Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA

Makna Simbolik dan Nilai Pendidikan dalam Tradisi Mappacci pada Pernikahan Adat Bugis Bone di Desa Lambur Kecamatan Muara Sabak Timur Mursalim Isnu Pratama; Agus Setyonegoro; Dimas Anugrah Adiyadmo
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i1.4119

Abstract

Tradisi Mappacci merupakan salah satu rangkaian penting dalam pernikahan adat Bugis Bone yang mengandung nilai-nilai simbolik, religius, dan pendidikan yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna simbolik perlengkapan adat dalam tradisi Mappacci serta mengkaji nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya pada masyarakat Bugis Bone di Desa Lambur, Kecamatan Muara Sabak Timur, Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce yang mengklasifikasikan tanda ke dalam ikon, indeks, dan simbol. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan pelaku prosesi, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap perlengkapan adat dalam tradisi Mappacci, seperti daun inai, bantal, sarung sutra tujuh lapis, kelapa, gula merah, lilin, dan beras, memiliki makna simbolik yang merepresentasikan doa, harapan, kehormatan, kesucian, kesejahteraan, dan keteguhan dalam kehidupan rumah tangga. Selain itu, tradisi Mappacci mengandung nilai-nilai pendidikan religius, moral, dan sosial yang berperan dalam membentuk karakter calon pengantin serta memperkuat kearifan lokal masyarakat Bugis Bone di perantauan. Tradisi Mappacci berfungsi sebagai ritual adat sekaligus media pendidikan budaya yang relevan dalam kehidupan masyarakat modern.
Eufemisme dalam Berita Politik pada Portal Jambi Ekspres Online Tahun 2025 Selviani Selviani; Agus Setyonegoro; Deri Rachmad Pratama
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i1.4183

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan eufemisme sebagai strategi wacana politik dalam pemberitaan Portal Jambi Ekspres online tahun 2025 dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis model Eriyanto (2001). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling. Data penelitian berupa satuan kebahasaan yang mengandung eufemisme dalam 15 berita politik periode Juli–September 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan lima jenis eufemisme, yaitu deskriptif, metaforis, litotes, teknis, dan idiomatis, masing-maasing berjumlah tiga data 20%. Pada tingkat teks eufemisme berfungsi menghaluskan dan membingkai peristiwa politik melalui pilihan leksikal yang netral dan simbolik. Pada tingkat praktik wacana, penggunaan eufemisme menunjukkan pertimbangan redaksional dalam membangun representasi politik. Pada tingkat praktik sosial, eufemisme merefleksikan relasi kekuasaan dan dinamika ideologis dalam ruang politik lokal. Temuan ini menegaskan bahwa bahasa media bukan sekadar penyampai informasi, melainkan sarana konstruksi realitas sosial politik.