yaitu faktor internal yaitu rasa malas dan faktor eksternal memliki permasalahan kesehatan. Selain itu juga terdapat faktor intelektual yang mencakup tingkat kecerdasan siswa dan faktor lingkungan yaitu lingkungan keluarga yang kurang mendukung terhadap motivasi dan peningkatan kemampuan membaca serta keadaan ekonomi keluarga yang kurang memadai. Peneliti memilih metode penelitian PTK untuk membantu siswa mengatasi kesulitan membaca permulaan dengan penerapan media big book. Subjek yang diteliti yaitu siswa kelas 1B di SD Negeri 2 Sindangkasih sebanyak 13 siswa. Secara umum aktivitas pembelajaran siswa di kelas memperlihatkan dampak positif dan hasil dari observasi aktivitas siswa serta tes penilaian membaca permulaan mengalami peningkatan.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PBL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT BAGI SISWA KELAS VI SDN KAMBANGAN 01 Slamet Yani Budhiyati; Neneng Sri Wulan; Ida Sumiati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i2.907

Abstract

Budhiyati, Slamet, Yani. 2023. “Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis PBL untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat Bagi Siswa Kelas VI SD Negeri Kambangan 01”. Pembimbing: (1) Dr. Rasiman, M.Pd; (2) Dr. Joko Sulianto, M.Pd. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana validitas perangkat pembelajaran PBL yang dikembangkan untuk meningkatkan berpikir kritis penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat bagi siswa kelas VI SDN Kambangan 01? bagaimana kepraktisan perangkat pembelajaran PBL yang dikembangkan untuk meningkatkan berpikir kritis penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat bagi siswa kelas VI SDN Kambangan 01? bagaimana keefektifan perangkat pembelajaran PBL untuk meningkatkan berpikir kritis penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat bagi siswa kelas VI SDN Kambangan 01?. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengembangkan dan menghasilkan perangkat pembelajaran PBL yang valid untuk meningkatkan berpikir kritis penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat bagi siswa kelas VI SDN Kambangan 01, (2) Mengembangkan dan menghasilakan perangkat pembelajaran PBL yang praktis untuk meningkatkan berpikir kritis penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat bagi siswa kelas VI SDN Kambangan 01, (3) Mengembangkan dan menghasilakan perangkat pembelajaran PBL yang efektif untuk meningkatkan berpikir kritispenjumlahan dan pengurangan bilangan bulat bagi siswa kelas VI SDN Kambangan 01. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN Kambangan 01 dan SDN Kambangan 02 yang berjumlah 34 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket, dokumentasi dan tes kepada siswa di awal dan akhir pembelajaran. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji pra syarat, dan uji hipotesis.Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa Perangkat pembelajaran Matematika berbasis PBL berupa RPP, buku ajar, LKPD, Media pembelajaran, dan instrumen penilaian hasil belajar pada aspek tujuan pembelajaran mencapai kriteria sangat valid, aspek materi pembelajaran mencapai kriteria sangat valid, aspek strategi pembelajaran dikatakan valid, aspek pemilihan media pembelajaran mencapai kriteria valid, pemilihan materi dan sumber belajar mencapai kriteria sangat valid, dan evaluasi pembelajaran mencapai kriteria sangat valid. Perangkat pembelajaran Matematika berbasis PBL dinyatakan praktis karena dua indikator tercapai yaitu respon guru berada dalam kategori positif dengan capaian 82,5% dan respon siswa berada pada kategori sangat positif dengan capaian 86,61%. Perangkat pembelajaran matematika berbasis PBL dinyatakan efektif karena tiga indikator tercapai yaitu hasil belajar siswa mencapai ketuntasan 90% pada kategori sangat baik dengan rata-rata nilai siswa 84,24 pada kategori baik, kemampuan berpikir kritis siswa pada pre tes sebasar 79,97% kategori baik dan pada pos tes meningkat menjadi 86,125% kategori sangat baik, dan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran pada kategori sangat baik yaitu 88,75% .
Pelatihan Pembelajaran Berbasis 21st Century Skills di Sekolah Indonesia Johor Bahru Malaysia Neneng Sri Wulan; Hafiziani Eka Putri; Puji Rahayu; Erna Suwangsih; Acep Ruswan; Srie Mulyani; D Wahyudin; Hisny Fajrussalam
Bulletin of Community Engagement Vol 3 No 2 (2023): Bulletin of Community Engagement
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bce.v3i2.583

Abstract

The 21st-century skills are skills that students must master to survive and compete in this 4.0 industrial revolution era. Teachers need to have good professional competence in order to facilitate students to develop 21st-century skills. This also applies to elementary school teachers. Therefore, the teacher needs training that can provide knowledge and skills for teachers to present such learning. The training program participant is an elementary school teacher at the Indonesian School of Johor Bahru Malaysia. The problem identified is that not all SIJB's primary school teachers have diverse educational backgrounds, and the learning presented is not based on 21st-century skills. The participants of this training are 19 teachers. The program is web-based training using the ADDIE model. This training is conducted in three stages, namely the pre-implementation, implementation, and post-implementation stages. At the implementation stage, there are eight meetings containing materials on 21st Century Skills-based learning in Indonesian Language, Mathematics, Science, Social Studies and Civics, English, Arts, ICT, innovative learning models and learning life skills. Participants were given a pretest and posttest understanding of 21st Century learning. The pretest results showed an average value of 60.8, which means that participants' understanding of 21st Century learning is still quite good and the posttest average score of 84.5, which means that understanding participants is good. The result shows that the participants' understanding increased after attending the training. Based on the questionnaire results, the participant's response was quite good, and hoped that the training activities could be carried out on an ongoing basis. Keywords: 21st Century Skills Training Program, Professional Competency of Elementary Teacher
Analisis nilai moral dalam buku cerita tiga sekawan dan possalia sebagai alternatif bahan ajar siswa kelas IV di sekolah dasar Nova Indah Permatasari; Erna Suwangsih; Neneng Sri Wulan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 5 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i5.20037

Abstract

ABSTRAK Pendidikan moral adalah usaha sadar tentang mengajarkan nilai kebaikan meliputi perilaku baik sesuai dengan aturan normatif dan juga tentang sikap dan tingkah laku manusia dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai individu yang jujur, dapat dipercaya, adil, tanggungjawab dan lain sebagainya. Pendidikan moral mampu membentuk karakteristik dan sikap anak sehingga anak akan tumbuh menjadi pribadi yang bermoral dan berakhlak, hal ini akan berpengaruh terhadap anak agar mudah diterima oleh masyarakat dalam hal bersosialisasi. Menanamkan moral anak bisa melalui buku cerita rakyat salah satunya "Tiga Sekawan dan Possalia". Maka tujuan penelitian ini adalah mendeskripsika nilai moral pada buku cerita rakyat Tiga Sekawan dan Possalia dan mengetahui pemanfaatan hasil analisis buku cerita rakyat Tiga Sekawan dan Possalia sebagai alternatif bahan ajar kelas IV pada materi cerita rakyat mata pelajaran bahasa Indonesia berbasis pelajar pancasila. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain analisis konten dan objek penelitian ini adalah buku cerita rakyat "Tiga Sekawan dan Possalia"Hasil peneilitian menunjukkan bahwa buku cerita rakyat "Tiga Sekawan dan Possalia" memiliki nilai moral manusia dengan Tuhan, manusia dengn diri sendiri dan juga manusia dengan manusia. Sehingga buku cerita rakyat "Tiga Sekawan dan Possalia" dapat digunakan diimplementasikan sebagai pada materi cerita rakyat mata pelajaran bahasa Indonesia berbasis profil pelajar pancasila pada kelas IV.Jadi buku cerita rakyat "Tiga Sekawan dan Possalia" dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar kelas IV pada materi cerita rakyat mata pelajaran bahasa Indonesia berbasis profil pelajar pancasila. Kata kunci: Nilai Moral dalam buku cerita rakyat Analysis of Moral Values in Three Friends and Possalia Storybooks as Alternative Teaching Materials for Grade IV Students in Elementary Schools Nova Indah Permatasari Primary Teacher Education Program, Purwakarta Regional Campus, Indonesian Education University ABSTRACT Moral education is a conscious effort to teach good values including good behavior in accordance with normative rules and also about human attitudes and behavior in everyday life, both as individuals who are honest, trustworthy, fair, responsible and so on. Moral education is able to shape the characteristics and attitudes of children so that children will grow into moral and moral individuals, this will affect children to be easily accepted by society in terms of socializing. Instilling children's morals can be through folklore books, one of which is "Tiga Sekawan dan Possalia". So the purpose of this study is to describe the moral value in the folklore book Tiga Sekawan and Possalia and find out the utilization of the results of the analysis of the folklore book Tiga Sekawan and Possalia as an alternative teaching material for grade IV on folklore material for Indonesian language subjects based on Pancasila students. This type of research is qualitative with a content analysis design and the object of this research is the folklore book "Tiga Sekawan dan Possalia" The results of the research show that the folklore book "Tiga Sekawan dan Possalia" has moral values of humans with God, humans with themselves and also humans with humans. So that the folklore book "Tiga Sekawan dan Possalia" can be used to be implemented as folklore material for Indonesian language subjects based on the Pancasila student profile in class IV. Keywords: Moral values in folklore books
Pengaruh Literasi Membaca terhadap Pemahaman Moderasi Beragama Mahasiswa PGSD Wulan, Neneng Sri; Fajrussalam, Hisny
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1927

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan literasi membaca untuk memasuki dan memahami wahana keilmuan lainnya, termasuk pemahaman terhadap moderasi beragama. Pemahaman moderasi beragama diperlukan dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia yang hidup di tengah keberagaman agama dan keyakinan. Peneliti tertarik untuk mengkaji pengaruh literasi membaca terhadap pemahaman moderasi beragama mahasiswa. Sampel pada penelitian ini adalah 198 mahasiswa tingkat I Kampus UPI di Purwakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey eksplanatori. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah tes dan kuesioner. Data dianalisis dengan teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Kemampuan literasi membaca mahasiswa masih tergolong cukup baik dengan rata-rata nilai tes 66,2. Nilai tertinggi adalah 100 dan nilai terendah adalah 15. Pemahaman moderasi bergama secara keseluruhan memiliki nilai persentase kumulatif sebesar 85,28% dengan kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan literasi membaca berpengaruh signifikan terhadap moderasi beragama, dengan total persentase pengaruh sebesar 17,39%, sedangkan sisanya yaitu 82,61% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Pengaruh Metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) Berbantuan Media Kartu Kata Bergambar Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas 1 Sd Negeri 1 Suranenggala Saadah, Ida Inayatus; Wulan, Neneng Sri; Sari, Nadia Tiara Antik
Indonesian Journal of Teaching and Learning Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v3i3.1044

Abstract

Membaca permulaan sangat berperan bagi siswa supaya mereka bisa mempunyai pemahaman terhadap suatu bacaan maupun kalimat teks dalam lingkupan yang sederhana. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan Metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) Berbantuan Media Kartu Kata Bergambar terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 SD Negeri 1 Surananggala. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasi Eksperimen dengan menggunakan desain non-equivalent control group design. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu siswa kelas 1A dan 1B SD Negeri 1 Suranenggala yang masing-masing kelas terdiri dari 30 siswa kelas eksperimen dan kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu tes dan non tes menggunakan pretest, posttest serta lembar observaasi . Analisis deskriptif dilakukan untuk mengetahui nilai rata-rata pretest dan posttest kelas eksperimen maupun kontrol, sedangkan analisis inferensial dilakukan untuk mengetahui ada pengaruh atau tidak terdapatnya pengaruh metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) berbantuan media kartu kata bergambar terhadap kemampuan membaca permulaan. Analisis deskriptif menyimpulkan bahwa kemampuan membaca permulaan siswa pada kelas eksperimen sebelum perlakuan mendapat rata-rata 65,80, kelas kontrol 60,20. Setelah mendapatkan treatment rata-rata kelas eksperimen 76,20, kelas kontrol sebesar 66,33. Analisis inferensial menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) berbantuan media kartu kata bergambar terhadap kemampuan membaca permulaan siswa. Hal tersebut dapat dilihat dari uji wilcoxon.
Pelatihan Pembelajaran Berbasis 21st Century Skills di Sekolah Indonesia Johor Bahru Malaysia Wulan, Neneng Sri; Putri, Hafiziani Eka; Rahayu, Puji; Suwangsih, Erna; Ruswan, Acep; Mulyani, Srie; Wahyudin, D; Fajrussalam, Hisny
Bulletin of Community Engagement Vol. 3 No. 2 (2023): Bulletin of Community Engagement
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bce.v3i2.583

Abstract

The 21st-century skills are skills that students must master to survive and compete in this 4.0 industrial revolution era. Teachers need to have good professional competence in order to facilitate students to develop 21st-century skills. This also applies to elementary school teachers. Therefore, the teacher needs training that can provide knowledge and skills for teachers to present such learning. The training program participant is an elementary school teacher at the Indonesian School of Johor Bahru Malaysia. The problem identified is that not all SIJB's primary school teachers have diverse educational backgrounds, and the learning presented is not based on 21st-century skills. The participants of this training are 19 teachers. The program is web-based training using the ADDIE model. This training is conducted in three stages, namely the pre-implementation, implementation, and post-implementation stages. At the implementation stage, there are eight meetings containing materials on 21st Century Skills-based learning in Indonesian Language, Mathematics, Science, Social Studies and Civics, English, Arts, ICT, innovative learning models and learning life skills. Participants were given a pretest and posttest understanding of 21st Century learning. The pretest results showed an average value of 60.8, which means that participants' understanding of 21st Century learning is still quite good and the posttest average score of 84.5, which means that understanding participants is good. The result shows that the participants' understanding increased after attending the training. Based on the questionnaire results, the participant's response was quite good, and hoped that the training activities could be carried out on an ongoing basis. Keywords: 21st Century Skills Training Program, Professional Competency of Elementary Teacher
Pengaruh Model Game Based Learning (Gbl) Berbantuan Quizizz Terhadap Peningkatan Perbendaharaan Kata Siswa Kelas Iv Sekolah Dasar Fauziyyah, Dewi Hasna; Wulan, Neneng Sri; Sari, Nadia Tiara Antik
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 2 No. 2 (2024): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya penguasaan perbendahaaran kata Bahasa Inggris berkaitan dengan model pembelajran yang digunakan. Model pembelajaran diduga bersifat monoton dan tidak sesaui dengna pembelajaran abad ke-21. Hal ini menunjukan perlu adanya pengembangan model pembelajaran salah satunya dengan menggunakan model Game Based Learning (GBL). Penelitian ini dilakukan di SDN 3 Cisomang. Tujuan dari penelitian ini diantaranya mengetahui: (1) Peningkatan perbendaharaan kata Bahasa Inggris siswa sekolah dasar yang mendapatkan model pembelajaran GBL berbantaun quizizz dibandingkan dengan siswa yang mendapatkan model pembelajaran cooperative learning; (2) Pengaruh model pembelajaran GBL terhadap perbendaharaan kata Bahasa Inggris siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen non-equivalent control group design pada pembelajaran Bahasa Inggris Where is my pencil di kelas IV sekolah dasar dengan jumlah subjek 42 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan Kesimpulan: (1) Peningkatan perbendaharaan kata Bahasa Inggris siswa yang mendapatkan model pembelajran GBL lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mendapatkan model pembelajaran cooperative learning; (2) Terdapat pengaruh sebesar 66.1% dari penerapan model GBL terhadap kemapuan perbendaharaan kata Bahasa Inggris siswa. Oleh karena itu, model GBL dapat dijadikan alternatif dalam pembelajran khususnya dalam meningkatkan perbendaharaan kata Bahasa Inggris siswa. Peneliti selanjutnya direkomendasikan melakukan penelitian sejenis dengan menerapkan model GBL untuk meningkatkan perbendaharaan kata lainnya.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Materi Pembagian Bersusun Melalui Media Dakon di Kelas IV SDN 178 Gegerkalong KPAD Bandung Purnamasari, Mita; Wulan, Neneng Sri; Suharti, Elli
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 3 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i3.64417

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran pentng matematika dalam pendidikan, yang menjadi salah satu komponen dari serangkaian mata pelajaran mulai dari tingkat SD/MI sampai perguruan tinggi. Namun rendahnya pemahaman dan hasil belajar matematika khusunya materi pembagian bersusun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar matematika pada materi pembagian bersusun  melalui penggunaan media dakon di kelas IVC  SD Negeri 178 Gegerkalong KPAD Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Bentuk penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Pada siklus 1 menunjukan bahwa masih ada beberapa peserta didik yang belum mengalami peningkatan hasil belajar dari sebelumnya. Hal ini terlihat dari 29 peserta didik, terdapat 18 peserta didik yang sudah mengalami peningkatan dengan presentase 62 % dan  11 peserta didik yang belum mengalami peningkatan dengan presentase 37,9 %. Pada siklus II mengalami peningkatan. Ada beberapa peserta didik yang belum mengalami peningkatan hasil belajar dari sebelumnya. Hal ini terlihat dari 29 peserta didik, terdapat 25 peserta didik yang sudah mengalami peningkatan dengan presentase 86,2 % atau tergolong kategori baik (B) dan 4 peserta didik yang belum mengalami peningkatan dengan presentase 13,7 %. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika dengan menggunakan media dakon, siswa kelas IV SD Negeri 178 Gegerkalong KPAD Bandung mengalami peningkatan hasil belajar pada materi pembagian bersusun.
Co-Authors Acep Ruswan Ahmad Rizal Jalaludin Alifah, Azizah Nur Alindra, Afridha Laily Althamiranda, Alfira Anggraeni Wishnu Ramadhianty Ani Utami Anita Rahmawati Aulia, Fariza Nur Ayang Ranisa Rahma Ayuni, Farihah Azeera Caturiasari, Jennyta D Wahyudin D Wahyudin D Wahyudin Dhea Resti Fauziah Dian Aidilafitri Dian Aidilafitri Dwi Anisa Haftani Dwi Anisa Haftani Dwi Anisa Haftani Dwiyanti, Intan Ela Azizah Ela Azizah Elli Suharti Erna Suwangsih Erna Suwangsih Erna Suwangsih Erna Suwangsih, Erna Fanny Rahmasari Farah Firdausa Muchtar Fauziyah, Nisa Nur Fauziyyah, Dewi Hasna Febrina Nur Giyantika Febrina Nur Giyantika Hafiziani Eka Putri, Hafiziani Eka Hamidah Mujaddidah Hanifah Auliah Hanifah Auliah Herlina, Pani Hisny Fajrussalam Ida Sumiati Ida Sumiati Imtinan, Siti Nadhifa Indah Nurmahanani Indra Nugrahayu Taufik Indradewa, Rhian Ismail, Zawawi Bin Jati, Andina Aisyah Eka Jubaedah Fitri Anjani Jubaedah Fitri Anjani Kamilah, Zahidah Nurul Kasmad, Mamad Kinkin Mustika Dewi Malasari Mamad Kasmad Mega Rosafina Muchtar, Farah Firdausa Muhammad Agni Imanulloh Muhammad Agni Imanulloh Nadia Tiara Antik Sari Najayanti Najayanti Neng Wida Qudrotilah Neng Wida Qudrotilah Neng Wida Qudrotillah Nova Indah Permatasari Nova Mira Rizky Wulandari Novi Wulansari Nurhikmah, Juliana Nurrohmat, Titin Nursela Dian Nursela Dian Patimah3 Nurul Fitri Handini Nurul Ilmi Pelangi Sasih Oktobar Pelangi Sasih Oktobar Permas Hikmatunisa, Nenden Primanita Sholihah Rosmana Prisscillia Magdalena Putri Puji Rahayu Puji Rahayu Purnamasari, Mita Putri, Azzahra Elisa Rafiqoh Nurul Ardiana Rahel Sonia Ambarita Rahmasari, Fanny Rahmawati, Hanny Ramdani, Maulana Ravy, Hun Retti Yuwidha Rina Heryani Riska Trisnawati Ruswan, Acep Saadah, Ida Inayatus Sani, Rifa sanusi, Anwar Sari, Nadia Tiara Antik Sarizaen, Fiksi Kirana Saufha Mulyani Shanty Sulistyaningrum Silvania Nur Jannatin Aliyah Sintia Ulhaq Siti Nadhifa Imtinan Sivania Nur Jannatin Slamet Yani Budhiyati Srie Mulyani Srie Mulyani Srie Mulyani, Srie Suharti, Elli Sukmawati, Vika Andria Sutardi, Salsa Luthfianti Syarif Hendriana Syarif Hendriana Syarif Hendriana Thifana, Agitya Ratu Tiurlina Tiurlina Wahyudin, D Wina Mustikaati Wulandari Wulandari Wulandari Wulandari Wulandari Wulandari Yayan M.A Nurbayan Yogiarni, Tiara Yupi Yuliawati Yuwan Fijar Anugrah Zaenudin Zaenudin Zaenudin Zaenudin Zaenudin Zaenudin Zahidah Nurul Kamilah