p-Index From 2021 - 2026
10.244
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Electronics and Instrumentation Systems JURNAL ILMU SOSIAL Bio-Pedagogi : Jurnal Pembelajaran Biologi Ganendra: Majalah IPTEK Nuklir Journal of Public Policy and Management Review Prosiding JURNAL MITRA SWARA GANESHA JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) ARISTO Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat AFRE Accounting Financial Review Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal JOURNAL SPORT AREA Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Jurnal Purifikasi Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran OIKOS: Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Jurnal PORKES Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Pemberdayaan Komunitas MH Thamrin Tax Literacy and Leadership Agility: Indigenous Peoples Awareness in Paying Taxes PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Interdisciplinary Social Studies Indonesian Journal of Innovation Studies Journal Islamic Economics Ad Diwan Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Jurnal Bangkit Indonesia Eduvest - Journal of Universal Studies Abadi: Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Jurnal Riset dan Aplikasi: Akuntansi dan Manajemen Jurnal Terapan Ekonomi dan Bisnis (JTEB) Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan JIFA (Journal of Islamic Finance and Accounting) JURNAL ILMIAH MITRA SWARA GANESHA: PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN
Claim Missing Document
Check
Articles

RESPONSIVITAS LAYANAN PENGADUAN PELAYANAN PUBLIK BERBASIS APLIKASI (LAPOR) STUDI PADA DISKOMINFO KABUPATEN REMBANG HENDRA ARSENA, Fais; Santoso, R. Slamet; Astuti, Retno Sunu
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 3: Juli, Administrasi Pubik Rembang 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.44222

Abstract

Aplikasi LAPOR telah menjadi salah satu alat penting dalam memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan terkait pelayanan publik. Diskominfo Kabupaten Rembang, sebagai salah satu instansi yang menggunakan aplikasi LAPOR, memiliki peran krusial dalam memastikan responsivitas layanan terhadap pengaduan masyarakat. Namun, masih perlu dilakukan penelitian untuk mengevaluasi sejauh mana responsivitas layanan pengaduan ini terwujud. Dalam era digital seperti sekarang, pelayanan publik harus dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Aplikasi LAPOR menjadi salah satu wujud upaya pemerintah dalam meningkatkan aksesibilitas dan responsivitas layanan publik. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi sejauh mana Diskominfo Kabupaten Rembang mampu merespons pengaduan yang masuk melalui aplikasi LAPOR dengan cepat dan efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisi responsivitas layanan pengaduan pelayanan publik berbasis aplikasi LAPOR di Diskominfo Kabupaten Rembang. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penghambat responsivitas layanan pengaduan pelayanan publik berbasis aplikasi LAPOR di Diskominfo Kabupaten Rembang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan analisis dokumen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa responsivitas layanan pengaduan pelayanan publik berbasis aplikasi LAPOR di Diskominfo Kabupaten Rembang belum sepenuhnya berjalan secara maksimal. Hal ini disebabkan karena ada 2 indikator masih belum optimal, seperti masih ada hambatan dalam memberikan respons yang tepat waktu terhadap aduan dari masyarakat dan ketidakjelasan prosedur penanganan pengaduan dapat menyebabkan petugas memerlukan waktu lebih lama untuk merespons atau menangani pengaduan dengan tepat. Untuk memberikan umpan balik yang lebih efektif kepada pelapor, penting untuk memberikan respons yang tanggap, empatik, jelas, dan solutif
PERAN PENDAMPING SOSIAL DALAM PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI KECAMATAN SEMARANG UTARA KOTA SEMARANG Rochmah Deiffy Amalia, Annisa; Subowo, Ari; Santoso, R. Slamet
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 3: Juli 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.45301

Abstract

The Family Hope Program (PKH) provides cash assistance to underprivileged families to improve human resources quality. Social assistants play a crucial role in PKH activities, from preparation to supervision. However, challenges include a lack of public understanding, low awareness, dependency on assistance, misuse of funds, and data synchronization issues. This study analyzes the role of social assistans and the factors affecting their performance in North Semarang District using a descriptive qualitative approach and purposive sampling. Data were collected through interviews, observations, and documentation, ensuring validity through triangulation. The results of the study indicate that among the four roles of companions (facilitative, educational, representational, and technical), the most influential and needing improvement is the technical role, which requires supervision of the implementation of PKH beneficiary commitments and the use of PKH funds. Thus, there are several sub-aspects of the companion's role that have not been carried out by the PKH social companions in North Semarang District. Competence, socialization, and role behavior drive the companion's role, while role conflict and role distance inhibit it. Future steps may include strengthening the supervision of PKH implementation, particularly the implementation of PKH beneficiary commitments by re-enforcing sanctions against violations committed by PKH beneficiaries.
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS KECAMATAN KEBAYORAN LAMA JAKARTA SELATAN Tri Widyastuti,, Fitta; Subowo, Ari; Santoso, R. Slamet
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 3: Juli 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.44097

Abstract

Quality Health Services is something that is important for the entire community to obtain. This study aims to analyze the quality of health services and factors related to the quality of services at the Kebayoran Lama District Health Center with a research focus on UKP (Individual Health Enterprise) services. The research method used was a qualitative method with a descriptive type, data was obtained through observation, interviews and literature study, and used an informant selection technique, namely purposive sampling. To test the validity of the data using triangulation, the research results show that in the quality theory used there are four significant symptoms, namely tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and one less significant symptom, namely empathy. Then in the second objective theory, namely factors related to service quality, there are five significant symptoms and 1 less significant symptom. There are findings that can be used as a way to improve and maintain the quality of health services at the Kebayoran Lama District Health Center, South Jakarta, such as the implementation of hospitality which is currently underway.
EVALUASI PELAKSANAAN KEBIJAKAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT (PTSL+PM) PADA TAHUN 2022 DAN 2023 DI DESA GENENG KECAMATAN BATEALIT KABUPATEN JEPARA Inas Hamidah, Rahil; Santoso, R. Slamet; suwitri, sri
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 3: Juli, Administrasi Pubik Rembang 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.44364

Abstract

Kebijakan Pendafataran Tanah Sistematis Lengkap Berbasis Partisipasi Masyarakat (PTSL+PM) merupakan proses pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara bersamaan untuk semua objek pendaftaran tanah yang berada di seluruh wilayah Republik Indonesia. Pada tahun 2022 dan 2023 Desa Geneng menjadi salah satu wilayah di Kabupaten Jepara yang mendapatkan Kebijakan PTSL+PM. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan dan menganalisis evaluasi pelaksanaan Kebijakan Pendafataran Tanah Sistematis Lengkap Berbasis Partisipasi Masyarakat (PTSL+PM) pada tahun 2022 dan 2023 di Desa Geneng Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara, serta menjelaskan dan menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat pelaksanaanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif disertai bukti-bukti pendukung yang relevan. Hasil dari penelitian ini yaitu pelaksanaan PTSL+PM di Desa geneng telah dilakukan sesuai tahapan yaitu penyuluhan, pengumpulan data, penelitian data untuk pembuktian hak, pengumuman data, penegasan konversi, pengakuan hak dan pemberian hak, pembukuan, penerbitan sertifikat, pendokumentasian, dan pelaporan. Akan tetapi, belum berjalan secara optimal. Faktor pendukung pelaksanaannya yaitu adanya SDM yang telah ditetapkan; adanya regulasi terkait biaya persiapan sertifikat; dan penggunaan Aplikasi Sistem Kendali Mutu Program Pertanahan (SKMPP). Faktor penghambat pelaksanaannya yaitu Juknis PTSL tidak mengatur hasil revisi; kurangnya sarana prasarana; proses pengumuman data tidak melibatkan masyarakat; adanya respon negatif dari masyarakat; lambatnya kinerja puldatan; ketidaksinkronan data yuridis dan KTP; kendala sinyal saat pengumpulan data fisik. Rekomendasi yang diberikan adalah perlu adanya pengaturan penanganan revisi sertifikat hak atas tanah; penambahan metode penyuluhan secara eletronik menggunakan aplikasi video conference; melakukan upgrading pada volume printer; melakukan pengawasan pelaksanaan Kebijakan PTSL+PM di level desa; menghimbau masyarakat saat penyuluhan agar melakukan konfirmasi jika terdapat perubahan data yuridis selama proses pembuatan sertifikat; dan Melakukan peningkatan kualitas data, termasuk plotting buku tanah lama dan entri data dalam aplikasi KKP, serta pengukuran ulang.
PERAN STAKEHOLDER DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KAWASAN DATARAN TINGGI DIENG KABUPATEN BANJARNEGARA Alvianita, Vivi; Subowo, Ari; Santoso, R. Slamet
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 4: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.47343

Abstract

Tourism development is one of the effective strategies to improve the welfare of local communities through optimizing the potential of the region. Dieng Plateau area is one of the priority tourist destinations in Banjarnegara Regency. This research aims to identify stakeholders involved in tourism development in the Dieng Plateau Area of Banjarnegara Regency and analyze the roles of these stakeholders. The methodology used is a qualitative approach with data collection through interviews, observations, and documentation. Stakeholders involved in tourism development include the Dieng Kulon Village community, Pokdarwis Dieng Pandawa, Dieng Kulon Village Government, Banjarnegara Regency Tourism and Culture Office, UPTD Dieng Tourism Area, Ministry of PUPR, Central Java Cultural Heritage Conservation Center (BPCB), Perhutani, Bank Indonesia, Bank BTN, PT Geodipa Energi, Universities and the media. The results of the study indicate that primary stakeholders consisting of local communities and Pokdarwis Dieng Pandawa act as coordinators, facilitators, implementers, and accelerators. Key stakeholders consisting of village government and local government act as policy creators, coordinators, facilitators, implementers, and accelerators, while secondary stakeholders consisting of government, community, companies, academics and media act as facilitators, implementers, and accelerators. However, the role of these stakeholders is said to be not optimal because there are still problems that arise and the implementation of the program is not optimal.
RESPONSIVE GOVERNANCE DALAM PENGEMBANGAN PORTAL SEMARANG SATU DATA DI DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA STATISTIK DAN PERSANDIAN KOTA SEMARANG Audrey Al Fahri, Aulia; Santoso, R. Slamet; Subowo, Ari
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 3: Juli 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i3.45128

Abstract

The issuance of Presidential Regulation Number 95 of 2018 concerning Electronic- Based Government Systems (SPBE) is a new challenge for the government to provide fast and accurate services because the use of information and communication technology (ICT) will make information systems within local governments connected online so that people can obtain services that are fast, precise, easy, and cheaper. Basically the implementation of using websites in government services aims to improve public services by being more responsive to the public through online-based websites. The problem in this study is the absence of a two-way feature and the government's lack of responsiveness in managing the Semarang One Data Portal which causes a lack of community participation in its development. The purpose of this study is to analyze Responsive Governance in the development of the Semarang One Data Portal and to find out the determinants of the success of Responsive Governance in the development process of Semarang One Data at the Office of Communication, Statistical Informatics and Encryption of Semarang City with reference to the theory of Responsive Governance by the Agus Dwiyanto, 2008. Methods This research is descriptive using a qualitative approach and the informants were taken from the Semarang City Communication Informatics and Coding Service.
ANALISIS COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA MUSEUM KOTA LAMA SEMARANG Ifaf Agasinta, Ismah; Subowo, Ari; Santoso, R. Slamet
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 2: April 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i2.43573

Abstract

Semarang city is one of the cities that has great potential in the tourism sector. Various types of tourism are offered, one of which is cultural and historical tourism. Semarang Old City Museum is one of the historical tourist destinations in Semarang City. The development of the Semarang Old City Museum is still said to have not gone well allegedly because the collaboration between the government, the private sector, and the community has not been optimal. This research aims to describe the stages of the collaborative governance process and the factors that influence the collaborative governance process in the development of the Semarang Old City Museum attraction. In this study, researchers used qualitative research methods with data collection techniques through interviews, observations, and documentations. The results of this study indicate that the collaborative governance process in the development of the Semarang Old City Museum can be said to be sufficient because the five stages of the collaborative process still have aspects that need to be improved and there are three factors that have not gone well, namely membership, communication, and resource factors. The researcher provides suggestions to improve the collaborative process and improve communication and collaboration resources so that the development of the Semarang Old City Museum can run optimally.
Pelayanan Poli Umum Puskesmas Jatibening Baru Kecamatan Pondokgede Kota Bekasi Andika Wicaksono, Nabil; Santoso, R. Slamet; Subowo, Ari
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 2: April 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i2.43803

Abstract

Health is a basic human need. Therefore, the government has an obligation to fulfill the needs of public health services. One form of government effort in providing quality health services to the community is through the Community Health Center (Puskesmas). However, the services provided by Puskesmas still have various problems, namely there are still many community complaints related to infrastructure facilities at Puskesmas, timeliness of services, and the attitudes and behavior of Puskesmas officers. In this case, some facts in the field found that the Jatibening Baru Health Center still does not have binding regulations related to the implementation of quality services. This study analyzes the quality of service of the Jatibening Baru Puskesmas, especially in the General & Elderly Poly Service, using conclusions from service quality theories derived from Zeithaml, Pasaruman, and Berry and analyzes factors that hinder service quality using conclusions from the theory of factors affecting service quality derived from Moenir using a qualitative descriptive approach. The data collection techniques used were observation, documentation, and interviews. The results showed that the quality of the Jatibening Baru Health Center was still not optimal in the dimensions of tangible, reliability, responsiveness, and assurance. This condition is motivated by several factors that still hamper related to awareness factors, organizational factors, income factors, ability and skill factors, and service facility factors. Researchers provide recommendations to answer the research problems that have been analyzed, namely by improving the dimensions that are still not optimal.
EVALUASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN KOMPONEN PENDIDIKAN DI KECAMATAN PULOKULON KABUPATEN GROBOGAN Nur Handayani, Aisyiah; Santoso, R. Slamet; Warsono, Hardi
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 4: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.47325

Abstract

Beragam kebijakan yang dicetuskan oleh Pemerintah Indonesia sebagai upaya program kesejahteraan sosial serta menekan kemiskinan melalui bantuan sosial bersyarat melalui Program Keluarga Harapan diberlakukan sejak tahun 2007. PKH di Kecamatan Pulokulon diterapkan tahun 2014 program penanggulangan kemiskinan salah satunya komponen pendidikan. Permasalahan yang ada terkait pendamping PKH masih belum memadai, terbatasnya pemahaman KPM tentang PKH, partisipasi anak-anak penerima PKH di jenjang pendidikan masih rendah, KPM yang ketergantungan terhadap bantuan PKH, sarana dan prasarana pelaksanaan penunjang kegiatan PKH belum memadai. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan evaluasi PKH komponen pendidikan dan mengidentifikasi hambatan pelaksanaan PKH di Kecamatan Pulokulon. Penelitian ini menggunakan teori evaluasi William Dunn efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan serta teori hambatan pelaksanaan PKH dari Rachma Maulida. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dilihat dari indikator evaluasi secara keseluruhan sudah memenuhi yaitu responsivitas dan ketepatan meskipun masih mendapat tantangan melakukan graduasi kemandirian. Sedangkan indikator lainnya masih belum memenuhi yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, dan pemerataan belum efektif secara menyeluruh. Hal ini dipengaruhi hambatan yaitu minimnya pemahaman KPM terhadap bantuan PKH, minimnya sarana prasarana yang mendukung kegiatan PKH dalam pendampingan, belum memadai sumber daya manusia, keterlambatan memperbarui status kepesertaan dalam pemutakhiran data. Saran yang diberikan adalah sosialisasi kepada KPM mengenai kemandirian ekonomi serta edukasi pendidikan anak, peningkatan koordinasi dengan aparatur desa informasi DTKS sehingga penyesuaian distribusi bantuan dapat mencapai Pemerintah yang lebih baik.
PERAN TENAGA AHLI FASILITATOR PENANGANAN PENGADUAN CEPAT RESPON MASYARAKAT (CRM) DI PROVINSI DKI JAKARTA Mashpufah, Raina Nurvita; Santoso, R. Slamet; Subowo, Ari
Journal of Public Policy and Management Review Vol 13, No 1: Januari 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i1.42320

Abstract

Cepat Respon Masyarakat (CRM) merupakan kanal pengaduan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang didirikan pada tahun 2017 serta berhasil menyelesaikan 958.656 aduan masyarakat dengan presentase penyelesaian mencapai 98,9%. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Biro Pemerintahan menunjukan sikap yang responsif melalui kehadiran Tenaga Ahli Fasilitator sebagai petugas penanganan pengaduan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan faktor yang mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan peran Tenaga Ahli Fasilitator. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peran Tenaga Ahli Fasilitator dilihat berdasarkan kewajiban, hak, dan perilaku yang diharapkan serta menggunakan teori milik Jim Ife (1995) tentang fasilitator terdiri atas; Peran Keterampilan Fasilitatif, Edukasional, Perwakilan, dan Teknis. Sedangkan faktor yang mempengaruhi keberhasilan peran dilihat menggunakan teori milik Effendy (2008) meliputi faktor internal berupa usia, pendidikan, ruang lingkup pekerjaan, dan motivasi sedangkan faktor eksternal meliputi lingkungan sosial, fasilitas, dan media. Hasil penelitian menunjukan Tenaga Ahli Fasilitator telah menjalankan kewajibannya dengan baik dan berperilaku secara professional sementara hak Tenaga Ahli Fasilitator belum dipenuhi secara keseluruhan. Peran Tenaga Ahli Fasilitator berjalan dengan baik dilihat berdasarkan peran keterampilan fasilitatif, edukasional, perwakilan, dan teknis meskipun tidak semua peran dijalankan oleh mereka. Faktor internal dan eksternal secara keseluruhan mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan peran Tenaga Ahli Fasilitator meskipun pada aspek fasilitas dan media kerja masih terdapat keterbatasan. Terdapat temuan berupa faktor lainnya yang mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan peran Tenaga Ahli Fasilitator, terdiri atas: pengalaman yang dimiliki dalam bidang pelayanan publik, fasilitas tambahan berupa luangan khusus yang dilengkapi perangkat digital dan seragam bagi Tenaga Ahli Fasilitator, serta kejelasan regulasi yang digunakan sebagai pedoman acuan dalam memvalidasi tindak lanjut aduan masyarakat.
Co-Authors Abas, Sayid Achmad Faizun M Adhisti Tiara Imansari Adi S Adi, Adi Saputro Agatha Idriani Pratiwinegara Agitha Hutasoit, Cecilia Agus Harjoko Agustanico Dwi Muryadi Ainun Fitriani Al.Faruq Mustafa, Gilang, Aldy Purnomo, Rochmat Aleksiva Nouvalsukma, Fairuz Alma Rintawati, Rosita Alvianita, Vivi Anba, Effnuz Al Andika Wicaksono, Nabil Anshori, Wahyu Aji Wahid Ari Subowo Arif Rohman Hakim Atha Fajaryanto, Farhan Audrey Al Fahri, Aulia Ayuntika, Riza Desi Azhar Ar Rahman, Zakaria Bahtiar, Agung Bangkit Seandi Taroreh Berliyan, Berliyan Binary Latief, Capella Majid Br Peranginangin, Fitri Anggi Budi Ramadhan, Dimas Cahyono, Yeni Carvi Eufrat Sativa,, Coriandri Choirul Hamidah Choirul Hamidah, Choirul Darsono Darsono David Perdana Putera, David Perdana Dela Putri Bestari, Kinanti Denis Ayu Fitriani Dewi Mashitoh Dewi Mayangsari Dewi Rostyaningsih Dewi, Utami Sari Diastuti, Juning Dwi Gunadi Dwi Sunu Windyartini Dyah Fitri Kusharyati Dyah Hariani Dyah Lituhayu Dzakiyyah Rahmawati, Yulita Eka Mawarni, Anita El Fikri, Nabil ELLY PROKLAMASININGSIH Elly Proklamasiningsih Eming SUDIANA Endrawan, I Bagus Ermawan Susanto Erta Ginting, Samuel Ewan Irawan Fathurrohim, Ramadi Habib Fathya Ammaliasari, Puspita Fatkhul Imron Febriyanti, Erlina Anggun Fery Setiawan Firmansyah, Yusma Amrulloh Tri Hafizha, Bianca Alma Hanif Surya Putra, Ilyasa Harbono Hardi Warsono Hariyanto, Muhammad Adimas Hasan, Faiq Najib Hayu Dwimawanti, Ida HENDRA ARSENA, Fais HERNAYANTI HERNAYANTI Hidayat, Andri Rahmat HUNAYANI HUNAYANI Ida Hayu Dwimawanti Ifaf Agasinta, Ismah Iin Wijayanti Ika Purwanti Inanda Nadhif, Nuno Inas Hamidah, Rahil Indira, Irma Iqtyar, Odiakta Isfadia, Heny Iskandar Iskandar Ismawardani, Anjella Iwan Budi Nugroho Joko Sulistyono Jubaedah, Dedah Juhanis Juhanis Kamaliyah Rosyadah, Amanda Kamila, Rulla Hasna Kamsinah Kamsinah Khusnatul Zulfa Wafirotin Khusnatul Zulva Wafirotin, Khusnatul Zulva Kismartini Kismartini Kurniasih, Ranti Lailatul Kodriyah, Nur’aini Lely Susita Liana, Dwi Afri Lucky Prayoga Luncana Faridhoh Sasmito M. Awaluddin, M. Margaretha Suryaningsih Mashpufah, Raina Nurvita Mikhael Doncel, Errol Muchhamad Sholeh Muhamad Jihafan, Haykal Muharni, Yusraini Murti, Moch. Fadjar Wisnu Musyaffa Marsa, Devin Ndikron Ndikron, Ndikron Neisya Rahma Isyak, Siti Ninda Beny Asfuri Nur Diana, Nabila Nur Handayani, Aisyiah Nur Kholifah, Wahyu Nur Sayidatul Muntiah Nur Tamia, Diva Nuri Wardani, Revina Nurjaman, Jajang Oedjijono Oedjijono, Oedjijono Oktaviana, Ita Phytaloka Gayatri, Nyken Ayu Praditya, Ferdi Pramana, Hafiz Gilang Setia Purnomo, Rochmat Aldy Purwanto, Shahnaz Dyah Putri Natasha, Anindita Putri Ramadhani, Novita Putri, Ananda Kamilah Qosim R., Tri Asmoro Wisnu Rabwan Satriawan Rahmah Kusumah, Nurul Rahmasari, Inka Putri Rasyid, Anwar Retna Hanani Retno Sunu Astuti RIMA FEBRIANTI, RIMA Riwidiharso, Edy Riza Dessy Nila Ayutika Rochmah Deiffy Amalia, Annisa Rochmatino Rochmatino Rohman Hakim, Arif RUTH BUDI SEKAR WEDA, BENAYA Salsabela, Rahmania Rifka Salsabila, Fairuz Shafa Sanmutiane, Adela Santoso, Ermawan Satrio Sakti Rumpoko Sayono Sayono Setiaji, Darari Priya Setiawan, Salma Refia Rahayu Setiya Rini, Diyah Shinta, Deyana Rose Shodiq Hutomono Sigit Hariyanto Siti Samiyarsih Sri Lestari SRI LESTARI Sri Lestari Sri Suwitri Sri Widoretno Sudjatmoko Sudjatmoko Sugianto, La Ode Suhartono Suhermi, Suhermi Sulistyowati, Rina SUNJOYO SUNJOYO Titin Eka Ardiana, Titin Eka Tjipto Sujitno Tri Widyastuti,, Fitta Tri Yuniningsih Utami Sari Dewi Vera Septi Sistiasih Vita Dwi Nur Fibrianingsih, Vita Dwi Nur Wafirotin, Khusnatul Zulfa Wahyuningsih, Dwi Warni Wijayanti, Iin Winny Arantika, Silvia Yadi Janwari Yani, Edy Yeni Cahyono Yuang Dinni Aksari Yuni Ambarsari, Rika Yuni Kurniasih, Yuni Yurianti, Viona Retha Zulaika, Zulaika