Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Parameter

KEARIFAN LOKAL KABANTI UNTUK MASYARAKAT BUTON (PENELITIAN ANALISIS KONTEN) Sahlan, Sahlan
Parameter Vol 29 No 2 (2017): Parameter
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.793 KB) | DOI: 10.21009/parameter.292.07

Abstract

The aims of this research is to describe the local wisdom in Kabanti for people of Buton. In order to describe the matter, the researcher Ude through five informan and three Kabanties written by Haji Abdulu Ganiyyu as the source of data. The data were collected using observation, interview, and documentation techniques. The data validity were varified using triangulation method through theoretical and logical information. The data were analyzed using content analysis, hermeneutic and semiotic. The research conclude the general illustration of kabanti looks like Poe that apart of them be sang by the people of Buton. Kabanti containing the values of local wisdom in for aspects. The first aspect, the live vision of the people of Buton is based on religous value namenly the relation of human being with Allah SWT, the relation of human being with human being, and the relation of human being with the nature. The Second, norma or law aspect of the people of Buton have values; Obey to regulation, fair attitude, to take the honorable to the human being and always Control themselves. The Third aspect, social aspect of the people of Buton have the values; Love, Care, take the honorable Beach other and respect. The Fourth, the culture aspect of the people of Buton have the values, sincerity, tolerance, togetherness all. Therefore, local wisdom in kabanto of Buton society has implications for the insight Development and student implementation in learning Education character. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kearifan lokal Kabanti untuk masyarakat Buton. Untuk mendeskripsikan materi ini, peneliti Ude melalui 5 informan dan 3 orang penulis Kabanti oleh Haji ABdulu Ganiyyu sebagai sumber data. Data dikumpulkan menggunakan observasi, wawancara, dan teknik dokumentasi. data validitas menggunakan metode triangulasi melalui teori dan informasi logis. Data dianalisis menggunakan analisis konten, hermeneutic and semiotic. Peneliti menyimpulkan ilustrasi umum dari Kabanti seperti puisi bahwa bagian mereka adalah lagu masyarakat Buton. Kabanti yang berisi nilai-nilai kearifan lokal dalam beberapa aspek. Aspek pertama, visi kehidupan masyarakat Buton didasarkan nilai religius yang mengutamakan hubungan manusia dengan Allah SWT, hubungan manusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan alam. Kedua, norma atau aspek hukum masyarakat Buton memiliki nilai yaitu: patuh pada peraturan, sikap adil, menghormati manusia dan selalu mengkontrol diri mereka. Aspek ketiga, aspek sosial masyarakat Buton memiliki beberapa nilai yaitu: Cinta, peduli dan saling menghormati. Keempat, aspek budaya masyarakat Buton memiliki beberapa nilai, kasih sayang, toleransi, dan kebersamaan. Oleh karena itu kearifan lokal Kabanti masyarakat Buton memiliki implikasi untuk perkembangan pengetahuan dan penerapan pendidikan karakter untuk siswa
Co-Authors A. Bisri, A. Ababiel, Reno Abd. Rasyid Syamsuri Adi Jufriansah Ahmad Ramadhan Aisha, Suci Nur Akbar Akbar Alberth, Alberth Amar Salahuddin Amin, Chintia Nazilah Ana, Haeurn Andi Bustamin Daeng Kunu Aprimadedi Aris Badara, Aris Arman Anwar Arta Mevia, Dilla Asnani Asnani Aulia, Rahma Ayyub, Rusli Azmi Khusnani Baharuddin Ali, Baharuddin Bahasa Indonesia, Bahasa Indonesia Berlian Arswendo Adietya Deprizon, Deprizon Dian Permana, Dian Djohas, Saharuddin Donuata, Pujianti Bejahida Ernida, Ernida Erwin, Yulias Farizi, Zakaria Al Fattah, Muh Arifin Firdaus, Amrul Fitriani, Nadya Hamza, Hamza Hanafi, Fahruddin Harijaty, Erny Herlindayana, Herlindayana Hermawan Hermawan Hermawan, Baso hikmatiar, hamzarudin Husain Insawan, Husain Ikhwan, Rizky Imranah, Imranah Indah, Sulfajriyani Irma Handayani, Irma Ismatullah, Muh Izzul Jayadin Jultia, Wa Ode Jumiati Jumiati Juni, Nur K., Armin Kalimudin, Kalimudin Kasim, Armin KEKKA, ABRAHAM Konisi, La Yani Koten, Florentinus P. N Laepe, Ader Lestari, Afdhal Lubis, Zubaidah Maulana Muhamad Sulaiman Megawati, Elisa Mhw, Muh NurFitrah Moh. Iqbal, Moh. Mohammad Natsir Muhammad Azan Muljibir Rahman, Muljibir Naryaningsih, Agustien Nita, Yunra Nofian Nur Fatinah, Siti Nurdin Nurdin Nurjannah S NURMAN, ILHAM Nursyam, Ucy Rahmayani Patadjai, Andi Besse Puastiningsih, Sri Pusadan, Sulwan Putri Dewi Putri, Azzahrah Insawan Putri, Nurul Rania Rahim, Amirudin Rahmawati, Rahmawati Rasti, Rasti Refika, Refika Rini, Theresia Nona Risqah Amaliah Kasman Rusdin, Muhamad Epi S Siswanto Sabarudin Saputra Sagala, Sutan Muda Saharul, Saharul sakban, sakban Salsabila, Ririn Samsurizal, M. Sulaeman Sara NST, Mega Saskia, Indra Sessu, Andi Siti Wardah, Siti Soleh, Mohamad Sri Suryana Dinar, Sri Suryana Sulaiman, Lalu Sulastin, Sulastin Suriyani Suriyani, Suriyani Susilowati, Yuli Sutriasni, Oni Sya’bania, Nursina Uddin, Abdul Karim Veithzal Rivai Zainal Verlia, Venti Warinta, Yespa Wattimena, Josina Augustina Yvonne Wibowo H.N, Wibowo Widyanthi, Astri Widyastuti, Ester Yudhiakto Pramudya Yulianto, Muhamad Arief Yunus Yunus Zalili Sailan Zarah, Jihan Annisa