This Author published in this journals
All Journal MANAJEMEN HUTAN TROPIKA Journal of Tropical Forest Management MEDIA KONSERVASI AUSTENIT Jurnal Simetris Mesin JURNAL ILMIAH MANAJEMEN & BISNIS Jurnal Pseudocode Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Machine : Jurnal Teknik Mesin Inovator : Jurnal Manajemen Manutech : Jurnal Teknologi Manufaktur Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Jurnal Berdaya Mandiri Jurnal Sisfotek Global Jurnal Darma Agung JURNAL APARATUR Interdisciplinary Social Studies Sinergi Polmed : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Jurnal Sylva Lestari CELEBES Agricultural Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Indonesian Research Journal on Education Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Sultra Journal of Mechanical Engineering (SJME) Dikdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat West Science Interdisciplinary Studies Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development West Science Interdisciplinary Studies Jurnal Oase Nusantara Jurnal Inovasi Teknologi Terapan Journal of Digital Literacy and Volunteering Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Ekobisman : Jurnal Ekonomi Bisnis Manajemen Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology Indonesian Journal of Computer Science and Engineering (Journal of Environmental Sustainability Management) Journal of Digital Literacy and Volunteering J-Sil (Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan) TECHNOLOGIC Sultra Journal of Mechanical Engineering Jurnal Rekayasan Lingkungan dan Biosistem
Claim Missing Document
Check
Articles

Effects of Peatland Fires on Above-ground Carbon Stocks in Kepulauan Meranti Regency, Riau Province Cahyaningtyas, Anggita Utami; Setiawan, Yudi; Putra, Erianto Indra; Tonoto, Prayoto
Jurnal Manajemen Hutan Tropika Vol. 30 No. 3 (2024)
Publisher : Institut Pertanian Bogor (IPB University)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7226/jtfm.30.3.336

Abstract

Peat fires substantially alter ecosystem dynamics and carbon storage, making it essential to understand how fire-related components affect post-fire carbon stocks. This study aims to estimate the above-ground carbon stock on burned peatlands in Kepulauan Meranti Regency, Riau Province, and examine how fire recurrence, last fire occurrence, and burn severity influence the carbon stock using a modified regression model and remote sensing data. The normalized burn ratio index difference between post- and pre-fire was used to calculate burn severity. The continuous predictor variable was transformed using a natural logarithm to generate the best-fit model. The 2014 burned peatland stored the highest carbon, whereas the 2020 burned peatland was the lowest. The 2020 fire period was the most severe compared to the 2014 and 2018–2019 fires, although it had a smaller burned area. This study highlights that fire-related components significantly affect post-fire peatland above-ground carbon stocks, particularly last fire occurrence and burn severity. Meanwhile, fire recurrence had the weakest impact and correlation with above-ground carbon stock compared to other predictors, likely due to the brief intervals between fire events in 2018 and 2019, which may have restricted ecosystem recovery and limited carbon storage capacity.
PENGARUH PENDINGINAN PANEL SURYA TERHADAP EFISIENSI DAYA KELUARAN Ariksa, Jeri; Forestico, Abraham Sahat Salano; Setiawan, Yudi; Saparin, Saparin; Wijianti, Eka Sari
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 10 No 1 (2024): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jm.v10i1.5055

Abstract

Solusi pemenuhan energi listrik di daerah pedalaman dapat terselesaikan dengan menggunakan sumber energi terbarukan seperti panel surya yang dapat dibangun pada daerah terpencil dan minim infrastruktur. Penggunaan panel surya sendiri membutuhkan suhu optimal pada 25⁰C, sementara itu pada saat siang hari suhu pada panel surya bisa mencapai 45⁰C suhu optimal tersebut, dengan itu perlu adanya pengoptimalan suhu kerja pada panel surya dengan diberikan pendinginan untuk meningkatkan daya keluaran pada panel surya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendinginan pada panel surya yang menggunakan variasi pendinginginan air pada suhu 25-70⁰C. Hasil dari penelitian didapatkan rerata efisiensi pada panel surya yang bersuhu air 60-70°C 11,42,% dengan rerata daya keluaran 19,58W, rerata efisiensi panel surya dengan air bersuhu 25-28°C adalah 12,40% rerata daya keluaran 21,26W dan rerata efisiensi panel surya tanpa air adalah 11,86% dengan rerata daya keluaran 20,34W. Dan untuk pengujian panel surya dengan penambahan pendinginan memberikan pengaruh terhadap daya keluaran dan efisiensi yang dihasilkan oleh panel surya.
Monitoring and Visualizing the Impact of the Lapindo Mudflow Disaster Using Earth Engine Apps Platform based on Cloud Computing Dzulfigar, Ali; Ramadhan, Muhammad Ikhwan; Pascawisudawati, Azzahra; Asy'Ari, Rahmat; Setiawan, Yudi; Pramulya, Rahmat
CELEBES Agricultural Vol. 4 No. 2 (2024): CELEBES Agricultural
Publisher : Faculty of Agriculture, Tompotika Luwuk University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52045/jca.v4i2.703

Abstract

The Lapindo mudflow disaster at the PT Lapindo Brantas drilling site in Ronokenongo Village, Porong District, Sidoarjo Regency, East Java caused the loss of agricultural and residential areas. The research aimed to detect the areas that are affected by Lapindo mudflow 2006-2022 using Landsat 7 ETM and Landsat 8 OLI-TIRS imageries, as well as visualize their impact using the cloud computing-based Google Earth Engine/GEE platform. Spatiotemporal data analysis was performed on the GEE platform using random forest machine learning as algorithm for supervised land use classification, while visualization was carried out through Earth Engine Apps. The results showed an increase in the mudflow-affected area from 2006 (204.57 ha) to 2012 (542.32 ha) with northeast direction, whereas the increase was insignificant at the following years. Within the detection period, agricultural land was the most affected area, followed by residential areas and bare land. The area ordering was similar during all detected years. The increasing size of the affected area can potentially have both direct and indirect impacts on the surrounding area. Therefore, special action is needed for the surrounding area, such as relocating settlements to safer areas against the Lapindo mudflow disaster.
Rancang bangun mesin screw extruder pencetak briket Saparin, Saparin; Nurdiansyah, Rahmat; Setiawan, Yudi; Wijianti, Eka Sari
Sultra Journal of Mechanical Engineering Vol 3 No 2 (2024): Sultra Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjme.v3i2.736

Abstract

Mesin pencetak briket adalah alat yang dirancang untuk memudahkan proses pencetakan briket. Dalam proses pencetakan briket mengunakan banyak sistem proses pencetakan dari dengan manual, hidrolik dan molding. Kebanyakan dari sistem tersebut masih mempunyai banyak kekurangan baik dari segi produktivitas, tenaga operator dan waktu yang lama. Pada penelitian rancang bangun sebuah mesin screw extruder yang dirancang khusus untuk mencetak briket, Pemilihan sistem screw extruder pada mesin pencetak briket karena sistem ini karena paling efesien untuk mengatasi masalah masalah pada sistem lainnya. Mesin ini memiliki dimensi panjang 100 cm, lebar 46 cm dan tinggi 43 cm dengan kepala corong pencetak 3 cm x 3 cm dan panjang 10 cm berbentuk persegi panjang dengan Prinsip kerja mesin adonan dimasukkan ke dalam hopper, lalu dipadatkan oleh ulir yang mendorongnya ke dalam cetakan. Mesin ini diujicobakan dalam tiga pengujian mencetak dengan massa adonan berbeda untuk mengevaluasi kinerjanya dalam memproduksi briket dengan bahan uji beban di 500 gram, 1000 gram, dan 1500 gram. Didapatkan dalam dari 3 kali pengujian briket berhasil tercetak 12 batang briket tercetak sempurna sesuai ukuran 3 cm x 3 cm dengan panjang 10 cm. Dengan adonan tertinggal dan tidak sesuai ukuran cetaknya yaitu 346,6 gram. rata rata waktu 3,34 detik. Dan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mesin screw extruder pencetak briket dapat berfungsi dengan baik.
Evaluasi kualitas air di Situ Sigura-Gura, wilayah urban DKI Jakarta Akbar, Helmy; Setiawan, Yudi; Liyantono, Liyantono; Effendi, Hefni; Utomo, Bagus Amalrullah; Zuhri, Muhammad Isnan; Meidiza, Riski; Munggaran, Gilang; Pambudi, Wiwid Arif; Putra, Marfian Dwidima; Nugroho, Setyo Pambudi; Kuswanto, Asep; Rahmawati, Rahmawati; Supalal, Yusiono; Fitratunnisa, Erni Pelita; Pusparini, Mustika; Sarunggu, Yudith; Rahmawati, Nofi; Arnold, Arnold; Solinda, Martha; Abidin, Zaenal
Jurnal Oase Nusantara Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan Perikanan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas air di Situ Sigura-Gura, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, yang merupakan badan air buatan dengan peran strategis dalam penyediaan air dan pengendalian ekosistem lokal di wilayah perkotaan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya tekanan pencemaran akibat urbanisasi, limbah domestik, dan aktivitas industri yang berpotensi mengganggu fungsi ekosistem dan kesehatan masyarakat. Pengambilan sampel dilakukan pada dua periode berbeda (musim kemarau dan hujan) pada tahun 2021 dengan pengukuran 39 parameter fisika, kimia, dan mikrobiologi melalui metode in situ dan ex situ. Analisis kualitas air dilakukan dengan merujuk pada standar baku mutu air kelas 2 dan menggunakan pendekatan metode STORET serta perhitungan Indeks Pencemar (IP). Hasil pengukuran menunjukkan adanya penurunan kualitas air secara signifikan dari titik inlet menuju outlet. Parameter seperti Total Suspended Solids (TSS), Biochemical Oxygen Demand (BOD), dan Chemical Oxygen Demand (COD) meningkat melebihi ambang batas, sedangkan kadar Oksigen Terlarut (DO) menurun pada titik outlet. Analisis tambahan melalui perbandingan rasio Ci/Lij mengindikasikan bahwa beberapa parameter, antara lain TSS, BOD, COD, klorin bebas, hidrogen sulfida, dan bakteri coli, menunjukkan nilai pencemaran yang melebihi ambang batas, sehingga status mutu air di inlet dikategorikan sebagai "Cemar Ringan" sedangkan di outlet sebagai "Cemar Berat". Rasio BOD/COD yang rendah mengindikasikan dominasi bahan organik non-biodegradable dalam sistem perairan. Hasil ini sejalan dengan penelitian lain yang mengaitkan peningkatan beban pencemar dengan dampak negatif aktivitas manusia terhadap badan air buatan. Oleh karena itu, peningkatan infrastruktur pengolahan limbah, pengendalian erosi, dan monitoring kualitas air secara berkala merupakan langkah strategis untuk pemulihan dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di masa mendatang.
Modifikasi Mesin Pencacah Rumput Gajah Menghasilkan Bahan Baku Kompos Sianturi, Tulus Lamganda; Saparin, Saparin; Rodiawan, Rodiawan; Setiawan, Yudi; Sari Wijianti, Eka
Jurnal Inovasi Teknologi Terapan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/jitt.v3i1.337

Abstract

The increase in the area of agricultural land in Indonesia makes the need for fertilisers continue to increase. Compost is one type of natural organic that is widely known by farmers that comes from organic materials that undergo weathering processes due to interactions between microorganisms (decaying bacteria) that work in it. Elephant grass is one of the plants that can be used as compost and has enormous potential. The existing elephant grass chopping machine still uses a serrated blade. So that the chopping cannot be chopped properly. In this study, the elephant grass chopping machine will be modified into an elephant grass chopping machine that uses HSS (High Speed Steel) material blades and the machine is driven by a 1 hp electric motor. The purpose of this research is to change the elephant grass chopping machine with HSS (High Speed Steel) blades and to make cutting faster. The research method used is experimental research using the French method and the Reverse Enginering Method The design process of the elephant grass chopping machine uses the Solidwork application. The test material used is 1000gr for one test. The resulting average is perfectly chopped as much as 897 gr, not perfectly chopped as much as 17.7 gr left / in the tube 84 gr, with a time of 60.08 seconds. The production capacity of the machine is 56.06 kg/hour. The machine that has been made is able to chop elephant grass with product efficiency.
Potential Habitats of Siamese Crocodiles and False Gharials in East Kalimantan for Conflict Resolution Larasati, Firda; Setiawan, Yudi; Kusrini, Mirza Dikari
Media Konservasi Vol. 30 No. 1 (2025): Media Konservasi Vol 30 No 1 January 2025
Publisher : Department of Forest Resources Conservation and Ecotourism - IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/medkon.30.1.154

Abstract

Concerns in crocodiles sustainability have long been overlooked, due to humans fear of its ferocity and unresolved human-crocodile conflicts. The siamese crocodile (Crocodylus siamensis) and false gharial (Tomistoma schlegelii) are considered threatened by the IUCN red list because of their limited range and declining populations. In this study we developed habitat suitability model for both species and overlaid with anthropogenic factors to mitigate conflict between crocodiles and human in Mesangat-Suwi Wetland, East Kalimantan, Indonesia. We collected species presence from 2018–2023, measured environmental variables, interviewed 100 respondents, and mapped all information with Maximum Enthropy program (MaxEnt). Results showed that different factors influenced the habitat distribution for each species. Specifically, distance from swamps was affected the most for both crocodiles. Our model found that the potential habitat was much smaller than the non-potential ones due to humans’ intrusion. Much of the Mesangat-Suwi area was covered in high-conflict zones between humans and crocodiles, endangering both species even more. Hence, serious actions were urgently needed to resolve the conflict, either by prevention and mitigation actions, to ensure human-crocodile coexistence in East Kalimantan.
Research on Online Hate Speech Detection from Popper and Kuhn's Philosophical Perspective Cahyana, Rinda; Fitriani, Leni; Setiawan, Yudi; Mahayana, Dimitri
Journal of Digital Literacy and Volunteering Vol. 2 No. 2 (2024): July
Publisher : Puslitbang Akademi Relawan TIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57119/litdig.v2i2.96

Abstract

The negative impact of spreading hate speech on social media has prompted various parties to intervene. Computer science researchers have conducted experiments to find solutions for automated intervention by applying artificial intelligence, such as machine learning and deep learning. The fulfillment of the theory of truth makes the machine learning paradigm considered by scientists to solve problems. However, the increasing size of social media data has shifted its paradigm to deep learning. Deep learning becomes a new normal science after completing the task of classifying hate speech well on a large amount of data. However, any approach will be an anomaly when it cannot complete the task. The accessibility of research resources makes it easier for researchers to determine the nature of their experiments, whether scientific or pseudo-science.
PEMANFAATAN MESIN IRAT BAMBU UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PENGRAJIN ANYAMAN BAMBU MASYARAKAT DESA PERGAM KECAMATAN AIRGEGAS KABUPATEN BANGKA SELATAN Saparin, Saparin; Wijianti, Eka Sari; Setiawan, Yudi; Rodiawan, Rodiawan; Ariksa, Jeri; Suhdi, Suhdi; Rosa, Firlya; Adib, Adam Zuyyinal
Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI) Vol 5 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/depati.v5i1.6185

Abstract

Desa Pergam merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Air Gegas Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Bangka Belitung dengan luas wilayah 176,36 km2. Mata pencaharian penduduk antara lain sebagai petani, penambang, wiraswasta, pedagang, buruh bangunan, nelayan, dan ASN. Potensi desa Pergam sangat banyak, salah satunya adalah kerajinan tangan, anyaman berbahan bambu. Berdasarkan diskusi dengan calon mitra pengabdian, ketua PKK Desa Pergam, dan Kepala Desa Pergam didapatkan beberapa permasalahan mitra pengrajin anyaman bambu dalam menjalankan usahanya, antara lain: 1) pemotongan bambu dilakukan dengan gergaji secara manual; 2) pembelahan bambu dilakukan secara konvensional menggunakan golok; 3) mengiratkan bambu dilakukan secara konvensional menggunakan pisau. Diantara tiga permasalahan tersebut, proses yang paling rumit adalah mengirat bambu. Untuk mengiratkan satu ruas bambu berukuran panjang sekitar 80 cm memerlukan waktu 60 menit dan menghasilkan sekitar 50 lembar bahan anyaman. Proses ini tidak efsiensi karena memerlukan waktu yang cukup lama. Berdasarkan uraian diatas, mitra pengabdian mengusulkan pemanfaatan mesin irat bambu untuk meningkatkan produktivitas usaha mereka. Tim pengabdian kepada masyarakat prodi Teknik Mesin telah menyerahkan satu unit mesin irat bambu, yang diserahkan langsung kepada kepala Desa Pergam. Mesin tersebut mampu mengirat bambu berkisar 30 s.d 35 lembar dalam waktu 1 menit. Penggunaan mesin irat bambu lebih efisien dibandingkan dengan cara konvensional sehingga dapat meningkatkan produktivitas produk anyaman bambu.
Alasan Penggunaan arsitektur MVC dalam Implementasi CRUD Pakpahan, Dinda Krisnauli; Nafisah, Fathiyya; Lestari, Hesi Desta; Batu Bara, Fidia Dewi Wulandari; Fitrah, Rahma Hidayati; Subhan, Robi Septian; Saputra, Aditya; Rahmadan, Bavio Robia; Setiawan, Yudi; Novrian, Wili
Indonesian Journal of Computer Science and Engineering Vol. 2 No. 01 (2025): IJCSE Volume 02 Nomor 01, Mei 2025
Publisher : CV. Cendekiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/ijcse.v2i01.298

Abstract

Arsitektur Model-View-Controller (MVC) telah menjadi arsitektur perangkat lunak yang populer dalam pengembangan aplikasi berbasis web dan mobile, khususnya dalam implementasi operasi CRUD (Create, Read, Update, Delete). MVC membagi aplikasi menjadi tiga komponen utama: Model, View, dan Controller, yang masing-masing memiliki peran dan tanggung jawab yang terpisah. Pemisahan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan keamanan, tetapi juga memperkuat modularitas sistem. Dengan struktur yang jelas, pengembang dapat bekerja pada bagian yang berbeda secara paralel tanpa saling mengganggu, serta mempermudah proses debugging dan pengujian. Model menangani pengelolaan data dan interaksi dengan database, View mengatur tampilan antarmuka pengguna, sementara Controller bertanggung jawab untuk mengelola alur aplikasi. Selain itu, MVC mendukung prinsip reusability, memungkinkan komponen Model digunakan kembali dalam berbagai bagian aplikasi atau proyek lain. Keuntungan lain yang signifikan dari MVC adalah kemudahan dalam pemeliharaan jangka panjang, karena setiap komponen dapat dimodifikasi atau diperbarui secara terpisah. Berdasarkan berbagai penelitian, arsitektur MVC terbukti efektif dalam mempercepat proses pengembangan, meningkatkan keamanan, dan mempermudah manajemen data, khususnya dalam aplikasi berbasis CRUD. Oleh karena itu, penerapan arsitektur MVC sangat dianjurkan dalam pengembangan aplikasi berbasis database maupun sistem informasi berskala besar, yang memerlukan pengelolaan data yang terstruktur, efisien, dan aman.
Co-Authors ., Soepeno Abdi, Muhammad Zainul Adam Zuyyinal Adib Aditya Saputra Akbar, Helmy AL-Farga, Ammar Alqarni, Muhammad Uwais Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Ammar, Esraa E. Angga Bahri Pratama Anggariani Rahayu , Devi Arif Kurnia Wijayanto Ariksa, Jeri Arnold Arnold Artikanur, Salis Deris Asy'Ari, Rahmat Asy’Ari, Rahmat Bagus Amalrullah Utomo, Bagus Amalrullah Batu Bara, Fidia Dewi Wulandari Bintarto, Muhammad al Ikhwan Budi Darmawan Budi Santoso Wibowo Cahyaningtyas, Anggita Utami Condro, Aryo Adhi DEDE AULIA RAHMAN Desi Andreswari Dianita, Meisy Dimitri Mahayana Dzulfigar, Ali Dzulhaq, Muhammad Iqbal Edwin Harsiga Edy Supriyadi Egisthi, Vonny Afriyona Eka Sari Wijianti Eka Sari Wijianti Endina Putri Purwandari Erianto Indra Putra Erlanshari, Aan ERLINA, DELLA Etty M, Endang Evayanti Redina, Wien Filgantara, Yuda Firlya Rosa Fitrah, Rahma Hidayati Fitratunnisa, Erni Pelita Forestico, Abraham Sahat Salano Gibreel Musa Saleh, Husny Gustawan, Ardya Hwardaya Handayani, Marshela Aida Harahap, Fahmi Hardika Khusnuliawati, Hardika Hari Saputro Al Haris, Firdhaus Hariyadi . Hefni Effendi Helmizar Hendi Hendra Wisastra Hermawan, Rachmad Heru Bagus Pulunggono Hilmi, Faishal I Wayan Nurjaya Ihza Manila, Hanifia Iksal Yanuarsyah Irfan Wahyudi Irfan Wahyudi Irfansyah, Dimas Iwan Hilwan Jamil, Awaludin Jeri Ariksa Kadriadi Kadriadi Kadriadi, Kadriadi Kaimuddin, Muhammad Irfan Kartika, Putri Kridanto Surendro Kusnanto Kustiyo Kustiyo, Kustiyo Kusumawati, Jujuk Kusumowardani, Dian Kuswanto, Asep Lakshita, Stefanie Laksmi Larasati, Firda Latipa Mangindalat, Rosda Leni Fitriani, Leni Lestari, Hesi Desta LILIK BUDIPRASETYO Liyantono . M. Aries Taufiq Marian, Dito Marimin Marimin Marnaek, Ronald Hot Maulana, Muhammad Ikhsan Meidiza, Riski Mirza Dikari Kusrini Montaghib, M. Ihtifanul Muhammad Arif Nasution Muhammad Satya Putra Gantada Muhdin Munggaran, Gilang Nafisah, Fathiyya Nafri Yanti Nanda Andreas Octavini NEVIATY PUTRI ZAMANI Novrian, Wili Nugroho, Setyo Pambudi Nur Annisa, Namira Nur Ulfa Maulidevi Nuraini, Resti Nurazizah, Lina Lathifah Nurdiansyah, Rahmat Nurul Habibi Nurul Renaningtias, Nurul Oktaviani, Ike Pakpahan, Dinda Krisnauli Pambudi, Wiwid Arif Pascawisudawati, Azzahra Patria, Suci Pengki Pratama Ponco, Agus Pramulya, Rahmat Pratama Pratama Pratama, Ikhsanudin Prawirosentono, Suyadi Prayogo, Agung Pangestu Prita Ayu Permatasari, Prita Ayu Pudjawati, Nihawa Hajar Purwanto, Moh Yanuar J Pusparini, Mustika Puspitasari, Ayudia Dwi Putra, Jon Putra, Marfian Dwidima Putra, Yusran Panca Putri Salsabila, Aprieza Qavidhufahmi, Akhmat Rachdian, Azar Rahmadan, Bavio Robia Rahmawati, Azelia Dwi Rahmawati, Nofi Rahmawati, Rahmawati Ramadhan, Muhammad Ikhwan Randi Randi Ridi Ferdiana Rika Setiabudi Rinda Cahyana Rini, Dyah Setyo Rivai, Fathan Aldi Rodiawan, Rodiawan Rodiiawan, Rodiawan Rudy Hartanto Rusdi Efendi Sa'diyya, Naifa Sahid Agustian Hudjimartsu Sakti, Fikri Santoso, Rika Setiabudi Saparin, Saparin Saputri, Hanum Resti Saragi, Jandri Fan HT Sari Wijianti, Eka Sarunggu, Yudith Satya Putra Gantada, Muhammad Setiawan, M.Sc, Dr. Yudi Siahaan, Lasriama Sianturi, Tulus Lamganda Singgih Afifa Putra Sirait, Migel Siti Badriyah Siti Badriyah Rushayati Solinda, Martha Sri Sri Mulatsih Stephanie, Endah Nadiya Subagijo, Djoko Subhan, Robi Septian Suhdi, Suhdi Suheri, Asep Sulaiman Sulaiman Supalal, Yusiono Suretno, Pujha Tjahjo Tri Hartono Tonoto, Prayoto Tullah, Rahmat Vitrio Sendika, Lukas Wahyuni Saragih, Destri Wardani, Tiara Pratiwi Kusumah Widiatmaka Wijanarko, Andang Wijianti, Eka Yonggi Puriza Yudi Yulianto, Udien Yunandar Yunandar Zaenal Abidin Zuhri, Muhammad Isnan Zulfajrin, Moh