Claim Missing Document
Check
Articles

FENOMENA KOMUNIKASI IMAM DIOSESAN DALAM MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL Maria Eka Bonita Putri; Petrus Ana Andung; Maria V.D. Phaba Swan
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 3 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v3i2.173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang penggunaan media sosial oleh Imam Diosesan di Keuskupan Agung Kupang, bagaimana media sosial digunakan sebagai sarana penunjang kehidupan sehari-hari baik dalam hal pekerjaan, hiburan sampai komunikasi yang dalam prosesnya menghasilkan berbagai pengalaman-pegalaman komunikasi dari setiap penggunanya. Oleh karena itu penelitian ini secara khusus akan membahas tentang bagaimana pengalaman komunikasi para Imam dalam menggunakan dan memanfaatkan keunggulan media sosial milik mereka sebagai sarana pelayanan mereka pada umat serta apa saja makna yang diperoleh dari penggunaan media sosial tersebut. Penelitian ini dikaji menggunakan teori dan metode fenomenologi Alfred Schutz dengan pendekatan kualitatif dan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menjadi seorang Imam yang hidup dalam aturan dan tata cara hidup gereja katolik tidak membuat para Imam menutup mata akan kemajuan teknologi masa kini, gereja katolik juga secara resmi mendukung para Imamnya untuk secara langsung terlibat aktif dalam penggunaan media sosial dalam aktivitas pelayanan iman para imam dengan selalu memperhatikan atau berakar dalam cara hidup kristiani. Para Imam dengan cerdas dan bijak menggunakan media sosial sebagai suatu bentuk rasa syukur akan kekayaan intelektual manusia yang diberikan Tuhan di dunia dan melihat kehadiran media sosial sebagai suatu bentuk inovasi terbaru dalam melayani umat secara lebih realtime dan interaktif.
Rutinitas Wartawan dalam Memproduksi Berita Quidora Ledo Soera; Petrus Ana Andung; Monika Wutun
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 8 No 2 (2019): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v8i2.2067

Abstract

The rapid development of information and communication technology brings relevant changes in several areas of human life. No exception with the field of journalism. Developments that influence the existence of the media force conventional media to provide new policies that are more efficient and effective for society. One of them is by making an online version of the news portal. Increasingly intense media competition requires online journalistic media workers to work fast from searching to working on news that is a routine for journalists. The purpose of this study was to find out the routines of ANTARA News NTT online media reporters in producing news and to find out the meaning of routines by ANTARA News NTT online media reporters in producing news. The theory used in research is the theory of new media / new media. The method in this study uses ethnographic media methods. Data were collected through in-depth interview techniques, participatory observation, and documentation. While the data analysis uses Cresswell's analysis model, and the data validity technique uses triangulation. The results showed that the routine of ANTARA News's online media reporter NTT in producing news consisted of five stages, including preparing the agenda for coverage, coverage, news script writing, editing by the editor, and dissemination to the general public. ANTARA News NTT online media reporter interpreted his routine in producing news, including journalist rituals, part of a journalist's life, and the demands of the profession.
Pengalaman Adaptasi Antarbudaya Mahasiswa Perantau di Kota Kupang Antonia Bara Benge Tani; Petrus Ana Andung; Ferly Tanggu Hana
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 8 No 2 (2019): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v8i2.2069

Abstract

This study aims to describe the communication experience of Manggarai students when adapting to students from Kota Kupang at Nusa Cendana University and to analyze the strategies / stages that students go through and to find out and analyze the meanings of Manggarai students about the status of migrant students in Kupang City. This study uses the phenomenology method with the reason that this research departs from phenomena or experiences that occur in everyday life. By using potential informants as data sources, in this study the data is presented through in-depth interviews and non-participant observation. The data analysis technique used is data reduction, data presentation, and conclusions / verification. This study uses the Accommodation Theory of Communication and Phenomenology Theory as a reference for data analysis. The results of the study based on the Communication Accommodation Theory that from communication experience revealed that, students from Manggarai who were studied conducted convergence by learning to use the dialect and the Kupang language. This is done in order to create effective communication where, the mutual understanding between communicators and communicants. Not only that, students from Manggarai also began to build social intimacy with Kupang City students. In addition, the form of strategies / stages of cultural adaptation carried out by students from Manggarai are students from Manggarai studied doing strategies or stages classified in the Readjustment stage (adaptation phase), and Resolution (resolution / adjustment phase), based on resolution or the final results carried out by Manggarai students were, full participation, where they began to be friends with Kupang City students, and acted as if they were students from Kupang City. Finally, the meaning of students from Manggarai about the status of migrant students in Kota Kupang is based on the Phenomenology Theory in which the knowledge underlying the meaning is obtained through direct experience of students from Manggarai, namely: migrant students as change makers for a better life in the future, and migrant students as science fighter.
Konvergensi Simbolik Dalam Membangun Kohesivitas Kelompok Epifanius Putra Oro; Petrus Ana Andung; Yohanes K.N. Liliweri
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 9 No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v9i1.2286

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tema-tema fantasi dalam kelompok Silky Band, menganalisis konvergensi simbolik Silky Band dalam membangun kohesivitas kelompok. Teori yang digunakan adalah teori konvergensi simbolik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis tema fantasi dan objek dalam penelitiannya adalah anggota kelompok Silky Band. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah autoetnografi, dokumentasi dan wawancara mendalam. Teknik analisis data yang digunakan adalah empat konsep dalam analisis tema fantasi. Pada hasil penelitian, peneliti menemukan tiga dari empat konsep dalam analisis tema fantasi yakni tema fantasi, rantai fantasi, dan tipe fantasi selain itu kedua simbol antara lain simbol verbal dan simbol non-verbal juga ditemukan dalam penelitian tersebut. Maka hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa permainan simbol-simbol dan fantasi-fantasi yang terjadi diantara anggota kelompok Silky Band membetuk kohesivitas di antara mereka. Kata Kunci: Tema fantasi, permainan simbol, teori konvergensi simbolik, anggota kelompok Silky Band.
Komunikasi Terapeutik Petugas Kesehatan dengan Pasien RSJ Naimata Kupang Clarisha Windrati Suseno; Petrus Ana Andung; Ferly Tanggu Hana
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 9 No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v9i1.2312

Abstract

Abstract Clarisha Windrati Suseno (1603050065) **, Therapeutic Communication Officer Health with Pasien (Case Study at Niamata Kupang Mental Hospital) supervised by Dr. Petrus A. Andung, S.Sos, M.Si and Ferly Tanggu Hana, S.Si, M.Comn. Consists of 178 pages. 18 Reference books, 5 journals and 8 internet sites. Communication is almost a natural action that is not intentional for almost everyone. Therefore the function of its effectiveness can be ignored. Because communication is also an inseparable part of the world of health, intermediaries through doctors and nurses will always be in contact with patients. Hence effective communication skills will have a positive impact on the quality and outcome of health care for patients. This qualitative research aims to explore effective communication, how its relationships and influences for health and also to find ways to improve effective communication in health care settings in patients. The therapeutic communication concept also tries to highlight the importance of this communication concept, which is done through verbal or nonverbal communication and nurses consciously influence the patient or help the patient. Patients with mental disorders are a description of the syndrome with a variety of causes. Much is not yet known with certainty and the course of the disease is not always chronic. Generally characterized by fundamental deviations, the characteristics of thoughts and perceptions, and the presence of unnatural or blunt effects. Naimata Kupang Mental Hospital (Naimata Mental Hospital) is the only mental hospital in the Kupang City. Face to face communication is something that is often done by health staff at Naimita Mental Hospital with patients. Face-to-face communication (part of therapeutic) is more accurate for patient's healing process because in face-to-face communication the patient is more concerned and easier for therapist to see concepts in the patient and understand the problems that patient is experiencing. Hence this function can also encourage patients to express their feelings and ideas more clearly. There are various reactions to "therapeutic communication" because all patients are different in character, background, social status, culture, and so on.
Wajah Berita “Nusa Tenggara Timur Hari Ini” di LPP TVRI Stasiun NTT Nof Andjela Hawali; Petrus Ana Andung; Mariana A. Noya Letuna
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 9 No 2 (2020): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v9i2.2886

Abstract

Munculnya media televisi sebagai media elektronik membawa pengaruh besar bagi kehidupan masyarakat saat ini, karena khalayak cenderung menggunakan media televisi sebagai sarana hiburan, informasi maupun pengetahuan. Informasi yang disajikan dapat dikategorikan sebagai berita apabila memenuhi unsur-unsur nilai berita atau sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik. Setiap institusi media tentu memiliki gaya tersendiri dalam pemberitaan. Karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan dan frekuensi pemberitaan dalam program acara “Nusa Tenggara Timur Hari Ini” pada Lembaga Penyiaran Publik TVRI Stasiun NTT. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analisis isi kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan, pada kategori topik berita, frekuensi pemberitaan didominasi oleh isu sosial masyarakat. Pada kategori narasumber berita, frekuensi pemberitaan di program acara NTT Hari Ini berasal dari kalangan aparat pemerintah. Selanjutnya pada aspek nilai berita, program acara tersebut termasuk kategori dengan nilai berita aktual. Sementara itu, umumnya pemberitaan dalam program acara NTT Hari Ini tergolong dalam kategori liputan terencana.
Strategi Komunikasi Komunitas Film Kupang Shara M. Da Costa; Liliweri Aloysius; Petrus A. Andung
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 10 No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v10i2.3691

Abstract

Film tidak hanya sebagai media hiburan tetapi juga sebagai instrument edukatif, informasif, bahkan persuasif. Beragam macam film kini dapat dikonsumsi dengan mudah, baik film industri komersil maupun film independen. Di Indonesia sendiri, perkembangan film yang dinamis dan sempat mengalami kemerosotan, kini berangsur membaik. Dimulai dari gerakan para pegiat film independen yang tidak ingin film-film Indonesia redup dan mati, akhirnya dapat menunjukan wajah perfilman Indonesia di kancah Internasional. Menariknya, masih banyak daerah di Indonesia yang kekurangan akses film independen, dan Kota Kupang salah satunya. Hadirnya bioskop alternatif ‘Jumat Di Garasi’ oleh Komunitas Film Kupang diharapkan dapat menjawab kebutuhan penonton dan sineas di Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi Komunitas Film Kupang dalam mendorong program ‘Jumat di Garasi’ sebagai Bioskop Alternatif di Kota Kupang. Teori yang digunakan adalah teori AIDDA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus dan subjek penelitiannya adalah badan pengurus Jumat di Garasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dengan teknik pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan Komunitas Film Kupang adalah dengan menentukan khalayak, mengelola pesan, menentukan metode komunikasi dan memilih media komunikasi dengan menggunakan strategi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Sementara model komunikasi yang digunakan adalah model komunikasi persuasif, informatif dan edukatif dengan memanfaatkan media sosial sebagai media komunikasi.
Konstruksi Realitas Simbolik Melalui Youtube Juvanty Godelva Tunliu; Petrus A. Andung; Maria Y. Nara
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 12 No 1 (2023): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v12i1.4560

Abstract

Setiap orang dapat secara bebas mengekspresikan dirinya melalui berbagai macam cara termasuk media sosial. Salah satunya yang paling sering digunakan adalah vlog. Pemanfaatan vlog dapat memungkinkan penggunanya untuk memberikan respon tentang seorang YouTuber. Salah satu channel youtube yang banyak mempertujukkan pesan-pesan simbolik adalah YouTube Channel Pita’s Life. Pita’s Life merupakan sebuah YouTube Channel yang dibuat oleh YouTuber bernama Nofita Henderson. Ia adalah seorang perempuan berdarah Maluku, Indonesia yang menikah dengan seorang Angkatan Udara Amerika Serikat, Travis Henderson. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tema fantasi yang muncul dalam interaksi Pita di YouTube Channel, mendeskripsikan rangkaian rantai fantasi yang terdapat dalam YouTube Channel Pita’s Life, dan mendeskripsikan realitas simbolik Pita di YouTube Channel Pita’s Life. Penelitian ini menggunakan metode Analisis Tema Fantasi. Pengumpulan dilakukan menggunakan teknik observasi virtual dan kajian dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pita membangun tema fantasi bersama para penonton dengan menggunakan permainan kata dan lelucon dengan bahasa Maluku. Rantai fantasi yang terbentuk dalam vlog Pita’s Life menggunakan pola komunikasi sekunder dan terbuka dengan suasana yang akrab dan hangat. Smeentara itu, konstruksi realitas simbolik yang ada dalam vlog Pita’s Life menunjukkan bahwa Pita adalah sosok perempuan pekerja keras, cerdas, inspirasional, sosok ibu yang peduli dan sayang terhadap anak-anaknya, sosok perempuan yang tidak meninggalkan ciri khas daerah asalnya, sosok perempuan yang menyayangi suaminya, dan sosok perempuan yang sederhana.
Konstruksi Makna Literasi Informasi Kesehatan Menurut Penyintas Covid-19 di Kota Kupang Petrus Ana Andung; Muhammad Aslam; Christian J. Balalembang
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.7021

Abstract

Wabah virus Covid-19 di awal tahun 2020 mengguncang dunia ketika menginfeksi hampir setiap negara di dunia. WHO telah menyatakan per Januari 2020, dunia telah memasuki keadaan darurat global terkait virus corona. Indonesia sendiri mengonfirmasi kasus pertama Covid-19 pada 2 Maret 2020. Dari data yang diperoleh, terlihat jumlah suspect di Kota Kupang pada awal tahun 2021 terus meningkat. Dari data yang dirilis Pemprov NTT, terlihat jumlah suspect per 21 Februari 2021 sebanyak 350 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi pemaknaan informasi kesehatan bagi penyintas Covid-19. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Informan dalam penelitian ini sebanyak 8 orang sebagai penyintas Covid-19 yang terpapar sejak tahun 2020 hingga 2021. Analisis data dilakukan memakai teknik enam langkah versi Creswell. Hasil penelitian menemukan bahwa informasi kesehatan menurut perspektif penyintas Covid-19 berguna sebagai referensi dalam mengedukasi diri terkait Covid-19, membantu mengubah pola pikir yang salah tentang Covid-19, dan sebagai referensi dalam turut menyebarkan informasi yang positif kepada orang lain.
MARKETING COMMUNICATION THROUGH SOCIAL MEDIA INSTAGRAM: A CYBER MEDIA ANALYSIS Anisyah Melani Sabrina; Petrus Ana Andung; Fitria Titi Meilawati
Jurnal Riset Komunikasi Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v14i2.22022

Abstract

The most successful social media for buying and selling activities is Instagram due to its ability to provide product content with a more attractive appearance so that users can be more comfortable when using it. This article discusses marketing communication patterns and consumer behavior during virtual shopping. This study uses an interpretive paradigm with a qualitative approach. Using a cyber media analysis, this study indicates that even through online buying and selling transactions, the pattern of marketing communication among the @kupang_kpopstuff admin and followers remains interactive. The admin utilized a digital catalog to reduce promotional costs. Meanwhile, consumer behavior is grouped into the 5A path, starting from the Aware stage, in which potential buyers were aware of the existence of @kupang_kpopstuff as a digital platform that provides K-Pop products. In the following stage, Appeal when prospective buyers are interested and eventually, follow Instagram @kupang_kpopstuff. The next consumer behavior was Ask; Followers searched for information by utilizing digital catalogs in the Instagram account. After that, followers took an attitude and or action (Act) to buy a product or not. The final stage of consumer behavior is Advocate where followers recommend K-Pop products to other people, especially other K-Pop fans. 
Co-Authors Abner P. R. Sanga Ali, Mohd Nor Shahizan Anisyah Melani Sabrina Antonia Bara Benge Tani Antonia Bara Benge Tani Aslam, Muhammad Azizah, Lulu Ayu Beka, Yunias Lopes Brian Sino, Leonardo Carolin Mboeik Christian J. Balalembang Clarisha Windrati Suseno Dian Wardiana Sjuchro Dinda Lisna Amilia Doko, Meryana Micselen Dupe, Frengky Emanuael S. Leuape Emanuel S. Leuape Emanuel Sowe Leuape Epifanius Putra Oro Felisianus Efrem Jelahut Ferly Tanggu Hana Ferly Tanggu Hana Ferly Tanggu Hana Fitri Titi Meilawati Fitria Titi Meilawati Fitria Titi Meilawati Fransisca Monica Riberu Hany Petronela Adriana La’azar Harry Harry Henny L.L Lada Herman E. Seran Herman Elfridus Seran Hermina Surya I Gusti A R Pietriani Islamiyah, Diah Juan A. Nafie Juan Ardiles Nafie Juan Ardiles Nafie Juvanty Godelva Tunliu Kabnani, George Paulus Kalvein Rantelobo Killa, William Gilbert Konradus, Blajan Laurencia Steffanie Mega Wijaya Kurniawati La’azar, Hany Petronela Adriana Leonard Lobo Letuna, Mariana A. N. Leuape, Emanuel Sowe Levis, Leta Rafael Liliweri, Aloysius Liufeto, Yaveth Y. Mandolang, Wesley Maria Eka Bonita Putri Maria V. D. P. Swan Maria V.D.P Swan Maria Y. Nara Maria Yulita Nara Mariana A. Noya Letuna Mariana A.N. Letuna Meilawati, Fitria Titi Mesah, Aditya I.P. Messakh, Jokobis Johanis Monas, Paru Paulus Monika Wutun Mufid Salim Muhammad Aslam Nafie, Juan A. Nafie, Juan Ardiles Nara, Maria Yulita Ngaddi, Wulan Triyeni Nof Andjela Hawali Nope, Hotlif Arkilaus Nope, Hotlif Arkilaus Nope, Hotlif Arkilaus Pietriani, I Gusti Ayu Rina Purwanti Hadisiwi Quidora Ledo Soera Ratih Melisa Kapitan Rihi Tugu, Putri Azalia Rihi Tugu, Putri Azalia Riwu Tadu, Simson Roky Konstantin Ara Rustono Farady Marta Sebastianus V. Fouk Runa Seran, Herman Elfridus Shara M. Da Costa Silvania Mandaru Silvania S.E. Mandaru Silvinus Wou Soepeni R A H Dikky Sowe Leuape, Emanuel Suki, Melfri Swan, Maria Via Dolorosa Pabha Taga Doko, Hanna Taka, Elvira Leonita Tuhana, Veki Edizon Uding, Ermenilda Putri Yermia Djefri Manafe Yoan E. Nahak Yohanes K.N. Liliweri Yohanes K.N. Liliwery Yunias Lopes Beka