Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Hubungan antara Motivasi Belajar dengan Prokrastinasi Akademik Siswa UPTD SMPN 10 Kupang Pui, Liberti Dhingi; Doni, Yohanes Demon; Lio, Stefanus
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109900

Abstract

Motivasi belajar yang rendah diduga menjadi faktor penyebab munculnya perilaku prokrastinasi akademik pada siswa, yang berdampak pada keterlambatan penyelesaian tugas dan menurunnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan prokrastinasi akademik siswa kelas VIII UPTD SMPN 10 Kupang tahun pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 297 siswa dengan sampel 76 siswa yang dipilih melalui simple random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa angket motivasi belajar dan angket prokrastinasi akademik yang telah teruji validitas (rhitung > rtabel) dan reliabilitas (Cronbach’s Alpha 0,833 untuk motivasi belajar; 0,786 untuk prokrastinasi akademik). Penelitian ini dianalisis menggunakan SPSS versi 26 for windows dengan Uji korelasi Pearson Product Moment.  Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai Pearson Correlation sebesar 0,692 dan tingkat signifikan 0,000<0,05, yang berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara motivasi belajar dengan prokrastinasi akademik.
Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Kelas VII SMPK St. Theresia Kupang Luan, Maria Egabriela; Lio, Stefanus; Nagul, Wens
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.115706

Abstract

Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan individu yang berpengaruh terhadap kemampuan siswa dalam berinteraksi dan mengembangkan potensi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VII SMPK St. Theresia Kupang Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental. Subjek penelitian berjumlah 8 siswa yang memiliki tingkat kepercayaan diri rendah dan sedang, yang ditentukan melalui hasil pretest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan perlakuan terdapat 5 siswa dengan kategori kepercayaan diri rendah dan 3 siswa kategori sedang. Setelah diberikan layanan bimbingan kelompok, terjadi peningkatan kepercayaan diri siswa, yaitu 2 siswa meningkat dari kategori rendah ke sedang, 3 siswa meningkat dari kategori rendah ke tinggi, dan 3 siswa meningkat dari kategori sedang ke tinggi. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VII SMPK St. Theresia Kupang Tahun Pelajaran 2025/2026.
Hubungan antara Efikasi Diri dan Prokrastinasi Akademik Siswa Kelas XI SMA Katolik Giovanni Kupang Malelak, Grace Darlene; Lio, Stefanus; Lejap, Gracianus Edwin T.P
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.115704

Abstract

Meskipun tugas sekolah dirancang untuk melatih tanggung jawab dan kemandirian belajar, masih banyak siswa menunjukkan perilaku prokrastinasi akademik yang diduga berkaitan dengan rendahnya efikasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dan prokrastinasi akademik siswa kelas XI SMA Katolik Giovanni Kupang Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 346 siswa, dengan sampel sebanyak 96 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket efikasi diri dan angket prokrastinasi akademik. Analisis data menggunakan korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang kuat antara efikasi diri dan prokrastinasi akademik (r = -0,608; p < 0,05). Hal ini berarti semakin tinggi efikasi diri siswa, semakin rendah tingkat prokrastinasi akademiknya. Dengan demikian, efikasi diri memiliki hubungan yang signifikan dengan prokrastinasi akademik pada siswa kelas XI SMA Katolik Giovanni Kupang.
Pengaruh Konsep Diri terhadap Pemilihan Karier Siswa SMA Budiman, Verena Yupriska; Sembiring, Kristinus; Lio, Stefanus
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.110361

Abstract

Banyak siswa SMA yang mengalami kesulitan dalam menentukan pemilihan karier yang sesuai dengan potensi, minat, dan kemampuannya, salah satunya yang disebabkan oleh rendahnya konsep diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsep diri terhadap pemilihan karier siswa kelas IX SMA Negeri 4 Kupang Tahun Pelajaran 2024/2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX SMA Negeri 4 Kupang yang berjumlah 384 siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 96 siswa. Data dikumpulkan melalui instrumen kuesioner konsep diri dan pilihan karier. Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan konsep diri terhadap pemilihan karier siswa kelas IX SMA Negeri 4 Kupang Tahun Pelajaran 2024/2025. Hal ini ditunjukan oleh nilai t hitung >t tabel (2,937> 1,985523) dan signifikansi 0,004 lebih kecil dari 0,05. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,084 mengindikasikan bahwa 8,4% variasi konsep diri dipengaruh oleh pemilihan karier sedangkan 91,6% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan konsep diri terhadap pemilihan karir.
Analisis Faktor-Faktor Penghambat Kinerja Guru BK di Sekolah Menengah Pertama Asuhan Yayasan Swastisari Kupang Luan, Maria Rosamawati; Lio, Stefanus; Margaretha, Dhiu
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.112142

Abstract

Guru bimbingan dan konseling memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah menengah pertama. Namun, kinerja guru bimbingan dan konseling di sekolah khususnya SMP Asuhan Yayasan Swastisari Kota Kupang terhambat oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor penghambat kinerja guru bimbingan dan konseling di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru-guru bimbingan dan konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menghambat kinerja guru bimbingan dan konseling yaitu kurangnya dukungan sekolah terutama terkait tidak adanya jam bimbingan dan konseling khusus dan kurangnya perhatian terhadap peran guru bimbingan dan konseling, sarana dan prasaran tidak memadai terutama terkait ruang bimbingan dan konseling yang tidak memadai dan tidak adanya ruang khusus konseling, kurangnya kolaborasi terutama terkait kurangnya komunikasi dan kerja sama dengan wali kelas dan orang tua siswa, kurangnya keterbukaan siswa terutama terkait kurangnya kepercayaan siswa terhadap guru bimbingan dan konseling, serta kurangnya motivasi siswa untuk datang ke ruang konseling. Dapat disimpulkan bahwa kinerja guru Bimbingan dan Konseling (BK) masih terhambat oleh berbagai faktor, baik secara struktural maupun interpersonal. Secara struktural, tidak adanya alokasi jam BK, keterbatasan sarana dan prasarana, serta ketiadaan ruang konseling khusus menjadi kendala utama dalam optimalisasi layanan.