Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Aplikasi Sahabat Ibu Hamil (ASIH) terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Antenatal di Pedesaan Farhati Farhati; Nanan Sekarwana; Farid Husin
Jurnal Kesehatan Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.629 KB) | DOI: 10.26630/jk.v9i3.965

Abstract

Quality of antenatal care is important to reduce the maternal mortality rate. It associated with providing antenatal care according to standards and meet the expectations or satisfaction of pregnant women. However, today’s midwifery practise still show low compliance with standards, especially related to health education and pregnant women empowerment through the use of Maternal and Child Health media books. This research aimed to analyze the effect of “Aplikasi Sahabat Ibu Hamil” implementation to antenatal care quality improvement in rural areas. This study using quasi-experimental pre-post test design with control groups conducted in West Bandung regency with sample of 61 midwive and pregnant women, using checklists and questionnaires. Univariable analysis was done through Rash modeling, bivariable analysis using numeric categorical comparative test. The results indicated that the quality of antenatal services between control and treatment groups showed significant difference with p<0,01. Aplikasi Sahabat Ibu Hamil (ASIH) implementation served to increase midwive adherence to antenatal care standards by 47.2% and satisfaction of pregnant women by 43.8%. The proportion of good quality antenatal care were 84% in treatment groups and 37% in control group. Antenatal care without using ASIH will increase midwives’ risk of noncompliance in antenatal care standards 3.93 times, pregnant women dissatisfaction 4.4 times and poor quality of antenatal care 3.93 times compared with antenatal care using ASIH.
Perbedaan Kepuasan Preseptor pada Penerapan Model Pengaturan Praktik Klinik Kebidanan Astuti Dyah Bestari; Dany Hilmanto; Farid Husin; Johanes Cornelius Mose; Nanan Sekarwana; Nurhalim Shahib
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 3, No 1 (2016): Maret
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.391 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v3i1.12

Abstract

Hasil uji kompetensi bidan tahun 2013 menyatakan bahwa jumlah lulusan bidan yang lulus sebanyak 53,5% dengan batas kelulusan 40,14. Hasil survei WHO bersama Kemkes (2012) menyatakan bahwa kompetensi lulusan bidan hanya 15% yang sesuai kebutuhan kerja. Praktik klinik memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang dimilikinya terhadap pasien nyata dengan bimbingan preseptor. Keberadaan mahasiswa dilahan praktik dapat menambah beban kerja preseptor apabila tidak dikelola dengan baik. Akibatnya preseptor merasa tidak puas saat membimbing mahasiswa dan hal tersebut dapat memengaruhi motivasinya dalam membimbing mahasiswa yang pada akhirnya berdampak pada kinerjanya sebagai pembimbing. Model pengaturan praktik klinik adalah salah satu upaya yang dilakukan untuk mengelola pekerjaan preseptor sebagai pembimbing mahasiswa dilahan praktik.Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan nonequivalent control  group design. Subjek dalam penelitian ini adalah preseptor yang berada diruang bersalin RSUD  Majalaya sebanyak 10 orang sebagai kelompok perlakuan dan 11 orang di RSUD Soreang sebagai kelompok kontrol. Data dianalisis menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 45,5% preseptor pada kelompok kontrol merasa puas, sedangkan pada kelompok perlakuan sebanyak 57,1% (p=0,245).Simpulan penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan kepuasan preseptor antara kelompok perlakuan dan kontrol pada penerapan model pengaturan praktik klinik kebidanan sehingga perlu dilakukan pengembangan model pengaturan praktik klinik yang mampu memfasilitasi tercapainya kepuasan preseptor.
Pengembangan Program PelatihanPreseptor Untuk Meningkatkan Efikasi Diri dan Kinerja Preseptor Kurniaty Ulfah; Nanan Sekarwana; Farid Husin; Johanes Cornelius Mose; Nurhalim Shahib; Dany Hilmanto
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 3, No 1 (2016): Maret
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.759 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v3i1.61

Abstract

Sistem pembelajaran praktik klinik kebidanan yang berjalan di Indonesia selama ini dinilai belum optimal. Salah satu permasalahannya adalah masih rendahnya kualitas pembelajaran praktik klinik karena terbatasnya jumlah preseptor yang dipersiapkan melalui pelatihan. Selanjutnya, belum adanya panduan standar yang digunakan oleh preseptor dalam membimbing praktik klinik mahasiswa mengakibatkan kualitas bimbingan tidak sesuai harapan. Preseptor yang tidak dilatih mengakibatkan rendahnya efikasi diri dalam menjalankan perannya sehingga kinerja preseptor dalam membimbing praktik klinik mahasiswa tidak muncul secara optimal. Oleh karena itu, pengembangan program pelatihan preseptor sesuai dengan kebutuhan program sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan program pelatihan preseptor terhadap efikasi diri dan kinerja preseptor. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen kuasi pre-post-testdesignwith control groups. Sampel penelitian ini adalah seluruh preseptor dan mahasiswa yang berpraktik klinik di ruang bersalin RSUD Majalaya sebagai kelompok perlakuan dan preseptor dan mahasiswa yang berpraktik klinik di ruang bersalin RSUD Soreang sebagai kelompok kontrol mulai dari Bulan September sampai dengan Desember 2015. Pengumpulan data menggunakan instrumen daftar tilik observasi dan kuesioner.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan efikasi diri yang bermakna pada kelompok perlakuan yaitu 10,1% dibandingkan kelompok kontrol (0,8%) (p<0,001).Skor kinerja kelompok perlakuan (68,8) lebih tinggi secara bermakna dibandingkan kelompok kontrol (37,1) (p <0,001).Program pelatihan preseptor yang dikembangkan merupakan upaya yang efektif untuk meningkatkan efikasi diri dan kinerja preseptor dalam pembelajaran praktik klinik mahasiswa kebidanan.
Penerapan Gerakan Karakter Sejuk Emosi, Hati, Akal, dan Tubuh (SEHAT) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa Diploma III Kebidanan Endang Susilowati; Nanan Sekarwana; Herman Susanto; Farid Husin; Firman F Wirakusumah; Juntika Nurihsan
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 3, No 2 (2016): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.347 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v3i2.51

Abstract

Berdasarkan kajian literatur, survei, dan pengalaman di lapangan, pelayanan kebidanan belum sesuai dengan harapan. Salah satu penyebabnya adalah karakter yang dimiliki bidan belum maksimal terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan karakter diyakini memiliki dampak yang besar dalam menumbuhkan nilai-nilai karakter dalam diri seseorang. Gerakan Karakter Sejuk, Emosi, Hati, Akal, dan Tubuh (SEHAT) merupakan upaya menggerakkan civitas akademika dalam menanamkan nilai-nilai karakter yang baik berdasarkan kesejukan emosi, hati, akal, dan tubuh melalui gerakan pengungkapan nilai karakter, gerakan disiplin kampus, gerakan artikel dinding, gerakan olahraga, dan gerakan metamorfosa. Nilai karakter yang dikembangkan adalah mandiri, tanggung jawab, kreatif, kerja keras, dan menghargai prestasi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah action research dengan pre-post test design. Penelitian dilaksanakan selama 12 minggu, dengan masing-masing siklus selama 4 minggu. Populasinya adalah mahasiswa Diploma III Kebidanan Semester III Akademi Kebidanan (Akbid) Panti Wilasa YAKKUM Semarang dan Akbid Ar Rum Salatiga dengan jumlah 62 orang, menggunakan total populasi. Analisis data untuk nilai karakter mandiri, tanggung jawab, kreatif, kerja keras, menghargai prestasi, dan motivasi belajar dilakukan dengan uji T berpasangan dan uji Wilcoxon, sedangkan pengujian hipotesisnya dengan uji Korelasi Pearson dan Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan penerapan gerakan karakter “SEHAT” meningkatan nilai karakter mandiri, tanggung jawab, kreatif, kerja keras, dan menghargai prestasi (p<0,001). Penerapan gerakan karakter “SEHAT” meningkatkan motivasi belajar (p<0,001). Terdapat korelasi positif antara nilai karakter mandiri (p=0,005), tanggung jawab (p<0,001), kreatif (p=0,003), kerja keras (p=0,003), menghargai prestasi (p<0,001) dengan motivasi belajar. Simpulan hasil penelitian, penerapan gerakan karakter “SEHAT” meningkatkan nilai mandiri, tanggung jawab, kreatif, kerja keras, menghargai prestasi, dan motivasi belajar mahasiswa serta terdapat korelasi positif.
Peran penerapan Asuhan Neonatus Terintegrasi Terhadap Motivasi dan Kompetensi Mahasiswa serta Kepuasan Pasien di Praktik Klinik Kebidanan Alfiah Rahmawati; Nanan Sekarwana; Achadiyani Achadiyani; Farid Husin; Anita Deborah Anwar; Meita Dhamayanti; Ishak Abdulhak
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 2, No 4 (2015): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.783 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v2i4.72

Abstract

Model pembelajaran asuhan neonatus yang mengintegrasikan kebutuhan masyarakat dan pengintegrasian softskill sudah terbukti dapat meningkatkan kompetensi pada pembelajaran dikelas. Mencapai kompetensi tersebut, maka dilakukan pembelajaran di kelas dan di laboratorium, kemudian dilanjutkan dengan praktik di lahan praktik. Sehingga diharapkan asuhan yang diberikan dapat meningkatkan kepuasan pasien, penggunaan asuhan yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas asuhan. Tujuan penelitian ini antara lain menganalisis perbedaan motivasi mahasiswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran asuhan neonatus terintegrasi pada praktik klinik kebidanan, menganalisis perbedaan kompetensi mahasiswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran asuhan neonatus terintegrasi pada praktik klinik kebidanan, menganalisis hubungan motivasi dengan kompetensi mahasiswa pada praktik klinik kebidanan, dan menganalisis peran kompetensi mahasiswa terhadap kepuasan pasien pada praktik klinik kebidanan. Penelitian ini merupakan studi kuasi eksperimental dengan one group pre test - post test design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa D III Kebidanan semester IV  Universitas Sebelas Maret dan pasien yang mendapat asuhan neonatus. Rancangan analisisnya menggunakan uji T berpasangan dan uji multivariat menggunakan regresi linier dengan bantuan SPSS. Motivasi mahasiswa setelah penerapan model pembelajaran asuhan neonatus terintegrasi berbeda secara bermakna (nilai p < 0,05) dengan peningkatan 40,48%, kompetensi (pengetahuan, sikap, dan keterampilan) setelah penerapan model pembelajaran asuhan neonatus terintegrasi berbeda secara bermakna (nilai p < 0,05) dengan masing-masing prosentase peningkatan adalah kompetensi 36,68%, pengetahuan 30,58, sikap 43,02, keterampilan 42,12. Tidak terdapat hubungan motivasi dengan kompetensi mahasiswa dengan nilai p>0,05. Terdapat peran kompetensi mahasiswa terhadap kepuasan pasien pada praktik klinik kebidanan secara bermakna (nilai p < 0,05). Simpulan penelitian ini terdapat perbedaan motivasi dan kompetensi sebelum dan sesudah penerapan model asuhan neonatus terintegrasi, terdapat peran kompetensi mahasiswa terhadap kepuasan pasien pada praktik klinik kebidanan.
Upaya Meningkatkan Soft SkillsPreseptor Melalui Pemanfaatan Telekonferensi Video Rosalinna Rosalinna; Nanan Sekarwana; Farid Husin; Johanes Cornelius Mose; Dany Hilmanto; Juntika Nurihsan
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 3, No 1 (2016): Maret
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.072 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v3i1.40

Abstract

Kualitas soft skills preseptor memengaruhi kualitas lulusan bidan.Apabila soft skills preseptor dalam membimbing para bidan rendah, maka kualitas lulusannya pun rendah. Faktor yang mempengaruhi soft skills preseptor antara lain adalah beban kerja preseptor di rumah sakit yang tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh telekonferensi video terhadap peningkatan softskills preseptor. Adapun yang termasuk soft skills meliputi motivasi, disiplin, tanggung jawab, komunikasi dan kerja sama. Populasi dalam penelitian adalah preseptor dengan sampel terdiri dari 10 orang kelompok kontrol dan 10 orang pada kelompok perlakuan.Metode yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen dengan rancangan nonequivalent pre-postwithcontrolgroup.Peneliti memasang alat telekonferensi video jenis Broadband Wireless Access (BWA) pada kelompok  perlakuan. Sedangkan kelompok kontrol menjalankan bimbingan konvensional, yaitu tanpa menggunakan telekonferensi video.Adapun instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi.Analisis data soft skills kelompok penelitian menggunakan uji t tidak berpasangan atau uji Mann-Whitney sebagai uji alternatif.Untuk melihat besarnya pengaruh perlakuan terhadap peningkatan soft skills preseptor menggunakan regresi linear.Hasil penelitian menunjukkan bahwa telekonferensi video pada pembelajaran praktik klinik kebidanan berpengaruh besar terhadap soft skills preseptor.Persentase peningkatan soft skills preceptor dengan nilai rerata soft skillskelompok  perlakuan yaitu 21,9% lebih tinggi bila dibandingkan dengan kelompok kontrol yang hanya 7,4%. Soft Skills preseptor Kelompok Perlakuan terbukti meningkat hingga  93,5%  dengan nilai p = 0,000. Soft skills preseptor kelompok perlakuan menjadi lebih baik apabila dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tanpa menggunakan telekonferensi video.Simpulan penelitian ini adalah telekonferensi video dalam pembelajaran praktik klinik kebidanan berpengaruh terhadap peningkatan soft skills preseptor.
Penerapan Telekonferensi Video pada Pembelajaran Praktik Klinik terhadap Peningkatan Soft Skills Mahasiswa D III Kebidanan Fitria Fitria; Dany Hilmanto; Farid Husin; Johanes Cornelius Mose; Nanan Sekarwana; Juntika Nurihsan
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 3, No 1 (2016): Maret
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.406 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v3i1.58

Abstract

Sistem praktik klinik kebidanan yang berjalan selama ini, terbukti selain belum mampu meningkatkan hard skills, juga belum mampu meningkatkan soft skills mahasiswa. Hal ini   berdampak pada kualitas pelayanan yang diberikan. Salah satu upaya untuk membentuk soft skills mahasiswa dan memfasilitasi permasalahan yang terjadi selama proses pembelajaran praktik klinik dengan memanfaatkan teknologi Broadband Wireless Access (BWA). Adanya pemantauan secara berkesinambungan kepada mahasiswa melalui telekonfrensi video, dapat membantu mempercepat perubahan soft skills mahasiswa. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh telekonferensi video pada pembelajaran praktik klinik kebidanan terhadap peningkatan soft skills (komunikasi, kerjasama tim, disiplin dan tanggung jawab, pemecahan masalah dan pengambilan keputusan serta motivasi) mahasiswa D III Kebidanan. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pre post-test non equivalent group desain. Populasi adalah seluruh mahasiswa Program Studi  D-III Kebidanan yang praktik di ruang bersalin RSUD Kota Majalaya dan RSUD Soreang dengan jumlah 63 mahasiswa, sampel diambil secara non random. Analisis data dianalisis dengan uji T tidak berpasangan , uji T berpasangan, dan uji regresi logistik untuk melihat pengaruh telekonferensi video terhadap peningkatan soft skills mahasiswa. Hasil penelitian didapatkan perbedaan peningkatan nilai soft skills dengan rerata kelompok perlakuan (75,60) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (64,60).  Peningkatan nilai soft skills pada kelompok perlakuan lebih besar dari pada kelompok kontrol, sebesar 13,36 % lebih tinggi dari perlakuan atau 3.8 kali lebih besar, dengan perbedaan selisih nilai soft skills antara kelompok kontrol dan perlakuan p= 0,000.  Jika dilihat dari masing-masing penilai, peningkatan nilai soft skills pada penilaian oleh diri sendiri, antar teman dan preseptor pada kelompok perlakuan lebih besar daripada kelompok kontrol  dengan p = 0,015, p=0,024, p=0,000. Penerapan telekonferensi video pada pembelajaran praktik klinik berpengaruh 5,42 kali menjadikan soft skills mahasiswa lebih baik. Simpulan penelitian ini adalah telekonferensi video pada pembelajaran praktik klinik berpengaruh terhadap peningkatan soft skills mahasiswa D III Kebidanan.
Peran Konseling Laktasi dengan Penerapan Media terhadap Tingkat Keyakinan Diri dan Keberhasilan Menyusui pada Ibu Post partum Catur E Suksesty; Bethy S Hernowo; Meita Damayanti; Farid Husin; Nanan Sekarwana
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 3, No 2 (2016): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.527 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v3i2.36

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) yang dilakukan sejak usia dini dan dilanjutkan dengan ASI eksklusif selama 6 bulan dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi, serta meningkatkan tumbuh kembang bayi secara optimal. Namun, secara global masih sedikit bayi di  bawah usia enam bulan yang diberikan ASI secara eksklusif, yaitu sebesar 40%. Beberapa studi telah dilakukan tentang pentingnya ASI, tetapi angka pemberian ASI belum memuaskan. Salah satu penyebab rendahnya pemberian ASI, yaitu karena ketidaktahuan ibu tentang proses laktasi yang menyebabkan kurangnya keyakinan ibu untuk dapat menyusui bayinya. Ibu memerlukan informasi yang tepat dari tenaga kesehatan tentang proses laktasi. Informasi tersebut disampaikan dalam proses konseling laktasi dan wajib ibu ketahui mulai dari masa kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan media dalam konseling laktasi terhadap keyakinan diri dan keberhasilan menyusui ibu post partum. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan post test only with control group design. Pengambilan sampel dengan cara consecutive sampling sesuai kriteria inklusi, yaitu sebesar 30 ibu primigravida usia kehamilan 36 minggu sampai 1 bulan post partum. Instrumen yang digunakan, yaitu Breastfeeding Self-Efficacy Scale Form (BSESF) dan lembar observasi kemampuan menyusui sesuai dengan modul konseling menyusui 40 jam WHO/UNICEF tahun 2011. Rancangan analisis penelitian ini menggunakan uji T dan uji Mann-Whitney serta uji Rank Spearman untuk mencari korelasi dengan bantuan SPSS. Keyakinan diri pada  usia kehamilan 36 minggu sampai 1 minggu post partum didapatkan nilai p<0,05, sedangkan pada waktu 1 hari post partum sampai 1 minggu post partum didapatkan nilai p<0,01. Tidak terdapat korelasi keyakinan diri terhadap kemampuan menyusui dan keberhasilan menyusui pada ibu post partum dengan nilap p>0,05.
ANALISIS PELAKSANAAN SISTEM JENJANG KARIR PERAWAT DI RS SWASTA KOTA TASIKMALAYA DAN RS PEMERINTAH KAB. CIAMIS Fitri Nurlina; Nanan Sekarwana; Irman Somantri
HealthCare Nursing Journal Vol. 3 No. 2 (2021): Healtcare Nursing Journal
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.942 KB) | DOI: 10.35568/healthcare.v3i2.1290

Abstract

The nurse career ladder is one of the systems done by the hospital in order to improve the nurses’ performance and professionalism according to their expertise and also it can improve hospital’s service quality. The private hospital in tasikmalaya city and the government hospital in ciamis are tried to organize their system in order to improve the hospital’s service quality. This research aims to knowing the implementation the system in both of the hospitals. The research employs qualitative method and case study approach with eight participants netted by purposive sampling technique. The theme found is: 1) the reason of both hospitals implemented system; 2) differenced perception and effectiveness of role, function, and duties nurse department, nurse committee and training personnel; 3) availability of human resources implemented system; 4) optimization implemented system. The results found is differented perception of roles, functions, and duties between nursing department and committee, lacked of support and freedom of training personnel, nursing committee does not had subcommittee credentials, imbalanced proportion between number assessors and nurses and their workload, uncleared legality of implementation system from the director, inappropriated implementation since the system was previously done by the midwives, lacked of support and motivation, differented implementation between action and the actual rules as it was adjusted to the hospitals’ environment. It can be concluded that the implementation system was not yet optimal. The hospital should be able to support and plan the program is well. Pay more attention to requisite and facilities needed for implementation system, and propose the better appreciation to nurse in according to competence.
Pengaruh Penerapan Aplikasi Sahabat Ibu Hamil (ASIH) terhadap Penurunan Keluhan Trimester I Kehamilan Yopi Wulandhari; Nanan Sekarwana; Yudi Mulyana Hidayat
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol 6 No 2 (2019): DESEMBER 2019 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.402 KB) | DOI: 10.33653/jkp.v6i2.346

Abstract

Peningkatan status kesehatan ibu pada saat kehamilan dapat dilakukan dengan meningkatkan akses kesehatan dan pemanfaatan teknologi sistem informasi. Perkembangan teknologi yang berkembang pesat saat ini adalah smartphone. Dengan demikian dibuatlah sebuah Aplikasi Sahabat Ibu Hamil (ASIH) yang berisikan informasi dan panduan penatalaksanaan seputar keluhan selama kehamilan. Diharapkan dengan aplikasi ini dapat meningkatkan status kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Aplikasi Sahabat Ibu Hamil (ASIH) terhadap penurunan keluhan Trimester I kehamilan. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi eksperimen dengan pretest posttest control group design. Subjek penelitian yaitu ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Ibrahin Adjie Bandung berjumlah 60 orang, yang terbagi ke dalam 2 kelompok yaitu 30 orang kontrol dan 30 kelompok intervensi. Pengambilan sampel dengan consecutive sampling. Pengujian statistik untuk menjawab hipotesis penelitian menggunakan uji Chi Kuadrat dengan kemaknaan hasil uji ditentukan berdasarkan nilai p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan keluhan pada kelompok ASIH terdapat perbedaan yang bermakna pada keluhan mual muntah, konstipasi dan mudah lelah dengan p<0,005, sedangkan pada kelompok Konvensional keluhan mual muntah dan mudah lelah mengalami penurunan yang bermakna namun keluhan konstipasi tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna. Sementara hasil perbandingkan penurunan keluhan kedua kelompok diperoleh bahwa terdapat perbedaan yang bermakna dengan nilai p=0,002 pada keluhan mual muntah dengan RR (IK 95%) sebesar 1,9 yang artinya ASIH berpengaruh 1,9 kali menurunkan keluhan mual muntah dibandingkan dengan metode konvensional. Namun keluhan konstipasi dan mudah lelah tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna. Simpulan: Aplikasi Sahabat Ibu Hamil (ASIH) berpengaruh terhadap penurunan keluhan trimester I kehamilan.
Co-Authors Abdul Hadi Martakusumah Achadiyani Ackni Hartati Ade Hafni Aedi Budi Dharma Ag Soemantri Agus Darajat Ahmad Roisul Umam Ahmad Roisul Umam Ahmedz Widiasta Alfiah Rahmawati Amelia Harsanti Angela Rowan Anita Deborah Anwar Anne Dian Rachmawati Annisa Rahmah Furqaani Astuti Dyah Bestari Aufa Salsabila Surahman Aumas Pabuti Azhali M. S. Bachti Alisjahbana Bambang Sumintono Bambang Sumintono Bertram Fong Bethy S Hernowo Budi Firdaus Carmen Norris Catur E Suksesty Danny Hilmanto Dany Hilmanto Deasy Nurisya DEDDY MUCHTADI Dedi Rachmadi Dedi Rachmadi Deni Kurniadi Sunjaya Dessy R. Emril Dewi, Windy Krisanti Kusuma Dhona Andhini Dida A. Gurnida Dida Ahmad Gurnida Dida Akhmad Gurnida Dida Akhmad Gurnida Dida Akhmad Gurnida Dinan S. Bratakoesoemo dini riyantini sari dini riyantini sari, dini riyantini Djatnika Setiabudi Dzulfikar DLH Eddy Fadlyana Elsa Pudji Setiawati Elsa Pudji Setiawati Elsa Pudji Setiawati Elsa Puji Setiawati Endang Susilowati Endang Sutedja Farhati Farhati Farid Husin Farid Husin Firman Fuad Wirakusumah Fitri Nurlina Fitria Fitria Guswan Wiwaha Hadi Susiarno Hadiyati, Ida Harvi Puspa W Harvi Puspa Wardani Heda Melinda Nataprawira Heda Melinda Nataprawira Herman Susanto Herman, Herry Herry Garna Hertanto Wahyu Subagio Husin, Farid Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Hadiyati Ida Parwati Ike Rostikawati Husen Imelda, Imelda - Ina Rosalina Ina Rosalina Insi Farisa Desy Arya Intania, Sekky Irman Somantri Ishak Abdulhak Ismy, Jufriady Jambak, Muhammad Khalid Johanes C Mose Jufitriani Ismy Kurniaty Ulfah Kusnandi Rusmil Kuswandewi Mutyara Lailiyya, Nushrotul Lelani Reniarti Lelly Yuniarti Maimun Syukri Meida Erimarisya Meilani Meilani Meilani Meilani, Meilani Meita Damayanti Meita Dhamayanti Meita Dhamayanti Meita Dhamayanti Meita Dhamayanti Meita Dhamayanti Mia Yasmina Andarini Muhammad Heru Muryawan Nely Bonita Nita Arisanti Nita Arisanti Nita Arisanti Nita Arisanti Novina Novina Nur Suryawan Nurhalim Shahib Nurihsan, Achmad Juntika Nurizzatun Nafsi Nurusofa Surti Dewi Nurusofa Surti Dewi, Nurusofa Surti Nushrotul Lailiyya Oyoh Oyoh Paramita Diah Winarni Partini P Trihono Paul McJarrow Ponpon Idjradinata Purnomo Putri Rizkia R. Kince Sakinah Rachmat Soelaeman Ratna Damailia Ratu Dobit Reizkiana Feva Kosmah Dewi Rosalinna Rosalinna Ruswana Anwar Ryadi Fadil Salsabila Berlianisa Sekky Intania Sinta Dwi Juwita Siti Aisyah Siti Nurrani Yuniasari Siti Yuyun Rahayu Fitri Sri Endah Rahayuningsih Sri Endah Rahayuningsih Sri Hastuti Andayani Sylvia Rachmayati Titik Respati Titin Junaidi Uni Gamayani Uni Gamayani, Uni Veratiwi Veratiwi Vidi Permatagalih Viiola Irene Winata Vina Rizki Amalia Viramita K Rusmi Viramitha Kusnandi Rusmil Yani Triyani Yenny Purnama Yopi Wulandhari Yudi Mulyana Hidayat Yuni Susanti Pratiwi Yuni Susanti Pratiwi, Yuni Susanti Yusrawati Yusrawati Zahrotur Rusyda Hinduan